8.6 C
New York
Tuesday, May 12, 2026
spot_img
Home Blog Page 700

TNI dan Polri siap mendukung adaptasi kebiasaan baru di tengah masyarakat masa pandemi Covid-19

0

Jakarta – Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) siap mendukung penuh penerapan prosedur dan adaptasi kebiasaan baru di tengah masyarakat selama masa pandemi Covid-19.

Prajurit TNI dan Polri telah diturunkan di banyak tempat untuk secara persuasif dan humanis mengingatkan kepada masyarakat mengenai pentingnya protokol kesehatan untuk tetap dipatuhi.

“Prajurit (TNI dan Polri) di lapangan berinteraksi secara humanis mengajak masyarakat untuk tetap bersama-sama menjaga protokol kesehatan tersebut sehingga masyarakat bisa beraktivitas namun tetap aman dari Covid-19,” ujar Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, Minggu (7/6/2020).

Hadi menjelaskan, TNI dan Polri secara bersama-sama telah menerjunkan anggotanya di sejumlah zona merah yang terdapat pada 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota.

Selain itu, Hadi menjelaskan bahwa prajurit TNI/Polri juga diturunkan di 102 kabupaten/kota yang merupakan zona hijau untuk senantiasa mengajak serta mengingatkan masyarakat berdisiplin menerapkan protokol kesehatan dan kenormalan baru.

Senada dengan Panglima TNI, Kapolri Jenderal Idham Azis juga menyampaikan bahwa kunci utama bagi masyarakat untuk produktif namun tetap aman dari penyebaran Covid-19 ialah berdisiplin mengikuti protokol kesehatan dan imbauan pemerintah.

Lebih lanjut, Kapolri juga menyampaikan bahwa TNI dan Polri juga akan menambah pasukannya untuk turun di 138 kabupaten/kota yang masuk ke dalam zona kuning penyebaran Covid-19.

“Saya bersama Bapak Panglima, mengimbau kepada masyarakat ayo kita bersama mendisiplinkan diri agar kita terhindar dari Covid ini karena Covid ini tidak memilih siapa yang akan menjadi sasarannya. Ini penting, pembelajaran mengenai disiplin tadi,” tuturnya.

 

(red/setkab)

Dinas PMD Sleman Perhatikan 3 Hal Bila Pilkades Gelar 30 Agustus 

0

Sleman –  Kendati DPRD Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta sudah mengagendakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di 49 Desa akan digelar pada Minggu 30 Agustus mendatang namun Dinas Pemberdayaan Masyarkat Desa atau PMD sebagai pelaksana kegiatan itu masih mempertimbangkan beberapa hal.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Sleman, Budiharjo mengatakan, apabila pelaksanaan Pilkades berlangsung pada tanggal 30 Agustus 2020 pihaknya harus memperhatikan tiga hal utama.

Pertama kata Budiharjo, status tanggap darurat nasional Covid-19. Kedua, terkait maklumat Kapolri. Dan ketiga, kesiapan TTL (Tim Teknis Lapangan) Pilkades.

“Kapan perguruan tinggi mulai aktif perkuliahan lagi. Semuanya masih kami kaji,” ungkapnya saat dihubungi melalui selularnya, Minggu 7 Juni 2020 malam.

Lebih lanjut Budi menambahkan, saat ini pihaknya masih membahas secara rinci berapa penambahan jumlah anggaran untuk pelaksanaan Pilkades ditengah pandemi Covid-19 ini.

“Untuk kebutuhan anggaran baru kami hitung kembali. Masih dalam pembahasan di Dinas PMD,” jelas Budi.

Mengenai jumlah petugas yang akan diterjunkan Budi menyebut akan menurunkan lebih dari jumlah tempat penungutan suara (TPS) yang ada.

“Jumlah TPS  (untuk pelaksanan Pilakdes ada) 1.102. Namun, untuk TTL kami siapkan 1.220 termasuk cadangan,” pungkas Budiharjo.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Sleman Haris Sugiharta mengatakan, pelaksanaan Pilkades sudah diagendakan akan digelar pada Minggu 30 Agustus mendatang.

“Pelaksanaan Pilkades kita agendakan pada tanggal 30 Agustus. Paling lambat ya awal bulan September harus sudah digelar Pilkades itu,” kata Haris Jumat 5 Juni 2020.

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, pelaksanaan Pilkades sepenuhnya menjadi tangggug jawab Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sleman.

“Kita lihat bagaimana kesiapan Dinas PMD untuk melaksanakan Pilkades pada bulan akhir Agustus nanti. Apakah mereka siap atau tidak. Namun, kami sudah mengagendakan pada akhir Agustus harus digelar. Bila tidak, awal bulan September harus terlaksana Pilkades itu,” ungkap Haris.

(red/Tanto)

Dua orang pemancing tenggelam di Perairan Tanjung Pinggir Batam

0

Batam- Dua orang pemancing, Febri dan Anang dilaporkan tenggelam terseret arus laut di Perairan Tanjung Pinggir, Batam, Minggu (7/6/2020).

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Mu’min, SE membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Benar. Kami terima laporan kejadian dari korban yang selamat sekira pukul 15.20 WIB,” terangnya.

Menurut Mu’min, kejadian tersebut bermula saat 3 pemancing mengarung di terairan tersebut.

“Lalu kedua korban terpeleset dan jatuh ke laut dan terseret arus laut yang sedang pasang,” tambahnya.

Seorang korban selamat, Eko Budianto langsung melaporkan kejadian tersebut.

“Tim rescue Pos SAR Batam dan unsur SAR gabungan sudah menuju lokasi kejadian untuk upaya SAR terhadap korban,” pungkasnya.

 

 

(red/primetimes.id)

Ketua Pengurus Pura Agung Jagatnatha Pekanbaru Ketut Sujarwo terharu atas bantuan sembako yang disalurkan PB-GNP Covid 19

0

Pekanbaru-Pengurus Besar Gerakan Nahdlatul Ulama Peduli (PB GNP) Covid 19,  bertemu Ketua Pengurus Pura Agung Jagatnatha Pekanbaru Riau,  Ketut Sujarwo, yang saat itu didampingi Pemangku Pura Agung Jagatnatha I Wayan Sutama, Pinandita I Wayan

Dalam kunjungan itu terlihat Ketua Umum PB GNP Covid 19 T Rusli Ahmad, Sekjen PB-GNP Covid 19 Prof Dr Ashaluddin Jalil MS, Bendahara Umum Alexander Pranoto, dan Wasekjen Landa Trinado, serta pengurus lainnya.

Rusli Ahmad secara simbolis langsung menyalurkan bantuan sembilan bahan pokok (sembako) kepada Ketua Pengurus Pura Agung Jagatnatha Pekanbaru Riau,  Ketut Sujarwo.

Terlihat keakraban dalam pertemuan itu. Keduanya berbincang-bincang. Sesekali T Rusli Ahmad tersenyum. Begitu juga para pengurus Pura yang hadir saat itu.

Ketua Pengurus Pura Agung Jagatnatha Pekanbaru Riau,  Ketut Sujarwo, sangat terharu dan berterima kasih atas kunjungan dan bantuan sembako yang disalurkan Pengurus Besar Gerakan Nahdlatul Ulama Peduli (PB-GNP) Covid 19 ke Pura Agung tempat ibadah umat Hindu di Pekanbaru, Provinsi Riau.

Menurut Pemangku Pura Agung Jagatnatha Pekanbaru, I Wayan Sutama, bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kurang mampu yang dinilai sangat membutuhkan bantuan.

Dia menyebutkan baru kali ini Pengurus Pura Agung tersebut mendapat perhatian dan bantuan di tengah pandemi Covid-19.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak dari

Pengurus Besar Gerakan Nahdlatul Ulama Peduli (PB-GNP) Covid 19, Riau yang memperhatikan kami yang minoritas ini, ” ujar dia.

Ketua Umum Pengurus Besar Gerakan Nahdlatul Ulama Peduli (PB GNP) Covid 19, T Rusli Ahmad menyampaikan, bahwa pandemi Covid-19 ini bukan lagi hanya menjadi masalah kesehatan, tetapi juga telah berdampak ke sektor lain.

“Bukan di sisi kesehatan saja, tapi juga sudah masuk ke bidang lain seperti ekonomi dan sosial,” ujar Rusli Ahmad.

Dikatakan Rusli Ahmad, penyaluran bantuan ke warga terdampak Covid-19 merupakan perwujudan kehadiran PB GNP Covid 19 dalam menangani pandemi global ini.

“Kita merajut kebhinnekaan dan kebersamaan. Kita berupaya membantu masyarakat di wilayah-wilayah yang mengalami kesusahan yang belum mendapat bantuan dari Pemerintah. Jadi PB-GNP Covid-19 ini juga perpanjangan dari tangan Pemerintah membantu warga yang belum mendapat bantuan,” kata Rusli Ahmad, Ahad (7/6/2020), kepada media.

Untuk diketahui, PB GNP Covid 19 sebelumnya menyalurkan bantuan sembako kepada Umat Kristiani dan Buddha.

Rusli menyebutkan, pihaknya akan terus melakukan aksi kemanusiaan dan menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang terkena dampak Covid 19 ini.

“Seluruh bantuan didistribusikan semuanya. Tidak ada yang disisakan atau disisihkan. Kami berharap sembako yang sudah disalurkan bisa bermanfaat bagi masyarakat penerima,” ujar dia.

(red/tio)

Hampir 80% Penderita Tidak Mengalami Gejala Covid-19

0

Jakarta – Juru bicara pemerintah penanganan Covid-19 Achmad Yurianto kembali memperbarui data perkembangan Covid-19 di Indonesia. Hari ini, penambahan kasus positif meningkat sebanyak 993 kasus. Dengan demikian total kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 sebanyak 30.514 orang. Penambahan ini berasal dari pemeriksaan spesimen sebanyak 13.09, sehingga totalnya 394.086 spesimen.

“Kenaikan tertinggi pada hari ini kita dapatkan dari pemeriksaan di Jawa Timur sebanyak 286 kasus, DKI Jakarta 104 sebagian berasal dari tracing yang secara agresif dan dari Pekerja Migran Indonesia yang masuk melalui Soekarno-Hatta, Papua 87 orang, Sulawesi Utara 79 orang, Sumatera Utara 68 orang orang” kata Yuri

Penambahan juga terjadi pada kasus sembuh yakni 464 total 9.907, kasus meninggal bertambah 31 total 1.801. Dengan wilayah terdampak di 421 Kabupaten/Kota di Indonesia.

Yuri menekankan kenaikan ini harus disikapi secara bijak dengan terus disiplin mematuhi protokol kesehatan. Seperti yang kita tahu, Covid-19 merupakan penyakit infeksi saluran pernafasan yang menular melalui percikan droplet baik saat batuk maupun bersin. Data yang dimiliki pemerintah, sebaran droplet sejauh 1 meter dan dapat menempel pada benda sekitar. Oleh karenanya mereka yang berjarak kurang dari 1 meter dan memegang benda yang terpapar droplet kemudian tangan yang sudah tersemar menyentuh area wajah, sangat memungkinkan terjadinya penularan.

“Mari kita merubah cara hidup kita agar lebih sehat dan lebih aman agar bisa terhindar dari kemungkinan penularan, mari kita menjaga jarak setidaknya lebih dari 1,5 meter, ini penting karena kita tidak pernah tahu siapa yang sakit dan sehat. Karena dari data yang dihimpun, hampir 80% tidak memiliki gejala apapun, sehingga yang bersangkutan merasa baik-baik saja, inilah yang menjadi risiko terbesar dari sumber penularan,” imbuhnya.

Selain menjaga jarak, Yuri menekankan agar masyarkaat turut membudayakan kebiasaan menggunakan masker dengan benar saat keluar rumah, saling mengingatkan pada masyarakat yang belum menerapkan protokol kesehatan, rutin mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir.

“Kebiasaan ini bukan hanya kita gunakan di rumah, sekitar rumah tetapi dimanapun, oleh karena itu dengan cara seperti ini kita akan tetap aman. Karena tugas kita saat ini adalah tetap aman dan produktif,” ujarnya.

 

 

(red/Kemenkes)

Satgas Covid-19 Natuna : Kadis PU Positif Corona, Masyarakat Jangan Panik

0

Batamtimes.co – Natuna – Juru bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah membenarkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Helmi Wahyuda, positip Covid-19 menjadi pasien ke 118 positif Corona di Provinsi Riau.

Helikopter MI-17 milik TNI AD terjatuh,4 orang Meninggal dunia

0

Jateng – Telah terjadi kecelakaan Helikopter MI-17 milik TNI AD dengan nomor registrasi HA 5141, Sabtu,( 6/6/2020).Pukul 13.40. Helikopter itu jatuh di Kaliwungu, Kec. Kendal, Jawa Tengah.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Nefra Firdaus dalam siaran pers sabtu kemarin menyatakan, Helikopter tersebut sedang melaksanakan misi latihan terbang di Pusat Pendidikan Penerbang AD, Semarang, Jawa Tengah, sebagai bagian dari program Pendidikan Calon Perwira Penerbang 1.

“Helikopter dinyatakan dalam kondisi baik sebelum terbang, karena saat dilaksanakan Pre-flight Check tidak ditemukan hal-hal menonjol. Selain itu, misi latihan terbang endurance pertama (sebelum misi ke-2) juga berjalan dengan aman.”katanya

Dikatakan Nefra, Sekitar jam 12.35 siang, Helikopter ini melaksanakan misi latihan terbang endurance kedua dengan materi terbang Tactical Manuver.

Dan sekitar jam 13.40 siang tadi, Helikopter MI-17 ini jatuh di Kaliwungu, Kec. Kendal, Jawa Tengah.

Setelah jatuh, Helikopter MI-17 ini terbakar dan menyebabkan 4 orang crew meninggal dunia, sementara 5 lain-nya luka-luka. Korban luka-luka saat ini sudah evakuasi ke Rumah Sakit terdekat.

Penyebab jatuh-nya Helikopter MI-17 TNI AD masih dalam proses investigasi.

Korban jatuh-nya Helikopter MI-17 TNI AD adalah sbb :

1. Kapten Cpn Kadek (MD)
2. Kapten Cpn Fredi (MD)
3. Kapten Cpn Y Hendro (MD)
4. Lettu Cpn Wisnu (MD)
5. Lettu Cpn Vira Yudha
6. Praka Nanang
7. Praka Rofiq
8. Praka Supriyanto
9. Praka Andi

 

(red/adi)

PDI Perjuangan Sleman Bantu 3 Rumah Warga Nyaris Roboh

0

Sleman – Ditengah pandemi Covid-19 atau Corona yang sedang melanda, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogkarta (DIY) membantu 3 rumah warga yang nyaris roboh atapnya di Dusun Sanggrahan, Desa Caturharjo, Kecamatan Sleman Minggu 7 Mei 2020.

Tiga rumah warga yang memperoleh bantuan tersebut adalah Ny Partiyem Dusun Sanggrahan RT 06, RW 24, Sugiman dan Ny Sokiyem di Padukuhan yang sama.

Hadir dalam acara tersebut politisi senior PDI Perjuangan Sleman Haris Sugiharta, anggota DPRD Provinsi DIY Dra Rita Nurmastuti M.Pd dan Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Sleman Kustini Sri Purnomo.

“Bantuan pembenahan atap rumah warga yang nayris roboh ini diberikan sebagai bentuk kepedulian partai kami. Sebagai partainya wong cilik kami harus hadir tengah masyarakat yang membutuhkan,” kata Haris kepada wartawan.

Ketua DPRD Kabupaten Sleman ini melanjutkan, sebagaimana perintah Ketua umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri partai berlambang kepala banteng dengan moncong putih ini harus hadir dan memberikan pelayanan kepada rakyat yang membutuhkan.

“Ibu Megawati selalu berpesan setiap kader PDI Perjuangan harus selalu turun  kemasyarakat mendengarkan aspirasinya. Maka itu kami berinisiatif membenahi atap warga yang nyaris ambruk ini,” pungkas Haris Sugiharta.

 

(red/Tanto)

Pemkab Anambas membuka kembali akses untuk kapal angkut ikan asal Hongkong

0

Tarempa- masa pandemi Covid-19 yang melanda dunia membuat segala sektor terhenti terutama sektor ekonomi. Di Kabupaten Kepulauan Anambas para nelayan merasakan dampak dari pandemi tersebut.

Kurang lebih 5 (lima) bulan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menutup akses transportasi laut untuk keluar masuk bagi kapal angkut ikan asal dari Negara Hongkong yang biasanya membawa ikan milik nelayan budidaya air laut Anambas.

Berdasarkan penjelasan dari Kepala Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas Efi Sjuhairi melalui pesan whatsapp mengatakan, sebagaimana kita ketahui, Pandemi Covid-19 melanda seluruh negara termasuk China, Hongkong dan Indonesia, semua Negara menutup atau membatasi akses keluar masuk termasuk eksport import, begitu juga dengan Anambas turut merasakan imbas dari pandemi ini untuk tetap mematuhi aturan tersebut.

“Jadi lebih kurang sudah 5 (lima) bulan kita tidak melakukan aktifitas export ikan hidup karena antisipasi penyebaran virus oleh pihak China, Hongkong maupun Indonesia,” ujar Efi, Jumat, (5/6/2020).

Dikatakanya,setelah Pemerintah Pusat mulai mempersiapkan untuk menyongsong tatanan normal baru (new normal), Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas membuka kembali akses transportasi laut untuk kapal angkut ikan asal negara Hongkong yang membawa ikan milik nelayan budidaya air laut Anambas.

Kebijakan ini dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas demi mempertahankan perekonomian nelayan budidaya agar tidak lumpuh, dan tetap mematuhi peraturan Pemerintah untuk menerapkan Protokol Kesehatan.

 

(red/Kominfo/dhani)

Persekutuan Doa BP Batam Bagikan Paket Sembako untuk Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19

0

Batam – Persekutuan Doa Badan Pengusahaan (BP) Batam menyerahkan 311 paket sembako bagi masyarakat Batam yang terdampak pandemi Covid-19. Kegiatan ini dilakukan pada Sabtu (6/6/2020) di Gedung Marketing Centre BP Batam, Batam Centre.

Penyerahan paket bantuan sembako ini dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan pencegahan pandemik Covid-19.

Penasehat Persekutuan Doa BP Batam, Binsar Tambunan dan Sylvia Jeannette Malaihollo dan Ketua Persekutuan Doa BP Batam, Ferry Wise Manullang menyerahkan paket sembako dalam bentuk voucher secara simbolis kepada Anggota Persekutuan Doa BP Batam yang bertanggung jawab dalam pendistribusian paket sembako kepada penerima sembako yang telah didata sebelumnya.

Ketua Persekutuan Doa BP Batam, Ferry Wise Manullang, mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Persekutuan Doa BP Batam kepada masyarakat Batam, khususnya para pekerja harian, yang terkena dampak pandemik Covid-19.

Hal ini juga sesuai imbauan dan arahan dari Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, yaitu agar para pegawai BP Batam selalu meningkatkan kebersamaan dan kepedulian kepada masyarakat, apalagi pada masa pandemik Covid-19.

Jumlah paket sembako yang didistribusikan sebanyak 311 paket, terdiri dari 10 kg beras, minyak goreng, gula pasir, dan mie instan, dengan sumber pendanaan dari donasi para pegawai BP Batam yang tergabung dalam Persekutuan Doa BP Batam.

Ketua Persekutuan Doa BP Batam mengharapkan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat Batam, khususnya pekerja harian yang terdampak oleh wabah Covid-19 dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

”Kami harap bantuan ini dapat digunakan sebaik-baiknya oleh para penerima. Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga kita semua dapat bekerja kembali, dan ekonomi masyarakat kembali pulih,” harapnya.

Paket sembako ini akan didistribusikan ke beberapa gereja di Kota Batam, yakni Gereja HKBP Lubuk Baja Sektor Muara Takus, HKBP Lubuk Baja Sektor 1 Baloi Kolam, Gereja Katolik St. Petrus, GPIB Zebulon, HKI Bengkong Indah, HKBP Lubuk Baja Sektor Punggur, Gereja Tiberias Batam, Gereja Katolik St. Martinus.

Kemudian Gereja HKBP Lubuk Baja Sektor Kampung Nanas, GMII Sei Lekop, Gereja Katolik St. Fransiskus Asisi, Kabil, GPIB Immanuel, HKBP Batam Centre, HKBP Lubuk Baja Sektor 3 Baloi Kolam, Gereja Katolik St. Yohanes Pembabtis, HKBP Tiberias Nongsa, GPDI Bengkong, HKBP Palmarum, Gereja Pantekosta Tabernakel Batu Aji, GSJA Bethesda, Gereja Katolik St. Hilarius Sei Beduk.

 

(red/Tanto)

 

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga