8.6 C
New York
Thursday, May 14, 2026
spot_img
Home Blog Page 684

Pangdam bersama Forkopimda Jatim Turun ke Jalan Ingatkan Warga Surabaya

0

Surabaya- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Widodo Iryansyah bersama Forkopimda Jatim, terus bersinergi untuk memutus rantai penyebaran covid-19.

Setelah sebelumnya di Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura,
Jawa Timur, bagi-bagi masker gratis itu kali ini digelar di yang beberapa titik lokasi keramaian di Surabaya.

Bersama Sekda Provinsi Jatim dan Kapolda, Pangdam terlihat
membagikan masker ke para pedagang yang berada di Pasar Tembok Dukuh,
Surabaya. Tak berhenti sampai itu, pembagian itu juga dilakukan di Taman
Bungkul dan Gedung Siola.

Pangdam mengungkapkan jika pembagian itu, merupakan kepedulian yang dilakukan oleh Forkopimda Jatim karena minimnya
masyarakat Surabaya yang belum menggunakan masker.

“Tujuannya agar masyarakat membiasakan agar satu orang
memiliki dua atau tiga masker. Itu nanti digunakan secara bergantian,”
jelasnya. Minggu,( 28 /6/2020) pagi.

Tidak hanya itu saja, dirinya menambahkan jika kegiatan itu dilakukan untuk memberikan keamanan, sekaligus pemahaman pada masyarakat
agar mau menerapkan protokol kesehatan.

Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian : HUT Bhayangkara Ke 74, Polres Natuna melaksanakan Bhakti Sosial Serentak

0

Natuna – Ditengah Pandemi Covid-19, dengan melakukan pendisiplinan protokol kesehatan kepada masyarakat, Polres Natuna melaksanakan Bhakti Sosial Serentak terhadap masyarakat kurang mampu, dalam rangka Hari Bhayangkara ke 74 Tahun 2020.

Kegiatan Bhakti Sosial berupa pembagian sembako pada masyarakat yang kurang mampu serentak dilaksanakan pada hari jum’at (26/6/2020).

Kapolres Natuna, AKBP Ike Krisnadian, S.IK, M.Si, melalui Kaur Bin Ops Sat Shabara Polres Natuna, Ipda LH Sagala mengatakan, kegiatan ini merupakan  Bhakti Sosial Serentak oleh Polri diseluruh Indonesia dengan sasaran fakir miskin, buruh, panti jompo, panti asuhan, panti sosial, purnawirawan atau Warakawuri TNI-Polri, kaum disabilitas dan kelompok masyarakat lainnya.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat kurang mampu dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 74 Tahun 2020, khususnya di wilayah hukum Polres Natuna,” ujar LH Sagala, Minggu (28/6/2020).

Lebih lanjut, LH Sagala menyampaikan, Sat Shabara Polres Natuna juga rutin melaksanakan patroli dialogis terhadap masyarakat terkait pendisiplinan protokol kesehatan. Kemudian melakukan  penyemprotan disinfektan diruas-ruas jalan, pemukiman masyarakat, pasar, dan rumah-rumah ibadah di wilayah hukum Polres Natuna.

“Selain itu kita juga kerap melakukan pengamanan ketika kapal sandar di pelabuhan Selat Lampa maupun Pelabuhan Penagi Ranai, guna mengamankan dan pengecekan penumpang yang baru tiba maupun yang mau berangkat. Hal ini kita lakukan sebagai wujud nyata kinerja Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah memutus mata rantai wabah penularan Covid-19,” jelasnya.

Oleh karenanya, masyarakat harus menjaga produktivitas ditengah Pandemi Corona Virus Disease 19 (Covid-19), yaitu mendukung program pemerintah dengan tatanan baru yang disebut new normal.

“Tatanan baru ini perlu dilakukan sebab hingga saat ini belum ditemukan vaksin dengan standar internasional untuk pengobatan virus corona. Para ahli masih bekerja keras untuk mengembangkan dan menemukan vaksin agar bisa segera digunakan untuk pengendalian Pandemi Covid-19,” kata Sagala.

“Saya berharap kepada segenap stakeholder, dinas terkait, dan tokoh masyarakat agar bersama-sama menjadi kontrol terhadap pendisiplinan masyarakat guna memutus mata rantai penularan wabah covid-19,” harapnya.

Untuk mendukung penerapan protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah, tentunya masyarakat diharapkan dapat mematuhi kebijakan tersebut dengan cara rutin cuci tangan pakai sabun, pakai masker saat keluar rumah, jaga jarak aman dan menghindari kerumunan.

“Saya berharap kebiasaan baru ini harus menjadi kesadaran kolektif agar dapat berjalan dengan lancar dan Kabupaten Natuna tetap dengan status Zona Hijau,” pungkasnya.

 

(red/Sat Sabhara Polres Natuna)

 

BUMN Watch: Rangkap Jabatan Komisaris BUMN Rugikan Negara

0

Jakarta-Keputusan Menteri BUMN Erick Thohir belakangan ini membuat geleng-geleng kepala banyak kalangan. Keputusan yang menuai kontrivesi itu mulai dari jenderal TNI-Polri masuk ke jajaran komisaris hingga terakhir pengangkatan seorang warna negara asing (WNA) bernama Antonius Rainier Haryanto yang menjabat sebagai Direksi Transformasi Bisnis PT Pertamina Bina Medika atau Pertamedika.

Ketua Koordinator BUMN Watch Naldi N Haroen SH mengaku gerah dengan keputusan Erick Thohir tersebut. Naldi pun mempertanyakan maksud pengangkatan WNA Australia itu menjadi Direksi di perusahaan pelat merah tersebut.

“Wajar saja para mahasiswa yang menolak adanya WNA dan jenderal TNI-Polri yang diangkat sebagai direksi maupun komosaris BUMN. Mereka tersinggung, seolah-olah bangsa Indonesia tidak ada yang mampu. Bangsa ini mempunyai lebih dari 250 juta penduduk buat apa mereka sekolah tinggi-tinggi kalau bangsanya sendiri tidak menghargai ilmu yang mereka dapatkan,” ujar Naldi dalam siaran pers Minggu 28 Juni 2020.

Naldi berpendapat, BUMN merupakan perusahaan negara yang seharusnya bisa memberikan keuntungan besar bagi negara. Dirinya khawatir, jika Erick Thohir terus melakukan keputusan yang “blunder” justru akan membuat BUMN terus merugi yang ujung-ujungnya akan meminta keuangan negara untuk menyuntiknya.

“PT Pertamedika adalah salahsatu perusahaan kesehatan. Ini perusahaan yang krusial bagi kita. Jadi Erick Thohir jangan main-main dong dengan BUMN kita,” tegasnya.

Naldi Haroen menegaskan, apapun keputusan yang dilakukan para pembantu presiden termasuk Erick Thohir akan berimplikasi pada pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Dirinya khawatir keputusan menteri yang membingungkan itu bisa menurunkan popularitas dan kredibilitas Jokowi.

Untuk itu, Naldi Haroen meminta agar para menteri tidak membuat keputusan yang bisa merugikan pemerintahan Jokowi diperiode terakhirnya ini.

“Kami menilai menteri BUMN Erick Thohir sudah masuk dalam catatan merah. Jadi, menjelang satu tahun pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin ini tidak ada salahnya jika Erick Thohir dievaluasi. Bangsa kita punya orang-orang profesional yang bisa membenahi BUMN kita,” ucap pria yang berprofesi sebagai pengacara ini.

*Rangkap Jabatan*

Menurut Naldi Haroen, saat ini pihaknya juga menemukan banyaknya komisaris yang merangkap jabatan di BUMN.

Diketahui, Ombudsman RI mencatat, terdapat 397 komisaris di perusahaan BUMN yang rangkap jabatan pada tahun 2019. Sementara 167 komisaris rangkap jabatan di anak usaha BUMN.

“Persis seperti temuan Ombudsman RI. BUMN Watch juga menemukan banyak rangkap jabatan di komisaris BUMN. Rangkap jabatan seperti ini tidak akan efektif dan terkesan hanya bagi-bagi jabatan,” ungkapnya.

Masih menurut Naldi Haroen, rangkap jabatan di BUMN akan menggerus keuangan negara. Sehingga, lanjutnya tidak menutup kemungkinan keuangan negara akan merugi.

Dirinya yakin, rangkap jabatan di BUMN tidak akan mampu mendongkrak keuntungan yang diberikan kepada negara.

“Adanya rangkap jabatan ini berpotensi merugikan negara karena akan ada sifat conflict of interest atau konflik kepentingan. Ini akan berbahaya, karena rangkap jabatan ini otomatis setiap komisaris akan mendapatkan penghasilan double,” pungkasnya.

(red/Tanto)

Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta Prof Nurliah Nurdin: Karantina di India Berikan Pelajaran Berharga

0

Jakarta –  Politeknik STIA LAN Jakarta bersama Korea Research Institute for Local Administration (KRILA) dan Universitas Muhammadiyah Jakarta menyelenggarakan konferensi internasional berbasis daring bertemakan “Learning from Covid-19 Experiences in The Asia Pacific Region: State and Society’s Perspective” pada Sabtu, 27 Juni 2020.

International web-conference ini dibuka secara resmi oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, SH dan didampingi oleh Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Dr. Adi Suryanto, M.Si.

Pembicara internasional yang hadir dalam acara ini adalah Dr. Young Hoon Ahn, Korea Research Institute for Local Administration (KRILA); Dr. Shahbaz Hossein, Ministry of Rural Development Iran; Dr. Eva Tuzon, Ministry of Agrarian Reform Philippines; Dr. Durga Paudyal, Former Director of CIRDAP
Nepal; Prof. Dr. Vasanthi Rajendran, Rajiv Gandhi National Institute of Youth Development, Ministry of Youth Affairs and Sports, Government of India & Former Director CIRDAP India; Dr. Somporn Hanpongpand, FAO Consultant and Former Director of CIRDAP Thailand.

Hadir pula sebagai pembicara, Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta, Prof. Dr. Nurliah Nurdin, dan Dr. Cecep
Efendi, Universitas Muhammadiyah Jakarta sebagai moderator. Kegiatan international web-conference yang dihelat melalui zoom webinar tersebut
mendapatkan antusias lebih dari 1.700 pendaftar baik dari dalam maupun luar negeri.

Forum ilmiah berbasis online ini memiliki 3 tujuan utama, yaitu knowledge sharing pembelajaran dan pengalaman Korea Selatan, Thailand, Nepal, Iran, Filipina, dan Indonesia dalam menangani pandemi Covid-19, mendorong kolaborasi para akademisi dan praktisi dalam memberikan kontribusi melalui kegiatan-kegiatan ilmiah serta memperkaya literasi dan kewaspadaan publik tentang problematika Covid-19 dari perspektif administrasi/pemerintahan, ekonomi, dan sosial.

Dalam sambutannyaTjahjo Kumolo memaparkan, langkah pemerintah dalam merespon bencana internasional Covid-19.

“Presiden Indonesia bersama seluruh jajaran pemerintah, baik
pusat maupun daerah telah mengupayakan segala solusi dan kebijakan pada 3 aspek utama, yaitu pertama, aspek kesehatan melalui kebijakan social/physical distancing dan protokol kesehatan; kedua, aspek ekonomi berupa relaksasi pajak, listrik, suku bunga, dan ketiga, aspek sosial dengan kebijakan jaringan pengaman sosial bagi kelompok rentan terdampak pandemi,” tegas Tjahjo.

Secara mendasar, langkah yang sama juga dilakukan oleh Korea Selatan, Thailand, India, Nepal, Iran, dan Filipina. Pemerintah Korea Selatan berhasil menangani Covid tanpa pemberlakuan lockdown.

Dalam sesi diskusi, Young Hoon Ahn memaparkan bahwa kunci keberhasilan
penanganan Covid-19 di Korea Selatan adalah Smart-Quarantine Framework berbasis Teknologi Informasi (TI) didukung oleh kedisiplinan masyarakat.

Smart city dan gaya hidup berbasis digital telah menjadi gaya hidup masyarakat Korea Selatan, terutama setelah pandemi menjadi semakin kompleks.

Sementara itu, Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta Nurliah Nurdin menyampaikan pengalaman dan hambatan Indonesia dalam penanganan Covid-19. Salah satu kebijakan menarik yang disampaikan Nurliah adalah Kerjasama Sosial Berskala Besar (KSBB) atau Large-scale Social Collaboration Program, yang dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta.

“KSBB bertujuan untuk mempertemukan pihak-pihak yang peduli dan memberikan bantuan dengan target grup yang membutuhkan bantuan,” kata Nurliah.

Menurutnya, berbeda dengan Indonesia dan Korea Selatan, kebijakan penerapan lockdown secara parsial
berlaku di Filipina, India, dan Iran.

“Di India, kebijakan karantina memberikan pelajaran berharga,” pungkas Nurliah.

Ditempat yang sama, Vasanthi dari India menjelaskan tentang urgensi kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, sektor privat, dan self-help group yang secara efektif telah menekan angka penyebaran Covid-19 di Kerala, salah satu wilayan best practice penanganan pandemi di India.

Di Filipina, Eva Tuzon mengulas secara singkat tentang dampak buruk pandemi terhadap sektor agraria, terlebih ketika lockdown berlangsung.

“Kini Filipina telah membuka akses menuju the new normal, di saat yang sama, pemerintah Filipina tengah menunjukkan upaya serius dalam menjalin kolaborasi untuk membangun kembali ekonomi,” ujarnya.

Kebijakan lockdown cukup mirip dengan PSBB di Indonesia. Shahbaz Hossein memberikan gambaran tentang kebijakan pengaturan regulasi, layanan kesehatan gratis, dan jaringan
pengaman sosial bagi kelompok rentan menjadi program utama.

Pengembangan kapasitas pemerintah dan teknologi menjadi aspek penting untuk pemerintah Nepal. Dalam paparannya, Durga Paudyal menekankan perbaikan aspek manajemen publik khususnya dalam penanganan bencana.

Kembaki ke Nurliah Nurdin, konferensi ini menyimpulkan bahwa pengalaman dari satu negara adalah pembelajaran bagi negara-negara lainnya. Era new normal telah dimulai. Semua negara memberlakukan kebijakan baru yang adaptif.

“Masyarakat dan birokrasi harus mampu menyikapi banyak ketidakpastian,
tidak hanya tata kelola pelayanan dan pembangunan, namun juga tata kelola bencana,” pungkasnya

(red/Tanto)

Rekaman Video Viral, Effendi Sinapar Minta Polisi Tegas Lakukan Proses Hukum Pembakar Bendera

0

Jakarta – POLITIKUS PDI Perjuangan Effendi Sianipar meminta semua kader partai berlambang banteng dengan moncong putih untuk menghormati proses hukum terhadap pelaku pembakar bendera yang dilakukan sekelompok orang beberapa waktu lalu.

Diketahui, sekelompok orang yang melakukan aksi unjukrasa menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di depan gedung DPR RI pada Rabu 24 Juni 2020 sesuai video berdurasi 02.33 menit yang telah viral membakar bendera PDI Perjuangan.

Menurut anggota DPR RI dari dapil Riau I ini, pembakaran bendera PDI Perjuangan sama sekali tidak dibenarkan. Kata dia, bendera merupakan simbol partai kami.

“Saya mengecam pembakaran bendera itu. Namun, kita hormati proses hukum yang dilakukan oleh kepolisian,” ujarnya Minggu 28 Juni 2020.

Lebih lanjut Effendi meminta, kepolisian harus profesional dan tegas melakukan proses hukum terhadap pėlaku pembakaran bendera.

“Hukum harus ditegakkan secara adil. Kami minta polisi bekerja secara profesional dalam kasus ini,” ungkapnya.

Effendi berharap, kader PDI Perjuaangan tidak terpancing emosi serta melakukan aksi balasan terhadap siapapun dan organisasi manapun.

“Mari kita hormati proses hukum yang dilakukan kepolisian saat ini karena ukti rekaman video telah viral di media sosial,” pungkas Effendi Sianipar.

(red/Tanto)

Polres Natuna Bersama Bawaslu Antisipasi Kerawanan Pemilukada Serentak 2020

0

Batamtimes.co – Natuna – Polres Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) antisipasi kerawanan terhadap pelanggaran dan penyimpangan sehubungan telah dimulainya tahapan pemilihan Kepala Daerah serentak 2020.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K, saat  melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi ke Kantor Bawaslu Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (27/06/2020) pukul 09.00 Wib.

Hari Bhayangkara ke 74 Polda Kepri tebar 50000 bibit ikan di dam Duriangkang 

0

Batam – Dalam rangka Hari Bhayangkara ke 74 tahun 2020, Sebanyak 50.000 bibit ikan Nila dan ikan Mas untuk ketahanan pangan disebar di DAM Duriangkang, Kota Batam. Pada Sabtu (27/6/20).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman M.Si., Wakapolda Kepri, Ketua Bhayangkari Daerah Kepri, Irwasda Polda Kepri, Ka BNNP Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri, dan Kepala pengelolah Waduk Kota Batam.

Wakapolda Kepri mengatakan, “Hari ini sebanyak 50.000 bibit ikan kita sebar di DAM ini, nantinya akan kita lihat apabila bibit tersebut dapat bertahan dan hidup tentu nya akan kita sebar kembali untuk penambahan nya. Kita juga akan berkoordinasi dengan BP Batam serta pengelolanya untuk membersihkan waduk ini. Sementara lokasi penyebaran bibit disini dulu dan kita lihat perkembangan selanjutnya jika ada lokasi lainnya yang berpotensi”. Tutur Wakapolda Kepri.

Ditambah kan oleh Kabid Humas Polda Kepri bahwa disamping untuk ketahanan pangan, Penebaran bibit ikan ini juga sebagai tindakan kita semua dalam menjaga lingkungan, ekosistem dan kelangsungan hidup bagi masyarakat. Dalam Penebaran bibit ini akan kita pantau perkembangan ikan tersebut dan akan kita laksanakan kembali penebaran bibit ikan di tempat lain juga. Tutup Kabid Humas Polda Kepri.

 

(red/Humas Polda Kepri)

Enam Perwira menengah Polda Kepri naik pangkat

0

Batam – Enam orang Perwira Menengah Polda Kepri yang berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi mendapat kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi menjadi Komisaris Besar Polisi. Sabtu (27/6/20).

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si. mengatakan “Kenaikan Pangkat Perwira Menengah tersebut Berdasarkan surat Telegram dari Kapolri dengan nomor : STR/351/VI/KEP./2020. Tanggal 25 Juni 2020. Enam orang Pamen Polda Kepri dinaikan pangkat reguler setingkat lebih tinggi dari Ajun Komisaris Besar Polisi menjadi Komisaris Besar Polisi”. Jelas Kabid Humas Polda Kepri.

Berikut daftar Perwira Menengah Polda Kepri yang naik pangkat :

1. AKBP Agus Fajar Sutrisno, S.Ik dinaikan pangkat menjadi Komisaris Besar Polisi Agus Fajar Sutrisno, S.Ik yang menjabat sebagai Kabid TIK Polda Kepri

2. AKBP Bubung Pramiadi, SH., dinaikan pangkat menjadi Komisaris Besar Polisi Bubung Pramiadi, SH., yang menjabat sebagai Pamen Polda Kepri penugasan pada BNN.

3. AKBP Dudus Harley Davidson Suparmono, S.Ik., dinaikan pangkat menjadi Komisaris Besar Polisi Dudus Harley Davidson Suparmono, S.Ik yang menjabat sebagai auditor kepolisian madya TK. III Itwasda Polda Kepri.

4. AKBP Edy Suryanto, SPd., M.Si dinaikan pangkat menjadi Komisaris Besar Polisi Edy Suryanto, SPd., M.Si yang menjabat sebagai Pamen Polda Kepri penugasan pada Kompolnas.

5. AKBP Eko Budhi Purwono, S.Ik dinaikan pangkat menjadi Komisaris Besar Polisi Eko Budhi Purwono, S.Ik yang menjabat sebagai Auditor Kepolisian Madya TK. Itwasda Polda Kepri.

6. AKBP Purwadi Wahyu Anggoro, S.Ik., MH., dinaikan pangkat menjadi Komisaris Besar Polisi Purwadi Wahyu Anggoro, S.Ik., MH., yang menjabat sebagai Kapolresta Barelang Polda Kepri.

 

(red/Polda Kepri)

Penerbangan Carter Internasional Tiba di Batam Jum’at Kemarin

0

Batam- Penerbangan carter internasional tiba di Bandara Hang Nadim Batam, pada Jumat (26/6/2020) kemarin sore. Maskapai Bamboo Airways asal Saigon, Vietnam, membawa penumpang berjumlah 20 orang.

Kedatangan pesawat asal Saigon, Vietnam ke Batam yang dicarter oleh salah satu perusahaan di Batam. Pesawat ini berangkat pada Jumat, 26 Juni 2020 pukul 15:05 WIB dan tiba di Batam pukul 17:10 WIB.

Setelah tiba di Bandara Hang Nadim Batam, penumpang harus melalui proses pendataan dan pengecekan kesehatan oleh petugas Kementerian Kesehatan dan mengisi kartu kewaspadaan kesehatan (Health Alert Card) dan melewati pengecekkan imigrasi.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim dan TIK BP Batam, Suwarso, menyampaikan, Bandara Internasional Hang Nadim kedatangan satu pesawat carter dengan tipe Boeing 787 seri 900. Pesawat dari Saigon ini membawa 20 orang penumpang dan kembali ke Saigon, Vietnam pada Jumat petang pukul 18.20 WIB, dengan membawa 3 orang penumpang.

“Penerbangan ini memang sudah direncanakan dan baru bisa terbang pada Jumat kemarin. Tim CIQP yang terdiri dari Custom (Bea dan Cukai), Immigration (Imigrasi) dan Quarrantine (Karantina), serta Port Master (Syahbandar) telah siap menerima kedatangan penumpang,” kata Suwarso.

Prosedur protokol kesehatan tatanan normal baru (new normal) pada masa pandemi Covid-19 diterapkan dalam penerbangan tersebut. “Para penumpang adalah para pekerja oil company, dan tetap menjalankan protokol Kesehatan. Para pekerja sebelum terbang dari Saigon telah menjalani isolasi di Saigon dan setibanya di Batam juga akan diisolasi terlebih dahulu,” ungkap Suwarso.

Tatanan kehidupan baru atau new normal yang diberlakukan sejak 15 Juni 2020 lalu untuk memulihkan produktivitas masyarakat dan menjadikan kondisi perekonomian kembali membaik. New normal ini merupakan salah satu opsi untuk menjadi tonggak kebangkitan ekonomi Indonesia.

Suwarso berharap dengan adanya penerbangan internasional di masa new normal ini dapat berjalan lancar dan dapat mengembalikan kondisi perekonomian dan sosial masyarakat. Namun, di sisi lain semua pihak diharapkan tetap berupaya untuk menghentikan penyebaran virus Corona dengan melaksanakan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan pemerintah.

 

 

(red/BP Batam)

 

Kampung Tangguh Nusantara diwilayah Polda Kepri 

0

Batam – Pembentukan Kampung Tangguh Nusantara diwilayah Polda Kepri dengan maksud diharapkan masyarakat dapat mempunyai kemampuan dan kemandirian untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di lingkungannya sendiri. Pencanangan Kampung Tangguh Nusantara dihadiri oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si., Plt Gubernur Provinsi Kepri H. Isdianto, S.Sos, MM., Danrem 033/WP, Wakapolda Kepri, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Pejabat utama Polda Kepri, Dandim 0316 Batam, dan Stakeholder terkait.

Sebanyak 10 lokasi kampung tangguh nusantara yang telah terbentuk di wilayah Provinsi Kepri sampai dengan saat ini, 4 lokasi ada di Kota Batam, lainnya berada di Tanjungpinang, Bintan, Karimun, Lingga, Natuna dan Anambas dengan memenuhi empat kriteria antara lain Tangguh kesehatan jasmani dan rohani, tangguh sosial ekonomi dan kemasyarakatan, tangguh keamanan dan ketertiban serta tangguh informasi dan kreativitas.

“Bekerjasama dengan Plt Gubernur Provinsi Kepri selaku Ketua Gugus Tugas Daerah, Danrem 033/WP dan Stakeholder terkait lainnya akan mengupayakan pembentukkan kampung tangguh ini sebanyak-banyaknya di wilayah Provinsi Kepri, hingga nanti hilangnya Covid-19, itulah harapan kita bersama dan Insiatif masyarakat dalam pembentukkan kampung tangguh dan pondok sehat akan terus kita dukung dan fasilitasi” tutur Kapolda Kepri.

“Dengan adanya kegiatan ini tentulah harapan kita di Provinsi Kepri khususnya di Kota Batam segera menjadi zona hijau, jika hal ini diikuti oleh daerah-daerah lainnya yakin dan percaya zona hijau yang diharapkan tentunya akan terwujud, hal ini nanti akan disampaikan kepada walikota dan bupati untuk mendorong masyarakat untuk membentuk kampung-kampung tangguh lainnya” tutur Plt Gubernur Provinsi Kepri.

 

(red/ Polda kepri)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga