8.6 C
New York
Thursday, May 14, 2026
spot_img
Home Blog Page 689

Penggunaan media sosial berdampak positif menyampaikan komunikasi publik penanganan pandemi Covid-19

0

Batam – Pemprov Kepri menyatakan penggunaan media sosial berdampak positif menyampaikan komunikasi publik berupa sosialisasi penanganan pandemi Covid-19 yang efektif diterima masyarakat.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri, DR TS Arif Fadillah menjelaskan media sosial memegang peranan penting dalam sosialisasi, informasi dan pembelajaran dalam pemberdayaan masyarakat menghadapi pandemi Covid-19.

Pernyataan ini disampaikan dalam sambutan acara penyerahan bantuan masker tahap kedua sebanyak satu juta masker kain dari Temasek Foundation Singapura, Jumat (19/6/2020) di Batam.

“Kita sadar tanpa peran serta masyarakat, pemerintah tidak akan mampu sendirian. Untuk itu penting komunikasi publik dalam mengajak keterlibatan masyarakat untuk bersama sama menghadapi pandemi ini. Salah satu cara paling efektif adalah komunikasi menggunakan medsos seperti Whatssapp Grup, Facebook, Instagram, Twitter dan platform lainnya,” ujar Arif.

Arif menjelaskan bahwa keterlibatan masyarakat, dunia usaha, dan kelompok potensial dalam melakukan edukasi dan advokasi tata cara menghadapi pandemi Covid-19 merupakan suatu keharusan. Keterlibatan seluruh elemen masyarakat memiliki dampak positif dalam mengatasi pandemi ini secara lebih cepat dan tepat.

“Gugus Tugas Provinsi sudah membentuk Tim Bersama Lawan Covid-19 di Batam, kita berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat di Batam untuk bersama kita mencegah dan menurunkan angka penyebaran Covid-19 ini,’ pinta Arif.

Arif berharap, dukungan masyarakat Batam dalam mencegah dan menurunkan penyebaran Covid-19 akan membuat Batam menjadi kondusif bagi penerapan new normal dan berimbas pada meningkatnya pertumbuhan ekonomi di Batam.

Jelang putusan sengketa Yayasan Setia Hati Terate, Pangdam minta pesilat jaga kondusifitas

0

Madiun – Pesilat Setia Hati Kota Madiun, diminta untuk tetap menjaga kondusifitas dan tak mendatangkan massa ketika pelaksanaan

sidang putusan sengketa Yayasan Setia Hati Terate yang digelar di Pengadilan Negeri Kota Madiun pada hari Kamis esok.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Widodo Iryansyah mengimbau
perwakilan pimpinan PSHT agar tak mudah terprovokasi dengan adanya suatu informasi yang belum diketahui kebenarannya terkait putusan sidang yang akan datang.

“Terutama di media sosial. Karena, medsos ini jajaran sosial yang luas dan dapat disalahartikan oleh orang-orang yang sebenarnya tidak mengetahui persoalan sebetulnya,” ujar Pangdam dalam pertemuannya dengan perwakilan PSHT. Rabu, (17/6/2020) siang.

Bahkan, dalam pelaksanaan sidang mendatang, Mayjen Widodo
juga meminta para pengurus dan pesilat PSHT agar tetap mematuhi proses
hukum yang berjalan.

“Apalagi di tengah pandemi ini. Tentu,
kita semua mencegah adanya suatu kerumunan yang melibatkan massa
banyak,” tegasnya.

PSHT, kata Pangdam, merupakan suatu organisasi besar yang
menjadi aset bangsa. Ia mencontohkan jika soliditas, merupakan suatu
landasan utama untuk menjaga aset tersebut.

“Seperti TNI-Polri, tidak
tergoyahkan dan tetap kokoh. Harapan kami, pada sidang besok tidak
sampai terjadi perpecahan dan tidak terprovokasi dengan pihak lain,”
pinta Pangdam.

Orang nomor satu di wilayah teritorial Kodam V/Brawijaya itu
menilai jika organisasi bela diri Pencak Silat yang sudah menyebar di
Indonesia, hingga negara tetangga itu, diharapkan bisa mampu tampil pada
event olimpiade berikutnya.

“Sangat disayangkan, alangkah baiknya jika kedua kubu dari
PSHT ini kembali bersatu. Islah ini, bukan hanya dari mulut saja. Tapi
juga dari hati,” cetus Mayjen Widodo.

 

(red/KAPENDAM V BRAWIJAYA)

Upaya BP Batam Menambah Volume Air Baku Melalui Penerapan Hujan Buatan

0

Batam – Saat ini Pulau Batam mengalami kemarau yang berkepanjangan yang bermula sejak 2018 sampai dengan 2020, sehingga tampungan air baku di waduk-waduk menurun. Penurunan tinggi muka air di waduk ini juga terkait dengan tingginya kebutuhan air bersih, baik untuk masyarakat maupun kawasan industri.

Curah hujan rata-rata yang turun di Kota Batam juga mengalami penurunan, yaitu dari rata-rata 2.200-2.400 mm menjadi 1.800 mm, sehingga sangat berdampak terhadap ketahanan waduk dalam menyediakan air baku sesuai dengan kapasitas desainnya.

Badan Pengusahan (BP) Batam bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) tengah melakukan usaha untuk menambah volume air baku di Pulau Batam. Untuk pertama kalinya, wilayah Batam menerapkan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan untuk mengisi cadangan air Waduk Duriangkang yang menopang kebutuhan air baku Kota Batam.

Pada dasarnya hujan buatan merupakan aplikasi dari suatu teknologi. Hal ini dilakukan untuk berbagai tujuan, seperti menambah curah hujan, mengurangi hujan es, dan mengurangi kabut.

Namun, di Indonesia, TMC biasanya digunakan untuk mengisi waduk, membasahi lahan gambut, memadamkan karhutla, atau mengurangi curah hujan penyebab banjir. Dalam hal ini, TMC digunakan di Batam untuk menambah volume air hujan agar dapat mengisi waduk-waduk yang ada di Pulau Batam.

Sebelumnya pada tanggal 8 Mei 2020 telah dilaksanakan penandatanganan MoU antara Kepala BP Batam dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan dengan Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca BPPT.

Kepala BP Batam yang juga Walikota Batam, Muhammad Rudi dan Kepala BPPT, Hammam Riza, melangsungkan pertemuan pada Kamis (18/6/2020) guna melakukan koordinasi dan melihat perkembangan dari TMC yang sudah dilakukan selama sepekan terakhir.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menyampaikan hasil dari pertemuan ini. “Barusan saya bertemu dengan Kepala BPPT, kita telah melaksanakan MoU terkait Teknologi Modifikasi Cuasa (TMC) untuk mengatasi permasalahan air di Kota Batam. Kegiatan ini dimulai dari tanggal 11 Juni 2020 dan mungkin akan dilanjutkan sampai sebulan ke depan,” kata Muhammad Rudi.

Ia berharap dengan adanya kerja sama ini dapat menyelesaikan permasalahan air baku di Batam. “Tentunya kita mengharapkan kerja sama ini dapat menyelesaikan permasalahan air baku di Kota Batam, sehingga supply air tidak terganggu dan suatu waktu proses air di Kota Batam bisa sempurna,” harap Muhammad Rudi.

Kepala BPPT, Hammam Riza, menyampaikan terkait penerapan TMC. “Jadi hujan buatan ini adalah upaya kita untuk mempercepat turunya hujan, tentu saja ini membutuhkan teknologi atmosfer, kemudian kemampuan kita untuk bisa menentukan kapan saat yang tepat untuk melakukan teknologi modifikasi cuaca. Hal ini sangat tergantung dari kondisi awan, arah angin, serta seluruh indikator-indikator yang terkait dengan cuaca. Dengan demikian kita melaksanakan upaya menyemai awan supaya bisa kondensasi atau pengembunan yang nantinya akan menghasilkan hujan,” kata Hammam Riza.

Hammam Riza berharap, Batam akan terus berupaya untuk mengelola lingkungan dengan baik. “Harapan kami Kota Batam akan terus memperkuat upaya untuk mengelola lingkungan dengan lebih baik, khususnya dalam ketersedian air, dalam melakukan mitigasi terhadap potensi resiko bencana alam. Tentunya BPPT sangat mendukung semua upaya ini karena pada akhirnya tugas BPPT melakukan pengkajian dan penerapan teknologi yang sesuai kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Dalam sepekan terakhir BP Batam dan BPPT melaksanakan penerapan teknologi modifikasi cuaca.

Tim BB TMC BPPT menggunakan pesawat Piper Cheyenne II dan untuk inisiasi di awan digunakan Flare Hygroskopic ICE Chrystal.

“Sejauh ini yang sudah kami lakukan sejak tanggal 11 Juni 2020, dengan menghitung intensitas curah hujan, kemudian kami crop dengan daerah tangkapan air (catchment area) waduk. Terhitung hasilnya 32 juta meter kubik. Jika dilihat dari TMA (titik mati atas) nya memang tidak terlalu terlihat, tetapi ada peningkatan sekitar 9 cm sejak pertama kali,” kata Budi Harsoyo, Koordinator Tim TMC BPPT.

Dalam pertemuan turut hadir Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin, Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam Binsar Tambunan, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Dendi Gustinandar dan Tim BB TMC BPPT.

 

(red/Humas BP Batam)

 

Pangkoarmada 1, Sambangi Natuna Di Tengah Situasi LCS Memanas Tingkatkan Pengamanan Laut

0

Batamtimes.co – Natuna – Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) 1, Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, S. E., M. M, sambangi Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, di tengah situasi konflik AS – China memanas di Laut China Selatan (LCS).

Kunjungan kerja Pangkoarmada 1 meninjau langsung situasi terkini di perairan laut Natuna Utara wilayah perbatasan NKRI, Kamis (18/06/2020) petang.

Bawaslu Natuna Hadiri Rakor Daring Online Persiapan Pengawasan Pilkada 2020 Bersama Bawaslu RI, Ini Arahanya

0

Batamtimes.co – Natuna – Komisioner Bawaslu Kabupaten Natuna menghadiri rapat konsolidasi persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah tahun 2020. Dengan Jajaran Pengawas se- Provinsi Kepulauan Riau secara Daring/online bersama Ketua Bawaslu RI yang digelar Bawaslu Kepulauan Riau, Rabu (17/06/2020) pukul 14.15 Wib.

Bawaslu Natuna Aktipkan Kembali Pengawas Pilkada Serentak 2020

0

Batamtimes.co – Natuna – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Natuna telah mengaktipkan kembali jajaran Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Se-Kabupaten Natuna hingga tingkat desa, mulai tanggal 17 Juni 2020 untuk melanjutkan pengawasan tahapan Pilkada serentak 2020 tertunda akibat wabah pandemi covid-19.

Kepala Bakamla Launching Buku Panduan Hadapi Pandemi Covid-19 Dilaut

0

Jakarta – Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksdya TNI Aan Kurnia  secara resmi meluncurkan (launching) buku “Panduan Menghadapi Pandemi Covid-19 di Laut” yang dilaksanakan di kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jalan. Pramuka Kav 38, Jakarta Timur, Rabu( 17 /6/2020)

Launching buku yang digelar di media center gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, lantai-1 gedung G graha BNPB tersebut disiarkan secara live (dan live streaming) melalui TV Poll dengan hak siar yang dapat dipakai untuk seluruh media serta dapat diakses di youtube BNPB, facebook infobencana BNPB, twitter BNPB, dan instagram BNPB, serta pada media sosial gugus tugas Covid-19.

Didampingi Direktur Hukum Bakamla RI Laksma Bakamla Erry Herman, dan Kepala Unit Penindakan Hukum Bakamla RI Kolonel Bakamla Iman Wahyudi, Kepala Bakamla menjelaskan, buku panduan tersebut dibuat selama enam bulan setelah melalui serangkaian konsultasi baik dengan BNPB maupun lintas kementerian dan lembaga lain, khususnya yang memiliki satuan kapal patroli laut.

Pada akhirnya buku selesai dibuat dan ditandatangani pada tanggal 30 Mei 2020 oleh Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia dan Kepala BNPB yang juga selaku Ketua harian gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Letnan Jenderal TNI Doni Monardo.

Menurut Aan Kurnia, buku protokol “Panduan Menghadapi Pandemi Covid-19 di Laut” ini juga diminati oleh Australian Border Force (ABF) yaitu lembaga sejenis Coast Guard-nya Australia untuk diadopsi serta digunakan dalam penanggulangan Covid-19 bagi aparat Australia yang bertugas di laut.

Dibuatnya buku panduan ini adalah untuk membantu pemerintah dalam hal ini gugus tugas Covid-19. Khususnya guna memberikan perlindungan dan protokol terhadap aparat penegak hukum di kapal patroli yang bertugas di laut dalam menghadapi wabah Covid-19 di Indonesia.

“Semoga buku ini bermanfaat bagi para aparat penegak hukum di laut dalam menjalankan tugasnya, sehingga penyebaran Covid-19 melalui laut dapat diredam,” kata Aan Kurnia.

Bagi instansi khususnya aparat penegak hukum di laut yang membutuhkan buku panduan ini, dapat mengunduhnya (download) dalam konten protokol pada website covid19.go.id atau pada website bakamla.go.id.

 

(red/Tanto)

Kemenkes lakukan Rapid Test terhadap 1226 Orang dari berbagai pekerjaan

0

 

Pemutusan rantai penularan COVID-19 harus dilakukan secara gotong royong oleh berbagai pihak. Hari ini Kementerian Kesehatan dukung pelaksanaan rapid test yang dilakukan oleh Kementerian Sosial.

Rapid test tersebut dilakukan terhadap 1.226 orang yang terdiri dari unsur Pekerja Sosial Masyarakat, jurnalis, tenaga pendidik dan kependidikan, tenaga kesehatan, dan organisasi lainnya. Tak hanya rapid test, peserta juga akan mendapatkan sembako dalam kegiatan yang digelar selama dua hari itu.

Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Peningkatan Sumber Daya Manusia Kesehatan dr. Mariya Mubarika mengapresiasi penyelenggaraan rapid test ini. Ia berharap hasil pemeriksaan peserta semuanya negatif COVID-19.

“Rapid test ini harus dilakukan oleh tenaga kesehatan. Rapid test ini untuk mengetahui sistem imunologis, kita bisa lihat dari imunoglobulinnya. Dari situ bisa ditentukan seperti apa penanganan selanjutnya untuk pasien jika diketahui positif COVID-19,” katanya.

Selain itu, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial, Kementerian Sosial Edi Suharto mengatakan penyelenggaraan rapid test ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membantu masyarakat dalam mendeteksi sedini mungkin COVID-19.

“Kami Kementerian Sosial berupaya untuk terus membantu masyarakat menangani masalah akibat COVID-19 dengan menggelar rapid test ini. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi kita semua,” jelas Edi Suharto.

Pencegahan penyebaran Covid-19 ini, tambah Edi, harus terus dilakukan terutama oleh pemerintah untuk dapat mengurangi resiko tersebarnya Covid-19 yang lebih luas lagi.

Adalah Keniscayaan Bagi DPR, BPKP dan KPK Melaksanakan Fungsinya Mewujudkan Percepatan Penanggulangan Covid-19 Tujuan Pemerintah

0

Oleh : Rival Achmad Labbaika

Ketum AJO Indonesia

SALAH satu hal terpenting dalam membangun stabilitas nasional adalah terjaminnya kepastian hidup secara ekonomi, terjaminnya rasa keadilan dan tentunya sebagai tonggak dasar adalah terjaminnya kepastian hukum.

Masyarakat tak boleh dibiarkan kehilangan kepercayaan terhadap upaya perbaikan kepastian hidup dalam hal peningkatan ekonomi, yang kemudian mampu menghadirkan rasa keadilan dihati masyarakat dimana kepastian hukum sebagai landasan dasar utamanya.

Seorang ahli filsafat hukum berkebangsaan Jerman Gustav Radburch mengatakan bahwa hukum dalam pencapaiannya tidak boleh lepas dari keadilan, kepastian dan kemanfaatan.

Oleh karena nya kepastian hukum juga begitu penting guna menjamin asas keadilan ditengah masyarakat Indonesia yg tanpa terkecuali terdampak oleh pandemi covid-19.

Bukan hal luar biasa dan sudah sepantasnya Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal Doni Monardo mempersilakan KPK menyadap telepon pejabat Gugus Tugas Covid-19, termasuk dirinya. Dalam rapat bersama Komisi X DPR, Rabu (17/6/2020).

“Kami juga meminta KPK silahkan disadap telepon, handphone Kepala Gugus Tugas nomornya cuma satu dan semua pejabat yang berhubungan dengan pengadaan barang,” kata Doni. Sekali lagi maaf Itu bukanlah sebuah kalimat yang istimewa. Karena kembali lagi hukum dalam pencapaiannya tidak boleh lepas dari keadilan, kepastian dan kemanfaatan.

Adalah sebuah keniscayaan bagi DPR, BPKP dan KPK untuk bersinergi dengan fungsi kontrol masing-masing untuk pengawasan anggaran negara, guna memastikan pengalokasian aggaran yang digelontorkan pemerintah terkait percepatan penanggulangan covid-19 tepat pada sasaran tanpa dibayang-bayangi oleh para siluman atau “Supir Tembak Yang Kemudian Mengangkut Penumpang Gelap”

Saat membuka Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah tahun 2020 yang dilakukan secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6/2020).

Presiden Joko Widodo menyebut pemerintah telah menggelontorkan dana sebesar Rp 677,2 triliun guna percepatan penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Nilai tersebut telah meningkat dari alokasi anggaran yang sebelumnya yakni sebesar Rp 405,1 triliun.

Dengan anggaran yang terbilang fantastis dalam hal penanggulangan pandemi Covid-19 ini.

Maka apa yang disampaikan oleh Doni Monardo sejatinya menjadi “Kode Keras” untuk DPR, BPKP dan KPK untuk melakukan fungsinya kepada kelembagaan negara lainnya yang memiliki keterkaitan secara vertikal dan horisontal dalam penggunaan anggaran dana percepatan penanggulangan covid-19 pun termasuk kepada para pejabat pemerintahan daerah.

Dan terkait dampak pandemi covid-19 saat ini masyarakat sangat membutuhkan kepastian perbaikan ekonomi, guna mewujudkan asa keadilan sosial yang berlandaskan hukum.

Karena seharusnya sekalipun dalam status kedaruratan kesehatan jika terdapat kerugian keuangan negara sesuai dengan pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 jo Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi menyebutkan bahwa salah satu unsur yang harus dipenuhi dalam mengungkap terjadinya tindak pidana korupsi adalah dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.

Dengan anggaran yang sedemikian besar sudah sepantasnya seluruh penyelenggara negara memiliki tanggungjawab sesuai dengan fungsinya untuk memastikan anggaran senilai Rp 677,2 triliun guna percepatan penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional agar tepat sasaran terutama fungsi DPR, KPK dan BPKP

Tugas BPKP sesuai Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocussing Kegiatan, Realokasi Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) mengamanahkan BPKP untuk mengawal dan mendampingi, serta memberikan pengawasan terhadap pelaksanaan penanganan COVID-19. Bahkan keberadaan Instruksi ini secara khusus diatur satu pasal tersendiri dalam Intsruksi Presiden.

Percayalah masyarakat Indonesia sangat yakin dengan bersatunya dua putra terbaik bangsa Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan dan Joko Widodo sebagai Presiden terpilih yg tadinya memiliki visi dan misi masing-masing pada Pilpres 2019. Dan saat ini menjadi satu bagian utuh dalam pemerintahan tak akan melukai rasa keadilan masyarakat Indonesia. Bahkan celoteh-celoteh sisa-sisa orang yang masih belum bisa “Move On” tak lagi dipedulikan masyarakat “celotehan” itu tak ubahnya bunyi knalpot omprengan.

Tapi jangan melulu masyarakat diberikan “Angin Surga” dan kemudian diatas sana terbentuk Kartel-kartel yang tak mampu tersentuh untuk bermain komoditi bansos dan alat kesehatan terkait pandemi covid-19.

Sementara masyarakat cukup dengan karbon dioksida yang terdorong dari alveolus menuju ke bronkiolus, kemudian menuju bronkus, lalu ke trakea, hingga ke luar melalui hidung yang menggunakan masker dan dihirup kembali.(*)

 

Wow! 3000 Mobil mewah ditingalkan pemilik di Dubai

0

Dubai – Dubai punya kuburan mobil paling mewah di Dunia . Pemerintah setempat kerepotan mengurusnya.

Dubai memang berbeda dengan banyak kota lain di dunia. Saat kota lain terbelit masalah kriminal, pengangguran, tempat tinggal, sampai isu pendidikan, Dubai malah bermasalah dengan surplus mobil mewah bekas.

Menurut laporan Gulf News pada 2018, setiap tahun ada 2.000 sampai 3.000 mobil ditinggalkan pemiliknya di Dubai. Sebagian besar adalah mobil-mobil mewah, malah masuk kategori super mewah.

Mobil-mobil tersebut ditinggalkan begitu saja oleh pemiliknya. Pada tahun 2008-2010 jumlah mobil yang diterlantarkan sangat tinggi lantaran krisis ekonomi yang melanda dunia. Saat itu banyak warga Dubai (dan juga ekspatriat) yang tak mampu membayar cicilan mobil dan kemudian ditinggalkan begitu saja.

Kegagalan membayar cicilan dianggap sebagai pelanggaran hukum berat di Uni Emirat Arab dan dapat ancaman hukuman. Oleh karena itu banyak ekspatriat yang memilih meninggalkan Uni Emirat Arab saat mereka gagal membayar cicilan mobil.

Saat itu perusahaan peminjaman di Dubai tidak bekerjasama dengan institusi keuangan asing, sehingga tak bisa melacak pelanggannya yang pergi ke luar negeri. Namun kini sistemnya sudah berubah, mereka yang kabur dari kewajiban cicilan akan bisa dilacak keberadaannya.

Tapi kegagalan membayar cicilan mobil cuma salah satu alasan kenapa begitu banyak mobil mewah bekas di Dubai. Dikutip dari caradvice, orang-orang di Dubai ‘terlalu malas’ atau ‘terlalu kaya’ untuk memikirkan nasib mobil bekasnya – meski masuk kategori mobil mewah.

Mobil-mobil mewah yang tidak terurus itu, atau yang mengalami kerusakan akibat kecelakaan, kemudian dipindahkan ke sebuah padang pasir luas oleh pemerintah setempat. Inilah yang kemudian menjadi kuburan untuk mobil-mobil berharga puluhan miliar rupiah tersebut.

Youtuber kondang Supercarblondie, belum lama ini berkunjung ke ‘kuburan’ tersebut. Di sana dia menemukan mobil-mobil super mewah yang sudah dalam kondisi menyedihkan. Sebagian mengalami kerusakan karena kecelakaan, tapi sebagian lainnya masih dalam kondisi baik.

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga