8.6 C
New York
Tuesday, May 12, 2026
spot_img
Home Blog Page 701

PSK bersimbah darah di kamar hotel Sleman

0

Sleman – Seorang perempuan pekerja seks komersial (PSK) online ditemukan tewas bersimbah darah di kamar hotel, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Maret lalu. Kasus ini akhirnya terungkap setelah pelaku menyerahkan diri ke polisi.
Berikut ini kronologi lengkap kematian PSK online tersebut:

pukul 12.00 WIB
Korban datang bersama dua rekannya sesama PSK online ke hotel di kawasan Condongcatur, Depok, Sleman. Mereka check in sekitar pukul 12.00 siang. Kamar dipesankan oleh rekannya berinisial W (34).

– pukul 23.00 WIB
Rekan korban yakni W selesai melayani tamunya. Dari kesaksian W diketahui teman tamunya menyewa jasa korban SB. W lantas mengantarkan tamunya ke kamar korban.

– pukul 23.30 WIB W mengaku masih bertemu korban. Kala itu korban mengatakan masih menunggu tamunya, W lalu kembali ke kamarnya di 617.

Kamis, 5 Maret 2020
– pukul 02.05 WIB
Dari rekaman CCTV terlihat pelaku pembunuhan datang dan menuju ke kamar korban.

– pukul 02.30 WIB
Sempat terdengar teriakan dan saat didatangi rekannya, korban sudah ditemukan bersimbah darah di lorong kamar nomor 619.

Berdasar olah TKP ditemukan belati yang masih menempel bercak darah. Selain itu, dari hasil autopsi terdapat luka sayatan dan tusukan di bagian tubuh korban. Polisi menyebut ada empat luka terbuka di leher korban.

17 Maret 2020

Pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, berinisial CR (19) menyerahkan diri ke polisi.

“Kalau kemarin itu kami sempat mengantongi identitas pelaku namun kami komunikasi dengan pihak keluarga, dari pihak keluarga kooperatif dan menyerahkan ke kami pada 17 Maret,” ujar Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah saat dihubungi wartawan, Jumat (5/6).

5 Juni 2020

Polisi menyelesaikan rekonstruksi kasus ini. Ada 32 adegan yang diperagakan oleh CR.

“Tadi juga sudah kita selesai rekonstruksi,” kata Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah kemarin.

“Hasil rekonstruksi semua klop dengan keterangan tersangka. Ada 32 adegan. Korban meninggal akibat kehabisan darah karena luka senjata tajam, lukanya yang fatal di bagian leher,” jelas Deni.

Pangkoarmada Berbagi Untuk Negeri, Lanal Ranai Bagikan Bantuan Sembako Bagi Nelayan Terdampak Covid-19

0

Batamtimes.co – Natuna – Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) 1,
Laksmana Muda TNI Ahmadi Heri Purnomo, berbagi untuk Negeri
dengan memberikan bantuan sembako sebanyak 100 paket di tengah  pandemi corona bagi warga terdampak Covid -19.

Meskipun Di Guyur Hujan, Polres Natuna Tetap Semangat Bagikan Sembako Di Teluk Buton

0

Batamtimes.co – Natuna – Meskipun diguyur hujan, personil Polres Natuna tetap semangat melakukan tugas mulia membagikan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan.

Ketua DPRD: Pilkades Sleman Diagendakan 30 Agustus

0

Sleman- Setelah tertunda pelaksanaannya sejak bulan Maret lalu, akhirnya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di 49 Desa Kabupaten Sleman, provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diagendakan akan digelar pada Minggu 30 Agustus mendatang.

“Pelaksanaan Pilkades kita agendakan pada tanggal 30 Agustus. Paling lambat ya awal bulan September harus sudah digelar Pilkades itu,” kata Ketua DPRD Kabupaten Sleman Haris Sugiharta Jumat 5 Juni 2020.

Hari mengungkapkan, seyogiaynya pelakasanaan Pilakdes di Kabupaten Sleman sudah digelar pada Minggu 29 Maret lalu.

“Namun, karena terjadi pandemi Covid-19 atau Corona akhirnya pelaksanaan Pilkades itu ditunda,” ujar Haris.

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, pelaksanaan Pilkades sepenuhnya menjadi tangggug jawab Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sleman.

“Kita lihat bagaimana kesiapan Dinas PMD untuk melaksanakan Pilkades pada bulan akhir Agustus nanti. Apakah mereka siap atau tidak. Namun, kami sudah mengagendakan pada akhir Agustus harus digelar,” ungkap Haris.

Haris menegaskan, pelaksanaan Pilkades juga harus melihat kondisi pandemi Covid-19 di Kabupaten Sleman apakah sudah mereda atau belum.

“Jika kita melihat trafiknya, di provinsi DIY memang akhir-akhir ini tidak terdapat penambahan pasien positif Covid-19. Ini menunjukkan masyarakat Yogyakarta benar-benar taat untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Mudah-mudahan saja pelaksanaan Pilkades bisa digelar tepat waktu,” tutur Haris.

Mengenai kemungkinan penambahan anggaran untuk pelaksanaan Pilkades lantaran terjadi pandemi Covid-19, Haris mengaku belum melihat berapa jumlah yang diajukan oleh Dinas PMD.

“Jika ada pengajuan penambahan anggaran untuk pelaksanaan Pilkades, nanti akan kami dibahas dalam APBD perubahan tahun 2020. Namun, berapa jumlah yang diajukan saya belum mendapat laporan dari Komisi A  DPRD Sleman yang merupakan mitra kerja Dinas PMD,” pungkas Haris Sugiharta.

 

(red/Tanto)

Wabup Ngesti Video Conference Bersama Menkopolhukam, Mendagri Soal Pilkada Serentak Di Pastikan 09 Desember 2020

0

Batamtimes.co – Natuna – Wakil Bupati Ngesti Yuni Suprapti hadiri video conference bersama Mahmud MD Menkopolhukam, Mendagri, Tito Karnavian, Bawaslu RI, KPU RI dan para Gubernur, Bupati serta Walikota se- Indonesia.

Wali Kota Batam Rudi mendampingi kunjungan Menko Polhukam , dan Mendagri RI Tinjau RS khusus Galang

0

Batam- Wali Kota Batam, Muhammad Rudi kembali mendatangi RS Khusus Infeksi (RSKI) Galang, Kamis (4/6/2020), untuk mendampingi kunjungan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, Mahfud MD dan Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian.

Pada kunjungan tersebut, Menko Polhukam menegaskan bahwa pemerintah serius dalam menghadapi corona virus disease (covid-19). Hal ini disampaikan Mahfud untuk membantah pernyataan-pernyataan yang menyebutkan bahwa pemerintah tidak sungguh-sungguh.

“Pemerintah tidak main-main. Keberadaan rumah sakit ini bukti nyata pemerintah serius,” ujarnya.

Ia menjelaskan, meski rumah sakit khusus tersebut baru dibangun pada bulan April, tapi idenya sudah muncul sejak awal Februari. Selain itu, sejak Januari pemerintah juga sudah mengetahui dan membahas tentang perkembangan informasi seputar Covid-19.

“Januari Wuhan lockdown, dunia kaget. Tapi kita cukup banyak lakukan tindakan yang masif. Tanggal 28 Januari rapat sudah membicarakan adanya penyakit itu, karena itu kita langsung jemput warga negara kita di Wuhan. Karena ada tanggung jawab kita pada anak bangsa. Kita minta penerbangan khusus untuk jemput mereka. Seluruh dunia saat itu kelabakan, tapi kita tidak karena sejak awal kita sudah bersiap,” paparnya.

Mahfud mengatakan pemerintah juga terus berupaya menyelesaikan kendala yang dihadapi tiap rumah sakit. Peraturan Presiden nomor 52 telah memerintahkan Kementerian Kesehatan untuk memenuhi ketersediaan alat kesehatan, perbekalan kesehatan, farmasi, maupun tenaga kesehatan. Sedangkan Kementerian ESDM diperintahkan untuk memenuhi kebutuhan terkait listrik.

Kemudian Mahfud juga berpesan terkait tatanan kehidupan baru atau new normal. Ia mengatakan virus ini ada di tengah kita, jadi jangan sampai membatasi gerak.

“Jangan bersembunyi, hiduplah bersama, bangun kehidupan normal yang baru. Kepada perawat, tenaga medis, pemerintah ucapkan terima kasih atas pengabdian yang luar biasa. Rawat pasien dengan baik, orang sakit jangan dibuat stres, pikirannya dibuat tenang, jangan panik, ingatkan banyak berdoa,” kata dia.

Kepala RSKI Galang, Kolonel CKM dr Khairul Ikhsan pada kesempatan tersebut memaparkan tentang kondisi dan fasilitas rumah sakit. Serta kegiatan perawatan pasien Covid-19 sejak awal hingga kunjungan berlangsung.

“Kita mulai beroperasi 13 April, kita terima ABK Kelud 39 orang dari total rombongan 40 orang. Satu di RSBP Batam, tapi kemudian dua hari kemudian dirujuk ke kita jadi total ada 40 ABK Kelud. Kemudian ada rujukan dari Stukpa Polri tiga orang perwira. Sampai saat ini kita sudah terima pasien 148, hari ini masuk dua, jadi 150,” sebut Ikhsan.

Adapun jumlah pasien yang dirawat saat ini sebanyak 49 orang. Keseluruhannya merupakan pasien positif Covid-19. Dan seluruhnya adalah warga Batam.

“Kita sudah memulangkan 98 pasien. Semuanya dalam keadaan sembuh 100 persen,” tuturnya.

Ia menjelaskan saat menerima pasien, langsung dilakukan detoksifikasi atau dekontaminasi. Selain itu juga dilakukan pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan, pemeriksaan swab, kegiatan olahraga bersama, hingga pendampingan psikologi dari Kementerian Kesehatan.

 

(red/MCB)

Kapal kayu KM Wahyu pembawa Rokok Ilegal Ditangkap Bea Cukai

0

Batam – Sebuah kapal kayu yang mengangkut rokok ilegal dari Singapura yang hendak masuk Batam, Kepulauan Riau, diamankan petugas Bea dan Cukai . Kapal ini sempat berusaha melarikan diri dengan bermanuver di laut guna menghindari petugas.

Seperti yang dilansir dari CNN Indonesia Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau (Kepri) menyebut pengamanan tersebut merupakan bagian Operasi Jaring Sriwijaya. Penangkapan ini bermula dari informasi soal keberadaan kapal kayu yang tidak mengaktifkan sistem identifikasi kapal AIS (Automatic Identification System).

Kapal yang diduga memuat barang dari perairan Singapura itu mulai masuk perairan Indonesia, yaitu Perairan Nongsa, Batam, Minggu (31/5) pukul 13.51 WIB.

Satagas Patroli Laut BC mendekati kapal tersebut. Dan sekitar pukul 14.15 WIB, tim melihat sebuah kapal kayu dengan ciri-ciri yang mirip dengan informasi yang didapat sehingga langsung dilakukan pengejaran terhadap kapal tersebut,” kata Agus, dalam keterangan persnya, Rabu (3/6/2020).

Satgas Patroli Laut BC memberikan isyarat lisan agar kapal tersebut berhenti. Saat tim satgas hendak mendekat guna melakukan pemeriksaan awal, kapal tersebut mencoba melarikan diri.

“Kapal itu melakukan manuver untuk melarikan diri. Sudah kita imbau untuk berhenti tapi tidak dihiraukan mereka,” ujar Agus.

Mengetahui hal tersebut, tim Satgas melepaskan tembakan peringatan sebagai isyarat agar kapal tersebut berhenti. Hingga akhirnya, sekitar pukul 15.00 WIB, kapal kayu yang diketahui merupakan KM Wahyu tersebut berhasil dihentikan. Kapal tim satgas langsung bersandar ke kapal KM Wahyu.

“Diketahui total ABK sebanyak 9 orang dan mereka mengangkut muatan berupa BKC HT (Barang Kena Cukai Hasil Tembakau),” ujar Agus.

KM Wahyu kemudian dibawa menuju Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepri untuk dilakukan penelitian lebih lanjut.

Ini merupakan langkah DJBC untuk melindungi masyarakat dari barang ilegal yang berbahaya, melindungi industri dalam negeri dan penerimaan negara yang sangat kita butuhkan dalam masa penanganan pandemi COVID-19 saat ini,” tutup Agus.

(red/CNN Indonesia)

AKBP Anton Firmanto Resmi Jabat Kapolres Sleman

0

Sleman – Ajun Komasaris Besar Polisi (AKBP) Anton Firmanto resmi menjabat sebagai Kapolres Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggantikan AKBP Rizky Ferdiansyah. Serah terima jabatan itu berlangsung pada Kamis 4 Juni 2020 di Mapolres setempat.

Tampak hadir dalam acara itu, Waka Polres Sleman Kompol M.Kasim Akbar Bantilan, PJU Polres Sleman, Kapolsek jajaran Polres Sleman dan anggota Polres Sleman yang ditunjuk dalam pasukan welcome and farewell parade.

Sebelum upacara farewell parade dilaksanakan diawali dengan penyambutan Kapolres baru dengan pengalungan bunga oleh pejabat Kapolres lama serta  tradisi pedang pora. Selanjutnya pejabat baru dan pejabat lama memasuki ruang aula Polres Sleman dalam rangka selayang pandang, penyerahan cindera mata dan penyerahan lapsat.

Kapolres lama AKBP Rizky Ferdiansyah, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas segala dukungan, kerjasama dan doa seluruh anggota Polres Sleman selama ini.

Menurut Rizky, karena selama menjabat kurang lebih 1 tahun 6 bulan menjadi Kapolres Sleman semua permasalahan sosial dapat teratasi dengan baik.

“Semoga dapat dilanjutkan oleh pejabat yang baru nantinya,” ujar Rizky.

Sementara itu, AKBP Anton Firmanto meminta dukungan agar selama bertugas di Polres Sleman dapat tercipta suasana yang kondusif.

“Insya Allah akan saya lanjutkan program-program Kapolres yang lama sesuai dengan dinamika perkembangan bersama-sama seluruh anggota. Kita sukseskan tugas-tugas yang semakin komplek terutama menghadapi Pilkades dan Pilkada dalam waktu dekat,” pungkas Anton.

 

(red/Tanto)

Situasi pandemi Covid-19 di Tanah Air semakin terkendali, Sembuh 8892

0

Jakarta – Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto menilai situasi pandemi Covid-19 di Tanah Air semakin terkendali. Penilaian tersebut didapat bukan hanya dari data kasus Covid-19 tapi juga dari respons masyarakat.

Respons masyarakat semakin hari semakin baik. Ia mengaku pihaknya sudah banyak melihat masyarakat yang tidak panik kemudian masyarakat yang kecewa melihat orang yang lainnya tidak mematuhi protokol Kesehatan.

“Setiap hari pihaknya selalu mendapatkan informasi dari masyarakat tentang kekecewaan melihat masyarakat lain yang mengabaikan protokol Kesehatan,” katanya pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Jakarta, Kamis (4/6).

Masyarakat diharapkan bisa jadi kontrol bagi dirinya sendiri untuk sama-sama mematuhi protokol Kesehatan. Covid-19 masih berstatus pandemi sehingga protokol Kesehatan harus dipatuhi untuk mencegah penularan.

“Covid-19 adalah masalah dunia, hampir semua negara di dunia terdampak dan sempai saat ini kita masih belum bisa mendapatkan vaksin. Kita tidak tahu pasti kapan vaksin bisa didapatkan, namun bukan berarti kita menyerah pada keadaan, kita harus mengubah perilaku kita agar tidak tertular dari Covid-19,” ucap dr. Achmad.

Kasus Covid-19 masih terus bertambah, hari ini sebanyak 13.206 spesimen yang sudah diperiksa, total 367.640 spesimen. Hasilnya kasus konfirmasi positif bertambah 585, total 28.818, pasien sembuh bertambah 486, total 8.892, dan pasien meninggal bertambah 23 total 1.721.

“Kalau kita rinci penambahan kasus positif 585 ini, ada beberapa provinsi yang mengalami peningkatan cukup signifikan, salah satunya Kalimantan Selatan bertambah 109. Dari penyelidikan epidemiologi yang dilakukan ini adalah kontak erat di 2 pasar yang terjadi dalam seminggu yang lalu,” ujar dr. Achmad.

Ia melanjutkan, provinsi dengan penambahan kasus terbanyak setelah Kalimantan Selatan adalah DKI Jakarta sebanyak 94 dengan pasien sembuh 21 orang, Jawa Timur bertambah 90 orang kasus positif dan 290 pasien sembuh, Sulawesi Selatan bertambah 54 kasus positif yang sembuh 3 orang, Sumatera Utara bertambah 44 dan yang sembuh 7 orang.

“Secara keseluruhan kita bisa melihat bahwa kesadaran masyarakat sudah mulai bangkit dan cukup bagus sudah mulai menyadari betapa pentingnya untuk rajin cuci tangan dengan menggunakan sabun, memakai masker, jaga jarak fisik, dan olah raga,” kata dr. Achmad.

Koordinasi Bersama Dewan,Amsakar : Silahkan merasa sehat, protokol kesehatan harus terus dilakukan

0

Batam- Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad terus mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan sebagaimana yang selama ini dianjurkan Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Hal itu mengingat masih terus bertambah nya jumlah kasus positif corona virus disease (Covid-19) Kota Batam.

“Silahkan merasa sehat, tapi protokol kesehatan harus terus dilakukan,” kata Amsakar saat rapat koordinasi di DPRD Kota Batam, Kamis (4/6/2020).

Karena itu pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling mengingatkan dan mengedukasi masyarakat lainnya yang tidak mau menjalankan protokol kesehatan. Pasalnya beberapa kali turun langsung ke lapangan saat ini banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan.

Dihadapan para anggota DPRD Batam, Amsakar juga melaporkan bahwa hampir setiap hari pihaknya turun langsung kelapangan untuk mengedukasi masyarakat. Tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk terus melaksanakan protokol kesehatan.

“Saya turun ke pelabuhan, tempat makan dan beberapa tempat lainnya. Kenyataannya memang masih ada masyarakat yang belum menjalankan protokol kesehatan,” katanya.

Amsakar menjelaskan bahwa melihat dari beberapa kasus positif Covid-19 di Kota Batam beberapa diantaranya tidak merasakan gejala apapun atau merupakan orang tanpa gejala (OTG). Sehingga jika tidak menerapkan protokol kesehatan berpotensi dapat tertular atau menularkan virus corona.

“Kita tidak tahu apakah kita positif Covid-19 atau tidak. Itu kenapa saya tekankan supaya protokol kesehatan terus dilakukan. Supaya kita tidak tertular atau menularkan virus ini,” jelasnya.

Hal itu juga yang menjadi alasan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terus melakukan penyisiran dilapangkan. Sehingga orang-orang yang terkonfirmasi positif tersebut bisa segera dilakukan penanganan lebih lanjut supaya Covid-19 tidak terus meluas di Kota Batam.

“Saat ini kami fokus untuk meminimalisir bagaimana virus ini tidak terus menyebar,” katnya.

Ketua DPRD Batam, Nuryanto mengatakan pihaknya memberikan apresiasi upaya yang selama ini dilakukan oleh Pemko Batam. Kerjasama dan koordinasi diakuinya harus terus dilakukan untuk bersama-sama mengatasi persoalan Covid-19 di kota Batam.

“Sebagai wakil rakyat, DPRD tentu juga memiliki tanggung jawab yang sama untuk kepentingan masyarakat,” kata Nuryanto.

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga