8.6 C
New York
Sunday, April 5, 2026
spot_img
Home Blog Page 1196

Layanan Bus DAMRI Resmi Beroperasi di Lingga

0
Wabup Lingga,sedang mencoba bus DAMRI yang digunakan untuk penunjang tranportasi antar desa

batamtimes.co , Lingga – Layanan Bus DAMRI yang sudah lama diidamkan sejak lama oleh masyarakat pedesaan. Sehingga Bupati Lingga Jumat (17/3/2017) yang lalu meresmikan angkutan resmi masyarakat desa,beroperasi.

Peresmian oprasinya armada bus DAMRI yang digunakan untuk penunjang tranportasi antar desa itu, ditandai dengan pemotongan pita oleh bupati lingga, Alias Wello, di depan kantor bupati lingga.

Dalam sambutannya, Alias Wello, mengucapkan terima kasih kepada pihak yang mendukung, tentunya pihak Dishub yang telah mendatangkan bus perintis ini.

“transportasi ini sangat diperlukan sekali dalam memacu pembangunan di Lingga yang saat ini sedang berjalan”, ungkap Alias Wello.

Armada Bus DAMRI ini, nantinya akan melayani rute pesisir Timur Lingga, yakni Desa Sungai Pinang – Daik Lingga

Untuk biaya yang dikenakan perpenumpang, hanya Rp. 16 ribu rupiah.

“Dengan beroprasinya armada bus DAMRI ini, diharapkan masyarakt tidak lagi menggunakan kendaraan pribadi untuk menuju ibukota lingga, di daik lingga”, lanjut Alias Wello.

 

Pewarta : Irwansyah

Golkar Berkoalisi untuk Pilwako Tanjungpinang

0
Lambang Golkar

batamtimes.co , Tanjungpinang – Partai Golkar di Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau tengah melakukan pendekatan dengan beberapa partai koalisi persiapan untuk penjaringan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang 2018.

“Saat ini Golkar sudah melakukan pendekatan dengan beberapa partai, ya komunikasi biasa untuk mencari koalisi, persiapan,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Golkar Tanjungpinang, Ade Angga di Tanjungpinang, Kamis.

Golkar sudah menyadur beberapa representatif dari pengurus Golkar tingkat Kelurahan hingga Kecamatan. Meskipun pada akhirnya konfensi atau penjaringan bakal calon Walikota berubah secara dinamis.

“Pengusulan sudah tapi saat ini masih perlu pendekatan ke partai koalisi,” lagi kata Angga.

Partai dengan jumlah kursi empat di DPRD Kota Tanjungpinang tersebut kata angga belum mendapatkan calon untuk diusulkan ke Pilkada Kota Tanjungpinang. Meskipun nama Angga mulai senter terdengar di media sosial.

Saat ditanya kesiapannya untuk maju Pilkada Tanjungpinang 2018, Ade menjawab. “Masih terlalu pagi untuk makan siang,” ujarnya.

Pengamat Politik di Kota Tanjungpinang,Endri Sanopaka dalam analisanya mengatakan Golkar berkemungkinan untuk membuka penjaringan secara terbuka.

“Menurut saya Golkar juga kemungkinan akan membuka peluang penjaringan secara terbuka meskipun mereka punya kader potensial untuk maju,”

Menurutnya kalkulasi parpol saat ini pasti menginginkan kemenangan, tidak semata-mata kaderisasi. kata Endri, Pilkada itu juga bicara kepentingan.

“Bisa saja koalisi Parpol yang sudah melakukan penjaringan atau bahkan sudah deklarasi dalam perjalanan ternyata malah bubar,” ujarnya.

Dalam situasi politik saat ini, disampaikan Endri, Golkar tinggal mencari dua kursi koalisi, dalam hal ini, partai dengan dua kursi di legislatif Kota Tanjungpinang adalah PAN dan PPP.

“Yang relatif aman ya PAN, dulunya pak syahrul sempat di dukung PAN tapi tidak pengusung, karena PDI Perjuangan sendiri cukup waktu itu,” ungkapnya. (red/Antara)

Kapal Marcopolo yang Karam , Masih Dalam Tahapan Lidik Polisi

0
Sebuah kapal Kayu Budi Jasa karam di perairan Tanjung Pinggir Sekupang, kamis (15/8).Kecelakaan ini akibat kapal tersebut menabrak karang. F-Cecep Mulyana/Batam Pos

batamtimes.co , Pekanbaru – Jajaran Kepolisian Resor Kota Pekanbaru menyelidiki karamnya sebuah kapal merek Marcopolo 129 di salah satu Pelabuhan Sungai Siak yang menyebabkan seorang pelajar pelayaran asal Aceh tenggelam empat hari dan akhirnya meninggal dunia.

“Kami masih melakukan penyelidikan pihak mana yang lalai sehingga mengakibatkan jatuhnya korban di kapal yang lebih dari lima tahun tidak berlayar ini,” kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polisi Sektor Sekitat Kawasan Pelabuhan (SKP) Ipda Letman Z di Pekanbaru, Kamis.

Hal itu dikatakannya setelah ditemukannya jasad korban atas nama Tengku M Taufik Kurniawan (23) pada Kamis (16/3) sore ini. Korban merupakan Pelajar Balai Pelatihan Pendidikan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Aceh.

Penyelidikan akan dilakukan terhadap PT Armada Maritim Nusantara yang memberikan izin kepada Anak Buah Kapalnya agar kapal itu dijadikan tempat menginap kepada pelajar magang pelayaran.

“Masih kami lakukan penyelidikan siapa yang lalai disini, saat ini jasad korban masih di RS Bayangkara rencananya akan dipulangkan besok ke kampung halamannya,” tambahnya.

Pihak Polsek SKP telah memeriksa beberapa orang saksi, antara lain yakni tiga orang saksi yang merupakan teman korban yang sempat menyelamatkan diri. Sementara dari kapal atau pihak Anak Buah Kapal diperiksa satu orang.

Kapal karam tersebut kejadiannya pada Senin (13/3) pukul 13.30 WIB karena mengalami kebocoran. Korban bersama tiga temannya Rahmad Pratama (23), Reza Kamal (24) dan Feri Ramazana (25) langsung mencoba menyelamatkan diri.

Menurut penjaga pelabuhan, Raja Hasyim (72) korban telah selamat dan sempat ke darat, namun pergi lagi ke kapal mengambil telepon selulernya. Pada saat itulah korban kemudian hilang dan diduga susah berenang karena memakai celana jeans.

Kapal itu milik PT Bandar Teguh Abadi (BTA) milik Pokun, tapi bersandar di Pelabuhan Peti Kemas SHK Pekanbaru. Kapal tunda merk Marcopolo itu sudah lama tidak dipakai karena rusak dan diparkirkan di pelabuhan yang kemudian digunakan para pelajar magang untuk tempat menginap.

“Kapal ini sudah tujuh tahun menyandar, kapal tunda ini kapal yang menarik tongkang,” ungkapnya.

 

(red/Ant)

Bupati Lingga Berkantor Satu Minggu di Kecamatan Senanyang

0
Bupati Lingga Alias Wello

batamtimes.co , Lingga. Pemerataan pembangunan di kabupaten lingga hingga ke wilayah terpencil. Pertanggal 1 april 2017, Bupati Lingga, Alias Wello, akan berkantor selama satu minggu di kecamatan senanyang.

Rencana akan berkantornya bupati lingga, Alias Wello, selama satu minggu di kecamatan senanyang. Merupakan bagian dari percepatan pembangunan di kabupaten lingga, hingga kewilayah terpencil.

“Meski berkantor di kecamatan senanyang, saya tetap bekerja seperti biasa, dan berbagai urusan berkaitan dengan bupati akan dilaksanakan di kecamatan senanyang”,ungkap Alias Wello

“Selama disana saya juga akan melakukan pendataan jumlah ikan yang ada di wilayah kepulauan senanyang”, lanjut Alias Wello.

Selain bupati lingga yang akan berkantor di kecamatan senanyang, selama satu minggu. Dinas kelautan dan perikanan (DKP) kabupaten lingga, pertanggal 1 april 2017, akan berkantor di kecamatan senanyang, tepatnya di pulau sebangka.

” Pertanggal 1 april DKP akan berkantor di kecamatan senanyang, dan akan seterusnya berkantor di kecamatan senanyang”, jelas Alias Wello.

 

Pewarta : irwansah

Buka Musrenbang Alias Wello Fokus Pembangunan Empat Sektor

0
Buka Musrenbang Bupati Lingga Alias Wello.Kamis (16/3/2017)

batamtimes.co , Lingga-  Buka musrembang tingkat kabupaten lingga tahun 2017, yang dilaksanakan di aula kantor bupati lingga kamis 16/3. Bupati lingga, Alias Wello, akan fokuskan pembahasan pembangunan di empat sektor.

Empat sektor yang menjadi prioritas pembangunan kabupaten lingga dalam pembahasan musrembang tahun 2017. Diantaranya sektor pertanian, sektor peternakan, sektor perikanan dan sektor pariwisata.

” Empat sektor tersebut menjadi prioritas pembangunan, sebagai upaya meningkatkan perekonomian lingga di kedepannya”, ungkat bupati lingga, Alias Wello.

Musrembang tingkat kabupaten lingga, yang dilaksanakan pada kamis 16/3. Turut dihadiri oleh anggota DPD RI Aripinto, serta beberapa pejabat dari DPRD lingga, anggota DPRD propinsi kepri.

 

Pewarta : Irwansyah

Mulai Kamis Kemarin Kapal Roro Sudah Melayani Rute Jagoh Penarik

0
Kapal Roro kembali melayari rute jagoh penarik (foto : Irwansyah)

batamtimes.co , Lingga – Kurang lebih satu minggu lamanya Kapal Motor (KM) roll on – roll off Paray tidak beroprasi, Akibat mengalami kerusakan pada ger box mesin, sejak tanggal 11 maret kemaren.

Kepala dinas perhubungan kabupaten lingga, Yusrizal, mengatakan besok kamis (16/3/2017), Kapal Motor (KM) roll on – roll off Paray, sudah bisa kembali melayari rute jagoh penarik.

Akibat kerusakan yang dilami oleh Kapal Motor (KM) roll on – roll off Paray, hampir seminggu lamanya, para pengguna jasa kapal tersebut, yang akan meyebrang dari terpaksa melakukan perjalanan menggunakan kapal spead boad.

Salah satu pengguna jasa tranportasi roro, atta, mengatakan, dirinya terpaksa mengeluarkan biaya lebih untuk mengebrang ke daik dengan menggunakan spead boad.

”yang biasanya hanya menghabiskan 11 ribu saja untuk sekali nyebrang, sejak rusak dirinya terpaksa harus merogoh koceknya hingga 50 rupiah untuk sekali nyebrang.'”ungkap atta.

Menanggapi hal ini kepala dinas Perhubungan Kabupaten Lingga, Yusrizal , mengampaikan permintaan maaf kepada masyarakat lingga, atas ketidak nyamanan masyarakat lingga.

”Dari informasi yang diperoleh, para abk Kapal roro KMP Paray, sudah melakukan perbaikan pada kapal tersebut, dan diperkirakan kapal tersebut sudah bisa dioprasikan kempali pada kamis 16/3.”ungkap yusrizal.

Kapal roro KMP paray ini, menjadi satu satunya sarana tranportasi laut termurah yang ada di kabupaten lingga.

Untuk mengangkut motor biaya yang dibebankan hanya Rp 30 ribu. Sedangkan perorang hanya Rp 11 Ribu dari Penarik pulau Lingga menuju Jagoh pulau Singkep begitupun sebaliknya.

 

Pewarta : Irwansyah

Walikota Batam Lantik Empat Pejabat Eselon II , Gunawan Direktur RSUD Embung Fatimah

0
Foto :Istimewa

batamtimes.co , Batam – Wali Kota Batam Kepulauan Riau Muhammad Rudi melantik empat pejabat eselon II yang lolos dalam lelang jabatan, yaitu Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Embung Fatimah di Batam, Selasa.

Empat orang pejabat yang lolos seleksi dan baru dilantik adalah Hasyimah sebagai Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Mardanis sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

Lalu, Kepala Dinas Kesehatan dijabat Didi Kusmarjadi dan Direktur RSUD Embung Fatimah dijabat Gunawan.

Dalam sambutannya, Wali Kota mengingatkan empat pejabat yang baru untuk melaksanakan tugas sebaiknya.

Khusus untuk Direktur RSUD, Wali Kota menginstruksikan untuk segera menyelesaikan berbagai persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.”Di RSUD permasalahan tidak habisnya,” kata dia.

Ia menargetkan, Direktur RSUD yang baru harus mampu menyelesaikan segala persoalan dalam waktu tiga bulan sejak dilantik.Bila tidak juga selesai, maka akan diberhentikan.

Persoalan yang dihadapi di RSUD antara lain jumlah obat yang kunjung habis dan ketidakdisiplinan petugas medis dalam melayani masyarakat.

Kemudian, Wali Kota meminta Direktur RSUD untuk menjalankan transparansi, dan memberikan hak bagi seluruh karyawan.

“Kalau hak personel serahkan. Jangan dimakan satu rupiah pun,” kata Wali Kota.

Ia menegaskan keinginannya untuk menjadikan RSUD Batam bertaraf internasional, karenanya dibutuhkan komitmen seluruh pihak.Untuk Kepala Dinas Kesehatan, ia mengingatkan untuk mewujudkan rencana pemerintah menjalankan Puskesmas rawat inap.

Dan kepada Kepala Dinas Sosial, ia mengingatkan untuk menjalankan program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni.

 

(red/lan)

Diduga OD Mahasiswa Tanjungbalai Tewas di Ruang Karaoke KTV Equator Medan

0
Ilustrasi Overdosis (OD)

batamtimes.co , Sumut – Eka Rasya Puspita (25), salah seorang mahasiswi asal Tanjungbalai tewas di ruang karaoke KTV 2 Equator di Hotel Soechi, kawasan Jalan Cirebon, Pasar Baru, Medan Kota, Minggu (12/03/2017) kemarin. Tewasnya Eka diduga karena over dosis (OD) ketika sedang asik karaoke bersama teman-temannya.

Informasi dihimpun, tewasnya mahasiswi itu diketahui setelah beberapa orang temanya meminta bantuan kepada pihak management karaoke, sebab korban mendadak sesak nafas di ruang KTV 2 lokasi hiburan tersebut. Dari informasi itu, pihak management kemudian mendatangi lokasi ruangan dan mendapati korban dalam kondisi kejang-kejang. Korban langsung dievakuasi pihak management bersama rekan korban lainnua ke RS Permata Bunda untuk mendapat perawatan medis. Namun tak lama setibanya di rumah sakit, dokter menyatakan korban sudah meninggal dunia.

Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu Budi menyebutkan, tewasnya korban di ruang KTV 2 Equator, Hotel Sochi Medan itu terjadi dua hari lalu. Namun menurutnya setelah dilakukan penyelidikan berdasarkan keterangan dokter, korban dinyatakan tewas karena mengalami sesak nafas yang menurut keluarga memang dideritanya sejak lama.

“Hasil analisis dokter yang menangani, korban meninggal karena mengalami sesak nafas. Kebetulan ketika berada di ruang KTV, informasi dari teman-teman dan kerabatnya juga mengatakan korban ini juga punya penyakit,” katanya, Selasa (14/03/2017).

Disebutkanya, korban diketahui berkunjung ke lokasi bersama teman-temanya sejak pukul 17.00 WIB sore. “Mereka masuk sore, tapi mungkin karena sakitnya kambuh dan tidak cepat direspon teman-temannya akhirnya fatal,” sebutnya.

Ditambahkannya, usai dinyatakan meninggal dunia, pihak keluarga korban menolak untuk membuat laporan dan meminta jenzah korban langsung di bawa pulang ke rumah duka di kawasan Tanujung Balai. “Karena keluarga meminta segera diantarkan jenazahnya, korban langsung dibawa pihak keluarga ke rumah duka,” pungkasnya.

Polisi Tangkap Bandar Narkoba di Medan,Sita Satu Ons Sabu dan 8600 Butir Ekstasi

0
Ekstasi barang bukti dari bandar narkoba yang ditangkap di Medan , Foto : Detik

batamtimes.co , Medan – Polisi menangkap seorang bandar narkoba di Medan, Sumatera Utara. Polisi menyita satu ons sabu dan ekstasi sebanyak 8.600 butir.

“Pelaku berinisial AS, warga Kecamatan Sunggal. Dia kurir dan bandar,” kata Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Sumut AKBP Hilman Wijaya, Selasa (14/3/2017).

Penangkapan dilakukan pada Senin (13/3) sekitar pukul 16.00 WIB. Penangkapan dilakukan menindaklanjuti informasi adanya peredaran narkoba.

“Setelah melakukan penyelidikan terhadap informasi adanya penjual sabu, maka anggota mengikuti seseorang yang dicurigai di Jalan Perjuangan, Medan,” ujarnya.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi melakukan penangkapan terhadap pelaku. Dalam penggeledahan yang dilakukan, polisi menemukan ekstasi sebanyak 8.600 butir dan satu ons sabu.

“Narkoba tersebut (berada) di sepeda motor yang dibawa pelaku,” jelas Hilman.

Pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolda Sumut. Polisi tengah mengembangkan kasus tersebut.

(Red/Detik)

Pasar Induk Jodoh di Kelola Pemko Batam, kementrian Perekonomian Setuju Hibah

0
Pasar induk Jodoh yang terlihat kumuh..

batamtimes.co , Batam – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyetujui hibah Pasar Induk Jodoh dari Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas Batam kepada Pemerintah Kota Batam.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad di Batam, Senin, menyatakan pemerintah pusat menyetujui peralihan sejumlah aset BP Kawasan Batam kepada Pemkot Batam dalam rapat dengan Dirjen Perbendaharaan di Jakarta, akhir pekan lalu.

“BP sudah sampaikan, siap memberikan aset kepada kami. Untuk mepercepat itu, nanti kami akan hubungi Dirjen Perbendaharaan untuk menindaklanjutinya,” kata dia.

Meski masih dalam proses, Pemkot Batam sudah mulai membuat perencanaan penggunaan Pasar Induk Jodoh, agar bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin demi kesejahteraan masyarakat.

Wakil Wali Kota menugaskan Badan Perencanaan dan Penelitian, Pengembangan Pembangunan Daerah untuk membuat rencana pengembangan Pasar Induk Jodoh untuk diajukan kepada Kemenko Perekonomian.

“Kami bisa buat rencana dulu sampai ada hitam di atas putih (terkait hibah). Mimpi kami, Pasar Induk Jodoh mampu menampung seluruh pedagang kaki lima di sekitar Jodoh dan Nagoya,” kata Wakil Wali Kota.

Serah terima Pasar Induk Jodoh harus langsung ditindaklanjuti dengan pengembangannya, kata Amsakar.

Jadi pemerintah daerah bisa mengajukan anggaran perbaikan pasar itu kepada pemerintah melalui APBN.

Pemkot berharap Pasar Induk Jodoh bisa dikembangkan seperti Pasar Klewer di Solo yang dikembangkan menggunakan APBN.

“Pengembangan Pasar Klewer memakan biaya Rp300 miliar dampai Rp400 miliar. APBD kami tidak cukup. Karenanya kami berharap dukungan APBN. Mudah-mudahan pola itu bisa diakomodir,” kata Amsakar.

Sedangkam untuk 11 aset BP Kawasan Batam yang dialihkan ke Pemkot Batam lainnya, Amsakar menyatakan belum mendapatkan laporan secara lengkap.

“Yang menjadi perhatian saya Pasar Induk Jodoh, jadi baru itu yang saya tanyakan,” kata dia.

 

(red/ant)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga