8.6 C
New York
Tuesday, May 12, 2026
spot_img
Home Blog Page 695

Alumni Al-Azhar Gelar Pelatihan Da’i dan Imam International secara Daring

0

 

Jakarta – ORGANISASI Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) pusat dan OIAA Cabang Indonesia menggelar pelatihan da’i dan imam internasional pada tanggal 14 Juni 2020 sampai 11 Juni 2020.  Pelatihan itu diadakan melalui aplikasi zom meeting dengan tema “Menghadapi Pemikiran Ekstrimis; Langkah dan Metode”.

Dalam acara penutupan itu, dihadiri oleh Wakil Ketua OIAA Pusat Osama Yassin, Sekretaris Jenderal OIAA pusat Abdel Dayem Nassair dan salah seorang narasumber pelatihan Prof. Dr. Ibrahim Shalah al-Hudhud.

Dalam sambutannya Osama Yassin mengungkapkan syukur atas terlaksananya program pelatihan perdana secara online.

Dia juga mengatakan, pelatihan ini merupakan strategi organisasi dalam meraih visi-misinya, yaitu untuk menjangkau semua Azhar di dunia, membuat database untuk mereka, kemudian mengambil manfaat dari mereka untuk menyebarkan moderasi Islam.

Dalam acara penutupan acara itu, Dr. Abdel Dayem Naseer menegaskan, bahwa program pelatihan online sangat perlu untuk dilanjutkan dalam rangka menghadapi pemikiran ekstrimis.

“Program ini memang sudah lama dibutuhkan oleh OIAA pusat, merupakan kelanjutan komunikasi antara organisasi dan para alumni Al-Azhar,” kata dia.

Penasehat OIAA pusat, Ibrahim Sholah Al-Hudhud mengungkapkan hal serupa. Dirinya mengapresiasi presentasi para peserta pelatihan tentang berbagai persoalan keumatan.

Dirinya berharap, peserta menjadi duta untuk menyampaikan pesan Al-Azhar ke semua penjuru dunia, terutama di negara, tempat mereka domisili, baik di timur maupun barat.

Sementara itu, Sekjen OIAA Indonesia Muchlis M Hanafi menyampaikan terima kasih kepada Grand Shaikh Al-Azhar dan jajaran pimpinan di OIAA pusat atas kepercayaannya menyelenggarakan pelatihan online pertama bagi tenaga-tenaga dakwah Indonesia.

“Selama pelatihan, baik narasumber maupun peserta menunjukkan keseriusan luar biasa yang ditunjukkan dengan banyak dan panjangnya diskusi setelah setiap sesi. Apalagi jika tema yang dibahas memang merupakan tema yang relatif sensitif seperti konsep jahiliyah, konsep hakimiyah, pola pikir dan gerakan kelompok-kelompok keras semacam ISIS, dan sebagainya,” tuturnya.

(red/Tanto)

Ketua Dekranasda Kota Batam Marlin Agustina bersama Disperindag, menggandeng Gojek melaunching Program IKM Batam Go digital

0

Batam – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam, Marlin Agustina Rudi bekerjasama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag) Kota Batam menggandeng Gojek (PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa) melaunching sebuah inovasi baru yaitu Program IKM Batam Go Digital,di Alun –alun Engku Putri, Batam Centre, Jum’at (12/06/2020).

Program ini bertujuan untuk membantu Industri Kecil Menengah (IKM) Kota Batam dalam promosi dan penjualan pada masa Pandemi Covid-19. Dengan demikian para pelaku IKM dapat beradaptasi dengan sistem promosi dan penjualan secara online. Dimana IKM Kerajinan melalui Go Shop dan IKM Makanan melalui Go Food.

Kepala Dinas Perindag Kota Batam, Gustian Riau melaporkan sebelum Program IKM Batam Go Digital di launching, telah dilaksanakan pelatihan terlebih dahulu selama 2 (hari) pada tanggal 11 – 12 Juni 2020 di Gedung Dekranasda Kota Batam.
Tentu acara pelatihan ini dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditentukan ; menjaga jarak, menggunakan masker dan mengukur suhu tubuh sebelum mengikuti acara.

Adapun peserta yang mengikuti pelatihan ini sejumlah 150 peserta pelaku IKM dimana dibagi menjadi 5 sesi acara.

“IKM di Kota Batam sangat terpengaruh dengan pandemik ini (Covid-19) untuk meningkatkan penjualan pelaku UKM dan IKM di Kota Batam Dekranasda dan Disperindag menggandeng Gojek, Alhamdulillah disambut baik oleh Gojek dan hari ini dapat kita launching” Jelas Gustian.

Senada dengan Gustian, Marlin mengakui bahwa pandemik ini sangat mempengaruhi pendapatan para pelaku IKM dan UKM di Kota Batam. Khususnya para pedagang oleh – oleh dimana pendapatannya dipengaruhi kunjungan wisatawan manca negara (wisman) maupun wisatawan nusantara (wisnus).

“Covid ini tidak dapat kita pungkiri sangat mempengaruhi para pelaku IKM – IKM di Kota Batam tetapi kita tidak boleh down, kita ambil sisi positifnya saat ini kita bergerak ke digital (online) dimana lebih efisen dan efektif” ujar Marlin.

Marlin berterima kasih atas kerjasama dukungan dari Gojek dalam membantu para UKM dan IKM di Kota Batam. Dimana kondisi saat ini sangat tepat untuk memulai mengajak para pelaku usaha untuk lebih mengenal pemasaran dan penjualan melalui digital.

“Kita mulai menghidupkan perekonomian melalui IKM – IKM di Kota Batam melalui online tetapi harus tetap menerapkan protokol – protokol kesehatan yang telah di tentukan”tegas Marlin.

Selanjutnya Istri Walikota Batam, Muhammad Rudi menyaksikan penandatangan Nota kesepahaman (MoU) antara Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral Kota Batam oleh Gustian Riau dan Gojek (PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa) yang ditanda tangani oleh District Head Gojek Batam, David Riston.

 

(red/Kominfo)

Kapolres Bintan AKBP Bambang Pimpin langsung Operasi Aman Nusa II Satgas Penanggulangan covid-19

0

Bintan – Polres Bintan mendukung New Normal bidang sektor wisata di Kabupaten Bintan. Dalam Operasi Aman Nusa II Satgas Penanggulangan covid-19 Seligi 2020 Polres Bintan, TNI bersama Satpol PP Kabupaten Bintan melakukan Patroli skala besar di wilayah Kecamatan Bintan Timur, Bintan Kamis, (11/6/20) pagi jam 08.00 WIB.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono, S.I.K., M.M diikuti oleh PJU Polres Bintan serta personil dari TNI dan Personil Satpol PP Kabupaten Bintan.

Guna mempercepat penanganan Covid-19 di Wilayah Bintan dalam aspek kesehatan, sosial dan ekonomi, Pemerintah Republik Indonesia telah mengumumkan tempat wisata Kabupaten Bintan diberlakukannya New Normal tanggal 15 Juni Tahun 2020.

Untuk mendukung kebijakan tersebut Polres Bintan melalui Tim Satgas pencegahan Operasi Aman Nusa II penanggulangan covid 19 seligi 2020, TNI dan Satpol PP Bintan melaksanakan Patroli Skala besar dan memberikan imbauan kepada masyarakat di Wilayah Kecamatan Bintan Timur, Bintan.

Kegiatan patroli skala besar tersebut dimulai dari Polsek Bintan Timur – Jalan Trikora – Jalan Barek Motor – Jalan Pantai Indah – Jalan Barek Betawi – Tugu Tanjak – Jalan Pasar Berdikari – Jalan Tanah Kuning – Tugu Tanjak – Jalan Barek Betawi – Jalan Barek Motor – Jalan Pantai Indah – Jalan Trikora dan kembali ke Polsek Bintan Timur.

Selama melaksanakan patroli skala besar dilakukan imbauan kepada masyarakat dengan sasaran lokasi Pasar Impress Jalan Pasar Berdikari, Pasar Sayur Jalan Barek Motor, Pasar Ikan Jalan Barek Motor, Swalayan Zoom Jalan Trikora dan Kedai Kopi Kong Kow, Jl. Trikora, Kijang Kota Kecamatan Bintan Timur.

Untuk mendukung New Normal Tim Operasi Aman Nusa II Polres Bintan dan Gabungan TNI dan Satpol PP tak henti-hentinya memberikan imbauan kepada masyarakat.

“Untuk tetap disiplin menggunakan masker ketika keluar rumah dan menjaga jarak, membungkus makanan dan minuman untuk dibawa pulang tidak makan di tempat, agar menerapkan pola hidup sehat, mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer dan menjaga kebersihan lingkungan serta tidak berkumpul ditempat keramaian dengan melakukan physical distancing dan protokol kesehatan,” harap Bambang

Dan kepada seluruh penyelenggara, tempat usaha diwajibkan untuk melakukan pembersihan pada lingkungan dan lokasi usaha masing-masing dengan menggunakan pembasmi kuman (spray fast acting alcoholic/spray disinfectant) dan tulisan pengunjung wajib pakai masker, menyediakan tempat cuci tangan beserta sabun dan alat pengecekan suhu badan thermogun.

“Jika masyarakat tidak mengindahkan dan tidak kooperatif saat diimbau, kita tidak akan segan-segan bertindak tegas dan terukur,” tegasnya.

“Ayo sama-sama kita lebih disiplin dalam menerapkan pola hidup yang sehat demi memutus mata rantai penyebaran penularan Covid-19 di Kepri khususnya di Kabupaten Bintan yang kita cintai ini,” katanya.

(Sumber: Humas Polres Bintan)

BPSK Kota Tanjungpinang mulai menerima pengaduan tagihan listrik

0

Tanjungpinang – Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Tanjungpinang mulai menerima pengaduan tagihan listrik.

BPSK mengakomodir pengaduan terkait kenaikan tagihan listrik PLN ini mulai dibuka Jumat (12/6/2020) hari ini.  Posko pengaduan terletak di Sekretariat BPSK Kota Tanjungpinang (Kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian Tanjungpinang), Jalan Pramuka nomor 5.

Anggota BPSK Kota Tanjungpinang, Elvi Araianti menjelaskan, layanan pengaduan dibuka selama seminggu, dimulai pukul 09.00 dan ditutup menyesuaikan jam kerja pegawai.

“Dibukanya posko pengaduan ini sebagai tindak lanjut Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Provinsi Kepulauan Riau belum lama ini,” kata Elvi.

Warga yang merasa dirugikan dan akan membuat aduan terkait tagihan listrik cukup membawa foto copy KTP, bukti rekening listrik 3 bulan terakhir dan foto pemakaian kWh meteran terakhir.

Elvi menjelaskan, sebelum  posko dibuka, BPSK Tanjungpinang telah menerima dua pengaduan.

“Bagi masyarakat yang merasa dirugikan atas pembayaran tagihan listrik, silahkan datang,” imbuhnya.

 

(red/ksp)

Brigjen TNI Jannie A. Siahaan Jenderal Pertama Pimpin Korem 143/Halu Oleo Kendari

0

Kendari – Tak banyak yang tahu, sosok nakhoda baru Korem 143/Halu Oleo Kendari, Brigjen TNI Jannie Aldrin Siahaan, S.E., M.B.A.

Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan Korem 143/HO, Mayor Arm Sumarsono, dalam rilis tertulisnya di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (11/6/2020).

Diungkapkan Kapenrem, selama ini Korem 143/Halu Oleo dipimpin Perwira Menengah berpangkat Kolonel, namun berdasarkan Surat Keputusan Kasad Nomor Kep/23/2019 tanggal 6 Desember 2019 tentang peningkatan status 22 Korem tipe B ke tipe A, dan pembentukan 1 Korem tipe A jajaran TNI AD, salah satunya Korem 143/HO.

“Dengan adanya perubahan status tersebut, maka orang pertama yang menjabat Komandan Korem berpangkat Bintang Satu sejak terbentuknya Korem 143/ HO adalah Brigjen TNI Jannie Aldrin Siahaan,” ujarnya.

“Bersama 73 Pati TNI AD lainnya, Danrem (Brigjen TNI Jannie Aldrin Siahaan) melaksanakan laporan korps kenaikan pangkat dipimpin Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa di Mabesad, pada Rabu (10/6/2020),” jelas Sumarsono.

Sosok Jannie Aldrin Siahaan

Jannie Aldrin Siahaan lahir pada tanggal 25 Agustus 1969 di Makassar, tepatnya di asrama militer Yonarmed 6/76 Tamarunang yang sekarang menjadi Yonarmed 6/105 Kostrad yang berlokasi di Jl. Letjen Andi Mappaoddang Jongaya Makassar.

Pada usia 10 tahun, beliau pindah ke Kota Kendari mengikuti orangtuanya yang saat itu menjabat Kasdim 1417/Kendari di asrama Militer Kampung Salo. Pendidikan kelas 1 SD sampai dengan kelas 3 SMP dihabiskan di sana.

Selanjutnya dikarenakan orangtua yang menjabat Dandim 1417/Kendari pindah kembali ke rumah jabatan Dandim 1417/Kendari dari kelas 1 sampai dengan kelas 2 SMA.

Jannie Aldrin mengenang, seiring berjalannya waktu, karena kental dengan didikan militer makin membulatkan tekadnya mengikuti jejak sang ayah untuk menjadi seorang militer pula.

“Bukan perkara mudah, untuk menggapai cita-citanya itu, berangkat sekolah saja harus berjalan kaki setiap harinya antara 6-8 Km,” imbuhnya.

Dari keterbatasan itulah, apalagi kalau melihat beberapa Taruna yang pulang kampung ke Kampung Salo, salah satunya Taruna Akpol Idham Aziz yang saat ini menjabat Kapolri, dan Taruna Akmil Kolonel Inf Desius yang pernah menjabat Kapendam VII/Wrb, makin membulatkan tekadnya menjadi seorang tentara.

“Setelah lulus SMA, waktu yang dinanti-nanti pun tiba. Selama satu minggu mengikuti proses seleksi, bersamaan dengan seleksi UMPTN, saya pun berangkat ke Magelang,” ucap Jannie.

Dan saat berada di Magelang, sang Ibu menyampaikan bahwa dirinya lulus UMPTN dan diterima di Fakultas Perikanan Unsrat Manado.

Dengan tegas, Jannie pun memberi jawaban kepada sang ibu untuk menunggu sampai pengumuman kelulusan Taruna.

“Ketika pengumuman pun tiba, saya salah satu peserta yang lulus dan langsung mengikuti pendidikan Taruna di Magelang. Sungguh senang dan bangga rasanya,” kenang Jannie.

Perjalanan Karier

Setelah menyandang pangkat Letnan Dua (Letda), Alumni Akmil 1991 ini mengawali kariernya sebagai Pama berdinas di Kodam V Brawijaya dan Kodam XVII Trikora, selesai Selapa dengan pangkat Pamen berdinas di Jajaran Kostrad sampai dengan menjadi Danyon di Kostrad.

Kariernya pun terus meningkat pada tahun 2008 menjabat sebagai Danyonif L 432/3/1/Kostrad, Dandim 403 Rem 142 Dam VII/Wrb, Atmil RI di Filipina, Paban V Kermamil Sopsad. Dan pada tahun 2020 berdasarkan Sprin/1205/IV/2020 menjabat sebagai Danrem 143/HO.

Adapun penugasan operasi antara lain Ops Tim-Tim tahun 1993, Ops Rajawali Papua tahun 1999, Opslihkam Aceh (NAD) 2003 dan Ops Pam Obvitnas Papua 2006.

Sementara penugasan ke luar negeri di antaranya ke Australia, Filipina, Malaysia, Spanyol, Brazil, Thailand, New Zealand, Amerika Serikat, India dan Korea Selatan.

 

 

(red/DISPENAD)

Pemotongan hewan kurban Hari Raya Idul Adha 1441 H mengikuti protokol kesehatan

0

Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan memberikan izin masjid atau musala untuk melaksanakan pemotongan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1441 H mendatang. Namun di tengah pandemi corona virus disease (Covod-19) tentunya harus mematuhi protokol kesehatan.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan pihaknya sengaja mengumpulkan para pengurus masjid dan ulama untuk meminta masukan dan saran terkait pelaksanaan ibadah Hari Raya Idul Adha 1441 H. Sebelum nantinya Pemko Batam mengeluarkan edaran terkait Salat Idul Adha dan tata cara pemotongan hewan kurban.

“Seharusnya memang di RPH (Rumah Pemotongan Hewan) lebih mudah dilakukan pengawasan karena di bawah Pemko Batam langsung. Tapi kalau seluruh hewan kurban semua di potong di RPH saya kira mungkin tak sanggup, karena jumlahnya ribuan,” kata Rudi di Dataran Engku Putri, Kamis (11/6).

Karena itu pihaknya dalam waktu dekat akan mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan ibadah Hari Raya Idul Adha 1441 H. Selain itu juga menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Agama RI. Termasuk juga nantinya akan mengatur apakah salat Idul Adha di masjid atau di lapangan.

“Untuk salat nanti melihat perkembangan, karena masih ada sekitar dua bulan lagi. Apakah boleh di masjid atau dilapangan nanti akan dilakukan rapat kembali,’ kata Rudi.

Kemudian terkai pemotongan hewan ada beberapa hal yang nantinya akan diatur, terutama yang berkaitan dengan protokol kesehatan. Seperti halnya jumlah panita kurban mulai dari penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban nantinya akan dibatasi, sehingga tidak ramai seperti tahun-tahun sebelumnya.

Untuk menjaga daging tetap higienis, tempat pemotongan hewan juga wajib untuk bersih. Termasuk alasnya nanti tidak boleh lagi yang langsung ketanah. Alas bisa disemen atau menggunakan terpal. Kemudian untuk yang memotong hewan kurbannya juga akan diatur terkait pakaianya atau menggunakan alat pelindung diri.

“Selain itu juga tidak boleh menggunakan hand sanitizer, lebih baik menyediakan tempat cuci tangan dengan air yang mengalir dengan menggunakan sabun. Hal ini harus menjadi pehartian bersama,” tegasnya.

Rudi juga menjelaskan untuk kesehatan hewan kurban yang akan masuk ke Batam harus memenuhi standar kesehatan dari Kementerian Pertanian (Kementan). Pengawasan nantinya akan dilakukan secara ketat agar hewan-hewan yang masuk ke Batam benar-benar sehat dan layak untuk dijadikan hewan kurban.

“Ada yang tanya ke saya boleh tidak jualan di pinggir jalan? Kalau soal itu koordinasikan saja ke Camat, yang penting setelah Idul Adha harus bersih semua,” katanya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Zulkarnain mengatakan jumlah hewan kurban di Batam setiap tahunnya mengalami peningkatan. Tahun 2019 lalu jumlahnya sekitar 3904 hewan atau meningkat sekitar 41 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Di tengah pandemi Covid-19 saat ini tentunya ada beberapa hal yang berbeda dan banyak hal yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah terkait protokol kesehatan. Saat ini pihaknya juga masih menunggu juknis dari Kementerian Agama RI.

“Masih ada sekitar dua bulan, karena itu kita harus mempersiapkan mulai dari sekarang. Seperti yang disampaikan Pak Wali Kota tadi lantai tidak boleh tanah, harus sudah yang semen,” katanya.

Komisioner Bawaslu Kepri Indrawati optimis anggaran Pilkada Kepri cukup di masa Pandemi Covid – 19

0

Tanjungpinang – Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kepulauan Riau (Bawaslu Kepri) mengupayakan tidak meminta anggaran lagi ke pemerintah setempat untuk penyelenggaraan pilkada di masa pandemi COVID-19.

Komisioner Bawaslu Kepri Indrawan, di Tanjungpinang, Kamis (11/6), mengatakan, pihaknya berupaya meminimalisir penggunaan anggaran pilkada mengingat pemda juga sedang kesulitan anggaran dalam menangani COVID-19.

Berbagai kegiatan sosialisasi pengawasan pilkada dalam pertemuan di hotel dan lainnya, ditiadakan. Namun kegiatan itu tetap dilaksanakan melalui virtual.

Kegiatan peningkatan sumber daya manusia di Bawaslu Kepri juga tidak dilaksanakan dalam ruangan, melainkan secara virtual dengan memanfaatkan aplikasi berbasis dalam jaringan.

Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual dapat menghemat anggaran.

“Kami masih melakukan restruktur anggaran. Banyak anggaran yang dipangkas, yang kemudian dapat digunakan untuk kegiatan lain yang penting, seperti pengadaan alat pelindung diri untuk petugas pengawas di lapangan,” ujarnya.

Indrawan mengatakan Pemprov Kepri menetapkan anggaran untuk Pilkada Kepri yang dikelola Bawaslu Kepri sebesar Rp49 miliar. Bawaslu Kepri menggunakan anggaran tersebut sebelum pandemi COVID-19 tidak mencapai Rp10 miliar.

Bawaslu Kepri potensial mengembalikan anggaran pilkada kepada Pemprov Kepri lantaran banyak kegiatan yang dilaksanakan, namun anggaran yang digunakan dapat dipangkas.

“Kami justru akan mengembalikan sisa anggaran berdasarkan hasil pembahasan restruktur anggaran. Ini juga sebagai bentuk tekat kami membantu Pemprov Kepri yang menghadapi masa-masa sulit dalam menangangi COVID-19,” tuturnya.

Anggaran pengawasan yang dikelola Bawaslu Kepri bukan hanya untuk Bawaslu Kepri, melainkan juga Bawaslu Tanjungpinang. Tanjungpinang tidak menyelenggarakan pilkada serentak, melainkan penyelenggara pemilunya melaksanakan Pilkada Kepri 2020 di kota itu.

“Kalau memang memungkinkan kami akan meminta masker, hand sanitizer, sarung tangan, pelindung wajah dan cairan disinfektan kepada Pemprov Kepri sehingga kami tidak perlu mengadakannya lagi,” ucapnya.

Tracing yang dilakukan pemerintah daerah semakin masif, sembuh 12.636 pasien

0

Jakarta – Jubir Pemerintah untuk COVID-19 dr. Achmad Yurianto mengatakan secara rinci pada masing-masing provinsi spesimen lebih banyak didapat dari kontak tracing. Hal tersebut menunjukkan tracing yang dilakukan pemerintah daerah semakin masif.

“Kita rinci lebih lanjut pada masing-masing provinsi, sebagai contoh Jawa Timur, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan spesimen kita terima lebih banyak dari kontak tracing yang saat ini sangat agresif dilaksanakan oleh Dinkes setempat,” katanya pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Jakarta, Kamis (11/6/2020).

Dari kontak tracing itu sebagian besar yang ditemukan adalah kasus tanpa gejala atau dengan gejal minimal yang dipersepsikan oleh penderita tidak mengalami sakit apapun.

“Inilah pentingnya dari kasus ini, masyarakat harus terus diedukasi,” ujarnya.

Spesimen yang diperiksa per hari ini sebanyak 16.702 total 463.620. Hasilnya pasien positif COVID-19 bertambah 979 sehingga total 35.295. Penambahan kasus terbanyak ada di Jawa Timur 297 kasus, Sulawesi Selatan 141 kasus, DKI Jakarta 128 kasus, Kalimantan Selatan 69 kasus, dan Sumatera Utara 45 kasus.

“Ada 16 provinsi melaporkan di bawah 10 kasus dan 9 provinsi 0 kasus. Sementara pasien sembuh bertambah 507 orang total 12.636, pasien meninggal 41 total 2.000,” imbuhnya.

Ia mengingatkan kepada masyarakat untuk terus memakai masker setiap keluar rumah dan menghindari kerumunan. Sering mencuci tangan dengan sabun akan efektif membunuh kuman yang ada di tangan.

Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan COVID-19 dr. Reisa Broto Asmoro mengatakan mencuci tangan dengan baik dan benar akan membunuh lebih dari seribu kuman baik bakteri, virus, dan jamur. Penelitian menunjukkan bahwa tangan berpotensi lebih besar menyebarkan kuman ke orang lain.

“Sejumlah studi menunjukkan bahwa virus COVID-19 dapat bertahan sampai dengan 72 jam di atas permukaan plastik dan besi tahan karat dan dapat bertahan sekitar 4 jam di atas permukaan tembaga, serta kurang dari 24 jam pada kertas karton,” katanya.

Jadi, tambahnya, kita harus selalu ingat untuk mencuci tangan dengan sabun setiap saat karena kemungkinan besar kita akan menyentuh permukaan benda-benda di sekitar kita.

Dukung kegiatan New Normal, Sat Sabhara Polres Natuna laksanakan Penyemprotan Disinfektan

0

Natuna – Kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Polres Natuna bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) di Wilayah Seputaran Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna,Untuk pencegahan penyebaran Covid-19 dengan cara penyemprotan Cairan Disinfektan di luas jalan Wilayah Natuna,sampai menuju Masjid Agung,dan tempat umum lainya.

Sesuai dengan arahan Polres Natuna AKBP Ike Krisnadian.SIK.M.Si.Untuk Pencegahan penyebaran Covid-19 di tahun 2020. serta patroli dialogis terhadap masyarakat untuk medukung program New Normal yg dicanangkan pemerintah kemudian yang dilaksanakan oleh para personil Sat Shabara Polres Natuna, dipimpin Kaur Bin Ops Sat Sabhara Ipda LH. Sagala serta anggotanya saat di konfirmasi melalui Whats Up, Kamis, (11/06/2020).

Masih Ipda LH.Sagala,Untuk mempertahankan zona hijau saat ini di kabupaten Natuna perlu adanya kesadaran dari masyarakat untuk selalu mengikuti peraturan-peraturan yang di terapkan oleh pemerintah pusat seperti PSBB,Selalu mencuci tangan,memakai masker& Jaga Jarak ini bentuk salah satunya untuk pencegahan dari penyebaran Covid-19 Maka dari itu Polres Natuna selalu melaksanakan tugas mengutamakan keselamatan masyarakat dengan melaksanakan kegiatan Patroli dialogis & penyemprotan Cairan Disinfektan rutin yang sudah terlaksanakan bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dengan mengunakan mobil Water Canon di seluruh jalan di Wilayah Natuna”Ungkap lpda.LH.Sagala.

Sesuai dengan Program-program dari pemerintah Daerah Maupun Pemerintah Pusat untuk melaksanakan kegiatan dalam bentuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19,Untuk melaksanakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh TNI Polri Dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Natuna.

Dan untuk penyemprotan cairan disinfektan akan terus dilaksanakan sampai berakhir masa Covid-19 sesuai dengan program-program Pemerintahan Daerah untuk menge stabilkan zona hijau di Natuna dalam melaksanakan tugas TNI dan Polri.Yang saat ini melakukan upayah pencegahan atau memutuskan mata rantai Covid-19 Sesuai arahan dari Persiden Ri

Dalam melaksanakan kegiatan penyemprotan Cairan Disinfektan terlihat hadir Kadis Damkar Natuna Syawal dan Kaur Bin Ops Sat Shabara Polres Natuna, Ipda.LH.Sagala,serta anggotanya.

Disnaker Batam sebut Batam masih Primadona tujuan investasi

0

Batam – Kepercayaan investor terhadap Batam masih tinggi dalam penanganan corona virus disease (Covid-19). Hal itu bisa dilihat dari beberapa perusahaan asing yang saat ini mulai merekrut karyawan baru.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan akibat pandemi Covid-19 sebelumnya memang banyak perusahaan yang terpaksa melakukan efisiensi pengurangan karyawan. Namun saat ini banyak perusahaan yang mulai membuka lapangan pekerjaan baru, terlebih lagi di sektor industri manufactur.

“Beberapa perusahaan sudah kembali membuka perekrutan karyawan bulan ini,” kata Rudi di Batam Center, Selasa (9/6.

Dijelaskannya bahwa akibat tutupnya perusahaan-perusahaan di Malaysia dan Filipina membuat beberapa perusahaan di Batam kebanjiran orderan barang. Banyak produksi barang dialihkan ke Batam.

“Dengan adanya permintaan yang meningkat otomatis membutuhkan karyawan untuk memenuhi permintaan tersebut,” katanya.

Rudi menjelaskan dengan mulai adanya kembali lapangan pekerjaan tersebut diharapkan bisa menjadi salah satu solusi bagi karyawan yang sebelumnya di berhentikan dari perusahaan lamanya. Laporan di Disnaker Kota Batam, tercatat hingga Mei 2020 ada sektar 15 ribu karyawan terkena dampak Covid-19.

Pihaknya juga berharap dengan adanya kepercayaan pelaku usaha terhadap Batam bisa mendorong pulihnya ekonomi Batam, meskipun pandemi Covid-19 belum berakhir. Rudi mengaku juga terus mengingatkan kepada perusahaan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan sesuai imbauan dari pemerintah.

“Saya sudah beberapa kali turun langsung ke perusahaan-perusahaan. Alhamdulillah protokol kesehatan sudah diterapkan dan kalau dilihat perusahaan ini malah sebenarnya lebih ketat menerapkan protokol kesehatan itu,” katanya.

Mulai dari masuk kantor, kemudian jaga jarak saat makan, pembagian shif termasuk jumlah orang di dalam ruangan juga sudah diatur dengan baik sesuai dengan protokol kesehatan. Termasuk saat perekrutan karyawan baru, tidak hanya orangnya yang dibatasi tapi sistemnya juga sudah menggunakan online seluruhnya.

“Tidak ada penerimaan di centre community (cc) atau tempat keramaian lainnya. Tes seleksi masuk perusahaan juga dibatasi. Setiap kali tes paling banyak itu yang dipanggil mungkin sekitar 10 pelamar. Jadi tidak sekaligus semuanya,” katanya.

 

(red/MCB)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga