8.6 C
New York
Monday, May 11, 2026
spot_img
Home Blog Page 706

Peningkatan kasus Covid-19 terjadi tidak merata di setiap provinsi

0

Jakarta – Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto mengatakan peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi tidak merata di setiap provinsi.

Ada sebagian provinsi yang mengalami peningkatan kasus, sebagian lagi mengalami tdak ada penambahan kasus.

“Pemeriksaan spesimen hari ini bertambah 10.639 total spesimen yang diperiksa 300.545. Kasus positif Covid-19 bertambah 678 total 25.216. Kasus ini tidak merata di 34 provinsi , ada beberapa provinsi yang kasusnya meningkat ada juga provinsi yang tidak ditemukan kasus baru,” katanya pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Jakarta, Jumat (29/5/2020).

Ia menambahkan dalam kaitan ini ada 5 provinsi terbanyak penambahan kasus Covid-19 yakni DKI 125 kasus. Namun ini tidak terjadi di seluruh wilayah administrasi DKI.

“Banyak pekerja migran Indonesia yang kembali ke Tanah Air seluruhnya kita skrining dan banyak di antara mereka yang positif. Jadi ini (penambahan kasus) bukan gambaran dari wilayah administrasi Jakarta tapi juga gambaran yang ada di pekerja migran,” jelasnya.

Provinsi penambahan kasus tertinggi setelah DKI adalah Jawa Timur dengan penambahan 101 kasus positif per hari ini. Namun jumlah tersebut turun jika dibandingkan dengan angka kasus kemarin yang mencapai 171. Berikutnya kasus meningkat cukup tinggi di daerah Provinsi NTT, Kalimantan Selatan, dan Papua. Namun dr. Achmad tidak menyebutkan jumlah penambahan kasus positif Covid-19 secara rinci.

Di samping itu, cukup banyak provinsi yang hari ini tidak ditemukan kasus positif Covid-19 di antaranya Aceh, Bangka Belitung, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.

“Beberapa daerah juga ada yang penambahan kasusnya antara 1 sampai 3 kasus, yaitu Kepulauan Riau, Gorontalo, Yogyakarta, Bengkulu, Sulawesi Tenggara. Ada juga beberapa provinsi yang dalam 3 minggu terakhir ini tidak ditemukan kasus baru dan beberapa provinsi sudah mengalami penurunan lebih dari 50 persen dari puncak jumlah kasus yang didapat oleh provinsi tersebut,” ucap dr. Achmad.

Selanjutnya kasus sembuh bertambah 252 total 6.492, meninggal bertambah 24 total 1.520, ODP tercatat 49.212, PDP 12.499. Sebanyak 414 kabupaten/kota terdampak di 34 provinsi.

Pasca Lebaran, Lanal Ranai Lakukan Penyemprotan Disinfektan Di Tempat Ibadah dan Kapal Cargo

0

Batamtimes.co – Natuna – Pasca lebaran Hari Raya Idul fitri Fitri 1441 H/2020. Pangkalan Angkatan Laut (lanal) Ranai melakukan penyemprotan cairan Disinfektan di delapan titik tempat rumah Ibadah dan Kapal Cargo, Kamis (28/05/2020) pagi.

Menurut Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Dofir, hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran wabah pandemik Covid-19 di Kabupaten Natuna.

Bupati Natuna Bersama Forkopimda Bahas Persiapan Penerapan New Normal

0

Batamtimes.co – Natuna – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal pimpin rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) digelar diruang rapat Kantor Bupati Jalan Batu Sisir, Bukit Arai, Ranai, Kamis (28/05/2020) pagi.

Bahas kebijakan pemerintah pusat
melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia resmi menerbitkan protokol Normal Baru (New Normal).

Anggota TNI-Polri Bakal Edukasi Masyarakat soal New Normal

0
Panglima TNI, Kapolri dan Wakil Bupati Natuna usai menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat Penagi bakti sosial dalam rangka kunjungan kerja, Kamis (13/02/2020).

Jakarta – Kapolri Jenderal Idham Azis menjelaskan pengerahan personel TNI dan Polri dalam persiapan protokol kehidupan normal yang baru atau new normal di tengah pandemi Covid-19 bertujuan untuk mengedukasi masyarakat.

Dalam penerapan new normal nanti, TNI dan Polri rencananya akan ditempatkan di titik-titik keramaian seperti pusat perbelanjaan dan layanan moda transportasi umum.

“Lebih tepatnya penempatan personel Polri-TNI untuk mengatur dan mengedukasi masyarakat. Membantu pemilik toko, satpam mal untuk mengingatkan pengunjung cara mengantre yang sesuai protokol kesehatan, bagi yang tidak bermasker, akan diingatkan untuk pakai masker atau dikasih masker,” kata Idham saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (28/5/2020).

Idham mengungkapkan, penempatan anggota TNI-Polri di sejumlah fasilitas umum merupakan pelaksanaan fungsi Polri dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

Eks Kepala Bareskrim Polri itu menuturkan bahwa, dalam hal ini bukan penegakan hukum. Namun upaya mengedukasi masyarakat agar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Ini bukan gakkum (penegakan hukum), tapi upaya melatih kedisiplinan (masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan),” tutur Idham.

Hal ini penting karena dalam era normal baru, masyarakat diberikan kesempatan untuk beraktivitas kembali sehingga perlu upaya agar aman dari penularan virus Covid-19. Jumlah personel Polri yang dikerahkan nantinya menyesuaikan kebutuhan di lapangan.

“Kebutuhan (jumlah) personel diatur Kasatwil,” tutup eks Kapolda Metro Jaya tersebut.

 

(red/okezone. com)

Pemko Batam memperpanjang kegiatan belajar mengajar di rumah hingga 13 Juli 2020

0

Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memutuskan untuk memperpanjang kegiatan belajar mengajar di rumah hingga 13 Juli 2020 mendatang. Keputusan tersebut diambil berdasarkan masukan dari kepala sekolah TK, SD dan SMP, baik sekolah negeri ataupun swasta.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan ada beberapa pertimbangan yang menjadi dasar pihaknya untuk mengambil kebijakan tersebut. Selain masukan dari kepala sekolah, juga dikarenakan corona virus disease (Covid-19) di Kota Batam belum berakhir.

“Besok Pak Hendri (Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam) akan menyampaikan ke Provinsi bahwa ujian sekolah siswa 15-20 Juni 2020 tetap dilaksanakan di rumah. Masuk kembali 13 Juli 2020,” kata Rudi di Dataran Engku Putri, Kamis (28/5).

Dijelaskan Rudi bahwa siswa saat ini hanya tinggal melakukan ujian sekolah, setelah itu kembali libur semester. Atas pertimbangan itu juga pihaknya memutuskan untuk memperpanjang kegiatan belajar mengajar hingga 13 Juli 2020 mendatang.

“Kalau diputuskan masuk 2 Juni 2020, anak-anak ini hanya masuk seminggu. Setelah itu libur semester lagi, jadi tanggung,” kata Rudi.

Pada kesempatan itu Rudi juga berpesan kepada kepala sekolah bahwa 13 Juli 2020, Covid-19 belum tentu berakhir. Karena itu untuk kepala sekolah dan guru diwajibkan untuk mulai masuk kembali 2 Juni 2020 mendatang guna mempersiapkan protokol kesehatan saat anak-anak kembali sekolah Juli mendatang.

“Bapak ibu (Kepala Sekolah) harus memikirkan apa yang harus dilakukan ditanggal 13 Juli 2020. Karena prediksi saya Covid-19 belum berakhir. Maka mulai dari hari ini harus diperhatikan,” katanya.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan terpapar Covid-19. Karena sering kali bermain tanpa memperhatikan protokol kesehatan, tapi karena imunitas tubuhnya kuat sehingga sering tanpa ada gejala atau masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) jika positif Covid-19.

Tujuan pihaknya mengumpulkan para kepala sekolah tidak lain adalah untuk meminta masukan terkait jadwal masuknya kembali siswa. Hasil masukan para kepala tersebut sebagian mengusulkan agar diperpanjang hingga tahun ajaran baru 13 Juli 2020 mendatang.

“Tadi ada yang mengusulkan  tetap 2 Juni karena anak-anak sudah jenuh di rumah. Tapi mayoritas meminta agar diperpanjang, karena itu kami sepakat untuk diperpanjang,” jelasnya.

Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Pemerintah Siapkan Skenario New Normal

0

Jakarta – Pemerintah melalui Juru bicara penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan bahwa hingga kini belum ditemukan vaksin definitif dengan standar internasional untuk pengobatan corona.

Para ahli baik dunia maupun Indonesia masih bekerja keras untuk mengembangkan dan menemukan agar bisa segera digunakan untuk pengendalian pandemi Covid-19.

“Sekarang satu-satunya cara yang kita lakukan bukan dengan menyerah tidak melakukan apapun, melainkan kita harus jaga produktivitas kita agar dalam situasi seperti ini kita produktif namun aman dari Covid-19, sehingga diperlukan tatanan yang baru,” kata Achmad Yurianto dalam keterangannya di Graha BNPB, Kamis sore (28/5/2020).

Menurut Yuri, tatanan, kebiasaan dan perilaku yang baru berbasis pada adaptasi untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat inilah yang kemudian disebut sebagai new normal. Cara yang dilakukan dengan rutin cuci tangan pakai sabun, pakai masker saat keluar rumah, jaga jarak aman dan menghindari kerumunan. Pihaknya berharap kebiasaan baru ini harus menjadi kesadaran kolektif agar dapat berjalan dengan baik.

“Siapapun yang mengelola tempat umum, tempat kerja, sekolah dan tempat ibadah harus melakukan memperhatikan aspek ini, bahkan kita berharap harus menjadi kontrol terhadap kedisiplinan masyarakat,” ujarnya.

Untuk merealisasikan skenario new normal, saat ini pemerintah telah mengandeng seluruh pihak terkait termasuk tokoh masyarakat, para ahli dan para pakar untuk merumuskan protokol atau SOP untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas kembali namun tetap aman dari Covid-19. Protokol ini bukan hanya dibidang ekonomi, namun juga pendidikan dan keagamaan, tentu bergantung pada aspek epidemologi dari masing-masing daerah, sehingga penambahan kasus positif bisa ditekan.

Dalam update yang dilakukan pemerintah, hari ini telah dilakukan pemeriksaan spesimen sebanyak 11.495 sehingga total yang sudah diperiksa 289.906 spesimen. Hasilnya kasus positif bertambah 687 kasus total 24.538, kasus sembuh bertambah sebanyak 183 total 6.240 dan kasus meninggal bertambah 23 kasus total 1.496 dengan wilayah terdampak di 412 Kabupaten/Kota.

Sementara itu, jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 48.749 dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 13.250 orang.

“Kasus baru ini artinya penularan masih terjadi, artinya kita harus betul-betul lebih berdisiplin untuk mematuhi seluruh anjuran pemerintah, kita harus mengaktifkan kembali cara-cara hidup dengan kenormalan yang baru. Oleh karena itu kami ingatkan kembali untuk rutin cuci tangan pakai sabun, gunakan masker bila keluar rumah,” pungkasnya.dan

Danlantamal  IV Tanjungpinang bersama unsur FKPD Provinsi Kepri rapat koordinasi percepatan penangganan Covid 19

0

Tanjungpinang – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal)  IV Tanjungpinang, bersama unsur Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (FKPD) Provinsi Kepri, menghadiri rapat koordinasi bertempat di Gedung Graha  Kepri Jl. Engku Putri Batam Kepri, Rabu (27/5/2020).

Agenda rapat pada rapat koordinasi tersebut adalah percepatan pananganan Covid-19 dan Apresiasi Kota Batam  berhasil dalam percepatan penanganan Covid-19

Dalam sambutannya Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Provinsi Kepri H.Isdianto, S.Sos., M.M. mengatakan “Kita patut  memuji kinerja Wali Kota Batam dalam menangani wabah Covid-19  dan mendukung semua kebijakan Batam, hingga akan memberi dukungan personel dalam penanganan virus penyerang sistem pernapasan ini”, ujarnya

“Kami dari Pemerintah Provinsi memandang ini sangat serius dan kita lihat kota Batam semakin hari semakin baik dalam menangani Covid-19 ini”, kata Gubernur Kepri.

Gubernur menambahkan Bahkan dengan banyaknya pasien Covid-19 di Batam, merupakan hasil kerja keras Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang terus menyisir warganya terduga terjangkit corona dan mendukung semua kebijakan Batam dalam penanganan virus ini, salah satunya dengan penambahan 21 personel medis dan petugas Satpol PP”, pungkasnya.

 

Jelang New Normal, 20 pengelola pasar sementara di Sagulung bersedia tidak beroperasi

0

Batam – Sebanyak 20 pengelola pasar sementara di Sagulung bersedia tidak beroperasi. Hal ini menindaklanjuti instruksi langsung Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

Camat Sagulung, Raza Khadafy mengatakan, pihaknya sudah bertemu langsung dengan para pengelola pasar sementara tersebut. Bahkan, secara langsung menyatakan kesiapan itu demi memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Pasar sementara ini boleh beroperasi lagi 15 Juni nanti,” kata Camat, Kamis (28/5/2020).

Ia mengatakan, langkah ini merupakan instruksi langsung dari pimpinan. Pasalnya, tanggal 15 Juni ini, semua aktivitas dibatasi dan diperketat agar saat pelonggaran nanti benar-benar bersih.

Di kesempatan itu, Reza mengapresiasi pengelola pasar sementara yang ikut mendukung program pemerintah dan bersedia menghentikan pengiperasian pasar tersebut.

“Seluruh koordinator pasar sementara mengikuti anjuran pemerintah dan dapat beroperasi kembali setelah tanggal 15 juni dengan mengikuti protokol kesehatan dan imbauan pemerintah,” kata dia.

Reza juga sadar tidak mudah untuk berhenti berjualan, karena harus berkorban terutama di sektor ekonomi. Namun, hal ini harus dilakukan agar di Sagulung dengan jumlah penduduk terbanyak se-Kota Batam dapat terhindar dari virus penyerang sistem pernapasan itu.

“Sekali lagi terima kasih saya atas bersedianya, atas kerelaannya, kerja samanya dan atas kesabarannya sampai tanggal 15 juni nanti,” ujarnya.

 

(red/MCB)

Jelang New Normal, DPRD Batam Minta Pemko dan Gugus Tugas Covid-19 Batam Evaluasi Kebijakan

0

Batam – Menjelang pelaksanaan New Normal yang akan dilakukan pada 15 Juni 2020 mendatang, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto meminta kepada Pemerintah Kota Batam untuk bisa melakukan evaluasi seluruh kebijakan yang telah diambil maupun akan dilaksanakan di masa akan datang.

Menurut Cak Nur, ini sangat penting. Mengingat, dalam evaluasi tersebut tentunya ada hal-hal penting yang dibahas.

Baik itu kendala, masalah maupun keberhasilan yang bisa menjadikan dasar untuk bisa diperbaiki di masa yang akan datang sekaligus menjadi ‘amunisi’ dalam menghadapai New Normal nant.

“Kita minta kepada Wali Kota Batam yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam untuk bisa melaporakan dan mengevaluasi seluruh kebijakan yang sudah dilaksanakan maupun yang akan dilakukan di masa yang akan datang,” tegas Cak Nur saat ditemui disela-sela Rapat Koordinasi lintas sektoral di Alun-alun Engku Putri Batam Center, Rabu (27/5/2020) siang.

Dan jika ada kekurangnya dalam pelaksanaan sebelumnya, tambahnya, tentunya menjad acuan untuk bisa disempurnakan di kemudian hari.

“Semuanya kan bertahap, dan tentunya hal ini ada kajian, hitung-hitungan dan analisa yang berangkat dari kebjiakan yang sudah dilakukan sebelumnya. Kira-kira dimana titik lemahnya dan apa yang harus disempurnakan nanti. Itu maksud yang saya sampaikan tadi dalam pidato,” jelasnya.

Pihaknya juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para donatur, pengusaha, ormas dan seluruh masyarakat yang telah membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19 yang telah menunjukan rasa persatuan dan kesatuan selama ini.

“Saya kira hal ini sangat penting. Dimana hal ini sebagai bentuk menyambut dan menghadapi New Normal. Bentuknya seperti apa, persiapan bagaimana, serta perlu ada regulasi yang mengatur pelaksanan teknisnya. Serta meminta seluruh dukungan para stekhoder d Batam agar bisa bergotong royong sehingga pelaksanaan New Normal ini bisa terealisasi dengan baik,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Walikota Batam, M.Rudi menyampaikan Pemko Batam akan memulai melonggarkan kegiatan aktivitas masyarakat per tanggal 15 Juni 2020 mendatang. Termasuk kegiatan di rumah ibadah seperti masjid, gereja dan rumah ibadah laiinya. Namun dengan catatan seluruh masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan,” terang Wako.

(red/tio)

Darmizal: Kinerja Menteri Jokowi Perlu Dievaluasi

0

Jakarta – Pepatah mengatakan, “menempatkan seseorang yang bukan ahli pada tempatnya, maka tunggulah kehancuran”. Demikian pepatah kuno itu ditirukan kembali oleh Ketua umum Relawan Jokowi atau ReJO HM. Darmizal MS dengan raut wajah gundah dan sedih saat dimintai pendapatnya terkait solusi yang tepat untuk menstabilkan kehidupan masyarakat ditengah pandemi Covid-19 dan menjelang kondisi normal era baru yang akan diterapkan.

Darmizal menilai, presiden Joko Widodo atau Jokowi terlihat keteteran dalam bekerja pada periode kedua kepemimpinannya ini, seperti berlari sendirian pontang panting kesana kemari menyelesaikan masalah yang semakin kompleks.

“Keadaan sangat berbeda dibanding periode sebelumnya. Oleh karenanya adalah sangat realistis jika presiden Jokowi segera melakukan reshufle terhadap para menteri yang dianggap tidak mampu mengimbanginya dalam bekerja,” kata Darmizal Saung RèJO, Johar Baru Jakarta Pusat, Kamis 28 Mei 2020.

Menurut Darmizal, ReJO sangat berkomitmen mendukung Jokowi total tanpa reserve sampai tahun 2024. Kami, lanjut Darmizal, harus mengikuti gerak langkah beliau untuk memastikan track yang ditempuh adalah baik dan benar, karena kami yakin pak Jokowi tulus, sungguh sungguh dan punya kemampuan untuk memajukan Indonesia.

“Beliau tidak beretorika yang mengucapkan hal berbeda dengan yang diperbuat,” ujarnya.

Oleh karenanya, presiden Jokowi perlu pembantu yang tanggap, tanggon serta trengginas untuk memahami dan memenuhi jawaban atas perkembangan keadaan yang berubah sangat dinamis dalam segala hal.

“Kabinet yang ada saat ini harus dievaluasi. Menteri yang berkinerja trengginas dengan performance cemerlang sangat diperlukan saat ini dan pasca pandemi Covid-19. Maka jalan terbaik dan bersifat segera adalah reshufle kabinet”.

Lanjut Darmizal, bangsa Indonesia yang besar ini perlu tokoh berpengalaman, tangkas untuk berkerja menjawab tantangan dan kebutuhan terkini. Pembantu presiden tidak perlu tangkas bersilat lidah untuk saling mematahkan teman seiring atau saling membenarkan diri masing masing. Tidak pula orang yang punya agenda terselubung. Saya respon dan apresiasi saran dari PSI dan pengamat terkait kinerja pembantu pak Jokowi dan reshufle, karna memang demikian adanya.

Alumni UGM Yogyakarta ini menambahkan, akibat pandemi Covid-19 ini, bangsa Indonesia bahkan dunia mengalami begitu banyak masalah, multi dimensi seperti sosial, ekonomi, hukum, budaya, tradisi sampai perilaku. Maka sukses story atau gagalnya pemerintahan Jokowi-Amin dalam menjawab tantangan kedepan, akan menjadi catatan sangat khusus sejarah Indonesia bagi generasi berikutnya atau lagacy atas Jokowi dimasa mendatang.

“Saya sungguh trenyuh dengan keadaan saat ini, saya rasakan jauh lebih berat ketimbang krisis yang pernah kita hadapi tahun 98 dan tahun 2008,” jelasnya.

Demi kepentingan kehidupan yang lebih naik dalam berbangsa dan bernegara, Darmizal Optimis dan berkeyakinan, bahwa Jokowi akan menjawab tantangan keadaan ini dengan mengikut sertakan pasukan baru yang lebih responsif, jernih dan mampu berlari kencang menggapai hasil terbaik.

“Berulang kali saya katakan, Jokowi orang luar biasa punya mimpi besar bagi bangsanya. Maka harus pula dipastikan Jokowi punya pembantu yang tangguh, banyak akal, realistis dengan berbagai terobosan,” jelasnya.

Karena, lanjut pria berdarah Minang ini, keadaan sulit inilah akan dapat menjadi ajang pembuktian bagi seorang tokoh atau pemimpin. Apakah dia akan mampu membawa bangsa dan rakyatnya berlari kencang keluar dari kesulitan dengan berbagai terobosan genuin atau malah sebaliknya.

Darmizal mengungkapkan, harapannya atau hypotesa nya tersebut akan menjadi nyata. Kabinet pertama Jokowi sudah mulai terlihat arah menuju harapan dan akan segera memperbaiki berbagai kelemahan yang ada pada Kabinet Indonesia Maju.

“Kabinet Indonesia Maju adalah akhir masa kepemimpinan Jokowi, beliau dapat meninggalkan kisah sukses dengan catatan tinta emas yang akan dikenang seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Darmizal.

 

(red/Tanto)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga