8.6 C
New York
Monday, April 6, 2026
spot_img
Home Blog Page 1226

JI Pemilik 2800 Unit HP Xiomi yang Disita BC Kepri Bos Besar HP dari Jakarta

0
Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Kanwil DJBC Khusus Kepri, Raden Evi S, saat ekspos penegahan tersebut mengatakan jika barang bukti handphone yang disita sebanyak 2.800 unit.

batamtimes.co , Karimun – Pemilik handphone tanpa dilengkapi dokumen dari Singapura yang ditangkap patroli Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Khusus Kepri disebut-sebut seorang pengusaha berinisial Ji.

Seorang sumber terpercaya mengatakan jika Ji merupakan pengusaha asal Jakarta yang memang menggeluti bisnis handphone selundupan dari luar negeri untuk dibawa ke Indonesia melalui Provinsi Riau dan Kepri.

“Pemilik barang memang pemain besar,” kata sumber yang enggan disebutkan namanya itu.

Baca Juga : DJBC Kepri Tenggah Sebanyak 2800 Unit HP Xiomi di Pulau Kepala Jerih Karimun

Sumber tersebut menambahkan, jika speed boat Azimut yang membawa ribuan handphone milik Ji itu bersandar di Pulau Kijang. Selanjutnya handphone tersebut akan diedarkan di daerah Sumatera. Melihat sepak terjang Ji selama ini, sumber perwarta tersebut kurang percaya jika jumlah handphone yang diselundupkan sejumlah yang diekspos DJBC Khusus Kepri.

“Modusnya yang saya tau memang selalu menggunakan speed boat. Kalau banyak hape yang diselundupkan sepertinya lebih dari 2.800 unit,” tambah Sumber.

Sayangnya Bagian Penyidikan dan Penyimpanan DJBC Kepri yang dimintai keterangan terkait hal ini tidak bisa dijumpai. Plh Kepala Bidang (Kabid) Penyidikan dan Penyimpanan Barang Bukti Kanwil DJBC Khusus Kepri, Nutriwan tidak dapat dijumpai.

“Plh Kabid sedang keluar dan Kasinya juga tidak ditempat,” ujar seorang pegawai Kanwil DJBC Khusus Kepri pada pewarta, Kamis (5/1).

Sebelumnya kapal patroli BC-1305 menegah upaya penyelundupan handphone yang dibawa oleh speed boat Azimut di Pulau Kepala Jerih, Karimun, pada Senin (2/1) kemarin sekira pukul 14.00 WIB. 

Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Kanwil DJBC Khusus Kepri, Raden Evi S, saat ekspos penegahan tersebut mengatakan jika barang bukti handphone yang disita sebanyak 2.800 unit.

“Nahkodanya kabur. Hanya empat ABK yag menyerah karena kita lepaskan tembakan peringatan,” kata Evi.

Pewarta : PRB

Aipda Sulis Lapor Polisi Saat Melihat Istri Tanpa Busana Dengan Bupati Katingan

0
Diamankan,Istri Polisi Farida Yeni diamankan saat berduan dengan Bupati katingan Ahmad Yantenglie

batamtimes.co , Katingan – Penyidik kepolisian Polres Katingan Kabupaten Katingan, Kamis (5/1/2017), masih memproses kasus dugaan perzinahan yang diduga dilakukan oleh Bupati Katingan Ahmad Yantenglie.

Kapolres Kabupaten Katingan, AKBP Tato Pamungkas, mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan penyidikan terkait laporan dari Aipda Sulis Kepala SPKT Katingan Hilir, terkait perselingkuhan yang dilakukan istrinya tersebut.

“Saat ini masih dalam lidik kami,” ujar Kapolres.

Informasi terhimpun, menyebut, kronologis kejadian, pada saat korban pulang dari Sampit setelah tiba dirumah mau mencari kunci rumah namun tidak ada karena dibawa istri korban (Farida Yeni).

Karena alasan dinas malam kemudian korban mencari Farida Yeni ke Rumah Sakit Mas Amsyar Kasongan namun Farida Yeni tidak ada ditempat.

Kemudian korban mencari Farida Yeni ke Jalan Nangka.

Setibanya korban di jalan nangka korban melihat tas, rokok milik Farida Yeni di sebuah rumah.

Melihat hal tersebut korban langsung mendobrak pintu depan rumah kemudian memeriksa ke kamar.

Lalu apa yang ditemukan? Sulis panggilan akrabnya, menemukan istrinya, Farida Yeni sedang tertidur dengan Ahmad Yantenglie dalam keadaan tanpa busana.

Atas kejadian tersebut korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Katingan Hilir.(red/tribunbali)

Rahman Merengang Nyawa Setelah Ditabrak Mobil Dinas Dispenda Kepri

0
Mobil Avanza Putih bernopol BP 105 A milik Dispenda Provinsi Kepri Tabrak sepeda motor penjual air keliling.

batamtimes.co , Karimun – Nasib naas menimpa Rahman, warga Sungai Raya, Kecamatan Kundur Utara, Kabupaten Karimun. Pria paruh baya yang sehari-hari berdagang air menggunakan sepeda motor dan gerobak tersebut tewas setelah ditabrak mobil Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Kepri, Kamis (05/01/2016).

Peristiwa yang menimpa Rahman terjadi ketika Ia hendak menuju Tugu Nanas, Tanjung Berlian, Kecamatan Kundur Utara. Rencananya Rahman akan mengambil sepda motor dan gerobak airnya yang selalu dititipkan di Tugu tersebut.

“Pak Rahman biasanya memang mau ambil motor sama gerobaknya dan kemudian keliling jualan air,” kata seorang warga Pulau Kundur, Ema.

Namun sekitar beberapa puluh meter dari Tugu sekira pukul 10.00 WIB, Rahman yang mengendarai sepeda motor bebek Astrea dari arah Tanjung Batu ditabrak mobil Avanza Putih bernopol BP 105 A milik Dispenda Provinsi Kepri yang dikemudikan oleh Wawan dari belakang.

Bagian depan kiri mobil plat merah tersebut menghantam sepeda motor yang dikendarai Rahman. Akibatnya Rahman sempat terseret beberapa meter hingga akhirnya wawan bisa menghentikan laju mobilnya.

“Sepertinya dia kencang lalu mau nyalip. Tapi nabrak Pak Rahman,” ujar Ema.

Rahman pun tak bisa diselamatkan karena kecelakaan itu. Terlihat darah segar mengalir dari kepala. Diduga Ia meregang nyawa akibat luka yang cukup parah di bagian kepala tersebut. Sementara bagian kiri depan mobil avanza penyok karena benturan.

Kasat Lantas Polres Karimun, AKP Syamsu Rizal yang dikonfirmasi membenarkan laka lantas tersebut. Saat ini Wawan beserta barang bukti berupa kendaraan dinas Dispenda dan sepeda motor Rahman telah berada di Mapolsek Kundur.

“Sekarang sedang kita proses. Supirnya PNS di Dispenda Provinsi di Tanjung Batu,” kata Syamsu Rizal.

Pewarta : PRB

Lagi Asik di Lokasi Hiburan Malam , 11 Orang WNA Wanita Diamankan Imigrasi Batam

0
Penampakan 11 Pasport WNA yang diamankan Imigrasi Batam

batamtimes.co , Batam- Petugas Imigrasi klas 1 khusus Batam mengamankan 11 orang WNA penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian, bahkan diduga dua diantaranya warga Republik Rakyat Thiongkok melakukan praktek prostitusi ditempat hiburan malam.

Sebelas orang WNA yang menyalahi aturan izin tinggal tersebut diamankan dari berbagai lokasi tempat hiburan malam, seperti di restoran , hotel dan perusahaan. Rabu(04/01/2017).

Petugas imigrasi Batam mengamankan dua warga Tongkok diamankan dijodoh , sementara 9 orang lainya yakni 8 warga Vietnam diamankan dinagoya ,kemudian satu orang lagi warga negara Singapure juga masih di lokasi yang sama ikut diamankan.

Seluruhnya yang diamankan pihak Imigrasi berjenis kelamin perempuan.

“Ini merupakan operasi penegakan hukum keimigrasian bagi WNA yang tinggal di Batam ,” kata Kepala Kantor Imigrasi Khusus Batam , Teguh Prayitno. Kamis(05/01/2017).

Kata Dia, seluruh WNA tersebut melanggar UU no 06 2011 tentang keimigrasian dan yang dilanggar bervariasi, ada overstey(pasal78) hingga penyalah gunaan izin tinggal(pasal 122).

” seluruhnya masih diamankan, dan sedang didalami kasusnya masing – masing,” pungkasnya.

Pewarta : PET

Sabu Dalam lukisan Bunda Maria Dimusnahkan Polresta Barelang

0
Jajaran Kepolisian SAT Narkoba Polresta Barelang Musnahkan 26.544 kilo gram sabu milik warga Thailand yang disembunyikan dalam lukisan Bunda Maria.

batamtimes.co , Batam – Jajaran Kepolisian SAT Narkoba Polresta Barelang Musnahkan 26.544 kilo gram sabu milik warga Thailand yang disembunyikan dalam lukisan Bunda Maria beberapa waktu lalu.

Kedua WNA tersangka Hung Cheng Ning alias Tony Lee warga negara Taiwan dan Raden Novi Prawira, seorang pekerja penukaran uang asing di Bandara Soekarno Hata, Jakarta.

Pemusnahan sabu mengunakan air panas yang direbus mengunakan kompor dan disaksikan Kejaksaan, PN Batam dan tamu undangan lainnya.

Kapolresta Barelang Kombes Pol. Helmi Santikan mengatakan bahwa, sabu didapat awalnya dari tersangka Rahmad dan kedua sabu juga didapatkan dari dua tersangka yang disimpan dalam lukisan Bunda Maria milik dua WNA.

“Sabu dimusnahkan dengan cara direbus dalam air panas mengunakan kompor,” ujarnya.

Helmi menambahkan, untuk hukuman terhadap tersangka kita serahkan terhadap Hakim nantinya dan itu merupakan kewenangan Hakim. Dan mereka dijerat UU narkotika,” pungkasnya.

Pewarta : PET

Muhammad Chadafi Jabat Kasi Pidsus Kejari Batam , Pernah Tanggani Kasus Mindo Tampubolon

0
Salam Komando, Muhammad Chadafi menjabat sebagai Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam yang baru menggantikan Muhammad Iqbal.

batamtimes.co , Batam- Muhammad Chadafi saat ini menjabat sebagai Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam yang baru menggantikan Muhammad Iqbal. Chadafi sebelumnya menjabat sebagai Kasi Intel di Kejari Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Sedangkan Iqbal dipromokan menjadi Kasi Perdata pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Diketahui, Chadafi dulunya jaksa fungsional di Kejari Batam yang pernah menangani perkara kasus pembunuhan terpidana Mindo Tampubolon. Tiga tahun meninggalkan Batam, Chadafi akhirnya kembali. “Mutasi promosi merupakan hal biasa dalam bentuk penyegaran di masing institusi terutama kejaksaan,” ujar Kajari Batam Muhammad Mikroj, disela serah terima jabatan di kantor kejaksaan, Kamis (5/1/2017).

Katanya, kurang lebih satu tahun Kasi Pidsus yang lama berkiprah di Batam. “Semoga ditempat yang baru selalu membawa nama baik Kejari Batam,” harapnya. Untuk Kasi Pidsus yang baru menjabat diharapkan bisa segera beradaptasi dengan internal, stakeholder lain serta insan pers. “Untuk penanganan kasus korupsi tahun ini kita lebih upayakan preventif,” kata Mikroj. Sebut dia minimal hal yang sudah dikerjakan minimal bisa dipertahankan sesuai dengan anggaran.

“Untuk tahun 2017 yang dianggarkan dari APBD untuk perkara korupsi cuma Rp 200 jutaan,” tambahnya. Sementara, Chadafi berkomitmen menangani perkara korupsi yang masih jadi PR. “Pertama kita inventarisir dulu, pengecekan adminitrasi berapa banyak penyelidikan, penyidik an dan tutuntuan termasuk PR akan di data,” kata Chadafi.

Begitu juga dengan laporan yang masuk dari masyarakat atau LSM akan dipelajarinya. “Target tak ada, tapi lebih optimal,” tambahnya.

Diketahui Chadafi pernah mendapatkan penghargaan sida karya tahun 2015 mendapat peringkat ke dua ditingkat nasional dan peringkat satu terbaik di Provinsi Sumatera Selatan dalam penanganan perkara korupsi.

Pewarta : AHS

Featured: An Office Lady In White Blazer Holding Tablet Computer

0

This is an example of a WordPress post, you could edit this to put information about yourself or your site so readers know where you are coming from. You can create as many posts as you like in order to share with your readers what is on your mind.

A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia. It is a paradisematic country, in which roasted parts of sentences fly into your mouth. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts it is an almost unorthographic life One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar.

I soon realised that no journey carries one far unless, as it extends into the world around us, it goes an equal distance into the world within. – Lillian Smith

But nothing the copy said could convince her and so it didn’t take long until a few insidious Copy Writers ambushed her, made her drunk with Longe and Parole and dragged her into their agency, where they abused her for their projects again and again. And if she hasn’t been rewritten, then they are still using her.

A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia

Because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen. She packed her seven versalia, put her initial into the belt and made herself on the way. When she reached the first hills of the Italic Mountains, she had a last view back on the skyline of her hometown.

And if she hasn’t been rewritten, then they are still using her. Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts. Separated they live in Bookmarksgrove right at the coast of the Semantics, a large language ocean. A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts.

Put her initial into the belt and made herself on the way when she reached the first hills of the Italic Mountains

One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar. The Big Oxmox advised her not to do so, because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen. She packed her seven versalia.

Put her initial into the belt and made herself on the way. When she reached the first hills of the Italic Mountains, she had a last view back on the skyline of her hometown Bookmarksgrove, the headline of Alphabet Village and the subline.

Featured post: Colorful carousel swing ride

0

This is an example of a WordPress post, you could edit this to put information about yourself or your site so readers know where you are coming from. You can create as many posts as you like in order to share with your readers what is on your mind.

A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia. It is a paradisematic country, in which roasted parts of sentences fly into your mouth. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts it is an almost unorthographic life One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar.

I soon realised that no journey carries one far unless, as it extends into the world around us, it goes an equal distance into the world within. – Lillian Smith

But nothing the copy said could convince her and so it didn’t take long until a few insidious Copy Writers ambushed her, made her drunk with Longe and Parole and dragged her into their agency, where they abused her for their projects again and again. And if she hasn’t been rewritten, then they are still using her.

A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia

Because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen. She packed her seven versalia, put her initial into the belt and made herself on the way. When she reached the first hills of the Italic Mountains, she had a last view back on the skyline of her hometown.

And if she hasn’t been rewritten, then they are still using her. Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts. Separated they live in Bookmarksgrove right at the coast of the Semantics, a large language ocean. A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts.

Put her initial into the belt and made herself on the way when she reached the first hills of the Italic Mountains

One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar. The Big Oxmox advised her not to do so, because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen. She packed her seven versalia.

Put her initial into the belt and made herself on the way. When she reached the first hills of the Italic Mountains, she had a last view back on the skyline of her hometown Bookmarksgrove, the headline of Alphabet Village and the subline.

Dishub Kota Batam Terapkan Drive Thru Untuk Pengujian KIR

0
Ilustrasi Buku Kir

batamtimes.co , Batam – Dinas Perhubungan Kota Batam, Kepulauan Riau, menerapkan sistem kendaraan lewat atau drive thru dalam proses pengujian kendaraan bermotor (kir) untuk meminimalkan potensi pungutan liar dalam pengurusan izin.

“Dengan sistem drive thru ini sopir tidak turun, untuk menghindari face to face, berunding di belakang meja. Dengan drive thru jadi terlilhat dan transparan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Yusfa Hendri di Batam, Rabu.

Kepala Dinas juga langsung memantau proses uji kir langsung dari mejanya, melalui kamera pemantau yang dipasang di beberapa lokasi, mulai dari pintu masuk pertama, loket registrasi, pos-pos pemeriksaan teknis, hingga ke pintu keluar.

Di beberapa lokasi, Dishub juga memasang toa agar pimpinan bisa langsung berkomunikasi dengan petugas di lapangan.

“Juga ada announcer dari ruangan saya. Misalnya ada orang yang berkumpul-kumpul di satu titik, bisa langsung ditanya ada apa,” kata Kepala Dinas yang baru menjabat lima hari itu.

Ia menjelaskan, selain kendara lewat, pemeriksaan kendaraan bermotor juga sudah menggunakan sistem digital yang memberikan penilaian secara objektif. Sehingga pengemudi atau pemilik kendaraan tidak akan berkeberatan atas hasil kir.

Mantan Kepala Dinas Pariwisata itu memberikan contoh sebuah truk yang sedang melakukan pengujian kelayakan kendaraannya. Menurut petugas, angkutan barang tersebut sudah ketiga kalinya mengikuti uji kir.

Pada uji pertama kali, mesin mengingatkan ada 10 hal yang harus diperbaiki. Kemudian di pengujian kedua, tersisa dua poin perbaikan yang perlu dilakukan. Dan yang ketiga kali, ternyata rem kendaraan masih harus diperbaiki.

“Yang tidak lulusnya di mana, itu langsung tertulis di monitor ini. Sekarang di bagian rem dia tidak lulus. Harus diperbaiki dulu, nanti tes lagi. Jadi kalau tidak lulus itu mereka diberi tahu sebabnya, dan diberi waktu untuk perbaiki dan dijadwalkan untuk kir ulang,” kata Yusfa.(red/Ant)

Panglima: Terlalu menyakitkan Pancasila diplesetkan jadi Pancagila

0
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

batamtimes.co , Jakarta – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengungkapkan alasan penghentian kerja sama militer antara Indonesia dengan Australia. Menurutnya, ada hal tidak etis dilakukan pihak Australia sehingga harus diambil langkah tersebut.

Dalam perjanjian itu ada pertukaran, TNI AD mengirimkan seorang perwira di special air service regiment. Pada saat mengajar ditemukan hal tidak pantas sebagai negara sahabat yang mendiskresikan TNI dan bangsa Indonesia, bahkan ideologi bangsa Indonesia.

“Terlalu menyakitkan sehingga tidak perlu dijelaskan. Tentang tentara yang dulu, Timor Leste, Papua juga harus merdeka dan tentang Pancasila yang diplesetkan jadi Pancagila,” tegas Gatot di Hotel Bidakara, Kamis (5/1).

Menurut Gatot, hal itu sudah masuk kurikulum para siswa sejak lama. “Tidak benar. Dari situ maka saya tarik guru tersebut dan saya hentikan dulu,” tegasnya.

Gatot juga menjelaskan bagaimana pendidikan bagi para prajurit di TNI. Setiap tentara dalam pendidikan, kata Gatot, ada doktrin agar sangat mencintai ideologi bangsanya.

“Dengan demikian maka dia siap untuk mengorbankan jiwa raga untuk menghadapi apapun juga,” tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengaku sudah menerima laporan dari Panglima TNI soal rencana penghentian kerjasama militer. Namun Jokowi meminta masalah itu segera diselesaikan.(red/merdeka)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga