8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 1212

Presiden : Berita Hoax Akan Mematangkan Kita Dalam Berbangsa dan Bernegara

0
Presiden Joko Widodo Tengah Memukul Tifa Sebagai Tanda Peresmian Hari Pers Nasional.

batamtimes.co , Jakarta – Presiden Joko Widodo tak mengkhawatirkan semakin meluasnya pemberitaan palsu atau hoax yang disebarkan melalui media sosial.

“Biasa sajalah itu. Semua negara seperti tadi saya sampaikan, mengalami, tidak usah dibesar-besarkan, hanya bagaimana menghadapi dan menyelesaikan tantangan itu,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah menyampaikan sambutan dalam acara puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2017 di Ambon, Kamis.

Menurut Presiden, bagaimanapun masyarakat di Indonesia sudah semakin cerdas dan pintar untuk memilah berita yang benar dan berita yang palsu.

Ia berpendapat seiring berjalannya waktu masyarakat juga akan semakin dewasa untuk bisa memilah-milah dan hal ini justru akan semakin mematangkan masyarakat.

“Berita-berita bohong fitnah itu akan semakin mematangkan kita dalam berbangsa dan bernegara. Akan mendewasakan kita, akan menjadikan kita tahan uji, sudah enggak usah banyak keluhan mengenai itu, penting saya kira dihadapi, diselesaikan, dikurangi, dihilangkan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa hal itu merupakan fenomena yang terjadi di semua negara dan bukan saja dialami oleh Indonesia.

“Karena saya dapat informasi dari pembicaraan diskusi saya dengan Perdana Menteri, Presiden negara lain, menyampaikan hal yang sama. Ya inilah keterbukaan tidak bisa kita bilang tidak,” katanya.

Presiden juga menyadari sekarang ini ada gejala terjadinya pergeseran dari media arus utama (mainstream) ke media sosial.

“Tapi saya meyakini media mainstream tetap akan mempunyai peran yang sangat penting terutama bagi pembangunan kita. Terutama pembangunan SDM lewat informasi-informasi yang diberikan,” kata Presiden.

 

(red/Antara)

Kepala Gadis Cantik Joanna Palani Dihargai USD$ 1 Juta ,Klaim Bunuh 100 Militan ISIS

0
Joanna Palani ( 22 ),Sniper yang mengklaim bunuh 100 Militan ISIS di Perang Irak-Suriah

batamtimes.co , Irak – Seorang pelajar asal Denmark yang telah membunuh 100 militan ISIS dan kepalanya dihargai 1 juta dollar AS ternyata diperlakukan sebagai teroris di negaranya sendiri.

Joanna Palani, 22, yang meninggalkan studinya untuk melawan ISIS mengaku telah membunuh 100 militan dalam pertempuran di Irak dan Suriah sebagai sniper atau penembak jitu.

Dia juga mengatakan pernah membebaskan sekelompok wanita dan anak-anak yang ditahan sebagai budak seks oleh ISIS dan kemudian mengajarkan mereka bagaimana menjadi tentara dan melawan balik.

Palani adalah keturunan Iran-Kurdi. Ayah dan kakeknya adalah pejuang Peshmerga.

Dia lahir di sebuah kamp pengungsi PBB sebelum pindah ke Kopenhagen saat balita dan belajar menggunakan pistol saat usia sembilan tahun.

Tapi dia mengatakan kehidupan berjalan dengan berat setelah kepulangannya dari aksi heroik sebagai penembak jitu di Suriah dan Irak.

“Saya telah menyerahkan hidup saya dan kebebasan saya untuk menghentikan ISIS maju, sehingga semua orang di Eropa bisa aman. Itu adalah pilihan saya. Tapi saya dilihat sebagai teroris oleh negara saya sendiri.”

Joanna menambahkan: “Saya tinggal di salah satu negara terbaik di dunia tapi saya lapar dan tunawisma dan dingin di tempat tidur di malam hari, meskipun saya bekerja penuh waktu. Saya tidak lagi mempercayai siapa pun..”

Berbicara tentang pertempurannya dengan ISIS, mantan mahasiswa telah berbicara banyak tentang keberhasilannya.”Pejuang ISIS sangat mudah untuk dibunuh,” katanya kepada Vice.

“Pejuang ISIS sangat mudah dibunuh, tetapi tentara Assad (Presiden Suriah) sangat terlatih dan mereka mesin pembunuh spesialis.”(red)

Kejati Kepri Kembalikan Berkas Kasus BPN Batam ke Polda Kepri

0
Asisten Pidana Khusus Kepri Fery Tas ( Tribun )

batamtimes.co , Tanjungpinang – Berkas kasus dugaan korupsi di BPN Batam atas nama tersangka BS dikembalikan ke Polda Kepri.

Asipidsus Kejati Kepri Fery Tas mengatakan, Polda belum menyertakan bukti yang di minta Kejati Kepri.

“Kita kembalikan untuk mereka sempurnakan ke Penyidik Polda. Selama ini berkas kurang dan belum dilengkapi. Saat ini kita kembalikan untuk diperbaiki untuk kemudian mereka supervisikan dengan KPK,” ujar Fery Tas.

Selama ini di berkas penyidikan itu saat ini merupakan delik pajak. Yang dilaporkan bawahan Direskrimsus tidak sesuai dengan yang ada di dalam isi berkas.

Menurut Dia, dana Rp 1,5 miliar itu hingga kini masih di pemegang wajib pajak, bukan pada tersangka BS.”Dana itu masih di orang yang memiliki wajib pajak. Bukan disimpan di rekening pribadi tersangka.

Ini berdasarkan isi berkas. Tidak ada penyertaan bukti penyimpanan Rp1,5 miliar di rekening tersangka,” ujar Fery Tas.

“Kami tau hanya dari berkas. Kalau permasalahannya duit itu disimpan tersangka di rekening pribadinya dan tidak disetorkan, itu jelas korupsi. Tapi di berkas tidak seperti itu. Kita hanya berdasarkan berkas,” katanya.

 

(red/tribun)

Humas Kanwil Kemenkumham Kepri Harapkan Lapas Perempuan Segera Diadakan

0
Logo Kemenkuham

batamtimes.co , Tanjungpinang- Over kapasitas menjadi permasalahan Kementrian Hukum dan HAM dalam melaksanakan kegiatan pengelolaan tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Selalu menjadi masalah meski solusi penyelesaian terkesan mudah jika di jalankan. Salah satunya, memperlebar ataupun membangun Lapas lebih banyak. Namun karena keterbatasan anggaran, semua itu belum dapat terwujudkan untuk memenuhi rasa HAM yang semestinya.

Seperti yang disampaikan Rinto Gunawan Humas Kanwil Kemenkumham Provinsi Kepri. ‎Over kapasitas sudah menjadi hal biasa di setiap lapas di seluruh indonesia. Termasuk di Kepri. Sehingga Kanwil Kepri membutuhkan tempat yang lebih banyak menampung para tahanan di beberapa kota kabupaten di Kepri.

“Salah satunya upaya kita dalam memecaahkan permasalahan muatan tahanan yang berlebihan ini, kita belum lama ini juga sudah mengajukan Lapas khusus bagi wanita di Batam. ‎Kita telah mengajukan juga permohonan lahan ke BP Batam. Tapi belum ada jawaban,” kata Rinto di hubungi, Rabu (8/2).

Menurutnya, permohonan lahan sebesar 5 hektar telah diajukan. Namun juga belum ada jawaban dari pihak BP Batam. Upayaa ini ternyata bukan wacana belaka, belum ada gedung dan kantor untuk lapas wanita, Kanwil sudah melantik kepala Lapas wanita ini.

“Memang meski belum ada gedung dan kantornya, kita telah lantik ibu Mulyani sebagai kepala Lapas. SK-nya sudah turun juga. Sementara, tahanan wanita yang ada di lapas dan Rutan di berbagai wilayah di Kepri ini statusnya adalah titipan Lapas wanita Batam,” ungkapnya.

Status gedung dan kantor tahanan wanita memang belum ada dan berdiri. Tapi kepala Lapas wanita sudah dilantik. Hal itu dilakukan sebagai cara mendesak pihak terkait seolah fisik gedung sudah sangat dibutuhkan.

“Sesuai konsep Kanwil Kepri nantinya seluruh tahanan wanita yang ada di seluruh kabupaten kota di Kepri akan dipindahkan menjadi satu di Lapas wanita yang ada di Batam. Mengapa kita pilih di Batam karena prioritas banyaknya tahanan wanita itu di sana,” ungkapnya.

Jika Lapas khusus wanita di Batam segera terealisasi, maka secara langsung akan sedikit mengurangi over kapasitas. Hingga saat ini jumlaah tahanan wanita kian bertambah. Data Kanwil Kepri terdapat 219 orang tahanan perempuan di seluruh Kepri. “Ya pasti dapat menjadi solusi over kapasitas. ‎Yang mana blok wanita ini bisa diisi oleh blok pria,” tambahnya.

 

 

(red/tribun)

Sebanyak 107 Orang lolos Seleksi Administrasi OJK

0
Foto Istimewa, Gedung OJK

JAKARTA – Panitia seleksi pemilihan calon anggota dewan komisioner Otorias Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan sebanyak 107 orang telah lolos dalam seleksi admistratif tahap I anggota OJK.

Seleksi tahap I ini dilakukan terhadap lebih dari total 560 calon yang mendaftar.

Ketua panitia seleksi pemilihan calon anggota dewan komisioner (DK) OJK, Sri Mulyani mengatakan, sebanyak 107 calon anggota DK OJK yang lolos tahap I akan mengukuti seleksi tahap II.

“Seleksi tahap II ini akan mempertimbangkan masukan dari masyarakat, rekam jejak dan makalah dari calon anggota,” ujar Sri Mulyani dalam pengumuman resmi No Peng-02/PANSEL-DKOJK/2017, Rabu (8/2/2017).

Menurut Sri Mulyani, dalam seleksi tahap II masyarakat diminta memberikan masukan dan informasi mengenai integritas calon anggota DK OJK yang lolos pada tahap I.

Nantinya masukan dari masyarakt bisa disampaikan ke alamat email seleksi-dkjk@kemenkeu.go.id dan bisa dilampirkan bukti pendukung.

Panita seleksi akan menjamin indentitas kerahasiaan masyarakat dan informasi yang diberikan. Nantinya hasil seleksi tahap II akan dimumkan pada 25 Februari 2017 melalui laman web Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia.

Sri Mulyani menegaskan keputusan panitia seleksi bersifat final, dan mengikat dan tidak dapat diganggu gugat.(red)

Amsakar Achmad Temui Mentri ATR Terkait Persoalan Lahan

0
Wawako Batam,Amsakar Ahmad.

batamtimes.co , Batam – Wakil Wali Kota Batam Kepulauan Riau Amsakar Achmad menemui Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil di Jakarta, Rabu, khusus untuk mengadukan permasalahan lahan di kota itu.

“Pak Wakil Wali Kota berada di Jakarta untuk pemantapan dan sinkronisasi rencana kerja Pemerintah Kota Batam khususnya berkaitan dengan aspek tata ruang dan pertanahan,” kata Kepala Bagian Humas Pemkot Batam Ardiwinata di Batam, Rabu.

Dalam pertemuan itu, Pemkot berharap Kementerian ATR memproses pelepasan Hak Pengelolaan atas tanah yang diperuntukkan sebagai fasilitas umum (fasum), fasilitas sosial (fasos), gedung pemerintahan, pendidikan, kesehatan, jalan dan lainnya untuk selanjutnya diterbitkan Hak Pakai instansi pemerintah atas nama Pemerintah Kota Batam, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau atau kementerian atau lembaga sesuai dengan kewenangannya.

Pemkot juga meminta dukungan Kementerian ATR memproses pendaftaran Hak Pengelolaan serta mendorong BP Batam agar dapat segera menyelesaikan dokumen pengalokasian lahan atas tanah yang telah dikuasai dan dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Batam.

Dokumen itu penting, sebagai syarat penerbitan Hak Pakai atas nama Pemerintah Kota Batam.

Dalam pertemuan itu Wakil Wali Kota Amsakar Achmad meminta sokongan Kementerian ATR bersama Badan Pengusahaan Kawasan Batam sebagai pemegang hak alokasi lahan di pulau utama, untuk menjamin ketersediaan lahan pembangunan sehubungan dengan rencana pemekaran kecamatan.

“Lahan itu nantinya akan dialokasikan untuk pembangunan kantor camat, lurah, polsek, puskesmas, sekolah serta fasum fasos lainnya,” jelas Amsakar dalam siaran pers.

Sementara itu, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil mengatakan Batam menjadi perhatian khusus pemerintah pusat. Bahkan Presiden Joko Widodo telah berkali-kali melakukan rapat kabinet terkait pengembangan dan meningkatkan daya saing Batam.

“Presiden Jokowi menaruh perhatian besar terhadap Batam,” katanya.

Sofyan Djalil berkomitmen akan membahas persoalan lahan yang dialami Pemkot Batam dengan Menteri Koordinator Perekenomian yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kawasan Batam.

Ia berharap, jajaran Kementerian ATR dan Kementerian terkait bisa langsung datang ke Batam pada dua pekan ke depan guna mendudukkan masalah.

“Siang ini saya ada rapat dengan Pak Menko dan akan saya laporkan hal ini. Dalam dua minggu lagi mudah-mudahan kami bisa ke Batam untuk membahas dan mengurai masalah ini,” kata Menteri.(red)

Curiga HP Anda Disadap , Coba Cari Tau Dengan Kode Standar

0
Ilustrasi : HP Disadap

batamtimes.co , Batam- kamu curiga dengan ponsel pintar (smartphone) yang dimiliki sekarang direkam alias disadap oleh orang lain?

Jika hal itu dirasakan, tentunya membuat Anda khawatir tentunya.Bicara soal penyadapan telepon, tahukah Anda artinya? Berdasarkan wikepedia, penyadapan telepon adalah pemantauan percakapan telepon dan Internet oleh pihak ketiga, seringkali dilakukan dengan cara rahasia.

Percakapan telepon dapat direkam atau dipantau secara tidak resmi, baik oleh pihak ketiga tanpa sepengetahuan pihak yang disadap, ataupun direkam oleh salah satu pihak yang melakukan penggilan telepon.

Penyadapan telepon dikontrol secara ketat dan pada umumnya dilarang dengan alasan privasi, namun juga bisa dilegalkan untuk alasan tertentu, sesuai dengan hukum yang berlaku di negara yang bersangkutan.

Nah, untuk mengatasi penyadapan telepon tersebut, ada kode standar yang harus Anda ketahui.

Kode standar tersebut berlaku untuk semua jenis smartphone Lho.

Dilansir melalui kabarmakkah, kode standar pada smartphone yang bisa kamu lakukan untuk mengetahui siapa yang menyadap smartphone, begini caranya:

Kode Pertama: *#21#
Dengan kode ini, Anda bisa mengetahui apakah panggilan, pesan, dan data Anda lainnya sedang dialihkan atau tidak. Status dari berbagai jenis aktivitas akan ditampilkan pada layar ponsel Anda. Dengan kode ini Anda bisa tahu apakah Anda sedang dimata-matai atau tidak.

Kode Kedua: *#62#
Jika ternyata memang ada panggilan atau pesan yang dialihkan, masukan kode berikut ini untuk mencari tahu di mana panggilan, pesan dan data sedang dialihkan. Jika panggilan atau pesan memang tidak dialihkan, Anda bisa tenang dan tak perlu khawatir.

Kode Ketiga: ##002#
Ini adalah kode universal untuk mematikan semua bentuk pengalihan dari ponsel Anda. Jika merasa panggilan atau pesan Anda sedang dialihkan, segera masukkan kode ini.

Kode Keempat: *#06#
Dengan bantuan kode ini, Anda dapat mengetahui IMEI atau International Mobile Equipment Identifier.
Jika Anda tahu kode ini, Anda bisa menggunakannya untuk mencari tahu siapa yang mencuri ponsel Anda.
Ketika diaktifkan, lokasi secara otomatis akan disampaikan kepada operator jaringan meskipun menggunakan kartu SIM lain.(red)

Penerjun TNI yang Hilang Ditemukan Meninggal Dunia

0
Kantor Basarnas Semarang

batamtimes.co , Semarang – Anggota Kopassus yang hilang di perairan Semarang, Jawa Tengah, saat mengikuti latihan terjun payung ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu pagi.

Juru bicara Basarnas Kantor SAR Semarang Zulhawary Agustianto membenarkan penemuan jenazah Sersan Satu Danang di sekitar pinggir perairan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Korban ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB pada sekitar 300 meter dari lokasi hilangnya.”Ditemukan warga, kemudian langsung dievakuasi oleh personel TNI memakai ambulans,” katanya.

Baca Juga : Panglima Mayjen Jaswandi Membenarkan Penerjuan TNI dari Kopasus Dilaporkan Hilang

Jenazah Sertu Danang sempat disemayamkan di Rumah Sakit Bhakti Wira Tamtama sebelum dipulangkan ke rumah duka.

Sebelumnya, 11 prajurit Kopassus menggelar latihan terjun payung di sekitar kawasan Perairan Semarang pada Selasa (7/2).

Dua penerjun sempat jatuh ke laut karena cuaca buruk disertai angin kencang.

Satu penerjun berhasil ditemukan kemarin, sementara satu lainnya atas nama Sertu Danang hilang dan baru ditemukan dalam keadaan meninggal, Rabu pagi.

 

(red/antara)

Disnaker Batam Akan Sidak Perusahaan yang Teriindikasi Pekerjakan TKA Ilegal

0

batamtimes.co , Batam – Buntut dari Demo FSPMI Senin (6/2/2017), dikantor Walikota Batam yang mengatakan Pemerintah seperti tidak mampu mengatasi permasalahan tenaga kerja asing di Kota Batam,seperti TKA yang berada di Kawasan Tanjung Kasam.

Maka sesuai dengan rencana, Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Kepulauan Riau, akan secara mendadak menginspeksi perusahaan-perusahaan yang terindikasi mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA) ilegal.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam Rudi Sakyakirti di Batam, Senin, menyatakan telah membidik sejumlah perusahaan yang disinyalir melanggar izin mempekerjakan TKA (IMTA).

“Akan dilakukan penindakan di satu perusahaan, dugaannya IMTA tidak sesuai, karena mempekerjakan TKA tanpa keahlian,” kata Rudi.

Baca Juga : Aksi Demo FSPMI Soroti TKA Tanjung Kasam dan Kenaikan Tarif Daya Listrik

Sebenarnya pada pekan lalu Disnaker sudah mendatangi perusahaan itu. Namun, petugas tidak menemukan kegiatan apa pun di perusahaan karena libur Imlek.

“Ada puluhan TKA di sana, kami akan cek sesuai tidak dengan IMTA yang dimiliki,” kata dia.

Menurut dia, sesuai dengan peraturan, maka semestinya TKA yang datang ke Indonesia harus memiliki keahlian khusus. Bila tidak memiliki keahlian, maka itu melanggar ketentuan.

Pemerintah memiliki daftar negatif jenis-jenis pekerjaan yang tidak boleh dilakukan TKA, dan TKA tanpa keahlian termasuk yang dilarang.

“Ada negatif list yang sudah ditentukan, kalau pelaksanaan di lapangan, pengawasan dilakukan pemerintah provinsi. Kalau kita lihat kenyataan di lapangan, saya juga akan mendengar kabar bahwa itu ada yang melanggar,” kata dia.

Di tempat yang sama, Panglima Garda Metal Federasi Serikat Pekerja Indonesia Kota Batam, Suprapto mensinyalir terdapat sekitar 300 orang TKA tanpa keahlian yang bekerja di Batam.

Ia mengatakan kebanyakan TKA tanpa keahlian itu bekerja sebagai operator di perusahaan-perusahaan yang tersebar di Kawasan Industri Kabil, Tanjunguncang dan Tanjungkasam.

“Mereka ‘unskill’,” kata dia.

Suprapto meminta pemerintah bertindak lebih tegas, karena TKA tanpa keahlian dilarang bekerja di Indonesia.

 

(red/ant)

 

Dwi Widodo Imigrasi RI di Malaysia, Diduga Menerima Uang Terkait Penerbitan Paspor

0
Ilustrasi Gedung KPK

batamtimes.co , Jakarta – Dwi Widodo, atase imigrasi Kedubes RI di Malaysia, diduga menerima sejumlah uang terkait dengan penerbitan paspor. KPK menduga Dwi menerima uang Rp 1 miliar terkait kasus itu.

“Tersangka DW (Dwi Widodo) diduga menerima suap sekitar Rp 1 miliar terkait dengan penerbitan paspor dengan metode reach out dan penerbitan visa,” ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (7/2/2017).

Menurut Febri, ada kebijakan dari Kedubes untuk menjemput bola terhadap tenaga kerja Indonesia (TKI) yang tidak bisa mengurus langsung. Hal ini lalu dimanfaatkan oleh Dwi.

“Celah inilah yang kemudian dimanfaatkan. Kerja sama dengan perusahaan lain untuk menjemput bola sehingga pihak TKI harus membayar cukup besar, sebagian dialirkan pada tersangka DW,” kata Febri.

Tarif yang dinaikkan itu menurut Febri beragam jumlahnya. Selisih dari tarif pengurusan normal itulah yang kemudian dikantongi Dwi.

“Tarif beragam kami belum sampaikan saat ini, diduga lebih. Belum tahu selisihnya berapa dari informasi yang kita dapatkan,” ujar Febri.

 

(red/Detik)

 

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga