8.6 C
New York
Sunday, April 5, 2026
spot_img
Home Blog Page 1330

Inilah Susunan Fraksi PKS di DPR Usai Perombakan

0

batamtimes.co,Jakarta – Setelah memecat Fahri Hamzah dan Gamari Sutrisno, DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memutuskan untuk merombak jajaran fraksinya. Namun dibantah bahwa perombakan itu adalah upaya bersih-bersih faksi Anis Matta, mantan Presiden PKS yang juga kolega dekat Fahri Hamzah.

Diungkapkan Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, perombakan itu dilakukan atas keputusan DPP PKS, dimana fraksi sebagai kepanjangan tangan pengurus pusat partai.

“Kadang-kadang orang di satu tempat terus-menerus itu mengalami kejenuhan. Maka perlu ada dinamisasi untuk melahirkan semangat kerja dan meningkatkan kinerja dari anggota di fraksi PKS,” kata Jazuli, Senin (11/4).

Dia juga membantah bahwa perombakan struktur Fraksi PKS itu dianggap upaya bersih-bersih loyalis Anis Matta. “PKS tidak ada istilah bersih-bersih,” tandasnya.

Berikut susunan Fraksi PKS:

Ketua: Jazuli Juwaini
‎Wakil Ketua: Tifatul Sembiring, Ansory Siregar, Zulkieflimansyah, Eki Muharram
Sekretaris: Sukamta
Bendahara: Martri Agoeng

Komisi I:
Ketua Komisi merangkap Kapoksi: Abdul Kharis Almasyhari
Anggota merangkap Banggar: Sukamta
Anggota: Hidayat Nur Wahid dan Jazuli Juwaini

Komisi II:
Wakil Ketua merangkap Kapoksi: Al Muzzammil Yusuf
Anggota merangkap Banggar: Hadi Mulyadi
Anggota: Chairul Anwar

Komisi III:
Kapoksi merangkap Banggar: Habib Aboebakar Al Habsy
Anggota: M Nasir Djamil, Tubagus Sumandjaja, Tifatul Sembiring

Komisi IV:
Anggota merangkap Kapoksi: Andi Akmal Pasluddin
Anggota: Sa’duddin, Hermanto, Mahfudz Siddiq

Komisi V:
Wakil Ketua Komisi merangkap Kapoksi: Yudi Widiana Adia
Anggota: Mahfudz Abdurrahman, Sigit Sosiantomo

Komisi VI:
Kapoksi: Martri Agoeng
Anggota: Nurhasan Zaidi, Adang Daradjatun‎

Komisi VII:
Wakil Ketua Komisi merangkap Kapoksi: Tamsil Linrung
Anggota merangkap Banggar: Zulkieflimansyah
Anggota: Rofi’ Munawar
‎
Komisi VIII:
Wakil Ketua Komisi merangkap Kapoksi: Iskan Qolba Lubis
Anggota merangkap Banggar: Muhammad Iqbal Romzi‎
Anggota: Muhammad Yudi Kotouky

Komisi IX:
Kapoksi: Ansory Siregar
Anggota: Ahmad Zainuddin dan Adang Sudrajat

Komisi X:
Wakil Ketua merangkap Kapoksi: Abdul Fikri
Anggota : Mustafa Kamal, Surahman Hidayat, dan Shohibul Iman

Komisi XI:
Kapoksi merangkap Banggar: Ecky Awal Mucharam
Anggota: Ahmad Zunadi Auli dan Refrizal

Badan legislatif (Baleg):
Kapoksi: Hermanto
Anggota: Adang Daradjatun, Martri Agoeng, Junaidi Auly, dan Adang Sudrajat

Badan Urusan Rumah Tangga (BURT):
Kapoksi: Refrizal
Anggota: Ansory Siregar

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD):
Ketua: Surahman Hidayat

Badan Kerja sama Antar Parlemen (BKSAP)
Wakil ketua merangkap Kapoksi: Rofi’ Munawar
Anggota:
Mahfudz Siddiq (dulu Ketua Komisi I), Jazuli Juwaini‎, dan Adang Sudrajat.(ris/net)

Polisi Segera Limpahkan Kasus Pulau Bokor ke Kejati Kepri

0

batamtimes.co,Batam- Kasus pencemaran dan pengerusakan lingkungan di Pulau Bokor dengan dua tersangka berinisial AB dan AF terus bergulir.

Untuk itu, Polda Kepri pun segera menyerahkan keduanya ke Kejaksaan Tinggi Negeri Kepri.

“Sebelumnya sempat tertunda penyerahan tahap dua selama satu tahun. Karena memang tersangka AB ini tengah menjalani proses hukum lain di Pekanbaru,” tegas ‎Kombes Pol Budi Suryanto selaku Direskrimsus Poda Kepri yang menangani kasus tersebut, Sabtu (9/3/2016) kemarin.

Rencananya tersangka AF akan diserahkan ke kejaksaan Negeri pada Selasa (12/4/2016) mendatang.

Sebelumnya kejaksaan meminta kedua tersangka untuk diserahkan‎ dan diproses secara bersamaan.

“Dulu memang jaksa tidak mau kalau cuma satu tersangka. Makanya tertunda cukup lama. Kita pengenya sih cepat segera P21,” ungkapnya.

Sebelumnya kasus ini mencuat setelah AB, mereklamasi Pulau Bokor seluas 361 hektare melalui izin dari empat perusahaan, yaitu PT Berantai Bay Storage seluas 87 hektare, PT Rempang Sunset dengan luas 105 hektare, PT Sunset Sukses seluas 101 hektare dan PT Power Land seluas 68 hektare.

Berdasarkan izin reklamasi yang hanya dimiliki PT Powerland dari Badan Pengendali Dampak Lingkungan Kota Batam, AB selaku direktur dan AF sebagai komisaris PT Powerland, melakukan reklamasi Pulau Bokor secara keseluruhan.

Tahap dua, kasus ini seharusnya dilaksanakan setelah dinyatakan lengkap (P-21) di pertengahan 2015 dan tertunda karena AB tengah menjalani kasus hukum di Pekanbaru terkait kasus BBM ilegal dan pencucian uang.

“AB akan segera menyusul. Setelah AF dilimpahkan, kami juga akan mengupayakan sesegera mungkin untuk tahap dua AB. Biar cepat disidangkan,” tegas Wadir Krimsus AKBP Helmi Kwarta Kusuma Rauf yang juga mendampingi Direskrimsus.(tri/lan)

Ketua BP Batam Targetkan Batam Dapat Bersaing Dengan Singapura dan Vietnam

0
Foto Istimewa Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro.

batamtimes.co,JAKARTA – Setelah melakukan rapat koordinasi, beberapa waktu lalu Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution melakukan pelantikan pengurus baru Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Usia pelantikan tersebut, Ketua BP Batam yang baru dilantik, Hatanto Reksodipoetro, mengungkapan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan merumuskan program-program jangka pendek dan jangka panjang dalam membangun kawasan ekonomi khusus (KEK) Batam.

Tanto, sapaan akrab Hartanto, bahkan menargetkan Batam akan dapat bersaing dan menjadi lebih naik dibandingkan KEK Singapura dan Vietnam.

“Ini harus dipersiapkan menjadi kawasan ekonomi khusus seperti negara tetangga Vietnam dan Singapura. Ini tidak mudah. Bagaimana nantinya berilah waktu. Nanti akan kita rapatkan,” kata Tanto saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian usai acara pelantikan beberapa waktu lalu.(*/okz)

Surya Paloh : Indonesia Mampu Menjadi Negara Berswasembada Beras

0

batamtimes.co,Lampung – Ketua Umum (Ketum) Partai Nasdem, Surya Paloh meyakini Indonesia dalam waktu dekat akan mampu menjadi negara berswasembada beras yang berujung pada ketahanan pangan. Asalkan, menurut Surya, para petani terus diberikan perhatian khusus oleh para pemangku kebijakan.

“Kita yakin dan percaya, kemandirian dan kedaulatan pangan akan segera terwujud‎ di Indonesia,” kata Surya Paloh saat menghadiri panen raya kelompok tani Sidodadi Desa Liman Benawi, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (10/4).

Namun demikian, hingga saat ini, diakui Surya, petani di Indonesia masih belum mendapat pengakuan dan penghargaan yang layak ketimbang profesi lainnya.

“Kedudukannya masih tidak setara dengan profesi lainnnya di dalam kehidupan. Tetapi inilah yang justru perlu kita perhatikan,” ucapnya.

Padahal, kepercayaan diri para petani sedikit banyak akan memengaruhi kemampuan Indonesia dalam menciptakan negara yang memiliki ketahanan pangan.

“‎Lahan yang semakin terbatas, pupuk yang semakin sulit. Inilah masalah yang harus dipikirkan bersama demi kemajuan para petani,” ujar Surya.

Ditegaskan Surya, kebijakan atau policy kebijakan Presiden Joko Widodo sudah sangat menaruh perhatian khusus kepada kaum petani. Presiden sudah mendorong pembangunan waduk-waduk baru hingga pembangunan irigasi.

“Semua tentunya dengan harapan ada percepatan dalam peningkatan kemampuan menuju negara yang berswasembada pangan,” tutupnya.

Mendagri Pimpin Upacara Pemakaman Gubernur Kepri H.M Sani

0

batamtimes.co,Tanjungpinang- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memimpin upacara penghormatan terakhir terhadap Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) HM Sani di Taman Makam Pahlawan Batu 5 Tanjungpinang.

Upacara dilaksanakan setelah beberapa prosesi pemakaman secara Islam dilakukan. Jasad Sani dibawa dari rumah duka ke Gedung Daerah Tanjungpinang sekitar pukul 07.00 WIB untuk disemayamkan.

Pukul 12.00 WIB jasad tersebut dibawa ke Masjid Raya Al Hikmah untuk disalatkan, kemudian dibawa kembali ke Gedung Daerah Tanjungpinang.

Jenazah Sani kemudian dibawa ke Taman Makam Pahlawan pukul 13.10 WIB.

Mendagri Tjahjo tiba di Tanjungpinang sekitar pukul 12.45 WIB, dijemput oleh sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Kepri.

“Pemakaman dilakukan secara militer, dengan Instruktur Upacara Mendagri,” kata Kabiro Humas dan Protokoler Kepri, Heri Mokhrizal.

Ribuan warga Kota Tanjungpinang mengiringi mobil jenazah Gubernur Kepri HM Sani dari Gedung Daerah dan Masjid Al Hikmah Tanjungpinang.

Sani meninggal di usia menjelang 74 tahun sekira pukul 15.00 WIB di Rumah Sakit Abdi Waluyo Jakarta, setelah mendapat perawatan intensif. Sani meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak

Tantowi/Liliyana Sukses Meraih Juara Bulutangkis Malaysia Terbuka

0

batamtimes.co,Shah Alam – Pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses meraih gelar juara pada kejuaraan bulutangkis Malaysia Terbuka. Di partai final yang digelar di Stadion Malawati, Shah Alam, Malaysia, Minggu (10/4), keduanya menundukkan pasangan tuan rumah dengan rubber game.

Tontowi/Liliyana mengalahkan pasangan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dalam waktu 1 jam dan 21 menit.

Pada gim pertama, pasangan Malaysia menunjukkan perlawanan ketat, tetapi Tontowi/Liliyana akhirnya unggul dalam kedudukan 23-21.

Selanjutnya pada gim kedua, pasangan Malaysia berbalik unggul dengan poin 13-21.

Pada gim penentuan, Tontowi/Liliyana menyudahi perlawanan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dengan skor 21-16.(b.satu)

Manny Pacquiao Kalahkan Petinju Amerika Serikat Timothy Bradley

0

batamtimes.co,Las Vegas – Manny Pacquiao sukses mengalahkan petinju Amerika Serikat, Timothy Bradley, dalam pertarungan terakhirnya di pentas tinju profesional. Pacman menang angka mutlak dalam duel ini.

Dalam pertarungan 12 ronde di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (10/4/2016) pagi WIB, ketiga juri kompak memenangkan Pacquiao dengan skor sama, 116-110. Berkat kemenangan ini, petinju Filipina itu merebut sabuk juara kelas welter WBO internasional.

Ini adalah pertarungan ketiga antara Pacquiao dan Bradley. Dalam dua pertarungan sebelumnya, Pacquiao sekali kalah angka dan sekali menang angka.

Jika benar-benar gantung sarung tinju, Pacquiao yang sekarang berusia 37 tahun menutup kariernya dengan rekor 58 kemenangan (38 KO), 6 kekalahan, dan 2 hasil imbang dalam 66 pertarungan.

Sementara bagi Bradley (32 tahun), dia kini memegang rekor 33 kemenangan (13 KO), dua kali kalah, sekali imbang, dan sekali no contest.

Dalam pertarungan dengan Bradley, Pacquiao tercatat mendaratkan 112 dari 439 pukulannya. Sementara Bradley 99 dari 302 pukulan. Pacquiao dua kali menjatuhkan lawannya, masing-masing pada ronde ketujuh dan kesembilan. Namun, Bradley masih mampu bangkit dan melanjutkan pertarungan.(net)

18 Tentara Filipina dan Lima Teroris Abu Sayyaf Tewas

0

batamtimes.co,Manila – 18 Tentara militer Filipina tewas dan lima teroris dari kelompok Abu Sayyaf tewas dalam operasi militer Filipina. Aksi baku tembak ini berlangsung selama 10 jam.

Operasi militer ini dilakukan di Provinsi Basilan, Filipina Selatan pada Sabtu (9/4) kemarin. Pasukan Filipina tengah melakukan pengejaran terhadap kelompok Abu Sayyaf di wilayah Basulan dan sekitar wilayah Joso Islands selama dua pekan terakhir untuk membebasan 18 sandera asing yang disandera.

Berdasarkan keterangan dari juru bicara militer Filipina Mayor Filemon Tan bahwa sekitar 120 milisi Abu Sayyaf terlibat kontak senjata dengan pasukan militer Filipina. Kontak senjata terjadi mulai pada pukul 07.00 pagi waktu setempat hingga pukul 17.00. Sumber dari media Filipina inquirer.net dari pihak militer Filipina, Minggu (10/4/2016), menyebutkan beberapa orang militer Filipina telah dipenggal oleh kelompok Abu Sayyaf.

Pemimpin militer Filipina Jenderal Hernando Iriberri mengkonfirmasi seerangan tersebut. “Seluruh angkatan bersenjata berduka,” katanya.

Salah satu korban dari pihak Abu Sayyaf asal Maroko yaitu Mohammad Khattab, disebut bertugas sebagai seorang instruktur dalam membuat alat peledak. “Dia mengatur semua penculikan dan uang tebusan. Serta berafiliasi dengan organisasi teroris internasional,” kata jenderal Iriberri.

Seorang pejabat militer yang tidak disebutkan namanya itu menambahkan bahwa kelompok Abu Sayyaf menyerang pasukan pemerintah dengan menggunakan senjata peluncur granat M203 dan berjumlah sekotar 100 hingga 150 orang. Serangan ini menyebabkan banyaknya korban yang jatuh dari pihak pemerintah.

Sementara itu , Kolonel Benedict Manquiquis menyebutkan kontak senjata terjadi saat pasukan sedang dalam perjalanan ke lokasi kelompok Abu Sayyaf. Saat berada di tengah jalan, pasukan pemerintah disergap. Kelompok Abu Sayyaf disebut berada dalam posisi yang menguntungkan karena berada di wilayah tinggi.

“Musuh berada dalam posisi yang lebih tinggi. Jadi di mana pun tentara kami mencari perlindungan, mereka masih bisa terkena senjata berat dan peledak dari kelompok Abu Sayyaf,” terangnya.

Gubernur Mindanao Mujiv Hataman juga mengatakan dirinya mendapatkan informasi adanya tentara Filipina yang tewas saat baku tembak dengan kelompok Isnilon Hapilon yang berafiliasi dengan kelompk Abu Sayyaf. Usai baku tembak itu, pihak milisi yang dipimpin oleh Hapilon telah menempatkan orang-orangnya di wilayah Sulu untuk mengantisipasi adanya oeprasi militer yang lebih besar.

“Tentara telah memblokir jalur masuk mereka,” kata Hataman.

Pertempuran militer Filipina dan kelompok Abu Sayyaf dilakukan beberapa hari setelah pendeta asal Italia dibebaskan oleh kelompok Abu Sayyaf pada Jumat (8/4) lalu.

Abu Sayyaf dikenal kerap menculik warga asing dan menuntut uang tebusan. Kelompok radikal tersebut juga telah disebut sebagai dalang sejumlah serangan bom mematikan di Filipina. Untuk WNI, mereka meminta tebusan sampai Rp 15 miliar. Berikut data sandera Abu Sayyaf:

1. Belanda : Ewold Hurn
2. Kanada : John Ridsdel and Robert Hall
3. Norwegia : Kjartan Sekkingstad
4. Indonesia : Peter Tonsen Barahama, Julian Philip, Alvian Elvis Peti, Mahmud, Surian Syah, Surianto, Wawan Saputra, Bayu Octavianto, Reynaldi, Wendi 5. Raknadian (detik)

Romahurmuziy Terpilih Menjadi Ketua Partai PPP Secara Aklamasi

0

batamtimes.co,Jakarta-Partai Persatuan Pembangunan akhirnya memiliki pimpinan yang baru. Melalui pemilihan yang singkat, Sekretaris Jenderal PPP hasil Muktamar VII di Bandung, Romahurmuziy terpilih menjadi ketua umum secara musyawarah mufakat.

“Allahu akbar, Allahu akbar,” ujar Romy setelah dinyatakan sebagai pimpinan baru partai berlambang kabah, Sabtu (9/4).

Proses pemilihan Romy sebagai Ketua Umum PPP tidak berjalan dengan mudah karena sebelum pemilihan, forum sidang sempat mempermasalahkan tata tertib pemilihan ketua umum. Dalam tata tertib yang ada, disebutkan bahwa pemilihan ketua umum dilakukan melalui musyawarah mufakat.

Namun saat tata tertib itu disampaikan, sejumlah peserta muktamar tidak setuju dengan sistem musyawarah mufakat. Sejumlah peserta itu meminta agar pemilihan dilakukan dengan cara voting.

Perbedaan pendapat itu sempat membuat proses pembahasan tata tertib memakan waktu yang sangat lama. Seharusnya, jika mengacu pada jadwal yang ada, pembahasan tata tertib dilaksanakan mulai pukul 09.30 dan selesai 10.30.

Namun pada kenyataannya proses pembahasan tata tertib baru selesai pada pukul 16.45 melalui voting apakah pemilihan akan dilakukan secara musyawarah mufakat atau melalui voting.

Akhirnya, setelah melalui voting terhadap para peserta muktamar, disepakati bahwa pemilihan ketua umum dilakukan secara musyawarah mufakat.

Saat keputusan itu disepakati, nama yang diajukan oleh para peserta muktamar untuk menjadi ketua umum adalah nama Romy. Sontak saat pimpinan sidang menanyakan pada peserta apakah setuju dengan nama Romy, seluruhnya menyerukan jawaban “setuju”.

Dengan terpilih sebagai Ketua Umum PPP, Romy akan menggantikan posisi Suryadharma Ali yang sebelumnya berstatus ketua umum hasil Muktamar VII di Bandung.

Pemilihan ini adalah kedua kalinya bagi Romy setelah sebelumnya Romy terpilih sebagai ketua umum dalam Muktamar di Surabaya. Muktamar ini dibatalkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. (cnn/yul)

Anggota DPRD Natuna Hamili Siswa SMA dan Diajak Aborsi ke Batam

0

batamtimes.co,Natuna-Kepolisian Resor Natuna, Kepulauan Riau, sedang mengusut kasus dugaan pencabulan yang dialami siswi kelas 2 SMA di Ranai yang dilakukan anggota DPRD Natuna berinisial AH. Polisi mendapat laporan dari orang tua korban karena anaknya tak kunjung pulang.

“Jadi beberapa waktu lalu ada laporan, pada Jumat 18 Maret lalu, orang tua NV melapor ke Polres Natuna jika anaknya tidak pulang sejak sehari sebelumnya,” kata Kapolres Natuna AKBP Amazona Pelamonia, seperti dikutip akun Divisi Humas Polri di Facebook, Sabtu (9/5). Pelaporan itu dilakukan pada hari Senin 4 April lalu.

Kepada polisi, orang tua NV terakhir mengantar anaknya itu berangkat ke sekolah pada hari Kamis (31/3). Namun, guru di SMA 1 Ranai mengatakan jika NV pamit ingin pergi berobat usus buntu ke Batam. Ternyata hal itu tanpa sepengetahuan orangtua remaja itu.

NV kemudian dibiayai tiket ke Batam, dia pergi sendiri dari Natuna. Sementara di Bandara Hang Nadim Batam sudah ada orang lain yang menjemputnya, suruhan AH. Selama tiga hari di Batam, NV menginap di hotel dan juga sempat ke rumah sakit Budi Kemuliaan (RSBK) Batam.

“Kami sudah tanyai mulai dari resepsionisnya hotel di Batam, guru, dan teman-temanya di sekolah nya di Natuna hingga perawat di RSBK terkait semua aktifitas gadis remaja itu bersama AH,” jelas kapolres.

Bahkan dalam manifest pesawat Wings Air, pada hari Kamis 17 Maret 2016. Nama NV tidak tercatat. Tiket perjalanan dibooking atas nama orang lain. Ia dibantu oknum tertentu saat berangkat dan pulang naik pesawat.

Kapolres Natuna mengakui, setelah laporan anak hilang itu, pihak Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Natuna mengirim personel ke Batam mencari NV. Posisi NV sudah terlacak lewat sinyal HP-nya oleh polisi saat remaja tersebut berada di Batam.

Penyelidikan tidak cuma dilakukan oleh Polres Natuna, namun juga oleh Polda Kepulauan Riau, Pasalnya beberapa data hasil rekaman CCTV diperoleh di Batam, begitu juga bagian dari proses penyidikan dilakukan di Batam.

“Terlapor adalah AH, pekerjaan terlapor anggota DPRD Kabupaten Natuna, kami sudah kumpulkan barang bukti, berupa pakaian, HP bahkan rekaman CCTV lengkap dan sudah memeriksa keterangan saksi,” ujar AKBP Amazon Pelamonia.

Isi rekaman tersebut didapatkan saat siswa SMA inisial NV tersebut datang di Bandara Hang Nadim Batam, dan saat berada di lobi dan lorong kamar I-Hotel Batam dan saat berada di Rumah Sakit Budi Kemulian (RSBK) Batam.

“Semuanya sudah ada, surat perintah penyidikan sudah resmi dan sudah dimasukkan surat izin ke Gubernur Kepri, karena sesuai undang-undang, untuk menyidik seorang anggota DPRD harus izin Gubernur, tapi kalau 30 hari tidak ada jawaban, penyidikan tetap lanjut tetap harus menunggu lagi,” terang Amazona.

Menurut Kapolres, pelaku AH sendiri sudah bisa dijadikan tersangka dan dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak. Kendati sudah mengumpulkan bukti dan keterangan, namun pihak kepolisian maupun Polda Kepri tinggal menunggu surat dari Gubernur sebagai salah satu persyaratan dalam penyidikan AH yang kini masih aktif sebagai anggota dewan Kabupaten Natuna.

“Yang bersangkutan tersebut anggota Dewan, sesuai aturan kita harus menunggu jawaban dari Gubernur terkait penyidikan ini jika 30 hari tidak ada jawaban kita bisa langsung menindaklanjuti,” tutup Amazona.(merdeka)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga