8.6 C
New York
Sunday, May 10, 2026
spot_img
Home Blog Page 733

Konjen Singapura Serahkan 20.000 Test Kit ke Batam

0

Batam – Singapura melalui Konsulat Jenderal (Konjen) Singapura di Batam menyerahkan bantuan berupa 20.000 test kit ke Pemerintah Kota Batam untuk menekan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19).

Bantuan ini diserahkan oleh Konjen Singapura di Batam Mark Low dan diterima langsung oleh Walikota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusahaan Batam Muhammad Rudi, pada Jumat (3/4) malam, di VVIP Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam.

Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam Slamet Mulsiswanto, Direktur BUBU Hang Nadim dan TIK Suwarso dan Kasubdit Pengamanan Aset dan Obyek Vital Direktorat Pengamanan Aset BP Batam Gunadi.

Konjen Singapura di Batam Mark Low, merinci 20.000 test kit tersebut berasal dari Pemerintah Singapura dan Kementerian Kesehatan Singapura sebanyak 10.000 test kit dan Yayasan Temasek Singapura sebanyak 10.000 test kit.

Mark menjelaskan bahwa test kit ini bukanlah rapid test, melainkan swab test yang memiliki tingkat akurasi lebih tinggi.

“Selain test kit, kami juga menyerahkan dua set alat Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk Batam. Sedangkan untuk Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kami menyerahkan 750 set lengkap Alat Pelindung Diri (APD),” jelas Mark.

Mark menambahkan, ini bukan yang pertama kalinya Singapura memberikan bantuan kepada Indonesia, khususnya Batam. Sebelumnya, pemerintah Singapura dan gabungan pekerja Singapura di Batam telah mendonasikan 205 set lengkap APD ke Pemerintah Kota Batam sebagai bentuk solidaritas dan sinergi positif antar dua negara.

“Masih ada 4 set ventilator dari Yayasan Temasek. Namun karena alat ini cukup sulit didapatkan karena out of stock, jadi mungkin dua bulan lagi baru bisa kami serahkan ke Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau,” kata Mark.

Sementara itu, Walikota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam Muhammad Rudi, sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Singapura, dalam hal ini Konjen Singapura.

Ia mengaku bahwa pihaknya memang telah menanti bantuan ini agar pemeriksaan warga yang terindikasi Covid-19 dapat dilakukan mulai Senin (6/4) mendatang.

“Kemarin sudah kami lakukan penyisiran dan ditemukan 2.065 orang yang harus dites. Itu baru masyarakat umum, belum termasuk para pegawai, baik Pemerintah Kota maupun BP Batam. Dengan hadirnya bantuan ini dapat langsung kita tes, dan bekerja pun lebih tenang,” ungkap Rudi.

Rudi mengatakan, pembatasan pertemuan tidak hanya di tingkat kota saja, melainkan di tingkat Kecamatan juga Ia terapkan. Sedangkan peruntukan alat ini sendiri akan digunakan oleh para tenaga medis di Rumah Sakit rujukan pemerintah daerah.

“Bantuan ini nantinya tidak akan ada di kami. Akan kami serahkan ke laboratorium Kementerian Kesehatan yang memiliki fasilitas yang lebih lengkap. Jadi pemeriksaannya akan dilakukan di Asrama Haji dan Rusun Sagulung, sedangkan hasil pemeriksaannya akan kami serahkan ke laboratorium,” ujar Rudi.

Muhammad Rudi menargetkan 2.065 orang yang terindikasi Covid-19 dapat dites seluruhnya dalam dua minggu ke depan. Sedangkan sebagai langkah preventif, Ia akan memperketat physical distancing bagi masyarakat yang tidak mengindahkan kebijakan pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Ini bukan karantina wilayah, saya tidak memiliki wewenang untuk itu. Karena kalau karantina wilayah saya harus minta izin dengan Kementerian Kesehatan. Saat ini kita belum melakukan karantina wilayah, karena itu adalah jalan terakhir. Karena jika karantina wilayah dilakukan, seluruh kegiatan ekonomi di Batam akan terhenti. Untuk itu saya ingin masyarakat disiplin menjaga jarak, dan ini akan kita paksa,” tegas Rudi.

 

(red/BP Batam)

 

Antisipasi Banjir BUP Batam Gerak Cepat Normalisasi Saluran Air di Kawasan Pelabuhan Batu Ampar

0

 

Batam Mengantisipasi terjadinya banjir apabila musim hujan tiba, Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Batam bergerak cepat melakukan normalisasi saluran air di sekitar Kawasan pelabuhan Batu Ampar.

Normalisasi dikordinasikan langsung oleh Direktur BUP Batam Nelson Idris pada Sabtu pagi (4/4/2020).

Nelson Idris mengemukakan, pihaknya melakukan normalisasi saluran air sepanjang 344,8 meter, dan dari normalisasi ini petugas membersihkan sampah-sampah plastik dan kayu, endapan pasir dan lumpur yang berpotensi menyumbat saluran.

Dengan melakukan normalisasi ini diharapkan akan mengurangi potensi banjir di dermaga Pelabuhan Batu Ampar, sehingga tidak akan menghambat aktivitas di Pelabuhan dan proses bongkar muat dapat dilaksanakan dengan cepat.

Pasca-normalisasi saluran air ini, BUP Batam juga akan terus memonitor jika sewaktu-waktu terjadi curah hujan yang tinggi.

 

(red/BP Batam)

Sleman Siapkan Lahan 7 Hektar Bagi Pasien Covid-19 yang Meninggal 

0

Sleman – Dalam penanganan pasien Covid 19 atau Corona yang meninggal dunia, pemerintah Kabulaten atau pemkab Sleman, DI Yogyakarta telah menyiapkan lokasi pemakaman di desa Madurejo, Kecamatan Prambanan Sleman. Penyiapan lokasi ini diperlukan mengantisipasi apabila terjadi penolakan warga tempat pasien semula bermukim, saat pemakaman akan dilangsungkan.

Sekda Pemkab Sleman, Harda Kiswaya, seusai rapat koordinasi tim Gugus Tugas Penanganan Covid 19 menyampaikan bahwa Pemkab Sleman harus mengantisipasi segala kemungkinan seperti fenomena penolakan Covid 19.

“Ini mengantispasi, semoga tidak perlu digunakan. Pemkab bersama dengan Kecamatan dan Desa bahu membahu mengedukasi masyarakat,” ujar Shavitri ND Kabag Humas dan Protokol Setda Sleman dalam siaran pers Sabtu 4 April 2020.

TPU Madurejo, seluas 7 hektar berada relative jauh dari pemukiman penduduk dan masih cukup luas. Selain penyiapan lokasi pemakaman juga disiapkan  dengan  pemberian bimtek bagi para petugas pemakaman. Petugas juga dilengkapi dengan APD sebagai alat perlindungan saat melaksanakan tugas.

Lokasi pemakaman TPU Madurejo sementara ini dikhususkan bagi penduduk Sleman yang meninggal dengan status positif maupun terduga Corona. Untuk proses penanganan jenazah positif maupun terduga Corona, harus sesuai dengan prosedur atau protocol pemulasaran jenazah Covid 19, yang berlaku.

Misalnya, jenazah tidak boleh dibalsem, harus dibungkus dengan plastic yang tidak tembus air, kemudian dimasukkan kedalam kantong mayat, sebelum masuk kedalam peti kayu, dan juga proses penyemayaman dan pemakaman jenazah maksimal dilakukan maksimal 4 jam setelah dinyatakan meninggal.

Harda mengharapkan, dengan adanya prosedur dan protocol penanganan jenazah positif dan terduga covid 19, masyarakat seharusnya dapat menerima apabila ada pasien yang meninggal dan akan dimakamkan pada pemakaman umum setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo dalam kesempatan yang sama menjelaskan, perlakuan terhadap jenazah pasien covid 19 berbeda dengan jenazah pasien karena virus anthrax. Misalnya, yang harus dikuburkan dengan lapisan dinding semen.

“Kalau pasien Covid 19, begitu pasien meninggal, virus juga mati. Seharusnya sudah tidak menjadi kekhawatiran apabila menjalankan prosedur pemulasaran Dan pemakaman jenazah yang telah ditetapkan,” pungkas Shavitri.

 

(red/Tanto)

Rapat koordinasi Gugus Tugas penanganan Covid-19 Provinsi Kepri di Polda Kepri

0

Batam – Dalam rangka memberikan masukan kepada Plt. Gubernur Provinsi Kepri selaku ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19, diadakan Rapat Koordinasi yang dilaksanakan di ruang kerja Kapolda Kepri pada Jumat, (3/4/20), hadir dalam Rakor tersebut Plt. Gubernur Provinsi Kepri H. Isdianto, S.Sos., M.M., Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto S.IK., Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, S. SOS., Kabinda Kepri, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Wakapolda Kepri, Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri, Kepala BPKP Provinsi Kepri. Danlantamal IV Tanjungpinang, Danguskamla Koarmada I, Danlanud RHF, Sekda Provinsi Kepri, dan para Pejabat Utama Polda Kepri.

“Rapat yang digelar pada hari ini untuk memperkuat kembali langkah dan antisipasi Covid-19 di Provinsi Kepri, sesuai dengan arahan dari Presiden Republik Indonesia termasuk para menteri di dalam nya, untuk itu di wilayah Kepri sendiri akan diberikan bantuan APD sebanyak 2.000”, tutur Plt. Gubernur Kepri.

Selanjutnya Danrem 033/WP mengatakan “diharapkan kita semua tetap selalu Optimis dalam melaksanakan tugas penanganan Covid – 19. Persiapan RS. Darurat Covid-19 Galang-Batam sudah mulai rampung dan secepatnya dapat digunakan untuk itu bersama rapatkan barisan dalam Gugus Tugas penanganan Covid -19”. Ucap Danrem 033/WP.

Ketua DPRD Provinsi Kepri mengatakan “Meminta kepada tim Gugus tugas di Provinsi Kepri untuk dapat memastikan ketersedian APD dan ruang Isolasi yang cukup, serta dihimbau juga kepada para pelaku ekonomi dapat saling bahu membahu melaksanakan Donasi seiklasnya dalam penaganan Covid – 19”.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda Kepri mengatakan “kita bersama-sama mengutamakan kesehatan masyarakat tetap terjaga dan hal ini merupakan paling utama, bersama-sama mempersiapkan pengamanan sosial untuk masyarakat dan menjaga dunia usaha terutama usaha Mikro dapat terus berjalan sesuai dengan arahan Presiden, dan didalam situasi penanganan ini kegiatan yang harus tetap berjalan diantaranya Kantor Pemerintahan, Rumah Sakit, Layanan Transportasi, Pendidikan, Keagamaan dan pemakaman,” Jelas Kapolda Kepri

“Operasi Kemanusian yang dilaksanakan oleh Polda Kepri dan jajaran merupakan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan tidak terlepas dari peraturan serta Undang-undang karena hal ini menyangkut keselamatan manusia harus berdasarkan aturan yang ada” tutur Kapolda Kepri.

Selesai pelaksanaan Rapat Koordinasi, Plt. Gubernur Kepri bersama dengan Danrem 033/WP, Ketua DPRD Provinsi Kepri didampingi Kapolda Kepri dan Wakapolda Kepri meninjau langsung kesiapan Satgas Nusantara Polda Kepri dalam memonitoring perkembangan Covid – 19 di Wilayah Kepri.

 

(red/Humas Polda Kepri)

Bupati Hamid Rizal Terapkan Sosial Distancing Jalankan Tugas Pemerintahan

0

Batamtimes.co – Natuna – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal menerapkan sosial Distancing (menjaga jarak) dalam menjalankan tugas pemerintahan. Hal tersebut tampak, ia lakukan saat menerima Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Natuna, Dicky Kusnadi. Kepala Dinas Pendidikan Natuna, Suherman dan sejumlah pejabat lainnya. Di Gedung Daerah Natuna, Jalan Batu Sisir, Kecamatan Bunguran Timur, pada Kamis (02/04) pagi.

Ini Daftar 15 Pejabat Eselon Dilantik Bupati Hamid Rizal Di Gedung Daerah

0

Batamtimes.co – Natuna – Bupati Abdul Hamid Rizal Pemerintah Kabupaten Natuna melantik 15 pejabat eselon III dan IV dalam jabatan administrator dan Pengawas di lingkungan Pemkab Natuna dilangsungkan di Gedung Daerah, Jalan Batu Sisir, Bukit Arai, Ranai, Jumat (03/04/2020) pagi.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka untuk mengisi kekosongan jabatan dan peningkatan profesionalisme guna memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat.

Presiden Jokowi sebut RS Darurat Penanganan Covid-19 senin beroperasi

0

Batam – Pembangunan fasilitas observasi Galang, memasuki tahap akhir. Presiden RI, Joko Widodo menargetkan Senin (6/4/2020) fasilitas kesehatan tersebut sudah beroperasi.

“Maksimal Senin sudah bisa dioperasikan. Memang ada keterlambatan kemarin karena transportasi material yang terkendala cuaca,” kata Presiden saat meninjau progres pembangunan fasilitas observasi di ex camp vietnam tersebut, Rabu (1/4/2020).

Awalnya fasilitas untuk penanganan darurat corona virus disease ini ditargetkan rampung 1 April. Namun karena sedikit kendala pengangkutan bahan bangunan, akhirnya mundur dari jadwal.

Peninjauan Presiden ini sekaligus untuk memastikan fasilitas yang dibangun sesuai perencanaan. Saat meninjau, Presiden didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Plt Gubernur Kepulauan Riau, dan Wali Kota Batam.

Presiden Jokowi mengatakan fasilitas ini dibangun sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah menghadapi perkembangan pandemi tersebut di Indonesia. Tapi ia berharap Covid-19 tidak sampai merebak luas sehingga tidak perlu sampai menggunakan fasilitas observasi tersebut.

“Seperti wisma atlet, kita siapkan. Ada 2.400 bed (tempat tidur), baru terpakai 400. Di sini ada 360 bed, isolasi ICU 20, non ICU 30. Semua ini kita rencanakan, kita persiapkan. Kita berharap tidak terjadi. Kita harap ini enggak dipakai. Tapi kita siapkan, paling tidak kita siap,” tegasnya.

Meski dibangun dalam waktu singkat, fasilitas observasi ini memiliki sarana lengkap. Terdiri dari tiga zona yang memiliki peruntukannya masing-masing.

Zona A merupakan fasilitas penunjang bagi dokter dan paramedis yang menangani pasien Covid-19. Sementara Zona B diperuntukkan bagi fasilitas medis dan tempat isolasi serta observasi bagi pasien yang dirawat. Dan Zona C saat ini difungsikan sebagai area cadangan untuk pengembangan fasilitas-fasilitas lainnya di area rumah sakit yang sekaligus akan dijadikan pusat riset tersebut.

“Kalau semua sudah selesai baru akan dialihkan pada penggunaan yang lain. Rencananya untuk rumah sakit penyakit-penyakit menular dan riset,” ungkap Presiden.

Pada kunjungan kerja kali ini, Presiden Joko Widodo juga menyempatkan diri untuk meninjau proses pemulang pekerja migran Indonesia (PMI) dari Malaysia. Usai melihat progres pembangunan fasilitas observasi Galang, Presiden langsung menuju Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre. Sebelum kemudian bertolak kembali ke Jakarta.

“Kita harus tahu, sekarang ini setiap hari ada mobilitas tenaga kerja Indonesia yang dari Malaysia pulang. Ini harus dikontrol, diawasi, harus dicek. Sehingga betul-betul semuanya bersih dan tidak membawa corona masuk ke desa,” pesannya.

PLN Bebaskan tagihan dan Token selama tiga bulan

0

Jakarta – Mendukung Kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pembebasan biaya tarif listrik bagi konsumen rumah tangga 450 Volt Ampere (VA) dan pemberian keringanan tagihan 50% kepada konsumen rumah tangga bersubidi 900 VA, Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah menyiapkan cara mendapatkan program tersebut.

“Untuk pelanggan rumah tangga 450 VA pascabayar akan langsung dibebaskan tagihannya pada bulan April, Mei dan Juni,” ungkap Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN, I Made Suprateka, melalui rilis yang diterima Kamis (2/4/2020) malam.

Sementara untuk pelanggan pra bayar, sambung Made, dapat memperolehnya dengan mengirimkan nomor ID Pelanggan ke WA dengan nomor 08122-123-123 atau melalui website PLN www.pln.co.id Dengan ID tersebut, pelanggan akan mendapatkan token senilai pemakaian tertinggi dalam 3 bulan terakhir.

“Sedangkan diskon tarif untuk pelanggan subsidi 900 VA bagi pelanggan pascabayar, rekening yang harus dibayarkan pada tiap bulannya akan dikurangi 50%,” jelas Made.

Sementara bagi pelanggan prabayar, menurut Made, token listrik gratis sebesar 50% akan diberikan kepada pelanggan, dihitung dari pemakaian bulanan tertinggi dalam 3 bulan terakhir. Berikut mekanisme pengambilan token gratis untuk pelanggan rumah tangga daya 450 VA dan diskon 50% untuk Pelanggan Rumah Tangga daya 900 VA bersubsidi. Mekanisme website dengan cara:

Satu, Buka Alamat www.pln.co.id kemudian masuk ke menu pelanggan dan langsung menuju ke pilihan stimulus covid-19

Dua, Masukkan ID Pelanggan/ Nomor Meter. Kemudian Token Gratis akan ditampilkan di Layar. Tiga, Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.

Cara lain, menurut Made, Pelanggan juga bisa mengakses melalui WA ke nomor 08122-123-123, dengan cara : Satu, Buka Aplikasi WhatsApp Dua, Chat WhatsApp ke 08122-123-123 , ikuti petunjuk, salah salah satunya masukkan ID Pelanggan.

Tiga, Token gratis akan muncul Empat, Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan. Dengan ID Pelanggan tersebut, Made sampaikan, pelanggan akan mendapatkan token senilai pemakaian tertinggi dalam 3 bulan terakhir.

“Saat ini ada sekitar 24 juta data pelanggan rumah tangga 450 VA, ditambah 7 juta pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi yang harus dimasukkan ke dalam sistem,” ujarnya.

Proses ini, sambung Made, akan tuntas dalam sepekan ke depan sehingga seluruh pelanggan yang digratiskan dan mendapatkan diskon sudah dapat terlayani seluruhnya. “Proses pembagian Token Bebas Tagihan dan Diskon Tarif Listrik ini memang bertahap, yang sudah dimulai pada tanggal 1 april, paling lambat tanggal 11 april seluruh pelanggan yang berhak sudah bisa menikmati program tersebut,” ungkap Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN, I Made Suprateka.

Kebijakan pemberian keringanan tagihan listrik ini, sambung Made,  sebagai bentuk kehadiran negara dalam membantu perekonomian masyarakat miskin dan tidak mampu. “Ini bukti PLN bersama Pemerintah siap hadir di setiap kondisi,” tutup Made.

(red/setkab)

Cegah Penyebaran Virus Corona, Konsultasi Lahan Kini Beralih ke Online

0

Batam – Direktorat Pengelolaan Lahan Badan Pengusahaan Batam menutup sementara Pelayanan Konsultasi Tatap Muka terhitung mulai tanggal 31 Maret 2020, dan beralih melalui layanan online. Hal ini dilakukan guna menjaga dan melindungi masyarakat dari penyebaran COVID-19 dengan merujuk pada Surat Edaran Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK/02/MENKES/199/2020 tentang Himbauan Kewaspadaan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Adapun layanan konsultasi Direktorat Pengelolaan Lahan melalui online, yakni Perubahan Data Permohonan Perizinan dengan Land Management System (LMS), di mana Konfirmasi Dokumen LMS dan Permohonan Penerbitan Faktur Rekomendari dapat diproses melalui e-mail: lms-online@bpbatam.go.id dengan mengisi Form Permohonan yang diunduh melalui https://bit.ly/lms-form, serta melampirkan dokumen pendukung.

Selain itu, Direktorat Pengelolaan Lahan BP Batam juga memberi akses kepada Pemohon untuk berkonsultasi mengenai perizinan lahan atau lainnya dengan menghubungi petugas melalui email: cslahan@bpbatam.go.id, atau Whatsapp di nomor 0813-6470-1807, 0813-6470-1797, dan/atau 0812-6155-1244.

Demikian pemberitahuan ini disampaikan untuk dapat dimaklumi.

 

(red/BP Batam)

3 Arahan Presiden Persiapan Ramadan dan Idulfitri

0

Jakarta –  Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa pada bulan Ramadan dan Lebaran saat ini berada dalam konteks yang berbeda dari sebelumnya, karena menghadapi tantangan Virus Korona (Covid-19). Beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian bersama, menurut Presiden, sebagai berikut:

Pertama, betul-betul dicek di lapangan ketersediaan bahan-bahan pokok. “Saya sudah cek juga ke Bulog, saya cek ke daerah-daerah mengenai panen raya seperti apa. Saya melihat beras, daging, telur, gula, terigu, dan lain-lainnya masih berada pada kondisi baik,” ujar Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Rapat Terbatas membahas Persiapan Ramadan dan Idulfitri melalui Konferensi Media, Selasa (2/4/2020).

Menurut Presiden, untuk gula Menteri Pertanian sudah menyampaikan bahwa minggu-minggu depan mungkin harga akan turun pada kondisi normal lagi Rp12.500.

“Dan Mendag juga menyampaikan kepada saya bawang juga sudah beberapa sudah masuk dan kita harapkan bawang putih pada minggu-minggu depan, atau syukur minggu ini sudah kembali ke normal harga di Rp20.000 sampai Rp30.000,” imbuh Presiden.

Kepala Negara juga minta untuk  memastikan semuanya agar distribusi logistik ini lancar, kebutuhan pokok tersedia di pasar-pasar. “Ini saya harapkan Mendagri juga memberikan teguran kepada daerah-daerah yang memblokir jalan-jalannya agar urusan distribusi logistik ini tidak terganggu,” tutur Presiden.

Kemarin, Presiden mengakui telah mendapatkan laporan dari dua daerah, urusan beras ini agak terganggu karena jalan-jalan yang ditutup sehingga Kepala Daerah perlu diberi tahu mengenai hal ini.

Kedua, berkaitan dengan paket perlindungan sosial dan jaminan sosial bagi masyarakat yang berada di lapisan bawah. “Tadi juga saya sudah perintahkan agar segera dieksekusi dan langsung dibagikan ke lapangan,” ujarnya. Baik itu, lanjut Presiden, yang berkaitan dengan PKH, dengan sembako lewat Kartu Sembako, Kartu Prakerja, berkaitan dengan pembebasan biaya listrik untuk pelanggan 450 VA dan 50% untuk 900 VA.

“Kalau ini segera bisa di lapangan tereksekusi akan baik untuk masyarakat kita,” imbuhnya.

Ketiga, pelibatan tokoh-tokoh agama, tokoh ormas untuk memberikan pendidikan, mengedukasi masyarakat dalam mensosialisasikan disiplin penerapan jaga jarak aman itu betul-betul bisa dikerjakan.

“Mengenai pentingnya cuci tangan perlu disampaikan. Mengenai mengurangi mobilitas untuk keluar rumah perlu disampaikan,” tambah Presiden.

Kedisiplinan memakai masker, menurut Presiden, perlu disampaikan dan juga penerapan pembatasan sosial berskala besar. “Ini perlu terus disampaikan dalam rangka kita menjalankan protokol kesehatan secara ketat, baik di rumah maupun di luar rumah secara disiplin,” pungkas Presiden di akhir pengantar.

(red/Setkab)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga