8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 1209

Inilah Foto Kapal Tug Boat dan Tongkang Terhempas Akibat Anggin Kencang di Lingga

0
Dinas perhubungan Kabupaten Lingga sedang memantau Tongkang yang terseret dipantai Penat.

batamtimes.co , lingga. Cuaca buruk di Propinsi Kepri khususnya di wilayah Lingga belum juga berakhir. Senin (13/2/2017), Dua kapal Tag Boat pembawa alat berat kandas di perairan Lingga.

Kapal kandas yang pertama yakni Kapal Tug Boat Surya Cahya I,kapal ini terbawa anggin kencang dari informasi warga setempat yang menemukan kapal tersebut di pantai penat, Kecamatan Singkep Selatan,Senin pukul 8.30 wib.Kapal itu mengandeng kapal Tongkang yang memiliki ukuran besar.

Kemudian kapal kedua yang hanyut di Perairan Lingga dengan Nama Kapal Surya Cahaya 2.Kapal Surya Cahaya 2 bermuatan kayu akasia, yang juga mengandeng kapal Tongkang AA1.

Kapal itu, juga ditemukan kandas di perairain Pulau senanyang, Kecamatan Senayang, kabupaten lingga.

(FOTO  : Irwansyah)

Kapten Kapal sedang mengamati dokument Kapal Tug Boat.
Kapal Tug Boat terbalik 45 derajat Surya Cahya I.
kepala dinas perhubungan Kabupaten Lingga, Yusrizal sedang memperhatikan Kapal Tongkang yang ikut terseret di di pantai penat, Kecamatan Singkep Selatan,Senin

Dua Kapal Tug Boat Beserta Tongkang di Lingga Terlempar Akibat Anggin Kencang

0
Kapal Surya Cahaya 2 bermuatan kayu akasia, yang juga mengandeng kapal Tongkang AA1.ditemukan kandas pada selasa 13/2, pukul 14.00 wib, di pantai menangku desa laboh Kecamatan Senayang

Laporan : Irwansyah

Kemudian Kapal kedua yang hanyut di Perairan Lingga dengan Nama Kapal Surya Cahaya 2.Kapal Surya Cahaya 2 bermuatan kayu akasia, yang juga mengandeng kapal Tongkang AA1.

Kapal itu, juga ditemukan kandas di perairain Pulau senanyang, Kecamatan Senayang, kabupaten lingga.

Dari data yang dihimpun, kapal Tag Boat AA1 di nahkodai Dimyati.Kapal tersebut, Sedang melakukan pelayararan dari putung, Selat panjang, menuju teluk air batu ampar , Pontianak.

Kapal Surya 2, ditemukan kandas pada selasa 13/2, pukul 14.00 wib, di pantai menangku desa laboh Kecamatan Senayang, kabupaten lingga pada posisi 002.499 n – 104.43.898 e.

“Kapal surya 2 tersebut kandas dikarenakan hempasan kuat gelombang laut, akibat cuaca buruk yang sedang melanda di perairan Propinsi kepri” ungkap Yusrizar, kepala dinas perhubungan Kabupaten Lingga.

Menurutnya,kronologis kejadian dimulai pada Jumat (10/2/2017 kapal Tag Boat Aa1 berangkat dari Putung Selat panjang, tujuan teluk air batu ampar pontianak.

Namun kapal tersebut tidak dapat melanjutkan perjalanan pada Sabtu (11/2/2017) pukul 22.00 .Kapal ini tidak bisa melanjutkan pelayaran di sebabkan ombak besar dengan ketinggian 4 meter dan angin kuat.

Selanjutnya,tambah Yusrizal,Minggu (12/2/2017), pukul 12.00,angin dan aarus ombak malah tambah besar sehingga kapal harus putar haluan di posisi 16 mil melintang selat temiang.

“kapal tersebut kembali putar haluan dan ternyata kapal tidak bisa memutar,sehingga membahayakan kapal.

Nahkoda kapal, Dimyati, sempat mengambil tindakan, dengan memutus atau melepas tali gandeng tongkang Surya 2 yang di gandengnya, dan membiarkan tongkang tersebut terbawa oleh ombak.

Senin (13/2/2017) pukul 13.00 tongkang Surya 2 terdampar di pulau gelombang, pantai menangku, desa laboh, Kecamatan Senanyang.

Sedangkan, kapal tag boad Aa1, mengikuti tongkang sampai dengan ke tempat tongkang tersebut kandas.

Setelah tongkang kandas, kapal tag boat Aa1 berusaha mencari tempat berlindung dan lego jangkar di posisi pulau akar di dekat lokasi tongkang Surya 2 kandas.

” Saat di temukan, Kapten kapal beserta kru di temukan dalam kondisi selamat. tidak ada kru kapal yang mengalami luka luka”, terang Yusrizal.

“Untuk sementara sambil menunggu cuaca teduh, anggota posal senayang, masih melaksanakan pemantauan disekitaran tempat kejadian, mereka juga dibantu oleh personel polsek dan koramil setempat”, lanjut Yusrizal.(*)

Dua Kapal Tug Boat Beserta Tongkang di Lingga Terlempar Akibat Anggin Kencang

0
Kapal Tug Boat terbalik 45 derjat di pantai penat, Kecamatan Singkep Selatan,Senin pukul 8.30 wib.

Laporan : Irwansyah

Batamtimes.co , lingga –  Cuaca buruk di Propinsi Kepri khususnya di wilayah Lingga belum juga berakhir. Senin (13/2/2017), Dua kapal Tag Boat pembawa alat berat kandas di perairan Lingga.

Kapal kandas yang pertama yakni Kapal Tug Boat Surya Cahya I,kapal ini terbawa anggin kencang,hingga ditemukan warga setempat di pantai penat, Kecamatan Singkep Selatan,Senin Pukul 8.30 wib.

Kapal itu mengandeng kapal Tongkang yang memiliki ukuran besar.

Dari pantauan www.batamtimes.co ,di lokasi , kapal Tag Boat tersebut,rencananya akan memuat alat berat dari pantai penat.Hanya saja kapal tersebut terhempas dan saat di temukan warga kondisi kapal Tag Boat dalam posisi kandas dengan kemiringan hingga 45 derajat.

Bahkan Tongkang yang ikut serta juga terhempas ke bibir pantai penat.

kepala dinas perhubungan Kabupaten Lingga, Yusrizal sedang memperhatikan Kapal Tongkang yang ikut terseret di di pantai penat, Kecamatan Singkep Selatan,Senin (FOTO : Irwasyah)

Menurut kepala dinas perhubungan Kabupaten Lingga, Yusrizal,saat dilakukan pengecekan ke lapangan, kapten beserta kru kapal dalam kondisi selamat,“ seluruh kru kapal termasuk kapten kapal tidak mengalami luka luka” Katanya

Dikatakanya,kejadianya berawal pada waktu akan menaikan muatan alat berat ke kapal Tug Boat,barang belum naik kapal Tag Boat surya cahaya sudah keburu dihempas gelombang air laut yang kuat dengan disertai anggin kencang.

“Jadi terjadi saat mau masukan barang , belum sempat muat,tiba tiba ombak kencang memukul badan kapal Tug boat hingga terbalik sementara tongkang terseret hingga ke bibir panta penat”, ungkap yusrizal.

Hingga saat ini, kapal tersebut masih kandas di pantai penat, rencananya akan di tarik kembali ke laut,hanya saja sampai sekarang kita masih menunggu kapal bantuan dari pihak perusahaan yang berada di Tanjung Balai Karimun.(bersambung)

 

Paskah Sembako Langka di Belakang Padang,Nugroho Wahyu : Sembako Dikirim langsung dari distributor

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun berincang dengan pedagang sembako di Belakang padang.

Batamtimes.co, Batam – Akibat salah satu kapal pembawa sembako ke Belakang padang diamankan pihak Bea Cukai (BC) batam minggu (12/2/2017).Stok Sembako di beberapa kios Belakang padang habis ,masyarakat terancam kelaparan.

Kapal pembawa sembako pun mengklaim tidak berani masuk ke perairan Belakang padang,takut ditangkap BC.

Hanya saja menurut BC ,penangkapan kapal pembawa sembako sudah sesuai dengan prosedur ,bahkan kapal yang ditangkap tersebut memang tidak memiliki dokumen PPFTZ no 01.Saat tidak bisa mengeluarkan itulah petugas BC akhirnya menangkap mereka.

Namun bagaimana dengan nasib masyarakat belakang padang tersebut nantinya akibat kelangkaan sembako?.www.batamtimes.co coba menelusurinya.

Dari beberapa pedagang sembako Belakang Padang Minggu mengatakan, barang tidak masuk lagi ke belakang padang semenjak Lebaran Imlek kemarin.”Memang tidak ada lagi stok sembako kami. Semenjak masalah kemarin, kapal takut bawa barang kami kesini,” sebut acuan.

Tak heran, semenjak sembako tidak masuk, stok di gudang semakin lama semakin menipis, pedagang pun mulai kebingungan karena mereka hendak menjualnya juga susah.

“Mau dijual dengan harga lama kita pasti rugi, kalau dijual mahal kasihan masyarakat. Sekarang kapal tidak ada masuk ke sini. Mau makan apa kita nanti,” katanya

Selama ini, sales selalu mondar-mandir di pasar tradisional Belakang Padang tersebut.Para pedagang tinggal memesan kepada sales yang datang kesana.

Kemudian para pedagang nanti tingga menggambil barang di pelabuhan saat barang pesanan mereka diantar sebuah kapal.

“Biasanya kami pesan sekarang, tiga hari atau lima hari sampai sini. Nanti ramai-ramai pedagang ambil barang mereka di pelabuhan. Kalau sekarang gak bisa lagi,” ungkapnya

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan (Kabid P2) BC Batam Akhiyat Mujayin mengatakan, kapal yang ditangkap kemarin tersebut memang tidak memiliki dokumen PPFTZ no 01.

Saat tidak bisa mengeluarkan itulah petugas BC akhirnya menangkap mereka.

Namun sebelum melakukan penangkapan tersebut, menurut Mujayin anggotanya sudah lebih dulu menelusuri kemana kapal tersebut akan membawa barang-barang asal Batam tersebut.”Jadi kami bukan sembarang tangkap saja. Kita juga mempunyai tim dilapangan yang mencari tahu dan menelusuri kemana saja barang itu akan dibawa. Barang tersebut tidak hanya dibawa ke Belakangpadang, ternyata sampai ke daerah lain seperti di Meranti dan beberapa daerah lainya,” sebut Mujayin, Selasa (14/2/2017) siang.

Nah terkait UU no 42 tahun 2009 pasal 4A sembako termasuk barang yang tidak terkena PPN. Masalah ini juga dijelaskan oleh Mujayin.

Dalam Permendag no 87 tahun 2015 sudah diterangkan kalau ada barang dalam kategori Larangan dan Pembatasan.

BC Memberikan Solusi Beras yang masuk Belakang Padang di Berikan Cap

Gubernur Kepri Nurdin Basirun langsung meninjau Kecamatan Belakangpadang untuk memastikan kelangkaan sembako yang terjadi di kawasan tersebut pasca ditangkapnya kapal pembawa sembako beberapa waktu lalu.

Kemudian, dari Belakangpadang, Gubernur dan rombongan singgah ke kantor Bea dan Cukai (BC) Tipe B Batam.Kunjungan  Nurdin untuk mencari solusi pengiriman semabako ke Belakangpadang.

“Awalnya saya pikir permasalahan karena cuaca ternyata tidak. Dan ini merupakan penegakan aturan dari BC yang mungkin selama ini masyarakat belum tahu. Saya sudah meminta ada solusi untuk muatan lokal kebutuhan sembako bisa teratasi,” kata Nurdin yang ditemui di Kantor BC Batam.

Saat ini menurut Nurdin solusinya sudah didapati, dengan adanya permasalahan ini pemerintah bisa melihat permasalahan di masyarakat.

“Atas nama pemerintah provinsi dan masyarakat kita sudah mendapatkan solusinya bersama. Bagaimana solusinya silahkan saja tanyakan langsung kepada BC Batam,” tambahnya.

Nugroho Wahyu Kepala Kantor BC Batam mengatakan, salah satu cara agar kawasan tersebut masih bisa mendapatkan sembako yakni dengan cara mengirim langsung dari distributor ke Belakangpadang.

“Kita sudah memikirkan solusinya. Tadi kita sudah bicarakan juga. Nantinya barang dari distributor langsung ke Belakangpadang,” sebut Nugroho.

Permasalahanya sekarang yaitu, tidak semua kapal besar bisa bersandar ke Belakangpadang apalagi kapal-kapal pembawa sembako yang ukurannya memang sangatlah besar.

Dari distributor, kapal tersebut akan bersandar di pelabuhan Sekupang lalu diletakkan di Gudang yang ada di Sekupang.
Namun untuk dikawasan Belakangpadang barang tersebut diberikan Cap agar tidak dikenakan pajak dan dibawa ke kawasan Belakangpadang.

“Jadi Batam itu hanya untuk tempat transit saja. Barang-barang yang masuk nantinya kita berikan cap atau tanda untuk dibawa ke Belakangpadang. Seperti itulah solusi yang kita buat dan tidak berbenturan dengan peraturan,” katanya.

Pemko Batam Siapkan Bantuan Beras Murah

Untuk mengatasi kelangkaan tersebut Pemerintah Kota (Pemko)Batam, bersama Perum Bulog dan Bea Cukai menyiapkan bantuan beras murah untuk warga Pulau Belakangpadang dan pulau-pulau sekitarnya guna mengatasi ancaman kelangkaan pangan di pulau penyangga itu.

“Sekarang sedang dikemas. Mudah-mudahan Jumat siap, nanti saya bersama Muspida ke Belakangpadang,” kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi di Batam, Selasa.

Beras murah itu sebagian berasal dari hasil tangkapan aparat Bea Cukai Batam yang dihibahkan untuk warga Pulau Belakangpadang melalui Pemkot, dan sebagian lain merupakan beras Bulog.

Rencananya, beras bantuan seharga Rp8.000 hingga Rp9.000 per kg itu akan dijual Rp5.000 per kg.

“Menurut data Camat, ada sekitar 5.000 KK di sana. Beras dari Bea Cukai hanya 2.000 kampit (kantong). Jadi kita tambah 3.000 kampit (kantong) dari Bulog,” kata Wali Kota.

Pemerintah membatasi setiap kepala keluarga hanya berhak membeli satu kemasan berisi 5 kilogram beras senilai Rp25.000.
Setiap warga Belakangpadang boleh membeli beras murah, tidak hanya masyarakat miskin. Karena tujuan utama penjualan bahan pokok itu untuk mengatasi kelangkaan, bukan untuk membantu warga tidak mampu.

“Ini bukan raskin, tapi karena barangnya yang tidak ada di pasar. Makanya semua harus dapat,” kata dia.(red/bd/lan)

BNN Masih Terus Mengembangkan Kasus PNS DPRD Batam Ditangkap Bawa Sabu

0
Kantor BNN Kepri

batamtimes.co , Batam – Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepri masih mengembangkan kasus penangkapan MF, seorang PNS di DPRD Kota Batam yang ditangkap pada 11 Februari 2017 dengan barang bukti sabu.

“Hingga saat ini (MF) masih ditahan di BNN. Kasusnya masih dikembangkan,” kata Kepala Bidang Pemberantasan BNN Kepri AKBP Bubung Pramiadi di Batam, Rabu.

Petugas BNN Kepri, kata dia, masih terus menggali informasi dari MF untuk menelusuri jaringan yang menjual sabu pada oknum PNS tersebut.

“Dugaan awal MF memang hanya sebagai pengguna, namun masih belum bisa dipastikan juga, yang jelas masih dilakukan pendalaman,” kata dia.

Rencanannya pada Kamis (16/2) Tim Asesmen Terpadu (TAT) yang terdiri dari kedokteran medis, psikolog, tim hukum dari kepolisian, kejaksaan, BNN akan melakukan gelar perkara untuk menetukan apakah MF akan menjalani rehabilitasi atau juga diproses secara hukum karena dari tersangka didapati barang bukti 0,06 gram sabu.

“Tim akan memberikan rekomendasi bagi hakim mengenai tingkat ketergantungan pada narkotika dan keterlibatan tersangka pada tindak pidana narkotika,” kata Bubung.

Menurut Bubung, sebagai PNS yang juga seorang Kasubag harusnya memberikan contoh yang baik bagi masyarakat, bukan justru menjadi penkonsumsi narkoba.

“Harusnya sebagai pegawai memberikan contoh yang baik. Bukan malah menjadi penyalahguna narkoba seperti ini,” kata Bubung.

Penangkapan MF bermula saat petugas BNN Kepri mendapatkan informasi akan adanya transaksi narkoba di daerah Windsor, Lubuk Baja.

Sekitar pukul 00.15 WIB, petugas melihat ciri-ciri orang yang diduga sedang bertransaksi narkoba mirip dengan yang disebutkan pemberi informasi.

Selanjutnya petugas bergerak cepat mendekati tersangka. Meski mencoba lari namun berhasil dibekuk.

 

(red/Ant)

Pedagang Kaki Lima di Trotoar Trans Barelang Mulai Kebingungan Dimana Jualan

0
Kios liar berdiri di atas trotoar Jalan Trans Barelang, Tembesi, Batuaji. Foto:Batam Pos

batamtimes.co , Batam – Pedagang kaki lima di Trotoar Trans Barelang wilayah Tembesi Lestari yang diberikan surat Pemberitahuan pembongkaran lapak oleh Tim terpadu Satpol PP, mulai kebingunan akan berjualan di mana, jika lapak mereka dibongkar.

Kecemasan para pedagang tersebut dikarenakan tim terpadu hanya memberikan surat pemberitahuan pembongkaran lapak tanpa memberikan solusi akan berjualan dimana para pedagang nantinya setelah lapak mereka dibongkar.

“Kita sangat mendukung program pemerintah Kota Batam, untuk melakukan penataan terhadap wilayah Tembesi Lestari, tetapi pemerintah juga harus memikirkan kelangsungan hidup para pedagang yang selama ini hanya mengharapkan hasil dari dagangan mereka,”kata Darvin Siregar, Ketua Rt 01/rw 03, Tembesi Lestari, yang juga memiliki lapak di daerah tersebut, Rabu (15/2/2017)

Darvin menjelaskan dirinya mulai berjualan di pinggir jalan trans Barelang sejak tahun 2005 lalu.”Kita sudah lama di daerah ini berjualan,” kata Darvin.

Darvin juga menuturkan pihaknya sangat menyesalkan tim terpadu dari Satpoll PP yang langsung menandai setiap kios dengan pilok merah, dengan silang beserta tanggal pendataan.

“Ini seakan menakut-nakutin para pedangang. Yang paling saya sesalkan pihak dari Satpol PP, hanya memberikan selembar surat pemberitahuan, tanpa memberikan solusi pada para pedagang,”terangnya.

Saat ini di sepanjang jalan trans Barelang terdapat kurang lebih 200 orang pedagang yang hanya mengharapkan keberlangsungan hidupnya dari dagangan tersebut.

“Pemerintah Kota Batam harus bisa membayangkan, jika nantinya lokasi ini (Tembesi Lestari_red) digusur, warga yang berdagang di sini mau lari ke mana,”kata Darvin.

Bahkan dijelaskan Darvin,sampai sejauh ini pihaknya sebagai Rt di tempat itu belum pernah diajak duduk bersama oleh tim terpadu dari Satpoll PP.

“Ini sebenarnya ada apa, apakah kita ini nanti langsung digusur saja,” terangnya.

 

(red/lan)

Resep Spesial Semur Ayam yang Mengugah Selera

0
Semur Ayam Spesial...

batamtimes.co , Batam – Semur ayam, yaitu ayam dengan bumbu yang terbuat dari perpaduan kecap dan rempah-rempah, merupakan salah satu santapan favorit. Empuknya daging ayam serta rasa manis dan gurih yang meresap, menghadirkan sensasi rasa yang menggelitik lidah. Sajian ini pun merupakan kawan kuliner yang fleksibel karena bisa disantap bersama nasi, lontong, atau ketupat.

Sekilas terdengar seperti ayam kecap, tetapi sebenarnya berbeda karena semur ayam disajikan dengan kuah. Tantangannya justru terletak di bagaimana membuat rasa bumbu kuahnya meresap sampai ke dalam daging ayamnya.

Resep spesial berisi bahan-bahan pilihan tersedia untuk kamu yang ingin bereksperimen membuat semur ayam. Dilihat dari resepnya, memang semur ayam ini tergolong mudah dibuat, tetapi ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan supaya sajian ini sesuai harapan dari segi cita rasa dan aroma. Berikut tips dan trik untuk semur ayam yang menggugah selera.

1. Setelah ayam dibersihkan, lumuri dengan jeruk nipis atau cuka dan garam supaya bau amisnya hilang. Kamu hanya cukup mengoles permukaan daging ayamnya saja, tidak perlu mendiamkan atau merendamnya untuk waktu yang lama. Setelah bau amisnya kurang lebih hilang, cuci daging ayam hingga bersih. Daging ayam sudah siap untuk diolah.

2. Goreng ayam setengah matang atau tumis sampai air mengering, sebelum dimasak dengan bumbu. Dengan demikian, bumbu lebih meresap dan ayam tidak mudah hancur.

3. Tips lainnya supaya bumbu lebih meresap adalah dengan memasak dengan api yang kecil. Dengan api kecil, proses memasak akan agak lebih lama namun kematangan dan meresapnya bumbu lebih merata. Sementara itu, api yang besar memang membuat sajian lebih cepat matang, tetapi rasa semurnya tidak akan terasa sampai ke dalam daging ayam.

4. Usai sudah proses pembuatan semur ayam. Kini kamu kamu bisa menikmatinya dengan nasi selagi hangat. Tetapi tunggu dulu karena ada satu tambahan yang biasanya luput dari resep-resep semur ayam pada umumnya. Taburkan bawang goreng di atas semur ayam untuk mengundang selera makanmu. Dijamin kamu akan ketagihan dan semur ayam akan habis dalam sekejap.

Setelah sukses mengolah semur ayam yang lezatnya tidak diragukan lagi, pasti kamu penasaran ingin menggali lebih banyak resep hidangan khas Indonesia. Inspirasi resep apa lagi ya yang cocok untuk “petualangan” kulinermu? Intip koleksi resep, tips, dan tutorial dari Kecap Manis Bango dan temukan kawan kulinermu selanjutnya.(red)

LSI Denny JA Merilis Hasil Quick Count Pilkada DKI , Ahok-Djarot Unggul 42,95 persen

0
Hasil akhir tiga lembaga Survei (foto - detik)

batamtimes.co , Jakarta – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil hitung cepat (quick count) Pilkada DKI, Rabu (15/2) menyebutkan pasangan calon Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat memperoleh suara 42,95 persen, kemudian Anies Baswedan-Sandiaga Uno 40,77 persen dan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni sebesar 16,88 persen.

Peneliti LSI Ade Mulyana kepada pers mengatakan, dengan hasil hitung cepat tersebut, maka pasangan Ahok-Djarot dan pasangan Anies-Sandi maju ke putaran II Pilkada DKI, sedangkan pasangan Agus-Sylvi tersingkir dari putaran II. Kendati demikian, kata Ade, masyarakat diharapkan menunggu hasil resmi Pilkada DKI 15 Februari 2017 versi penghitungan total KPU DKI pada akhir Februari.

Metodologi hitung cepat LSI dengan mengambil sampel 350 TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang tersebar secara proporsional dan dipilih secara acak di seluruh Jakarta. Data hasil Pilkada yang masuk ke server LSI sebesar 95.71 persen dari 350 TPS, Rabu, pukul 16.50 WIB. Pemilih Pilkada DKI mencapai 77,69 persen dan tingkat golput (tidak mengikuti pilkada) 23,31 persen.

Sementara itu, Jumlah pemilih resmi pada pilkada DKI 2017 sebanyak 7.108.589 orang dan jumlah TPS sebanyak 13.023 TPS se-Jakarta.

Ade Mulyana mengatakan, berdasar rilis LSI pada Jumat (10/2/2017) atau 5 hari sebelum pencoblosan, memprediksi dua hal:

Pilkada DKI akan berlangsung dua putaran dan terbukti benar berdasarkan hitung cepat LSI. Dukungan calon berada dalam ambang batas yaitu Agus-Sylvi (24,4 – 39,6 persen); Ahok-Djarot (27,2 – 39,2 persen); Anies-Sandi (25,6- 38,4 persen).

Ade menjelaskan, suara pasangan Agus – Sylvi yang mencapai 16,88 persen pada hitung cepat LSI antara lain disebabkan beberapa isu yang memerlukan pengujian lebih lanjut.

Pertama, terjadi Efek Antasari Azhar. Ekpose berita soal Antasari yang menyatakan SBY inisiator kriminalisasi dirinya menjadi berita besar. Berita ini digulirkan secara massif sehari sebelum pencoblosan. SBY memang sudah memberikan jawaban, dan melaporkan Antasari ke jalur hukum.

“Namun discourse SBY versus Antasari ternyata lebih banyak merugikan Agus. Suara Agus beralih lebih banyak ke Anies, dan terutama ke Ahok. Data quick count menunjukkan pro dan kontra isu itu sangat punya efek elektoral,” kata Ade.

Kedua, pemilih yang golput sekitar 22 persen. Ini lebih rendah dibanding pilkada DKI sebelumnya yang umumnya di atas 30 persen. Yang datang ke TPS memang lebih banyak dibanding pilkada sebelumnya.

Ade menambahkan, dari studi golput yang dilakukan LSI terhadap kasus beberapa wilayah, golput umumnya datang dari pemilih menengah bawah. Segmen menengah bawah itu lebih banyak pendukung Agus. Golput yang lebih banyak dari kalangan menengah bawah lebih merugikan dukungan cagub Agus.(red/antara)

APBD Tahun 2017 Pemko Batam Terima DAK Sebesar Rp 149 Miliar

0
Gedung Pemko batam

batamtimes.co , Batam – Pemerintah Kota Batam memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp149 miliar pada APBD 2017 yang dialokasikan ke delapan bidang kerja yaitu, pendidikan, kesehatan, jalan, lingkungan hidup, kelautan, pertanian, perbatasan dan kawasan kumuh.

“Jumlahnya Rp149 miliar plus minus,” kata Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian, Pengembangan Pembangunan Daerah Kota Batam Wan Darussalam usai rapat persiapan DAK 2018 di Batam, Selasa.

Menurut Wan, dana DAK paling besar dialokasikan untuk pembangunan jalan namun ia tidak bisa memastikan nama-nama rencana pembangunan atau pembenahan jalan yang akan dilakukan menggunakan DAK 2017.

Wan hanya mengatakan DAK untuk jalan bukanlah proyek pelebaran jalan Jodoh-Nagoya-Batam Center yang kini tengah dilakukan Pemkot.

“Bukan yang Nagoya-Jodoh. DAK jalan, salah satu contohnya adalah jalan lokal, jalan menuju pemukiman,” kata dia.

Untuk bidang kelautan dan perikanan, Batam mendapatkan bantuan keramba.

Dan bidang perbatasan, pemerintah pusat mengalokasikan pembenahan di Pulau Pelampong yang merupakan pulau terdepan Indonesia.

“Apa nama pembangunannya saya lupa, itu menggunakan istilah perbatasan,” kata dia.

Sementara itu, masing-masing Organisasi Perangkat Daerah diminta untuk menyusun rencana pengajuan DAK untuk APBD 2018.Wan mengatakan rencananya dana yang diajukan lebih besar sekitar 10 persen dari petunjuk yang diberikan pemerintah pada tahun lalu.

“Kami naikkan 10 persen, ikuti petunjuk tahun lalu. Tahun lalu kami mengajukan hampir Rp250 miliar, yang disetujui sekitar Rp149 miliar,” kata dia.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Kota Batam Jefriden menyatakan setiap OPD menyusun rencana permohonan DAK sesuai dengan kebutuhan masing-masing di tiap bidang.

Ia berharap DAK untuk Kota Batam menjadi prioritas dengan mempertimbangkan wilayahnya yang strategis berbatasan dengan Singapura dan Malaysia, juga wilayahnya yang terdiri dari pulau-pulau kecil.

“Menurut Presiden untuk daerah perbatasan ada prioritas,” kata Jefriden.

 

(red/lan)

Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Buat Laporan di Bareskrim

0
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar.

batamtimes.co , Jakarta – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar melaporkan dugaan tindak pidana persangkaan palsu ke Bareskrim Polri, di kompleks Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Selasa.

“Pada kesempatan yang baik hari ini, 14 Februari, inilah ending dari perjalanan panjang saya selama delapan tahun. Dua tahun di tahanan, enam tahun di LP. Yang saya laporkan tentang persangkaan palsu atau rekayasa, yang dalam kasus saya membuat saya terhukum,” kata Antasari di Kantor Bareskrim.

Dalam laporan LP/167/II/2017/Bareskrim tertanggal 14 Februari 2017 itu, Antasari melaporkan pelaku atas dugaan tindak pidana persangkaan palsu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 318 KUHP.

Dalam laporannya, Antasari juga melaporkan adanya dugaan penghilangan barang bukti yang dibutuhkan dalam persidangan, yang melanggar Pasal 417 KUHP.

Menurut dia, seorang pejabat telah sengaja menghilangkan barang bukti berupa pakaian yang dikenakan mendiang Direktur Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen.

“Pasal 417 KUHP itu masalah perbuatan penguasa, pejabat yang ditunjuk dalam hal ini, yang menghilangkan baju korban. Menghilangkan, menghapus, semacamnya. Itu saya laporkan juga,” katanya.

Sementara terlapor dalam surat laporan tersebut tidak disebutkan namanya, melainkan hanya tertulis dalam penyelidikan.

Ia berharap penyidik Bareskrim mampu bekerja cepat dalam memproses laporannya itu.

Antasari Azhar adalah mantan Ketua KPK di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Kiprahnya memimpin KPK mencuri perhatian setelah lembaga antirasuah itu menangkap Jaksa Urip Tri Gunawan dan Artalyta Suryani dalam kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Namun, karir Antasari terhenti karena dituduh terlibat pembunuhan berencana terhadap Direktur Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen.

Antasari Azhar akhirnya divonis 18 tahun penjara oleh PN Jakarta Selatan setelah dinyatakan terbukti membunuh Nasrudin Zulkarnaen, Direktur Putra Rajawali Banjaran.

Antasari Azhar melalui kuasa hukumnya mengajukan banding, kasasi, serta peninjauan kembali, namun ia tetap dihukum.

Pada Kamis tanggal 10 November 2016, Antasari Azhar meninggalkan LP Tangerang dengan status bebas bersyarat sejak ditahan pada Mei 2009.

 

(Red/antara)

 

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga