8.6 C
New York
Monday, April 6, 2026
spot_img
Home Blog Page 1184

Bandara Internasional Hang Nadim Dipadati Arus Mudik Penumpang Libur Paskah

0
Bandara Hang Nadim Batam .

batamtimes.co , Batam – Bandara Internasional Hang Nadim di Batam, Kepulauan Riau, Minggu dipadati arus balik penumpang pada hari terakhir libur panjang hari raya Paskah.

“Hari ini bandara padat. Yang liburan di Batam atau Singapura kembali ke tempat asal masing-masing. Warga Batam yang habis liburan juga kembali,” kata General Manager Operasional Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso di Batam, Minggu.

Di depan terminal keberangkatan, sejak pagi hingga sore terus dipadati calon penumpang yang hendak meninggalkan Batam. Sebagian mereka datang bersama rombongan dengan menggunakan bus pariwisata.

Lalu lintas depan bandara terus dipadati berbagai kendaraan baik yang mengantar maupun menjemput penumpang.

Di terminal kedatangan, jumlah penumpang yang tiba juga meningkat dibandingkan hari-hari biasanya. Penumpang yang baru tiba antre di lokasi pengambilan bagasi dan memadati depan terminal keberangkatan.

Bandara merupakan pintu transit bagi masyarakat dari sejumlah kota lain yang akan berlibur ke Singapura dengan menggunakan kapal feri dari Batam.

“Ini selalu terjadi jika ada libur panjang. Jumlah pengguna transportasi udara melalui Batam selalu meningkat cukup signifikan,” kata Suwarso.

Meskipun padat, Manajemen Hang Nadim tidak khawatir lagi mengingat sudah mengoperasikan apron baru yang mampu menampung tambahan lima pesawat berbadan lebar.

Sebelumnya saat musim liburan banyak pesawat yang antre saat mendarat untuk masuk ke apron karena fasilitas tersebut masih terbatas.

“Kali ini tidak terjadi lagi antrean. Pesawat langsung bisa masuk apron usai mendarat,” kata Suwarso.

Bandara Hang Nadim milik BP Batam saat ini menjadi penghubung (hub) untuk maskapai Lion Air, Citilink, dan Wings Air.

 

(red/ant)

Sadis Andi lala Hanya Menerima Imbalan Rp 500 Ribu Bunuh Satu Keluarga

0
Andi Lala Sempat Melawan Petugas Saat dibekuk di Riau.

batamtimes.co , Jakarta – Andi Syahputra (27) dan Roni (33), rekan Andi Lala, yang membantu melakukan pembantaian satu keluarga di Jl Mangaan/Rumah Potong Hewan, Keluarahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Minggu (9/4) lalu, ternyata menerima imbalan Rp 500.000.

“Setiap orangnya menerima upah sebesar Rp 500.000. Mereka sudah mengakui perbuatannya,” ujar seorang petugas, Minggu (16/4).

Andi Syahputra (27) warga Jl Sempurna Gang Buntu kawasan Sekip, Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang dan Irwansyah (33) warga Jl Galang persimpangan Jl STM, Lubuk Pakam.

Andi Syahputra ditangkap dari lokasi persembunyiannya di Desa Alim Ulu, Dusun II, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan. Sedangkan Irwansyah diringkus dari Kampung Tempel, Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.

Seperti yang diketahui, lima orang korban pembunuhan yang masih satu keluarga itu adalah Harianto alias Riyanto, (40) kepala keluarga, Sri Ariyani (35) istri, Naya (13), Gilang (8) dan Sumarni (60) metua Riyanto, ditemukan tewas di rumahnya di Jl Rumah Potong Hewan.

Kelima korban ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Tubuh para korban penuh luka bekas tusukan dan leher digorok. Sedangkan Kinara (4), anak Riyanto paling kecil ditemukan kritis karena luka pada bagian mata dan kepala.

 

(red/b.satu)

Peretas Merilis NSA Memiliki Akses Lalu Lintas Uang Antar Bank

0
Ilustrasi Peretas

batamtimes.co , Jakarta – Para peretas merilis rangkaian dokumen dan berkas yang mengungkapkan Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA) memiliki akses ke sistem pesan antarbank SWIFT sehingga badan intelijen ini bisa memonitor lalu lintas uang oleh bank-bank Timur Tengah dan Amerika Latin.

Rilis dokumen itu juga termasuk kode komputer yang bisa dicaplok para penjahat untuk menjebol server-server SWIFT dan memonitor aktivitas pesan antarbank, kata Shane Shook, konsultan keamanan siber yang membantu bank-bank menyelidiki pembobolan sistem SWIFT milik mereka.

Rangkaian dokumen dan berkas itu dirilis oleh kelompok peretas menamakan diri The Shadow Brokers.

Shook mengatakan para peretas jahat bisa menggunakan informasi yang dirilis Jumat waktu setempat itu untuk membobol bank-bank dan merampok uang seperti sebuah operasi peretasan tahun lalu terhadap bank sentral Bangladesh yang membuat 81 juta dolar AS raib.

Sistem pesan SWIFT lazim digunakan bank-bank seluruh dunia untuk mentransfer triliunan dolar AS per hari. SWIFT yang berbasis di Belgia menganggap remeh risiko serangan terhadap kode komputer yang dirilis para peretas Jumat waktu setempat itu.

SWIFT mengaku secara reguler merilis pembaruan keamanan dan mengeluarkan instruksi kepada bank-bank yang menjadi kliennya mengenai bagaimana menghadapi ancaman.

SWIFT menyatakan tidak ada bukti jejaring utamanya telah diakses tampa otorisasi lembaga ini. Sebaliknya SWIFT mengatakan mungkin saja sistem SWIFT beberapa bank kliennya telah dibobol peretas.

Ketika pencuri siber merampok Bank Bangladesh tahun lalu, mereka membobol jejaring SWIFT lokal bank itu untuk meminta transfer uang dari akun-akun milik bank itu di Federal Reserve New York.

Rangkaian dokumen yang dirilis oleh Shadow Brokers Jumat waktu setempat itu mengindikasikan NSA mungkin telah mengakses jejaring SWIFT melalui biro-biro pelayanannya.

Biro layanan SWIFT adalah perusahaan-perusahaan yang memberikan titik akses ke sistem SWIFT untuk klien-klien kecil jejaring ini dan bisa mengirim atau menerima pesan menyangkut transfer uang atas nama mereka.

“Jika Anda meretas biro layanan itu, maka artinya Anda juga punya akses ke semua klien mereka, semua bank,” kata Matt Suiche, pendiri perusahaan keamanan siber Comae Technologies yang berbasis di Uni Emirat Arab yang mempelajari rilis data oleh Shadow Broker dan meyakini bahwa kelompok peretas ini punya akses ke sistem file NSA.

Dokumen-dokumen yang diposting Shadow Brokers itu meliputi file-file Excel yang terdaftar pada komputer-komputer di sebuah jejaring biro layanan, rangkaian username, password dan data lainnya, kata Suiche.

“Itu adalah jenis informasi yang hanya bisa Anda dapatkan jika Anda membobol sistem itu,” sambung dia.(red)

Perbaiki Infrastruktur Pulau Penyengat, Pemerintah Pusat Kucurkan DAK 2,8 Miliar

0
Gerbang masuk penyeberangan pulau penyengat.

batamtimes.co , Penyengat – Pemerintah pusat mengucurkan dana alokasi khusus sebesar Rp2,8 miliar untuk memperbaiki infrastruktur dasar di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Pelaksanaan Tugas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Tanjungpinang Raja Kholidin, di Tanjungpinang, Minggu, mengatakan perbaikan infrastruktur di pulau bersejarah yang menjadi salah satu objek wisata andalan di kota itu dilaksanakan tahun ini.

“Dana itu untuk perbaikan jalan, lampu taman dan toilet di Pulau Penyengat,” ucapnya.

Ia mengatakan pemerintah daerah dan pusat terhadap Pulau Penyengat semakin meningkat. Fasilitas dasar yang dibangun atau diperbaiki diharapkan membuat pengunjung pulau yang menyimpan fakta kejayaan Kerajaan Riau-Lingga, semakin banyak.

“Pulau Penyengat mulai dikenal luas. Kami berharap pulau ini semakin menarik perhatian wisatawan domestik dan internasional,” katanya.

Di Pulau Penyengat pada tahun ini juga akan diselenggarakan beberapa kegiatan untuk menarik minat wisatawan baik di dalam negeri maupun mancanegara.

“Tahun ini di Pulau Penyengat ada Festival Syakban dan Festival Pulau Penyengat,” katanya.

Selain mempercantik Pulau Penyengat, kata dia Pemkot Tanjungpinang akan menyediakan becak motor di Taman Laman Boenda Tanjungpinang. Becak motor itu akan memudahkan wisatawan dan masyarakat sekitar yang mengelilingi Kota Tua.

“Tahun ini akan di tambah 4 lagi becaknya,” ujarnya.

Jeka Asparido Saragih Petarung BFC Batam Menang KO

0
Jeka Saragih juara baru kelas ringan One Pride (Foto : Viva)

batamtimes.co , Jakarta – Pil pahit ditelan oleh petarung Lindu Aji, Ngabdi Mulyadi. Sabuk juara kelas ringan lepas dari genggamannya.

Itu setelah dia kalah dari petarung BFC Batam, Jeka Asparido Saragih, dalam duel yang digelar di Mahaka Square, Sabtu 15 April 2017.

Jeka mencoba mengajak Ngabdi bermain di atas. Tapi, Ngabdi langsung berinisiatif untuk bermain di bawah.Adu bantingan terjadi. Jeka dan Ngabdi kerap berganti posisi. Jeka terlihat lebih unggul.

Dia mampu mengambil posisi di atas. Jeka pun melepaskan serangan ground and pound.

Tanpa ampun, Jeka terus menghajar Ngabdi. Petarung 36 tahun tersebut terlihat tak berdaya dan wasit Mustadi menghentikan laga, menyatakan Jeka menang KO.

 

(red/Viva)

T-Shirts on Rack with Room for Text

0

This is an example of a WordPress post, you could edit this to put information about yourself or your site so readers know where you are coming from. You can create as many posts as you like in order to share with your readers what is on your mind.

A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia. It is a paradisematic country, in which roasted parts of sentences fly into your mouth. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts it is an almost unorthographic life One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar.

I soon realised that no journey carries one far unless, as it extends into the world around us, it goes an equal distance into the world within. – Lillian Smith

But nothing the copy said could convince her and so it didn’t take long until a few insidious Copy Writers ambushed her, made her drunk with Longe and Parole and dragged her into their agency, where they abused her for their projects again and again. And if she hasn’t been rewritten, then they are still using her.

A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia

Because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen. She packed her seven versalia, put her initial into the belt and made herself on the way. When she reached the first hills of the Italic Mountains, she had a last view back on the skyline of her hometown.

And if she hasn’t been rewritten, then they are still using her. Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts. Separated they live in Bookmarksgrove right at the coast of the Semantics, a large language ocean. A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts.

Put her initial into the belt and made herself on the way when she reached the first hills of the Italic Mountains

One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar. The Big Oxmox advised her not to do so, because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen. She packed her seven versalia.

Put her initial into the belt and made herself on the way. When she reached the first hills of the Italic Mountains, she had a last view back on the skyline of her hometown Bookmarksgrove, the headline of Alphabet Village and the subline.

Slamat Dari Kepri , Editor Kompas Jodhi Yudono Didapuk Ketua Umum IWO Pusat

0
Jodhi Yudono Ketua IWO Pusat. Sudah 25 tahun mengabdi di Grup Kompas Gramedia. (foto : IWO)
batamtimes.co , Jakarta, Setelah kekosongan jabatan Ketua Umun Ikatan Wartawan Online (IWO) selama 3 hari sejak ditinggalkan Budhi Chandra karena kesibukannya mengajar photografi di luar negeri, kini Jodhi Yudono didaulat menggantikan Budi Chandra sebagai Ketua Umum IWO.
 
Ichan, sapaan akrab Budhi Cahndra resmi mengundurkan diri sejak tanggal 12 April 2017 lalu.
 
Ichan dan Jodhi Yudono bersama-sama mendirikan IWO beserta banyak pendiri lainnya.
 
“Perkenalkan, saya Jodhi Yudono. Sudah 25 tahun mengabdi di Grup Kompas Gramedia. Bermula dari Tabloid Citra, Majalah Jakarta-Jakarta dan sejak tahun 2000 hingga kini bekerja sebagai penulis kolom dan editor di www.kompas.com,” kata Mas Jodhi sapaan akrab Jodhi Yudono Sabtu malam (15/4/2017) dalam pesan elektronik WhatAps.
 
Jodhi mengaku awalnya merasa berat saat diminta menjadi Ketua Umum IWO. Berbagai alasan masih menggelayut dalam benak pikirannya.
 
Alasan pertama menurut Jodhi, lantaran dirinya baru menyapa kembali kawan-kawan IWO semenjak deklarasi tahun 2012 lalu.
 
Kedua, masih menurut Jodhi, kegiatan dia lumayan banyak. “Di samping sebagai jurnalis dan penulis, saya juga seorang seniman,” tuturnya.
 
“Namun akhirnya saya luluh juga oleh rayuan teman-teman pendiri IWO agar bersedia melanjutkan pekerjaan saudara Ichan yang mengundurkan diri,” jelasnya.
 
“Saya siap, jika saya bermanfaat buat kawan-kawan dan IWO serta juga masyarakat. Amanah ini saya terima dengan ucapan Bismillah,” terang Jodhi.
 
Program awal IWO menurut Jodhi, selain menjalankan progran yang sudah direncanakan, jurnalis yang juga dikenal sebagai budayawan ini berencana akan memperkuat struktur organisasi, terutama di Dewan Pembina, Penasihat dan Pengawas.
 
“Ada nama-nama yang akan saya ajak bicara untuk menduduki jabatan-jabatan tersebut. Di antaranya: Mohamad Sobary mantan Direktur Antara dan Ninok Leksono Rektor UMN dan wartawan senior kompas, serta nama-nama lain yang kredibel,” jelasnya.
 
Jika kepengurusan tersebut sudah tertata, lanjut Jodhi, dia akan mengajak kawan-kawan untuk bertemu Stanley Ady Prasetyo yang sekarang menjabat Ketua Dewan Pers.
 
“Semoga perkawanan dan kerjasama kita akan solid dan bermanfaat untuk kehidupan kita sebagai jurnalis online dan juga memberi manfaat bagi kehidupan berbangsa dan bernegara,” demikian Jodhi Yudono menjelaskan. (red /IWO Indonesia)
 
   

Pamong Praja Serahkan Kasus Dugaan Foto Porno Anak Dibawah Umur

0
ilustrasi situs porno

batamtimes.co , Bojonegoro – Petugas Pamong Praja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, menyerahkan kasus dugaan foto porno melibatkan empat remaja di bekas gedung IAIN Sunan Ampel di Desa Sukorejo ke pihak kepolisian, Jumat (14/4). Kasus tersebut kini ditangani Polres Bojonegoro.

“Kasus dugaan foto porno kami serahkan ke kepolisian resor (Polres) karena ada anak di bawah umur,” kata Kepala Kantor Satpol PP Pemkab Bojonegoro Gunawan di Bojonegoro.

Diberitakan Antara, salah satu pelaku seorang gadis yang bertindak sebagai model berusia 16 tahun asal Kecamatan Dander. Sedangkan tiga pelaku lainnya yaitu pemuda yang bertindak sebagai fotografer, semuanya asal Kecamatan Kota, usianya rata-rata 20 tahun.

“Tiga pemuda itu semuanya membawa kamera,” kata dia.

Namun, dia enggan menyebutkan identitas keempat remaja itu. Sebab, keempatnya masih di bawah umur.

“Ya, untuk perlindungan anak. Sebagai tindak lanjut kasusnya kami serahkan ke polres,” ucapnya.

Ia menganggap keempat pelaku itu melakukan kegiatan dugaan foto porno karena modelnya seorang wanita hanya mengenakan pakaian dalam. “Celananya yang dikenakan digunting pendek,” kata dia.

Bahkan, menurut dia, tiga kamera yang diamankan itu juga sudah terdapat hasil pengambilan gambar model wanita itu, baik yang baru maupun yang lama yang diduga juga masuk kategori porno. “Jumlah foto yang sudah ada di dalam kamera cukup banyak,” tandasnya.

Dia menambahkan, keempat pelaku itu dipergoki petugas Satpol PP yang patroli rutin di daerah setempat, kemudian memergoki kegiatan pengambilan gambar dengan model wanita yang diduga porno di bekas gedung IAIN sekira pukul 10.00 WIB.

“Mereka setelah menjalani pemeriksaan di kantor Satpol PP langsung keempat pelaku kami bawa ke mapolres,” tuturnya.

 

(red)

Penumpang Lion Air Tujuan Lombok NTB Ditangkap Bawa sabu 548 Gram

0
Penumpang Lion Air dari Batam tujuan Lombok, Nusa Tenggara Barat ditangkap petugas keamanan Bandara Hang Nadim karena membawa 548 gram sabu-sabu Jumat (14/4/2017)

batamtimes.co , Batam – Penumpang Lion Air dari Batam tujuan Lombok, Nusa Tenggara Barat ditangkap petugas keamanan Bandara Hang Nadim karena membawa 548 gram sabu-sabu.

“Sekitar pukul 07.25 WIB tadi penumpang itu ditangkap saat diperiksa pada gerbang 9. Penumpang tersebut kedapatan menyembunyikan sabu-sabu pada celana,” kata General Manager Operasional Bandara Internasional Hanag Nadim Suwarso di Batam, Jumat.

Ia mengatakan pada pemeriksaan pertama sebelum masuk areal pelaporan penumpang (check ini), petugas sudah mengetahui pria kelahiran Aceh tersebut menyimpang barang terlarang.

Namun petugas sengaja membiarkan calon penumpang tujuan Lombok melalui Surabaya tersebut untuk menuju ruang tunggu keberangkatan.

“Meski dilepas kami terus mengawasi untuk mengetahui apakah dia sendiri atau ada kawannya. Namun ternyata memang hanya sendiri dan akhirnya ditangkap dalam pemeriksaan kedua sebelum ruang tunggu,” kata dia.

Selain sabu-sabu, petugas juga mengamankan uang tunai Rp1.821.000, dua telepon gengam, dan satu kartu ATM yang disimpan pada tas pelaku.

“Setelah pemeriksaan, yaang bersangkutan diserahkan ke Polsek Bandara untuk didalami kasusnya,” kata Suwarso.

Oleh petugas Polsek Bandara Hang Nadim Batam, kasus tersebut diserahkan ke Polresta Barelang untuk ditindaklanjuti.

Sebelumnya, manajemen Hang Nadim bersama berbagai pihak pemangku kepentingan di bandara sudah melakukan ratap mengingat sering terjadi upaya penyelundupan narkoba dari Batam ke daerah lain di Indonesia.

Pihak Bea dan Cukai mengatakan akan menyiagakan anjing pelacak di bandara untuk memeriksa tas dan bawaan penumpang sebagai antisipasi penyelundupan.

“Dalam rapat memang sudah dibahas itu, namun untuk saat ini masih belum,” kata dia.

 

(red/Mustafa)

Polresta Barelang Turunkan Ratusan Polisi Mengamankan Jumat Agung dan Paskah

0
Amankan Gereja di Kota Tanjungpinang Polda Kepri turunkan Gegana Satbrimob.

batamtimes.co , Batam – Ratusan personel polisi Poresta Barelang diturunkan guna pengamanan Jumat Agung pra perayaan hingga Perayaan Paskah yang akan dilaksanakan  Minggu (16/4/2017) .

Kabag Ops Polresta Barelang, Kompol Agus Joko mengatakan pengamanan terbanyak dilaksanakan pada hari Jumat (‎14/4/2017).

“Untuk perayaan paskah, paling banyak kegiatan dilaksanakan di hari Jumat. Sedangkan hari Minggu hanya beberapa gereja yang melaksanakan kebaktian tambahan, selebihnya hanya kebaktian biasa.Adapun gereja yang diberikan pengawasan lebih yaitu Gereja wilayah Lubuk Baja, Sekupang, Sei Beduk, Bengkong dan Sagulung,” tuturnya.

Dikatakanya,selama pelaksanaan ibadah tersebut,seluruh Gereja mendapatkan pengamanan ,dan Polresta Barelang menurunkan sebanyak 306 Personel Polisi.

“sebanyak 306 personel diturunkan dari polresta barelang,selain itu ditambah dari personel Polda Kepri.Untuk Polda Kepri mereka menurunkan satu pleton dari dit Shabara Polda,dan satu regu Dit lantas Polda.”katanya

Polda Kepri juga untuk pengamanan selama Jumat Agung dan menjelang perayaan Paskah minggu akan dibantu  dua pleton Brimob Polda yang bertugas untuk melakukan sterilisasi tempat ibadah dan membantu jika ada peristiwa yang sifatnya darurat.

Namun demikian, Agus mengatakan ada beberapa gereja yang juga menjadi prioritas penjagaannya saat menjelang Paskah ini. Gereja-gereja tersebut yang memiliki jemaat lebih banyak.

 

(red/Lantas)

 

 

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga