8.6 C
New York
Monday, April 6, 2026
spot_img
Home Blog Page 1106

3,5 Milyar Untuk Lampu Hias Jembatan Sei Carang Dinilai Hanya Buang Anggaran Semata

0
Anggota Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang, Simon Awantoko
Anggota Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang, Simon Awantoko

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Anggota Komisi 1 DPRD kota Tanjungpinang Simon Awantoko menyangkan dana sebesar Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 3,5 Milyar Rupiah yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk memasang lampu hias di Jembatan Sei Carang.

Menurut Politisi Partai Golkar ini, seharusnya dengan dana sebesar itu Penko Kota Tanjungpinang bisa menggunakannya untuk hal yang lebih bermanfaat lagi.

“Kami dari komisi 1 DPRD kota sudah meminta untuk menggratiskan baju seragam sekolah anak masuk tahun ajaran, untuk anak SD dan SMP. Akan tetapi sampai sekarang hal tersebut tidak juga terealisasi,” bebernya.

Bahkan hal tersebut lanjut Simon sudah diusulkan kepada Dinas Pendidikan selaku Dinas Terkait.

“Kita komisi 1 DPRD sudah memintakkan hal ini kepada dinas pendidikan, bahkan kita sudah mintakkan itu ke tim TAPD, sampai saat ini belum di realisasi oleh pemerintah daerah, ” jelasnya.

Tidak hanya itu, dengan dana sebesar 3,5 M, tersebut sepatutnya sudah bisa untuk keluarga tidak mampu yang ada di kota Tanjungpinang.

” Bandingkan dana sebesar 3,5 M, hanya untuk di tonton, tetapi kebutuhan dasar saja, seperti pendidikan dan kesehatan kita masih belum maksimal, disinikan kita membantu masyarakat, ” Pungakasnya.

(Budi arifin) 

PT. Growa Salurkan Bantuan Untuk 59 Korban Kebakaran Daek Lingga

0
Terlihat manajemen PT. Growa Indonesia Memberikan Bantuan untuk korban kebakaran di Daek Lingga.

Batamtimes. co, Lingga. Rasa simpati pada korban kebakaran di kota daek lingga yg meratakan 59 bangunan kayu mendapat simpati dari Pimpinan PT Growa Indonesia Akuang.

PT.Growa adalah salah satu prusahaan tambang pasir ( galian c ) yang beroperasi si desa tanjung irat kecamatan singkep barat kabupaten lingga merasa terpanggil untuk turun langsung ke lokasi kebakaran di Kampung Cina, Daik Lingga dan skaligus menyerahkan bantuan 1 ton beras berikut bantuan lainnya, Jumat (1/12) siang,

Bantuan langsung diterima Wakil Ketua penanggulangan bencana kebakaran Ahmad Zuhairi di posko Polsek Daik Lingga.

“Kami sebagai perusahaan yang berinvestasi di Bunda Tanah Melayu ini turut merasakan penderitaan saudara kita yang tertimpa musibah dan kesusahan saat ini dan Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat sekitar yg terdampak musibah kebakaaran beberapa hari yg lalu” kata Akuang, Jumat (1/12) siang.

Akuang bersama rombongan datang langsung dari lokasi penambangannya ke lokasi musibah kebakaran di daek lingga dan disambut Kapolsek Daik Lingga Iptu Sugianto dan Wakil Ketua Posko Kemanusiaan Korban Bencana Kebakaran Kampung Cina Daik Lingga Ahmad Zuhairi.

Abu hurairah selaku humas dari PT. Growa indonesia mengatakan, ” apa yang di lakukan oleh pihak prusahaan menunjukkan rasa kebersamaan. Artinya pihak prusahaan yang berinvestasi di lingga ini tidak hanya memperhatikan masyarakat yang brada di daerah kuasa penambangan nya saja namun juga kpada masyarakat lain yang brada di lingkungan kabupaten lingga.kata abu.

Sedangkan zuhairi slaku wakil ketua panitia yang menerima lansung mengucapkan trima kasih atas sgala perhatian dan peduli rasa senasib.

“Kami ucapkan terimaksih kepada PT Growa Indonesia yang perduli dan turut membantu meringankan beban korban saudara2 kita yg tertimpa bencana kebakaran di Kampung Cina ini,” kata Zuhairi.

 

(red/Dian)

Banggar DPRD Menyetujui APBD Lingga Tahun 2018 Rp 754,170 Milyar

0

Batamtimes. co, Lingga – DPRD Kabupaten Lingga menyutujui besaran total angka yang telah dibahas dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Lingga sesuai nota Kesepahaman KUA-PPAS menjadi APBD 2018.

Persetujuan itu dalam sidang paripurna yang di gelar diruang rapat DPRD Lingga pada Kamis (30/11/2017) sore yang di hadiri oleh Bupati Lingga, Alias Wello dan Wakil Bupati Lingga M Nizar.

Agus norman Juru Bicara Tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lingga, mengatakan,untuk angka yang dapat disepakati di RAPBD yang sebentar lagi disahkan menjadi APBD 2018 ialah sebesar Rp.754,170 Miliar

“Berdasarkan hasil rapat finalisasi besaran angka yang dapat disetujui dalam RAPBD menjadi APBD ialah sebesar Rp754,170 Miliar. Angka ini sesuai hasil rekapitulasi dari pembahasan dimasing-masing komisi DPRD Lingga. Komisi I sebesar Rp 92 Miliar lebih, Komisi II sebesar Rp155 miliar lebih dan komisi III sebesar Rp 505 miliar lebih,” kata Agus Norman saat membaca laporannya.

Ia menjelaskan hasil rekapitulasi anggaran dari masing-masing komisi itu juga merupakan asumsi dari Nota keuangan RAPBD yang disepakati pemerintah daerah dan DPRD Lingga beberapa waktu lalu.

Kemudian di samping itu,ia juga meminta kepada pemerintah daerah agar setelah persetujuan RAPBD menjadi APBD Lingga tahun 2018 ini, dapat segera di serahkan ke pemerintah Provinsi Kepri untuk segera dieveluasi oleh Gubernur.

“Setelah persetujuan ini ada beberapa catatan yang perlu saya sampaikan, pertama persetujuan ini tidak bisa lagi dirubah baik besaran anggarannya. Kemudian tolong segera diserahkan ke gubernur untuk di evaluasi,” ujar Agus Norman sambil menutup laporannya.

Paripurna yang dihadiri Pimpinan OPD, Camat, Kades dan sejumlah tokoh masyarakat itu juga turut dilakukan penandatangan bersama RAPBD 2018 sebagai bentuk persetujuan bersama menjadi Perda APBD Lingga

Sementara itu, Bupati Lingga Alias Wello mengapresiasi kinerja oleh DPRD Lingga yang telah membahas RAPBD Tahun Anggaran 2018 tepat waktu.

Menurutnya, hal ini sesuai pesan yang sebelumnya disampaikan kepada DPRD agar pengesahan RAPBD dilakukan paling lambat 30 November 2017.

“Kami mengucapkan banyak terimakasih, atas kinerja DPRD yang sesuai dengan amanah Peraturan Perundang-undangan.mudah-mudahan kekompakan ini tetap terjalin untuk mendukung pembangunan yang diimpikan oleh masyarakat dan bermanfaatkan oleh masyarakat. Terutama untuk Lingga Terbilang 2020,” ungkap Alias Wello

Ia juga menegaskan kepada DPRD Lingga akan segera menyampaikan Draft APBD 2018 ini kepada Pemerintah Provinsi untuk dilakukan evaluasi agar program pembangunan segera berjalan sesuai yang diharapkan bersama.

 

(red/dian)

1.500 Peserta akan Ikuti Turnamen Sepak Bola Fraksi PDI Perjuangan

0
Ket foto: Peserta technikal meeting berfoto bersama usai acara

Batamtimes. co, Jakarta – Sekitar 1.500 peserta bakal mengikuti gelaran turnamen sepak bola usia 8, 10 dan 12 tahun Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (F-PDI Perjuangan)  CUP II yang akan digelar Sabtu-Minggu 9-10 Desember di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brojonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta Selatan.

Sampai saat target panitia sudah mencatat 112 tim yang akan ikut dalam turnamen dengan perincian usia 8 tahun 40 tim, usia 10 40 tim dan usia 12 tahun 32 tim. Artinya, jumlah peserta sekitar 1.500 ini terhitung banyak.

“Sehingga persiapan acara turnamen ini siap digelar,” kata turnamen official Johanis AN Somar didampingi, Komisi pertandingan H Syiaruddin, Komisi Wasit Trisno saat menggelar technical meeting dengan pelatih dan pemilik Sekolah Sepak Bola (SSB) yang akan mengikuti turnamen di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan Kamis (30/11/2017) petang.

Jan Somar sapaan akrab Johanias AN Somar menambahkan, turnamen kali ini juga diikuti peserta dari luar Jakarta diantaranya;  Bandung, Cikarang, SSB Bekasi, Tangerang, Bogor dan SSB Bina Citra Angkasa Pura Manado, Sulawesi Utara.

“Antusias teman-teman peserta sangat luar biasa. Bahkan panitia tidak bisa mengakomodasi lagi peserta dari Jambi Yogyakarta, Surabaya, Lampung dan daerah lainnya karena keterbatasan waktu,” ujarnya.

“Jadi kami atas nama panitia mohon maaf belum bisa mengakomodasi teman-teman dari daerah lain”.

Pria kelahiran Merauke ini menambahkan, turnamen Fraksi PDI Perjuangan ini juga kami catatkan dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori peserta terbanyak anak-anak.

“Kita sudah kirimkan suratnya ke MURI mudah-mudahan bisa tercatat dalam rekor MURI,” pungkasnya.

 

 

(red/iwo)

Bidik Ekspor Sawit dan Kopi, KBRI Cairo-Kemendag RI Gelar Forum Bisnis

0
Keterangan Foto: Duta Besar RI Helmy Fauzi beserta Tim Ekonomi Perdagangan KBRI Cairo dalam pertemuan dengan Menteri Perindag Mesir Tarek Qabel di Cairo membahas kinerja perdagangan Indonesia-Mesir

Batamtimes. co, Cairo –  Dalam rangka mendukung terwujudnya peningkatan ekspor produk unggulan dan produk potensial serta penetrasi pasar Mesir dan sekitarnya, KBRI Cairo bersinergi dengan Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kementerian Perdagangan RI akan menggelar Forum Bisnis Sektor Sawit dan Kopi di Cairo yang akan berlangsung pada tanggal 5 sd 9 Desember 2017 di Four Seasons Nile Plaza Cairo.

Dubes RI untuk Mesir, Helmy Fauzi mengatakan, Cairo menjadi tantangan tersendiri bagi para pengusaha Indonesia, Mesir dengan populasi 96 juta jiwa (Capmas, Nov 2017) merupakan negara yang tengah berkembang secara pesat menawarkan potensi besar dalam hal perdagangan, pariwisata dan investasi.

Kata dia, Mesir dengan negara-negara di kawasan telah terhubung selama berabad-abad melalui perdagangan, penyebaran dan pemikiran keagamaan serta pertukaran budaya. Kita dengan Mesir telah kenal satu sama lain selama ratusan tahun, arus perdagangan antara Asia dan Afrika telah berjalan dengan sangat maju, produk kita dikenal berkualitas baik, model kedekatan ini perlu kita optimalisasi agar produk kita lebih mendominasi di pasar Mesir dan sekitarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, Mesir merupakan salah satu mitra dagang non-tradisional yang penting bagi Indonesia. Produk ekspor Indonesia menduduki peringkat ke-17 yang masuk ke Mesir dengan dominasi pasar sebesar 1,72%.

“Pada tahun 2016 volume perdagangan RI Mesir mencapai USD 1,46 miliar. Total volume perdagangan Indonesia-Mesir pada periode Januari-Agustus 2017, tercatat sebesar USD 982 juta, menurun 0,96% dibanding dengan periode yang sama tahun 2017 yang tercatat sebesar USD 991 juta,” ujarnya Jum’at (1/12/2017).

Menurut Helmy, volume ekspor Indonesia ke Mesir pada periode Januari-Agustus 2017 tercatat sebesar USD 797 juta, atau meningkat 18,80% dari periode yang sama tahun 2016 yang tercatat sebesar USD 671 juta.

Sementara impor Indonesia dari Mesir pada periode Januari-Agustus 2017 sebesar USD 185 juta, menurun 42,24 % dibanding periode yang sama tahun 2016 yang tercatat sebesar USD 321 juta.

“Ekspor utama Indonesia ke Mesir adalah kelapa sawit dan turunannya, kopi, ban, karet, benang filamen sintetis, kertas, lemak nabati, plywood, produk kerajinan dan  rempah-rempah,” kata dia.

Sedangkan impor utama Indonesia dari Mesir adalah fosfat, hasil pertanian dan perkebunan berupa buah-buahan, pupuk kimia dan produk kurma.

“Alhamdulillah bulan lalu Indonesia mendapatkan penghargaan sebagai importir utama kurma Mesir yang diserahterimakan langsung oleh Mayjen Alaa Abou Zeid Gubernur Prop. Matrouh”.

Indonesia sebagai importir utama kurma Mesir menyumbang 25% dari ekspor kurma Mesir. Indonesia mengimpor kurma Mesir pada tahun 2016 dengan nilai sebesar USD 6,5 juta dari total USD 40,41 juta volume ekspor kurma Mesir ke Dunia.

“Untuk Periode Januari – Juli 2017 impor Indonesia terhadap kurma Mesir mengalami kenaikan cukup pesat mencapai USD 10,20 juta atau meningkat sebesar 35,64 % dibandingkan impor periode yang sama tahun 2016 sebesar USD 6,56 Juta,” demikian Helmy Fauzi menjelaskan.

Arlinda Imbangjaya, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional, Kemendag RI menuturkan  Forum Bisnis ini dilaksanakan untuk lebih mempererat hubungan bisnis antara pelaku usaha baik Indonesia dan Mesir, selain membahas upaya peningkatan hubungan perdagangan sekaligus ajang penjajakan investasi bagi perusahaan Indonesia di Mesir dan juga sebaliknya.

Forum Bisnis akan diikuti oleh 100 pemimpin perusahaan setingkat Chief Executive Officer (CEO) Mesir, buyer potensial di bidang Sawit, Kopi, Kertas, Tekstil dan beberapa produk potensial lainnya. Di sisi Indonesia, untuk sektor Sawit akan hadir BPDP KS Kementerian Perindustrian, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), PT. Musim Mas, Masyarakat Perkelapa Sawitan Indonesia (MAKSI), Gabungan Perusahaan perkebunan indonesia (GPPI).

“Dewan Minyak Sawit Indonesia – Indonesia Palm Oil Board (IPOB), dan untuk Sektor Kopi akan hadir GAEKI (Gabungan Eksportir Kopi Indonesia), PT. Asal Jaya, PT. Kalinda Berkah Indonesia, PT. Sabani International, PT. Nusantara Coffee (Noozkav), House of Coffee Barista, PT. Alwyni International – Agrorina, dan Sektor Produk lainnya akan hadir APP (Asia Pulp & Paper), PT. Global Mice Indonesia, PT. KSO Sucofindo – Surveyor Indonesia,” pungkasnya.

 

(red/iwo)

Polsek Bandara RHF Berhasil Gagalkan Penyelundupan Ribuan Butir Ekstasi

0

 

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Polres Tanjungpinang kembali menangkap seorang kurir narkoba jenis ekstasi yang akan terbang menggunakan pesawat Lion Air menuju Jakarta di Bandara RHF (1/12), Sekitar pukul 9.30 pagi.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro lewat pesan Whatsapnya membenarkan atas penangkapan ini.

” Benar dilakukan penangkapan pada hari Kamis, 30 Nov 2017 sekira pukul 09.30 WIB. Personil Polsek Bandara RHF yang dipimpin oleh Kapolsek RHF dan Petugas AVSEC Bandara RHF telah melakukan penangkapan terhadap seorang calon penumpang Maskapai Lion Air JT – 620 rute penerbangan Tanjungpinang – Jakarta yg membawa Narkoba jenis Pil Exstasi sebanyak 10000 ribu butir,”ucapnya.

Kata Tedjo penangkapan ini berawal karena kecurigaan polisi yang curiga terhadap tingkah laku pelaku saat melewati mesin X – RAY.

“Saat diperiksa, Tersangka dipastikan membawa 1 plastik berisi ineks berwarna pink. Lalu dikembangkan oleh Sat Narkoba Polres Tanjungpinang yang dipimpin Wakapolres Tanjungpinang, Kompol Andy Rahmansyah, SIK sehingga didapatkan tersangka lain berjumlah 5 org di beberapa hotel di kawasan Kota Tanjungpinang,” katanya.

Total tersangka menjadi 6 orang dengan total Barang Bukti (BB) menjadi 7 (tujuh) plastik berisi ineks warna pink berjumlah lebih dari 10.000 butir.

“Penyidikan masih dikembangkan utk mencari tersangka yg lain dan akan dilakukan penimbangan BB kembali di Pegadaian cab. Tanjungpinang,” kata Kapolres.

(Budi Arifin)

Peringati HUT Korpri ke 46 dan PGRI ke 72, Staf Ahli Bupati Sa’ad Inspektur Upacara

0
Pemerintah Kabupaten Lingga menggelar upacara peringatan HUT Korpri ke 46 yang disejelankan dengan HUT PGRI ke 72 di halaman kantor Bupati Lingga, Rabu (29/11/2017)

batamtimes.co,Lingga – Pemerintah Kabupaten Lingga menggelar upacara peringatan HUT Korpri ke 46 yang disejelankan dengan HUT PGRI ke 72 di halaman kantor Bupati Lingga, Rabu (29/11/2017)

Dalam upacara itu, Staf Ahli Bupati Lingga bidang Pariwisata, Perindustrian dan Perdagangan, Sa’ad menjadi inspektur mewakili Bupati Lingga, Wakil Bupati Lingga, Asisten I II dan III yang berhalangan hadir karena keperluan dinas luar.

Pada upacara itu juga hadir sejumlah Kepala OPD Pemkab Lingga dan perwakilan dari Polisi serta berbapa undangan lainnya. Upacara berlangsung hikmad dengan di ikuti barusan peserta dari ASN dan guru.

“Saya disini mewakili bapak Bupati, wakil Bupati dan para Asisten untuk memimpin upacara karena beliau berhalangan hadir dan sedang brada di luar daerah,” kata Sa’ad sebelum memberikan kata sambutan tertulis dari Presiden RI sebagai penasehat tertinggi KORPI

Kemudian dalam sambutannya, Sa’ad mengatakan Setiap anggota korpri menjadi aset bangsa bukan menjadi masalah bangsa. Salain itu, Korpri juga menjadi pelayan publik akan bertranspermasi menjadi bentuk baru sebagai Aparatur Sipil Negara.

“Saya berharap korpri menjadi pusat memberikan inovasi-inovasi baru dalam setiap menjalankan kode etiknya agar semangkin akurat dan baik,” kata Sa’ad

Sesuai dengan tema “Kerja Bersama, Setia Sepanjang Masa” Korpri dilanjutkan Sa’ad juga harus mampu meningkatkan kualitas manajemen pemerintahan-pemerintahan melalui pemantapan kelembagaan, ketatalaksanaan hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia Aparatur Sipil Negara (ASN)

“Di tengah momentum percepatan pembangunan saat ini, hendaknya para ASN dapat melaksanakan tugas dan pengabdian dengan penuh tanggung jawab serta memberikan keteladanan kepada masyarakat dengan menciptakan kehidupan yang damai, toleran dan harmonis. Untuk itu saya harap jadilah perekat bagi soliditas dan solidaritas di kalangan masyarakat,” tutur Sa’ad

Sementara itu, ia juga menyampaikan terkait momentum HUT PGRI ke 72 dengan tema “membangkitkan kesadaran kolektif guru dalam meningkatkan disiplin dan etos kerja untuk menguatkan pendidikan karakter pada peserta didik” adalah saat yang tepat untuk mengevaluasi diri secara kelembagaan. Baik berupa Program yang sudah dilaksanakan maupun program yang belum dilaksanakan.

“Karena peringatan hari ini juga satu paket dengan peringatan HUT Korpri yang ke-46 tahun 2017 ini saya berharap dengan sejak ditetapkannya Undang undang tentang guru dan dosen maka secara resmi pemerintah telah menetapkan karir sorang guru menjadi propesional. Peningkatan profesional guru manjadi salah satu dari urutan ke-5 agenda Nasiona,” ujar Sa’ad

Usai pelaksanaan upacara peringatan HUT KOPRI ke 46 dan PGRI ke 72 ini, diserahkan beberapa bantuan kepada sejumlah ASN di Lingga yang langsung di serahkan oleh Sa’ad, Staf Ahli Bupati Lingga di bidang Pariwisata, Perindustrian dan Perdagangan.

 

(red/dian)

Rencana Pemekaran 3 Kecamatan Baru Kabupaten Lingga Lanjut Dibahas Pansus Pemekaran

0
anggota komisi II dprd Kabupaten Lingga Emi.

batamtimes.co,Lingga, – Pemerintah Kabupaten Lingga di tahun 2018 mendatang akan memekarkan 3 kecamatan baru di wilayah kecamatan Senayang,tiga daerah yang akan di mekarkan itu, yakni, kecamatan bakong serumpun, kecamatan temiang dan kecamatan katang bidare.

Anggota Pansus pemekaran Komisi II DPRD Kabupaten Lingga Salmizi mengatakan,saat ini Pansus DPRD sudah melakukan study banding di Batam, dan sesuai amanat undang no 32 yang isinya peluang untuk pemekaran di wilayah,dalam hal ini kabupaten Lingga  masih terbuka lebar untuk dimekarkan dengan memperhatikan jumlah penduduk,tingkat ekonomi dan desa pendukung.

Lanjutnya, untuk persiapan pemekaran ini,Pansus DPRD sudah melakukan beberapa kajian dan untuk saat ini sedang melakukan kajian akhir yakni tentang tata letak penetapan induk kecamatan.

“Langkah awal ,DPRD Komisi II terlebih dahulu melihat tata letak Kecamatan,jika mau melakukan pemekaran.Dan hal ini masih dalam proses pembahasan lanjutan bersama eksekutif, legislatif dan perwakilan masyarakat setempat.” Papar politisi PKS ini menjelaskan.

Tambahnya, penetapan induk kecamatan ini sangat vital,agar kedepannya tidak terjadi perselisihan pendapat dan perseteruan internal serta tentunya bermanfaat untuk menumbuh kembangkan daerah dan meningkatkan pelayanan publik maka keputusan yang akan di ambil semua pihak bermanfaat bagi masyarakat.

Dikatakannya tujuan dari pemekaran itu sendiri adalah untuk memperpendek rentang kendali,membuka akses isolasi daerah, dan meningkatkan pelayanan pablik. Hal ini sesuai dari visi misi bupati saat ini.

 

(red/Dian)

STTP Malang Suntikan Dana Segar,Guna Mempercepat Lingga Lumbung Pangan Nasional

0
Bupati Lingga saat memberikan keterangan Pers terkait bantuan STPP Malang ,Senin (27/11/2017)

batamtimes.co,Lingga – Bupati lingga terus melakukan konsolidasi guna peningkatan percepatan Kabupaten Lingga sebagai lumbung pangan di kawasan kepri.

Upaya itu akhirnya membuahkan hasil, Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Malang memberikan bantuan dana untuk penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang pertanian.

Bupati Lingga, Alias Wello mengatakan,akhirnya membuahkan hasil STTP Malang memberikan bantuan dana,sehingga kabupaten Lingga yang pada Tahun 2017 lalu akan mewujudkan Lingga sebagai lumbung pangan di wilayah perbatasan.Dalam wakti dekat ini akan terwujud.

“Alhamdulillah, STPP Malang memberi dana segar guna mewujudkan Kabupaten Lingga sebagai Lumbung pangan Nasional secara umum dan terutama untuk  wilayah kepri ” kata Alias, Senin (27/11/2017).

Sebut Alias Wello, rencananya sebanyak 220 orang mahasiswa STPP Malang akan datang ke lingga untuk melakukan pembinaan dan pendampingan pengolahan lahan.

Pembinaan tersebut,tambahnya,difokuskan pada pendampingan pengolahan lahan, penanaman dan pemupukan padi.”Terutama di lokasi sawah baru di Desa Resang dan Marok Kecil kecamatan singkep selatan,”Ungkap alias.

Lebih lanjut,dikatakanya,Rencananya Februari Tahun 2018 sekitar 220 orang mahasiswa STPP Malang yang akan melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Lingga.

” kedatangan para mahasiswa PKL ini nanti pada februari 2018 mendatang diharapkan dapat membawa warna keberhasilan dan bermanfaat bagi daerah”.kata Alias

Dari 220 orang mahasiswa STTP itu , hanya separoh yang diikutkan di lokasu sawah desa resang,sisanya akan diarahkan melakukan pendampingan pengolahan lahan, penanaman dan pemupukan HPT di Tanah Putih dan wilayah lainnya.

“Intinya keberadaan mahasiswa STTP ini akan kita sebarkan ke seluruh lokasi persawahan yang ada,” terangnya

 

 

(red/Dian)

59 Ruko Kampong Cina Kabupaten Lingga di Lahap “si Jago Merah”

0
Sijago merah meluluh lantakkan pasar kota daek lingga.lebih kurang 59 toko yang berjejer habis ludas terbakar. Sementara ini sumber api di prediksikan akibat konsliting arus pendek listrik dari salah satu bangunan toko.

Batamtimes. co, Lingga – Sijago merah meluluh lantakkan pasar kota daek lingga.lebih kurang 59 toko yang berjejer habis ludas terbakar. Sementara ini sumber api di prediksikan akibat konsliting arus pendek listrik dari salah satu bangunan toko.

Keberadaan toko yang terbuat dari kayu dan mudah termakan api ini berada di kampong cina daek lingga dan bangunannya sangatlah cepat meratakan bangunan ruko dengan tanah. Kejadian terbakarkan pusat pembelanjaan di ibukota lingga ini pada dini hari jam 01.00wib.

Api melahap habis sejumlah rumah toko (ruko) yang ada di lokasi.Tidak ada barang yang tersisa, bahkan sejumlah berkas-berkas penting milik warga sekitar ludes dilalap si jago merah yang semakin mengganas melanda pertokoan mayoritas warga Tionghoa ini. ( 28/11/2017 ).

Api yang terus mengganas hingga pagi ini membuat petugas pemadam dan warga sekitar terus berupaya keras. Namun, api berhasil dipadamkan tepat sekitar pukul 06.00 wib.

Sayangnya, setelah api berhasil dipadamkan, bangunan ruko telah rata dan hanya meninggalkan puing-puing saja.

Pantauan di lapangan, saat terjadi kebakaran, sejumlah warga yang berada di sekitar wilayah pasar berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri dari amukan api.
Warga yang mendiami rumah di pasar itu juga bergegas menyelamatkan diri dan membawa barang bisa di bawa saja.

Warga lain yang datang serta pihak keamanan turut membantu mengevakuasi barang-barang baik berupa pakaian serta sembako yang berada di pertokoan pasar.
Api terlihat dalam sekejap sudah menyebar melahap ruko dan perumahan warga di pasar Daik.

Sekitar pukul 01.25 WIB mobil petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan mobil BPBD dari pemerintah setempat datang untuk memadamkan api itu. Namun karena tak mampu menahan, luapan api semakin meluas dan memahami 80 persen bangunan yang ada di pasar tersebut.terbuat dari kayu.

Salah satu warga yang ditemui, Ari mengatakan, tidak mengetahui api bermula dari mana. Saat mengetahui api sudah besar dan menghabiskan sebagian toko, ruko dan rumah warga yang berada di pasar Kampung Cina.

“Tak tahu bang, kami sadar dah besar api. Kedai dah banyak yang terbakar,” tuturnya

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.10 WIB. Adapun jumlah ruko yang terbakar diperkirakan sebanyak 59 unit. Rata-rata ruko itu terbuat dari kayu.kerugian materil masih belum dapat ditaksir jumlahnya.dan sampai saat ini korban blum ada.

 

(red/Dian)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga