Pemkab Anambas membuka kembali akses untuk kapal angkut ikan asal Hongkong

0
384

Tarempa- masa pandemi Covid-19 yang melanda dunia membuat segala sektor terhenti terutama sektor ekonomi. Di Kabupaten Kepulauan Anambas para nelayan merasakan dampak dari pandemi tersebut.

Kurang lebih 5 (lima) bulan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menutup akses transportasi laut untuk keluar masuk bagi kapal angkut ikan asal dari Negara Hongkong yang biasanya membawa ikan milik nelayan budidaya air laut Anambas.

Berdasarkan penjelasan dari Kepala Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas Efi Sjuhairi melalui pesan whatsapp mengatakan, sebagaimana kita ketahui, Pandemi Covid-19 melanda seluruh negara termasuk China, Hongkong dan Indonesia, semua Negara menutup atau membatasi akses keluar masuk termasuk eksport import, begitu juga dengan Anambas turut merasakan imbas dari pandemi ini untuk tetap mematuhi aturan tersebut.

“Jadi lebih kurang sudah 5 (lima) bulan kita tidak melakukan aktifitas export ikan hidup karena antisipasi penyebaran virus oleh pihak China, Hongkong maupun Indonesia,” ujar Efi, Jumat, (5/6/2020).

Dikatakanya,setelah Pemerintah Pusat mulai mempersiapkan untuk menyongsong tatanan normal baru (new normal), Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas membuka kembali akses transportasi laut untuk kapal angkut ikan asal negara Hongkong yang membawa ikan milik nelayan budidaya air laut Anambas.

Kebijakan ini dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas demi mempertahankan perekonomian nelayan budidaya agar tidak lumpuh, dan tetap mematuhi peraturan Pemerintah untuk menerapkan Protokol Kesehatan.

 

(red/Kominfo/dhani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here