8.6 C
New York
Monday, April 6, 2026
spot_img
Home Blog Page 1323

Demonstrasi Ribuan Mahasiswa UGM Berakhir Ricuh

0

batamtimes.co,Yogyakarta – Demonstrasi ribuan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) di depan Balairung, Rektorat UGM, berakhir ricuh. Kericuhan bermula ketika Rektor UGM Dwikorita Karnawati bersedia memenuhi ribuan mahasiswa yang berdemonstrasi. Namun, saat memberikan penjelasan ke mahasiswa, Dwikorita tiba-tiba meninggalkan mereka.

Sebelumnya, Dwikorita sempat berbicara sekitar 10 menit. Tapi dia meminta mahasiswa tenang dan bersuara dengan sopan saat dia berbicara. “Saya mau melanjutkan, asal semua sopan,” katanya. Permintaan itu malah dibalas teriakan oleh sebagian mahasiswa.

Dwikorita dan sejumlah Wakil Rektor UGM memilih meninggalkan lokasi demonstrasi. Rombongan pemimpin UGM itu langsung berjalan menuju lantai dua gedung Rektorat UGM. Saat itu, ratusan mahasiswa berlari mengejar rombongan tersebut. Mereka sempat mencegat rombongan itu, kemudian terlibat baku hantam dengan satuan pengamanan UGM. Aksi mahasiswa tersebut dihadang oleh belasan satuan pengamanan yang mengelilingi rombongan Dwikorita.

Beberapa mahasiswa bahkan nekat memanjat tangga sisi samping dan melompat menghadang langkah Dwikorita. Saat itu, ribuan peserta aksi langsung menduduki Balairung lantai satu, gedung Rektorat UGM. Rombongan Dwikorita akhirnya bisa meninggalkan massa.

Aksi ini bermula pada Senin pagi, 2 Mei 2016, setelah peringatan Hari Pendidikan. Ribuan mahasiswa,m yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa UGM, menggeruduk Rektorat UGM. Mereka menamakan aksinya “Pentas Rakyat untuk Peringatan Hari Pendidikan.”

Reliusman Dachi, aktivis aliansi, menyatakan para mahasiswa mengajukan tiga tuntutan. Pertama, mereka menuntut nilai uang kuliah tetap (UKT) tidak naik tahun ini dan untuk beberapa jurusan harus diturunkan besaran nilainya.

Kedua, mereka mendesak pembatalan relokasi pedagang di kantin bonbin yang terletak di samping Fakultas Ilmu Budaya. Ketiga, mereka menuntut UGM mencairkan tunjangan kinerja selama 18 bulan untuk sekitar 3.000 PNS nondosen. “Kami ingin rektor menemui kami dan menjawab semua tuntutan serta meneken pernyataan resmi untuk memenuhinya,” ujar Reliusman.

Para mahasiswa dari berbagai fakultas, yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa UGM, memadati lokasi demonstrasi sejak pukul 10.15.

Tommy Soeharto Masuk Bursa Perebutan Kursi Ketua Umum Partai Golkar

0

batamtimes.co,Jakarta – Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto masuk bursa perebutan kursi Ketua Umum Partai Golkar. Nama Tommy disebut dalam daftar kandidat pada acara sosialisasi panitia pengarah (steering committee) Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar kepada bakal calon ketua umum di Jakarta, Senin, 2 Mei 2016.

Panitia sebelumnya telah mengirimkan undangan kepada bakal calon. Sepuluh di antaranya hadir memenuhi undangan, kecuali Tommy yang hanya diwakili tim suksesnya. Tommy adalah pengusaha dan pemilik grup Humpuss. Ia termasuk salah seorang pengurus teolkar pada masa Orde Baru.

Sepuluh bakal calon yang hadir adalah Ade Komarudin, Azis Syamsuddin, Idrus Marham, Indra Bambang Utoyo, Mahyudin, Priyo Budi Santoso, Setya Novanto, Syahrul Yasin Limpo, Wati Amir, dan Airlangga Hartarto. Mereka hadir ditemani tim sukses masing-masing.

Namun satu orang kandidat, yaitu Idrus Marham, akhirnya memutuskan mundur dari bursa pencalonan. Alhasil, bakal calon Ketua Umum Partai Golkar hanya menyisakan sepuluh kandidat lagi.

Nama Tommy yang masuk dalam daftar kandidat mendapat tanggapan positif dari Ade Komarudin, yang juga Ketua DPR saat ini. “Pak Tommy maju ya bagus, dong,” kata Akom, sapaan akrabnya.

Akom mengaku tak kaget dengan munculnya nama anak Presiden Soeharto ini pada tahap penjaringan bakal calon. “Pak Tommy teman saya, sahabat saya. Jadi apa pun yang dilakukan pasti komunikasi sama saya,” ujarnya.

Munaslub Golkar akan digelar pada 23-25 Mei mendatang. Selain untuk memilih ketua umum baru, munaslub juga akan dimanfaatkan sebagai momentum rekonsiliasi kedua kubu yang sebelumnya terpecah, yaitu kubu Munas Bali yang dipimpin Aburizal Bakrie dan kubu Munas Ancol yang dipimpin Agung Laksono.

Bertindak sebagai Ketua Penanggung Jawab Munaslub Golkar adalah Aburizal Bakrie dan Wakil Ketua Agung Laksono. Ketua Penyelenggara adalah Theo L. Sambuaga, Ketua Steering Committee Nurdin Halid, dan Ketua Organizing Committee Zainudin Amali. (tmp)

Iskandar Alamsyah Terpilih Menjadi Ketua KONI Kota Batam

0

batamtimes.co,Batam-Iskandar Alamsyah terpilih menjadi ketua KONI Kota Batam setelah mengantongi 23 suara dan mengalahkan rivalnya Hartoyo dengan hanya mengantongi dua suara saja.

“Karena itu, sesuai tata tertib, Iskandar Alamsyah Sah menjadi ketua umum KONI Kota Batam,” sebut Ruslam Ali Wasib Pimpinan dalam sidang Musnas KONI Kota Batam yang digelar di Kantor Kenpora Batam, Minggu (1/5/2016) siang.

Ketua KONI Kota Batam terpilih, Iskandar Alamsyah mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada semua orang yang sudah mempercayainya memimpin KONI Batam.

“Ini sudah takdir Tuhan, melalui tangan manusia saya diamanahkan memimpin KONI Kota Batam.

Memang selama ini saya sudah terbiasa di olahraga. Apalagi dengan penagalaman saya beberapa periode mengurus KONI Provinsi,” katanya.

Setelah resmi terpilih sebagai ketua KONI kota Batam, tentu ada target sendiri yang akan dilakukan Iskandar.

Apalagi, Pekan Olahrara Nasional (PON) Jawa Barat sudah didepan mata.

“September sudah PON, memang kita ketahui Atlet di Batam banyak yang akan berlaga di PON mendatang. Sejauh ini kita sudah melakukan beberapa persiapan,” katanya.

Bikin PT, Hanya 10 Hari dengan Biaya Rp2,7 Juta

0

batamtimes.co,Jakarta – Memulai usaha menjadi fokus Paket Kebijakan XII. Dengan paket kebijakan deregulasi ini, proses pendirian perseroan terbatas (PT) akan dipermudah.

“Jika sebelumnya berdasarkan UU nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan terbatas, modal minimal untuk pendirian PT dipersyaratkan Rp50 juta, kini diperingan,” kata Menko Perekonomian Darmin Nasution di Istana Negara, Jakarta,beberapa waktu yang lalu Kamis (28/4/2016).

Dalam paket ini, modal dasar PT tetap minimal Rp50 juta. Namun untuk UMKM, modal dasar ditentukan berdasarkan kesepakatan para pendiri PT yang dituangkan dalam akta pendirian PT.

Selain itu, pembentukan PT yang awalnya harus melalui 13 prosedur dipangkas menjadi tujuh prosedur. Jika awalnya biaya untuk mendirikan PT sekira Rp7,8 juta, maka kini hanya sekira Rp2,7 juta.

Pemangkasan prosedur ini pun menghabiskan waktu 10 hari dari awalnya 47 hari. Dan izin yang diperlukan pun hanya tiga, yakni SIUP dan TDP terbit bersamaan serta akta pendirian. Sementara sebelumnya membutuhkan lima izin, SIUP, TDP, Akta pendirian, izin tempat usaha, dan izin gangguan.

Berikut tujuh cara mendirikan PT dengan deregulasi tersebut:

1. Pengajuan nama perusahaan, pembayaran untuk pesan nama, penerbitan izin penggunaan nama perusahaan dilakukan dalam satu sistem pelayanan dengan lama proses pengurusan dua hari kerja dengan biaya Rp200 ribu.

2. Memperoleh standar akta perusahaan dari notaris, satu hari kerja dengan biaya Rp1 juta untuk PT.

3. Pengajuan izin pendirian badan hukum, penerbitan izin pendirian badan hukum, pembayaran PNBP, pengesahan badan hukum, satu hari kerja dengan biaya Rp1 juta.

4. Pengajuan SIUP dan TDP serta BPJS Kesehatan secara online di PTSP, satu hari kerja tanpa biaya.

5. Pendaftaran perusahaan di Dinas Tenaga Kerja, satu hari kerja tanpa biaya.

6. Pengajuan daftar BPJS Ketenagakerjaan secara online, dua hari kerja tanpa biaya

7. Mendapatkan nomor NPWP dan VAT Collector Number Nomor Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (NPPKP) secara online.(dir)

10 WNI Dibebaskan Dari Penyanderaan Abu Sayyaf di Jolo

0

Batamtimes.co,Sebanyak 10 WNI dibebaskan oleh kelompok Abu Sayyaf ,salah satunya Peter Tonsen Barahama, Kapten Kapal Brahma 12 yang tinggal di Perumahan Vila Paradise, Blok J nomor 10, Batuaji walaupun berita ini baru didapatkan keluarga dari Dandim Batam jam 11 lewat SMS .Keluarga akhirnya plong juga rasanya mendengarkan berita tersebut.

Namun bagaimana 10 WNI tawanan teroris abu Sayyaf tersebut dibebaskan,Para WNI itu dikonfirmasi telah dibebaskan oleh Abu Sayyaf.Kepolisian Nasional Filipina (PNP) menyatakan pada hari ini sepuluh Warga Negara Indonesia dibebaskan dari penyanderaan Abu Sayyaf di Jolo, Sulu.Kepala Polisi Sulu, Inspektur Wilfredo Cayat, telah mengonfirmasi soal berita pembebasan ini.

“Kami diberitahu ada orang-orang tak dikenal yang membawa sandera asal Indonesia di depan rumah Gubernur Sulu (Abdusakur) Toto Tan (II),” kata Cayat seperti dilaporkan media asal Filipina, Inquirer.net, Minggu (1/5).

“Kami sekarang sedang mempersiapkan membawa 10 WNI ini ke Zamboanga dan menyerahkan ke pejabat konsulat,” kata Cayat.

Sepuluh orang WNI yang disandera merupakan awak kapal tongkang Anand 12 dan Brahma 12 yang membawa 7 ribu ton batu bara dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menuju Filipina. Kapal itu bertolak pada 15 Maret dan kemudian dibajak Abu Sayyaf di perairan Sulu pada 27 Maret lalu.

Selain itu, empat orang lainnya juga disandera pada 15 April lalu. Mereka adalah awak kapal tunda TB Henry dan kapal tongkang Crista yang dibajak dalam perjalanan dari Cebu, Filipina, menuju Tarakan, Kalimantan Utara.

Untuk sandera asal Indonesia, pemerintah telah menegaskan tebusan merupakan urusan perusahaan pemilik kapal tempat mereka bekerja. Disebutkan, tebusan yang diminta adalah senilai 50 juta peso atau setara dengan Rp15 miliar.

Sementara itu, salah satu warga Kanada yang ditahanan Abu Sayyaf, John Ridsdel, 68, tewas di tangan kelompok militan itu setelah potongan kepalanya ditemukan di Jolo, pulau terpencil di selatan Filipina pada Senin (25/4)

Keluarga Menyambut senang Kepulangan 10 WNI

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti Minggu (5/1) mengatakan , seluruh WNI dalam kondisi sehat. Namun Badrodin tidak  menjelaskan secara detail proses pembebasan ini. “Masih ada tahapan, tunggu saja,” tuturnya.

Saat ditanya apakah ada pembayaran uang tebusan, Badrodin mengaku tidak memiliki kewenangan. Dia pun menolak memberikan informasi tersebut. Hanya saja Badrodin memberi sinyal pemerintah tak memberikan uang sepeser pun.

“Kita enggak tahu, bukan dari kita (tebusan). Pokoknya sudah lepas,” tandasnya.

Tawanan Abu sayyaf ada 10 sandera merupakan kru kapal tunda Brahma 12 dan Anand 12. Kapal dibajak ketika tengah melakukan perjalanan dari Sungai Puting, Kalimantan Selatan menuju ke Batangas, Filipina selatan.

Keluarga Peter Tonsen Barahama, Kapten Kapal Brahma 12 yang menjadi korban penyanderaan kelompok Abu Sayyaf merasa lega setelah mendapat kabar telah dibebaskan pada hari ini, Minggu (1/5/2016).

Peter merupakan warga Perumahan Vila Paradise, Blok J nomor 10, Batuaji, Batam. Ia termasuk diantara 10 orang warga negara Indonesia (WNI)yang telah di bebaskan pada hari ini.

“Kita baru dapat kabar dari Dandim Batam tadi jam 11 begitu lewat SMS. Akhirnya plong juga rasanya,” ujar Hendrik, adik Sepupu Peter.

Hendrik menuturkan, semua keluarga yang berada di Manado, kampung halaman asal Peter juga sudah mendengar kabar gembira ini. Namun ia tidak mengetahui lebih jauh keberadaan Peter setelah dinyatakan benar saat ini.
“Coba konfirmasi sama Dandim saja. Tadi katanya kalau informasi lebih lanjut ke beliau saja,” ungkapnya.

Peter dan 9 anak buah kapal (ABK)lainnya di tangkap dan di tahan kelompok Abu Sayyaf pada Jumat (25/3/2016) lalu. Ketika itu kapal pengakut 7000 ton batubara ini, berangkat dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan menuju Filipina. Saat tiba di perairan Filipina, 10 WNI tersebut di tangkap dan diancam akan di bunuh bilamana tidak menyerahkan uang tebusan sebanyak Rp 14,2 miliar.(red/berbagai sumber)

Wajan Raksasa di Kutoarjo Dipindahkan ke Museum Tosan Aji

0

batamtimes.co,Jakarta – Benda raksasa yang berbentuk mirip wajan sudah dipindahkan ke Museum Tosan Aji, Purworejo, Jawa Tengah. Temuan di Kutoarjo ini akan diteliti kaitannya dengan benda purbakala.

“Sudah dipindahkan ke Museum Tosan Aji tadi malam sekitar jam 20.30 WIB,” ujar petugas piket Polsek Kutoarjo, Aiptu Supanga T. saat dikonfirmasi, Minggu (1/5/2016).

Wajan tersebut diangkut menggunakan truk milik Dinas Perhubungan setempat. Namun Supanga mengaku tidak mengetahui otoritas terkait yang memindahkan benda temuan tersebut. “Diangkutnya pakai truk Dishub,” sebutnya.

Wajan raksasa tersebut ditemukan di lahan milik Widodo (50) di Jl MT Haryono, Kutoarjo beberapa hari lalu. Saat itu, para pekerja hendak membangun fondasi ruko. Mereka kaget karena ada wajan besar di kedalaman 90 centimeter. Untuk sementara, pembangunan ruko dihentikan.

Sementara itu Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng, Tri Hartono sebelumnya mengatakan, tim akan mengumpulkan data mulai dari bahan dan bentuk wajan hingga informasi seputar lokasi. Tim BPCB akan mengerahkan arkeolog, ahli sejarah dan fotografer.

“Mungkin dulu di situ pernah jadi barak, sehingga ada wajan atau alat masak raksasa,” kata Kepala BPCB Jateng Tri Hartono kepada detikcom, Sabtu (30/4).

Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah siap menindaklanjuti penemuan wajan raksasa di Kutoarjo, Purworejo. Mereka akan mengecek Senin (2/5) lusa. Apa kata mereka soal wajan itu?

“Nanti dilihat. Kalau tidak Senin, ya Selasa,” kata Kepala BPCB Jateng, Tri Hartono, kepada detikcom, Sabtu (30/4/2016).

Tri menjelaskan, tim BPCB terdiri dari arkeolog, fotografer, ahli sejarah, dan bidang terkait. Selain meneliti wajan, mereka akan menelusuri jejak sejarah di lokasi. Bisa jadi, lokasi pernah digunakan sebagai kegiatan tertentu oleh orang-orang terdahulu.

Tri mengaku sudah melihat foto-foto wajan. Lalu apa komentarnya?

“Selama ini, kami belum pernah menemukan wajan dengan diameter sebesar itu. Infonya (diameter wajan) kurang lebih 2,5 meter,” ungkapnya.

Wajan raksasa ditemukan di lahan milik Widodo (50) di Jl MT Haryono, Kutoarjo, Purworejo, beberapa hari lalu. Saat itu, Widodo hendak membangun ruko. Akhirnya, pembangunan dihentikan untuk sementara.(dtk)

Bupati Anambas Kaget Penetapan Kadis Kesehatannya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi

0

batamtimes.co,Anambas – Penetapan Kepala Dinas Kesehatan bersama dua Pengawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Kesehatan sebagai tersangka, oleh Satreskrim Polres Natuna, membuat kaget Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris.

Ia mengaku cukup terkejut ketika mendapat informasi bahwa pihak penyidik menetapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas, Said Moh Damrie sebagai salahsatu tersangka pada dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Kesehatan pada tahun anggaran 2013 itu.

“Mengenai informasinya saya memang sudah mendengar, namun saya belum mengetahui apakah yang bersangkutan ditahan atau tidak. Saya pun tak menyangka dengan penetapan status hukum Beliau (Said,red),” ujarnya saat ditemui usai menyambut tim sensus ekonomi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Anambas di rumah dinasnya Minggu (1/5/2016).

Meski telah mengetahui mengenai informasi penetapan tiga orang tersangka itu, namun Haris belum mau berkomentar banyak mengenai langkah yang akan diambil paska penetapan tiga orang di Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas.

Namun menurutnya, ada hikmah serta pelajaran yang bisa diambil, khususnya kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bisa bekerja sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku.

“Yang jelas, kami serahkan semua sesuai proses hukum yang berlaku,” ungkapnya.

Selain Kadinkes Anambas, penyidik Satreskrim Polres Natuna juga menetapkan Yuri Destaurus dan Syariffudin sebagai tersangka.Ketiganya langsung dibawa ke Ranai, Kabupaten Natuna dengan menggunakan kapal Bukit Raya Sabtu (30/4/2016).(tribun)

Satu Tersangka Teror Bom Brussels Mengaku Buang Bom ke Dalam Toilet

0

batamtimes.co,Brussels – Salah satu tersangka teror bom Brussels, Belgia kabur setelah membawa bom ke stasiun bawah tanah Maelbeek. Tersangka ini mengaku membuang bom itu ke dalam toilet di apartemennya.

Disampaikan surat kabar setempat, La Libre Belgique dan dilansir AFP, Sabtu (30/4/2016), Osama Krayem (23) yang berasal dari Swedia ini mengaku kepada penyidik yang memeriksanya, bahwa dirinya membawa bom rakitan jenis TATP ke stasiun kereta bawah tanah Maelbeek pada Maret lalu.

Krayem merupakan sosok yang terekam kamera bersama Khalid el-Bakraoui, yang tewas meledakkan diri di stasiun tersebut. Krayem diduga juga akan meledakkan bom yang dibawanya, namun dia kabur dari lokasi.

Kepada penyidik yang memeriksanya, Krayem mengaku dirinya membuang bom itu ke dalam toilet, lalu menyiramnya dengan air. Bom itu dibuang di toilet apartemen yang menjadi persembunyian para pelaku teror bom Brussels.

Baca juga: Sebulan Usai Bom Bunuh Diri, Stasiun Kereta Brussels Dibuka Kembali

Penyidik Belgia menganggap klaim Krayem soal bom TATP itu cukup kredibel. Bom jenis TATP menjadi pilihan favorit militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) karena bisa dibuat dari bahan-bahan kimia yang mudah didapat. Bom jenis ini berbentuk kristal dan larut dalam air.

Laporan serupa disampaikan stasiun televisi Belgia, RTBF. Sedangkan kantor jaksa Belgia tidak membenarkan maupun menyangkal laporan tersebut. Krayem ditangkap pada 8 April lalu dan didakwa atas pidana terorisme.

Krayem diyakini terkait ledakan bom di bandara Brussels dan stasiun Maelbeek yang menewaskan 32 orang dan melukai 300 orang lainnya. Tiga pelaku bom bunuh diri, termasuk Khalid, tewas dalam ledakan yang mengejutkan publik Eropa tersebut.

Selain kasus bom Brussels, Krayem juga dilaporkan terkait dengan teror Paris yang menewaskan 130 orang pada November tahun lalu. Kedua serangan teror itu sama-sama diklaim oleh ISIS dan diyakini didalangi oleh sel teroris yang sama.(AFP/Net)

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Narkoba Jenis Ganja,Salah Seorang Oknum TNI AD

0

batamtimes.co,Medan – Polisi menangkap tiga orang pelaku narkoba jenis ganja di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Salah seorang yang ditangkap itu merupakan oknum TNI AD yang bertugas di Kodam I/BB.

“Oknum TNI AD tersebut berinisial J (41) berpangkat Sertu. Sedangkan dua lainnya, suami istri asal Aceh berinisial SD (37) dan SR (36),” kata Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto didampingi Dandim 0201/BS Kolonel Inf M Ridwan kepada wartawan di Mapolresta Medan, Sabtu (30/4/2016).

Mardiaz menjelaskan, pengungkapan tersebut berawal saat pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat akan adanya transaksi narkoba jenis ganja pada Jumat (29/4) malam di Kelurahan Simalingkar, Kecamatan Medan Tuntungan, Medan. Mendapatkan informasi tersebut, petugas lalu menuju ke lokasi seterusnya melakukan penangkapan.

Medan – Polisi menangkap tiga orang pelaku narkoba jenis ganja di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Salah seorang yang ditangkap itu merupakan oknum TNI AD yang bertugas di Kodam I/BB.

“Oknum TNI AD tersebut berinisial J (41) berpangkat Sertu. Sedangkan dua lainnya, suami istri asal Aceh berinisial SD (37) dan SR (36),” kata Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto didampingi Dandim 0201/BS Kolonel Inf M Ridwan kepada wartawan di Mapolresta Medan, Sabtu (30/4/2016).

Terkait hal itu, pihak kepolisian menyerahkan Sertu J ke Denpom TNI AD di Medan untuk proses lebih lanjut. Sedangkan, suami istri yang sudah memiliki 5 orang anak ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Mapolresta Medan.

Sementara itu, Dandim 0201/BS Kolonel Inf M Ridwan menyatakan oknum TNI AD tersebut akan diproses dan ditindak lanjuti.

“Tentu dengan barang bukti ini, jelas ada hukumannya dan tantangannya dipecat. Kita juga sudah memberi imbauan (prajurit). Bila ketahuan, ketangkap (terlibat narkoba) kita proses, tak ada toleransi,” tegas Ridwan kepada wartawan di Mapolresta Medan.(detik)

Uskup Mrg Hilarius Moa Nurak Tutup Usia

0

batamtimes.co,Batam- Keuskupan Pangkalpinang berduka atas kepergian Uskup Mrg Hilarius Moa Nurak yang menjadi pemimpin agama Gereja Katholik wilayah Bangka Belitung dan Kepulauan Riau, Jumat (29/4/2016) sekitar pukul 12.40 waktu Singapura.

Jenazah almarhum kini disemayamkan di Gereja Katolik Paroki Katedral Santo Yosef Pangkalpinang.Para jamaah memadati gereja dalam misa doa melepas kepergian uskup yang sudah 29 tahun mengabdi tersebut.

Moa Nurak meninggal dalam usia 73 tahun. Ia dilahirkan di Weetebula, 21 Februari 1943.

Menurut rencana, almarhum akan dimakamkan pada Senin (2/5/2016) di kompleks pemakaman Gua Maria Pangkalpinang.

“Almarhum sebelumnya disemayamkan di Batam, kemudian dibawa ke Gereja Katolik Paroki Pangkalpinang untuk disemayamkan sampai Senin depan pukul 12.000 siang,” kata Koordinator Panitia Pemakaman, Romo Hans, .

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Efendi menyampaikan belasungkawa dan merasa kehilangan sosok yang santun dalam bertindak tersebut.

Semasa hidupnya Moa Nurak dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Sebelum meninggal dunia, ia terjatuh dari tempat tidur dan menjalani perawatan medis di RS Bakti Wara Pangkalpinang. Ia kemudian kemudian dirujuk ke Singapura.(kompas)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga