8.6 C
New York
Sunday, April 5, 2026
spot_img
Home Blog Page 1292

Tim Sulsel Menolak Upacara Penyerahan Medali Cabang Sepakbola PON XIX

0

batamtimes.co,Bandung – Tim Sulawesi Selatan menolak upacara penyerahan medali cabang sepakbola PON XIX/2016. Mereka merasa kecewa karena terjadi sebuah insiden saat pertandingan.

Pada laga final di stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (28/9/2016) malam WIB, Jabar mengalahkan Sulsel 5-4 lewat adu penalti. Dua eksekutor Sulsel yang gagal adalah Irfan Irfandi dan Alia Alfuad.

Saat pengalungan medali, tim Sulsel tidak mengikuti seremoni tersebut. Sebab, seusai pertandingan mereka langsung masuk ke ruang ganti dan tidak kembali ke lapangan untuk menerima medali perak.

Menurut Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulses, Mulyadi, pihaknya merasa keberatan atas adanya sorotan sinar laser yang diarahkan kepada algojo penalti mereka.

“Dua penendang kami dilaser tadi, di komentaror televisi sudah bilang. Ini tidak sportif. Kalau gubernur tak minta maaf, kami tak akan ikut upacara,” kata Mulyadi.(dtk/red)

Pilkada di Tujuh Daerah Terancam Diikuti satu Pasangan Calon

0

batamtimes.co , Jakarta-Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat sebanyak tujuh daerah kemungkinan hanya diikuti satu pasangan calon di Pilkada Serentak 2017.

“Jadi sekali lagi, ada tujuh daerah pilkada yang pada masa pendaftaran hanya menerima satu bakal pasangan calon,” ujar Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay di Jakarta, Rabu.

Mantan Direktur Eksekutif CETRO (Centre for Electoral Reform) itu menyebutkan ketujuh daerah tersebut adalah Kabupaten Pati, Jawa Tengah; Kabupaten Landak, Kalimantan Barat; Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

Kemudian, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara; Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta; Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung; dan Kabupaten Tambrauw, Papua Barat.

Sebelumnya, pada 21 hingga 23 September 2016 telah dilakukan tahapan pendaftaran Pilkada 2017 di 101 daerah.

Total 337 bakal calon mendaftar di KPU setempat. Jumlah itu terdiri dari 247 pasangan bakal calon yang diusung partai politik dan 81 pasangan bakal calon mendaftar lewat jalur perseorangan atau independen.

Pada 24 Oktober 2016, seluruh KPU di 101 daerah serentak menetapkan pasangan calon yang memenuhi syarat untuk menjadi calon kepala daerah.(kmp/red)

Debarkasi Hang Nadim Batam Sudah Memulangkan 4.919 Orang Jemaah Haji

0

batamtimes.co ,Batam – Debarkasi Hang Nadim Batam hingga Rabu (28/9) sudah memulangkan 4.919 orang anggota jemaah haji yang tergabung dalam 11 kelompok terbang dari Riau, Kepulauan Riau dan Kalimantan Barat.

Staf Ahli Gubernur Kalimantan Barat Bidang Ekonomi Dan Keuangan, Yusri Zainuddin, yang menyambut kedatangan jemaah di Batam, Kepulauan Riau, Rabu, berharap sepulangnya dari Tanah Suci jemaah haji diharapkan dapat menjadi teladan bagi masyarakat sekitar dan memberi motivasi kepada orang lain untuk juga menjalankan rukun Islam kelima itu.

“Selanjutnya setelah jemaah kembali ke tengah keluarga hendaklah dapat menambah ketakwaan serta melipatgandakan amal baik serta menebalkan keimanan dan keyakinan kepada Allah SWT,” katanya mengingatkan.

Ketua Kloter 11 Debarkasi Batam Arifinsyah Saleh dalam laporannya mengatakan proses pelaksanaan ibadah haji yang berasal dari Kalimantan Barat relatif lancar.

“Alhamdulillah tidak satu pun jemaah haji Kloter 11 BTH yang luput dalam pelaksanaan ibadah haji,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Pelaksana Ibadah Haji Debarkasi Hang Nadim Batam Syahbudi mengatakan pemulangan jemaah ke daerah asal dibagi dalam tiga penerbangan.

“Penerbangan pertama untuk 142 orang asal Kabupaten Singkawang dan Sanggau 142, pukul 07.00 WIB dengan Sriwijaya Air,” kata dia.

Penerbangan kedua, untuk 152 orang asal Kabupaten Sanggau, Kapuas Hulu dan Ketapang pukul 10.40 WIB menggunakan maskapai Sriwijaya Air.

Dan penerbangan ketiga untuk 145 warga Ketapang pukul 15.00 WIB, juga menumpang pesawat Sriwijaya Air.(ant/red)

Tempat Lokalisasi Belakang BCA Jodoh Sepi Pasca Pembunuhan

0

batamtimes.co, Batam – Paskah pembunuhan seorang pemuda dilokasi belakang BCA, sekitar tempat tersebut menjadi sepi.Padahal sebelumnya tempat tersebut ramai dipenuhi oleh wanita-wanita berpakaian seksi.

pemandangan tersebut jamak dilihat ditempat tersebut. dari wanita yang duduk diatas motor yang sibuk memainkan HPnya, sampai berkumpul dibawah pohon yang remang-remang ditemani musik dipojok-pojok ruko.

Irman, 27, sebut saja demikian, penjual wedang jahe mengatakan, sebelumterjadi pembunuhan tersebut warung pojoknya sering dikunjungi oleh wanita-wanita yang suka mangkal ditempat tersebut.

“sebelum terjadi kasus itu, banyak yang ngumpul disini bang”, ujar Irman sambil mengaduk minuan yang dipesan kepada media ini

dari pantauan batamtimes.co terlihat sesekali polisi berpratoli secara berganatian dengan mengendarai mobil dan honda mengelilingi area belakang BCA.Bahkan keterangan dari beberapa sumber juga mengatakan, kini telah berdiri pos polisi di tengah-tengah lapangan deretan ruko-ruko tersebut.(*)

Pewarta : Helmiyus

 

20 Hari Dirawat Rumah Sakit Awal Bros Jenifer Oscar Butuh Biaya Pengobatan

0

batamtimes.co ,Batam- Sudah 20 hari, Jenifer Oscar terbaring di rumah sakit Awal Bros. Namun Hingga saat ini Rabu (28/09/2016) belum juga dilakukan operasi.

Bayi tersebut terbaring lemah dikarenakan ada kelaianan di saluran pernapasan dan pencernaanya, sehingga oksigen tidak dapat berjalan lancar.

Operasi belum dapat dilakukan, karena biaya untuk tindakan medis bayi tersebut belum cukup terkumpul. Sementara,selama pengobatan berlangsung di rumah sakit pasien sudah menghabiskan biaya Rp. 136.600.220,-.

Adalah Joni Angkadjaya Ketua BMTI Batam saat ditemui www.batamtimes.co mengatakan,cukup berat biaya pengobatan pasien.Dokter sudah memvonis hasur dilakukan operasi.

“saluran pernapasan dan pencernaanya ada kelainan sehingga menyusahkan pasien untuk bernapas.Dokter memvonis harus segera dilakukan operasi agar secepatnya pasien mudah menghirup oksigen sehingga secepatnya pasien sembuh,”Kata Joni

Bahkan Jhoni juga menambahkan,“Cukup besar biaya pengobatan  kelainan saluran pernapasan di tubuh pasien.dengan kondisi tersebut maka BMTI berharap agar masyarakat mau mengulurkan tangan sebagai jembatan kasih guna meringankan penderitaan pasien,”ucap Joni

Atau bagi donator yang dengan sukarela  menyalurkan bantuan untuk pengobatan Jenifer Oscar dapat menyalurkan ke Rekening atas nama  BMTI di  Bank OCBC NISP No Rekening 090800020977 dan jangan lupa menambahkan Kode Angka 9 pada nominal terakhir,contoh : 100.009.

Untuk informasi dapat menghubungi :

Bpk Sugino Hadi  HP : 085264818198 (Bidang Sosial BMTI)

Bpk Wirifin HP : 08117759090 (papa Jenifer)

Ketua BMTI Batam Bpk Joni Angkadjaya HP : 085264000392

Pewarta : Helmiyus

 

 

 

 

Jambret Tas Dokter,Remaja Putus Sekolah Mendekam di Jeruji Besi

0

batamtimes.co ,Batam- Remaja berinisial RS (19) yang mengaku eks siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) di Batam terpaksa harus mendekam di ruang tahanan Polsek Lubuk Baja.

RS dibekuk pihak kepolisian Lubuk Baja, Senin ( 12/9/2016) setelah menjambret tas seorang dokter berinisial SR (26) di Jalan Bunga Raya samping Koramil Lubuk Baja.

“RS kita  amankan. Dia bersama kawannya  berinisial F yang masih DPO,” kata Wakapolsek Lubuk  Baja  AKP Ulil Rahim, didampingi Kanit Reskrim Ipda Wahyudi, Rabu (28/9).

Ulil dalam keteranganya mengatakan, korban SR bersama suaminya sekitar pukul 23.30 WIB  baru selesai menonton film di bioskop Mega Mall Batam Center.

Saat dalam perjalanan pulang ke rumah di Komplek Bea Cukai Lubuk Baja, dengan mengendarai sepeda motor,tiba-tiba dipepet dua orang pria dari sebelah kanan dan merampas tas milik korban.

“Dua pelaku Langsung memepet korban  dan merampas tas yang ditaruh di paha korban kemudian langsung pergi. Korban dan suami mengejar  pelaku hingga sampai lampu merah dekat Koramil,dan pelaku sempat terjatuh,”kata Ulil

Ulil  menambahkan,walaupun kedua pelaku sempat terjatuh namun Pelaku berinisial  F berhasil kabur.

“ Sementara  RS yang sempat terjatuh dan berhasil lari kabur,berhasil diamankan Polisi yang sedang patroli,” ujarnya .

Dari Lokasi tempat kejadian perkara (TKP) Polisi  akhirnya berhasil mengamankan barang bukti berupa satu tas kain coklat, satu dompet warna hitam,kemudian  uang tunai senilai Rp 550 ribu.

Selanjutnya Polisi Juga mengamankan  satu buah jam tangan perempuan, satu lembar KTP dan satu unit sepeda motor Vixion warna hitam BP 5604 HA yang digunakan pelaku.

Atas perbuatan tersebut, pelaku dikenai pasal 363 KUHP pencurian pemberatan dengan maksimal hukuman 7 tahun penjara.

Sementara pelaku RS yang ditemui awak media  saat itu tidak banyak berkomentar. Dirinya hanya mengaku  sering jambret bersama  kawannya F yang masih DPO.

Pewarta : Alvin

 

Mayat Misterius Ditemukan di Pantai Teluk Mata Ikan

0

batamtimes.co ,Batam – Mayat seorang pria tak dikenal ditemukan tewas di laut sekitar pantai Teluk Mata Ikan, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa pada Selasa (28/9/2016).Hingga kini mayat tak bertuan tersebut terbujur kaku di rumah sakit bhayangkara Polda Kepri dan belum diketahui identitasnya.

Bahkan dari pantauan www.batamtimes.co di lokasi, sampai saat ini,jasad  belum ada seorang pun dari pihak keluarga yang datang menjenguk korban.

“Identitasnya belum ada. sementara pihak keluarga yang datang melihat jasad korban juga belum terlihat,” kata Kapolsek Nongsa Kompol Safruddin Dalimunthe, Rabu (28/9/2016).

Saat ini jasad pria misterius itu masih berada di RS Bhayangkara Polda Kepri. Bahkan pihak rumah sakit belum bisa menyimpulkan hasil visum yang dilakukan dokter vorensik.

“Dilihat dari keadaan fisik luarnya tidak ada tanda tanda penganiayaan,” kata Safruddin.

Kanit Reskrim Polsek Nongsa Iptu Akmal mengatakan,melalui pemberitaan di media,diharapkan dapat secepatnya diketahui siapa  keluarga dari korban.Dan Polisipun dapat secepatnya melakukan penyelidikan.

“Saya harap keluarganya bisa segera datang ke kantor Polisi ,dan memberikan masukan ke Polisi siapa sebenarnya korban ,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun di lapangan, telah ditemukan dompet pria misterius tersebut oleh tim identifikasi Polresta Barelang dan Polsek Nongsa. Namun tidak ditemukan identitas korban, hanya beberapa lembar uang dolar.

Pewarta : ALE

Aksi Berani Copet di Pasar Avava Ambil HP Dari Celana Korban

0

batamtimes.co ,Batam – Aksi copet kembali terjadi di kawasan Pasar Avava Tos 3000 Kecamatan Lubuk Baja Batam.

Wahyu (37) alias Edo pria yang baru seminggu tinggal di Batam, diringkus petugas kepolisian Polsek Lubuk Baja saat mencopet hand phone milik WYC warga Malaysia di Pasar Avava, Minggu (25/9) kemarin sekitar pukul 09.00 WIB.

“Tersangka lagi minum teh di warung kaki lima Pasar Avava. Dia melihat korban sedang jalan kaki dan hand phone tersimpan  di saku belakang bagian kiri. Tersangka mengikuti korban dari belakang. Saat itu Pasar terlihat ramai tapi pelaku berani  mengambil hand phone korban dari saku celana,” kata    Wakapolsek Lubuk Baja AKP Ulil Rahim, Rabu (28/9).

Kembali dikatakatan Ulil, Sadar ada yang mengambil HP dari saku celananya korban langsung membalikan badanya dan kemudian menangkap pelaku.

” Korban langsung  membalikan badan dan menangkap  tangan  pelaku. Tersangka sempat menjatuhkan HP ke aspal jalan,” kata Ulil.

Bahkan,kembali dikatakan Ulil,Tersangka sempat mengelak jika dirinya tidak mengambil hand phone tersebut. Sehingga sempat terjadi adu mulut bersama korban.

“Warga datang dan amankan pelaku terus serahkan ke Polsek. Sampai di Polsek baru dia mengakui perbuatannya,” ungkap Ulil.

Tersangka Wahyu yang diamankan bersama barang bukti saat dimintai keterangan mengatakan, baru sekali melakukan hal tersebut karena belum mendapat pekerjaan.

“Saya baru seminggu di Batam. Belum ada kerja sehingga saya mencopet,”tutur Wahyu.

Atas perbuatan itu Wahyu dikenakan pasal 362 dengan hukuman maksimal 5 tahun  penjara. (Ale)

 

 

Bawa Sabu Dalam Anus Warga Malaysia Ditengat Bea Cukai

0

batamtimes.co , Karimun – Petugas Bea dan Cukai di Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, menangkap seorang pria berkewarganegaraan Malaysia, MF, karena membawa narkotika jenis shabu-shabu dengan cara disimpan dalam anus.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Balai Karimun, Bernhard S, di Karimun, Selasa, mengatakan, MF ditangkap sesaat setelah turun dari kapal MV Ocean Indoma dari Kukup, Johor, Malaysia, Senin (26/9).

“Tersangka MF ditangkap berawal dari hasil analisa intelijen dan penelusuran penumpang. Petugas mencurigai tingkah laku MF saat pemeriksaan paspor, dalam keadaan mata merah dan diduga dalam kondisi sakauw akibat pengaruh narkotika,” kata dia.

Bernhard menuturkan, petugas langsung memeriksa dan didapati benda mencurigakan yang disembunyikan di dalam anus, berupa satu bungkusan berisi butiran kristal putih, yang dinyatakan positif shabu-shabu atau psikotropika golongan I jenis metamphetamine setelah diuji dengan narcotest.

Tersangka, lanjut dia, langsung ditangkap dan diperiksa lebih lanjut. Dari situ ditemukan lagi dua bungkusan shabu-shabu yang juga disembunyikan dalam anus.

Total shabu-shabu yang diperoleh dari tersangka sebanyak tiga bungkus, dengan berat masing-masing 56,34 gram, 47,96 gram dan 27,9 gram.

“Tim CNT juga melakukan tes urin terhadap tersangka, hasilnya positif mengkonsumsi narkoba jenis shabu-shabu,” kata dia lagi.

Selain menangkap MF, tim CNT BC Karimun bekerja sama dengan Satuan Narkoba Polres Karimun juga menangkap, N, seorang pria berkewarganegaraan Indonesia yang juga penumpang kapal yang sama.(ant/Red)

Bayi tanpa tempurung kepala lahir di Pekanbaru

0

batamtimes.co ,Pekanbaru – Anak ke empat dari pasangan suami istri di Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Sudirman (45) dan Erna Juwita (38)terlahir tanpa tempurung kepala (anencephaly).

Bayi laki-laki yang diberi nama Muhammad Taufik lahir dalam kondisi sehat dengan berat 3,7 kilogram dan panjang 50 Centimeter (Cm) di Rumah Sakit Bina Kasih, Kota Pekanbaru.

“Kondisi anak saya sehat, sekarang masih dirawat di rumah sakit Bina Kasih,” kata Sudirman kepada Antara di Pekanbaru, Selasa.

Ia mengatakan bayi berkulit putih yang saat ini dirawat dokter di dalam inkubator tersebut lahir pada Minggu malam kemarin (25/9) sekitar pukul 21.50 WIB.

Lelaki yang kesehariannya bekerja sebagai buruh angkut di pelabuhan Sungai Duku, Pekanbaru itu mengatakan selama fase kehamilan, dirinya dan istrinya memang tidak pernah melakukan pemeriksaan kandungan. Karena memang ketiga anaknya yang lain terlahir dalam kondisi normal.

Gejala kelainan yang terjadi pada bayinya mulai diketahui setelah sang isteri akan melahirkan di bidan rujukan BPJS di Kelurahan Kampung Dalam, Senapelan, Pekanbaru.

“Tapi bidan bilang kalau isteri saya tidak bisa melahirkan di sana karena ada kelainan. Dan kami pun dirujuk ke Bina Kasih,” katanya.

Ternyata, usai melahirkan diketahui anaknya tersebut lahir tanpa tempurung kepala (anencephaly). Dokter juga sempat mengatakan bahwa kemungkinan anak saya untuk hidup sangat kecil.

Untuk itu, saat ini hanya pasrah dan berdoa agar ada keajaiban dari Yang Kuasa, katanya.

Selain itu, hingga hari ini sejumlah pihak telah memberikan bantuan kepada keluarganya atas apa yang dihadapi saat ini.

Direktur RS Bina Kasih, dr Noorchalis Asnawi, M. Kes mengatakan hingga kini tim dokter masih merawat bayi tersebut. Namun, dia mengatakan tidak mengetahui secara persis kelainan yang dialami pasangan Sudirman dan Erna itu.

“Ini adalah kelahiran di luar kebiasaan. Kondisi bayi sekarang masih diatasi dan diberikan pertolongan. Cuma kita tidak tahu jelasnya karena itu tim dokter yang menangani,” kata Asnawi.

Cukup disayangkan saat memberikan penjelasan, Asnawi tidak didampingi oleh tim dokter yang merawat bayi mungil itu karena sedang melakukan operasi pasien.

Ia hanya menambahkan bahwa RS Bina Kasih adalah RS dengan tipe C sehingga memiliki keterbatasan dari segi peralatan dan tenaga medis. Sehingga dokter punya kemungkinan untuk merujuk ke rumah sakit lain, dengan syarat kondisi bayi harus stabil.(ant/red)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga