8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 11

Opini : Sekilas Perjalanan Dua Tokoh Advokat Pejuang dari Masa ke masa Sebagai Motivasi Bagi Advokat Muda Indonesia

0
Foto : Asstant Prof.Mohammad Mara Muda Herman Sitompul, SH,.MH,.

Penulis : Asstant Prof.Mohammad Mara Muda Herman Sitompul/ MMMH/ HERSIT. Dosen Tetap FH Unma Banten, Anggota Ahli Dosen Republik Indonesia ( ADRI ), Dosen Terbang Pendidikan Khusus Profesi Advokoat ( PKPA-PERADI ), Wasekjen DPN PERADI Bid.Kajian Hukum & Perundang-Undangan, Waketum DPP IKADIN Bid Sosial & Masyarakat, Ketua DPC PERADI Pandeglang dan Ketua DPC IKADIN Kab.Tangerang.

Advokat Pejuang akan saya kupas secara bersambung dengan mengangkat 2 (dua) tokoh Advokat pejuang Hak Asasi Manusia yaitu :

 1.Yap Thiam Hien.

2 Adnan Buyung Nasution..

1.Yap Thiam Hien, Advokat senior lahir 1913 di Kutaraja Aceh dan wafat pada tahun 1982, tahun 1950 Yap Thiam Hien, menangani beberapa kasus yang terkenal, seperti pengadilan Mochtar Lutfi, seorang aktivis kemerdekaan Indonesia yang di tuduh melakukan makar terhadap pemerintah.

Yap juga di kenal karena perjuangannya dalam bidang HAM, tentu dalam kasus-kasus yang melibatkan kebebasan berpendapat dan kebebasan  pers.

Dia menjadi Advokat bagi banyak wartawan dan aktivis yang di tangkap dan diadili karena tulisan- tulisan mereka, Yap salah satu tokoh mendapat penghargaan ” Ramo Mag say say Awerd pada tahun 1974 atau jasa-jasa nya dalam bidsng HAM.

2.Advokat Adnan Buyung Nasution (ABN), sebagsi Advokat senior lahir 20 Juli 1935 di Batavia (Jakarta) dan wafat 23 September 2015 di makamkan di TPM Tanah Kusir Jakarta, pada waktu saya juga hadir dengan sejumlah Advokat-Advokat senior didikan nya seperti Hotma Sitompoel, Luhut. MP.Pangaribuan, Hendri Yoso, Assegaf, Todung Mulia Lubis dll.

Upacara pemakaman dilakukan secara Meliter karena beliau salah satu anggota Watimpres pada zaman Presiden SBY, beliau termasuk salah satu Idola Advokat Indonesia dengan ciri khas gaya bicara selalu lantang, selalu rapi dengan stelan jas nya dengan rambut peraknya di samping gagah si Abang ini setiap tampil dalam pembelaan dan pendampingan khusus kasus-kasus pidana, sebagai mantan Humas di Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

ABN ini, mulai saya kenal betul 1995 silam, dalam Rakernas Ikadin di Jakarta sekaligus seminar Nasional 15 Evaluasi 15 Tahun KUHAP (1996) salah satu peserta seminar saya ikut dan saya selalu aktif di zaman IKADIN, ketika perkenalan pada publik PERADI di Balai Soedirman beliau turut hadir juga sebagai Advokat paling senior, sementara Ketua Umum DPN PERADI Prof.Dr.Otto Hasibuan dan juga didikan beliau patut kita bangga banyak Advokat sukses berangkat dari tangan dingin si Abang rambut perak ini.

Konon ceritanya, pernah menjabat Ketua Umum DPP PERADIN periode 1968 sd 1977.

Ada beberapa hal yang menjadi mudah di ingat ” Saya ingin menjadi orang yang  berguna bagi masyarakat ” ABN  pernah menyatakan ini yang menunjukkan keadilan dan hak-hak masyarakat dan juga membela kasus Tanjung periok ;

ABN membela korban-korban pembantaian di Tanjung Priok pada tahun 1984 yang menjadi salah satu kasus- kasus terkenal dalam kariernya.

Disamping itu ABN, pernah juga anggota Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) dan Aktif dalam perjuangan Hsk Asasi Manusia (HAM) di Indonesia dan keadilan sosial.

Lanjut, juga pada zaman Presiden Soeharta berkuasa tumbang 32 tahun ABN aktif di sejumlah Advokat Indonesia khusus IKADIN dan mendatangi Ketua MPR RI H.Harmoko agar memperhatikan suara rakyat Indonesia.

Akhirnya, Presiden Soeharto lengser meletakan jabatan dan juga ada kasus pelanggaran HAM melibatkan Wiranto pada waktu beliau ikut jadi pembela Ketua Tim Hukumnya, dengan anggota Hotma Sitompoel, Ruhut Sitompul dll.

Banyak yang berskalah nasional di tangani berkat ke gigihannya memperjuangkan hukum dan Hak Asasi Manusia dan penghargaan gelar di terimanya.

Saya sengaja mengangkat dua Advokat senior khusus buat Advokat Muda Indonesia (Young Lawyer Comitte).

Sebagai motivasi, saya harap jika anda ingin sukses bacalah sejarah mereka bisa besar berkat perjuangan dan panggilan tidak semata-mata materi yang di kejar.

Besarnya seorang Advokat, bukan karena sukses semata karena harta atau materi tapi dapat dilihat seberapa jauh dia manfaatnya bagi masyarskat dan orang banyak, sebaik-baik umat bermanfaat bagi orang banyak tetap di kenang sepanjang masa.

Semoga bermanfaat dan bertepat guna meskipun dalam bentuk tulisan artikel singkat.

Kesimpulan : Kedua Advokat senior itu adalah Advokat pejuang, di catat dalam tinta hitam perjuangan Advokat predikat terbaik sebagai panutan.

Meskipun mereka telah wafat dan mereka adalah Pahlawan pejuang kebenaran bukan pembenaran dan aktivis Hak asasi manusia (HAM).

Anggota DPR Minta Kasus DSI Diselesaikan Bertanggung Jawab

0

Jakarta – batamtimes.co – Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menaruh perhatian serius terhadap dugaan gagal bayar yang terjadi pada platform Dana Syariah Indonesia (DSI), khususnya karena kasus ini membawa implikasi penting terhadap integritas prinsip syariah dalam industri jasa keuangan.

Fintech berbasis syariah tidak hanya tunduk pada ketentuan regulasi keuangan, tetapi juga mengemban tanggung jawab moral dan etika yang lebih tinggi. Prinsip keadilan (‘adl), amanah, transparansi (shidq), dan perlindungan terhadap pihak yang lemah merupakan fondasi utama dalam transaksi keuangan syariah.

Ketika dana masyarakat tertahan dalam waktu lama tanpa kepastian penyelesaian yang jelas, maka persoalan yang muncul bukan semata risiko bisnis, melainkan potensi penyimpangan nilai dan moral hazard yang harus dicermati secara sungguh-sungguh.

“Label syariah bukan sekadar identitas, tetapi komitmen moral. Ketika dana masyarakat tidak dikelola dan dikembalikan secara bertanggung jawab, maka yang dipertaruhkan bukan hanya kepercayaan publik, tetapi juga kredibilitas sistem keuangan syariah itu sendiri,” ujar Anis, Minggu 4 Januari 2025.

Dalam konteks ini, Dana Syariah Indonesia didorong untuk menunjukkan itikad baik dan tanggung jawab penuh melalui langkah-langkah nyata, antara lain dengan menyampaikan kondisi perusahaan secara terbuka, rencana penyelesaian kewajiban yang terukur, serta komunikasi yang jujur dan berkelanjutan kepada para pemberi dana. Ketidakjelasan informasi dan penundaan penyelesaian berisiko menimbulkan persepsi adanya moral hazard yang dapat merusak kepercayaan terhadap industri fintech syariah secara luas.

Di sisi lain, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki peran strategis dalam memastikan bahwa prinsip-prinsip syariah tidak berhenti pada aspek akad, tetapi benar-benar tercermin dalam praktik pengelolaan dana dan perlindungan konsumen. Pengawasan yang konsisten dan penegakan tata kelola yang baik diperlukan agar ekosistem keuangan syariah tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.

“Peran OJK sangat penting untuk memastikan bahwa prinsip syariah tidak berhenti pada akad, tetapi benar-benar tercermin dalam praktik pengelolaan dana dan perlindungan kepada pemberi dana,” tegas Anis.

Perkembangan kasus Dana Syariah Indonesia diharapkan menjadi momentum evaluasi bersama untuk memperkuat standar etika, tata kelola, dan manajemen risiko dalam industri fintech syariah.
Anis berharap kasus DSI dapat diselesaikan secara konstruktif agar hak-hak masyarakat terpenuhi, prinsip syariah terjaga, dan kepercayaan publik terhadap keuangan syariah nasional tetap kokoh.

Sebelumnya, DSI mengakui hanya mampu mengembalikan sejumlah Rp450 miliar kepada para lender. Sementara itu, DSI masih mempunyai sisa kewajiban mencapai Rp1,47 triliun.

Hal ini tertuang dalam surat yang diberikan DSI kepada Paguyuban Lender DSI dan diunggah melalui media sosial @paguyubanlenderdsi.

Dalam surat tersebut, DSI menjelaskan uang yang tersedia berasal dari pelunasan kewajiban dari borrower yang berkinerja lancar, dan penjualan jaminan atau agunan dari borrower yang mengalami keterlambatan atau wanprestasi.

Kemudian, keuangan juga berasal dari aset milik DSI yang secara hukum dapat dijual tanpa mengganggu keberlangsungan operasional perusahaan, serta aset lain yang masih memerlukan proses hukum tambahan sebelum dapat dilikuidasi.

Paguyuban Lender DSI meminta pihak DSI untuk melaksanakan Rapat Umum Pemberi Dana (RUPD) paling lambat minggu kedua Januari 2026.

“Menindaklanjuti keterangan dalam Surat DSI bahwa RUPD akan menjadi forum sah untuk pengambilan keputusan mengenai langkah penyelesaian kewajiban PT Dana Syariah Indonesia,” ujar Ketua Paguyuban Lender DSI Achmad Pitoyo dalam Surat Permintaan RUPD kepada DSI, Sabtu (27/12).

Selain itu, Paguyuban Lender DSI juga meminta DSI untuk membuka seluruh data aset dan rincian sumber dana secara total, transparan, dan dapat divalidasi oleh perwakilan Lender sebelum proses pendistribusian termin Rp450 miliar dilakukan.

Mereka juga menuntut DSI melakukan pembayaran secara penuh dan pembayaran termin Rp450 miliar tidak menghapuskan hak tagih para lender.

“Rencana distribusi dana sebesar ± Rp450 miliar wajib dinyatakan secara hukum sebagai pembayaran sebagian (parsial). Dana tersebut sama sekali tidak menghapuskan, dan menggugurkan, hak tagih Para Lender atas sisa dana lebih Rp1 triliun,” ujar Achmad.

Penulis : Tanto

Remaja di Bantul Alami Luka Bacok Akibat Sabetan Celurit oleh OTK

0

Bantul — batamtimes.co – Seorang remaja berinisial LDH (16), warga Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami luka bacok akibat sabetan celurit oleh orang tak dikenal (OTK), Sabtu 3 Januari 2026 sekitar pukul 03.30 WIB.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan peristiwa bermula ketika korban bersama teman-temannya nongkrong di area bulak sawah Dusun Ngabean, Kalurahan Triharjo, Pandak, sejak pukul 01.00 WIB.

“Sekira pukul 03.25 WIB korban dan teman-temannya meninggalkan lokasi untuk pulang ke rumah masing-masing dengan berboncengan tiga orang menggunakan sepeda motor PCX bernomor polisi AB-59-50-GV. Korban duduk di posisi paling belakang,” ujar Rita, Senin 4 Januari.

Saat melintas dari bulak sawah Ngabean menuju simpang empat Dawetan, LDH dan rekan-rekannya didatangi dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox. Kedua pelaku disebut langsung melakukan pemukulan terhadap korban.

Melihat kejadian tersebut, dua rekan korban melarikan diri menggunakan sepeda motor dan meninggalkan LDH seorang diri di lokasi. Situasi kemudian memburuk ketika salah satu pelaku merebut celurit yang sebelumnya dibawa korban.

“Kemudian menurut keterangan korban, salah satu dari dua pengendara Aerox tersebut merebut clurit yang dibawa korban kemudian digunakan untuk melukai tubuh korban,” jelas Rita.

Tak lama berselang, petugas patroli Polsek Pandak tiba di lokasi dan segera memanggil ambulans untuk membawa korban ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis.
Hingga saat ini, korban belum membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.

Kasus tersebut kini dalam penanganan Polres Bantul untuk mengungkap identitas serta motif para pelaku.

Penulis : Tanto

Parah ! Warga Pulau Tiga Barat, Laporkan Oknum Camat ke Polisi Dugaan Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur

0
Foto ilustrasi

Natuna – Batamtimes. co – Parah sungguh parah, seorang warga desa Tanjung Kumbik, Kecamatan Pulau Tiga Barat (Pultibar), Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (26/12/2025) lalu. Melaporkan oknum Camat Pultibar berinisial J ke Polisi bernomor : LP/B/45/XII/2025/SPKT/Polres Natuna.

Wah-wah! Remaja Ini Nekat Curi Celana dalam dan BH

0
Ket foto: Tangkapan layar CCTV saat pelaku mencuri celana dalam di Bantul

Yogyakarta – batamtimes.co – Seorang  remaja di Kabupaten Bantul, DIY nekat mencuri puluhan celana dalam wanita. Parahnya, aksi tak terpuji pelaku tersebut tak hanya dilakukan sekali.

“Benar, pelaku berinisial VL (18) warga Terong, Dlingo, Bantul saat ini sudah ditangkap berkat rekaman CCTV di rumah korban,” ujar Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto, Jumat 2 Januari 2026.

Dijelaskan Rita, aksi pencurian bermula saat pelaku pergi dari rumahnya sekira pukul 00:30 WIB ke angkringan di daerah Kapingan, Temuwuh, Dlingo menggunakan sepeda motor.

“Dalam perjalanan pulang dari warung angkringan itu korban berhenti disalah satu rumah warga di Dusun Kapingan, Temuwuh sekira pukul 01.00 WIB dan mengambil 4 potong celana dalam wanita,” urai Rita.

Menurut Rita, karena kejadian sudah sering terjadi dan hilang pada setiap malam Jumat maka korban berinisiatif memasang CCTV.

“Korban sering kehilangan celana dalam wanitanya. Maka dari itu mereka memasang CCTV dan kami berhasil menangkap pelaku,” kata Rita.

Selama ini, lanjut Rita, pelaku kerap mencuri celana dalam wanita dan pria di rumah korban. Bahkan, menurut keterangan, korbannya sudah ada.tiga orang

“Korban tiga orang, berinisial FNU (25), LW (39) dan HP (30) warga Kapingan, Temuwuh, Dlingo, Bantul. Sementara barang yang sudah berhasil dicuri yakni celana dalam wanita 10 potong, BH 8 potong dan celana dalam pria 5 potong,” ungkapnya.

Namun, aksi pencurian tersebut berakhir damai lantaran korban sudah memaafkan polah tingkah pelaku tersebut.

“Kedua belah pihak saling sepakat bersalaman dan memaafkan. Kemudian membuat kesepakatan dan ditanda tangani di Mako Polsek Dlingo,” pungkas Rita.

Penulis : Tanto

Pakar IPB: Usia Galon Guna Ulang Bukan Penentu Risiko Kesehatan

0

Jakarta – batamtimes.co – Isu mengenai peredaran galon guna ulang yang disebut “lanjut usia” kembali mencuat dan dikaitkan dengan potensi risiko kesehatan. Namun, Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Suprihatin, menegaskan bahwa usia pemakaian galon tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya ancaman bagi kesehatan.

“Selama ini tidak ada laporan ilmiah yang menunjukkan galon guna ulang menimbulkan dampak kesehatan hanya karena faktor usia pemakaian,” ujar Prof. Suprihatin di Jakarta.

Pakar lingkungan dan keamanan pangan tersebut menilai, persoalan utama justru bukan terletak pada umur galon, melainkan pada kebersihan fisik serta kontrol sanitasi dan mikrobiologis.

Menurutnya, risiko kesehatan dapat muncul jika kondisi galon kotor atau tidak dibersihkan dengan baik.

Profesor Departemen Teknologi Industri Pertanian (TIN) IPB yang mendalami bidang air ini menambahkan, selama galon guna ulang memenuhi standar kebersihan dan pengawasan yang ketat, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Terlebih, perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) besar dan bereputasi umumnya telah menerapkan standar tinggi dalam pengelolaan galon guna ulang.

Standar tersebut, kata dia, mencakup kriteria umur pakai, kondisi fisik, serta uji kebersihan kimia dan mikrobiologis sebelum galon kembali diedarkan ke konsumen.

Artinya, perusahaan-perusahaan tersebut menjalankan prosedur operasional yang ketat terkait kelayakan kemasan air.

“Perusahaan AMDK yang sudah punya nama umumnya memperhatikan hal tersebut dan jarang menggunakan galon yang lanjut usia,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia membedakan praktik penggunaan galon di industri resmi AMDK dengan sektor informal seperti depot air minum isi ulang (DAMIU).

Menurutnya, galon yang benar-benar sudah berusia panjang lebih banyak ditemukan di jalur informal yang tidak memiliki standar ketat seperti industri AMDK.

Kendati demikian, Prof. Suprihatin mengaku belum mengetahui adanya rekomendasi ilmiah maupun regulasi resmi yang menetapkan batas usia galon guna ulang. Ia menyebut ada pihak yang pernah mengusulkan batas maksimal 40 kali pemakaian, namun hal itu belum didukung data ilmiah yang kuat.

“Tetapi itu juga dasarnya belum kuat dan saya belum melihat ada data valid yang mendukungnya,” tegasnya.

Penulis : Adi

Breaking News! Enam Pekerja Tertimbun Longsor Tembok Penahan Tanah di Sumedang

0

Sumedang – batamtimes.co-  Enam orang pekerja bangunan tertimbun longsor tembok penahan tanah di Desa Cisemput, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Jumat siang.

Peristiwa mengenaskan tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.Hingga Jumat sore, empat orang korban masih dalam pencarian, sementara dua lainnya telah berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan.

“Longsor terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Enam orang pekerja tertimbun material longsor,” kata petugas BPBD Kabupaten Sumedang, Diman.
Menurutnya, dua pekerja konstruksi bangunan berhasil dievakuasi, sedangkan empat orang lainnya masih dalam pencarian hingga Jumat sore.

“Proses evakuasi masih dilakukan secara manual, mengingat material longsor dengan bebatuan yang cukup tebal dan medan yang sulit untuk dilalui alat berat,” ujarnya.

Petugas gabungan dari BPBD, TNI-Polri, relawan, dan warga setempat masih berjibaku di lokasi kejadian untuk mencari empat korban yang belum ditemukan.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait kondisi korban yang dievakuasi maupun penyebab longsor. Proses pencarian dan evakuasi masih terus berlangsung.

Penulis : Tanto

Pergerakan Penumpang Kapal di Wilayah BP Batam Naik Signifikan Selama Nataru 2025–2026

0

Batam – Pergerakan penumpang kapal pada Periode Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah kerja Badan Pengusahaan (BP) Batam menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.

Rute internasional masih menjadi penyumbang terbesar arus penumpang selama momentum libur akhir tahun ini.

Berdasarkan data realisasi hingga H1+5 atau per 30 Desember 2025, total pergerakan penumpang rute internasional tercatat mencapai 316.236 orang, atau meningkat 22 persen dibandingkan periode Angkutan Nataru tahun 2024.

Kenaikan paling tinggi terjadi pada penumpang berangkat yang tumbuh 30 persen, sementara penumpang datang meningkat 15 persen. Lonjakan arus penumpang ini terutama berasal dari rute Singapura dan Malaysia melalui Terminal Ferry Internasional Batam Center dan Harbour Bay.

Sementara itu, pergerakan penumpang rute domestik tercatat 205.487 orang, atau meningkat 6,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, penumpang berangkat mencapai 107.209 orang atau tumbuh 5,3 persen, sedangkan penumpang datang tercatat 98.278 orang atau meningkat 8 persen.

Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menjelaskan, dominasi arus penumpang rute internasional pada periode Nataru tahun ini dipengaruhi jarak waktu yang berdekatan dengan pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026.

“Kondisi tersebut mendorong masyarakat untuk menunda aktivitas mudik dan memilih melaksanakannya pada periode Angkutan Lebaran 2026. Hal ini menyebabkan pergerakan penumpang domestik pada momen Nataru relatif lebih terkendali,” ujar Benny dalam keterangan resminya, Rabu (31/12/2025).

Meski begitu, BP Batam tetap menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran arus penumpang. Koordinasi dilakukan bersama agen pelayaran untuk penambahan armada kapal domestik maupun internasional apabila terjadi lonjakan.

BP Batam juga mendirikan Posko Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di terminal ferry domestik dan internasional sebagai pusat koordinasi lintas instansi. Seluruh CCTV pelabuhan telah terintegrasi dengan Pusat Informasi Transportasi (PUSINTRANS) Kementerian Perhubungan untuk mendukung pemantauan secara real time.

“Peningkatan arus penumpang selama Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 terjadi pada 25 Desember 2025 dan kami prediksi juga terjadi pada 4 Januari 2026. Meski demikian, lonjakan ini dapat kami kelola dengan baik melalui koordinasi lintas instansi, kesiapan armada, serta penerapan digitalisasi e-ticketing,” tambah Benny.

Sementara itu, Kepala BP Batam Amsakar Achmad menegaskan pihaknya akan terus melakukan evaluasi hingga berakhirnya masa angkutan Nataru tahun ini.

“Evaluasi selama periode Nataru menjadi dasar bagi kami untuk memperkuat kesiapan menghadapi Angkutan Lebaran 2026. Dengan persiapan yang lebih matang, kami berharap pelayanan kepelabuhanan ke depan dapat berjalan lebih optimal, aman, dan terkendali,” ujarnya.

Penulis : Adi

Akhir Tahun Penuh Makna, 356 Personel Polda DIY Terima Kenaikan Pangkat

0

Yogyakarta — batamtimes.co –  Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) menggelar Upacara Kenaikan Pangkat Personel Polri dan PNS Polri Periode 1 Januari 2026 pada Rabu (31/12/2025) di halaman Mapolda DIY. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K.

Upacara kenaikan pangkat ini turut dihadiri oleh Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, S.I.K., para Pejabat Utama Polda DIY, serta Bhayangkari Daerah DIY. Kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan negara atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja personel dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Sebanyak 356 personel menerima kenaikan pangkat, dengan rincian 335 personel Polri dan 21 PNS Polri. Adapun personel Polri yang naik pangkat terdiri dari Perwira Menengah (Pamen) sebanyak 28 personel, Perwira Pertama (Pama) sebanyak 67 personel, Bintara sebanyak 213 personel, serta Tamtama sebanyak 27 personel.

Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K. menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan pangkat dan tanda kepangkatan, tetapi juga mengandung konsekuensi tanggung jawab yang lebih besar.

“Kenaikan pangkat ini merupakan bentuk apresiasi pimpinan dan institusi Polri atas kinerja, dedikasi, serta pengabdian personel. Dengan pangkat yang baru, diharapkan para personel semakin profesional, berintegritas, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kombes Pol Ihsan menambahkan bahwa momen kenaikan pangkat di penghujung tahun ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel Polda DIY untuk terus meningkatkan kinerja dan menjaga kepercayaan publik.

“Ini sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap capaian harus dibarengi dengan tanggung jawab moral dan komitmen untuk terus mengabdi secara maksimal,” pungkasnya.

Penulis : Tanto

Pertamina Hadirkan SPBU Rest Area Nyaman Berakses Pantai di Situbondo

0

Situbundo – batamtimes.co – Pertamina Patra Niaga menyediakan layanan SPBU yang mendukung kenyamanan perjalanan masyarakat. Salah satunya melalui SPBU Utama Raya Banyuglugur, Situbondo, yang terintegrasi dengan kawasan rest area serta memiliki akses langsung ke pantai di sisi belakang area SPBU.

Berlokasi di jalur utama Pantura Jawa Timur, SPBU ini menjadi pilihan tepat bagi pengguna kendaraan pribadi maupun pengemudi jarak jauh untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan. SPBU Utama Raya Banyuglugur memiliki suasana berbeda dengan pemandangan pantai yang dapat diakses dengan tiket masuk terjangkau, yakni sekitar Rp 5.000 per orang.

Dari sisi layanan energi, SPBU Utama Raya Banyuglugur menyediakan berbagai produk BBM Pertamina, mulai dari Pertamax, Pertamax Turbo, Pertalite, Pertamina Dex, hingga Biosolar, sehingga masyarakat dapat menyesuaikan kebutuhan kendaraannya selama perjalanan.

Tak hanya itu, kawasan rest area ini juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, mulai dari penginapan berupa hotel dan villa dengan pemandangan pantai, rumah makan, kafe, musala, hingga fasilitas toilet yang terawat dengan jumlah sekitar 80 unit. Kelengkapan fasilitas tersebut mendukung kenyamanan sekaligus keselamatan perjalanan masyarakat, khususnya yang melintasi jalur antarkota dan antarprovinsi.

Pengalaman ini dirasakan langsung oleh pelanggan SPBU, Yopi, yang tengah melakukan perjalanan dari Surabaya menuju Banyuwangi. Ia menilai pelayanan di SPBU Utama Raya Banyuglugur berjalan dengan baik.

“Pelayanannya baik, lumayan cepat, dan antreannya juga tidak terlalu ramai. Fasilitasnya bagus, bisa lihat-lihat ke pantai, anak-anak juga bisa ikut menikmati. View pantainya sangat bagus,” ucap Yopi. Selain itu, ia turut mengapresiasi kebersihan toilet di area SPBU yang dinilainya terjaga dengan baik.

Hal serupa disampaikan Lia, pelanggan SPBU dari Bali yang tengah melakukan perjalanan menuju Semarang. Menurutnya, SPBU Utama Raya Banyuglugur menjadi tempat singgah yang nyaman. “Kami sudah beberapa kali ke sini. Buat istirahat enak, mau ngopi atau santai juga cocok. Driver bisa istirahat, anak-anak juga bisa main ke pantai. Toilet pun sangat banyak dan nggak perlu ngantre, bersih juga,” ujar Lia.

Menanggapi hal tersebut, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menyampaikan bahwa pengembangan SPBU dengan fasilitas lengkap diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat selama melakukan perjalanan.

“SPBU tidak hanya kami dorong sebagai tempat pengisian BBM, tetapi juga sebagai tempat yang aman dan nyaman, seperti SPBU Utama Raya yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi. Dengan fasilitas pendukung yang tersedia, masyarakat dapat beristirahat, menikmati pemandangan, dan melanjutkan perjalanan dengan kondisi yang lebih prima,” jelas Roberth Rabu 31 Desember 2025.

Penulis : Tanto

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga