8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 1359

Ketua DPR RI Setya Novanto Pakai Jam Seharga Miliaran Rupiah?

0
Setya Nonanto

batamtimes.co,Jakarta-Ketua DPR RI Setya Novanto tengah disorot setelah kemunculannya dalam acara jumpa pers kampanye yang digelar peserta kontes bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump.

Di luar polemik soal kehadiran Setya tersebut, ada hal yang menarik dari penampilan politisi Partai Golkar itu. Setya disebut memakai jam seharga miliaran rupiah. Arloji mewah itu sempat terlihat ketika Setya dan Trump bersalaman.

Pemerhati sekaligus pengusaha jam, Amos Lilik Wahyudi, melihat arloji yang dikenakan Setya saat bertemu Trump bermerek Richard Mille. Jam tangan itu, kata dia, jauh lebih mahal dibanding arloji milik tokoh-tokoh dunia.

Bahkan, kata dia, arloji yang dipakai Setya lebih mahal dibanding yang dipakai Presiden Amerika Serikat Barack Obama; mantan Presiden AS, Bill Clinton; dan Pangeran William saat menikahi Kate Middleton. (Baca: Setya Novanto Pakai Arloji Miliaran Rupiah Saat Bertemu Donald Trump?)

“Arloji yang dipakai Obama adalah Tag Heuer yang harganya mahal banget enggak, tetapi murah banget juga enggak. Nah, ini sesuai dengan karakteristik Obama,” kata Amos kepada Kompas.com, Minggu (6/9/2015).

Bill Clinton, lanjut dia, biasanya hanya mengenakan jam tangan merek Casio. Ketika acara resmi, Clinton menggunakan arloji Rolex.

Sementara itu, Pangeran William ketika menggelar upacara pernikahan dengan Kate Middleton “hanya” mengenakan arloji bermerek Omega seri Seamaster. Harganya, kata Amos, kurang dari Rp 100 juta.

Meski demikian, hal itu tidak menurunkan gengsi William sebagai pewaris takhta Kerajaan Inggris. Justru, pamor Omega semakin terdongkrak karena digunakan oleh William.

Arloji yang digunakan Setya, kata Amos, adalah Richard Mille All Gold yang berharga Rp 500 juta sampai miliaran rupiah.

“Gold itu bagi saya menggambarkan jiwa yang masih suka pamer, terutama yellow gold. Saat SBY masih menjadi Presiden, dia juga suka memakai arloji yellow gold itu,” kata pemilik sekaligus pengelola arlojiku.wordpress.com tersebut.

Selain Setya, kata dia, ada beberapa pejabat publik lain di Indonesia yang menggunakan Richard Mille. Amos memandang wajar. Sebab, dengan penghasilan yang didapatkan, mereka sah-sah saja membeli arloji mahal tersebut.

Namun, dia melanjutkan, sebagai pejabat publik, mereka seharusnya juga melihat kondisi masyarakat saat ini. Seharusnya pejabat publik tidak menunjukkan harta kekayaan mereka melalui arloji yang digunakan.

“Ini karakter yang saya baca dari Setnov ya, dari arlojinya. Dia itu berjiwa borjouis, dandy, modis, tetapi tidak berkarakter sebagai pemimpin yang tegas. Diplomat mungkin lebih pas sebutan untuknya. Di Amerika, ada aturan pejabat publik dibatasi tidak boleh pakai barang yang nilainya hingga ratusan juta, jadi tidak menimbulkan kesenjangan sosial,” kata Amos.

Dengan menggunakan Richard Mille All Gold ketika bertemu Trump, lanjut dia, Setya ingin meningkatkan gengsi atau martabatnya. Menurut Amos, Setya tetap akan berkelas jika menggunakan Rolex seri Daytona All Gold.

Menurut dia, Rolex merupakan merek yang sudah mendunia, tetapi dengan harga yang lebih murah dibanding Richard Mille. Oleh karena itu, kesan humble tidak akan hilang dari pejabat publik yang mengenakannya.

Zulkifli dan Ibas Akan Daftarkan Lawan Risma ke KPU Surabaya

0

batamtimes.co,Surabaya – Partai Amanat Nasional dan Partai Demokrat tampaknya tak mau kecolongan lagi dalam mengusung calon untuk bersaing dengan Tri Rismaharini dalam pemilihan kepala daerah Surabaya. Dengan demikian, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) akan mendaftarkan langsung pasangan Rasiyo-Lucy Kurniasari ke Komisi Pemilihan Umum setempat.

Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) DPD PAN Achmad Zainul Arifin mengatakan dua petinggi partai itu sudah menyatakan kesiapannya untuk mendaftarkan pesaing pasangan inkumben, Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana. Bahkan elite PAN itu juga sudah menyatakan kesiapannya jauh-jauh hari setelah dua kali mengusung pasangan calon selalu gagal, yaitu Dhimam Abror-Haries Purwoko dan Rasiyo-Dhimam Abror.

“Ini untuk menunjukkan bahwa kami serius mengusung pasangan Rasiyo-Lucy,” kata Zainul kepada Tempo, Ahad, 6 September 2015.

Selain itu, kedatangan mereka untuk memperlihatkan kepada masyarakat Surabaya bahwa yang terjadi beberapa waktu lalu itu tidak disengaja dan tidak terduga. Karena itu, pihaknya akan memaksimalkan persiapan berkas dokumen pendaftaran supaya kejadian serupa tidak terulang.

“Pak Rasiyo dan Bu Lucy sudah proses mempersiapkan semua berkas dokumen pendaftarannya, jadi nanti bisa langsung daftar,” ujarnya.

Adapun dari kubu Partai Demokrat, Ketua Bappilu Edhie Baskoro Yudhoyono yang akan turun langsung mengantarkan pasangan Rasiyo-Lucy ke KPU Surabaya. “Insya allah begitu,” tutur calon wali kota, Rasiyo.

Akhirnya, Rasiyo sangat senang apabila tokoh dua partai itu sama-sama mendukung hingga bisa meluangkan waktu untuk mengantarkan dia bersama Lucy mendaftar ke KPU. “Tentu kami sangat senang,” ucapnya.(net/Temp)

Jelang Konser Bon Jovi Stadion Utama Gelora Bung Karno Ditutup

0

batamtimes.c0,Jakarta-Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta sudah mulai berbenah menyambut konser Bon Jovi. Panggung sudah didirikan dan rumput sudah dilindungi oleh grass cover.

Walaupun begitu, aktivitas di kawasan tersebut masih berlangsung normal. Setidaknya sampai H -2 konser akbar bertajuk ‘Bon Jovi Live Jakarta’ itu digelar.

Dari pantauan Minggu (6/9/2015) siang, terpampang spanduk pemberitahuan penutupan di beberapa sudut. Mengatakan kalau lingkar dalam yang biasa digunakan untuk berolahraga tiap harinya akan ditutup 10-11 September mendatang.

Dijadwalkan, tepat satu hari setelah konser usai, Sabtu (12/9), area itu dipastikan bersih dan kembali normal.

Hari ini, adalah hari ke-3 pengerjaan panggung konser band pelantun ‘Bed of Roses’ itu. Rangka besi sepanjang 25 x 15 meter sudah berdiri tegak untuk menopang aksi panggung Bon Jovi.(detik)

Awas Penyakit Gigi Saat Hamil Resiko Bayi Lahir Prematur

0

batamtimes.co-Penyakit gigi dan gusi saat hamil meningkatkan risiko bayi lahir prematur dan berat badan lahir rendah. Itu karena bakteri yang ada di mulut mengganggu kerja hormon dan proses asupan nutrisi yang dibutuhkan janin.

“Mulut yang terinfeksi pasti ada bakteri. Lalu, bakteri itu bisa masuk ke semua jaringan tubuh lewat aliran darah dan mengganggu sistem tubuh, termasuk perkembangan janin,” kata dokter gigi Ratu Mirah Afifah dari PT Unilever Indonesia saat temu media, Kamis (3/9), di Jakarta.

Bakteri juga bisa mengganggu produksi hormon oksitosin yang berfungi merangsang kontraksi di dinding rahim untuk mempermudah proses kelahiran. Jika hormon itu diproduksi sebelum masa kelahiran normal, bayi akan lahir prematur dengan berat badan lahir rendah. “Jika lahir prematur, pembentukan dan perkembangan organ tubuh bayi belum sempurna,” ucapnya.

Selain itu, sebagian ibu hamil rentan terinfeksi. Kondisi kehamilan bisa memperparah infeksi. Misalnya, risiko gingivitis atau gusi bengkak naik pada bulan kedua kehamilan dan kian parah menjelang bulan kedelapan.

Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan gigi dan gusi dianjurkan sejak merencanakan kehamilan. Itu dilanjutkan dengan pemeriksaan pada bulan kedua dan bulan kedelapan kehamilan.

Dalam jurnal obstetri dan ginekologi Februari 2006, disebutkan bahwa gigi dan mulut sehat pada ibu hamil menurunkan risiko pre-eklamsia atau keracunan kehamilan 5-8 persen. Pembersihan karang gigi dan menjaga kesehatan gusi juga mengurangi risiko bayi lahir prematur 50 persen dan mengurangi risiko bayi prematur dengan berat badan rendah hingga 57 persen.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi dari Rumah Sakit Mitra Kelapa Gading, Boy Abidin, memaparkan, kesehatan gigi dan mulut perlu dijaga karena jadi tempat pertama proses pencernaan. “Jika ibu tak bisa mencerna makanan di mulut dengan baik, nutrisi yang terserap tubuh dan janin tak maksimal,” ujarnya.

Untuk itu, edukasi perlu diberikan, seperti menyikat gigi dua kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Konsumsi makanan dan minuman manis sebaiknya dikurangi di awal kehamilan agar bakteri di mulut tak berkembang. (net)

Puluhan Warga Sekupang Gunakan Air Parit Keperluan MCK

0
Kekurangan air bersih

batamtimes.co,Batam-Puluhan warga Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau, menggunakan air parit untuk keperluan mandi cuci kakus (MCK), akibat krisis air bersih yang melanda kota kepulauan itu dalam beberapa hari terakhir.

Warga mengambil air di parit-parit sekitar Tiban Mentarau, Sei Harapan dan Patam Lestari untuk memenuhi kebutuhan air bersih, Minggu 6 September 2015.

“Ini untuk cuci-cuci saja dan mandi orang dewasa, dari pada tidak ada air. Sedangkan untuk minum, masak dan mandi kami beli air galon kemasan,” kata warga Tiban, Agus.

Agus mengaku nyaris putus asa mencari air bersih, semenjak perusahaan air bersih Adhya Tirta Batam memberlakukan distribusi air bergilir di Kecamatan Sekupang pada 1 September 2015.

Sudah tiga hari belakangan ini Agus mengambil air selokan di sekitar Hotel Akasia, Patam Lestari. Dan setiap pagi, ia berhasil mengumpulkan satu galon air.

“Lumayan, tidak mencukupi kebutuhan, paling tidak ada air di rumah,” katanya.

Di perumahannya, air hanya mengalir tengah malam, debitnya pun relatif rendah sehingga tidak bisa menampung air.

Warga Tiban lainnya, Budi juga mengambil air di parit sekitar Tiban Mentarau.

“Air sudah empat hari tidak mengalir. Mau bagaimana lagi,” kata dia.

Sejumlah warga juga terlihat mengambil air di penampungan air di sekitar Pos Polisi Sei Harapan.

Perusahaan air bersih, PT Adhya Tirta Batam memberlakukan kebijakan pasokan air bergilir menyusul makin berkurangnya pasokan air baku di sejumlah waduk.

Wakil Presiden Direktur ATB Benny Andrianto mengatakan kebijakan pasokan air bergilir diberlakukan di wilayah penyaluran air Dam Sei Harapan, yaitu sebagian Tiban, Sekupang, Tanjungpinggir, Tanjungriau, Patam dan sekitarnya.

Saat “rationing” diberlakukan maka pasokan air kepada pelanggan pasti tidak akan sehandal saat normal, jumlahnya akan berkurang. Namun, ATB tidak bisa menjadwalkan waktu penggiliran distribusi air, karena tergantung tekanan air di waduk.

“Rationing merupakan program penggiliran pasokan air kepada pelanggan dengan beberapa cara, salah satunya menurunkan kapasitas produksi agar ketersediaan air baku dapat bertahan lebih panjang,” kata Benny.

Diam-diam, Kristen Stewart sudah menikah?

0

batamtimes.co – Sudah bukan rahasia lagi jika pribadi Kristen Stewart dikenal cukup tertutup untuk masalah kehidupan pribadinya. Tak pelak, hal ini membuat penggemarnya makin penasaran, dengan siapa sih pemain TWILIGHT itu menjalin kasih?

Kabar terakhir, mantan kekasih Robert Pattinson itu disebut menjalin hubungan asmara dengan asistennya sendiri, Alicia Cargile. Kini muncul lagi sebuah pemberitaan yang menguatkan bahwa ada cinta di antara mereka. Bahkan keduanya disebut sudah menikah.

Tentunya kabar ini tak muncul dengan sendirinya, namun menurut penuturan salah satu sumber pada Majalah Ok!, seperti yang dilansir Hollywoodlife. Sumber itu mengatakan bahwa saat menghadiri premiere film AMERICAN ULTRA, Kristen berkata, “aku rindu istriku”

“Ketika aku mengucapkan selamat menikah pada Kristen, dia memberi aku senyum malu-malu dan mengatakan, ‘terima kasih!’. Dia kemudian berlari untuk merayakannya dengan teman-temannya kala itu yang juga mengucapkan selamat padanya,” tutur sumber.

Lebih lanjut, sumber yang sama juga mengungkapkan bahwa Alicia tak suka jika dapat perhatian publik. Itu juga yang membuat keduanya tak mengumumkan bahwa mereka memang benar menikah.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan resmi dari Kristen. Well, jika memang berita ini benar, apa perasaan kamu KLovers? Senang atau sedih? Curahkan perasaan hati kamu di kolom komentar ya. 🙂 (net)

Komjen Budi Waseso jadi Kepala BNN, Komjen Anang jadi Kabareskrim

0

batam times.co,Jakarta-Komjen Pol Budi Waseso akhirnya dicopot dari posisi Kabareskrim Polri. Jenderal bintang tiga itu dirotasi menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Sementara, posisi Kabareskrim akan ditempati oleh Komjen Pol Anang Iskandar yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BNN.

“Iya betul Pak Anang gantikan posisi Kabareskrim,” kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dalam pesan singkat, Kamis (4/9).

Seperti diketahui, kabar pencopotan Komjen Pol Budi Waseso dari posisi Kabareskrim ramai mencuat setelah Menko Polhukam Luhut Panjaitan menyatakan Presiden Jokowi tak mau penegakan hukum dilakukan secara gaduh karena membawa efek buruk pada perekonomian.

Komjen Budi Waseso belakangan tengah mengusut sejumlah kasus kakap, beberapa di antaranya adalah kasus mafia sapi dan perkara dugaan korupsi atas pengadaan mobile crane Pelindo.

Atas instruksi Komjen Budi Waseso, petugas Bareskrim Polri, petugas Bareskrim Polri melakukan penggeledahan di kantor Pelindo II. Penggeledahan sampai-sampai dilakukan di kantor Dirut Pelindo II, RJ Lino.

Saat itu, Lino langsung menelepon Menteri Bappenas Sofyan Djalil dan mengancam jika Presiden Jokowi tak segera menyelesaikan persoalan itu dirinya akan mundur.

Komjen Pol Anang Iskandar, lahir di Mojokerto, Jawa Timur, 18 Mei 1958. Di Akademi Kepolisian (Akpol), Anang merupakan lulusan 1982 atau satu angkatan dengan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.

Anang sempat dua bulan menjabat sebagai orang nomor satu di Akpol kemudian menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional menggantikan Komjen Pol. Gories Mere.(merdeka)

JK: Pergeseran di Tubuh Kepolisian Hal yang Wajar

0

batamtimes.co,Jakarta – Kabar pencopotan Kabareskrim Komjen Budi Waseso (Buwas) semakin kencang berhembus meski belum ada pejabat yang mengkonfirmasi secara resmi. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut pergeseran di tubuh kepolisian hal yang lumrah.

“Ya kan gitu kan, biasa kan. Hal yang wajar kan. Saya punya eselon 1 dipindah. Menteri juga pindah-pindah biasa saja,” ujar JK di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2015).

JK menegaskan ‘nasib’ Buwas berada di tangan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. Namun JK menilai setiap pergeseran yang terjadi adalah bagian dari ritme kerja setiap lembaga, termasuk kepolisian.

“Internal kapolri selalu terjadi tiap waktu, sejak rutin tiap waktu, jangan dianggap pengganti sebagai hal yang menggemparkan. Itu selalu rutin itu. Sama juga kalian (wartawan) digeser, hari ini di sini, besok ke sana,” ucapnya.

Di internal kepolisian, pergeseran seorang perwira untuk melanjutkan karier. “Kan orang perlu karier lebih baik. Nah kombes ini besok pindah ke mana, biasa kan,” kata JK.(net/dtk)

Otonomi Daerah dan Pemekaran Wilayah yang Kebablasan

0
Lomba Sampan Kolek yang diadakan di pantai dendang Melayu Jembatan I Barelang merupakan rangkaian dari peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-65 yang berlangsung sangat meriah dan ramai, Sabtu (18/9). Foto: M Noor Kanwa/Batam Pos

Fikri Humam Manar Amri

Pewarta warga dan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Ekonomi Unpad Periode 2012-2013.

batamtimes.co-Dimakan ibu mati, tidak dimakan bapak mati. Pepatah itu yang mungkin layak disematkan pada permasalahan yang menjadi buah dari pemekaran wilayah yang diatur oleh UU No 23 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Di satu sisi, masyarakat yang merasa daerahnya tidak cukup tersentuh oleh pemerintah pusat terus menuntut daerahnya untuk dimekarkan. Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri melalui moratorium (penangguhan sementara) berusaha menekan laju pemekaran wilayah karena peningkatan kualitas yang tidak sebanding dengan peningkatan kuantitas daerah yang terjadi. Evaluasi Kemdagri bahkan menunjukkan hanya dua daerah baru dari total 200 lebih daerah otonom baru yang memperoleh skor di atas 60 dari nilai maksimal 100.

Permasalahan ini masih dibumbui juga dengan konflik horinzontal dan conflict of interest yang menyertai pengusulan daerah otonom baru. Unjuk rasa yang menuntut dimekarkannya suatu wilayah selalu berujung pada kericuhan. Konflik horizontal yang terjadi kerap kali memakan korban jiwa. Pada kericuhan yang pecah akibat bentrok antara pengunjuk rasa yang menuntut terbentuknya kabupaten Luwu Tengah dengan polisi yang berusaha membubarkan massa pada Selasa (12/11/2013) lalu, seorang pemuda 22 tahun menjadi tumbal dari tingginya nafsu pemekaran daerah yang tidak terkendali, ia tewas tertembus peluru petugas. Yang tidak kalah menghebohkan adalah kericuhan  pada Februari 2009 yang menewaskan Ketua DPRD Sumut Abdul Azis Angkat yang dikeroyok oleh massa penuntut lahirnya Provinsi Tapanuli.

Sentralisasi pembangunan di pulau jawa pada masa orde baru menyebabkan ketertinggalan daerah-daerah lain. Kondisi ini menyebabkan dilakukan upaya-upaya untuk melakukan pemerataan pembangunan di era reformasi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan diberlakukannya UU Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah atau yang lebih dikenal dengan UU Otonomi Daerah, yang ternyata masih menyimpan kelemahan terkait aturan tata cara pembentukan daerah baru yang tidak tegas, sehingga UU ini kemudian di revisi melalui UU No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Revisi tersebut memuat penambahan kriteria dasar kelulusan yang tak hanya mendasarkan pada total skor penilaian, tetapi juga hasil studi kelayakan keuangan yang komprehensif.

Otonomi daerah sebagaimana tercantum di UU No 32 Tahun 2004 adalah hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Dengan otonomi daerah, diharapkan desentralisasi yang menunjang terjadinya pemerataan dalam hal pembangunan dan kesejahteraan dapat terwujud.

Kondisi ideal yang diharapkan dengan diberlakukannya otonomi daerah sangat jauh dengan realita yang terjadi saat ini. Seperti yang telah dikemukakan di awal tulisan ini, hasil rapor daerah-daerah otonom baru masih didominasi dengan angka merah. Contohnya saja provinsi Banten yang melepaskan diri dari Provinsi Jawa Barat sejak tahun 2000 yang tingkat kemiskinannya justru meningkat. Pada Maret 2012 tingkat kemiskinan Provinsi Banten 652.766 Jiwa, per Maret 2013 Tingkat kemiskinannya menjadi 656.243 Jiwa dengan jumlah penduduknya saat ini yang mencapai 11,2 juta jiwa. Selain permasalahan kemiskinan yang tak kunjung selesai, dugaan penyelewengan anggaran pembangunan sejak awal pemerintahan sudah mengemuka.

Permasalahan korupsi di Provinsi Banten mulai terbuka ketika adik Gubernur Banten Ratu Atut, Tubagus Chaeri Wardhana (Wawan), tertangkap KPK karena diduga terlibat dalam skandal suap Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Lebak, Banten. Setelah Wawan ditahan awal Oktober, giliran Wali Kota Tangerang Airin Rachmi Diany (istri Wawan) yang didatangi untuk kasus lain yang KPK telusuri.

Tidak ada perkembangan yang signifikan memang di Provinsi Banten, dua kota yang menjadi penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) yaitu Kota Tangerang dan Kota Cilegon merupakan kota industri yang memang sudah berkembang bahkan sebelum lepas dari Provinsi Jawa Barat. Hal ini jelas menunjukkan bahwa otonomi daerah, khususnya untuk Provinsi Banten gagal dalam mencapai tujuannya.

Selain permasalahan yang mencuat di Provinsi Banten, masih banyak lagi masalah yang bermunculan sebagai dampak pemekaran wilayah. Diantara wilayah bermasalah adalah Kalimantan Selatan yang mengalami degradasi lingkungan akibat gencarnya eksploitasi sumber daya alam sebagai dampak gencarnya pelaksanaan otonomi daerah di daerah tersebut.

Banyaknya wilayah yang merasa menjadi penyumbang besar pendapatan Negara, sementara fasilitas yang diterima dirasakan tidak sebanding menjadi pemicu banyaknya tuntutan pemekaran wilayah yang mencuat. Alasan itu pulalah yang mendasari daerah-daerah di Kalimantan Selatan untuk memekarkan diri. Otonomi daerah memberikan kewenangan kepada pemerintah kabupaten untuk mengeksploitasi kekayaan alam dengan tujuan meningkatkan PAD dan prekonomian daerahnya. Yang menjadi masalah adalah banyaknya izin pengelolaan tambang dan perkebunan yang diterbitkan pemerintah kabupaten yang tidak mengindahkan kelestarian lingkungan.

Izin pertambangan paling banyak diterbitkan oleh Kabupaten pemekaran Tanahbumbu yang jumlahnya mencapai 400 buah. Peningkatan kontribusi PAD dari ratusan perusahaan tambang tersebut tidak sebanding dengan kerusakan lingkungan yang ditimbulkan.

Tidak semua daerah mendapatkan rapor merah memang. Sebut saja Provinsi Kepulauan Riau yang memiliki Kota Batam yang telah menjadi kota industri yang maju. Batam dapat memaksimalkan letak geografisnya yang strategis karena berbatasan langsung dengan Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Dengan beragam konflik serta masalah yang timbul pada pelaksanaan Otonomi Daerah, sudah tepat nampaknya moratorium pemekaran wilayah yang diberlakukan sejak tahun 2010. Tapi nampaknya DPR memiliki semangat yang bertentangan. Dengan berlindung di balik alasan bahwa pemekaran wilayah merupakan aspirasi demokratis daerah, parlemen malah menggunakan hak inisiatif mereka. Terhitung 65 RUU usulan inisiatif yang akan dibahas oleh DPR.

Tidak jelas memang apa yang mendasari DPR terus mendorong terbentuknya daerah-daerah otonom baru, banyak opini yang berkembang. Para anggota DPR dinilai berusaha menarik simpati pemilih untuk kepentingan pemilu 2014 dengan mengesahkan usulan daerah otonom baru. Atau kita juga bisa menduga ada permainan para elite politik yang karirnya sudah mentok dan melihat ada peluang peningkatan karir di daerah pemekaran.

Dengan berbagai masalah yang muncul, dan tujuan yang masih jauh untuk dicapai tidak menjadikan Otonomi Daerah harus dihentikan sepenuhnya. Moratorium pemekaran wilayah harus tetap dipertahankan. Pemikiran, penelitian, dan kajian yang mendalam terhadap suatu daerah harus dilakukan secara komprehensif sebelum mengusulkan pemekaran terhadap suatu daerah. Jangan sampai pemekaran wilayah yang kebablasan menyebabkan negeri ini semakin terpecah-pecah dengan dalih desentralisasi, sehingga kita mudah untuk dijadikan boneka oleh asing.(net)

Panwaslu Kota Batam Bentuk Empat Tim Penertiban Baliho

0

batamtimes.co,Batam-Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Batam membentuk empat tim untuk menertibkan baliho calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam yang masih terpasang di berbagai sudut kota.

Ketua Panwaslu Kota Batam Suryadi Prabu mengatakan, pihaknya sebenarnya sudah menyurati masing-masing pasangan calon untuk menertibkan sendiri, namun kenyataannya masih banyak yang terpampang di pinggiran jalan.

“Kita sudah mulai tertibkan baliho-baliho itu hari ini, kita juga akan terus melakukan pengawasan,” kata Suryadi, Kamis (3/8/2015).

Ia juga menjelaskan, pihaknya menggandeng tim terpadu dari Pemko Batam, KPU, Polisi, TNI dan Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk menertibkan alat peraga kampanye tersebut.

Empat tim tersebut terbagi dalam empat titik, yang pertama di daerah Bengkong, Batuampar dan Lubukbaja. Kedua, di Batam Kota dan Nongsa, kemudian tim tiga di Sagulung dan Batuaji, dan tim empat di Sekupang.

“Sengaja kita bagi empat, untuk mempercepat kerja kita,” katanya.

Ia juga mengatakan, berdasarkan peraturan KPU, bahwa seluruh atribut kampanye, baik berupa baliho maupun spanduk akan ditanggung oleh KPU.

Setiap pasangan calon mendapat jatah lima baliho untuk di setiap kabupaten/ kota, dan 20 spanduk di setiap kelurahan/ desa.(ruslan)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga