8.6 C
New York
Sunday, April 5, 2026
spot_img
Home Blog Page 192

Sejumlah Manfaat Pelatihan BMC Teknik Alat Berat Gratis Bagi Peserta, Ayo Buruan !

0
Foto : Ilustrasi alat berat

Tapanuli Selatan – Batamtimes.co –  PT Agincourt Resources (PT.AR) bekerjasama dengan United Tractor (UT) School Jakarta membuka program pelatihan Basic Mechanic Course (BMC) teknik alat berat gratis bagi putra dan putri warga masyarakat kecamatan Batangtoru dan Muara Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara.

Delegasi Terpukau Bali saat Kunjungan Wisata Akhir World Water Forum ke-10

0

Bali – batamtimes.co – Menutup rangkaian World Water Forum ke-10 di Bali, delegasi dan peserta diajak berwisata atau field trip ke tiga tempat yaitu Museum Subak, Danau Batur, dan Desa Wisata Jatiluwih.

Ketiga tempat itu menggambarkan bagaimana masyarakat Bali memperlakukan dan mengelola air dalam kehidupan sehari-hari.

Museum Mandala Manthika (dulu bernama Museum Subak) di Kabupaten Tabanan, Bali pada Sabtu (25/5/2024) misalnya, delegasi diperkenalkan dengan koleksi peralatan pertanian tradisional hingga modern berikut sejarahnya, tertata rapi sehingga bisa memberikan pengetahuan bagaimana tata kelolanya yang terus mengikuti perkembangan zaman tanpa mengganggu alam.

Salah seorang peserta field trip dari Global Water Partnership Swedia Yumiko Yasuda mengaku sangat terinspirasi dengan sistem irigasi Subak di Bali.

“Saya ingin mempelajari lebih jauh bagaimana masyarakat Bali melakukannya, apalagi ini terkait dengan budaya dan agama,” ucapnya.

Dikelola oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan, Mandala Manthika merupakan museum khusus tipe A yang dipelopori dan digagas oleh Gubernur Bali periode 1978-1988 Dr. Ida Bagus Mantra. Setelah diresmikan pada tahun 1991, museum ini direstorasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada 2023 dan selesai pada 2024, menjelang perhelatan World Water Forum ke-10.

Ni Nyoman Mirahwati, pemandu Mandala Manthika menyampaikan, museum ini menyimpan berbagai koleksi alat pertanian dari berbagai sejarah peradaban manusia yang dibagi menjadi tiga seksi.

Gunung Batur.

Sementara peserta asal Nepal Santosh dibuat kagum melihat kemampuan para petani yang tetap produktif dengan keterbatasan air.

Menampi Beras di Jatiluwih

Lain lagi dengan peserta dan delegasi yang berkunjung ke Desa Wisata Jatiluwih yang langsung ikut menampi beras sekaligus menyaksikan beragam tanaman Anggrek dan Kaktus.

Sebelum memasuki area, rombongan disambut puluhan perempuan asli Jatiluwih, berbaris  di kanan dan kiri jalan. Para perempuan berbaris menyambut para peserta, sambil menari Tari Metangi.

Manager Desa Wisata Jatiluwih, John K Purna mengatakan, Tari Metangi ini mencerminkan semangat baru. Arti Metangi ini dalam bahas Bali maupun bahasa Indonesia adalah bangun, sehingga sambutan tari ini diharapkan menjadi semangat bagi masyarakat Bali dan dunia untuk mempertahankan keberlangsungan air bagi kehidupan.

“Semua penari adalah warga Jatiluwih. Kami ingin mempersembahkan yang terbaik untuk para peserta field trip World Water Forum ke-10. Semua warga dan aparat desa di sini diterjunkan. Kami senang sekali pesertai berkunjung ke sini,” jelasnya.

Setelah disambut tarian, sejumlah peserta terlihat antusias ikut mencoba untuk menampi beras bersama ibu-ibu masyarakat setempat. Sesekali mereka nampak tertawa bersama terutama saat beberapa peserta canggung dan merasa kesulitan melempar serta menangkap kembali butiran beras-beras saat menampi.

Menampi merupakan cara membersihkan (beras, padi, kedelai, dan sebagainya) dengan menaruh sejumlah beras di taruh tampah (serupa nampan berbentuk bulat terbuat dari anyaman bambu), lalu melakukan gerakan turun-naik sebagai cara untuk memilah beras yang kurang baik.

“Jangan sampai tumpah berasnya, ya, kalau lagi dilempar-lempar, ya,” kata ibu dari warga Jatiluwih, yang tengah mengajari salah peserta.

Selama perjalanan di persawahan terasering Jatiluwih, yang tengah tumbuh padi beras merah lokal Cendana, peserta sangat kagum dan mengabadikannya dengan kamera sambil berswa foto. Sawah terasering ini menerapkan sistem subak yang dalam prosesnya melalui 15 tahapan upacara adat Bali setiap musim tanam datang. Subak Jatiluwih memiliki luas 303 hektar dan yang efektif ditamani padi seluas 227 hektare.

Keseluruhannya ada 225 jenis tanaman, termasuk sukulen dan kaktus, paling tua usianya 50 tahun. Nah, yang paling unik adalah Golden Bowl. Tanaman di Taman Anggrek ini ada yang dari Meksiko, Jerman, Belanda, dan Amerika Serikat. Ada juga yang sampai saat ini belum diketahui identitasnya dan masih dalam tahap penelitian,” jelas Putu Edi Sutama, petugas Kebun Raya Bali, kepada beberapa peserta sambil berkeliling melihat-lihat tanaman.

Kabar Gembira, Perdana Agincourt Buka Pelatihan Basic Mechanic Course Teknik Alat Berat Gratis

0
Foto : Perdana Agincourt buka pelatihan Basic Mechanic Course (BMC) teknik Alat Berat Gratis, Minggu (26/05/2024)

Tapanuli Selatan – Batamtimes.co – Warga masyarakat Kecamatan Batangtoru dan Muara Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara mendapat angin segar. Pasalnya, Agincourt membuka program pelatihan Basic Mechanic Course (BMC) teknik alat berat secara gratis berkat kerjasama dengan United Tractor (UT) School di Jakarta.

Aktif Promosikan Sanitasi, Anak Muda Asal Lampung Terima Kyoto World Water Grand Prize 2024

0

Bali – batamtimes.co – Koordinator Youth Sanitation Concern Iffah Rachmi menerima penghargaan Kyoto World Water Grand Prize 2024 yang diselenggarakan oleh Japan Water Forum bekerja sama dengan Kota Kyoto dan Dewan Air Dunia. Penghargaan ini diberikan dalam acara Closing Ceremony World Water Forum ke-10 di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, Jumat (24/5/2024).

Iffah mendirikan Youth Sanitation Concern (YSC) di Lampung sejak 2018, yang secara aktif mempromosikan isu-isu sanitasi, cuci tangan pakai sabun, dan pemeliharaan fasilitas sanitasi. YSC menghadirkan sanitasi dengan cara yang kreatif untuk menarik perhatian masyarakat, khususnya generasi muda.

“Inisiatif ini menjadi langkah awal bagi kami untuk terus berupaya sehingga sanitasi air menjadi arus utama dalam kehidupan masyarakat,” kata Iffah ketika menerima penghargaan.

Kyoto World Water Grand Prize merupakan penghargaan kepada organisasi-organisasi akar rumput yang memberikan kontribusi signifikan dalam memecahkan masalah air di negara-negara berkembang. Lembaga ini memberikan hadiah sebesar 2 juta Yen.

“Penghargaan ini menjadi sebuah kebanggaan sekaligus menjadi bukti bahwa generasi muda dapat berkontribusi untuk mengubah kebiasaan di masyarakat. Kita harus lebih percaya dan memberikan kepercayaan kepada generasi muda,” kata Iffah

Acara Closing Ceremony menandai berakhirnya World Water Forum ke-10 di Nusa Dua Bali. Indonesia sebagai tuan rumah World Water Forum ke-10 menyerahkan tonggak penyelenggaraan World Water Forum ke-11  kepada Arab Saudi.

World Water Forum ke-10 merupakan rangkaian acara yang telah dimulai sejak dua tahun lalu, dimulai dari Acara National Stakeholder Forum sampai dengan Puncak Acara World Water Forum 10 yang dilaksanakan di Bali, 18–25 Mei 2024.

Acara Puncak di Bali dihadiri oleh 19.686 peserta dari 160 negara. Pengunjung Expo and Fair pada 20–24 Mei 2024 sebanyak 23.718, termasuk peserta. Total kehadiran peserta dan visitor selama lima hari pada 20–24 Mei 2024 yaitu sekitar 64 ribu orang. Selanjutnya, World Water Forum ke-11 akan digelar di Arab Saudi  pada 2027.

Selama seminggu, Forum ini telah mempertemukan seluruh pemangku kepentingan yang terkait dengan air mulai dari pemerintah, anggota parlemen, organisasi internasional, LSM, hingga sektor swasta, dan generasi muda.

Sesuai amanat Presiden Joko Widodo, forum ini telah mendorong solidaritas dan inklusi antarnegara dan pemangku kepentingan; memberdayakan hidro-diplomasi untuk kolaborasi yang inovatif dan konkrit; serta memperkuat kepemimpinan dan komitmen politik.

Indonesia sebagai tuan rumah, berhasil memasukan proposal Hari Danau Sedunia, pembentukan Center of Excellence on Water and Climate Resilience, pengarusutamaan Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu di pulau-pulau kecil, serta inisiatif lainnya.

 

(Red/ Adi )

Kepala BP Batam dan Menteri Besar Johor Sepakat Majukan Perekonomian Kedua Wilayah

0

Batam – batamtimes.co – Menteri Besar Johor, Yang Amat Berhormat (YAB) Dato’ Onn Hafiz Ghazi bersama rombongan menyambangi kantor Badan Pengusahaan Batam pada Sabtu (25/5/2024) pagi, dan disambut langsung oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi beserta jajaran di Balairung Sari BP Batam.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kunjungan kerja untuk membicarakan lebih lanjut peluang kerja sama antara Batam dan Johor.

Dalam sambutannya, Dato’ Onn Hafiz Ghazi secara gamblang memuji kerja keras Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dalam upaya untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi di Batam pada tahun 2023 silam yang mencapai angka 7,04 persen.

Ia juga mengatakan bahwa keberhasilan tersebut menjadi inspirasi bagi Johor.

“Melalui keberhasilan BP Batam yang dipimpin oleh Bapak Muhammad Rudi, kami sangat terinspirasi untuk melakukan upaya yang sama di Johor,” ujar Dato’ Onn Hafiz Ghazi.

Tidak hanya memuji kinerja BP Batam, ia juga mengaku kagum dengan pesatnya transformasi ekonomi digital yang berkembang di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park (NDP).

“Kami akui, infrastruktur dan SDM di KEK NDP dipersiapkan dengan baik. Hal ini juga bisa menjadi peluang agar Iskandar Malaysia Studio di Johor nantinya bisa berkolaborasi dengan Nongsa Digital Park di Batam,” gagas Dato’ Onn Hafiz Ghazi.

Dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Kantor BP Batam, peningkatan konektivitas kedua wilayah yaitu Batam – Johor turut menjadi pembahasan utama.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, selain memperkuat hubungan bilateral antara Batam dan Malaysia, lahirnya rute Ro-Ro baru Batam – Johor nantinya mampu meningkatkan konektivitas dan perekonomian Kota Batam.

Dimana, rencana pengoperasian rute Kapal Ro-Ro itu sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih besar antar kedua wilayah.

“Pembukaan rute Ro-Ro menjadi prioritas kami. Karena semakin cepat kita wujudkan, maka semakin cepat pula perekonomian kedua wilayah tumbuh,” ujarnya.

“Tadi Menteri Besar Johor sudah menyampaikan akan didiskusikan lebih lanjut terkait persiapan infrastruktur di sana dengan kementerian terkait, sembari pelabuhan di Batam membenahi infrastruktur pendukung pelabuhannya,”

Tidak berhenti di situ, Muhammad Rudi juga membahas rencana pembangunan terminal baru di Terminal Ferry Internasional Batam Center untuk mempermudah wisatawan asing dari Batam dan ke Johor dan sebaliknya.

“Pengembangan pelabuhan Batam Center kami khususkan untuk mendorong sektor pariwisata. Selain itu, jumlah tenaga kerja Indonesia di Johor juga cukup banyak, jadi saya rasa pengembangan ini juga akan bermanfaat untuk mereka,” pungkas Muhammad Rudi.

Sebagai penutup, ia berharap hasil diskusi ini dapat diteruskan ke lembaga tertinggi di Malaysia agar mendorong percepatan pembangunan infrastruktur kedua wilayah.

“Sebagai teman satu rumpun, saya juga berharap mudah-mudahan silaturahmi ini dapat terus terjalin dengan baik,” tutup Muhammad Rudi.

 

(Red/Adi )

Warga Rempang Dapat Sertifikat Hak Milik di Lokasi Relokasi

0

Batam – batamtimes.co – Pemerintah pusat, telah menetapkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 78 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2018 tentang Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan dalam rangka Penyediaan Tanah untuk Pembangunan Nasional.

Perpres Nomor 78 Tahun 2023 ini menjadi landasan hukum dalam memberikan santunan dan relokasi, terhadap masyarakat yang terkena dampak pengembangan Rempang Eco-City.

“Berdasarkan Perpres Nomor 78 Tahun 2023, tidak ada ganti rugi tanah kepada warga terdampak. Namun dalam Perpres tersebut, bagi warga yang terdampak akan mendapatkan santunan dan relokasi,” ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastury Sirait, Jumat (24/5/2024).

Ia menjelaskan, santunan yang didapatkan oleh warga, berupa biaya hidup sebesar Rp 1,2 juta per jiwa setiap bulannya. Biaya hidup itu, diberikan selama 12 bulan sejak warga terdampak menghuni hunian sementara.

Tidak hanya biaya hidup, warga terdampak juga diberikan biaya sewa rumah di hunian sementara sebesar Rp 1,2 juta per bulan untuk setiap keluarga. Biaya sewa rumah itu juga diberikan untuk selama 12 bulan.

“Ketika tiba di rumah sementara, setiap warga juga akan diberikan bantuan berupa paket sembako. Warga juga diberikan fasilitas mobilisasi barang secara gratis dari rumah asal ke rumah sewa dan kembali lagi rumah tetap di Tanjung Banun,” katanya.

Seluruh bangunan hingga tanaman yang tumbuh juga dihitung oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

Jika masyarakat mempunyai bangunan yang nilainya lebih besar atas penilaian dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), akan diberikan tambahan sesuai dengan selisih nilai rumah.

Sebagai contoh, jika masyarakat mempunyai rumah senilai Rp 500 juta sesuai penilaian dari KJPP, maka BP Batam memberikan rumah tipe 45 senilai Rp 135 juta, dan ditambah dengan uang sebesar Rp 365 juta.

Tidak hanya rumah, dalam Perpres Nomor 78 Tahun 2023 itu juga disebutkan, bahwa masyarakat mendapatkan sagu hati/ kompensasi atas pembukaan lahan, tanaman yang tumbuh hingga sarana usaha. Seperti tambak, perahu hingga kandang ternak.⁠

Selain itu, warga juga mendapatkan rumah tipe 45 diatas tanah 500 meter persegi dengan status hak milik. Rumah tersebut, dibangun dengan kawasan terpadu berupa klaster.

Untuk dikawasan perumahan, dilengkapi dengan sarana pendidikan lengkap, mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Selanjutnya rumah ibadah hingga kantor pemerintahan (Camat, Lurah, Polsek, Koramil dan KUA).

Selanjutnya juga ada lapangan sepak bola, pasar, pelabuhan perikanan dan pariwisata, gedung pertemuan, listrik hingga air bersih. Jalan lingkungan perumahan diaspal dengan ROW 8 meter.

“Kami akan memberikan hak-hak yang seharusnya diterima oleh masyarakat. Jadi hak-hak masyarakat ini sangat diperhatikan oleh BP Batam. Karena itu arahan langsung dari bapak Kepala BP Batam, Muhammad Rudi,” katanya.

Ia menambahkan, BP Batam berkomitmen untuk menuntaskan program Rempang Eco-City.

Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk bisa menyukseskan rencana investasi di Rempang. Apabila ada informasi yang simpang siur diterima, Ariastuty meminta agar masyarakat dapat bertanya langsung kepada tim di posko yang telah ditentukan.

“Pada prinsipnya, BP Batam merupakan perpanjangan tangan pusat untuk menyelesaikan program strategis nasional tersebut. Masyarakat bisa langsung ke posko yang ada di Kantor Camat Galang apabila ada sesuatu yang ingin ditanyakan,” imbuhnya.

 

(Red/Adi )

Sebelum Closing Ceremony, World Water Forum ke-10 Bahas Dampak Perubahan Iklim pada Pertanian

0

Bali – batamtimes.co – Beberapa agenda diskusi masih mewarnai sesi-sesi akhir World Water Forum ke-10, di Nusa Dua, Bali, Jumat (24/5/2024). Salah satunya diskusi tentang bagaimana mengatasi perubahan iklim yang berdampak kepada air di bidang pertanian dengan berbagai karakteristik demografi, sosial-ekonomi di daerah.

Indonesia juga akan membagikan pengalamannya dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Misalnya, pada sesi bertema Foresight Climate Change Impact Indonesia: Strategy for Adaptation, Deputi Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bidang Sarana dan Prasarana Evan Maksum  akan menyampaikan penerapan konsep Climate Smart Agriculture (CSA). Konsep ini berfokus pada peningkatan produktivitas pertanian, ketahanan pangan, serta pengurangan emisi.

Pendekatan CSA ini, menekankan pentingnya adaptasi terhadap keunikan geografis, konteks budaya, dan ekonomi, serta memfasilitasi pemahaman komprehensif tentang tantangan dan peluang. Hal ini berkesesuaian dengan kondisi Indonesia yang merupakan negara kepulauan dengan lebih dari 500 kabupaten/kota.

Selain itu, hari ini juga dilakukan beberapa sesi sintesis, yaitu sesi yang akan menyimpulkan pembahasan dan diskusi yang telah dilakukan selama empat hari sebelumnya. Beberapa sesi sintesis antara lain tentang “Air yang aman untuk semua”, “Pencegahan dan penanggulangan banjir terpadu”, hingga “Skema khusus dan insentif untuk mempromosikan green finance”. Semua sesi diskusi berlangsung hingga sekitar pukul 14.30 WITA.

World Water Forum ke-10 akan ditutup dengan closing ceremony yang akan dilaksanakan 16.40-18.10 WITA, di Mangupura Hall, Bali International Convention Center (BICC). Di akhir closing ceremony, akan ditandai dengan penyerahan tuan rumah World Water Forum ke-11 kepada Arab Saudi.

Setelah seluruh sesi formal selesai, pada malam hari peserta World Water Forum ke-10 akan disuguhi dengan acara malam budaya Cultural Night di Taman Baghawan. Peserta disambut  dengan festival kuliner, pertunjukan budaya, kerajinan, musik daerah, hingga pameran produk unggulan dari daerah-daerah di Indonesia. Di acara ini peserta juga dapat membeli suvenir khas Indonesia di sejumlah toko untuk dibawa pulang ke negara masing-masing.

(Red/Adi)

Aktivis 98 Prediksi, Bobby Nasution Menang Mutlak Jika Berpasangan dengan Ijek atau Anita Lubis

0

Medan – batamtimes.co– Aktivis 98 Sumut, Muhammad Ikhyar Velayati memprediksi, Bobby Nasution menang telak dalam pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024 jika berpasangan dengan Musa Rajekshah (Ijek) atau Anita Lubis.

“Menurut saya, calon Gubernur dari koalisi Indonesia Maju (Golkar, Demokrat, Gerindra, PAN) telah mengerucut pada satu nama yaitu Bobby Nasution, dan Bobby akan menang mutlak jika dipasangkan dengan Ijek atau Anita Lubis,” kata Ikhyar di Medan, Jumat (24/5/2024).

Ikhyar menjelaskan alasan dan landasan prediksinya tersebut. Pertama, Ijek merupakan representatif tokoh muda Islam yang cukup populer di masyarakat, khususnya di wilayah Pantai Timur. Ijek juga punya basis fanatik di kalangan pemuda. “Sementara Bobby memiliki basis fanatik di Medan dan wilayah Pantai Barat. Jika keduanya bersatu, tidak ada kekuatan politik yang bisa menghalangi kemenangan tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ikhyar menambahkan, jika skenario Bobby-Ijek tidak terwujud, maka Anita Lubis adalah tokoh yang bisa mendongkrak suara Bobby di wilayah Pantai Barat dan kalangan perempuan. “Anita Lubis cukup dikenal dan memiliki basis kuat di Deli Serdang, Sergei, dan Tebing Tinggi. Dia juga memiliki pendukung fanatik di kalangan perempuan dan ibu-ibu pengajian di Sumatera Utara,” tambahnya.

Menurut Ikhyar, paket Bobby-Anita Lubis merupakan pasangan ideal. Pasangan ini merupakan representasi gender, perpaduan birokrat-politisi, tua-muda, dan memiliki potensi menang yang cukup besar. “Kombinasi tersebut akan mengoptimalkan peluang kemenangan dalam Pilgub Sumut 2024,” pungkas Ketua DPP Relawan Persatuan Nasional itu.

 

(Red/Dedy)

Kepala BP Batam Terima Kunjungan Kerja Menteri Besar Johor YAB Dato’ Onn Hafiz Ghazi

0

Batam – batamtimes.co – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menerima kunjungan Menteri Besar Johor, Yang Amat Berhormat (YAB) Dato’ Onn Hafiz Ghazi, Jumat (24/5/2024).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Muhammad Rudi turut mendampingi Dato’ Onn Hafiz Ghazi yang hadir bersama Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto, untuk meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana di Pelabuhan Bintang 99 Batu Ampar sebagai dermaga Kapal Ro-Ro rute pelayaran Batam – Tanjung Belungkor Johor.

Orang nomor satu di Kota Batam itu berharap, rencana pengoperasian rute Kapal Ro-Ro tersebut dapat meningkatkan konektivitas juga membuka peluang ekonomi yang lebih besar antar kedua wilayah.

“Rencana pembukaan rute pelayaran Ro-Ro ini masih dalam pembahasan. Kami bertugas untuk terus mempersiapkan infrastruktur pendukung pelabuhan,” ujar Rudi.

Di samping itu, Rudi mengatakan jika kunjungan Dato’ Onn Hafiz Ghazi sekaligus dapat memperkuat hubungan bilateral antara Batam dan Malaysia.

Sehingga, kerja sama yang baik antara kedua belah pihak pun ikut memberikan dampak positif terhadap perkembangan nilai investasi Malaysia di Batam.

Bukan tanpa alasan, Malaysia masih menjadi salah satu negara penyumbang investasi terbesar di Batam sepanjang tahun 2023 lalu.

Berdasarkan catatan Kementerian Investasi, realiasi investasi negara yang beribu kota di Kuala Lumpur tersebut mencapai USD 15,808 juta dengan 96 proyek pada tahun 2023.

Nilai investasi Malaysia tersebut tumbuh sebesar Rp 233,96 miliar atau naik 158,34 persen (yoy) dari tahun sebelumnya.

“Saya berharap, hubungan baik yang sudah terjalin sejak lama antara Batam dan Malaysia terus terjaga. Melalui kunjungan ini juga, tentu kita semua menginginkan agar nilai investasi bisa meningkat sehingga mampu memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat,” tambah Rudi.

Untuk diketahui, kunjungan Menteri Besar Johor, YAB Dato’ Onn Hafiz Ghazi bersama Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto akan berlanjut kepada pertemuan bilateral yang berlangsung di BP Batam pada keesokan harinya, Sabtu (25/5/2024).

Pada pertemuan tersebut, BP Batam bersama Dato’ Onn Hafiz Ghazi akan membahas beberapa hal strategis yang berkaitan dengan rencana investasi, pengembangan sektor pariwisata, tenaga kerja, industri dan perdagangan.

“BP Batam membutuhkan dukungan seluruh pihak agar nilai investasi asing serta pengembangan sektor pariwisata dan industri lainnya bisa terus meningkat. Semoga pertemuan nanti juga membawa banyak manfaat positif bagi kemajuan Batam dan Provinsi Kepri,” tutup Rudi.

 

 

(Red/Adi )

Sutarto Dukung BPIP Intensifkan Penggunaan BTU Pendidikan Pancasila di Sekolah Kemenag

0

Medan – batamtimes.co – Ketua DPRD Sumatera Utara, Sutarto, mendukung upaya Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk mengintensifkan pendidikan Pancasila di sekolah-sekolah di bawah Kementerian Agama.

Kemendikbudristek dan BPIP telah menyusun Buku Teks Utama (BTU) Pancasila untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah, termasuk SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK/MAK atau sederajat.

“Kami terus melakukan penguatan ideologi dan penyebarluasan wawasan kebangsaan, termasuk di pesantren dan madrasah. Anak-anak sangat antusias. Kami mendukung penerapan BTU di sekolah,” kata Sutarto, di Medan pada Kamis (23/5/2024).

Sutarto menekankan pentingnya kualifikasi tenaga pendidik dalam pendidikan Pancasila. “Proses bimbingan teknis, peningkatan kapasitas, dan pelatihan bagi pendidik harus dilakukan secara simultan,” jelasnya.

Selain itu, ia menambahkan bahwa jumlah jam pengajaran harus disesuaikan dalam enam hari belajar efektif sesuai peraturan yang berlaku. Sutarto juga menyoroti pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah dan pihak terkait dalam implementasi BTU. “Peran legislatif sangat diperlukan untuk memastikan penerapan pendidikan Pancasila dan BTU dalam satuan pendidikan,” tegasnya.

Sutarto juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi dalam pendidikan Pancasila. “Dengan BTU, kami berharap dapat memperkuat penyebarluasan ideologi dan rasa cinta tanah air pada generasi muda,” ujarnya.

Generasi muda, terutama millenial, Gen-Z, dan Alpha, sangat akrab dengan media sosial. “Narasi pada media sosial seperti Instagram, Facebook, dan YouTube harus dioptimalkan dengan konten yang mengandung nilai-nilai Pancasila,” ungkap Sutarto.

Ia berharap, dengan adanya BTU, generasi muda dapat lebih memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sehingga memperkuat rasa kebangsaan dan cinta tanah air.

 

(Red/Dedy)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga