8.6 C
New York
Sunday, April 5, 2026
spot_img
Home Blog Page 1186

Razia Gabungan Dishub Kota Batam Amankan 88 Kendaraan Umum

0
Kepala Disparbud Kota Batam, Yusfa Hendri. Foto: Iman Wachyudi/ batampos.co.id

batamtimes.co , Batam – Dinas Perhubungan Kota Batam Kepulauan Riau mengamankan 88 kendaraan umum dalam pelaksanaan Operasi Razia Gabungan Kendaraan Bermotor, sejak Maret hingga pertengahan April 2017.

“Kendaraan yang diamankan dari kegiatan razia berjumlah 88 kendaraan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Yusfa Hendri di Batam, Rabu.

Dari 88 kendaraan umum yang diamankan itu, sebanyak 35 kendaraan di antaranya harus melalui proses di pengadilan karena izin yang dimiliki tidak lengkap.

Sedang 53 kendaraan umum lainnya menyalahi aturan administrasi dan diminta untuk memperpanjang KIR.

“Umumnya kendaraan tidak memenuhi administrasi berupa buku KIR dan kartu pengawasan yang habis masa berlakunya,” kata Yusfa.

Sesuai ketentuan, maka seluruh kendaraam umum wajib melengkapi berbagai persyaratan, termasuk KIR dan buku pengawasan. Bagi kendaraan yang kedapatan tidak memenuhi kewajiban, maka akan diajukan ke pengadilan untuk disidang.

“Di pengadilan kemudian pemilik kendaraan harus membayar denda, seperti tilang pada lalu lintas,” kata pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan itu.

Ia mengingatkan seluruh kendaraan umum untuk mengantongi KIR, karena izin itu sejatinya untuk menjamin keselamatan pengendara dan penumpang serta memastikan emisi gas kendaraan masih dalam standar ramah lingkungan.

Seluruh kendaraan yang diamankan saat ini ditempatkan di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kota Batam, dan akan dikembalikan kepada yang berhak, bila telah memenuhi semua persyaratan.

Sepanjang Maret hingga pertengahan April 2017, Dishub Kota Batam telah melakukan beberapa kali razia di antaranya di sekitar Temenggung Abdul Djamal, Kantor Dishub, Edukits dan Tiban Centre.

Pemerintah masih akan melakukan sejumlah razia lagi di tempat-tempat lain, demi memastikan seluruh kendaraan mematuhi aturan.

 

(red/lan)

Kapolri : Larutan Asam Sulfat Digunakan Pelaku Menyiram Penyidik KPK

0
Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian

batamtimes.co , Jakarta – Jenis larutan air keras yang digunakan oleh pelaku dalam aksinya menyiram penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan adalah larutan asam sulfat.

“Dari hasil laboratorium forensik, saya mendapat informasi itu H2SO4,” kata Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Jakarta, Rabu.

Dari hasil analisa laboratorium, juga diketahui larutan asam kuat yang digunakan oleh pelaku itu tidak memiliki konsentrasi yang tinggi.

“Tapi mungkin tidak berkonsentrasi pekat karena kalau terlalu pekat itu bisa membuat daging hancur,” katanya.

Larutan asam sulfat merupakan air keras yang biasa digunakan untuk aki. Air keras bila mengenai kulit akan menimbulkan nyeri hebat bahkan dapat menyebabkan kulit menderita luka bakar.

Sebelumnya pada Selasa (11/4) pagi usai menunaikan shalat subuh di masjid, Novel yang sedang berjalan menuju rumahnya, tiba-tiba disiram cairan diduga air keras oleh dua pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor.

Cairan tersebut mengenai sebagian wajah dan mata Novel.

Novel tidak bisa melihat wajah pelaku karena pelaku saat itu menggunakan helm.

Novel langsung dilarikan ke RS Mitra Keluarga Kelapa Gading untuk mendapatkan pertolongan pertama. Kemudian Novel dipindahkan ke Jakarta Eye Center (JEC), Menteng, Jakarta Pusat untuk mendapatkan penanganan maksimal di area mata.

Presiden Belarusia Kutuk Serangan Militer AS Terhadap Suriah

0
Pemandangan menunjukkan bus-bus yang terbakar ketika sedang dalam perjalanan untuk mengevakuasi orang sakit dan terluka dari desa-desa Suriah yang terkepung, al-Foua dan Kefraya, setelah mereka diserang dan dibakar, di provinsi Idlib, Suriah, dalam foto yang disediakan oleh SANA, Minggu (18/12/2016). (SANA/Handout via REUTERS/cfo/16)

batamtimes.co ,  Belarusia – Presiden Belarusia Alexander Lukshenko mengutuk serangan rudal AS ke Suriah, kata layanan pers kepresidenan pada Selasa (11/4).

“Ketika saya mendengar mengenai itu, saya sangat menyesalkan. Untuk menangani masalah dalam negeri melalui kebijakan luar negeri yang agresif bukan cara yang benar,” kata Lukashenko, sebagaimana dikutip dari Xinhua, Rabu pagi.

“Amerika sendirian atau bahkan bersama sekutu NATO terdekatnya tak bisa mengambil-alih atau memerintah seluruh dunia. Orang mesti mengawasi nafsunya dan menangani tempat kepentingannya sangat kuat. Dan mereka berdusta terutama di Amerika Utara,” katanya.

Amerika Serikat pada Jumat (7/4) menembakkan peluru kendali dari dua kapal perusaknya di Laut Tengah ke satu pangkalan udara, yang dikatakan Presiden AS Donald Trump sebagai tempat serangan senjata kimia maut dilancarkan pada Selasa.

Washington mengatakan pemerintah Suriah adalah pihak yang melakukan serangan gas beracun tersebut di kota Khan Sheikhoun di provinsi Idlib yang dikuasai para pemberontak. Serangan menewaskan sedikitnya 70 orang, yang sebagian besar di antaranya adalah warga sipil, termasuk anak-anak.

Komando Angkatan Darat Suriah telah membantah bertanggung jawab atas serangan.

Pemimpin Spiritual Iran Ayatollah Ali Khamenei pada Minggu (9/4) mengatakan serangan rudal AS terhadap satu pangkalan udara Suriah adalah kesalahan strategis.

“Tindakan Amerika ada kesalahan strategis, sebab mereka mengulangi kesalahan para pendahulu mereka,” kata jejaring Ali Khamenei, yang mengutip pernyataannya.

Karena Eropa sekarang menghadapi ancaman pelaku teror, maka AS juga takkan jauh dari ancaman tersebut, tambah Pemimpin Spiritual Iran itu.

Menteri Luar Negeri Suriah Walid Al-Moallem pada Kamis mengatakan serangan udara Suriah belum lama ini ke kota kecil yang dikuasai gerilyawan di Provinsi Idlib di bagian barat-laut Suriah mengenai gudang gerilyawan yang berisi bahan kimia. Tapi Al-Moallem membantah Angkatan Udara Suriah menggunakan gas beracun selama serangan itu.

 

(red/Antara)

KPPAD Kabupaten Lingga Minta Pemda Menyediakan Taman Bermain Anak

0
Ilustrasi taman bermain anak.

Lingga – Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak (KPPAD) Kabupaten Lingga minta kepada pemerintah daerah agar menyediakan fasilitis taman bermain anak. Permintaan ini upaya mengembangkan sosialisasi diantara anak -anak dan sebagai wadah bermain anak.

Saat di jumpai di kantornya, Ketua Komisioner KPPAD Kabupaten Lingga , Encek Eprizal, Rabu (12/4). Dirinya mengungkapkan, sarana bermain untuk anak ini dinilai sangat penting, sebagai upaya pengembangan anak.

” Penyediakan fasilitas umu taman bermain ini juga selalu diusulkan disetiap Musrenbang baik tingkat kecamatan maupun di tingkat kabupayen. Tetapi sejauh ini belum pernah ditanggapan” Kata Eprizal.

Menurut Eprizal, usia anak 5 tahun hingga 12 tahun masih aktif untuk bermain , untuk itu fasilitas taman bermain sangat dibutuhkan.

“Minimnya sarana bermain anak, anak anak di lingga banyak yang memanfaatkan fasilitas bermain di Tk-TK”, lanjut Eprizal.

 

(red/Irwansah)

Bambang : Dukung Lingga Menuju Sasaran Lumbung Pangan Berbasis Ekspor

0
Tim teknis lumbung pangan nasional dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI, pada Selasa (11/4/2017) siang berkunjung ke Kabupaten Lingga.

batamtimes.co , Lingga – Tim teknis lumbung pangan nasional dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI, pada Selasa (11/4/2017) siang berkunjung ke Kabupaten Lingga. Kunjungan itu dilakukan mereka sebagai langkah awal pembangunan sektor pertanian di daerah kabupaten yang berada di perbatasan.

Bambang Prastowo, Ketua Tim teknis dari Badan Litbang Pertanian Kementan RI, menjelaskan agenda kunjungan mereka ke Lingga dalam rangka mewujudkan program untuk pengembangan lumbung pangan yang berorientasi pada sistem ekspor. Dimana oreantasi itu dilakukan dalam jangka waktu pendek dan secara bertahap.

“kami dari Kementan diminta untuk pergi ke daerah perbatasan seluruh Indonesia, salah satunya di Kabupaten Lingga ini. Tugasnya mempelajari atau menjajaki potensi apa saja yang bisa menjadi produk unggulan disuatu daerah untuk menuju sasaran lumbung pangan berbasis ekspor,” ungkap Bambang saat beraudiensi dengan Bupati Lingga, Alias Wello di Gedung Daerah, Selasa (11/04/2017) sore.

Dia mengatakan kunjungan ini dilakukan dengan melihat langsung produk unggulan pertanian di Kabupaten Lingga seperti padi serta tanaman holtikultura.

“teknisnya nanti kita pelajari wilayah yang berpotensi menjadi lumbung pangan, kemudian kita teliti dan dikaji, potensi–potensi apa yang bisa diangkat di Lingga ini. Karena sistemnya kita lakukan secara bertahap,” kata Bambang

Selain menggali jenis pertanian yang berpotensi untuk diekspor, mereka juga akan membantu pemecahan masalah pengembangan disektor pertanian.

“Kami berharap dalam kunjungan orientasi ekspor ini bisa membantu lingga menjadi lumbung pangan nasional nantinya. Kemudian percepatan penanaman sawah yang diminta pak Menteri kemarin bisa dilakukan sesegera mungkin,” katanya

Lebih lanjut Bambang menegaskan bahwa Kementan siap mendukung pengembangan sektor pertanian yang potensial di suatu daerah.

Sementara itu, Bupati Lingga, Alias wello, sangat mengapresiasi kunjungan ini.

“Mudahan-mudahan dengan kedatangan tim teknis Kementan ini bisa memberikan semangat baru bagi kami untuk komit menjadi wilayah lumbung pangan nasional,” ungkap Alias Wello.

 

(red/Irwansah)

Polda Sumut Ringkus Dua Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Medan

0
Wakapolda Sumut Brigjen Pol Agus Andrianto memperlihatkan foto Andi Lala tersangka kasus pembunuhan sekeluarga berdasarkan keterangan 12 orang saksi, di Mapolda Sumatera Utara, Medan, 11 April 2017. (Antara/Septianda Perdana)

batamtimes.co , Medan- Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) meringkus dua pelaku pembantaian satu keluarga di Jl Rumah Potong Hewan/Manggaan, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Sumatera Utara (Sumut), Rabu (12/4).

Kedua tersangka yang ditangkap itu adalah Andi Syahputra (27) warga Jl Sempurna Gang Buntu kawasan Sekip, Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang dan Irwansyah (33) warga Jl Galang prrsimpangan Jl STM, Lubuk Pakam.

“Andi ditangkap dari lokasi persembunyiannya di Desa Alim Ulu, Dusun II, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan. Sedangkan Irwansyah diringkus dari Kampung Tempel, Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagaj,” ujar seorang petugas kepolisian.

Petugas yang tidak ingin disebutkan namanya itu mengatakan, dua tersangka yang ditangkap itu masih diboyong dalam perjalanan menuju Medan. Sementara itu, Andi Lala yang dicurigai sebagai otak pelaku masih dalam pengejaran.

Seperti yang diketahui, lima orang korban pembunuhan yang masih satu keluarga itu adalah Harianto alias Riyanto, (40) kepala keluarga, Sri Ariyani (35) istri, Naya (13), Gilang (8) dan Sumarni (60) mertua Riyanto, ditemukan tewas di rumahnya di Jl Rumah Potong Hewan, Minggu (9/4).

Kelima korban ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Tubuh para korban penuh luka bekas tusukan dan leher digorok. Sedangkan Kinara (4), anak Riyanto paling kecil ditemukan kritis karena luka pada bagian mata dan kepala.

 

(red/B.Satu)

Presiden Soroti Penyerangan Terhadap Penyidik KPK Novel Baswedan

0
Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan saat menjenguk penyidik KPK Novel Baswedan di Rumah Sakit Mitra, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (11/4/2017)

batamtimes.co , Jakarta  – Presiden Joko Widodo menyoroti kasus penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan oleh orang tidak dikenal.

Jokowi meminta penyidik KPK yang lainnya untuk waspada.”Semua penyidik harus waspada,” ujar Jokowi di Istana Negara Jakarta, Selasa (11/4/2017).

Jokowi juga memberikan semangat kepada penyidik KPK. Jokowi berharap kasus penyerangan yang menimpa Novel tidak menyurutkan semangat penyidik KPK dalam upaya memberantas korupsi.”Tetap semangat bekerja,” ujar Jokowi.

Presiden memerintahkan Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk mengungkap kasus penyerangan yang diduga menggunakan air keras.

Jokowi mengatakan, perkara ini merupakan ‘pekerjaan rumah’ Tito yang harus diselesaikan.

“Ini tugas Kapolri untuk mencari,” ujar Jokowi.

Novel dihampiri dua orang menggunakan motor setelah menunaikan shalat di masjid dekat rumahnya, bilangan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa subuh.

Salah satu dari dua orang itu menyiramkan cairan yang diduga air keras ke wajah Novel.Akibat hal tersebut, kedua mata Novel mengalami luka. Novel sulit melihat dengan kedua matanya.

 

 

Tersangka Koni Natuna Mengembalikan Kerugian Negara Sebesar Rp 1,1 Miliar

0
Kajati Kepri Yunan Harjaka saat ekspos kasus korupsi KONI Natuna (tribun Batam)

batamtimes.co , Tanjungpinang – Upaya merugikan negara yang dilakukan oleh para tersangka KONI akhirnya terkuak. Hal itu dibuktikan dengan pengakuan tersangka Ir Wahyu Nugroho secara tidak langsung dengan mengembalikan kerugian negara senilai Rp 1,1 miliar.

“Tersangka akhirnya mengembalikan kerugian negara Rp 1,1 miliar pada tanggal 10 April kemarin,” kata Kepala KejaksaanTinggi (Kajati) Kepri ‎Yunan Haarjaka saat memberikan keterangan persnya kepada sejumlah wartawan, Selasa (11/4) di Kantornya didampingi Wakajati dan Aspidsus.

Menurutnya, kerugi‎an negara atas kasus ini telah dikembalikan 100 persen atau total dari keseluruhan. Pengembalian uang ini menjadi prioritas penanganan korupsi. Sehingga tim penyidik Pidana Khusus‎ ini menekankan kepada tersangka untuk segera mengembalikan kerugian negara jika tidak ingin dihukum lebih berat lantaran tidak mengembalikan uang pengganti.

‎”Pengembalian negara menjadi prioritas juga. Pada hari itu uang senilai Rp 1,1 miliar telah dikembalikan oleh tersangka ke Kejati Kepri untuk kemudian disimpan di Bank BRI Cabang Tanjungpinang,” katanya lagi.

Sementara itu ditanya apa ukuran penetapan tuntutan bagi tersangka yang telah mengembalikan kerugian negara dan yang tidak mengembalikan kerugian negara. Wakajati Asri Agung putraa mengaku hal itu sudah masuk ke ranah yang sangat teknis dalam sebuah penyusunan penuntutan oleh tim penyidik.

“Itu menurut saya sudah terlalu teknis. Jadi masalah penuntutan bagi terdakwa yang telah mengembalikan uang negara dan belum mengembalikan keuangan negara itu tetap berdasarkan fakta dan saksi dalam persidangan,” kata Wakajati Asri Agung.

Menurutnya, tersangka akan mendapatkan pertimbangan penuntutan hukuman lebih rendah jika memang mampu mengembalikan kerugian negara. Dasar ukuran menetapkan tuntutan kata Wakajati pun hal itu tidak dipastikan sebelum persidangan menunjukan fakta dan keterangan saksi dalam persidangan.

Dalam kasus ini, Pengembalian kerugian negara hanya diberikan oleh terdakwa Ir Wahyu Nugroho‎. sementara satu tersangka ketua KONI Natuna‎ saat itu tidak mengembalikan kerugian negara.

 

(red/tri)

Korea Utara Siap Tempur Menghadapi Armada AS

0
Kapal induk USS Carl Vinson bersama sejumlah kapal perang menuju ke perairan Korea.(AFP)

batamtimes.co , Korut – Korea Utara bertekad menggunakan kekuatan militer secara penuh jika AS mengambil langkah gegabah dalam pengerahan armada tempurnya ke Semenanjung Korea.

Kementerian Luar Negeri Korea Utara, seperti dikutip kantor berita KCNA, mengatakan, pengerahan itu menunjukkan “langkah gegabah AS untuk menyerang telah mencapai fase yang serius”.

Namun, komando Pasifik AS berkilah, langkah itu bertujuan untuk menjaga kesiagaan di wilayah tersebut.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump mengatakan, AS siap bertindak sendiri menghadapi ancaman nuklir Korea Utara.

Sementara Korea Selatan dan sekutu terdekat Korea Utara, China, memperingatkan sanksi yang lebih berat jika Pyongyang kembali melakukan uji coba rudal.

Gugus tempur Carl Vinson terdiri sebuah kapal induk dan sejumlah kapal perang. Semula armada ini hendak berlabuh di Australia tetapi kemudian dialihkan dari Singapura ke Pasifik Barat, tempat latihan militer AS dengan AL Korea Selatan.

“Kami menganggap AS sepenuhnya bertanggung jawab atas bencana yang mungkin timbul akibat langkah mereka yang berbahaya itu,” kata Kementerian Luar Negeri Korea Utara.

“Republik Rakyat Demokratik Korea siap untuk bereaksi terhadap segala bentuk modus perang yang diinginkan oleh AS,” tambah Kemenlu Korea Utara.

Sementara itu, pada Senin (10/4/2017), utusan pemerintah China untuk semenanjung Korea, Wu Dawei bertemu dengan Menlu Korea Selatan dan utusan khusus urusan nuklir.

Para pejabat Korea Selatan kepada wartawan mengatakan, kedua negara sepakat memberlakukan “langkah-langkah keras lain” jika Korea Utara melakukan uji coba nuklir atau rudal lebih lanjut.

China, yang merupakan penyambung hidup ekonomi Korea Utara, telah memberlakukan sanksi ekonomi termasuk larangan semua impor batu bara Korea Utara sejak Februari.

Sementara itu, Korea Selatan, AS, dan Jepang menyiapkan pertemuan akhir bulan ini untuk mengkoordinasikan respon bersama terhadap Korea Utara. Demikian kantor berita Korea Selatan Yonhap.

Pyongyang telah melakukan beberapa tes nuklir dan diperkirakan oleh para ahli bahwa mereka menyiapkan uji coba lain seiring upaya mereka untuk mengembangkan hulu ledak nuklir yang bisa menjangkau AS.

Ada indikasi bahwa Korea Utara mungkin menguji rudal antarbenua, meskipun resolusi PBB melarang mereka melakukan uji coba rudal dan nuklir apa pun.

(red/BBC)

BNNP Kepri Amankan Sabu Asal Malaysia 2 Kilogram Tujuan Tembilahan Provinsi Riau

0
Kantor BNN Kepri

batamtimes.co , Batam- Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau Gagalkan upaya penyelundupan dua kilogram sabu-sabu asal Malaysia dengan mengamankan tiga orang sebagai tersangka.

“Sabu-sabu asal Malaysia dikemas dalam dua bungkus The China untuk mengkelabui petugas, saat pemeriksaan di perahu pancung mesin tempel,” kata Kepala BNN Kepri Nixon Manurung di Kantor BNN Kepri, Nongsa, Batam, Selasa.

Ia mengatakan, kronologis penangkapan Senin 10 April 2017, sekitar pukul 07.00 WIB di Perairan Provinsi Kepulauan Riau, Petugas BNNP Kepri melakukan penangkapan terhadap dua orang laki-laki di atas perahu pancung atas nama M (38) WNI dan E (33) WNI.

“Dari tangan keduanya didapati narkotika golongan I jenis sabu-sabu seberat bruto dua kilogram. Sehingga mereka tidak bisa mengelak lagi,” kata dia.

Dari hasil interogasi terhadap kedua tersangka, kata Nixon, petugas mendapatkan informasi bahwa saat tiba di Batam dua pelaku akan melakukan transaksi dengan seorang laki-laki yang sudah menunggu.

“Atas informasi tersebut, selanjutnya kasus tersebut dikembangkan dengan memancing pelaku lain untuk ditangkap,” kata Nixon.

Akhirnya, kata dia, sekitar pukul 09.00 WIB di Komplek Ruko Golden Gate, Jodoh, Kota Batam petugas BNNP Kepri melakukan penangkapan terhadap pelaku ketiga atas nama MJ (39) warga Indonesia.

“Ketika diinterogasi MJ mengaku bahwa Sabu-sabu tersebut rencananya akan dibawa ke  Kota Baru, Tembilahan, Provinsi Riau untuk diedarkan di sana,” kata Nixon.

Pelaku M dan MJ yang merupakan kurir mengaku mendapat upah masing-masing Rp10 jua dan Rp5 juta.

Semua tersangka kemudian di bawa ke BNNP Kepri untuk menjalani proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut .

“Atas perbuatan tersebut, ketiga tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup,” kata dia.

Petugas BNN Kepri, kata Nixon, masih terus mengembangkan kasus tersebut sehingga pihak-pihak yang terlibat bisa diungkap.

 

(red/lan)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga