8.6 C
New York
Monday, April 6, 2026
spot_img
Home Blog Page 1107

Mobil Sedan Brio Seruduk Pengendara Mio JT Hingga Terpental

0
Motor Korban yang mengalami rusak parah
Motor Korban yang mengalami rusak parah

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Nasip naaz dialami pengendara motor yang Mio Sol JT dengan Nomor Polisi BP 5170 WF yang harus terpental setelah ditabrak oleh pengendara Mobil Brio dengan Nomor Polisi BP 1140 TP,kamis(30/11) sore.

Kejadian naas ini terjadi tidak jauh dari Swalayan Albaik di KM 8 Tanjungpinang.

“Saya pun tak tau dengan pasti bang, yang pastinya dia mobil tersebut laju sampai jungkir balik yang bawak motor tersebut,” ucap Hendra salah satu saksi yang melihat kejadian tersebut.

Korban yang terpental

Atas kejadian ini motor yang dikendarai korban sampai mengalami kerusakan berat dibagian belakang dan  korban yang mengalami luka – luka langsung dibawa ke Rumah sakit untuk dilakukan perawatan.

“Yang punya mobil tanggung jawab bang langsung dibawak ke rumah sakit,” sebutnya.

Korban sendiri diketahui sedang berbocengan bersama rekannya. Hingga berita ini diunggah media ini belum mengetahui motif pelaku menabrak korban.

(Budi Arifin)

Satnarkoba Polres Tanjungpinang Amankan 5,6 Kg Sabu dan 1900 Butir Ekstasi

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Kapolres Tanjungpinang, Ardiyanto Tedjo Baskoro membenar adanya penangkapan dua orang terduga bandar Narkoba oleh Satuan Narkoba Polres Tanjungpinang di di Jalan Potong Lembu, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Senin (27/11) sekitar pukul 00.30 WIB.

“Benar pada hari Senin tanggal 27 November 2017 jam 00.30 wib telah dilakukan penangkapan oleh unit Res Narkoba Tanjungpinang terhadap 2 org tersangka dengan Barang bukti berupa ineks jumlah sekitar 1900 butir dentitas dan Sabu seberat 5,6 Kg,” ucapnya.

Saat ini, kata Perwira bunga dua ini pihaknya sedang melakukan pendalaman terhadap para tersangka dan barang bukti Narkoba tersebut.

“Untuk sementara kami sedang lakukan verifikasi berat Barang bukti di Pengadaian,” tutupnya.

(Budi Arifin)

Perhelatan Tamadun Melayu 2018, Diadakan di Malaysia

0
Wakil bupati Lingga M. Nizar bersalaman dengan peserta saat usai acara Tamadun Melayu 2017.

Batamtimes. co, Lingga – Wakil Bupati Lingga, M Nizar secara resmi menutup Perhelatan Memuliakan Tamadun Melayu Antarbangsa (PMTMA) pada Minggu (26/11/2017) malam di panggung utama halaman kantor Bupati Lingga.

Dalam penutupan itu, hadir kepala OPD dijajaran Pemkab Lingga, Anggota DPRD Provinsi Kepri, Anggota DPRD Lingga, PKK Lingga serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Perhelatan tamadun yang berlangsung selama 10 hari itu yakni dari mulai tanggal 17 hingga 26 November 2017 serta dibuka secara langsung oleh Wapres RI, Muhammad Jusuf Kalla pada 19 November lalu ditutup Nizar karena mewakili Bupati Lingga berhalangan hadir.

Dalam sambutannya Nizar menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Lingga, Alias Wello yang tidak bisa menutup kegiatan Perhelatan Akbar serumpun Melayu tersebut.

“Saya menyampaikan permohonan maaf pak Bupati karena tidak menutup perhelatan ini secara langsung. Beliau masih dalam keperluan di gorontalo,” kata Nizar.

Kemudian disampaikan Nizar, terkait dihelatkannya perhelatan akbar Tamadun melayu sedunia ini adalah semata-mata untuk memperat tali silaturahmi antara serumpun melayu. Mulai dari Melayu yang ada di Indonesia hingga manca negara yakni seperti Malaysia, Singapura, Brunai Darussalam dan beberapa negara lainnya.

Selain itu, juga untuk melestarikan khasanah budaya Melayu, baik dari segi adat dan istiadat serta tradisinya.

“Perhelatan tamadun Melayu 2017 ini merupakan yang pertama kalinya. Dan ini menjadi berkah tersendiri bagi kita karna dibuka langsung oleh orang nomor dua RI. Saya harap semoga ada dampak positif dengan kedatangan beliau untuk program pembangunan didaerah kita,” ungkap Nizar

Untuk itu, atas nama pemerintah Kabupaten Lingga, Ia mengucapakan terimakasih kepada segenap panitia PMTMA, tokoh masyarakat, budayawan, pihak Pemprov Kepri, DPRD Kepri, Personil TNI dan Polri, awak media dan seluruh tokoh-tokoh Melayu sedunia dan masyarakat atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang cukup terbilang sukses.

Meski diakuinya masih banyak kekurangan baik dari segi fasilitas, pelayanan dan semuanya terkait pelaksanaan kegiatan itu. Apalagi ditambah dengan kondisi keuangan Lingga yang minim serta jauh berada di Utara provinsi Kepri agar dapat dimaklumi dah di maafkan.

“Jadi sekali lagi kami sampaikan mohon maaf atas kekurangan dalam kegiatan ini. Apalagi SDM yang kami miliki masih lemah. Tapi kami harapkan kegiatan PMTMA ini tidak berhenti disini, terus dilanjutkan dalam jangka waktu dan tempat yang berbeda. Karena kerja kita belum selesai,” ujar Nizar

Kemudian ia juga menyampaikan terkait kegiatan PMTMA untuk tahun 2018 akan dilaksanakan di negeri tetangga yakni Johor, Malaysia. Keputusan pelaksanaan itu menyusul hasil dari perbincangan tamadun Melayu beberapa waktu lalu dengan sejumlah tokoh besar pemakalah budaya dari berbagai negara.

“Untuk tahun depan kegiatan perhelatan tamadun akan di helat di Johor. Kalau untuk di Lingga karena melihat antusias masyarakat begitu tinggi, nanti akan kami evaluasi lagi terkait kegiatan Akbar ini yang perlu di kemas secara baik. Tidak hanya kegiatan tamadun,” terang Nizar

“Jadi, sekali lagi saya sampaikan mohon atas segala kekurangan. Segala kesalahan dan kesiapan itu biasa. Tidak ada gading yang tidak retak,” sambungnya sembari menutup kata sambutan dengan dua bait pantun.

Untuk diketahui, dalam malam penutupan PMTMA tahun 2017 itu juga diumumkan para pemenang sejumlah lomba permainan tradisional yang diselipkan dalam kegiatan PMTMA termasuk untuk pemenang pawai Tamadun Melayu. Hadir dalam penutupan, Kepala OPD Pemkab Lingga, Anggota DPRD Lingga, PKK Lingga, Anggota DPRD Provinsi Kepri serta sejumlah tamu undangan yang hadir.

 

(red/dian)

Gubernur Resmikan Hyperbaric Oxygen Centre RSAL Tanjungpinang

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun meresmian Hyperbaric Oxygen Centre RSAL dr. Widiyanto Suratani Tanjungpinang, Jum’at (24/11) yang ditandai dengan penandatangan prasasti disertai pemotongan pita tepat didepan gedung.

Menurut Gubernur, kesehatan merupakan kebutuhan pokok yang dibutuhkan oleh setiap manusia untuk itu Gubernur Nurdin mengatakan sudah sepantasnyalah pihak RS yang merupakan unsur penunjang kesehatan tersebut memberikan pelayanan yang maksimal.

“Dengan beragam fasilitas kesehatan seperti inilah diharapkan dapat memberikan pelayanan yang maksimal dan semua kebutuhan masyarakat akan kesehatan dapat terwujud,” ujar Nurdin.

Nurdin mengaku menjadi semakin segar dan bugar ketika selesai dari dalam tabung Hyperbaric lebih kurang 45 menit, Nurdin berharap dengan adanya fasilitas baru di RSAL ini dapat memberikan kebaikan bagi masyarakat.

“Terimakasih kita sampaikan kepada jajaran pihak RSAL yang terus memberikan pelayanan-pelayanan terbaik dengan adanya alat baru ini diharapkan dapat meminimalisir penyakit khusus bagi para penyelam namun juga bagi masyarkat lainnya dapat dimanfaatkan untuk menjaga kesehatannya agar tetap stabil,” lanjut Nurdin.

Sementara itu Kepala RSAL Midiyanto Suratani Tanjungpinang Kolonel Laut Ahmad Samsul Hadi juga mengucapkan rasa terimakasih nya kepada seluruh stakeholder yang ikut berperan dalam terwujudnya kelengkapan fasilitas di RSAL, ia mengatakan bahwa peran rumah sakit kedepan semakin kompleks dan untuk menjalankan hal tersebut diperlukan bantuan dan kerjasama antar semua pihak.

“Karna terwujudnya kelengkapan fasilitas yang ada di Rumkital ini adalah berkat sumbangsih dan dukungan dari berbagai stakeholder di Kepri,” ujar Samsul.

Kepala Dinas Kesehatan Angkatan Laut Laksma TNI drg. R.A. Nora Lelyana dalam sambutannya mengatakan dengan diresmikannya Hyperbaric Centre ini keberadaan Fasilitas RS semakin lengkap tujuannya tentu agar selalu mendapat kepercayaan bagi masyarakat di Tanjungpinang.

“Karna selain peran manusia yang profesional dalam menangani para pasien juga dibutuhkan alat-alat yang mumpuni dalam menunjang kinerjanya, Hyperbaric Chambers merupakan alat yang paling dibutukan apalagi didaerah bahari, Sebuah kebanggaan yang didapat jika kita memiliki Hyperbaric Chambers tersebut,” ujar Nora.

1 buah Hyperbaric Chambers berstandar internasional dihadirkan dengan ukuran yang dapat memuat 8 orang tersebut, disamping kegunaan untuk penyelaman atau efek penyakit dari penyelaman tersebut juga dapat digunakan untuk menyembuhkan beragam penyakit dengan cara menghirup oksigen murni yang berguna untuk perbaikan sel-sel didalam tubuh.

Pada Kesempatan tersebut Gubernur Nurdin juga disematkan Brevet Kehormatan Penyelaman dan Hyperbaric bersama Sekretaris Daerah Provinsi Kepri TS. Arif Fadillah dan Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah setelah meninjau dan mencoba langsung Hyperbaric Centre.

Hadir pada kesempatan tersebut Dirjen Kuathan Kemhan Mayjen TNI Bambang Hartawan, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksmana Pertama TNI R. Eko Suyatno, Asisten I Bidang Pemerintahan Raja Ariza, Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepri Dr Muchtar Munawar, Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro beserta tamu undangan lainnya.(Red/Humas)

Nurdin Berharap Muncul Generasi Muda Terbaik Di Kepri

0
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun Saat Tinjau Proyek Di Penyegat
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun Saat Tinjau Proyek Di Penyegat

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan sarana dan prasarana yang bagus akan mendukung lahirnya bibit-bibit terbaik suatu daerah. Tidak hanya untuk olah raga, sarana pendidikan juga harus dalam kondisi yang menunjang proses belajar mengajar dan mengembang kreativitas.

“Pemerintah selalu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Kepri di segala bidang. Kita dukung dengan memberikan sarana prasarana terbaik agar lahir bibit-bibit yang bagus,” kata Nurdin saat meninjau lapangan sepakbola di Pulau Penyengat, Selasa (21/11) pagi.

Nurdin yang saat itu didampingi Sekdaprov H TS Arif Fadillah dan Asisten Administrasi Umum Mohammad Hasbi sejak Selasa subuh sudah melakukan aktivitas bersilaturahmi dan meninjau sejumlah proyek.

Aktivitas bermula dengan Safari Subuh di Masjid Sultan Penyengat. Setelah shalat dan bersilaturahmi dengan masyarakat, Nurdin langsung meninjau lapangan sepak bola yang direncanakan akan dibangun stadion mini.

Gubernur sangat mendukung kawasan ini dijadikan stadion mini untuk pengembangan bibit olah raga. Dia ingin pembangunan itu segera mungkin diselesaikan.

“Akan banyak manfaat untuk masyarakat dan generasi muda jika sarana olah raga sudah tersedia,” kata Nurdin.

Sebelum meninggalkan Pulau Penyengat, Nurdin berziarah terlebih dahulu. Selain itu, Nurdin melihat progres rehabilitasi pelabuhan Pulau Penyengat. Tampak Nurdin berbincang-bincang dengan Sekda Arif. Pesan Nurdin agar pembangunan harus cepat dan tepat waktu serta sesuai dengan yang direncanakan.

Nurdin kemudian melihat progres pembangunan di Pelantar II, Tanjungpinang. Apalagi belum lama ini Nurdin melakukan pemancangan tiang untuk revitalisasi pembangunan kawasan pelantar. Dengan infrastruktur pelabuhan yang semakin baik, arus barang, orang akan semakin lancar. Nurdin juga melakukan dialog dengan buruh pelabuhan.

Gubernur dan rombongan kemudian melakukan peninjauan ke SMA Negeri 7 di kawasan Senggarang. Melihat gedung yang belum selesai tapi sudah langsung dimanfaatkan untu proses belajar mengajar, Nurdin memberi motivasi kepada para guru dan murid-muridnya. Walau kondisi sekolah belum selesai 100 persen,

Nurdin mengingatkan para pelajar untuk tidak kendor semangatnya. Ke depan, seiring perjalanan waktu, sekolah-sekolah di Kepri akan semakin baik. Karena Nurdin memang berkomitmen pendidikan di Kepri, semakin hari harus semakin meningkat sarana dana prasarananya.

“Belajarlah yang rajin, biar bisa menjadi orang yang sukses terhadap orang tua dan bangsa,” kata Nurdin.

Nurdin menegaskan kepada guru-guru kelas supaya peralatan peralatan yang sudah ada dan dibeli itu bisa digunakan, jangan dipajang saja. Nurdin beserta rombongan melanjutkan lagi perjalanannya dan meninjau Sekolah Menengah Kejuruan Pelayaran (SMKP) 5 Tanjungpinang.

Di SMKP 5 ini Nurdin melihat pembangunan sekolah belum juga rampung 100 persen. Nurdin kembali menegaskan untuk pembangunan SMKP 5 ini harus segera dipercepat pembangunannya. Karena salah satu penunjang kecerdasan masa depan anak didik yang lebih baik adalah infrastruktur sekolah yang menunjang (Red/Humas)

Gubernur Terima Kunjungan Pimpinan BP Batam

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun menerima kunjungan kerja Badan Pengusahaan (BP) Batam di ruang kerjanya di Istana Kota Piring, Pulau Dompak, Tanjungpinang, (20/11).

Nurdin menyambut baik kedatangan Rombongan Manajemen BP Batam. Dan pada pada kesempatan ini Nurdin mengajak seluruh Stakeholder di Kepri agar dapat terus membangun terobosan-terobosan baru guna meningkatkan perekonomian di Kepri.

“Mari kita bersama membangun Kepri. Untuk itu kita harus terus mengupayakan berbagai terobosan. Terus bangun komunikasi politik serta bagaimana mendorong investasi di Kepri agar terus aktif, intinya kita ingin pertumbuhan ekonomi meningkat dan kesejahteraan masyarakat dapat terjamin,” ujar Nurdin.

Nurdin melanjutkan agar dalam bekerja harus mampu menguasi keadaan lapangan karna menurut Nurdin bahwa Kebijakan Presiden Jokowi sangat jelas apalagi menyangkut pembangunan infrastruktur harus ada kerja yang nyata.

“Agar jika ditanya sudah sejauh program yang kita kerjakan nantinya kita tidak terbata-bata, tentu kita harus mampu menguasai materi dan lapangan karna Presiden Jokowi saja ingin kerja yang nyata maka kita didaerah dituntut untuk mewujudkan hal tersebut,,” lanjut Nurdin.

Tak lupa Gubernur berpesan dalam menjalankan berbagai program kerja yang BP Batam kerjakan agar terus dibangun komunikasi yang intensif antar stakelholder terkait.

“Karna komunikasi sangat penting maka jika ada kendala segera di komunikasikan agar berbagai masalah dapat di selesaikan dan tidak menghabat jalannya proses kerja kita,” pesan Nurdin.

Sementara itu dalam paparannya Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan bahwa Kunjungan Kerja ini untuk memaparkan tentang expose 100 hari Kinerja BP Batam.

“Selain bersilaturahmi, kedatangan kami tentu ingin melaporkan kepada Bapak Gubenur selaku sejauh mana progres pekerjaan yang telah kami kerjakan dan targetkan selesai Tahun 2017 ini,” ujar Lukita.

Adapun Program quick win 100 hari BP Batam yang dipaparkan antara lain:

1. Revisi Perka terkait lahan, UWTO dan pelabuhan, 2. Penyelesaian masalah perizinan tanah dan pencabutan lahan, 3. Percepatan pelayanan berusaha dan Peluncuran mall pelayanan publik, 4. Peningkatan komunikasi BP Batam dengan pemangku Kepentingan di Batam, 5. Peluncuran Master Plan BP Batam, 6. Penanganan permasalahan sosial terkait lahan, 7. Rancangan reorganisasi BP Batam, 8. Review Perka Tarif Pelayanan BP Batam, 9. Pelaksanaan event international dan nasional secara berkala, 10. Persiapan pengembangan KEK.

“Kita harus bekerja cepat dan jelas dan tahun ini harus segera selesai, salah satunya tadi untuk membangun komunikasi, kami tiap minggu selalu mengagendakan berbagai pertemuan dengan stakeholder terkait,” lanjut Lukita.

Hadir pada kesempatan tersebut Asisten I Raja Ariza, Kadis Perdagangan Burhanuddin, Kadis Penanaman Modal Azman Taufik, Kadis Tenaga Kerja Tagor Napitupulu dari BP Batam sendiri hadir Deputi Bidang Administrasi Umum Purwiyanto, Deputi Bidang Perencanaan dan Pengembangan Yusmar Anggadinata, Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha Dwi Eko Winaryo beserta anggota lainnya.(Red/Humas)

Gubernur Kepri Minta Pengurus PMI Dapat Beri Pelayan Maksimal

0

Batamtimes.co, Batam – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) HM Jusuf Kalla mengatakan prinsip pokok yang harus dipegang teguh PMI adalah sukarela dalam membantu setiap masyarakat yang membutuhkan pelayanan kemanusiaan. Pelayanan kemanusiaan itu tanpa membeda-bedakan dan memandang asal usul, suku, ras serta agama.

“Pengurus PMI Provinsi Kepri hendaknya bekerjalah sesuai prinsip dasar/pokok secara sukarela dan ikhlas dengan segala kesiapan,” kata JK pada Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Provinsi Kepulauan Riau Masa Bakti 2017-2022 di VIP Bandara Hang Nadim, Kota Batam, Ahad (19/11) malam.

JK yang juga Wapres RI menyebutkan, para pengurus PMI Kepri untuk bisa berkerja dengan kompak dan berkoordinasi dengan pemerintah dalam menghadapi setiap bencana.

Sementara kepada Palang Merah Remaja (PMR), Korps Sukarela, dan Tenaga Sukarela persiapkan diri untuk membantu setiap bencana yang dihadapi bangsa ini dengan penuh kesiapan.

“Kita tetap selalu berdoa kepada Tuhan Sang Maha Pencipta untuk dijauhkan dari segala musibah dan marabahaya kepada Bangsa Indonesia,” kata JK.

Hadir pada kesempatan itu Menteri PAN RB Asman Abnur, Gubernur H. Nurdin Basirun beserta Ibu Hj. Noor Lizah Nurdin Basirun, Sekretaris Jenderal PMI dr. Ritola Tasmaya, Sekdaprov Kepri H. TS Arif Fadillah beserta Ibu Hj Rismarini Arif Fadillah, Kapolda Kepri Irjen Pol. Sam Budigusdian, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksma TNI R. Eko Suyatno, Kabinda Prov. Kepri Brigjen TNI Yulius Selvanus, Danlanud RHF Kolonel Pnb M. Dadan Gunawan dan Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo serta Ketua PMI Kepri Isdianto.

JK melantik pengurus PMI Kepri setelah menghadiri serangkaian kegiatan di Daik Lingga. Pada kesempatan di Daik, JK menerima anugerah gelar Sri Perdana Mahkota Negara dan Sri Puan untuk Hj Mufidah Jusuf Kalla.

Gubernur H Nurdin Basirun berpesan agar para pengurus yang dilantik untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kepri.

Nurdin berterima kasih atas kehadiran Wapres JK ke Kepri untuk mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari Pemberian Gelar Kehormatan, Pembukaan Perhelatan Tamadun Melayu Antar Bangsa dan Pelantikan Pengurus PMI Provinsi Kepri. Gubernur berharap Wapres yang telah melihat secara langsung potensi-potensi yang dimiliki Provinsi Kepri seperti Perikanan, Pariwisata, Industri bisa memberikan arahan dan solusi demi pertumbuhan ekonomi.

Sebagai Provinsi yang terletak di perbatasan dan beranda terdepan negeri ini, Nurdin mengajak semua bersama-sama mencari cara terbaik untuk meningkatkan perekonomian baik daerah maupun nasional.

Ketua PMI Kepri Isdianto mengatakan kepengurusan mereka adalah periode ketiga sejak PMI berdiri di kawasan ini sejak 2006. Saat ini terdata di PMI Kepri yakni Palang Merah Remaja (PMR) 7.378 orang, Korps Sukarela 199 orang, Tenaga Sukarela 371 orang, Donor Darah Sukarela 3.767 orang.

“Mulai tahun 2013 sampai 2016 persedian darah di Provinsi Kepri terus naik menjadi 28 ribu kantong akan tetapi hanya mampu menyediakan 1,5% dari jumlah penduduk,” kata Isdianto.

Menurut Isdianto, PMI Provinsi Kepri sangat membutuhkan bantuan untuk dapat bekerja secara optimal dari PMI Pusat berupa peralatan-peralatan bank darah dan pengolahan darah untuk UTD Tanjungpinang karena hanya UTD Batam saja alatnya yang sudah memadai sehingga akan menambah ketersediaan darah.

Dengan wilayah Kepri yang terdiri dari 5 Kabupaten dan 2 Kota dengan luas 96 persen lautan menurut Isdianto, potensi bencana yang sering terjadi adalah puting beliung, gelombang besar, kapal tenggelam dan kebakaran rumah penduduk diatas pantai. Untuk mengatasinya sudah dilakukan pelatihan-pelatihan.(Red/Humas)

Gubernur Kepri Siapkan Nama Jembatan Dompak

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun menyampaikan bersempena dengan kedatangan Presiden H Joko Widodo ke Kepri Desember nanti, beberapa proyek infrastruktur bakal diresmikan. Salah satu yang rencananya bakal diresmikan adalah Jembatan Satu Dompak. Karena itu jembatan ini harus punya nama.

“Saya harapkan ada agenda pertemuan dengan pihak LAM dan ahli waris terkait penamaan jembatan 1 Dompak dan nama gerbang masuknya. Barangkali bisa kita gunakan nama Sultan Mahmud Riayat Syah,” kata Nurdin saat memimpin rapat mingguan bersama Kepala OPD di Istana Kota Piring, Dompak, Tanjungpinang, Senin (20/11) pagi.

Bersamaan dengan nama jembatan, juga diusulkan nama gerbang masuk ke jembatan Dompak. Nurdin menyarankan agar nama mantan Gubernur bisa digunakan untuk gerbang tersebut. Nurdin berharap semuanya sudah selesai secepatnya agar segera disampaikan ke Jakarta.

Pada rapat itu, Nurdin didampingi Sekdaprov H TS Arif Fadillah dan Kepala Barenlitbang Naharuddin MTP. Nurdin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang ijut serta menyukseskan serangkaian acara besar di Kepri, seperti Regional Diplomatic Meeting dan kedatangan Wapres Sri Perdana Mahkota Negara HM Jusuf Kalla.

“Alhamdulillah kedua kegiatan tersebut berjalan dengan lancar,” kata Nurdin.

Pada kesempatan itu juga dievaluasi kegiatan OPD menjelang akhir tahun anggaran. Gubernur ingin semuanya tepat waktu dan tepat sasaran. Sekda Arif juga menyampaikan laporan mengenai progres realisasi proyek strategis di beberapa OPD.(Red/Humas)

Gubernur Dukung Ekspansi GMF ke Batam

0

Batamtimes.co, Batam – Gubernur H Nurdin Basirun berpesan agar putra-putri Kepri yang sedang kerja di GMF AeroAsia memanfaatkan segala peluang untuk menambah ilmu dan pengalaman saat ada kesempatan. Anak Kepri harus bisa menunjukkan kepada kalangan manapun bahwa mereka dapat mengisi setiap kesempatan pekerjaan meskipun untuk teknologi tinggi.

“Saya sangat berbangga dan berbesar hati, semoga adek-adek sukses. Sumber daya manusia kita pun bisa mengisi setiap peluang kerja yang ada,” kata Nurdin saat mengunjungi hangar GMF AeroAsia di Bandara Soerkarno Hatta, Cengkareng, Kamis (23/11).

Dalam kunjungan itu, selain melihat fasilitas GMF Nurdin juga mengunjungi 65 orang karyawan GMF yang merupakan putra putri daerah Kepulauan Riau yang mendapat beasiswa dari Pemerintah Kepulauan Riau untuk menempuh pendidikan sebagai teknisi pesawat terbang.

Mereka telah menempuh jenjang Pendidikan diploma III (D-III) selama 3 tahun di Universitas Suryadharma Jakarta dan lulus dengan mengantongi general license sebagai teknisi pesawat terbang.

Para pemuda terbaik Kepulauan Riau tersebut saat ini menjadi aircraft technicians sejak 14 September 2017 lalu. Mereka ke depan akan menjadi pioner saat GMF mulai beroperasi di Bandar Hang Nadim, Batam yang diperkirakan mulai beroperasi tahun 2019.

Di Batam, lahan 23 hektare akan dimanfaatkan untuk pabrik pesawat ini. Untuk tahap pertama, akan dibangun di lahan seluar 10 hektare. Untuk lahan seluas itu, ada enam pesawat bisa sekali masuk. Saat ini, GMF AeroAsia sudah memiliki 170 maskapai pelanggan dari berbagai berbagai negara. Pesawat-pesawat dari Korea, Vietnam, negara-negara Timur Tengah, Eropa dan lainnya akan diperbaiki di hanggar GMF Batam.

Pada kesempatan kunjungan tersebut, anak-anak Kepri memang sedang memasuki jam istirahat. Saat Nurdin tiba, sebagian mereka sedang menunaikan shalat Zuhur. Nurdin tampak senang karena aktivitas ibadah tetap menjadi prioritas anak-anak Kepri.

Nurdin berpesan agar disiplin harus dijaga. Stigma tidak disiplin dan suka melambat-lambatkan pekerjaan harusnya sudah tidak ada lagi. Nurdin ingin keberadaan mereka di GMF AeroAsia semakin memotivasi generasi muda Kepri bahwa apapun kesempatan bisa diraih.

“Kalau ada kesempatan terus belajar dan tambah ilmu dan tambah ilmu lagi,” kata Nurdin sambil menyampaikan dia dan masyarakat Kepri selalu mendoakan yang terbaik untuk seluruh generasi muda Kepri.

Saat kunjungan itu, Nurdin dibawa ke pesawat Jeju Air, maskapai dari Korea Selatan yang sedang diperbaiki. Seorang anak Kepri yang terlibat pekerjaan di pesawat ini menjelaskan apa saja yang sedang dia kerjakan kepada Nurdin.

Tampak Nurdin dibawa masuk hingga ke titik-titik mesin yang sedang dikerjakan. Anak-anak ini menjelaskan secara detil pekerjaannya dan peralatan yang digunakan. Saat memberi pengarahan, selain terus memotivasi anak-anak Kepri, Nurdin sempat juga melontar candaan. Kata Nurdin, dulu ingin naik pesawat saja panjang pikirannya, namun sekarang, anak-anak Kepri sudah terlibat dalam pekerjaan perbaikan pesawat.

“Mungkin ada yang tak pernah mimpi hadir di sini. Apalagi kita di kepulauan hanya menengok sampan, ciau, jaring. Sekarang sudah menyentuh teknologi tinggi yang terus berkembang. Bukan kita mau berbangga, tapi anak-anak Kepri mampu melakukannya dengan bimbingan pihan GMF,” kata Nurdin.

Nurdin mengatakan agar kesempatan bekerja di sini harus disyukuri. Selain dengan terus mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa, kesempatan itu harus disyukuri dengan terus menambah ilmu dan pengalaman.

“Perjalanan masih jauh. Belajar terus karena teknologi semakin berkembang,” kata Nurdin.

Nurdin menyatakan dukungannya atas kerjasama dalam bidang SDM antara GMF dan Pemerintah Kepulauan Riau apalagi dalam rangka rencana pembangunan fasilitas perawatan pesawat GMF di Batam, Kepulauan Riau.

“Kami menyambut baik rencana investasi GMF di daerah kami. Kami siap membantu terutama dalam supply SDM dari putra putri daerah Kepulauan Riau. Hal ini juga merupakan kepentingan nasional yang harus didukung penuh,” kata Nurdin.

Nurdin berterima kasih kepada Direktur Utama GMF Iwan Joeniarto yang memberi kesempatan ini. Saat kunjungan tersebut, Iwan juga didampingi, Direktur Base Operation Rahmat Hanafi, Direktur Finance Insan Nur Cahyo dan Direktur Line Operation Tazar Marta Kurniawan. Iwan Joeniarto yang menyambut langsung Gubernur Kepulauan Riau di Hangar 4 GMF ini mengatakan kunjungan ini menunjukkan adanya respon positif dari rencana ekspansi GMF di Kepulauan Riau, khususnya Batam.

“Kunjungan dari Bapak Gubernur Kepri ini menunjukkan sikap yang positif terhadap rencana pengembangan bisnis kami di kawasan Kepulauan Riau,” ungkap Iwan.

Menurut Iwan GMF terus mendukung pengembangan SDM dari putra putri daerah Kepulauan Riau, mengingat kebutuhan SDM untuk aircraft technician pun terus bertambah seiring dengan rencana ekspansi GMF ke depan. Ia juga menambahkan GMF berencana menambah 400 orang untuk mengoperasikan fasilitas perawatan pesawatnya di kawasan Kepulauan Riau.

“Tahap berikutnya GMF berencana akan menerima 48 putra daerah Kepulauan Riau melalui program kemitraan beasiswa Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dengan GMF,” tambahnya.

Iwan juga berpesan kepada anak-anak Kepri agar manfaatkan peluang ini sebaik-baiknya. Iwan memotivasi putra-putri Kepri untuk menunjukkan bahwa mereka mampu berkiprah secara internasional. Keberadaan mereka harus menjadikan GMF di Batam jauh lebih kompetitif dan berdaya saing.

“Kuncinya ada di adek-adek semua. Manfaatkan waktu sebaik mungkin. Saya yakin kita semua bisa asal dengan kesungguhan dan motivasi yang kuat,” kata Iwan.

Putra-putri Kepri yang terlibat di GMF saat ini rata-rata sudah mengerjakan lebih dari sepuluh pesawat. Mereka bisa mengerjakan engine, struktur dan sitem pesawat tergantung permintaan pelanggan. Siapkan Ekspansi Pada kesempatan itu Iwan juga menyampaikan rencana GMF dalam berekspansi.

Setelah melantai di bursa 10 Oktober 2017 lalu, GMF memfokuskan penggunaan dananya untuk mengembangkan bisnis di beberapa lokasi, diantaranya Batam, Australia, Timur Tengah dan juga kawasan Asia Timur.

Untuk mendukung ekspansi tersebut, selain menyiapkan SDM berkualitas dan berdaya saing tinggi, GMF juga melakukan persiapan dari sisi sertifikasi dari otoritas penerbangan dari berbagai negara walaupun sudah sejak lama GMF mendapatkan certificate of approval dari DGCA Indonesia , FAA (Amerika) , EASA (Eropa) , CASA (Australia) serta lebih dari 25 badan otorisasi negara-negara di Seluruh dunia.

Saat ini, GMF baru saja mendapatkan renewal certificate of approval dari otoritas penerbangan Singapura, Malaysia, Filipina, dan Korea. Melalui renewal certificate of approval dari CAA Singapura, GMF mendapat tambahan tujuh rating komponen dengan 37 part number untuk mendukung proyeksi bisnis Component Services.

Otoritas penerbangan BRAA MOLIT Korea juga telah menerbitkan certificate of approval dengan tambahan rating A320. Yang tidak kalah pentingnya, GMF juga berhasil memperoleh initial certificate of approval dari CAA Philippines untuk rating pesawat A320 dan 16 rating komponen. Adanya penambahan sertifikasi tersebut merupakan komitmen GMF dalam memenuhi kebutuhan dari pelanggan yang merupakan maskapai-maskapai terkemuka dari seluruh dunia.

“Tentu saja ini pun merupakan modal kami untuk bersaing di industri MRO global dan dalam rangka berekspansi, menambah international footprint kami. Untuk mendukung visi GMF menjadi Top 10 MRO in The World, kami akan terus berupaya meraih kepercayaan lebih besar lagi dari para pelanggan kami bukan hanya dari Garuda Indonesia Group namun dari maskapai lain baik domestic maupun internasional,” tukas Iwan.(Red/Humas)

Untuk Datangkan Investasi, Nurdin Ikut Jualan

0
Bupati Lingga Muhammad Nizar menghadiri Wisuda Tahfizd Minggu, (19/12/2021).(Dok : Humas/Misli)

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun menyebutkan KEK Galang Batang sudah sangat siap untuk kehadiran investasi. Kepada investor selalu diyakinkan bahwa banyak manfaat dan insentif didapat jika berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Saya ini tukang jualan untuk mendatangkan investasi ke Kepri. Saya harus sampaikan banyak keunggulan jika berinvestasi di daerah kami,” kata Nurdin saat menghadiri rapat Pembahasan Bidang Usaha yang menjadi Kegiatan Utama KEK di Sekretariat Dewan Nasional KEK, di Jakarta, Kamis (23/11) pagi.

Rapat ini dipimpin langsung Sekretaris Dewan Nasional KEK Enoh Suharto Pranoto. Hadir juga Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Wahyu Utomo dan Wakil Ketua III Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK Budi Santoso.

Menurut Nurdin pihaknya selalu meyakinkan kepada investor bahwa insentif di KEK lebih banyak dan sangat menguntungkan. Apalagi, posisi KEK Galang Batang sangat bagus karena berada di jalur perdagangan dunia.

“Letak bagus, bahan baku tersedia, dan ini menunjukkan salah satu daya saing kita,” kata Nurdin.

Dewan Nasional KEK, melihat bahwa kawasan Galang Batang siap beroperasi. Ke depan, kegiatan utama di kawasan ini segera diputuskan dalam peraturan. Dari rapat itu, terdapat kesimpulan sementara tentang kegiatan utama di KEK Galang Batang.

Kegiatan utamanya antara lain pembangunan dan pengelolaan kawasan, industri pengolahan bauksit, logistik dan penyedia infrastruktur kawasan.

“Semua investasi kegiatan utama akan mendapat tax holiday, di luar itu masih ada tax allowance,” kata Enoh tentang KEK Galang Batang.

Pemerintah memenah berencana ingin membangun industri dasar dan turunan sehingga memperoleh tax holiday. Terutama untuk industri utama yang berbasis sumberdaya lokal. Di kawasan Galang Batang, yang kegiata utamanya adalah pengolahan bauksit, memang memungkinkan untuk hal itu. Apalagi kandungan bauksit di Pulau Bintan juga cukup tinggi.(Red/Humas)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga