8.6 C
New York
Monday, May 11, 2026
spot_img
Home Blog Page 719

Tim Satgas Operasi Aman Nusa II Polda Kepri, berikan himbauan di wilayah Bengkong  

0

Batam – Tim satgas pencegahan Operasi Aman Nusa II penanggulangan covid 19 seligi 2020 Polda Kepri kembali memberikan himbauan diwilayah Bengkong dan sekitarnya pada Selasa, (05/5/20) pukul 20.00 WIb s/d selesai. Kembali hadir dalam kegiatan yaitu Wadir Samapta Polda Kepri AKBP EKO BUDHI PURWONO, SIK selaku KaSubsatgas Samapta.

Kegiatan pada malam ini kembali dipimpin oleh AKBP EKO BUDHI PURWONO, SIK selaku KaSubsatgas Samapta. Adapun kali ini rute patroli dialogis malam ini dimulai dari Kapling Bengkong Nusantara, Perumahan Regata, Perumahan Orian, Perumahan Cipta Permata Batam, Perumahan Koplek Sei. Nayon, Perumahan Cahaya Garden, Perumahan Kampung Durian, Perumahan Kavling Bengkong Jaya,Perumahan Oceanic Bliss, Perumahan Bengkong Sadai, Golden King Food Court,Holland Bakery Bengkong 2, Pasar Malam Bengkong, Kopi Tiam Potong Lembu Bengkong, Geylang Food Court, Golden Prawn Foodcourt, Pizza Hut Delivery Bengkong, G Coffee Carnival Bengkong, Warung Laguna Coffee Bengkong, Uncle Bean Workshop & Cafe Bengkong

Dalam kegiatan tersebut Tim menuju sasaran tempat keramian seperti foudcourt dan cafe-cafe. Tim tidak henti-hentinya memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap disiplin menggunakan masker ketika keluar rumah dan menjaga jarak, membungkus makanan dan minuman untuk dibawa pulang tidak makan di tempat, agar menerapkan pola hidup sehat, mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer dan menjaga kebersihan lingkungan serta menghimbau masyarakat agar tidak berkumpul di satu tempat keramaian dan melakukan social distancing.

“Jika masyarakat tidak mengindahkan dan tidak korperatif saat di himbau kita tidak akan segan-segan bertindak tegas dan terukur. Ayo sama-sama kita lebih disiplin dalam menerapkan polda hidup yang sehat demi memutus mata rantai Covid-19 di Kepri kita cintai ini”. -Tutur Kabid Humas Polda Kepri

Kepada masyarakat yang berkumpul tim meminta untuk segera membubarkan diri dan tetap dirumah untuk mencegah penyebaran Covid – 19. Selama pelaksanaan kegiatan pemberian himbauan, dan hunting patroli terpantau dikawasan tersebut dalam keadaan sepi, situasi relatif kondusif dan tidak ditemukan intensitas masyarakat yang cukup padat.

 

(red/Humas Polda Kepri)

Titik tertinggi sembuh 2.197 Covid – 19, Achmad Yurianto : Diprediksi Agustus Normal

0

Jakarta –  Disiplin cegah penularan Covid-19 dengan berdiam diri di rumah, jaga jarak fisik dengan orang lain, memakai masker jika harus ke luar rumah dan rajin cuci tangan dapat memutus rantai penularan SARS-CoV-2. Jika semua pihak melaksanakan hal tersebut maka kondisi Indonesia diprediksi normal pada Agustus 2020.

Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto mengatakan kita bersama-sama harus bisa menjalani upaya kedisiplinan dalam memutus rantai penularan virus Covid-19.

“Kalau kita menginginkan pada bulan Juni, Juli kasus ini bisa kita kendalikan. Kasus ini sudah mulai bisa dikendalikan dan kehidupan kita sudah mulai menjadi lebih baik lagi, pembatasan-pembatasan sudah bisa dikurangi,” katanya pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Jakarta, Selasa (5/5/2020).

Komitmennya, kata dr. Achmad, ada pada diri masing-masing, peraturan sudah banyak, kebijakan yang dibuat sudah cukup banyak, jejaring pengaman sosial sudah dilakukan. Oleh karena itu kuncinya satu kedisiplinan komitmen yang kuat dan harus dilaksanakan oleh semua pihak.

“Oleh karena itu, kita berharap bahwa di bulan Agustus kita sudah bisa menjalani kehidupan jadi lebih baik lagi, sudah bisa jadi kondisi normal, dalam artian kita bisa memiliki kehidupan berdisiplin, disiplin mencuci tangan misalnya, atau perilaku hidup bersih dan sehat. Dengan cara ini lah kita bisa menyelamatkan diri kita, keluarga, dan orang lain,” ujarnya.

Adapun jumlah pasien positif Covid-19 yang sembuh hingga hari ini mencapai 2.197, bertambah 243 orang dibandingkan hari kemarin. Pasien sembuh terbanyak ada di DKI Jakarta 704 orang, Sulawesi Selatan 228 orang, Jawa Timur 180 orang, Jawa Barat 167 orang, dan Bali 160 orang.

Di samping itu jumlah pasien konfirmasi positif Covid-19 per hari ini bertambah 282 sehingga total 12.071, pasien meninggal bertambah 8 orang total 872. Spesimen yang telah diperiksa sebanyak 121.547 spesimen dari 88.924 orang.

Tim satuan tugas penanggulangan Covid-19 di seluruh wilayah Indonesia berhasil mendata jumlah ODP sebanyak 239.226 orang. Hampir 200 ribu ODP sudah selesai dipantau dan dinyatakan sehat. Sementara jumlah PDP mencapai 26.408.

“Kita harus betul-betul memperjuangkan jangan sampai kita tertular, jangan sampai orang lain tertular. Karena itu kuncinya bagaimana jangan ada penularan. Ini bisa dilakukan, kita bisa gotong royong bersatu memutus rantai penularan,” kata dr. Achmad.

DPRD Kepri Panggil Bright PLN Batam terkait kenaikan tagihan listrik pada masa pandemi COVID-19

0

Batam – Menanggapi keluhan masyarakat Kota Batam terkait pelayanan Bright PLN Batam di masa pandemi COVID-19 ini, Komisi III DPRD Kepulauan Riau langsung memanggil pihak Bright PLN Batam untuk rapat dengar pendapat.

Wakil Ketua Komisi III Surya Sardi mengatakan keluhan warga tersebut terkait naiknya tagihan listrik pada masa pandemi COVID-19. “Selain naiknya tagihan listrik, beberapa warga juga mengeluhkan mengenai pemutusan listrik di rumah ibadah,” ungkap Surya Sardi saat memimpin rapat dengar pendapat tersebut di Gedung Graha Kepri, Selasa (5/5/2020).

Ia menegaskan bahwa saat sekarang ini seharusnya pihak Bright PLN Batam bisa memberikan sedikit kelonggaran kepada masyarakat terutama yang terimbas adanya pandemi COVID-19. “Banyak karyawan yang di PHK, dirumahkan sementara, work from home dan lain-lain. Penghasilan mereka ini secara otomatis juga akan terdampak dari keterlambatan pembayaran gaji hingga yang paling parah PHK dan tidak mendapatkan gaji sama sekali,” jelasnya.

Senada dengan Surya Sardi, Anggota Komisi III Irwansyah mengatakan bahwa pihak Bright PLN Batam seharusnya bisa lebih memahami kondisi yang terjadi di masyarakat dengan turun langsung ke lapangan. “Saat ini masyarakat itu sangat kesulitan tidak hanya untuk membayar tagihan listrik dan air untuk membeli beras saja ada yang tidak sanggup,” katanya.

Selain itu ia juga mengkritisi kebijakan Bright PLN Batam yang mengharuskan pelanggan mengirimkan foto meteran mereka sebagai ganti pencatatan bulanan yang dilakukan oleh petugas Bright melalui aplikasi whats app.

Menurutnya kebijakan ini sangat tidak tepat dan dampaknya pun sangat fatal seperti yang terjadi saat ini yakni banyak pelanggan yang mengeluhkan naiknya tagihan listrik yang signifikan hingga mencapai 30 persen dari tagihan normal biasanya.

Di masa pandemi seperti sekarang ini tidak semua warga sanggup untuk membayar tagihan listrik, oleh sebab itu Irwansyah meminta kepada pihak PLN agar mau menghapuskan denda dan tidak ada pemutusan jaringam selama masa pandemi ini. “Kami minta kepada PLN agar bisa menghapuskan denda dan tidak melakukan pemutusan jaringan selama masa pandemi ini,” pinta Irwansyah.

Anggota Komisi III Sahmadin Sinaga dalam rapat tersebut mengatakan saat sangat dibutuhkan sekali kebijakan-kebijakan yang benar-benar pro dengan rakyat.

Seperti di rumah ibadah, ia meminta kepada pihak Bright PLN Batam agar mau memberikan insentif atau digratiskan jika memang rumah ibadah tersebut tidak digunakan sama sekali karena adanya kebijakan pemerintah pusat untuk beribadah dirumah.

Setuju dengan apa yang disampaikan Irwansyah dan Sahmadin Sinaga, anggota Komisi III Bakti Lubis menegaskan bahwa Bright PLN Batam agar mau lebih terbuka dengan Komisi III sebagai mitra.

Hal tersebut dikarenakan jika timbul permasalahan seperti sekarang ini pihaknya dalam hal ini Komisi III bisa memberikan solusi.

“Sebagai contoh kita Komisi III bisa meminta kepada pemerintah daerah dalam hal ini gubernur untuk memberikan subsidi kepada PLN sebagai ganti denda keterlambatan para pelanggan yang terdampak pandemi ini,” terangnya.

Sedikit berbeda dengan yang lain, anggota Komisi III Suryani mempertanyakan alasan kenapa petugas pencatat meteran Bright PLN Batam tidak turun melakukan pencatatan meteran.

Padahal menurutnya petugas pencatat ini tidak bersentuhan atau berhubungan langsung dengan para pelanggan, mereka hanga mencatat meteran tanpa harus ada kontak dengan orang lain.

“Akibatnya sekarang kita rasakan, banyak kesalahan-kesalahan tagihan listrik masyarakat hanya gara-gara ganti dengan sistem WA,” ujar Suryani.

Anggota Komisi III Nyanyang Haris Pratamura mengatakan hal yang sama dengan anggota dewan lainnya.

“Saya sangat menegaskan untuk rumah ibadah harap dijadikan sebagai prioritas dan jangan ada pemutusan jaringan selama pandemi ini. Jangan menambah kesedihan masyarakat dengan memutus jaringan listrik mereka,” ungkap Nyanyang.

Sebagai kesimpulan, Ketua Komisi III Widiastadi Nugroho mengatakan selama masa pandemi COVID-19 ini meminta agar tidak ada pemutusan jaringan listrik baik untuk pelanggan rumah tangga ataupun rumah ibadah. Selain itu ia juga meminta kepada PLN untuk menghapus semua denda keterlambatan pelanggan selama masa pandemi.

“Dua kesimpulan ini mohon digaris bawahi dan pihak PLN agar memperhatikannya,” pesan Widiastadi.

Menanggapi hal tersebut, PLT Dirut Bright PLN Batam Buyung Abdul Zalal mengatakan akan segera membahas apa yang telah disampaikan oleh Komisi III terkait adanya beberapa keluhan dari sejumlah pelanggan dengan jajaran direksi. Ia juga menjelaskan bahwa bulan ini pihaknya telah menyiapkan website sebagai pengganti foto meteran yang dikirim melalui pesan WA

“Nanti pelanggan langsung mengisi sendiri di website yang kami siapkan sehingga tingkat kesalahannya akan lebih kecil dibanding melalui pesan WA,” tambahnya.

Hadir dalam rapat dengar pendapat tersebut Komisi III DPRD Kepri Widiastadi Nugroho, Surya Sardi, Bakti Lubis, Irwansyah, Sahmadin Sinaga, Yudi Kurnain, Suryani dan Nyanyang Haris Pratamura serta PLT Dirut Bright PLN Batam Buyung Abdul Zalal beserta jajarannya.

Puluhan Warga Sleman Terima Bantuan Sembako dari Dubes Cairo

0

Sleman – Puluhan sembilan bahan pokok atau sembako dari Duta Besar (Dubes) RI Cairo, Mesir Helmy Fauzy dibagikan kepada warga kurang mampu di Kabupaten Sleman, provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang terdampak Covid-19 atau Corona, Selasa, (5 /5/2020).

Puluhan warga kurang mampu yang mendapatkan bantuan sembako tersebut berada di Dusun Pojokan-Bejen, Mangunan, Keceme, Medari dan Ngemplak Desa Caturharjo. Ada juga warga kurang mampu dari Desa Trimulyo Kecamatan Sleman yang mendapatkan bantuan.

Selain itu, ada juga warga kurang mampu dari Kecamatan Tempel dan Seyegan yang memperoleh bantuan sembako dengan balutan plastik berwarna hitam dibagian luarnya itu.

Bantuan sembako yang berisi 5 kilo gram beras, minyak goreng, mie instan, gula pasir, teh dan telur itu dibagikan langsung kerumah warga dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Mereka yang mendapatkan bantuan tersebut adalah lansia, janda, buruh pabrik, petani dan pedagang yang terkena imbas Covid-19.

Salah satu warga bernama Is Yulianto yang dipercaya mengantarkan bantuan itu mengatakan, semua bantuan yang berasal dari Dubes Cairo telah selesai disalurkan.

“Alhamdulilah semua bantuan dari Dubes RI Cairo sudah disalurkan semuanya. Kami mengucapkan terimakasih karena telah diberikan kepercayaan untuk menyalurkan bantuan itu. Semoga pak Dubes dan keluarganya selalu diberikan kesehatan dan kelancaran rezeki,” ujar Is Yulianto.

Tak hanya warga biasa yang mendapat bantuan akibat dampak Covid-19. Sebanyak 14 wartawan di Yogyakarta pun juga mendapatkan bantuan sembako itu.

 

(red/Tanto)

Warga Bengkong meninggal dunia Terkonfirmasi Positif Covid- 19

0

Batam –  Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Muhammad Rudi mengkonfirmasi penambahan pasien Covid-19 baru, Selasa (5/5). Pasien sudah meninggal dunia pada Sabtu (2/5).

“Terkonfirmasi positif warga Bengkong inisial DD usia 57 tahun,” kata Wali Kota Batam ini, Selasa (5/5/2020).

Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam pada beberapa rumah sakit di Kota Batam dengan kasus baru yang ditemukan pada pasien dalam perawatan rumah sakit di Kota Batam.

Adapun pasien beralamat di kawasan perumahan Bengkong Kelurahan Sadai Kecamatan Bengkong Kota Batam, merupakan kasus baru nomor 35 Kota Batam. Dapat dijelaskan bahwa pasien ini pada hari Jumat (1/5) masuk ke IGD RS Swasta di kawasan Batram Centre karena mengalami keluhan demam yang naik turun, batuk kering, lidah terasa pahit dan sesak nafas disertai nafsu makan yang berkurang.

“Pasien mengatakan sebelumnya pernah dirawat di salah satu rumah sakit di kawasan Lubuk Baja pada tanggal 28 April 2020 dengan keluhan yang sama dan dirawat selaku PDP setelah dilakukannya pemeriksaan RDT dengan kesimpulan nonreaktif,” ujarnya.

Kata Rudi, kondisi pasien saat itu terasa membaik kemudian pada tanggal 30 April 2020 pasien pulang ke rumahnya atas permintaan sendiri untuk melakukan karantina mandiri.
Berdasarkan hasil anamnesa yang dilakukan di IGD di rumah sakit ini serta melihat kondisinya tersebut selanjutnya dilakukan perawatan diruang isolasi, dan dilakukan pemeriksan Diagnostic Rontgen Thorak yang hasilnya dinyatakan Pneumonia, DD/Kongestif Pulmonum dan Cardiomegaly setelah itu juga dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan terhadap yang bersangkutan.

“Selama dalam perawatan tersebut, kondisi pasien semakin memburuk dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada hari Sabtu, 02 Mei 2020, pukul 03,10 WIB dini hari, kemudian dilakukan pemulasaran jenazahnya secara protokol Covid-19,” ujarnya.

Perlu diketahui, pasien ini sebelum masuk rumah sakit masih beraktivitas menyerahkan sembako dan melaksanakan salat tarawih berjamaah di Masjid “A-F” dekat rumahnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, saat ini tim survelans sedang melakukan proses contact tracing terhadap semua orang yang ditenggarai berkontak dengan yang bersangkutan, terutama di sekitar
tempat tinggal dan lokasi aktivitas yang bersangkutan.

“Perlu kami sampaikan kepada seluruh masyarakat Kota Batam untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah, menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup,” kata dia.

Ramadhan Hari ke-11 Badan Pengusahaan Batam Berikan Santunan ke Mesjid dan Panti Asuhan

0

Batam- Badan Koordiansi Dakwah Islam (BKDI) memberikan santunan kepada anak yatim di Panti Asuhan Nujumul Huda, Tanjung Riau, pada Senin (4/5) sore.

Selain santunan berupa uang tunai, bantuan yang diberikan juga berupa bingkisan untuk berbuka puasa, yang diserahkan langsung oleh panitia kegiatan Ramadhan 1441 H/2020 M BKDI BP Batam.

Supriadi Ekaputra, pengurus Panti Asuhan Nujumul Huda mengatakan, harapannya terhadap kegiatan ini sangat membantu. “Kami bersyukur karena kegiataan ini sangat membantu kami, saat ini kurang lebih ada 50 anak yatim piatu dan kaum duafa yang ada di sini. Tempat tinggal kami juga sudah pindah ke rumah yang lebih kecil, karena bangunannya ada yang roboh takut tertimpa anak anak,” katanya.

Kami juga berharap pemerintah bisa terus membantu kami membangun renovasi bangunan kami, agar anak-anak bisa tinggal di sini lagi,” tambahnya.

Sebelumnya di tempat yang berbeda, BKDI BP Batam juga telah menyerahkan bingkisan Ramadhan ke Mesjid Kantor Pelabuhan Laut, yang diserahkan oleh Direktur Badan Usaha Pelabuhan Batam, Nelson Idris, dan diterima langsung oleh Imam Masjid Kanpel, Abdul Hadi dan Marbot Masjid Kanpel Muhammad Salim.

Nelson mengatakan, semoga kegiatan berbagi ini tidak hanya berhenti di tahun ini saja, tapi berlanjut di tahun-tahun selanjutnya dengan dukungan seluruh pegawai BP Batam.

“Alhamdulillah pada hari ini, kami membantu menyalurkan bingkisan Ramadhan yang dihimpun oleh Badan Koordinasi Dakwah Islam BP Batam kepada Imam dan Marbot di Masjid Badan Usaha Pelabuhan Batam. Kami ucapkan terima kasih kepada para donator, tentu ini adalah bentuk rasa syukur dari pegawai BP Batam yang berkenan menyisihkan sebagian rezekinya berbagi dengan saudara-saudara kita yang lebih membutuhkan. Bagi kami yang bekerja di unit Badan Usaha Pelabuhan, pemberian bingkisan ini juga sebagai tanda silaturahmi dari seluruh pegawai BP Batam kepada imam dan marbot masjid atas perannya memakmurkan masjid Badan Usaha Pelabuhan,” katanya.

Ada beberapa program dari BKDI BP Batam yang akan terus berlanjut hingga menjelang akhir Bulan Suci Ramadhan , antara lain tausiyah online setelah sholat dzuhur, penyerahan bingkisan Ramadhan ke sejumlah Masjid, serta bakti sosial ke beberapa panti asuhan, sehingga kegiatan ini akan membentuk jalinan kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi, serta kepedulian secara langsung untuk masyarakat.

 

(red/BP Batam)

Wali Kota Rudi Pilih Berkantor di Dataran Engku Putri

0

WALI KOTA  Batam, Muhammad Rudi terus bekerja di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Ia menjadikan panggung di Dataran Engku Putri sebagai kantornya. Apa saja yang dilakukan Rudi selama berkantor di ruang terbuka tersebut?

Awan hitam bergelayut di langit Kota Batam, memberi tanda bakal turun hujan. Tampak sekelompok orang duduk berjarak di ujung sana, tengah asyik berdiskusi. Di sisi lain, ada orang yang berlari kecil menghindari rintik hujan yang turun menyapa bumi.

Pandangan tertuju kepada pria berbaju putih yang duduk di kursi plastik. Setumpuk berkas bertengger di dua paha yang ia katupkan. Berkas demi berkas ia perhatikan, bolak-balik ia baca.

Tak terlalu buru-buru, setelah dirasa sudah tepat, pena yang tergenggam di jari pria itu langsung menari di atas kertas putih tersebut. Berkas pun ia tutup kembali.

Dia adalah Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Saat itu, ia menandatangani dokumen dan surat-surat penting di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (4/5). Ruang terbuka ini sudah lama menjadi tempat kerjanya, sejak Covid-19 mewabah di Batam.

Banyak agenda yang ia laksanakan di sana, dari rapat tentang kesehatan masyarakat, hingga menandatangani surat.

Seperti Senin pagi ini, ia memimpin rapat Tindak Lanjut Penanganan Covid-19 Tingkat Kota Batam. Turut mendampingi, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridi Hamid. Rapat itu dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Batam.

“Kita ingin imbauan yang kita sampaikan dipatuhi, demi kesehatan masyarakat,” ujar Rudi dalam rapat bersama yang juga dihadiri perwakilan tokoh agama itu.

Salah satu imbauan itu terkait seruan menjaga jarak atau social distancing. Ia menekankan perlu gerak bersama untuk membubarkan keramaian atau mengatur jarak interaksi antarwarga di Batam. Tak hanya di pasar saja, semua tempat keramaian harus diperhatikan.

“Saya minta TNI-Polri menindak lokasi-lokasi keramaian, kita ingin permasalahan Covid-19 ini cepat berlalu,” ujarnya.

Ia menyebut, akibat Covid-19 ini, banyak yang sudah terdampak mulai kegiatan ekonomi, sosial hingga keagamaan. Oleh sebab itu, kerja sama semua pihak perlu dilakukan agar warga mematuhi imbauan-imbauan pemerintah.

“Saya, kita, punya sepakat yang sama. Kita ingin Covid-19 ini segera berakhir,” ujar pria 56 tahun ini.

Tak jauh dari Rudi, ada Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad yang memberikan arahan bagi peserta rapat. Di depan perwakilan tokoh agama Batam itu, Amsakar menargetkan Lebaran Idulfitri ini warga sudah bisa saling bersilaturahmi.

Namun, warga diminta benar-benar mengikuti imbauan pemerintah. Bahkan, pihaknya akan memperketat imbauan ini demi kemaslahatan bersama agar Covid-19 ini segera berlalu.

“Kalau masih ada yang tarawih di masjid, ditahan dulu,” katanya di depan para tokoh agama itu.

Ia menyebut, sejauh ini perkembangan kasus Covid-19 di Batam ini menunjukkan kondisi yang membaik. Dengan cara memperketat pengawasan social distancing, diharapkan tren situasi positif ini terus bertahan.

Untuk diketahui, sesuai data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Senin (4/5), kasus Covid-19 berjumlah 32 pasien positif. Dari jumlah itu, 15 pasien di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan lima pasien meninggal dunia.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Azril Apriansyah mengatakan, selama pandemi Covid-19 ini, semua kegiatan pimpinan Pemerintah Kota (Pemko) Batam memang dilaksanakan di Dataran Engku Putri. Mulai dari rapat atau pertemuan, hingga kegiatan-kegiatan pemerintahan lainnya.

“Kalau untuk konferensi video, kita lakukan di lantai dua (Kantor Wali Kota Batam), ruang terbuka juga,” ujarnya.

Ia mengatakan, setiap pertemuan dilakukan sesuai protokol kesehatan dengan memberi jarak antarkursi. Selain itu, kelengkapan lain seperti penggunaan masker juga sangat diperketat.

“Kita terapkan sosial distancing maupun physical distancing selama pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

Azril juga menyebut, ruang kerja Wali Kota yang ada di lantai V gedung Kantor Wali Kota Batam, sudah lama ditutup untuk kegiatan atau pertemuan.

“Jadi semua dilakukan di sini (Dataran Engku Putri,” ujarnya.

 

(red/Humas Pemko Batam)

Plt Gubernur H Isdianto memberi apresiasi yang tinggi pada Irjen Pol Andap Budhi Revianto

0

Tanjungpinang- Plt Gubernur H Isdianto memberi apresiasi yang tinggi kepada Irjen Pol Andap Budhi Revianto dan Brigjen Pil Yan Fitri Halimansyah. Selama menakhodai Kepri baik Andap dan Yan Fitri selalu memastikan daerah ini aman dan tertib. Berbagai peristiwa besar, seperti Pemilu dan Pilpres berlangsung dengan aman di Kepri.

“Terima kasih Pak Andap dan Pak Yan atas dukungan dan kerja samanya dalam mendukung kemajuan Kepri. Selamat bertugas di tempat baru. Semoga semakin sukses dan silaturahmi dengan masyarakat Kepri tetap terjalin erat,” kata Isdianto di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jumat (1/5/2020).

Sesuai Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 772/TPA Tahun 2020, Andap diamanahkan untuk menjadi Inspektur Jendral di Kementerian Hukum dan HAM. Sementara sesuai Telegram Kapolri Nomor: ST/1383/V/KEP/2020 yang tertanggal 1 Mei 2020, Yan Fitri akan diangkat dalam jabatan baru sebagai Karosundokinfokum Div Kum Polri.

Menurut Isdianto, Kepri terus melakukan pembangunan dan menarik banyak investor untuk berinvestasi. Dengan keamanan yang kondusif di Kepri, investor tak akan ragu menanamkan modalnya di Negeri Segantang Lada ini.

Andap dan Yan Fitri, kata Isdianto, selalu memastikan Kepri dalam kondisi yang aman dan nyaman. Faktor ini juga yang mendukung pariwisata Kepri tahun lalu meningkat drastis. Kepri, menjadi yang kedua terbanyak sebagai pintu masuk wisatawan mancanegara ke negeri ini.

Apresiasi tinggi juga diberikan Isdianto terhadap upaya penanganan pandemi covid19 di Kepri. Andap dan Yan Fitri serta jajaran Polda Kepri menjadi yang terdepan dalam upaya mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran virus ini.

“Sekali lagi, terima kasih Pak Andap dan Pak Yan atas dukungan dan kerja sama dalam memajukan Kepri,” kata Isdianto.

Sementara itu, berdasarkan Surat Telegram Kapolri nomor ST/1378/V/Kep/2020, Kapolda Kepri akan dijabat Irjen Pol Aris Budiman. Aris sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (STIK Lemdiklat) Polri.

Untuk Wakapolda Kepri, diamanahkan kepada Kombes Pol Drs. Darmawan yang sebelumnya menjabat sebagai Irbidjemengarku Itwil I Itwasum Polri.

“Selamat datang kepada Bapak Irjen Pol Dr Aris Budiman M.Si yang diamanahkan jabatan sebagai Kapolda Kepulauan Riau. Dan Kombes Pol Drs. Darmawan sebagai Wakapolda Kepri. Semoga selalu diberi keberkahan dan kelancaran oleh Allah SWT dalam menjalankan amanah di Negeri Segantang Lada ini,” kata Isdianto.

 

 

(red/kominfo)

Kapolda Kepri Irjen Pol. Andap Budhi Revianto S.IK Dilantik sebagai Irjen Kementerian Hukum dan HAM

0

Batam – Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia no : 77/TPA Tahun 2020, Tentang pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, Kapolda Kepri Irjen Pol. Andap Budhi Revianto S.IK., MH dilantik dan diambil sumpah/janji jabatanya pada Senin (04/05/20).

Bertempat di Gedung Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan Hak asasi manusia Jakarta Selatan, Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto S.IK., MH dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham)” yang sebelumnya dijabat oleh Bapak Jhoni Ginting.

Dalam arahanya Prof. Yasonna H Laoly Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) mengucapkan selamat dan berpesan kepada Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Hukum dan HAM yang baru Bapak Andap Budhi Revianto agar melakukan terobosan-terobosan kreatif dalam mengatasi tantangan kerja dalam upaya meningkatkan moralitas dan etika pegawai, meningkatkan pengawasan baik dalam hal pelaksanaan pelayanan publik, administrasi keuangan maupun disiplin pegawai. Kemudian Prof. Yasonna H Laoly juga berpesan bahwa sebagai Inspektur Jenderal Kemenkumham harus mampu menjaga dan meningkatkan indeks integritas Kemenkumham menjadi lebih baik dan tidak memberi ruang kepada Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di lingkungan Kemenkumham.

“Dengan terlaksananya pelantikan tersebut yang merupakan jabatan eselon 1 maka Kapolda Kepri yang sebelumnya berpangkat Inspektur Jenderal Polisi akan menjadi Komisaris Jenderal Polisi atau Pati Polri dengan pangkat Bintang tiga, Jelas Kabid Humas Polda Kepri.

 

(red/Humas Polda Kepri)

1 orang anggota Polri dan 15 ABK Pelni dinyatakan sembuh dari Covid – 19

0

Batam – Setelah sebelumnya memulangkan 2 orang anggota Polri yang dinyatakan Sembuh Covid -19 pada Jumat lalu, pada hari ini Minggu (3/5/20), RS. Galang kembali memulangkan 1 orang anggota Polri dan 15 ABK Pelni karena telah menjalani dua kali tes Swab dengan hasil Negatif.

Kabid Humas Polda Kepri mengatakan “Mewakili pimpinan Polri khusunya Polda Kepri, pada hari ini kami menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala Rumah Sakit Infeksi Pulau Galang beserta staf dan tim medis yang telah memberikan pikiran, tenaga dan upayanya dalam merawat dan menyembuhkan personel kami serta masyarakat lainnya, setelah sebelumnya memulangkan 2 Anggota Polri Polda Kepri yang dinyatakan sembuh pada hari ini juga telah memulangkan 1 Anggota Polri dan 15 ABK Pelni” tutur Kabid Humas Polda Kepri.

“Semoga apa yg telah dilakukan tim medis dapat menjadi ladang amal ibadah pada bulan suci Ramadhan ini, dan hal ini juga menjadi bukti bahwa Covid-19 bisa disembuhkan dengan perawatan medis secara intensif, keyakinan pasien dapat sembuh dan berdoa kepada Tuhan yang maha kuasa, Insya Allah COVID-19 bisa disembuhkan” tutup Kabid Humas Polda Kepri.

“Sesuai dengan prosedur, hasil Swab harus dilaksanakan minimal dua kali dengan hasil negatif covid-19 sebelum akhirnya pasien bisa dipulangkan dari rumah sakit ini, Kami dari pihak rumah sakit selalu memberi motivasi, semangat kepada pasien, kami juga mengajak mereka keluar dari kamar pagi dan sore, kami perhatikan gizinya, kita beri support yang ternyata ini berpengaruh untuk mempercepat penyembuhan pasien covid-19 di rumah sakit ini”. Jelas Kepala RS. Khusus Covid -19 Galang.

 

(red/Humas Polda Kepri)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga