8.6 C
New York
Sunday, April 5, 2026
spot_img
Home Blog Page 1187

BP Batam Gandeng Korsel Bangun Pengelolaan Air Limbah Rumah Tangga Senilai US 43 Juta Dolar

0
Ilustrasi Otorita Batam

batamtimes.co , Batam – Badan Pengusahaan Batam menggandeng Korea Selatan untuk membangun instalasi pengelolaan air limbah rumah tangga dengan proyek senilai 43 juta dolar Amerika yang didanai melalui pinjaman “Economic Development Cooperation Fund” (EDCF) Korea.

“Pembangunan fisik akan mulai dilakukan 13 April 2017 di Bengkong Sadai Batam. Ini merupakan proyek tahap pertama untuk mengelola limbah rumah tangga kawasan Batam Centre yang selama ini mengalir ke Waduk Duriangkang,” kata Deputi 4 Badan Pengusahaan Batam, Purba Robert M Sianipar di Batam, Selasa.

Rencana tersebut, kata dia, sudah digagas sejak 2011 pada saat Pemerintah Korea Selatan dan Badan Kerjasama Internasional Korea Selatan (Korea International Cooperation Agency/Koica) melakukan kajian di Batam.

“Pembangunan WWTP (waste water treatment plant/IPAL) karena Batam tak lagi memiliki kemampuan mengolah limbahnya sendiri. Jumlah limbah domestik dari kegiatan mandi, cuci, kakus (limbah domestik) bertambah setiap hari akibat pesatnya pertumbuhan penduduk Batam,” kata dia.

Pembangunan WWTP baru juga dalam rangka pengamanan waduk dari limbah domestik, penataan sanitasi pemukiman penduduk dan penyehatan lingkungan permukiman, dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat Batam sehingga masyarakat dapat menjadi lebih produktif dengan sistem pengelolaan air limbah permukiman yang ramah lingkungan, serta peningkatan estetika lingkungan.

“Jadi proyek ini dimaksudkan untuk menjaga kualitas air dan kesehatan masyarakat berdasarkan penetapan rencana sarana air limbah dan perlindungan terhadap sumber daya air. Selain itu proyek ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan sarana pengolahan air limbah dengan percepatan pembangunan sanitasi permukiman,” kata Robert.

Kepala Bidang Pengelolaan Limbah BP Batam, Iyus Rusmana mengatakan pembangunan IPAL rencananya dibangun di lahan seluas 7 hektare Bengkong Sadai.

Pengolahan limbah nantinya akan dilakukan secara menyeluruh melalui jaringan perpipaan yang terintegrasi. Limbah tersebut akan diolah hingga kadar polutannya memenuhi baku mutu lingkungan.

“Sambil berjalan pembangunan kami akan cari kemungkinan terbaik apakah akan dialirkan kelaut atau digunakan kembali. Karena jika dibuang ke laut juga rugi,” kata dia.

Pada tahap pertama fase 1, pembangunan direncanakan di kawasan Batam Centre dengan area pelayanan seluas 18,379 kilometer persegi dari total area 38,963 kilometer persegi, yang meliputi Teluk Tering, Sei Panas, Taman Baloi, Baloi Permai dan Sukajadi dengan jumlah penduduk yang akan terlayani sebanyak 126.092 jiwa dengan debit air limbah sebanyak 19.280 meter kubik per hari (debit hari maksimum). Diharapkan pada 2019, tahap pertama fase 1 akan selesai.

Pada tahap ini akan dibangun jaringan pipa sanitasi air limbah sepanjang 114 kilometer, penyambungan pipa sambungan rumah sebanyak 11.000 rumah tangga dan terdapat 5 relay pumping station.

Proyek ini ditargetkan pada penyelesaian tahap I berkapasitas mengelola limbah cair 20.000 m3/hari (230 lt/dtk) dari kapasitas sebelumnya yang hanya 33 liter per detik sejak dibangun pada 1995.

Pihak Kontraktor Asal Korea yang juga datang di BP Batam mengatakan akan melakukan pembangunan sebaik mungkin agar selesai sesuai kontrak yaitu akhir 2019.

Perwakilan kontraktor, Kim mengatakan teknologi tinggi yang digunakan sangat mudah untuk diterapkan dan mudah dalam perawatan.

 

(red/ant)

Pemko Batam Akan Menata Kawasan Taman Kota Jodoh , Kios Tidak Diperbolehkan lagi di Bahu Jalan

0
Walikota Batam M.Rudi.

batamtimes.co , Batam – Harapan pemimpin Kota Batam untuk menjadikan kawasan Nagoya-Jodoh menjadi wajah Kota Batam yang metropolitan mulai dilaksanakan.Salah satunya dengan menata kembali kawasan Taman kota Jodoh,kawasan tersebut sudah lama terkesan kumuh.

Perihal tersebut, terungkap saat Walikota Batam jumpa dengan para pedagang yang menempatkan kios-kios di Taman Kota Jodoh.Dalam kesempatan itu terlihat hadir Walikota Batam H.Rudi, Kapolresta Barelang, Camat Batu Ampar dan Lurah.

Walikota Batam M.Rudi mengatakan,Taman Kota Jodoh akan di tata sedimikan rupa, selama ini kawasan itu terlihat carut marut dan kumuh karena penempatan kios-kios pedagang tidak tertata.Bahkan kios-kios yang berdiri pun di bahu jalan sembarangan, sehingga ruas jalan menjadi sempit.

Lebih jauh dikatakannya dalam sambutan, waktu dekat Taman Kota Jodoh ini akan di tata, kepada para pedagang yang selama ini berjualan di kawasan Taman agar segera mendaftarkan kios-kiosnya pada Kecamatan.Dan sebentar lagi jika sudah terealisasi pasar induk Jodoh diserahkan dikelola Pemko Batam maka seluruh pedagang akan berjualan disitu.

“ untuk sementara pedagang masih di perbolehkan berjualan di kawasan Taman Kota Jodoh ini sebelum terealisasinya pengelolaan pasar induk oleh pihak Pemko Batam, tapi apabila nanti pasar induk telah selesai dan dibawah pengelolaannya Pemko Batam, maka pedagang-pedagang yang selama ini berjualan di Taman Kota Jodohakan di pindahkan kesana,”kata Rudi Senin (10/4/2017)

Dengan di tatanya Taman Kota Jodoh maka kawsan tersebut nantinya terlihat rapi, dan bersih.Pemko Batam berharap pada pedagang yang berdagang di lokasi Taman untuk sementara agar dapat menjaga kebersihan dan menempatkan kios-kios pada tempatnya.

“bukan di atas bahu jalan sehingga menjadikan jalan sempit” ujarnya

Sementara itu Lurah Batu Ampar Imam Tohari SH,MH mengatakan,Jumlah pedagang yang berdagang di Taman Kota Jodoh berjumlah kurang lebih 150 pedagang.

Untuk sementara sejumlah pedagang ini diperbolehkan berjualan di Taman Kota Jodoh.Tapi harus mengikuti aturan yang di keluarkan Pemko Batam.

” para pedagang yang biasanya berjualan dengan mendirikan kios-kios mereka di Taman kota Jodoh, saat ini tidak diperbolehkan lagi.Pemko Batam menganjurkan kepada para pedagang yang akan berjualan di lokasi Taman, harus menggunakan gerobak.”tukas Imam

Menurutnya, Bila mereka berjualan memakai gerobak penempatannya terlihat tertata rapi, begitu pula sehabis mereka berjualan, gerobak-gerobak tadi tidak lagi di tempatkan dimana mereka jualan.

“usai berjualan Grobak harus dipindahkan kelokasi yang telah ditentukan, sehingga tidak mengganggu pengguna jalan, dan Taman Kota akan terlihatrapi’’ ujarnya

 

Pewarta : Mustafa

Sigit : Faskes Tingkat Pertama BPJS Kesehatan Dapat Dilayani Klinik Baloi BP Batam

0
Klinik Baloi BP Batam yang mengunakan fasilitas BPJS..

batamtimes.co , Batam – Dalam rangka memberikan peran aktif dan sekaligus kemudahan akses layanan kesehatan kepada masyarakat Batam,Klinik Baloi BP Batam kini melayani peserta BPJS Kesehatan. Masyarakat di sekitar Baloi dapat memanfaatkan layanan Klinik dengan Kartu Indonesia Sehat atau BPJS kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Direktur RSBP, dr. Sigit Riyanto M,Sc saat meresmikan klinik Baloi sebagai fasilitas kesehatan (faskes) pertama BPJS di klinik Baloi pada Senin (10/4/2017). Sigit mengatakan BP Batam telah melakukan kerjasama kemitraan layanan dengan BPJS Kesehatan untuk dapat kembali memberikan fasilitas layanan kepada masyakarat Batam sebagai faskes tingkat pertama mitra layanan BPJS Kesehatan.

Klinik baloi diharapkan dapat memperluas pelayanan kesehatan disekitar Baloi dan mempermuda hak pelayanan untuk meminimalis antrian.Sigit menghimbau agar masyarakat dapat memanfaaatkan klinik Baloi sebagai rujukan pelayanan kesehatan.

“sebenarnya sudah dibuka sejak awal April menerima peserta BPJS, bagi masyarakat yang tempat tinggalnya dekat dengan klinik baloi dapat memindahkan PPK 1 ke Klinik baloi,” ujarnya.

Ia menambahkan , Klinik Baloi berdiri sejak tahun 1985 merupakan klinik satelit RSOB BP Batam dan menjadi satu-satunya klinik pemerintah pada waktu Otorita Batam. Seiring berjalan Klinik Baloi terus mendorong program pemerintah dalam upaya pemberian layanan kesehatan.

“Dokter yang bertugas di sini jangan hanya memberi resep obat saja melainkan penyuluhan tentang hidup sehat dengan begitu harapannya dapat memberikan pelayanan mutu lebih baik dengan manfaat lebih luas dan pelayanan maksimal, dua tahun kedepan klinik ini akan dibangun infrastruktur fisik dengan fasilitas anak dan penyakit dalam,” terangnya.

Sementara itu, Camat Lubuk Baja, Novi Harmadyastuti menyambut baik dengan kehadiran Klinik Baloi sebagai faskes pertama BPJS Kesehatan.Menurutnya kehadiran klinik Baloi dapat membantu layanan kesehatan bagi masyarakat Batam khususnya warga Baloi.

“penumpukkan pasien sering terjadi di puskesmas Lubuk Baja dengan adanya klinik ini dapat membantu mengurangi antrian,” ujarnya.

“Kami sungguh berbangga dan berbahagia klinik ini membuka faskes BPJS ,baik Lurah,Seklur dan jajaran saya perintahkan untuk dapat di infokan kepada masyarakat khususnya lubukbaja,” tambahnya.

Ia berharap agar Pemerintah dalam hal ini Camat dan Lurah kedepannya dapat saling bersinergi dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh Klinik Baloi BP Batam.

Asnah selaku perwakilan BPJS Kesehatan cab Batam dalam kesempatan tersebut menyatakan selamat atas dibukanya Klinik Baloi sebagai peserta faskes BPJS.Ia mengajak agar merubah mindset agar Klinik tidak hanya untuk melayani orang sakit melainkan sebagai ruang konsultasi kesehatan bagi masyarakat.

“BPJS mengharapkan klinik dapat lebih promotif dan preventif jadi tidak hanya sakit datang melainkan melakukan kegiatan positif seperti penyuluhan dan senam kesehatan bagi klinik Baloi,” tuturnya.

Klinik Baloi berlokasi di Jalan Bunga Raya bersebelahan dengan kantor Waka Polsek Lubuk Baja dan Kantor Camat Lubuk Baja dengan membuka layanan poli umum, poli gigi dan poli kebidanan.Hadir dalam kesempatan tersebut Kapolsek Lubuk Baja, Lurah Baloi, jajaran pegawai RSOB BP Batam, dan tokoh masyarakat.

 

Pewarta : Mustafa

Anggaran Minim , HUT Satpol PP ke 67 Tingkat Provinsi Kepri di Lingga Gagal Terlaksana

0
Satpol PP Kepri Apel Pagi di Kator Pemprov Kepri Sengarang Tajungpinang

batamtimes.co , Lingga – Peringatan HUT Satpol PP ke 67 tingkat propinsi kepri, tahun 2017 ini yang direncanakan diperingati di kabupaten lingga pada 13 april nanti, gagal terlaksana. Minimnya anggaran pemerintah propinsi kepri di tahun 2017 ini, menjadi alasan gagal terselenggaranya peringatan HUT Satpol PP tingkat propinsi di kabupaten Lingga.

Sebagai gantinya, peringatan HUT Satpol PP tingkat propinsi Kepri dilaksanakan di tanjung pinang. Dipilihnya kota Tanjungpinang sebagai tuan rumah perayaan HUT Satpol PP tingkat propinsi kepri ini, dikarenakan kota Tanjungping yang merupakan ibukota dari propinsi.

Tidak jadinya Lingga sebagai lokasi perayaan HUT Satpol PP ke 67 di tahun 2017 ini, sangat di sesalkan oleh pemerintah lingga.

” Kami sangat menyayangkan dengan tidak jadinya lingga sebagai tempat pelaksaan HUT Satpol PP ke 67″ungkap Said Rudi Falloh, kepala Satpol PP Lingga, saat dijumpai di ruang rapat DPRD lingga (11/4/2017)

“Meski lingga tidak jadi tuan rumah di perayaan HUT Satpol PP ke 67, Lingga tetap akan mengirimkan personilnya ke Tanjungpinang”, lanjut said.

Berbagai persiapan jelang perayaan HUT Satpol PP ke 67 pun sudah dilakukan. Rencananya pada HUT Satpol PP ke 67 di Tanjungpinan yang akan dilaksanakan pada 13 april nanti, Personil Satpol PP lingga akan menampilkan berbagai macam atraksi. Beberapa diantaranya, atraksi beladiri dan pengendalian masa.

 

Pewarta : Irwansah

Bupati Ponorogo : Mulai Hari Ini Evakuasi Korban Tertimbun Longsor Dihentikan

0
Pencarian Korban Longsor Ponorogo Tim SAR gabungan mencari korban yang tertimbun longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (7/4/2017). Hingga hari ketujuh tim SAR terus mencari sekitar 25 korban yang masih tertimbun longsor. (Foto :ANTARA)

batamtimes.co , Jatim – Pemkab Ponorogo, Jawa Timur menghentikan total pencarian 24 korban yang masih hilang tertimbun longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung karena pertimbangan keselamatan relawan, warga serta potensi banjir bandang akibat lumpur jenuh di sepanjang area longsoran.

“Mulai hari ini evakuasi saya hentikan saja seterusnya. Bukan penghentian sementara,” kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni dikonfirmasi usai rapat koordinasi bersama tim SAR gabungan di posko induk tanggap darurat bencana di Desa Banaran, Minggu.

Rapat evaluasi darurat dilakukan tim SAR gabungan dengan dihadiri Bupati Ipong Muchlissoni, Danrem 081/DSJ Madiun Kolonel Inf Piek Budyakto, Kapolres Ponorogo AKBP Suryo Sudarmadi, Dandim 0802 Letkol Inf Slamet Sarjianto, Koordinator Basarnas Asnawi Siswoyo, Plt Kepala BPBD Ponorogo Sumani serta tidak ketinggalan Kades Banaran Sarnu.

Dalam forum evaluasi tersebut, pihak Basarnas sempat menyampaikan paparan mengenai kronologi pergerakan material lumpur jenuh dalam volume besar yang terjadi mulai dari titik sektor A dan bergerak menuju sektor B, C, D hingga sempat menyentuh pemukiman warga.

Menurut penjelasan Asnawi maupun Gatot dari pihak Basarnas, longsor susulan disebabkan material tanah yang jenuh air akibat hujan serta aktivitas penyemprotan di area sektor A, dan B sehingga menjadi labil.

“Memang berisiko jika pencarian dengan cara menyemprotkan air terus menerus dilakukan di atas, karena bisa memicu lumpur jenuh yang sewaktu-waktu bisa memicu longsor susulan seperti tadi tejadi,” kata Gatot.

Kapolres Ponorogo AKBP Suryo Sudarmadi juga merekomendasikan penghentian serta pengosongan seluruh pemukiman yang ada di sekitar alur sungai di bawah kawasan terdampak longsor mulai sektor A hingga D.

Ia berpandangan material tanah longsor yang ada di lokasi bencana bisa sewaktu-waktu menjadi banjir lumpur jika kondisinya semakin jenuh dan terjadi hujan deras.

“Keselamatan warga harus diutamakan dan operasi pencarian sebaiknya dikaji ulang, apakah dilanjut atau dihentikan dengan mempertimbangkan faktor risiko bagi tim relawan maupun petugas SAR gabungan,”ujarnya.

Menanggapi berbagai masukan dari seluruh unsur SAR dan setelah memberikan pemahaman kepada warga melalui Kades Sarnu, Ipong memutuskan operasi pencarian 24 korban yang masih hilang dan belum ditemukan, dihentikan total.

Hal itu sesuai kesepakatan yang dicapai dalam rapat evaluasi yang dihadiri seluruh steakholder, bahwa pencarian korban longsor di Dusun Tangkil, Desa Banaran tidak mungkin dilanjutkan kembali, mengingat kondisi di berbagai sektor pascaadanya pergerakan material longsor pada Minggu siang sekitar pukul 12.00 WIB.

“Salah satunya dihentikan karena adanya longsoran tadi. Itu yang menjadi pertimbangan utama kita dalam rapat tadi,” ujar Ipong.

Bupati berharap pihak keluarga bisa menerima keputusan penghentian tersebut. Kendati sudah dihentikan namun Ipong menyatakan jika saat ini masa tanggap darurat masih berlangsung.

Saat ini pihaknya mengaku fokus pada upaya pembersihan dan pengaliran lumpur material longsor.

“Teknis pencarian juga menggunakan air. Kalau diteruskan memperparah kejenuhan air yang ada di dalam tanah yang ada di bawah ini. Sehingga mulai hari ini kita akan fokus untuk mencarikan jalan aliran lumpur ini. Kalau tidak dibuatkan jalan nanti malah nerjang kemana-mana,” katanya.

Penanggung jawab operasi pencarian sekaligus masa tanggap darurat bencana tanah longsor di Desa Banaran ini juga menegaskan bahwa mulai Senin (10/4) pemkab akan menerjunkan tim dari Dinas Pekerjaan Umum guna menata material longsor bercampur lumpur serta melakukan normalisasi aliran sungai yang bersumber dari bawah Gunung Gede atau tak jauh dari titik lokasi longsoran utama.

Ia berharap upaya penataan dan pembuatan alur sungai di sepanjang kawasan yang terdampak longsor itu bisa mencegah terjadinya banjir bandang saat turun hujan dengan intensitas tinggi di wilayah tersebit.

36 Orang Tewas Serangan Bom di Dua Gereja Koptik Mesir

0
Bom di Gereja Koptik Mesir/Wall Street Journal.

batamtimes.co , Mesir – Setidaknya 36 orang tewas dan lebih dari 100 terluka dalam serangan bom di dua gereja koptik pada Minggu, serangan terbaru pada agama minoritas yang semakin menjadi target milisi.

Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab pada serangan, yang terjadi seminggu sebelum paskah koptik dan dalam bulan yang sama Paus Fransiskus dijadwalkan untuk mengunjungi Mesir.

Pemboman pertama, di Tanta, sebuah kota Delta Nil kurang dari 100 kilometer di luar Kairo, menewaskan sedikitnya 25 orang dan melukai setidaknya 78 orang, kata Kementerian Kesehatan Mesir.

Serangan yang kedua, dilakukan hanya beberapa jam kemudian oleh pelaku bom bunuh diri di Alexandria dan menewaskan 11, termasuk tiga polisi, dan melukai 35 orang, tambah kementerian itu.

Paus Tawadros, yang menghadiri misa di katedral Saint Mark, masih berada di dalam gedung pada saat ledakan itu tapi tidak terluka, kata Kementerian Dalam Negeri.

Pemboman itu terjadi saat cabang IS di Mesir tampaknya meningkatkan serangan dan ancaman terhadap umat Kristen.

Pada Februari, keluarga dan mahasiswa Kristen melarikan diri dari provinsi bagian utara Mesir, Sinai, setelah serentetan pembunuhan.

Serangan-serangan itu terjadi setelah salah satu serangan yang paling mematikan di kelompok minoritas Kristen Mesir, ketika seorang pembom bunuh diri menyerang katedral koptik terbesar, menewaskan sedikitnya 25 orang.

Kelompok IS kemudian mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Ribuan orang berkumpul di luar gereja di Tanta tak lama setelah ledakan, beberapa mengenakan pakaian hitam, menangis, dan menjelaskan adegan pembantaian.

“Ada darah di seluruh lantai dan bagian tubuh tersebar,” kata seorang wanita Kristen yang berada di dalam gereja.

“Ada ledakan besar di aula. Api dan asap memenuhi ruangan dan luka yang sangat parah,” kata wanita Kristen yang lain, Vivian Fareeg.

Presiden Abdel Fattah al-Sisi dan Perdana Menteri Sherif Ismail dijadwalkan untuk mengunjungi lokasi ledakan di Tanta pada Minggu dan Sisi telah memerintahkan pertemuan darurat dewan pertahanan nasional, menurut laporan kantor berita negara, demikian.

 

(red/Reuters)

Kata GM Transmition Bright PLN Batam, Padamnya Listrik Minggu Disebabkan Ganguan Teknis di Panaran

0
GM Generation and Transmittion Bright PLN Batam, Hamidi (baju putih samping Samsul Bahri), saat konfrensi pers membahas pemadaman listrik yang terjadi Minggu (9/4).

batamtimes.co , Batam – Aliran Listrik sempat padam dibeberapa Wilayah di Kota Batam yakni , Batam Centre, Tiban, Batuampar, Tanjungpiayu hingga Batuaji , Minggu (9/4/2017) sekitar pukul 9.15 WIB.Padamnya listrik, tidak hanya terjadi di sebagian besar wilayah Batam,melainkan juga terjadi di Bintan.

General Manager Generation and Transmittion Bright PLN Batam, Hamidi mengatakan, pemadaman listrik itu lantaran ada gangguan teknis di pembangkit Panaran. Penyebabnya karena over frekuensi yang berimbas pada kelebihan beban yang dipikul pembangkit besar seperti di Tanjung Kasam, hingga berakibat pada terputusnya aliran listrik. Saat itu terjadi defisit listrik sebesar 20 Megawatt.

“Sebelum pukul 9.15 itu, operasional listriknya normal untuk Batam dan Bintan. Tapi sekitar pukul 9.15 WIB, terjadi goncangan terkait adanya over frekuensi di kita,” kata Hamidi saat konfrensi pers di Gedung Bright PLN Batam, Minggu (9/4) siang.

Over frekuensi itu pula, yang berakibat pada terputusnya aliran listrik di sebagian besar wilayah Batam. Bahkan meluas sampai ke Bintan. Hingga pukul 13.47 WIB, terkonfirmasi masih ada aliran listrik di beberapa wilayah di Batam yang belum menyala.

Hamidi belum bisa memastikan penyebab gangguan sistem di pembangkit Panaran itu. Apakah ada mesin yang tidak bekerja? Atau karena beban penggunaan listrik masyarakat meningkat atau sebab lainnya.

“Sekarang kita masih cek, masih melakukan analisa titik sumbernya dimana. Ini murni karena gangguan sistem. Bukan karena human error,” ujar dia.

Hamidi melanjutkan, saat ini pihaknya masih melakukan pemulihan di semua pembangkit. Seperti di pembangkit Tanjung Kasam, sekitar pukul 13.06 WIB pihaknya sudah mulai memanaskan kembali batubara sebagai bahan bakar pembangkit listrik.

“Karena di Tanjung Kasam sempat berhenti tadi, kami butuh waktu enam sampai tujuh jam untuk mengoperasionalkan satu pembangkitnya. Mudah-mudahan saja tak terjadi defisit lagi,” kata Hamidi

Jika defisit berlanjut, imbasnya akan terjadi pemadaman bergilir di Kota Batam pada malam hari. Untuk diketahui, pembangkit listrik di Panaran, memiliki beban puncak 96 Megawatt, sedangkan pembangkit di Tanjung Kasam memiliki beban puncak sebesar 130 Megawatt. Pembangkit listrik di Tanjung Kasam menunjang ketahanan listrik sebesar 30 persen untuk wilayah Batam dan lainnya.

Soal padamnya listrik di sebagian besar wilayah Batam ini juga disesalkan, Sekretaris Bright PLN Batam, Samsul Bahri. Apalagi baru-baru ini tarif listrik Batam mengalami penyesuaian. Ia mengatakan, pada prinsipnya Bright PLN Batam tidak ingin pemadaman listrik tersebut terjadi. Karena akan berakibat pada kerugian in materi dan materi.

“Kami juga tidak mau mati lampu. Kalau listrik padam, nama baik kami juga dirugikan. Karena kami diminta pemerintah yang dituangkan dalam pergub untuk meningkatkan mutu pelayanan ke pelanggan,” kata Samsul.

“Secara materi kami juga dirugikan. Karena untuk memulihkan lagi dari start mesin sampai dia (listrik) menyala, perlu bahan bakar gas, batu bara, BBM,” sambung dia.

Samsul kembali menegaskan, untuk pemadaman listrik memang ada yang terencana dan tidak terencana. Pemadaman yang terjadi pada Minggu (9/4) sekitar pukul 9.15 WIB termasuk pemadaman yang tidak terencana.

“Kami berupaya memberikan yang terbaik. Tapi ada hal-hal di luar kekuasaan kami. Kami tidak bisa hindari kalau terjadi gangguan teknis di pembangkit,” kata Samsul.

Warga Kelurahan Mabar Heboh Dikejutkan Satu Keluarga Tewas Dibunuh

0
Pembunuhan satu keluarga di Gang Bakaran Batu Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli.

batamtimes.co , Medan – Ratusan warga yang bermukim di Jl Rumah Potong Hewan/Kayu Putih, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli heboh.Pasalnya, warga dikejutkan dengan pembantaian satu keluarga di Gang Bakaran Batu.

“Yang meninggal dunia ini ada lima orang. Pertama Harianto, lalu isterinya Yanti, anaknya Gilang dan Naya,” ungkap Kepala Lingkungan XI, Budiono, Minggu (9/4/2017).

Selain itu, mertua dari Harianto alias Rianto ikut tewas. Namun, Budiono tidak tahu pasti nama lengkap mertua Rianto.

“Saya tidak tahu nama mertuanya. Tapi yang jelas, lima orang meninggal dunia,” ungkap Budiono yang tampak keringatan.

Ia mengatakan, kelima korban ditemukan di dapur. Budiono tidak tahu pasti dimana saja luka yang diderita korban.

Dari informasi di lapangan, kelimanya tewas digorok.Sampai saat ini, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

 

Pewarta : Timbul

Pembangunan Penyuling Air Laut Hingga kini Masih Tahap Persiapan Teknis

0
Dokumentasi ,Mantan Wali Kota Batam Ahmad Dahlan saat peletakan batu pertama sea water reverse osmosis (SWRO) atau pengelolaan air laut menjadi air tawar di Belakangpadang, Batam, Senin (7/12/2015)

batamtimes.co , Batam – Mesin penyuling air laut menjadi air bersih atau “sea water reverse osmosis(SWRO)” di Pulau Belakangpadang Kota Batam hingga kini masih dalam persiapan teknis, dan belum dapat digunakan secepatnya.

“Belum dapat digunakan, masih persiapan teknis. Ternyata tidak semudah itu,” kata Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam, Suhar di Batam, Kepulauan Riau, Minggu.

Sebenarnya bangunan SWRO yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum telah selesai secara fisik, termasuk waduk yang akan menampung air hasil pengolahan. Namun, masih ada bagian mesin yang disempurnakan, sehingga pengoperasiannya berlarut.

Padahal, tahun ini Pemkot menganggarkan Rp1 miliar untuk menambah jaringan air bersih SWRO ke rumah-rumah warga di Pulau Belakangpadang yang berseberangan dengan Singapura itu.

Jaringan berupa pipa air bersih akan disambungkan langsung hingga ke rumah warga agar masyarakat pulau penyangga itu tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih.

Pemerintah kota tidak mengenakan biaya dari warga untuk pemasangan sambungan air baru itu, karena semuanya sudah ditanggung oleh pemerintah dari APBD.

Masyarakat hanya membayar biaya pemakaian air yang digunakan, sesuai dengan yang telah ditetapkan.

Camat Belakangpadang menyatakan, dari dana Rp1 miliar yang disiapkan pemerintah, seluruhnya akan digunakan untuk penyambungan 500 jaringan baru untuk dua kelurahan di Pulau Belakangpadang, yaitu Sekanak Raya dan Tanjung Sari Kecamatan Belakangpadang.

Pemerintah menambah sambungan air SWRO masing-masing 300 rumah di Kelurahan Sekanak Raya dan 200 rumah di Kelurahan Tanjung Sari.

Pada 2016, pemerintah pusat sudah menyambung 200 jaringan SWRO di Kelurahan Sekanak Raya. Pemkot Batam juga menyambung 50 jaringan SWRO di kelurahan.

 

(red / Adi)

PT.Saricotama Hendak Ditutup DPRD Karimun , Ratusan Warga Terancam Kehilangan Pekerjaan

0
450 tenaga kerja yang merupakan warga setempat menggantungkan hidup pada PT.Saricotama Indonesia.

batamtimes.co , Karimun – Ratusan warga Tanjungbatu yang bekerja di PT.Saricotama Indonesia, resah terancam kehilangan pekerjaan menyusul pernyataan DPRD Karimun, Provinsi Kepulauan Riau meminta agar perusahaan itu ditutup dengan alasan permasalahan perizinan.

“Lantas kami mau kerja apa, apa kami harus jadi ‘penyamun’ (perampok). Ratusan orang yang bekerja di sini (PT.Saricotama Indonesia), mau kerja apa lagi kalau ini ditutup?,” kata salah seorang pekerja PT.Saricotama Indonesia, Samad di tempat kerjanya, Kecamatan Tanjungbatu Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau, Minggu.

Samad mengatakan sebanyak 450 tenaga kerja yang merupakan warga setempat menggantungkan hidup pada perusahaan tersebut, sehingga wacana ditutupnya perusahaan itu oleh DPRD Karimun, dalam rapat dengar pendapat beberapa hari lalu, dianggap tidak tepat dan bahkan dia anggap mengintimidasi masyarakat.

“Sebanyak 450 orang yang kerja disini, kalau ini ditutup, kami mau kerja apa? kami mau makan apa? Apa mau anggota dewan itu ngasi makan kami?,” keluh Samad.

Dirinya menyesalkan sikap anggota DPRD Karimun tersebut yang tidak memihak pada kepentingan hajat hidup orang banyak yang telah menggantungkan hidup pada perusahaan tersebut.

“Tidak sepantasnya anggota dewan seperti itu,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur PT.Saricotama Indonesia, Basri Tio mengakui jika anggota DPRD Karimun telah melakukan kunjungan ke perusahaannya beberapa waktu lalu.

“Ya, memang ada mereka (anggota DPRD Kabupaten Karimun) kemari. Sekarang kami yang dipersalahkan itu apa? Kalau memang izinnya yang salah, kasi tau la,” kata Basri Tio saat dihubungi dari Tanjungbatu.

Dirinya mengatakan, pihaknya tidak ada berniat dengan sengaja untuk melanggar aturan-aturan seperti yang ditudingkan. Pihaknya juga akan mengurus segala bentuk perizinan jika memang itu merupakan persyaratan yang harus dipenuhi oleh perusahaan.

“Kami urus, asal dikasi tau apa aja yang harus kami lengkapi,” katanya.

 

(red/ant)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga