8.6 C
New York
Sunday, April 5, 2026
spot_img
Home Blog Page 1310

Haris Meyakini Nyanyian Almarhum Freddy Budiman Valid

0

batamtimes.co,Jakarta-Haris meyakini, informasi yang diunggah di media sosial terkait nyanyian almarhum Freddy Budiman adalah valid. Dia kembali menegaskan, informasi yang disampaikan tersebut untuk membantu pihak terkait membongkar dugaan adanya oknum yang terlibat membantu Freddy terkait peredaran narkoba.

“Menurut saya masih bisa dikembangkan untuk membangun konsolidasi supaya (pemerintah) sungguh-sungguh membarantas narkoba.

Apa yang saya rilis ke sosial media ada banyak jejak-jejak yang bisa ditelusuri. Apa yang kami miliki sangat bermanfaat,” jelasnya.

Namun Haris mengaku membutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah. Bagi Haris, pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta pengusutan testimoni Freddy harus ditindaklanjuti institusi terkait yakni Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN) dan TNI.

“Saya juga ucapkan terimakasih pada Pak Jokowi kemarin bikin statement juga sudah ke Budi Waseso,” kata dia.

Haris saat ini tersangkut persoalan hukum karena dilaporkan tiga institusi tersebut berkaitan dengan testimoni Freddy. Kadiv Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan pelaporan itu diwakilkan oleh bidang hukum masing-masing institusi tersebut dengan dugaan terjadinya pencemaran nama baik di jaringan media sosial dengan penyebarluasan transaksi elektronik sebagaimana diatur pasal 27 ayat 3 UU nomor 11 tentang ITE.

Baik Polri, TNI dan BNN menginginkan kepastian hukum dari informasi yang diteruskan Haris mengenai dugaan keterlibatan oknum tertentu.

“Kita tidak akan toleransi. Yang kita inginkan jangan sampai informasi ini dianggap sebagai suatu yang pasti benar, informasi ini jangan digiring kepada sesuatu yang pasti benar, bisa saja salah,” ujar Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (5/8).

Presiden Jokowi sendiri sudah mendengar kabar itu dan telah meminta dilakukan pengusutan tuntas. Jika benar ada aparat terlibat, harus ‘disikat’.

“Presiden sampaikan Presiden sudah mendengar info yang disebut dari Freddy. Semua aparat yang terlibat dalam konteks hukum terutama narkoba, tentu harus disikat. Bahasanya (Presiden) disikat,” ucap Juru Bicara Presiden Johan Budi.(dtk)

Kini Tersisa 17 orang Anak Buah Santoso Masih Dalam DPO

0

batamtimes.co,Jakarta – Satu anak buah Santoso, Jumri menyerahkan diri menyusul ditangkapnya istri Santoso, Jumiatun Muslimayatun. Polri pun menyebut kini tersisa 17 orang lagi anak buah Santoso yang masih dalam pelarian atau masuk di daftar pencarian orang (DPO).

Jumri alias Tamar menyerahkan diri kepada Tim Intelijen Imbangan yang ada di Poso, Jumat (5/8) pukul 04.00 WITA. Hal tersebut dibenarkan oleh Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar. Ia kuga memastikan Jumri adalah salah satu anggota atau anak buah Santoso.

“Ya benar anak buah Santoso. Itu salah satu DPO,” terang Boy dalam pesan singkat kepada detikcom, Jumat (5/8).

Boy pun menyebut saat ini DPO kelompok Santoso tinggal tersisa 17 orang. Setelah Santoso tewas di tangan Satgas Tinombala, masih ada 19 pengikutnya yang bersembunyi di sekitar hutan. Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meminta agar mereka turun gunung.

Sebelum Jumri menyerahkan diri, istri Santoso, Jumiatun ditangkap oleh Satgas Tinombala pada Sabtu (23/7). Ia ditangkap pagi hari di hutan belantara Poso tanpa perlawanan.

Kini wanita yang memiliki nama alias Umi Delima itu ditetapkan sebagai tersangka dengan sejumlah tuduhan. Salah satunya menyembunyikan senapan SS2 yang dibawa Santoso.

DPO tersisa 17 orang,” kata Boy.

Ke-17 orang yang masih diburu Satgas Tinombala adalah:

1. Basri alias Bagong alias Bang Ayas alias Opak
2. Ali Ahmad alias Ali Kalora
3. Ibrohim (Uighur)
4. Firdaus alias Daus alias Barok Rangga
5. Kholid
6. Askar alias Jaid alias Pak Guru
7. Adji Pandu Suwotomo alias Sobron
8. Qatar alias Farel
9. Suhartono alias Yono Sayur alias Pak Hiban
10. Salman alias Opik
11. Abu Alim
12. Moh Faizal alias Namnung alias Kobar
13. Nae alias Galuh
14. Basir alias Romzi
15. Andika Eka Putra alias Andika alias Hilal
16. Nurmi Usman alias Oma (istri Basri)
17. Tini Susanti Kaduku alias Umi Fadel (istri Ali Kalora).(dtk)

Buwas masuk bursa Cagub DKI

0

batamtimes.co,Jakarta – Nama Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Buwas) masuk dalam bursa Cagub DKI 2017. Didukung sejumlah partai, jenderal bintang tiga itu pun makin banyak mendapat pujian.

“Saya bertemu dengan Buwas kemarin. Dua jam sebelum rilis tentang penggerebekkan narkoba. Saya datang karena Demokrat mendukung penuh BNN. Kami bersalaman dan berbincang-bincang. Tentang narkoba,” ujar Sekjen DPP PD Hinca Panjaitan sambil tertawa di kantor DPP PD, Jl. Proklamasi, Jakarta, Jumat (5/8/2016).

Saat ditanya apakah sosok Buwas merupakan salah satu kandidat cagub yang bakal diusung Demokrat, Hinca hanya menjawab sekadarnya. Meski begitu, ia menyebut mantan Kabareskrim tersebut sebagai seorang perwira yang berprestasi.

“Buwas adalah pemimpin yang bagus,” ungkapnya.

Hingga saat ini, Partai Demokrat belum mengumumkan nama cagub yang akan bertarung dalam Pilgub DKI 2017. Partai berlambang Mercy tersebut juga belum menentukan arah koalisi dengan partai politik lainnya.

Demokrat dipastikan tidak bisa mengusung pasangan sendiri dan harus berkoalisi dengan partai lain. Sebab partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono itu hanya memiliki 10 kursi di DPRD.

Seperti diketahui, nama Buwas mulai disuarakan oleh Partai Gerindra untuk dipertimbangkan sebagai kandidat cagub DKI berpasangan dengan kadernya, Sandiaga Uno. Sebagai sosok yang tegas, Buwas dianggap mampu menyaingi Gubernur DKI petahana Basuki T Purnama (Ahok).

“Peluang Budi Waseso untuk maju sebagai Calon Gubernur DKI yang diusung Partai Gerindra semakin membesar. Kami mengusulkan Buwas akan diduetkan sebagai Cagub berdampingan dengan Sandiaga Uno sebagai Cawagub,” ucap Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Sabtu (9/7).

Bukan hanya Gerindra saja yang melirik Buwas. Beberapa partai lain seperti PPP, PPP, bahkan PDIP juga memasukkan Buwas ke dalam radar internal partai masing-masing untuk dipertimbangkan maju di Pilgub DKI 2017.

“Pak Buwas sangat diharapkan oleh PKB. Dipilih karena ketegasannya, soalnya melawan incumbent butuh orang tegas,” Kata Ketua DPW PKB DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas, Senin (25/7).

Tingkatkan Elektrifikasi Bintan, 3 Gardu Induk Siap Beroperasi

0

Jakarta -Sistem kelistrikan di Pulau Bintan semakin andal setelah Gardu Induk (GI) Sri Bintan 30 Mega Volt Ampere (MVA) berhasil masuk sistem pada 24 Juli 2016 lalu , yang sebelumnya telah beroperasi GI 150 KV Tanjung Uban (30 MVA) dan GI Ngenang (10 MVA) bersamaan energized kabel laut Batam Bintan pada 10 November 2015.

Tidak hanya itu, PT PLN (Persero) juga berhasil menyelesaikan transmisi 150 Kilo Volt (kV) Tanjung Uban-Sri Bintan sepanjang 19,88 kilometer-route (kmr) dan memiliki 54 tower. Dengan energize-nya GI dan transmisi ini artinya interkoneksi listrik melalui kabel laut dari Batam menuju Bintan sudah bisa dinikmati masyarakat.

“Masuknya Gardu Induk dan Transmisi ini setelah melalui beberapa pengujian dan kami nyatakan telah siap. Keberhasilan ini tak lepas dari kerja keras seluruh tim, tak kurang sebanyak 1.500 tenaga kerja kami kerahkan untuk mempercepat interkoneksi ini. Selain itu, keberhasilan ini juga tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kepulauan Riau dan stakeholders terkait serta masyarakat pemilik lahan dan yang dilintasi jalur transmisi,” ujar Direktur Bisnis Regional Sumatera Amir Rosidin, dalam keterangan tertulis, Selasa (26/7/2016).

saat ini, sistem kelistrikan Pulau Bintan masih mengunakan SUTM 20 kV mulai dari Tanjung Uban sampai kota Tanjung Pinang yang memiliki total daya terpasang sebesar 99,3 MW yang berasal dari PLTU Galang Batang, PLTD Suka Berenang, PLTD Air Raja dengan Total daya mampu sebesar 62,6 MW. Dengan sistem interkoneksi Batam – Bintan ini sistem kelistrikan di Bintan meningkat menjadi 150 MW.

“Kami perkirakan minggu depan seluruh sistem interkoneksi dari Batam – Tanjung Uban – Sri Bintan-Air Raja -Kijang akan selesai. Jika semua sistem interkoneksi telah terpasang, maka PLN akan mampu mengurangi jumlah pembangkit sewa yang ada dan menggantinya dengan listrik dari Interkoneksi Batam – Bintan, sehingga PLN diperkirakan dapat menghemat Rp 16.969.000 per jam atau Rp 12.217.680.000 per bulan,” tambah Amir.

Secara keseluruhan sistem interkoneksi Batam – Bintan terdiri dari 255 tapak tower listrik dan melewati Lintas Barat Tanjung Uban-Tanjung Pinang, serta ke Kijang. Selain itu, PLN juga membangun tiga GI (Sri Bintan berkapasitas 30 MVA, Air Raja berkapasitas 2 x 30 MVA dan Kijang berkapasitas 30 MVA) yang merupakan babak baru sistem kelistrikan di Pulau Bintan, di mana semula menggunakan Sistem Tegangan Menengah 20 kV sebagai backbone kelistrikan Pulau Bintan, maka tidak lama lagi beralih menjadi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV sebagai backbone yang terintegrasi dengan sistem kelistrikan Batam.

Dengan masuknya sistem interkoneksi Batam – Bintan ini diharapkan bisa memenuhi pasokan listrik dan melayani pelanggan Pulau Bintan yang saat ini mencapai 111.500 pelanggan, dapat menjadi katalisator pembangunan ekonomi dan industri di Pulau Bintan, serta mengurangi pemakaian bahan bakar minyak (BBM) hingga lebih dari Rp 12 miliar per bulannya.(dtk/bt)

Pada Beberapa Orang Leukimia Tidak Menunjukkan Gejala

0

Jakarta, Leukemia Granulositik Kronis atau Chronic myeloid leukemia (CML) merupakan salah satu jenis kanker yang memengaruhi darah dan sumsum tulang. CML memengaruhi produksi sel darah putih atau granulosit yang menyerang sumsum tulang.

Selain itu, CML juga menganggu produksi sel darah normal dan menyebabkan sel tidak berkembang dengan baik dan tidak mampu melawan infeksi. Pada beberapa orang, CML tidak menunjukkan gejala, demikian dilansir leukemia.org.au.

Disebutkan, CML tidak menunjukkan gejala pada beberapa orang karena perkembangannya yang perlahan-lahan dan untuk mendiagnosisnya harus dengan melakukan tes darah. Nah, leukemia tanpa adanya gejala salah satunya dialami anak bernama lengkap Denoal Farici Hidayat atau akrab disapa Mario.

Saat ini, Mario tengah menjalani pengobatan di RS Kanker Dharmais dan untuk sementara, Mario beserta ayahnya, Hidayat, tinggal di rumah singgah untuk pasien kanker anak, Rumah Anyo, di Jl Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat.

“Mario sendiri tidak memiliki tanda-tanda leukemia. Makannya banyak, aktif, tidak mengalami perdarahan atau mimisan, jarang lelah. Sampai dokter bertanya sama saya ‘Apa Mario suka mimisan?’,” cerita Hidayat saat ditemui baru-baru ini.

Setelah menjalani berbagai pemeriksaan, Mario didiagnosis leukemia. Hidayat pun bingung mengapa sang anak bisa terkena penyakit itu. Sebab, selama ini tidak ada gejala khas yang ia alami misalnya timbul benjolan atau mimisan. Namun, dengan didiagnosis lebih dini, Hidayat bersyukur karena peluang Mario untuk sembuh lebih besar.

Hidayat menambahkan, sebenarnya Mario adalah anak yang percaya diri. tapi, leukemia yang diidapnya sempat membuat Mario sedih. Tapi kini, bertemu dengan pasien kanker anak lainnya di Rumah Anyo, kepercayaan dirinya kembali bangkit karena melihat teman-teman yang lain dan Mario tidak merasa sendirian.

Terjadi perubahan juga pada Mario di mana kini ia lebih gemuk. Selain itu, efek samping kemoterapi yang membuat rambutnya rontok membuat kepala Mario akhirnya digunduli oleh sang ayah.

“Karena salah satu faktor kesembuhan penyakit kanker adalah rasa enjoy dan kesenangan. Saya pun berusaha yakin kepada Tuhan, karena Dia-lah yang memberi penyakit ini. Sekarang Mario juga sudah melakukan tes BMP (Bone Marrow Puncture), hasilnya negatif. Tapi kemoterapi tetap harus dilakukan sampai tuntas. Awal tahun ini, Mario baru menjalani kemo pertamanya,” papar Hidayat.

Pemkab Karimun Ijinkan ASN Karimun Pindah ke Pemerintah Provinsi Kepri

0

Karimun – Pemerintah Kabupaten Karimun telah membuka pintu yang selebar-lebarnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin pindah mengabdi ke Pemerintah Provinsi Kepri.

Kabar perpindahan beberapa pegawai negeri sipil (PNS) ini ke Pemprov Kepri telah sering terdengar dan dibicarakan oleh kalangan abdi negara di lingkup Pemda Karimun.

Menanggapi hal ini Wakil Bupati, Anwar Hasyim mengatakan sebagai pimpinan daerah pihaknya membuka pintu yang kepada oknum PNS yang tak ingin lagi mengabdi di Karimun.

“Ya silahkan kalau ada PNS yang mau pindah ke Provinsi, kita tidak melarang. Sebab di sini pun sudah banyak yang menunggu jabatan yang tinggalkan,” kata Anwar Jumat (5/8/2016).

Namun, pihaknya tidak memberikan rekomendasi kepada oknum PNS yang ingin ke Pemprov Kepri.

“Kami hanya menandatangani surat perindahan mereka saja. Kalau untuk merekomendasikan ke provinsi kita nggak mau, itu usahanya sendiri, kalau sudah dapat, ya silahkan,” Katanya lagi.

Dirinya menambahkan, kebutuhan ASN untuk melayani masyarakat di Karimun telah lebih dari kata cukup, sehingga untuk mengurangi beban keuangan Pemda Karimun, pihaknya memberikan izin untuk perpindahan tersebut.

“Yang menunggu satu jabatan yang ditinggalkan itu sudah 5 orang,” kata dia. (btd)

Enam Terduga Teroris Diamankan Dari Batam

0
Pengamanan Teroris

Batam- Densus 88 telah menggerebek sejumlah tempat yang diduga sebagai tempat persembunyian terduga teroris.Data yang diterima Tribun Batam dari Mabes Polri, ada enam terduga teroris yang sudah diamankan dari Batam.

Keenam orang tersebut adalah:

1. Nama : GIGIH RAHMAT DEWA
Umur : 31thn
Suku : Jawa
Pekerjaan : Karyawan Pabrik
Alamat : Perum Mediterania Blok FF1 No 9 Rt 07 Rw 08
Waktu Pengambilan : 07 : 21WIB
Lokasi pengambilan : jln Daeng Kamboja, Batam Center.

2. Nama : TRIO SYAFRIDO
Umur : 46 thn
Suku : Padang
Pekerjaan : Pegawai Bank
Alamat : Komplek Masyeba No 5A, Tiban
Waktu Pengambilan : 07 : 25 WIB
Lokasi pengambilan : Jalan Tengku Umar, Nagoya

3. Nama : EKA SAPUTRA
Umur : 35 thn
Suku : Padang
Pekerjaan : Pegawai Pabrik
Alamat : Cluster Sakura Blok E14 No 2A, Botania 1
Waktu Pengambilan : 06 : 45 WIB
Lokasi pengambilan : jalan keluar perumahan Cluster sakura, Batam centre

4. Nama : TARMIDZI
Umur : 21thn
Suku : Batak
Pekerjaan : Pegawai Pabrik
Alamat : Cluster Sakura Blok E14 No 2A, Botania 1
Waktu Pengambilan : 07 : 25 WIB
Lokasi pengambilan : di depan pabrik panasonic Jalan Laksamana Bintan, Batam Center.

5. Nama : HADI GUSTI YANDA
Umur : 20 thn
Suku : Melayu
Pekerjaan : Pegawai Pabrik
Alamat : Komplek Taman Carina Blok 27 No19, Batu Aji
Waktu Pengambilan : 07 : 53 WIB
Lokasi pengambilan : jln Brigjen Katamso, Batu Aji. Ditangkap bersama dengan HADI,

6. Nama : M. Tegar Sucianto
Umur : 19 thn
Suku : Jawa
Pekerjaan : Pegawai Pabrik
Alamat : Komplek perumahan taman batu aji indah 2 blok s no 15
Waktu Pengambilan : 07 : 53 WIB
Lokasi pengambilan : Jalan Brigjen Katamso Batuaji. (tribun)

Kejati Kepri Bidik Korupsi Pemkab Anambas

0
ilustrasi : Kantor Bupati Kepulauan Anambas

batamtimes.co,Anambas – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Kepulauan Riau kembali bidik kasus korupsi di lingkungan Pemkab Anambas. ‎Kali ini, penyidik Kejati bidik kasus korupsi dengan porsi sangat fantastis dari perolehan Dana Bagi Hasil (DBH) Migas, yakni mencapai Rp500 miliar yang melibatkan mantan Bupati, Tengku Muhktarudin.

‎Salah satu sumber tepercaya media ini yang berasal dari lingkup Kejati Kepri, membenarkan informasi tersebut. Bahkan pihak Kejati sudah melayangkan surat panggilan kepada Tengku Muhktarudin untuk dimintai keterangan, namun sayang yang bersangkutan tidak mengindahkan panggilan tersebut.

“Ia benar, tetapi kami masih selidiki dulu. Saya lupa DBH ini tahun berapa, antara tahun 2014 atau 2015. Kami akan terus memanggil beliau (Tengku Muhktarudin-red),karena beliau tidak hadir‎ dalam pemanggilan pertama ini,” ujar sumber, Selasa (26/07/2016).

‎Sumber menambahkan, pihaknya tidak hanya memanggil mantan Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas periode 2010-2015 tersebut, bahkan sudah melayangkan surat panggilan kepada Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Radja Tjelak Nur Djalal dan Mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Zulfahmi, yang saat ini sudah diinapkan di Rutan Tanjungpinang dengan perkara kasus korupsi mess pemda dan asrama mahasiswa.

“Tidak hanya mantan Bupati yang kami panggil, mantan sekda dan mantan Kadispenda juga akan kami panggil,karena mereka mengetahui aliran dana itu. Dan untuk Plt Sekda Anambas saat ini, akan kami mintai keterangan,” tambah sumber.

Sedangkan, ketika dikonfirmasi Plt Sekda Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar mengatakan dirinya belum mendapat surat undangan yang dilayangkan Kejati Kepri.

“Tidak ada, kapan surat itu dikirim? Saya masih diperjalanan dan sebentar lagi saya berangkat dari Jakarta menuju Batam,” terangnya.‎(batamtoday)

Perubahan RPJMD Tidak Beres Kinerja Dinas BAPPEDA Kepri Dipertanyakan

0

batamtimes.co,Tanjung Pinang-Ketidakhadiran Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dalam paripurna guna mendengarkan jawaban pemerintah terhadap pandangan umum fraksi tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2016, Senin (25/7) kemarin masih menyisihkan  polemik diantara anggota DPRD Provinsi.

Anggota DPRD Kepri  meminta keseriusan Gubernur Kepri.Hanya saja ketidak hadiran Gubernur tersebut ditanggapi ‘dinggin’ oleh anggota DPRD Kepri Sahmadin sinaga  dari Fraksi Hanura Plus yang hadir saat Paripurna saat ditemui Portal batamtimes.co di Batam center Selasa (26-7-2016).

Menurutnya, ketidak hadiran Gubernur Nurdin Basirun kemarin pasti ada alasan dan sudah pasti ada pendelegasian ke dinas yang sudah ditunjuk.

Dan selama pembahasan RPJMD berlangsung dinas yang  diberikan wewenang  adalah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kepri,hanya saja kenapa tidak ada penjelasan dari  Kepala Bappeda Kepri  atas ketidak hadiran Gubernur.

“saya melihat ada sekenario lain,atau keinginan lain dari staff Gubernur yang ditugaskan,terutama untuk Dinas Bappeda.RPJMD  sudah jauh-jauh hari di delegasikan untuk di godok Bapedda.Tapi mengapa perubahan RPJMD tidak beres juga,” ujar Sahmadin

Kembali dikatakan Sahmadin,DPRD sebagai mitra tentu bisa saja tidak suka cara-cara Pemerintah yang tidak cepat tangap dengan paripurna RPJMD kemarin,bahkan paripurna  diundur satu jam dari agenda yang ditetapkan Badan Musyawarah (Banmus).

“Hingga berakhirpun dan Ketua  Jumaga Nadeak memutuskan untuk mengembalikan berkas kepada Gubernur, Dinas yang ditunjuk tidak ada memberikan pemberitahuan alasan mengapa Gubernur tidak hadir,inikan aneh,”terang Sahmadin

Dari catatan Portal batamtimes.co Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kepri sangat serius untuk mengurus RPJMD Kepri Tahun 2016-2021.Bahkan Kepala Dinas Bappeda Naharuddin  menyusun RPJMD Kepri 2016-2021 dibantu tim ahli dari perguruan tinggi.

”Sekarang saya dengan tim sedang berada di Universitas Diponegoro (Undip). Kita mau konsultasi dan minta pendapat tim ahli mereka untuk menyusun RPJMD,” ujarnya (red)

 

 

Aunur Rafiq Terpilih Sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Karimun

0
rafiq Terpilih Ketua DPD Golkar

batamtimes.co, Karimun – Terpilihnya Aunur Rafiq sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Karimun, seolah-olah tongkat estafet yang disiapkan dari Ketua DPD II Partai Golkar sebelumnya, Raja Bakhtiar, kepada Rafiq.

Soalnya, seluruh suara yang mendukung Bupati Karimun itu adalah aspirasi seluruh dewan pimpinan cabang yang sebelumnya menginginkan Raja Bakhtiar kembali menjabat ketua. Namun kenyataannya, anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kepri ini mundur dari arena.

Akibatnya, sempat terjadi demisioner atau kekosongan pimpinan sampai akhirnya muncul nama Rafiq. Sementara, saingan Raja, yakni H Muhammad Asyura, tidak bisa menembus kuota minimal pencalonan. Asyura hanya mengantongi satu dukungan dari 14 DPC yang ada. Sementara syarat minimal, harus didukung oleh minimal 50 persen pemilik suara sah.

Menanggapi bahwa dirinya mundur sengaja di-setting untuk memuluskan langkah Rafiq memimpin partai beringin Karimun itu, Raja Bakhtiar membantahnya. Namun ia mengakui, terpilihnya Aunur Rafiq sebagai Ketua DPD II Partai Golkar, salah satu pertimbangannya adalah, posisi strategisnya yang saat ini menjabat sebagai kepala daerah, yakni Bupati Karimun 2016-2021.

“Posisi pak Rafiq sangat strategis untuk membesarkan Partai Golkar. Sebagai Bupati, partai (Golkar) tentu berharap banyak kepada Beliau,” kata Raja Bakhtiar.

Menurut Bakhtiar, ini bukan setingan, melainkan melalui sebuah proses, mulai dari pencalonan oleh pemilik suara sah dalam Musda IV DPD II Partai Golkar Kabupaten Karimun tersebut. Apalagi saat itu terjadi kekosongan kepengurusan karena tidak adanya calon. Raja Bakhtiar sendiri menyatakan tidak bersedia dicalonkan lagi.

“Rekan-rekan bisa lihat sendiri, ada prosesnya, dari pencalonan oleh pemilik suara sah. Beliau (Rafiq) ditanya, apakah bersedia atau tidak. Saat itu, kondisi partai juga tengah mengalami kekosongan setelah ketiadaan calon. Kemudian, Beliau muncul dan langsung dicalonkan 13 dari 14 pemilik suara sah,” terang anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kepri tersebut.

Terkait keengganannya dicalonkan kembali, meskipun mendapat dukungan lebih dari 50 persen suara sah, hal ini demi kepentingan partai sendiri. Raja Bakhtiar menyadari, dirinya tidak akan afektif memimpin partai karena saat ini dirinya lebih banyak berdomisili di Tanjungpinang sebagai anggota DPRD Kepri.

“Ïni bukan masalah jabatan atau prestise, tetapi pengabdian itu harus total. Tidak mungkin kita korbankan orang banyak demi kepentingan jabatan. Akan lebih efektif saya di DPRD Kepri,” katanya. (Tribun)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga