8.6 C
New York
Saturday, May 9, 2026
spot_img
Home Blog Page 419

Kodam Brawijaya Kerahkan Ratusan Personel ke Lokasi Pasca Erupsi Semeru

0

Surabaya- Kodam V/Brawijaya telah memberangkatkan ratusan personel kelokasi pasca terjadinya erupsi gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu sore, kemarin.

Pengerahan personel itu, ditujukan untuk melakukan penanggulangan
sekaligus evakuasi terhadap warga yang masih berada di sekitar Semeru.

Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra
menjelaskan, selama proses evakuasi berlangsung pihak Kodam nantinya
juga bersinergi dengan beberapa aparat, maupun stakeholder terkait
lainnya.

Sesuai informasi yang ia terima, akibat erupsi itu 12 warga dinyatakan
hilang. Selain warga, erupsi tersebut juga menyebabkan beberapa
fasilitas umum yang ada di sekitaran Semeru mengalami kerusakan.

“Jembatan Geladak Perak, terputus,” ujar Kusdi. Minggu, (05/12/2021)siang, kepada media batamtimes.co melalui siaran pers.

Beberapa Kecamatan, kata dia, dinyatakan sebagai lokasi terdampak cukup parah akibat erupsi tersebut. Bahkan, aliran listrik di beberapa Desa
dinyatakan terputus.

“Ada 3 Kecamatan, yaitu Kecamatan Candipuro, Pasirian dan
Pronojiwo. 3 Kecamatan itu sekarang terdampak erupsi,” ujarnya.

Bukan hanya itu, selama proses evakuasi berlangsung petugas
gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan BPBD hingga relawan berhasil
melakukan evakuasi 2 jenazah korban erupsi Semeru.

“Satu diantaranya,ditemukan pada Sabtu malam sekira pukul 21.00 WIB,”bebernya.

Gubernur Kepri Ansar menerima audensi Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpinang

0

Tanjungpinang- Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad menerima audensi Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpinang H. Fahmiron di ruang kerjanya lantai 4 Kantor Gubernur Dompak, Tanjungpinang, Senin (6/12). Audensi tersebut membahas progres lahan untuk pembangunan Kantor Perwakilan Pengadilan Tinggi di Tanjungpinang.

Audiensi berjalan dengan Gubernur merespon positif yang langsung berkoordinasi bersama Wakil Ketua Pengadilan Tinggi di Pekanbaru Roki Panjaitan lewat telephone dalam rangka tindak lanjut proses lahan yang diperuntukan sebagai lokasi kantor Pengadilan Tinggi agar segera terealisasi.

Ucapan terimakasih disampaikan oleh Ketua PN Tanjungpinang atas sambutan, kerjasama dan bantuan Gubernur Kepri dalam upaya menyiapkan dan merealisasikan lahan yang diperuntukan sebagai Kantor Perwakilan Pengadilan Tinggi.

“Semoga progres positif ini terus berlanjut sehingga tahapan hibah lahan ini bisa segera selesai dan terealisasi,” ujar Fahmiron.

Selain itu, Ketua PN Tanjungpinang juga menyampaikan Program pelayanan disabilitas. Dimana kegiatan ini perintah dari pusat.

“Kita juga mohon arahannya terkait kegiatan disabilitas di Kepulauan Riau,” kata Fahmiron.

Terkait dengan program disabilitas, Gubernur mengarahkan kepada Pengadilan Negeri untuk berkoordinasi dengan instansi yang menangani pelayanan disabilitas diKepri.

“Nanti kita arahkan kepada dinas-dinas terkait untuk MoU bersama pengadilan agar kegiatan-kegiatan ini berjalan bersama yang dipusatkan kegiatannya di Batam dan Tanjungpinang,” terang Gubernur Ansar.

Sumber : Humas

Sosialisasi Whistleblowing System dan Pemahaman Gratifikasi Pada BP Batam

0

Batam – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Satuan Pemeriksa Intern menggelar Sosialisasi Whistleblowing System dan Pemahaman Gratifikasi yang dilaksanakan pada Senin, 6 Desember 2021 bertempat di Conference Hall IT Centre BP Batam.

Kegiatan ini diikuti oleh 70 orang berasal dari seluruh unit kerja yang tercantum dalam SK Kepala BP Batam tentang Unit Pengendali Gratifikasi dan Tim Penanganan Pengaduan Whistleblowing System di Lingkungan BP Batam.

Adapun narasumber dalam kegiatan ini, Kasatgas 3 Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), M Soffan Hadi yang memaparkan tentang Whistleblowing System dan Pemahaman Gratifikasi serta Penanganan Laporan Pengaduan Masyarakat dan Perlindungan Pelapor di KPK.

Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto menyampaikan, Upaya pemberantasan korupsi tidak cukup hanya dengan membuat peraturan perundang-undangan saja namun juga yang lebih penting adalah membangun mental aparatur penyelenggara yang dapat memberantas korupsi itu sendiri. Tanpa membangun sumber daya manusia yang baik dan berintegritas, mustahil pemberantasan korupsi dapat berjalan dengan maksimal.

“Sosialisasi ini dilaksanakan untuk memberikan wawasan mengenai pengendalian gratifikasi guna pemberantasan korupsi di Lingkungan BP Batam. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang gratifikasi, menguraikan proses pelaporan, aspek pencegahan dan penindakan, serta pengenalan Sistem Pengendalian Gratifikasi, dan muaranya yaitu menyusun regulasi internal dan membentuk Unit Pengendali Gratifikasi (UPG),” kata Purwiyanto.

Ia berharap, para peserta sosialisasi benar-benar memahami dampak-dampak apa saja jika melakukan gratifikasi.

“Saya berharap kita semua dijauhkan dari hal-hal yang akan dapat merugikan diri sendiri, keluarga, bangsa dan negara. Kepada seluruh peserta pada kesempatan yang berbahagia ini saya ucapkan selamat mengikuti Sosialisasi ini dengan penuh khidmat sehingga dapat berguna untuk kita semua,” harap Purwiyanto.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Satuan Pemeriksa Intern, Konstantin Siboro mengatakan kegiatan sosialisasi ini pertama kali digelar guna melaksanakan Peraturan Kepala BP Batam No 11 tahun 2020.

“Kita menyusun tim yang telah ditetapkan oleh Kepala BP Batam yang tersebar di seluruh unit kerja BP Batam yang bertugas untuk memantau tindakan-tindakan gratifikasi yang ada di seluruh unit kerja, nantinya tim tersebut dapat melaporkan kepada koordinator yaitu Satuan Pemeriksa Intern jika ditemukan gratifikasi, kami juga melaporkan secara rutin kepada Kepala BP Batam terkait hal tersebut dan nantiya kami akan bekerjasama dengan KPK untuk menanganinya, agar BP Batam terbebas dari tindakan Korupsi,” kata Konstantin Siboro.

Sumber : BP Batam

Pemko Batam bersama DPRD menyepakati Ranperda Penyelenggaraan Perpustakaan

0

Batam- Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama DPRD Kota Batam menyepakati Rancangan Peraturan Daerah Kota Batam Tentang Penyelenggaraan Perpustakaan. Keputusan ini diambil pada Sidang Paripurna Terkait Dengan Agenda Laporan Pansus Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Kota Batam Tentang Penyelenggaraan Perpustakaan Sekaligus Pengambilan Keputusan di Kantor DPRD Batam, Senin (6/12).

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad saat mewakili Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyampaikan Ranperda ini merupakan salah satu bentuk komitmen dalam upaya meningkatkan kualitas SDM guna mewujudkan masyarakat yang cerdas dan sejahtera.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pansus DPRD, tim Pemerintah Kota Batam dan seluruh stakeholder yang terlibat dalam perumusan penyusunan Ranperda ini dari awal hingga selesai,” ucap dia.

Dengan telah disepakatinya Ranperda tersebut para pengelola instansi atau lembaga, atau organisasi dan masyarakat yang ada di Kota Batam memiliki kewajiban untuk berperan serta mendirikan dan mengelola perpustakaan, taman baca, kampung literasi, rumah baca, rumah pintar, rumah kreatif, rumah cerdas, pojok baca atau sejenisnya sesuai kekhasan, wilayah dan kewenangan masing-masing sebagaimana tertuang dalam amanat peraturan daerah tentang penyelenggaraan perpustakaan.

“Salah satu tujuan Ranperda Penyelenggaraan Perpustakaan ini disusun adalah dalam rangka untuk menyuburkan dan meningkatkan minat baca masyarakat, sebagai kunci pembuka jendela pengetahuan. Hal ini dikarenakan masyarakat sejahtera akan terwujud apabila masyarakat kita hidup cerdas, memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjalani kehidupan secara lebih baik,” paparnya.

Kondisi sekarang, mengajak dan mendorong minat masyarakat belajar dan membaca tidaklah mudah, karena membaca belum dirasakan sebagai kebutuhan dan menjadi budaya bagi sebagian besar masyarakat.

“Di sisi lain kita dihadapkan pada perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu pesat,” ujarnya.

Oleh sebab itu juga petugas perpustakaan tidak saja dituntut profesional sehingga dapat menjadikan perpustakaan sebagai tempat yang menarik untuk dikunjungi tetapi juga harus proaktif melakukan upaya-upaya agar masyarakat tertarik untuk datang dan memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat kegiatan belajar.

Maka dibutuhkan dukungan, komitmen, kerjasama dan sinergitas semua pihak serta peran serta masyarakat dalam pendirian atau pembentukan, penyelenggaraan, pengembangan, pembinaan dan pengawasan perpustakaan dalam upaya pemerataan dan mendekatkan sumber ilmu yang dibutuhkan seluruh lapisan masyarakat melalui layanan perpustakaan di seluruh wilayah Kota Batam.

“Peran semua pihak ini diharapkan akan lebih meningkat setelah produk hukum yang mengatur penyelenggaraan perpustakaan ini ditetapkan,” pungkasnya.

BUBU Hang Nadim Gelar FGD untuk Kembangkan Potensi Kawasan Bandara Demi Kemajuan Batam

0

Batam- Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim BP Batam menggelar kegiatan Forum Grup Discussion (FGD) yang dilaksanakan secara hybrid, yaitu tatap muka dan daring, pada Jumat-Sabtu (3 s.d 4/12/2021).

Kegiatan FGD ini mengusung tema “Sinkorinisasi Tugas dan Fungsi Unit Kerja Terkait di Badan Pengusahaan Batam dalam Perencanaan, Pengusahaan, Pengelolaan dan Pengembangan Kawasan Logistik dan Aerocity Bandara Hang Nadim”.

FGD ini diikuti oleh 55 peserta dari delegasi unit kerja di lingkungan BP Batam yang terlibat dalam mengelola kawasan logistik dan aerocity Bandara Hang Nadim Batam.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) BP Batam, Amran, memberikan sambutan dan membuka kegiatan FGD ini.

Dalam sambutannya, Ia menuturkan, keberadaan FGD ini akan berorientasi pada pengelolaan kawasan bandara berkelanjutan yang handal, sehingga dapat meningkatkan investasi bagi kemajuan Batam.

“Keterlibatan dari unit di BP Batam yang berhubungan dengan Logistik & Aerocity selaras dengan rencana yang akan dilaksanakan di BUBU Hang Nadim BP Batam, dengan memberikan pandangan, orientasi dan arah yang jelas pada 4 aspek, yakni merencanakan, mengusahakan, mengelola dan mengembangkan Kawasan Bandar Udara Hang Nadim,” tutur Amran saat memberikan sambutannya.

“Kegiatan FGD ini diharapkan dapat menghasilkan diskusi yang bermutu sebagai catatan dan referensi yang akan ditindaklanjuti dan dilaporkan kepada pimpinan dalam hal pengelolaan dan pengembangan Kawasan Logistik dan Aerocity Bandara Hang Nadim Batam,” harap Amran.

Pada kesempatan itu, General Manager Logistik dan Aerocity Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim BP Batam, Benny Syahroni, mengungkapkan, kegiatan FGD ini diadakan agar terlaksananya sinkronisasi atas program yang dilaksanakan pada unit usaha logistik & aerocity yang bersinergi dengan unit kerja di lingkungan BP Batam dalam pengembangan kawasan Logistik dan Aerocity.

“Sangat diperlukan mengidentifikasi semua permasalahan dan hambatan serta solusi dalam rencana kegiatan yang berada pada unit usaha Logistic & Aerocity baik dari narasumber internal BP Batam maupun dari eksternal agar terciptanya pengelolaan kawasan Bandara yang maksimal,” ungkap Benny.

Kegiatan FGD ini menghadirkan narasumber di antaranya, Direktur Utama PT. Kabil Citranusa, Peters Vincen, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah II Medan, Agustono, Staff Khusus Kementerian Perhubungan, Kalalo Nugroho, Koordinasi Wilayah Kota Batam dan Kabupaten Karimun, Himpunan Kawasan Industri Indonesia, Tjaw Hioeng.

Pemaparan materi yang dibahas oleh salah satu Narasumber, yakni, Direktur Utama PT Kabil Citranusa, Peters Vincen, memaparkan materi dengan membahas Strategi dan Masterplan Pengembangan Kawasan Industri.

Ia mengungkapkan, stategi pengembangan kawasan industri terlebih dahulu harus mempersiapkan Masterplannya dengan maksimal serta didukung dengan fasilitas penunjang dan infrastruktur kawasan yang baik sehingga kawasan tersebut akan memiliki potensi yang besar untuk kemajuan Bandar Udara Hang Nadim Batam.

Sumber : BP Batam

Wagub Kepri Marlin bersama Wali Kota Batam Rudi menghadiri Harlah Perpat ke-21 di Golden Prawn

0

Batam- Kebersamaan dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni menjadi modal besar membangun daerah. Hal ini disampaikan Wali Kota Batam Muhammad Rudi saat menghadiri Harlah Perpat ke-21 di Golden Prawn, Minggu (5/12).

“Dalam membangun daerah tidak hanya datang dari kepala daerah. Perlu masukkan semua pihak, termasuk Perpat dan anak muda Perpat,” kata Rudi.

Menurut Rudi, masukkan dari semua pihak sangat diperlukan, bahkan ia menyebutkan hal ini harus dilakukan. Selain itu, ia memastikan apa yang kini dibangun di Batam akan dinikmati seluruh masyarakat Batam. “Yang kami bangun hari ini untuk semua masyarakat Batam,” ujar dia.

Selain itu, ia mengajak anak-anak muda Perpat juga terus mengembangkan diri sehingga muncul kreativitas dan inovasi yang penting bagi pembangunan Batam.

“Kalau ingin berhasil, tanamkan di dalam benak, tinggikan daya khayal atau bercita-cita. Terus hadirkan inovasi,” katanya.

Senada dengan Rudi, Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina yang juga hadir mengatakan SDM yang luar biasa dan berdaya saing sangat diperlukan untuk membangun daerah.

“Seperti kata pak wali, jangan jadi penonton, ambil peran dalam pembangunan. Intinya, punya inovasi untuk membangun daerah yang kita cintai ini,” ajak Marlin.

Ia juga sepakat bahwa membangun daerah tidak hanya pemerintah namun juga perlu andil semua pihak. “Dengan begitu pembangunan akan mudah,” pungkasnya.

Marlin Agustina dikukuhkan sebagai Bunda PKH Kota Batam

0

Batan- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keuarga (TP-PKK) Kota Batam, Marlin Agustina dikukuhkan sebagai Bunda Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Batam.

Dengan dikukuhkannya Marlin sebagai Bunda PKH, diharapkan penuntasan kemiskinan di Kota Batam. Tentunya melalui program-program yang dapat meningkatkan ekonomi keluarga.

“Terimakasih atas kepercayaan ini, pastinya saya akan berusaha sekuat tenaga untuk membantu masyarakat yang saat ini sebagai penerima PKH,” kata Marlin, Minggu (5/12/2021).

Menurut Marlin ke depan akan memperbanyak program-program pelatihan dan juga pendampingan untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Dengan demikian diharapkan para penerima PKH dapat semakin mandiri.

“Kita beri ilmu dan praktek supaya semakin mandiri dan semakin sukses,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan pengentasan Kemiskinan menjadi prioritas utama yang terus dilakukan oleh Pemko Batam saat ini. Untuk mewujudkan itu tentunya dibutuhkan kerjasama semua pihak.

“Mudah-mudahan angka kemiskinan di Batam dapat terus berkurang,” kata Rudi.

Rudi juga berpesan kepada pendamping PKH diharapkan tidak hanya sekedar mendata. Tapi, juga bagaimana memberikan bantuan pendampingan agar para keluarga PKH dapat mandiri.

Selain itu, pihaknya juga berpesan agar dalam menjalankan tugas dengan ikhlas. Karena menurutnya hal ini merupakan tugas yang mulia, membantu warga.

“Ini kerja sosial, kalau mengharap bayaran pasti tidak seberapa. Tapi kalau ikhlas mudah-mudahan berkah mendapat pahala,” kata Rudi.

Batam terpilih tempat pertemuan pimpinan FKIP Negeri se-Indonesia

0

Batam- Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyambut baik pertemuan puncak forum komunikasi pimpinan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Negeri se-Indonesia di Batam.

Kegiatan ini sudah pasti memberikan dampak yang baik bagi Kota Batam. Karena itu sejak awal pihaknya menyatakan akan mendukung penuh pertemuan ini.

“Tentu saya menyampaikan terima kasih, karena Batam dipilih sebagai tempat untuk menyelenggarakan pertemuan pimpinan FKIP Negeri se-Indonesia,” kata Rudi di Swissbell Hotel, Kamis (2/11/2021) malam.

Rudi juga mengatakan dengan diadakannya pertemuan puncak forum komunikasi pimpinan FKIP Negeri di Batam ini dapat memberikan masukan kepada Pemko Batam atau pun juga pemerintah pusat terkait dengan kurikulum pendidikan ke depan.

Kota Batam misalnya, sebagai daerah industri tentu membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang siap untuk kerja. Dan untuk mewujudkan itu tentunya dibutuhkan kurikulum yang tepat.

“Hari ini banyak profesor-profesor hebat yang datang ke Batam. Mudah-mudahan kita dapat masukan untuk meningkatkan pendidikan kita ke depan,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi organisasi-organisasi lainnya untuk menyelenggarakan kegiatan di Kota Batam. Hal ini menjadi bukti bahwa penanganan Covid-19 dapat dilakukan dengan baik.

“Namun saya terus tekankan, protokol kesehatan harus dilaksanakan dengan ketat,” jelasnya.

Ketua Umum Forkom FKIP Negeri se-Indonesia, Mahdum mengatakan pertemuan ini dillakukan pihaknya dua kali setiap tahun. Dan kali ini berkesempatan di selenggarakan di Kota Batam.

“Kami menyampaikan terimakasih banyak kepada Pak Wali Kota (Muhammad Rudi) yang telah menerima kami dengan baik di Batam,” kata Mahdum.

Pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Road To 1 Abad PSHT digelar di Atrium Mall Botania 2

0

Batam- Pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Road To 1 Abad PSHT digelar di Atrium Mall Botania 2, Sabtu (4/12) siang. Kejuaraan ini diikuti 250 peserta, 10 ranting dan dua komisariat.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mendukung perkembangan olahraga di Batam, tak terkecuali silat. PSHT Batam sedang mempersiapkan diri ikut tampil dalam agenda kejuaraan nasional menuju satu abad PSHT di Madiun, Jawa Timur.

“Saya sebagai walikota tentu sangat mendukung, olahraga bisa sehatkan anak kita. Dalam badan yang sehat mudahan punya pemikiran yang sehat dan cerdas. Dan membangun Batam semakin mudah karena semuanya sehat dan cerdas,” kata Rudi saat membuka kegiatan tersebut.

Rudi juga berkesempatan menyampaikan sejumlah hal. Seperti, tetap mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap Covid-19 walaupun kini penanganan di Batam sangat baik dan menjadi salah satu yang terbaik se-Indonesia.

“Terutama masker, mari diperhatikan untuk secara teratur kita pakai,” ujar dia.

Rudi menambahkan, jika penanganan sukses aja diikuti dengan pertumbuhan ekonomi yang juga baik. Untuk itu, ia mengajak semua pihak bahu membahu membangun Batam.

“Apa yang kami bangun hari ini untuk semua warga Batam. Tugas kita, termasuk PSHT, untuk ikut menjaga pembangunan ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum PSHT Cabang Batam Pusat Madiun Basori Syah menyampaikan rasa bangga kepada semua yang hadir. Secara khusus, ia juga mengungkapkan rasa bangga kepada semua anggota PSHT.

“Kami bangga dengan saudara semua. Pada 2022 PSHT akan genap satu abad. Mari sukseskan teratai emas ini,” ajaknya.

BP Batam Adakan Diskusi Interaktif Pelaksanaan Perizinan Berusaha pada Sistem OSS-RBA

0

Batam- Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Direktorat Pelayanan Terpadu Satu Pintu menggelar Diskusi Interaktif Pelaksanaan Perizinan Berusaha pada Sistem Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS-RBA) yang dilaksanakan pada Sabtu, 4 Desember 2021 bertempat di Balairung Sari BP Batam.

Berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (PP 41/2021) dan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (PP 5/2021) yang menjadi peraturan pelaksana dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja membawa perubahan terhadap pengaturan perizinan berusaha.

Permohonan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik dilakukan melalui sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA). OSS-RBA adalah perizinan berusaha yang diberikan kepada pelaku usaha untuk memulai dan menjalankan kegiatan usahanya yang dinilai berdasarkan tingkat risiko kegiatan usaha.

OSS RBA ini merupakan portal satu pintu perizinan investasi dengan tujuan untuk memudahkan proses perizinan bagi investor yang mencakup kewenangan tingkat kabupaten/kota, provinsi, Kementerian/Lembaga (K/L), KPBPB, dan Kementerian Investasi. Termasuk penilaian kepatuhan pelaku usaha yang salah satunya melalui Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) online yang merupakan laporan mengenai perkembangan realisasi Penanaman Modal dan permasalahan yang dihadapi Pelaku Usaha yang wajib dibuat dan disampaikan secara berkala dengan sistem daring (online).

Adapun narasumber dalam kegiatan ini, Kepala Bidang Promosi Data dan Informasi DPM PTSP Kota Batam, Verbian Hidayat Syam, dalam paparannya ia menyampaikan terkait Kebijakan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, Perizinan Berusaha Risiko Rendah, Menengah Rendah, Menengah Tinggi dan Tinggi, Ketentuan Nilai Investasi, Permodalan, dan Divestasi, serta Percepatan Penerbitan Izin, Kemudahan Perizinan Bagi Umk, Rekomendasi Keimigrasian, dan Asas Fiktif Positif.

Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu BP Batam, Harlas Buana menyampaikan, hal ini merupakan suatu rangkaian kegiatan yang telah dicanangkan oleh Kepala BP Batam Muhammad Rudi terkait dengan perizinan berusaha di Batam.

“Sesuai arahan Kepala BP Batam, bahwa pelaksanaan perizinan di BP Batam dan Batam sudah by system yang diawali dengan perizinan berusaha OSS-RBA, seluruh aplikasi perizinan yang ada di BP Batam semua harus diintegrasikan kepada Indonesia Batam Online Single Submission (IBOSS),” kata Harlas Buana.

Ia menambahkan IBOSS sendiri adalah aplikasi di luar OSS-RBA yang diakui oleh Kementerian Investasi / Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), sesuai arahan Kepala BP Batam semua aplikasi yang ada di BP Batam harus berada di bawah IBOSS agar masyarakat tidak bingung dalam melakukan permohonan perizinan yang ada di BP Batam.

Dalam diskusi interaktif yang dilaksanakan selama 4 jam tersebut, Harlas Buana berharap, seluruh staf di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) harus mempunyai kompetensi yang sama sehingga mempunyai pemahaman yang sama terkait dengan OSS-RBA.

“Kami mengumpulkan seluruh pegawai yang terkait dengan pelayanan perizinan untuk dapat lebih memahami OSS-RBA sehingga dapat menjawab dan membantu mengarahkan jika ada kebutuhan atau pertanyaan dari masyarakat terkait dengan investasi dan pengurusan perizinan berusaha,” harap Harlas Buana

Turut hadir dalam kegiatan, Direktur Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum, Memet E. Rachmat, General Manager Unit Usaha Pengelolaan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, Kepala Sub. Dit. Dokumentasi Pertanahan, Yarmanis, Kepala Sub. Dit. Perdagangan, Yani Alkindi, serta pejabat tingkat 4 dan staf terkait di Lingkungan BP Batam.

Sumber : BP Batam

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga