8.6 C
New York
Saturday, October 10, 2026
spot_img
Home KepriTimes Kabut Asap Selimuti Tanjungpinang, FKPPI dan BPBD Bagikan Masker ke Pelaku UMKM

Kabut Asap Selimuti Tanjungpinang, FKPPI dan BPBD Bagikan Masker ke Pelaku UMKM

0
130

Tanjungpinang,batamtimes.co – Kabut asap melanda Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Tanjungpinang.

Kondisi tersebut mendorong puluhan pengurus Cabang 3102 KB FKPPI Kota Tanjungpinang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang turun langsung membagikan masker kepada warga.

Pembagian masker dilakukan pada Jumat sore, 2 Oktober 2026, menyasar ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang beraktivitas di kawasan Tepi Laut, Taman Gurindam 12, hingga Jalan Hang Tuah, Tanjungpinang.

Aksi tersebut mendapat sambutan positif dari warga maupun para pelaku UMKM. Mereka mengapresiasi kepedulian FKPPI dan BPBD yang turun langsung ke lapangan di tengah kondisi udara yang diselimuti kabut asap.
“Alhamdulillah mendapat masker gratis dari teman-teman anggota FKPPI,” ujar Iwan, salah seorang pelaku UMKM di kawasan Taman Gurindam 12.

Ketua FKPPI Tanjungpinang, Agus Riawantoro, mengatakan pembagian masker tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap.

Menurutnya, para pelaku UMKM menjadi salah satu kelompok yang cukup rentan karena harus tetap beraktivitas dan berjualan di ruang terbuka.

“Masker yang dibagikan kepada sejumlah pelaku UMKM di Tepi Laut ini terbuat dari kain katun yang ramah lingkungan dan bisa dicuci. Bahan ini tidak seperti masker yang sekali pakai lalu dibuang,” kata Agus.

Ia berharap pembagian masker tersebut dapat membantu mengurangi paparan asap bagi masyarakat, khususnya warga yang setiap hari beraktivitas di kawasan terbuka.

Selain membantu melindungi masyarakat, penggunaan masker berbahan kain yang dapat dicuci juga dinilai lebih ramah lingkungan karena dapat digunakan berulang kali dan mengurangi sampah masker sekali pakai.

Kegiatan sosial ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara organisasi masyarakat dan pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada warga ketika kualitas udara terganggu akibat kabut asap.

Reporter : Tanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here