8.6 C
New York
Monday, April 6, 2026
spot_img
Home Blog Page 1029

Tandatangan Pernyataan Anti Hoax, Ketua AJO Indonesia Sumbar Ingatkan Dosa “Glorifikasi” 

0

Batamtimes. Co, Padang– Beberapa tahun ke belakang, berita hoax telah menjadi ancaman nyata dan berbahaya bagi kerukunan hidup masyarakat Indonesia. Hoax atau informasi bohong tidak hanya bertendensi pada upaya memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, atau secara langsung mendiskreditkan individu atau kelompok tertentu, namun belakangan mulai  bertendensi pada “glorifikasi”, yakni melebihkan sesuatu supaya menimbulkan citra positif.

Ketua Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia Sumatera Barat, Ecevit Demirel, mengungkapkan hal tersebut selepas penandatanganan Pernyataan Anti Hoax bersama segenap unsur Muspida dan elemen terkait lainnya di Kota Padang, dalam kegiatan Dialog Lintas Agama dengan Berbagai Kalangan Masyarakat dan Profesi, di Hotel Rangkayo Basa, Jalan Hangtuah No. 21 Padang, Rabu (15/8/2018) pagi.

“Hoax bukan hal baru dalam kebangsaan, namun ketika masuk zaman now dan digital semakin menjamur seiring dengan media sosial yang banyak, Hoax bukan hanya sebatas berita bohong bertendensi memecah belah umat, tetapi lebih berupa “glorifikasi”. Irisan Hoax pada sebuah karya tulis atau berita, bisa membuat sesuatu yang  faktanya x, namun begitu sampai ke publik menjadi  double x bahkan triple x. Ini jelas merupakan pembohongan publik, pemutarbalikan fakta, sementara agama menuntun umat-nya kepada sikap-sikap terpuji.

Berbohong, menipu dan sejenisnya jelas-jelas merupakan perbuatan dosa dan haram hukumnya dalam ajaran Islam,” papar praktisi media online yang akrab disapa “ede” tersebut.

Untuk itu ia menghimbau kepada segenap praktisi media online khususnya di Kota Padang dan Sumatera Barat pada umumnya agar memposisikan diri sebagai garda terdepan dalam memproteksi sekaligus menangkal penyebarluasan hoax di media sosial. Dalam pemberitaan hendaknya mengacu pada data dan fakta, sehingga tidak mengada-ada atau cenderung melebih-lebihkan. Kemudian, turut berperan serta aktif dalam menyaring informasi, sehingga ketika sebuah informasi telah tersebar luas ke tengah-tengah tidak  memicu keresahan atau kegaduhan.

Terkait penandatangan Pernyataan Anti Hoax tersebut, Wali kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah menyatakan sangat mendukung dan menyambut positif.  Ia juga berharap hal yang sama juga dapat dilakukan hendaknya di seluruh daerah negeri ini.

“Berita bohong atau hoax memang tak ada satupun yang membolehkan sejak dulu sampai sekarang dan selanjutnya.

Maka untuk itu, memang tepat dilakukannya deklarasi anti hoax ini sebagai sikap kita bersama untuk menyelamatkan seluruh warga kota dari hal-hal yang tidak benar. Karena memang, berita hoax itu dilakukan orang yang tidak bertanggung-jawab yang tujuannya untuk mengadu domba, membuat kegaduhan dan menimbulkan kekacauan serta hal yang tidak baik lainnya bagi kita,” ucap Wali kota Mahyeldi kepada wartawan, usai penandatangan Pernyataan Anti Hoax pagi tadi (15/8/2018).

Beberapa poin ‘Deklarasi Anti Hoax’ tersebut antara lain, pertama, mendukung proses hukum terhadap pelaku hoax yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa agar Indonesia terselamatkan dari pertikaian horizontal karena munculnya adu domba penyebaran kebencian terhadap etnis maupun agama tertentu.

Kedua, mengimbau seluruh masyarakat Kota Padang agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu hoax dan tidak mudah men-share berita hoax kepada orang lain.

Ketiga, mewujudkan Kota Padang yang aman dan bebas dari isu-isu berkaitan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) serta ujaran kebencian.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kita sangat menyambut baik Deklarasi Anti Hoax yang diinisiasi jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang ini. Insya Allah dengan kesepakatan dan kebulatan tekad kita semua, Kota Padang akan terjaga dan terhindar dari berita hoax,” harapnya.

Mahyeldi pun tentunya menginginginkan bagaimana Kota Padang senantiasa kondusif, aman dan kehidupan masyarakatnya yang sejahtera. Maka itu ia akan terus mewanti-wanti seluruh warga masyarakat agar tidak cepat terpengaruh dari berita-berita atau informasi yang masih diragukan kebenaran dan darimana sumbernya. Sebagaimanal ini biasanya banyak dilakukan di media sosial (medsos).

“Untuk itu, mari kita tingkatkan kewaspadaan, ketelitian dan harus menelusuri betul setiap informasi yang tersebar. Karena apabila kita mudah saja percaya dan ternyata itu berita hoax, berarti kita telah menjadi korban dan tidak saja merugikan diri sendiri tapi juga orang lain,” imbuh wako mengimbau.

Pernyataan Anti Hoax di Kota Padang ini, ditandai dengan penandatangan kesepakatan bersama oleh semua unsur dan lembaga terkait di Kota Padang. Diantaranya diikuti Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan, Dandim 0312/Padang Letkol Kav Eryzal Satria, Kepala Kantor Kemenag Padang Marjanis, Wakil Ketua DPRD Padang Muhidi, Ketua MUI Kota Padang Duski Samad, unsur Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Agama, Ombudsman Perwakilan Sumbar, FKUB Kota Padang, LKAAM Padang, PWI dan Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia di Padang.

(red/DPP AJO Indonesia)

Bonus Rendah Target Naik, Ratusan Pengemudi Taksi Online Go-Jek Demo

0

Laporan :Veri Gulo

Batamtimes.co, Batam -Ratusan pengemudi taksi online Go-Jek demo di kantor Go-Jek pelita batam, diakibatkan bonus turun, sementara target naik, Rabu, (15/08/18) .

Go-Jek online meminta insentif dikembalikan ke sistem semula. Namun GoJek tidak menyanggupi karena kondisi perusahaan yang tidak sanggup atau tidak mendukung.

Perwakilan manajemen Go-Jek Batam, Danil mengungkapkan pihaknya hanya bisa mengabulkan tuntutan para pengemudi taksi online ini menggunakan skema bayar berdasarkan jarak tempuh tanpa insentif.

“Jadi kalau yang ini, sudah dimasukan ke pusat, dalam pertimbangan,” kata dia kepada ratusan pengemudi taksi online yang berunjuk rasa di depan Kantor GoJek, kawasan Pelita

Danil berharap, driver bisa bersabar menunggu keputusan dari GoJek Indonesia karena masih dalam pertimbangan.

“Saya minta bersabar, saya tau apa yang kawan-kawan rasakan dalam hal ini.ini tidak bisa dirubah secepat itu,” ujarnya.

Sementara saat dikonfirmasi, Danil juga memberikan keterangan dan meminta para wartawan menghubungi manajemen GoJek di Jakarta.

Sebelumnya para driver menuntut GoJek dengan dua poin intensif dan non-intensif.

Sekretaris Asosiasi Driver Online (ADO) Kepulauan Riau Rudianto menjelaskan, penurunan bonus atau insentif kepada driver adalah sebagai pemicu tuntuntan tersebut.

Lebih lanjut, ia menjelaskan skema GoJek pertama diresmikan di Batam 2017 lalu yaitu target 12 poin kemudian dapat insentif Rp300.000.

Sekitar enam bulan lalu berubah dengan target driver 16 poin, sedangkan bonus turun Rp230.000.

Tidak sampai disana, satu bulan belakangan insentifnya turun lagi menjadi Rp140.000 dengan tetap 16 poin yang harus dicari driver.

Sebelumnya, ratusan driver taxi online lakukan unjuk rasa di depan kantor GoJek, Pelita, Lubuk Baja, Batam mereka kecewa dengan bonus yang terus turun sedangkan target naik, ” tutupnya.(*)

Dituduh Maling, Cori : Laporkan Saja Kalau Saya Salah

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Andi Cori Patahuddin (ACP) akhirnya angkat bicara perihal permasalahan raibnya plat besi dikawasan Jembatan Dompak, saat ini menjadi polemik ditengah masyarakat Kota Tanjungpinang yang menyeret namanya tersebut.

Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah Rakyat (DPRD) Kepri ini membantah keras tudingan yang disebutkan oleh oknum pejabat di Dinas PUPR Provinsi Kepri, Rodi saat hearing bersama DPRD Kepri pada Selasa (14/08) kemarin.

Bahkan ia siap jika masalah ini berlanjut hingga ke Jalur hukum.

“Laporkan saja kalau saya salah, jangankan ke Polda ke Mabes Polri pun saya siap,” tegas Andi Cori kepada awak media, Rabu (15/8) sore.

Cori menegaskan dari pernyataan Rodi tidak bisa menjelaskan bukti otentik kepemilikan plat besi tersebut adalah aset negara.

“Namun Rodi tidak bisa membuktikan data otentik yang menyebutkan plat besi tersebut adalah aset. Sedangkan tim aset mengatakan bahwa material tersebut bukan aset dan tidak tercatat,” ujarnya.

Kata Cori DPKAD selaku pengelola aset negara di daerah sesuai dengan Pemendagri No 19 tahun 2016 pasal 12 ayat (3) huruf C, tidak ada menyebutkan bahwa matrial tersebut adalah aset daerah.

“Hal tersebut dipertanyakan oleh Taba Iskandar berbunyi ‘Artinya pencatatan secara resmi belum ada di DPKAD?’ DPKAD (Tasori) menjawab, belum ada pak,” kata Cori saat mengikuti hearing.

Ia meminta oknum yang menuduhnya tersebut melaporkan jika dia dinilai bersalah.

“Saya ini mau investasi sebesar Rp350 miliar proyek destinasi wisata. Malah dituduh yang bukan – bukan. Kalau memang ada bukti laporkan saja saya ke Polda Kepri jangan malah membuat berita hoax,” ucapnya.

Bahkan akibat permasalahan ini, Cori menuding ada pihak salah satu Ormas di Provinsi Kepri yang memerasnya.

“Ada Oknum Ormas yang meminta uang 300 juta ke kami,” tutupnya.

(Budi Arifin)

Bupati Natuna Resmikan KAL Bunguran 28/ II-4-23 Tingkatkan Pengamanan Laut Natuna

0

Batamtimes.co Natuna

Pihak TNI AL terus memperkuat pengamanan dan pengawasan kawasan perairan di wilayah perbatasan diujung Utara, di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Menambah kapal patroli KAL Pulau Bungaran 28 /II-4-23 yang akan beroperasi di bawah komando Pangkalan Lanal Ranai.

DPRD Kepri Bawa Hearing Soal Hilangnya Plat Besi Dompak Seberat 241 Ton

0

batamtimes.co,Tanjungpinang – Ratusan keping Plat Besi baja, sisa dari pembangunan jembatan pulau Dompak yang ditumpukkan selama ini di gudang jembatan tersebut hilang, kasus ini terungkap setelah  LSM Pemantau Keuangan Negara P2KN membuka ke publik .

Dan akhirnya kehilanggan plat baja sisa proyek Jembatan I Dompak  dibuka Saat rapat dengar pendapat Komisi I DPRD Provinsi Kepri, Selasa (14/8/2018).

Dalam aksi kehilangan ratusan keeping plat baja itu  terungkap ada 106 plat baja atau senilai Rp 4,4 miliar hilang sehingga negara dirugikan.

Baca Juga : Ratusan Plat Besi Hilang di Jembatan Dompak, LSM P2KN Angkat Bicara

Hilangnya plat baja sisa proyek memang sangat mengherankan. Mengingat secara keseluruhan berat plat baja yang hilang mencapai 241 ton.

Masing-masing plat pun memiliki ukuran yang tidak kecil yakni panjang 6 meter dan lebar 1,5 meter.

Dalam rapat tersebut, anggota Komisi I meminta penjelasan dari Dinas PU Kepri soal kehilangan plat baja sisa pembangunan Jembatan I yang menghubungkan Pulau Dompak dengan Pulau Bintan di daratan Tanjungpinang.

“Plat baja itu merupakan barang pengadaan 2007 untuk pembangunan Jembatan I,” ungka Rodi Yantari, mantan Kabid Bina Marga Dinas PU Kepri.

Akibat proyek Jembatan I tahap pertama mandek maka plat baja tersebut dibiarkan saja di lokasi proyek. Pada 2010, ada audit terhadap barang-barang sisa proyek. Jumlah plat baja yang tersisa sebanyak 177 lembar.

Sebelumnya www.batamtimes.co memberitakan Ratusan keping Plat Besi baja, sisa dari pembangunan jembatan pulau Dompak hilang dan menjadi tanda tanya dikalangan masyarakat kepri sampai saat ini.

Dugaan sementara ratusan keping plat besi baja baru, bekas pembangunan jembatan dompak yang hilang itu, dijual oleh oknum tertentu tanpa mengantongi ijin pelimpahan yang resmi dan lengkap dari pemerintah (Negara).

Menurut Ketua LSM Pemantau Keuangan Negara P2KN , Kennedy Sihombing, saat ini ia telah membentuk Tim kerja investigasi, yang diperbantukan untuk menelaah dan mengumpulkan data lengkap seputar ijin yang di dapat oleh oknum terkait, sehingga bisa menjual ratusan keping besi plat baja baru tersebut.

“Saat ini LSM P2KN, telah membentuk Tim kerja investigasi untuk menelaah dan mengumpulkan data lengkap terkait ijin penjualan ratusan keping plat besi baja baru, bekas bangunan jembatan dompak yang merupakan aset negara ini, jika terbukti ada kesalahan pihaknya akn segera mengambil tindakan yang tegas’ tutur Kennedy, Rabu (1/8) malam.

Menurutnya Dari data yang dihimpun oleh Tim Investigasi LSM P2KN ratusan keping plat besi baja baru, bekas pembangunan jembatan pulau dompak tersebut adalah merupakan aset pemerintah provinsi kepulauan riau, yang sekaligus juga merupakan aset Negara.

Dari hasil data penelusuran yang kami lakukan hingga sampai titik penjualan, cukup mengejutkan. Nilai dari harga ratusan keping plat besi baja baru, bekas pembangunan jembatan dompak yang hilang itu bernilai milyaran rupiah, itupun jika dijual kepenampungan besi tua.

Kennedy menegaskan , Jika memang hal ini benar tidak mengantong ijin resmi dan lengkap dari negara, pihaknya berjanji akan segera melaporkan permasalahan ini kepihak yang berwajib.

 

(redaksi/alfin/team)

 

 

Letkol Inf Romel Jangga Wardhana Dandim 0316 Batam yang Baru

0

Penulis : Veri Gulo

Batam, Batamtimes.co – Upacara Serah terima jabatan Dandim 0316 batam terdahulu Letkol INF Edi Widyanto S.Sos Kepada Letkol Inf Romel Jangga Wardhana sebagai Dandim 0316/Batam yang baru berlokasi di Lapangan Kodim 0316, Selasa ,(14/08/2018)

Dalam kesempatan tersebut hadir Walikota batam, ketua DPRD kota Batam, Kapolresta Barelang dan Dansat Brimob.

Komandan Korem 033 Wira Pratama mengatakan, tugas berharga ini merupakan tantagan tugas kedepan dalam karir sebagai prajurit TNI AD khususnya sebagai PABANDYA-2/LUR.

“Kita mengucapkan trimakasih pada Letnan Kolonel INF Edi Widyanto, S.Sos, atas pengabdian dan desikasinya menyelesaikan tugas dan tanggung jawab memimpin serta membina kodim 0316 dengan baik, aman dan lancar” ujar Wira.

Dikatakanya, tugas yang dipikul juga didukung istri yang juga mengemban tugas sebagai ketua persit cabang 69 kodim 0316 batam, serta ikut berkontribusi mamajukan organisasi Persit kartika Chandra Kirana.

” Kepada NY. Edy Witanto trimakasih atas pengabdian mendampingi suami selama mengembangkan tugas dan tanggung jawab sebagai ketua persit cabang 69 kodim 0316 batam serta ikut berkontribusi mamajukan organisasi Persit kartika Chandra Kirana.”katanya

Ia berharap, niat dan tekat yang tulus dalam pengabdian bersama prajurit di kodim 0316, dalam rangka mengembangkan kratifitas, inofasi serta kerjasama, sehingga menjadi kesatuan di cintai rakyat kususnya di wilayah kota batam.

Dan bagi Letkol Inf Romel Jangga Wardhana sebagai Dandim 0316 yang baru untuk segera menguasai kondisi Geografi, demografi dan kondisi sosial wilayah Kota Batam.

“Keberadaan kodim 0316 harus benar-benar dapat di rasakan masyarakat di Batam” tegasnya

(VERI)

Sudah Mendata Warga, Lurah Batu Sei Selicin Siap Sukseskan Pemilu Mendatang

0

Penulis : Veri Gulo

Batamtimes.co, Batam – Sebelum menjelang pemilu, Kelurahan Batu Sei Selicin kecamatan Lubuk Baja kota Batam sudah mempersiapkan data warga yang akan memberikan hak suaranya pada pemilu Tahun 2019.

Lurah batu selicin, Iskandar, S, Pd, mengatakan, untuk pendataan jumlah warga tersebut sudah selesai dilakukan jauh-jauh hari.

Kelurahan dibantu PPS dan PPK mendata warga, satu persatu mulai dari warga yang menetap, pindah dan yang ngekos.

“hasilnya seluruh warga sudah di data sehingga bisa diketahui berapa jumlah warga yang akan menyalurkan hak suaranya, untuk caleg, dan Pilpres pada pemilu mendatang, “ucap iskandar Senin, (13/8/2018)

Iskandar juga memberikan himbauan bagi warga yang ngekos, harus ikut serta menyalurkan suaranya pada pemilu mendatang.

” warga kita himbauan dengan mengunakan speaker, begitu juga anak kost yang tinggal di daerah batu selicin kecamatan lubuk baja wajib harus memilih pada pemilu nanti, “ucapnya

Lebih lanjut Dikatakanya,jika ada warga yang pindah keluar agar segera melapor kan diri, bahwa dia sudah di data di kelurahan batu selicin kecamatan lubuk baja kota, sehingga tidak dobel datanya nanti.

Iya juga mengatakan, setelah selesai kita data warga insya allah kita adakan rapat paleno bersama PPK.

“Dan rapat paleno nanti kita akan mengundang partai yang ada di kecamatan lubuk baja kota Batam”, tutup iskandar. (*)

Ruas jalan Marina City rusak parah, Sering Terjadi Kecelakaan

0

Penulis : Veri Gulo

Batamtimes.co, Batam – Ruas jalan sepanjang 100 meter di jalan utama Jl.Marina city kel. Tanjung uncang kec Batuaji tampak rusak parah

Dari pantauan media www.batamtimes.co kondisi badan jalan sangat memprihatinkan, diperkirakan kerusakan dipicu kondisi drainase yang kurang baik.

Lobang dimana – mana padahal ruas jalan tersebut merupakan ruas jalan utama yang menghubungkan 5 perumahan menuju tanjung riau.

“Hampir semua permukaan jalan berlubang dan tergenang air jika hujan menimpa”, ujar warga Etwin (45) pada Media ini, Senin ( 13/8/2018)

Menurutnya, Kondisi itu membuat pengendara harus berjalan pelan-pelan sehingga sering memicu kemacetan.

“Kondisi jalan kalau panas berdebu, kalau hujan tergenang sama air” katanya

Demikian juga Irma (56) Salah satu warga perumahan Marina central menyatakan, kondisi jalan yang rusak parah menjadi faktor penghambat beraktifitas.

“Sering terjadinya kecelakaan di sini mas, apalagi postur jalan yang berbatu kerikil, banyak orang tergelincir”katanya

“Kondisi jalan seperti itu pernah di perbaiki warga sekitar tapi sayangnya tidak bertahan lama” tambah Irma yang memiliki 3 orang anak.

Warga dan pengguna jalan berharap ada penanganan khusus dari pihak-pihak yang terkait, agar penguna jalan kembali kondusif.(*)

Warga Laguna Regency Menolak Pembangunan Tower XL

0

Penulis : Veri Gulo

Batamtimes.co, Batam- Warga perumahan laguna Regency kelurahan tanjung riau, kecamatan sekupang rt 02 rw 19, menghentikan pembagunan Tower XL.

Warga menduga RT bekerja sama degan pengelola bangunan Tower XL.

“Kita hentikan saja pembangunan Tower di mesjid Nurul Janah, dikarenakan tidak ada kordinasinya antara RT dan masyarakat sekitar dalam pembagunan tower tersebut”ujar masyarat sekitar pembagunan

Salah satu pegurus mesjid Nurut Ridwan (32) menyampaikan, pembagunan Tower xl tersebut memang akan dibangun disebelah mesjid Nurul Jannah.

Sehingga hasilnya, karena XL menyewa ke pengelola mesjid maka hasilnya akan digunakan untuk pembangunan mesjid.

“Pembangunan Tower xl di wilayah mesjid, jadi orang xl menyewa lokasi dengan pengelola mesjid Nurul, “katanya

“Kami sudah melakukan pangilan kepada masarakat sekitar untuk musyawarah di mesjid tapi hanya beberapa orang saja yang hadir” tambahnya.

Aldi salah seorang warga mengatakan, mengapa Tower dibangun di wilayah yang padat penduduk.

“Warga sekitar menjadi korbanya nanti, akibat efek radiasi yang dipancarkan Tower yang dibangun, “ujarnya

Ia mengakui, jika sudah pernah ada rapat, hanya saja rapat tersebut melibatkan pengurus mesjid.

” yang diundang hanya pengurus mesjid tanpa melibatkan warga, terangnya

Hingga kini, tambahnya, warga belum ada kesepakatan dengan pihak pengelola.

“Tim yang dibentuk pegelola belum merekomendasikan izin untuk pembangunan menara seluler, karena belum ada persetujuan warga .”tuturnya

Kepala lurah tanjung riau Salmadi se Membenarkan, menerima laporan pembangunan Tower XL yang dilakukan di kawasan laguna regency di samping mesjid nurul janah

“Izin pembagunan tower di minta RW dan RT setempat.Hanya saja tidak ada menerima laporan bahwa ada warga yang perotes pembangunan ” ujarnya

Menurutnya, warga sekitar sudah sepakat untuk mendirikan menara tersebut, dan ada yang menandatagani kesetujuan pembagunan

“Kita akan selidiki dulu soal penolakan pembangunan tersebut, saat ini pembangunan kita hentikan sementara waktu sampai ada kesepakatan bersama warga”pungkasnya.(*)

50 Unit Rumah RSS  Kementrian PUPR Untuk Nelayan Natuna, Belum Difungsikan

0

Batamtimes.co – Natuna

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Natuna komisi II menyayangkan program perumahan nelayan belum difungsikan sudah dibangun di Pulau Natuna.

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga