8.6 C
New York
Monday, April 6, 2026
spot_img
Home Blog Page 1185

Stok Beras di Perum Bulog Tanjungpinang Aman Hingga Idul Fitri

0
Pergudangan Bulog Kota Tanjungpinang.

batamtimes.co , Tanjungpinang -Stok beras di Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Kota Tanjungpinang dijamin aman hingga Idul Fitri. Persediaan beras yang ada saat ini, diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat wilayah Kepulauan Riau hingga lima bulan ke depan.

“Persediaan itu sudah mencakup wilayah Tanjungpinang, Lingga, Anambas, dan Natuna,” kata Kepala Seksi Komersil dan Pengembangan Bisnis, Bulog Tanjungpinang Dwi Yudha Hady Putra, Jumat (14/4).

Namun menurutnya, untuk penyaluran beras sejahtera (rastra) di wilayah Kota Tanjungpinang, pihaknya masih menunggu perintah alokasi penyalurannya. Bila Surat Keputusan dari pemerintah sudah ada, maka pihaknya akan segera menyalurkan ke Kelurahan se-Kota Tanjungpinang.

“Kita ingin secepatnya disalurkan. Supaya stok beras segera habis. Baru kita datangkan lagi yang baru. Sehingga masyarakat bisa terima stok beras yang segar,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjungpinang, Riono bersyukur karena beberapa bulan terakhir inflasi Kota Tanjungpinang lebih terkendali. Bahkan bulan Maret Kota Tanjungpinang mengalami deflasi.

“Ini tak lepas dari upaya kita bersama dalam mengantisipasi kenaikan harga di pasaran. Rapat koordinasi rutin TPID terus dilakukan,” katanya.

Bahkan TPID juga sudah melakukan aksi nyata untuk menekan angka inflasi. Seperti melakukan kerjasama dengan daerah pemasok. Seperti dengan daerah penghasil cabe yaitu Kulonprogo dan Sleman.

Kemudian juga melakukan penjajakan di Sumatera Utara. Hal tersebut dilakukan karena Kota Tanjungpinang bukan daerah penghasil. Sehingga TPID mengambil langkah-langkah strategis untuk pemunuhan kebutuhan masyarakat sekaligus menekan angka inflasi.

Selain itu, Pemko Tanjungpinang juga membuat kegiatan penanaman sayur-masyur melalui media hidroponik, hingga membuat gerakan tanam cabe kepada ASN Pemko Tanjungpinang.

“Segala upaya yang kita lakukan agar inflasi dapat terkendali sehingga daya beli masyarakat dapat terjaga. Diharapkan dapat menciptakan masyarakat sejahtera di kota ini,” harapnya.

 

(red/snto)

Dinas Kebudayaan Medan Terus Melestarikan Tarian Zapin

0
Tarian Zapin Budaya Melayu..

batamtimes.co , Medan – Dinas Kebudayaan Kota Medan, Sumatera Utara, terus melestarikan dan mengenalkan tarian zapin Labuhan kepada masyarakat.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan Kota Medan Dra Edliaty di Medan, Jumat, mengatakan, pihaknya terus berupaya agar berbagai tarian tradisi asal kota itu tetap lestari sehingga keberadaannya tetap abadi di tengah masyarakat terutama di kalangan generasi muda.

“Untuk yang pertama kali, kita ingin menggali dan mengangkat Tari Zapin Tradisi Labuhan. Setelah itu akan menyusul tari-tari tradisional lainnya. Apa yang kita lakukan itu juga bagian dari upaya Medan sebagai kota tujuan wisata budaya,” katanya.

Salah satu upaya yang pihaknya dilakukan adalah baru-baru ini menggelar workshop yang tujuan utamanya menggali sekaligus memperkenalkan tarian tradisional Melayu itu kepada masyarakat luas, terutama generasi muda sehingga mereka lebih mencintai dan mau melestarikannya.

Workshop itu diikuti 100 peserta berasal dari guru tari SMP dan sanggar tari yang ada di Kota Medan.

Sejumlah pegiat Tarian Zapin Tradisi Labuhan seperti Retno Ayuni, Sahbilal, Abdul Rahman, Rudi dan Sahrial Pelani dihadirkan sebagai nara sumber.

Selain membahas secara detail mengenai tarian tersebut, mereka usai workshop langsung memperagakan cara dan teknik menari Zapin Tradisi Labuhan kepada para peserta.

Ia mengakui pihaknya tidak bisa sendiri untuk mewujudkan hal itu. Artinya dibutuhkan peran serta dan dukungan seluruh lapisan masyarakat, termasuk para pelaku seni dan budaya yang ada di Kota Medan.

“Melalui workshop itu diharapkan dapat lebih meningkatkan rasa mengenal, memiliki dan menumbuhkan semangat bagi masyarakat, sehingga mereka mengenal lebih jauh dan mencintai seni dan budaya tradisional yang ada di Kota Medan,” katanya.

 

(red/Antara)

Menjelang Asian Games 2018 GBK Akan Dilengkapi Museum Olahraga Modern

0
Komplek Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta akan dilengkapi museum olahraga baru yang modern seluas 4.000m persegi dan diharapkan selesai menjelang Asian Games 2018

batamtimes.co , Jakarta – Komplek Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta akan dilengkapi museum olahraga baru yang modern seluas 4.000m persegi dan diharapkan selesai menjelang Asian Games 2018.

“Pendirian museum olahraga di Gelora Bung Karno akan diperkuat dengan perencanaan dan kajian matang dan mendalam, agar menjadi kebanggaan masyarakat olahraga di Tanah Air,” kata Deputi Bidang Pemberdayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Raden Isnanta saat membuka diskusi terbatas di Museum Olahraga Nasional di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Kamis.

Menurut Isnanta, dengan dibangunnya Museum Olahraga di Komplek Olahraga Senayan, bukan berarti museum olahraga di TMII tidak dipakai lagi.

Museum olahraga TMII yang diresmikan Presiden Soeharto pada 20 April 1989, menempati areal seluas 1,5 hektar.

“Museum olahraga TMII akan tetap berfungsi sebagai museum yang khusus untuk jenis olahraga tradisional dan rekreasi, sementara museum di GBK khusus untuk cabang olahraga prestasi yang dipertandingkan di berbagai multi event internasional,” kata Isnanta.

Sebagai etalase perjalanan sejarah olahraga nasional, museum olahraga yang akan menempati salah satu bagian Stadion Utama tersebut akan hadir dengan kombinasi tata warna, seni instalasi, disain interior kontemporer, hingga teknologi multi media.

Isnanta mengatakan jika dikemas dengan baik dan professional, Museum Olahraga akan menarik minat masyarakat untuk berkunjung, seperti halnya Museum Angkut di Batu, Malang, Jawa Timur yang diserbu ribuan pengunjung setiap hari.

Kepala Museum Olahraga Nasional Herman Chaniago mengatakan pihaknya sengaja menggelar diskusi terbatas untuk meminta masukan berbagai pihak agar pembangunan Museum Olahraga di GBK bisa berjalan dbaik dan sesuai harapan.

“Kita berharap agar Museum Olahraga di GBK nantinya bisa dikelola seperti museum di Taiwan atau museum Olimpiade yang ada di Lausanne, Swiss yang sangat canggih dan menjadi salah satu tujuan wisata,” kata Herman.

Museum Olahraga Nasional sebagai salah satu unit pelaksana teknis di bawah Kementerian Pemuda dan Olahraga terus berbenah agar bisa menjalankan fungsi sebagai wadah untuk menyimpan, merawat, melestarikan dan memamerkan prestasi anak bangsa dibidang olahraga.

“Memang keberadaan museum olahraga selama ini kurang dikenal masyarakat, untuk itu kita terus berbenah dengan melakukan berbagai inovasi agar masyarakat tertarik untuk berkunjung,” katanya.

Menurut Herman, tidak mudah untuk menciptakan kecintaan terhadap barang-barang bernilai sejarah, apalagi kalau benda tersebut hanya dianggap sebagai barang rongsokan belaka.

“Tapi ketika singgah di museum, maka akan timbul pendapat berbeda bahwa barang yang dianggap rongsokan itu ternyata bernilai tinggi karena milik mereka yang berprestasi pada masa lalu,” katanya menambahkan.

Sementara itu Ketua Asosiasi Museum DKI Jakarta Joko Budiono mengingatkan agar pembangunan museum olahraga khusus prestasi atau cabang olahraga Olimpiade di Senayan tidak membuat museum olahraga di TMII menjadi terlantar, seperti yang dialami Museum Timor Timur, Museum Telekomunikasi serta Museum Minyak dan Gas Bumi.

“Saya hanya mengingatkan agar museum olahraga di TMII ini nantinya tidak menjadi anak tiri, terbengkalai karena tidak ada anggaran dan tidak ada SDM yang mengurusnya,” kata Joko.

 

(red/antara)

Batalyon Ampibi Cari Korban Perahu Tambang yang Terbalik di Surabaya

0
Pencarian Korban Perahu Tenggelam. Tim dari Basarnas, BPBD, dan Polri melakukan pencarian terhadap korban yang hilang di sepanjang Sungai Kalimas, Wringinanom, Gresik, Jawa Timur, Kamis (13/4/2017).

batamtimes.co , Gresik – Batalyon Intai Amfibi-1 (Yontaifib-1) Marinir menurunkan penyelam untuk mencari korban perahu tambang penyeberangan yang terbalik di Kali Surabaya di Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Kamis pagi.

“Ada dua personel yang menyelam dan tim akan terus menyisir Kali Surabaya,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, Abu Hasan, ditemui di lokasi kejadian.

Yontaifib-1 juga mengerahkan satu perahu karet yang dibantu personel Tim SAR gabungan terdari dari Polres setempat, BPBD, Koramil, Tagana, Dinas Perhubungan, hingga perangkat desa.

“Petugas terus mencari empat korban hilang dan mohon doanya agar segera ditemukan,” ucapnya.

Hingga berita ini ditulis, empat korban belum ditemukan masing-masing atas nama Kusnari warga Balongbendo Sidoarjo(sebelumnya tertulis selamat), pasangan suami istri Nur Cholis dan Choirunnisa juga dari Balongbendo, dan Susriasih asal Tarik, Sidoarjo.

Sedangkan, enam korban selamat masing-masing atas nama Yudistira Ardi (34), Suci Nina (33) Prianto (45) ketiganya asal Balongbendo, Joko (45) asal Wringinanom, serta dua penarik perahu tambang Didin (23) dan Supriadi (65).

Kemudian, dua korban yang meninggal dunia yaitu Misah (45) asal Tarik, Sidoarjo, serta seorang warga setempat Ujang (53) asal Wringinanom.

“Pak Ujang ini warga yang tinggal di dekat lokasi kejadian dan biasanya memang menarik perahu tambang. Kebetulan sedang libur dan saat itu berusaha menolong korban, namun beliau sendiri juga jadi korban,” katanya.

Dengan demikian, berdasarkan data yang dihimpun dari lokasi kejadian, jumlah penumpang yang menyeberang adalah sembilan orang, dua operator perahu, seorang warga serta tujuh unit sepeda motor.

Sementara itu, pantauan di lokasi kejadian hingga Kamis siang, ratusan warga dari Wringinanom, Gresik dan Balongbendo, Sidoarjo memadati lokasi sekitar terbaliknya perahu penyeberangan.

Meski sudah dipasang garis polisi, namun banyaknya warga yang berada di dekat lokasi cukup membuat petugas kesulitan meminta untuk menjauh.

Mobil petugas dari kepolisian, TNI, BNPB, BPBD, serta ambulans dan masih bersiap di lokasi.

Silahturahmi Walikota Batam Bersama Perangkat RT/RW Dimeriahkan Trio Ambisi

0
silaturahmi Wali Kota Batam bersama seluruh RT/RW di Batam, Sabtu dan Minggu (15-16/4/2017) malam.

batamtimes.co , Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali mendatangkan artis ibu kota ke Batam.Penyanyi Dangdut Nita Thalia,Trio Ambisi serta pelawak Tukul Arwana akan mengisi hiburan masyarakat Batam pada acara silaturahmi Wali Kota Batam bersama seluruh RT/RW di Batam, Sabtu dan Minggu (15-16/4/2017) malam.

Kegiatan berlangsung di dua tempat berbeda, yakni Dataran Engku Putri Batam, dan Top 100 Tembesi.

“Di Engku Putri akan hadir Tukul Arwana dan Trio Ambisi. Itu Sabtu malam acaranya. Kalau di Top 100 Tembesi yang menghibur nanti ada Nita Thalia dan Trio Ambisi,” kata Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan Kota Batam, Rudi Panjaitan kepada wartawan, Kamis (13/4/2017).

Kegiatan itu akan dimulai pada pukul 19.00 WIB.

dalam kesempatan tersebut Walikota Batam juga mengundang masyarakat Batam untuk dapat hadir pada acara.

“Kami harapkan masyarakat bisa ikut hadir meramaikan kegiatan sekaligus mendapat hiburan dari artis ibukota,” ujar dia.

Rudi mengatakan, kegiatan silaturahmi antar pimpinan dan masyarakat itu diperlukan.Perihal itu sangat penting dikarenakan Pemko Batam sedang gencar-gencarnya membangun infrastruktur.

“Pemerintah perlu bantuan dari seluruh masyarakat agar pembangunan yang dilakukan sekarang ini seperti beberapa tempat bisa berjalan sesuai rencana. Efek dari pembangunan juga akan langsung dirasakan masyarakat Kota Batam ” kata Rudi.

Lebih jauh dikatakanya,Pemko Batam agar menimbulkan gairah bagi perangkat RT/RW tiap tahunya sudah menganggarakan intensif bagi perangkat desa yang terendah itu.

Bahkan dikatakanya,tiap Tahun Pemko Batam sudah menyiapakan anggara RT/RW sebesar Rp 1,6 miliar

“anggaran tersebut diperuntukan untuk intensif RT/RW di Batam.Dan sudah diterima untuk 4.126 orang RT/RW.”ujarnya

Intensif RT/RW yang sudah disalurkan dari catatan Pemko Batam penerima intensif terdiri dari 3.332 RT dan 794 orang RW.

“Per orang mendapatkan insentif Rp 400 ribu per bulannya.”kata Rudi

Walikota Batam juga berharap agar Pembayaran insentif akan terus ditingkatkan jumlahnya,seiring kenaikan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Batam,” jelas dia.

(red/Lantas )

Kapolres Lingga : Antisipasi Teroris, Wakapolri Instruksikan Siaga Satu di Mako Polres

0
Lingga- . Kapolres Lingga AKBP Ucok Lasdin Silalahi.
batamtimes.co , Lingga- Intruksi siaga satu dari wakapolri, Komjen pol Syafruddin, terkait aksi penyerangan teroris di Mako Polres Banyumas pada beberapa waktu yang lalu .
 
Kapolres Lingga AKBP Ucok Lasdin Silalahi mengatakan , atas dasar instruksi itu ,maka pengamanan di seluruh Mako Polres Lingga mulai hari Kamis ini akan menyiapakan seluruh personil  sebagai bentuk antisipasi persoalan teroris .
 
“Peningkatan pengamanan di Mako Polres Lingga , merupakan bagian intruksi Wakapolri, Komjen Pol Syafruddin”, ujar Kapolres Lingga, AKBP Ucok Lasdin Silalahi, kamis (13/4/2017).
 
“Selain intruksi dari Wakapolri, Komjen Pol Syafrudin, peningkatan ini juga sebagai mengantisipasi aksi terorisme di wilayah hukum Polres Lingga”, lanjut Ucok.
 
Selain meningkatkan pengamanan di Mako Polres Lingga, peningkatan pengawanan juga di lakukan di posko posko lalu lintas serta seluruh Mako Polsek di Lingga.
 
Lanjut ucok, “Sebagai upaya pencegahan tindakan terorisme, Polres Lingga juga akan meningkatkan kerja sama dengan masyarakat Lingga serta unsur pemuda di kabupaten Lingga.
 
 
(red/irwansah)

Saparudin Ketua DPD KNPI Terpilih , Banjar : Ketua Baru Mampu Bersinergi Dengan Pemerintah

0
Terlihat Ketua DPD KNPI Provinsi Kepri sedang membacakan sumpah janji pengurus DPD KNPI Lingga yang baru.
batamtimes.co , Lingga-Ketua DPD KNPI Propinsi Kepri, Banjar Ahmad, melantik DPD KNPI Lingga di aula hotel lingga pesona, daik lingga senin (13/4/2017).
 
Pelantikan DPD KNPI Lingga ditandai dengan penyerahan bendera pataka KNPI dari ketua DPD KNPI Propinsi Kepri kepada wakil bupati lingga, yang selanjutnya di serahkan kepada ketua DPD KNPI Lingga terpilih, saparudin. 
 
Dalam sambutannya di pelantikan DPD KNPI Lingga, ketua DPD KNPI Kepri, Banjar Ahmad, berpesan kepada pemuda lingga agar bersenergi dengan pemerintah kabupaten lingga. 
 
“Pemuda yang bergabung di KNPI harus bisa bekerja sama dengan pemerintah, dan ikut serta dalam pembangunan di kabupaten lingga”, ujar Ahmad. 
 
Ditempat yang sama ketua KNPI DPD Lingga, Saparudin, mengucapkan terimakasih atas kelancarannya pelantikan ini, serta mohon dukungannya dari pemerintah kabupaten lingga. 
 
“Pelantikan DPD KNPI Lingga ini, bukanlah awal dari pergerakan pemuda di Lingga. Sebagai wadah pemuda, KNPI Lingga siap menampung aspirasi pemuda, serta siap bersinergi dengan Pemkab Lingga”, ujar Saparudin.
 
“Dalam upaya peningkatan pembangunan di kabupaten Lingga, KNPI Lingga siap bersenergi dengan pemkab lingga”, lanjut sapar.
 
 
(red/irwansah)

Hasil Perburuan Babi Tim BP Batam Menimbulkan Kesadisan, Babi Digantung Tidak Dikubur

0
Terlihat Hewan ternak Babi yang sudah Mati di sangkut diatas Pohon.(foto : Mustafa)

Batamtimes.co , Batam – Penggusuran dan penertiban ternak Babi di hutan resapan air waduk Dam Duriangkang dilaksanakan selama dua hari dimulai Rabu – Kamis, melibatkan berbagai unsur seperti Dirpam BP Batam, Satpol PP, Polresta Barelang, TNI AL dan TNI AD.

Dari pantauan www.batamtimes.co tujuan penertiban ternak-ternak Babi di Dam Duriangkang tersebut dikarenakan lokasi peternakan persis berada di hutan resapan air Waduk Dam Duriangkang, yang merupakan sumber air baku untuk Kota Batam.

Hanya saja penertiban hewan Babi  oleh Tim terpadu menyisakan kesadisan , eksekusi Babi-babi di lokasi waduk seperti tidak ada belas kasihan .

Hewan Babi-Babi yang ditangkap mengunakan tombak,atau mengunakan parang dengan cara di bacok.Setelah mati,hewan babi itupun digantung diatas pohon tanpa dikubur.

Pemilik ternak hanya dapat mampu menatap Babi miliknya tergantung dengan leher dan badan terbelah-belah bekas bacokan benda tajam.

“ Tim terpadu yang datang,jika mau membunuh hewan babi itu,ya bunuh aja, tapi jangan kejam begitulah, masak udah mereka bacok-bacok lalu mereka gantung lagi di pohon, kemana rasa kemanusiaan mereka” ujar salah seorang peternak Babi yang tidak ingin namanya disebutkan, Rabu di Lokasi Dam Duriangkang,dengan mimik wajah sedih.

Sementara itu, Kaop Dirpam BP Batam M.Salim di Lokasi Dam Duriangkang mengatakan,penertiban dilakukan untuk ternak babi yang ada di dalam kandang dan penertiban hewan babi yang diluar kandang.

“Untuk hewan babi yang diluar kandang diburu dengan cara penombakan dan juga menggunakan parang bukan di tembak”katanya

Dikatakan Salim,saat ditanya wartawan  kenapa digantung di Pohon babi -babi yang sudah mati ,sudah sesuai dengan kesepakatan tim penertiban .

” Untuk babi-babi yang sudah terbunuh dan kemudian akan kami Gantung di pohon , sesuai dengan kesepakatan tim gabungan.”terangnya

Ditambahkannya, Penggusuran dan penertiban Babi-Babi liar oleh tim gabungan di hutan resapan air Waduk Dam Duriangkang, sudah melalui tahap koordinasi dan sosialisasi.Para peternak juga sudah diberikan surat peringatan pertama kedua hingga akhirnya diambil tindakan.

“Surat peringatan diberikan hingga tiga kali,namun tidak juga di respon oleh warga setempat yang bermukim dan beternak hewan babi di dam Duriangkang.Kita juga sudah mengingatkan lahan yang mereka tempati kawasan hutan resapan air bersih” tandasnya.

 

(red/Mustafa)

Hari Jadi Pulau Penyegat Akan Diperingati Setiap Tanggal 25 Februari

0
Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah.

batamtimes.co , Tanjungpinang – Peristiwa sejarah dihadiahkannya Pulau Penyengat oleh Sultan Kerajaan Riau-Lingga- Johor-Pahang, Sultan Mahmud Riayat Syah kepada Engku Puteri Raja Hamidah pada tanggal 25 Februari 1803 disepakati dijadikan momen untuk menetapkan Hari jadi Pulau Penyengat.

Opsi lain yang ditawarkan adalah peristiwa sejarah ketika Sultan Abdurahman Muazam Syah ditabalkan sebagai Sultan Kerajaan Riau-Lingga yang dilaksanakan di Pulau Penyengat pada tanggal 18 Februari 1885.

Kesepakatan itu, diraih dalam musyawarah perwakilan masyarakat Penyengat di Balai Adat Penyengat, Senin (10/4/2017) yang dipimpin langsung oleh Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah.

Menurut Lis, memori kolektif masyarakat tentang Pulau Penyengat yang terbangun adalah ketika Pulau Penyengat dihadiahkan Sultan kepada Engku Puteri Raja Hamidah. Disamping itu, dimulainya kehidupan sosial dan ekonomi di Pulau Penyengat tercipta ketika pulau bersejarah itu dibuka sebagai kawasan pemukiman penduduk saat itu.

Pada musyawarah itu juga, walikota menyatakan bahwa Pemerintah Kota Tanjungpinang akan segera menetapkan Peraturan Walikota Tanjungpinang, tentang penetapan Harijadi Pulau Penyengat. Sekaligus menetapkan penyelenggaraan kegiatan Festival Pulau Penyengat pada tahun 2018 selama satu pekan mulai dari tanggal 18 Februari sampai dengan tanggal 25 Februari.

“Peristiwa sejarah dihadiahkannya Pulau Penyengat oleh Sultan Mahmud Riayat Syah kepada Engku Puteri Raja Hamidah adalah momen yang tepat, dan dapat mengakomodir peristiwa sejarah lainnya yang terjadi di Pulau Penyengat setelah saat itu,”ungkap Lis Darmansyah.

Musyawarah penetapan Harijadi Pulau Penyengat Senin lalu dihadiri oleh Walikota Tanjungpinang, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Efiyar M. Amin, Kabag Pemerintahan Setdako Agustiawarman, Raja Malik Hafrizal, Tengku M. Fuad, Tengku Fahmi, Ketua LPM Penyengat, perangkat RT dan RW, serta perwakilan masyarakat lainnya. Usai musyawarah, seluruh peserta menandatangani berita acara hasil musyawarah, menyepakati tanggal yang telah ditetapkan dan menghilangkan perbedaan persepsi tentang penetapan Harijadi Pulau Penyengat.

 

(red/Kominfo)

Bea Cukai Kepri Limpahkan Kasus 5 WNI Bermasalah ke Imigrasi

0
5 WNI Bermasalah dilimpahkan Beacukai. (foto : Tribun)

batamtimes.co , Karimun -Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun menerima limpahan lima Warga Negara Indonesia (WNI) dari Kanwil Direktorat Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri, Rabu (12/4/2017) sore.

Kelima WNI ini diduga kuat telah melanggar peraturan keimigrasian. Mereka adalah Aki Badullah (50), Syahid anwar (29), Jaripin Husni (47), Sugiono (26) dan Saman (39). Aki Absullah berasal dari NTB dan empat lainnya berasal dari Pulau Jawa.

Kasubsi Pengawasan Keimigrasian, Irvin Riko Saptoni yang dikonfirmasi mengatakan kelima pria itu ditangkap di dalam sebuah kapal oleh petugas Kanwil DJBC Khusus Kepri.

“Kita baru terima pelimpahan sore ini sekira pukul empat tadi,” kata Irvin.

Irvin sendiri belum dapat memastikan pelanggaran apa yang mereka lakukan karena belum dilakukannya pemeriksaan. Namun dugaan sementara pelanggaran yang dilakukan kelima WNI ini karena tidak melewati tempat pemeriksaan imigrasi.

“Kita belum BAP. Nanti setelahnya baru diketahui. Mungkin izin mereka di Malaysia bermasalah makanya lewat jalur ilegal,” ujar Irvin.

Sementara itu pengakuan Aki Abdullah, dirinya hendak pulang ke Indonesia dari Malaysia. Karena tidak memiliki dokumen yang lengkap maka Ia nekad menumpang kapal barang dengan tujuan Tanjungbalai Karimun.

“Saya delapan bulan di Malaysia dan mau pulang ke Lombok. Saya bayar kapal 900 ringgit Malaysia sampai ke Tanjungbalai Karimun. Dulu pernah punya paspor tapi sudah mati,” papar Aki.

 

(red/tri)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga