8.6 C
New York
Sunday, April 5, 2026
spot_img
Home Blog Page 1197

Polri Buka Pendaftaran Calon Tamtama,Bintara,Akpol Dimulai Selasa Besok

0
Polri kembali membuka pendaftatan penerimaan calon tamtama, bintara dan Akpol pada Maret ini.

batamtimes.co , Batam – Polri kembali membuka pendaftatan penerimaan calon tamtama, bintara dan Akpol pada Maret ini.Pendaftaran mulai dibuka Selasa (14/3/2017) besok oleh Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Kepri.

Kapolda Kepri Irjend Pol Sam Budigusdian melalui Kabid Humas Polda Kombes Pol Erlangga Senin (13/3/2017) menjelaskan, Polda Kepri mendapatkan kuota untuk bintara sebanyak 227 orang.Sedangkan kuota calon Akademi Kepolisian (Akpol) dan tamtama akan ditentukan oleh Mabes Polri.

Tetapi, yang perlu diingat, pendaftaran dibuka secara online mulai tanggal 14 Maret hingga 15 April 2017 melalui website resmi milik Polri: http://www.penerimaan.polri.go.id.

“Semua syarat ada di situ,” kata Erlanga.

Nantinya, setelah pendaftaran, maka akan dilakukan verifikasi di tingkat Polres atau yang berada di wilayah hukum Polda Kepri.

Erlangga meyakini animo masyarakat untuk menjadi anggota Polri tinggi.

Sebab, berkaca pada penerimaan tahun 2016 lalu, peluang yang tersedia untuk 50-an, namun yang mendaftar mencapai 500-an orang.

Dikatakanya , penerimaan Polri ini tidak dipungut bayaran dan tidak ada calon titipan.Sesuai perintah Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Kapolda Irjen Pol Sam Budigusdian, penerimaan Polri mencanangkan pola “Betah” (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis).

“Penerimaan ini diawasi ketat oleh tim pengawas internal maupun ekternal, seperti Ombudsman, LSM, media dan elemen masyarakat,” katanya.

Karena itu, masyarakat diminta jangan tergiur oleh janji siapapun atau mencoba-coba menyuap panitia penerima atau pihak-pihak lain yang memanfaatkan situasi.

“Bila ditemukan, langsung digugurkan. Bahkan bisa lebih buruk, dipidanakan,” tegasnya.

 

(red/lan)

Jalur Penerbangan Dabosingkep Mulai Dapat Digunakan Kapal Perintis Susi Air

0
Jadwal Penerbangan Susi Air Dabo Tahun 2017.

batamtimes.co , Batam – Setelah hampir beberapa bulan jalur penerbangan Dabo Singkep sempat terhenti ke sejumlah bandara lain di Kepulauan Riau dan Propinsi lain kini sudah mulai dapat beroperasi kembali.

Kepala bandara Dabo, kabupaten Lingga Andi Hendra Suryana SST.MM dalam sambutanya mengatakan bersyukur dan berterima kasih pada sejumlah pihak sebab tidak sampai satu bulan dirinya menjabat sebagai Kepala Bandara Dabo kini pesawat perintis sudah mulai beroperasi lagi.

”Berkat dukungan sejumlah pihak kini bandara Dabo Singkep kembali membuka penerbangan dengan pesawat perintis yang di harapkann dapat mendukung program dari Pemerintah Kabupaten Lingga,”ujar Andi.

Pria yang pernah bertugas di bandara Belimbing Sari Banyuwangi tersebut menegaskan, dengan dibukanya kembali jalur penerbangan Dabo Singkep kesejumlah Bandara lain. Diharapkan dapat membantu perekonomian yang ada di Kabupaten Lingga.

Hal ini sesuai dengan keinginan dari Presiden Joko Widodo dengan program Nawacitanya yang berkeinginan membuka jalur perbunungan di sejumlah daerah.

Jalur perhubungan terutama Bandara memiliki peranan yang cukup penting dalam menunjang pertumbuhan perekonomi.

”Keberadaan pesawat ini di harapkan dapat menjawab permasalahan transportasi yang ada di Kabupaten Lingga, sebab keadaan cuaca yang saat ini tidak menentu.”imbuhnya.

Pesawat Perintis Susi Air jenis cassa dengan nomer register PK-TWW milik maskapai Susi Air akan melayani rute penerbangan Dabo, Jambi, Kerinci, Pekanbaru, Bangka Belitung, Tanjungpinang dengan intensitas satu hari kali satu penerbangan dengan jadwal yang sudah ada.

Saat ini pesawat maskapai milik menteri perikanan dan kelautan Susi Pudjiastuti menjadi satu-satunya pesawat primadona bagi masyarakat Kabupaten Lingga yang melayani rute komersil di Dabo.

 

Pewarta : Irwansyah

Kemenkeu – OJK Luncurkan Sistem Pembukaan Rahasia Bank

0
Ilustrasi : Kantor Kemenkeu RI

batamtimes.co , Jakarta – Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan meluncurkan sistem izin pembukaan rahasia nasabah penyimpan untuk tujuan perpajakan melalui Aplikasi Usulan Buka Rahasia Bank (Akasia) dan Aplikasi Buka Rahasia Bank (Akrab).

Menteri Keuangan Sri Mulyani di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Senin, mengatakan sistem tersebut dapat mempersingkat proses pembukaan data rekening nasabah terutama yang menyangkut informasi perpajakan dalam rangka penyelidikan.

“Untuk pembukaan data rekening nasabah dalam rangka penyelidikan dibutuhkan rata-rata 239 hari per permohonan dan melalui 20 pejabat untuk menandatangani,” kata dia.

Melalui aplikasi Akrab dan Akasia yang saling terhubung dalam satu sistem, waktu pemrosesan surat perintah tertulis pembukaan rahasia bank untuk keperluan penyelidikan perpajakan dipersingkat dari semula lebih dari enam bulan menjadi dua minggu.

Menkeu berharap proses pengajuan selama dua minggu masih dapat diperpendek lagi agar mampu menyaingi kecepatan perpindahan akun nasabah perbankan.

Selain manfaat efisiensi waktu, aplikasi ini memiliki kelebihan fitur seleksi secara otomatis terhadap permintaan yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan untuk mempercepat proses, dan sistem mengelompokkan permintaan berdasarkan bank.

Fitur tersebut mengurangi jumlah surat perintah yang ditandatangani, mempermudah penelusuran surat, dan menyediakan statistik data bank penerima perintah pembukaan rahasia bank.

Namun demikian proses penerbitan surat perintah pembukaan rahasia bank tetap mengikuti prosedur dan memenuhi persyaratan yang berlaku sesuai UU Perbankan dan peraturan pelaksanaannya.

Dengan adanya nota kesepahaman ini, Ditjen Pajak berharap koordinasi dan kerja sama kedua instansi akan semakin optimal untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan tugas masing-masing pihak.

Bagi Ditjen Pajak, kerja sama yang semakin erat dengan OJK akan memungkinkan pemeriksaan, pemeriksaan bukti permulaan, penyidikan, dan penagihan pajak yang lebih efektif.

“Penerapan ini akan mampu mengoptimalkan penerimaan pajak untuk mendukung program-program pembangunan nasional,” kata Sri.

Aplikasi Akasia-Akrab juga merupakan wujud kongkret Indonesia menyambut era keterbukaan informasi dalam pertukaran informasi secara otomatis (automatic exchange of information/AEOI).

 

(red/ Ant)

Ratusan Rumah Rusak di Kudus Diterjang Angin Kencang

0
Dampak Angin puting beliung.

batamtimes.co , Kudus – Ratusan rumah di dua desa di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang, Senin.

“Kedua desa tersebut, yakni Desa Glagahwaru dan Kalirejo, Kecamatan Undaan,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bergas Catursasi Penanggungan di Kudus, Senin.

Berdasarkan keterangan warga yang terdampak, kata dia, bencana tersebut terjadi pada pukul 16.00 WIB.

Peristiwa tersebut, katanya, di awali dengan turun hujan, kemudian disertai tiupan angin kencang.

Informasinya, kata dia, angin kencang berawal dari Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, kemudian bertiup ke arah Desa Berugencang, Kemudian Glagahwaru dan terakhir di Desa Kalirejo.

Desa yang lebih dahulu dilewati angin kencang, katanya, tidak ada rumah warga yang mengalami kerusakan.

Untuk Desa Glagahwaru, tercatat ada 103 rumah rusak sedang dan ringan, kemudian di Desa Kalirejo tercatat ada 45 rumah rusak sedang maupun ringan.

Kerusakan yang terjadi berupa genteng rumah warga yang tersapu angin.

“Rumah warga yang mengalami kerusakan ringan, sudah dibantu diperbaiki karena tim relawan BPBD langsung diterjunkan ke lokasi kejadian,” ujarnya.

Sementara rumah warga yang mengalami kerusakan sedang, katanya, akan diperbaiki Selasa (14/3) pagi.

“Kebutuhan genteng diperkirakan antara 10.000-15.000 genteng. Nantinya akan dicarikan genteng milik pemkab yang disimpan di Gedung Ngasirah,” ujarnya.

Ia mengatakan, bencana puting beliung di Kudus ini merupakan yang kesekian kalinya, karena sebelumnya pada tanggal 3 Maret 2017 juga melanda tiga desa, yakni Desa Kandangmas (Kecamatan Dawe), Desa Honggosoco, dan Rejosari (Kecamatan Jekulo).

Total rumah warga yang mengalami kerusakan berjumlah 395 rumah dengan kerusakan bervariasi.

Untuk itu, dia mengimbau, warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam serupa, karena berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG wilayah Jateng bakal terjadi hujan deras dengan durasi pendek.

“Intentsitasnya tinggi, bisa berupa hujan deras, angin kencang atau disertai petir dan puting beliung,” ujarnya.

Bahkan, lanjut dia, di Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kudus, juga sempat mengalami hujan es, sebagai pertanda sedang masa peralihan musim dari musim hujan ke musim kemarau.

Ia mengimbau, rumah warga yang atapnya agak rapuh untuk segera diperbaiki, sedangkan pohon yang terlalu rimbun perlu dirimbas.

 

(red/antara)

Pedagang Kaki lima Batu Ampar Prihatin Soal Alat Berat Terparkir di Bahu Jalan

0
Alat-alat berat (Chaisis Treller) pengangkut barang-barang milik PT.PK dan PT.BJ

batamtimes.co ,Batam – Pedagang kaki lima dikawasan jalan protokol Batu Ampar mempertanyakan keberadaan Alat-alat berat (Chaisis Treller) pengangkut barang-barang milik PT.PK dan PT.BJ yang terparkir hingga semalam suntuk di bahu jalan utama itu.

Padahal jika pedagang buah ataupun pedagang air minum berjualan di sekitar bahu jalan Batu ampar ,selalu diusir Pamong praja.

Salah satu pedagang Usman kepada www.batamtimes.co saat ditemui  mengatakan,Dinas terkait sepertinya tidak ambil peduli terhadap alat-alat berat berada di bahu jalan,padahal keberadaan alat-alat berat itu sangat membahayakan bagi pengguna jalan lainya.

“ Ini tidak bisa di biarkan, anehnya Pemko Batam sepertinya tidak ambil peduli padahal keberadaan alat-alat berat itu sangat membahayakan bagi pengguna jalan,mereka parkir persis di atas bahu jalan protocol” ujar Usman Senin (13/3/2017)

Dikatakanya, kenapa Pemko tidak ambil sikap, apa karena pemilik alat-alat berat tersebut milik orang berduit, dengan duitnya si pengusaha dapat mengatur segalanya.Padahal apa yang dilakukan mereka jelas telah menyalahi aturan, seharusnya Pemko Batam jeli, ini untuk keselamatan orang banyak dimana jalan itu adalah jalan utama, jalan yang ramai di lalui masyarakat.

“Jangan cuma pedagang-pedagang kecil yang mencari rezeki untuk menghidupkan keluarganya, saat mereka berjualan disana digusur, dihancurkan dengan alasan dilarang, sebab kios-kios pedagang ditempatkan di atas bahu jalan protocol, atau jalan utama yang katanya akan dapat membahayakan pemakai jalan, tapi kenapa alat-alat berat milik perusaha itu tidak di larang, ada apa ini” tegas pedagang yang kiosnya pernah di gusur di lokasi tersebut.

Lainya halnya dengan Amran pedagang air Skuteng ditempat yang sama mengatakan, pihak perusahaan yang memiliki alat-alat berat dipinggiran jalan utama itu seharusnya menyediakan lahan untuk memparkirkan seluruh alat-alat berat mereka, jangan memparkirkan sesuka hati.

“ Keselamatan berlalulintas dan serta keamanan di jalan raya harusnya diutamakan pengusaha PT.PK dan PT.BJ, mereka memarkirkan kendaraan atau alat-alat berat mereka bukan pada tempatnya, ini perlu perhatian Pemko Batam untuk menindaknya” ujar Amran

dari catatan www.batamtimes.co ,diparkirnya alat-alat berat di bahu jalan oleh pihak perusahaan, itu jelas-jelas telah melanggar Undang-Undang No.23 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan, juga telah mengangkangi Peraturan Daerah Pemerintahan Kota Batam N0.16 tahun 2007 Tentang Ketertiban Umum di Kota Batam.

Sampai berita ini di turunkan pihak pengelola perusahaan tidak dapat di jumpai, begitu juga dengan Dinas Pehubungan Kota Batam, melalui Kabid Perparkiran tidak berada di tempat “ Bapak sedang keluar Kota” ujar salah seorang stafnya.

Dengan terwujudnya pelayanan berlalu lintas dan angkutan jalan yang aman, selamat, tertib, lancar dan terpadu akan dapat mewujutkan etika berlalulintas yang baik.

 

Pewarta : Mustafa

Yusril : Aneh Limbah B3 yang Dibuang di Pantai Stress Kenapa Belum ada Tersangka

0
Limbah Cover slag yang di timbun dan kemudian di cor dan disemen di Pantai Stress Batam.

batamtimes.co , Batam -Sudah 1 Tahun berjalan sejak Maret 2016 – Maret 2017,tempat ditimbunnya limbah Coversludge katagori B3 (Bahan, berbahaya, Beracun) yang berlokasi di Pantai Stres Batu Ampar masih belum dibersihkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam.

Bekas Limbah B3 yang sudah di semen rapi ‘terongok’ di tepian Jalan dekat dengan rumah penduduk.Selain itu Pengusaha pembuang limbah yang diduga milik PT.KSB masih belum juga diamankan DLH Kota batam.

Menurut Ketua LSM Barelang Yusril,pelaku yang membuang limbah itu telah beberapa kali di panggil dan di periksa oleh pihak DLH. Namun meski sudah sering dipangil lokasinya juga tidak berubah,ini yang menghawatirkan  warga yang tinggal di seputaran lokasi,mereka resah  dan takut Limbah yang ditimbun akan berdampak pada anak-anak mereka nantinya.

“Kenapa sampai saat ini kasusnya didiamkan ada apa ini, padahal si pelaku pembuang dan perusahaan penghasil limbah telah beberapa kali di panggil oleh DLH, padahal apa yang dilakukan mereka (penimbun dan penghasil limbah) telah melanggar UU No.32 Tahun 2009 pasal 87 telah melanggar hokum dengan merusak lingkungan dan menimbulkan kerugian pada orang lain dan lingkungan hidup, mereka wajib membayar ganti rugi atau melakukan tindakkan tertentu” ujar Yusril Kamis (9/3/2017) pada www.batamtimes.co di Batam Center.

Baca Juga :Jangan Sampai ‘Tebang Pilih’ Kasus Limbah Pantai Stres Batu Ampar

Dikatakanya,Sampai saat ini kita tidak tahu apakah DLH yang bertanggungjawab masalah lingkungan di Kota Batam telah melaksanakan kewajibannya, dan sanksi apa yang di berikan kepada pihak penimbun dan penghasil limbah tersebut.

“berdasarkan aturan dalam Undang-Undang pelaku dan si penghasil limbah jika telah membayar ganti rugi kepada DLH,maka sudah menjadi kewajiban DLH harus mempublikasikannya, begitu juga jika seandainyapun tidak ada juga dana yang masuk tetap perlu di publikasikan, dan yang penting lokasi harus di bersihkan jangan didiamkan begitu saja” tegasnya.

Ditambahkan Yusril,pembuangan dan penimbun limbah yang di duga berkatagori B3 ke media lingkungan selain telah melanggar aturan dalam Undang-Undang seperti yang ddikuti media ini sesuai dengan tulisan salah seorang mantan dosen USU juga pakar hokum lingkungan Prof H.Syamsul Arifin.SH.MH.dalam bukunya yang berjudul “ Aspek Hukum Perlindungan” disitu di tuliskannya” Menangkap dan menahan pelaku tindak pidana terhadap lingkungan.

“ Kita berharap kepada Pemko Batam melalui DLH masalah ini jangan didiamkan, selaku institusi pemerintah yang di percaya menangani masalah lingkungan di Kota Batam harus ambil sikap tegas, tangkap dan pidanakan pelaku pembuang limbah katagori B3 seenaknya, dan lokasi harus di bersihkan,” tandas Yusril.

Walikota Lumbung Informasi Rakyat (Lira ) Batam Budi Sudarmono Mengatakan ,pembuangan limbah B3 yang di timbun kemudian kemudian di semen di pantai Stress cukup menyita perhatian.

“saya heran dengan DLH kota batam , jika memang sudah dipangil terkait Limbah B3 yang dibuang di Pantai stress seharusnya sudah ada tersangka yang kemudian akan dilimpahkan ke Polisi.

Dipaparkannya, hasil investigasi LSM LIRA dilapangan setelah melihat tempat penimbunan,merasa tidak percaya melihat satu lokasi penimbunan limbah B3 yang di cor dan sudah di semen berukuran kurang lebih 6×9 meter dengan kedalaman kurang lebih 2 m.

Dan saat dia turun kebawah tumpukan dan mengeruknya, didapatkan pasir hitam di genggaman tangan.Terlihat seperti sisa samblas (Cover Sluge) yang tidak terpakai, material ini adalah limbah katagori B3.

“Kita berharap kepada DLH untuk segera menindak para pelakunya, Kita tak ingin Kota Batam di jadikan tempat pembuangan limbah sembarangan.Bila kasus ini didiamkan oleh DLH, Lira tidak akan berdiam diri, apalagi yang di buang itu material yang sangat membahayakan kehidupan masyarakat yang tingal diseputaran lokasi pembuangan limbah,kita akan surati Kementrian lingkungan hidup (KLH) tegas Budi Kamis.

LSM Lira Soroti peran DLH menangani kasus yang telah satu tahun itu berjalan.Sampai saat ini lokasi pembuangan limbah tidak di bersihkan.

Melalui via SMS media ini coba konfirmasikan kepada Kepala DLH Dendi N Purnomo, sampai berita ini di turunkan kepala Dinas LH yang telah 3 periode memimpin Dinas Lingkungan di Kota Batam tidak memberi jawaban.

Pewarta : Mustafa

BNNP Kepri Ungkap Peredaran Narkoba Jenis Ganja Seberat 10.460 Gram

0
Kantor BNN Kepri

batamtimes.co , Tanjungpinang – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri kembali berhasil mengungkap peredaran narkoba di Batam, Kepulauan Riau. Sebanyak 10.640 Gram Narkotika Jenis Ganja berhasil diamankan dari 5 tersangka.

Dalam siaran pers BNNP Kepri menyebutkan, kejadian bermula pada Rabu (01/03) sekitar pukul 17.00 WIB, petugas BNN Kepri melakukan penangkapan terhadap 2 orang laki-laki SB (30) dan RA (31) di Perumahan Pesona Mantang Blok A No 17 Kota Batam karena kedapatan memiliki Narkotika golongan I jenis ganja.

“Kita lakukan introgasi terhadap kedua tersangka petugas kembali mendapatkan informasi keberadaan narkoba di tempat lain. Hasilnya, petugas kembali berhasil mengamankan F (39) di pinggir jalan Rusun Batu Ampar dengan 990 Gram Ganja yang dimilikinya,” Kata Humas BNN Kepri, Marini Kamis (9/3).

Marini menambahkan, rentetan kasus ini tak berhenti disitu saja. Petugas pun kembali berhasil mengamankan 8.750 gram ganja yang di bawa dari aceh di tangan Z (17) dan M (29) sekitar pukul 19.30 WIB di Batu Merah Kampung Baru, RT 01/08 Kota Batam.

“Dugaan sementara, mereka ini sebagai kurir yang kerap memasok narkotika jenis ganja dari Bireun Aceh. Melalui Lhokseumawe dengan menggunakan Bus ke Medan mereka membawa barang haram tersebut ke Batam dengan menggunakan Pelni melalui pelabuhan belalawan,” jelasnya.

Atas perbuatannya, kelima tersangka akan terancam dengan pasal 114 ayat (2), pasal 111 ayat (2) JO pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal kurungan seumur hidup atau hukuman mati.

(red/amto)

Presiden Serahkan Langsung Piala Untuk Juara Pertama Arema FC

0
Presiden Jokowi Menendang Bola saat akan dimulainaya Pertndingan Sepak Bla Memperebutkan Piala Presiden (foto : SCTV)

batamtimes.co , Bogor – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyaksikan langsung final Piala Presiden 2017 di stadion Pakansari, Cibinong, Bogor. Laga tersebut dimenangkan oleh Arema FC dengan skor 5-1 atas Pusamania Borneo FC.

Pertandingan berakhir sekitar pukul 21.00 WIB, Minggu (12/3/2017). Setelah itu dilakukan pembagian medali untuk kesebelasan yang meraih juara 3, runner up, dan tentunya juara pertama.

Jokowi menyalami satu per satu para pemain yang telah mendapatkan medali di bangku VIP stadion tersebut. Kemudian Jokowi menyerahkan secara langsung Piala Presiden kepada klub pemenang kejuaraan ini, Arema FC.

“Kalau tahun lalu yang menang Persib sekarang ganti Arema,” tutur Jokowi sesaat sebelum meninggalkan stadion.

Jalannya pertandingan berlangsung aman mski sempat diwarnai sedikit kericuhan di luar stadion. Jokowi pun terlihat bangga ketika menyerahkan piala bergengsi yang terbuat dari kayu yang diukir tersebut.

Berikut peraih penghargaan Piala Presiden 2017:

Juara: Arema FC
Runner-up: PBFC
Peringkat III: Persib Bandung
Suporter terbaik: Bobotoh
Topskorer: Cristian Gonzales (11 gol)
Pemain terbaik: Adam Alis
Pemain muda terbaik: Febri Hariyadi
Wasit terbaik: Musthofa Umarella

 

(red/Detik)

Pernyataan Sekda Kepri Menimbulkan Permasalahan Baru di Pemerintahan

0
Sekda Provinsi Kepulauan Riau TS Arif Fadillah

batamtimes.co , Tanjungpinang – Pernyataan Sekda Provinsi Kepulauan Riau TS Arif Fadillah saat memberi sambutan dalam acara pengukuhan pengurus Korpri Kabupaten Karimun baru-baru ini potensial menimbulkan permasalahan di pemerintahan, kata Ketua Fraksi Demokrat, Hotman Hutapea.

“Pernyataan itu menimbulkan blok antara pejabat asal Karimun yang kini menjadi pejabat di Pemprov Kepri dengan pejabat asal daerah lainnya. Ini menimbulkan ketersinggungan pejabat yang bukan berasal dari Karimun,” ucapnya saat dihubungi Antara di Tanjungpinang, Sabtu.

Hotman yang juga anggota Komisi II DPRD Kepri mengatakan pernyataan Arif yang menyudutkan anak buahnya sendiri yang bukan berasal dari Karimun itu juga menyebabkan sejumlah anggota DPRD Kepri tersinggung. Pejabat dari Organisasi Pemerintah Daerah yang menjadi mitra kerja Komisi I, II, III dan IV DPRD Kepri turut tersinggung.

Karena itu, saat rapat tim anggaran pemerintah daerah di DPRD Kepri, ia akan meminta Arif mengklarifikasi permasalahan itu. Jika Arfi tidak mau mengklarifikasi dan minta maaf, ia meyakini permasalahan ini menjadi panjang, karena banyak pejabat pemerintahan yang marah.

“Silahkan membantahnya, tetapi bukti yang kami pegang itu bukan hanya pada berita di media massa, melainkan juga rekaman pada saat dia (Arif) memberi kata sambutan. Kami minta dia minta maaf,” ujarnya.

Hotman menegaskan Arif yang juga mantan Sekda Karimun tidak pantas membangun batas di Pemprov Kepri. Seharusnya, Arif mengayomi dan membangun sinergisitas antarpejabat di OPD untuk membangun Kepri.

Pernyataan SDM Karimun lebih baik dari daerah lain yang bekerja di Pemprov Kepri hanya isapan jempol belaka. Bahkan Pemkab Karimun itu lebih baik dari Pemprov Kepri tidak dapat dibuktikan.

Kondisi sebenarnya yang dapat dibuktikan, Pemprov Kepri lebih banyak memperoleh prestasi dan penghargaan dari pusat, salah satunya penilaian wajar tanpa pengecualian dari BPK selama enam kali berturut-turut.

Ia juga ingin buka-bukaan soal gelar doktor yang diperoleh para pejabat asal Karimun. Arif diminta untuk membeberkan prestasi para pejabat asal Karimun yang sudah bergelar doktor tersebut.

“Saya berani adu kemampuan antara pejabat eselon II yang dikatakan hebat-hebat asal Karimun dengan pejabat eselon III Pemprov Kepri yang bukan berasal dari Karimun. Banyak SDM Pemprov Kepri hebat-hebat. Saya dapat memberikan nama-nama pejabat eselon III untuk diadu kemampuannya dengan pejabat eselon II asal Karimun,” singgungnya, yang sudah tiga periode menjabat sebagai anggota DPRD Kepri.

Dia menyayangkan Arif yang baru beberapa bulan menjabat sebagai Sekda Kepri membangun blok antarpejabat. Padahal, menurutnya Arif belum berbuat apa-apa untuk Pemprov Kepri.

“Mutasi pejabat eselon II-IV pada 7 November 2016 saja ngawur sampai menimbulkan permasalahan, dan berakhir pada hak interpelasi terhadap gubernur,” katanya.

Hal senada dikatakan anggota Fraksi Keadilan Sejahtera DPRD Kepri Ing Iskandarsyah. Ia menambahkan Pemprov Kepri harus terus-menerus membangun SDM yang profesional, tidak dengan cara menyudutkan salah satu pihak.

“Semua ASN seharusnya punya hak yang sama, dinilai kompetensi, bukan asal daerah. Jangan dibangun blok, karena kita ingin ‘take off’ bangun Kepri,” ujarnya yang berasal dari daerah pemilihan Karimun.

Dia mengingatkan Sekda Arif untuk tidak membuat permasalahan lagi. Sebagai pemimpin tertinggi ASN, yang bertanggung jawab terhadap OPD di Pemprov Kepri, seharusnya Arif “menyuntik” dengan prestasi bukan mengubar kalimat-kalimat yang menyebabkan ASN tersinggung.

“Jangan buat situasi memanas,” katanya.

Anggota Fraksi Hati Nurani Rakyat DPRD Kepri Rudy Chua mengaku menerima banyak keluhan dari pejabat di Pemprov Kepri yang bukan berasal dari Karimun.

“Mereka kesal, tersinggung, tetapi tidak berani bersuara,” katanya.

Dia menyayangkan jika benar Sekda Kepri Arif Fadillah menyampaikan pernyataan yang menyudutkan ASN Pemprov Kepri yang bukan berasal dari Karimun.

“Kurang arif karena beliau seharusnya mengayomi dan memberi semangat kepada ASN yang menjadi tanggung jawabnya,” ucapnya.

Menurut dia, sejumlah DPRD Kepri juga merasa kaget mendengar informasi itu. “Kemungkinan Sekda Kepri akan diminta mengklarifikasi permasalahan itu saat rapat Badan Anggaran DPRD Kepri, Senin pekan depan,” katanya.

Sebelumnya Sekda TS Arif Fadillah membantah informasi tentang dirinya menyudutkan staf di pemerintahan yang bukan berasal dari Karimun, meski sempat diberitakan sejumlah media massa baru-baru ini.

Arif menegaskan hanya bermaksud mendorong agar seluruh ASN meningkatkan kemampuan dan kinerja.

“Tidak. Saya hanya menyuruh kawan-kawan birokrat rajin menambah ilmu di era sekarang ini,” kata Arif menjawab pertanyaan apakah benar dirinya memberi kata sambutan yang menyudutkan ASN di Pemprov Kepri yang bukan berasal dari Karimun.

Informasi yang menyebar luas di media massa dan media sosial, Arif mengatakan SDM asal Karimun yang bekerja di Pemprov Kepri lebih unggul. Hal itu disebabkan ASN Karimun diberi kesempatan untuk menimbah ilmu setinggi-tingginya.

“Semua birokrat di mana saja berada memiliki kemampuan yang sama pada bidang masing-masing,” katanya.

Namun kemampuan birokrat harus terus ditingkatkan untuk kepentingan pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Di Pemprov Kepri, teman-teman birokrat sekarang ada yang ikut S3, kita dorong,” ucapnya.

Kalahkan Semen Padang,Persib Raih Peringkat Ketiga

0
Persip Bandung (Antara)

Bogor – Persib Bandung berhasil meraih peringkat ketiga Piala Presiden 2017, Sabtu (11/3). Kemenangan tipis dengan skor 1-0 atas Semen Padang di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu malam, membuat Persib berhasil menduduki peringkat ketiga pada turnamen pra musim jelang kompetisi Liga 1.

Pahlawan kemenangan Persib tak pelak adalah sang kapten Atep. Gol Atep menjadi satu-satunya gol yang tercipta pada pertandingan ini. Gol Atep terjadi pada menit ke-32 usai menerima umpan dari Dedi Kusnandar, Atep melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang mengubah skor menjadi 1-0.

Sayangnya pertandingan sempat berjalan keras yang membuat Persib serta Semen Padang harus mengakhiri pertandingan dengan 10 orang pemain. Pemain Persib Vladimir Vujovic dan pemain Semen Padang Vendry Mofu harus diusir ke luar lapangan setelah saling bertengkar mendekati akhir waktu normal.

Memasuki babak kedua, tak ada tambahan gol yang tercipta. Skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Persib atas Semen Padang.

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga