8.6 C
New York
Sunday, May 10, 2026
spot_img
Home Blog Page 745

Polresta Barelang berhasil menangkap dua pelaku kurir Narkoba sabu seberat 2,355 Gram

0

Batam- Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polresta Barelang berhasil menangkap dua pelaku kurir Narkotka jenis sabu seberat 2,355 Gram, hal tersebut disampaikan oleh Wakapolresta Barelang AKBP Junoto., SIK, saat memimpin jalannya Konfrensi Pers didampingi oleh Kasat Res Narkoba Kompol Abdul Rahman., SIK., MH dan Kanit II Sat Res Narkoba, Rabu (11/3/2020).

Dalam Pengungkapan tersebut Sat Res Narkoba berhasil mengamankan dua orang Tersangka masing masing Inisial AYP dan MT, dari kedua tersangka diamankan narkotika jenis Sabu seberat 2,355 gram, masing – masing disita dari Tersangka AYD seberat 2.059 gram, Tersangka MT seberat 296 gram.

Kedua pelaku ditangkap dalam lokasi yang sama namun dalam waktu yang berbeda yaitu di area Nagoya City Walk, AYP ditangkap pada tanggal 03 Maret 2020 sekitar jam 23.30 Wib, sedangkan MT ditangkap pada tanggal 04 Maret 2020 sekitar jam 20.00 Wib. saat dilakukan penangkapan Tersangka tidak ada melakukan perlawan dan masing – masing mengakui bahwa dirinya hanya sebagai kurir / pengantar.

Dari pengakuan Tersangka AYP dijanjikan upah sebesar Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) jika berhasil mengantar sabu seberat 2.059 gram tersebut, sedangkan Tersangka MT dengan mengantar narkotika jenis sabu seberat 296 gram mendapat upah sebesar Rp. 2.500.000, (dau juta lima ratus rupiah) namun naas menimpa kedua Tersangka, transaksi belum berhasil mereka tertangkap oleh jajaran Sat Res Narkoba Polresta Barelang, bayaran belum diterima mereka harus rela mendekam dalam teralis besi .

Wakapolresta Barelang menjelaskan terhadap kedua tersangka tersebut dikenakan pasal 114 (2) Jo. Pasal 112 (2) Undang – undang Republik Indonesia nomor : 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara .

Atas peristiwa tersebut Wakapolresta menghimbau kepada Masyarakat Batam khususnya dan warga negara Indonesia pada umumnya, agar senantiasa menjahui narkotika jenis apapun juga, sebap narkotika selain dapat merusak generasi kedepan, juga merusak keluarga, imbuh Wakapolres Polresta Barelang sebelum mengakhiri konfrensi Pers.

 

(red/Humas)

Dinkes Kepri menyatakan satu dari dua warga Kota Tanjungpinang negatif tertular Covid-19

0

Tanjungpinang – Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau menyatakan satu dari dua warga Kota Tanjungpinang yang dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Ahmad Tabib dinyatakan negatif tertular Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Selasa, mengatakan, pasien yang negatif Covid-19 itu sebelumnya memiliki gejala yang sama dengan penderita Covid-19 sehingga menjalani perawatan intensif.

Pasien itu seorang wanita yang sempat mengunjungi Korea Selatan, kemudian ke Jepang sebelum tiba di Jakarta. Wanita ini kemudian berangkat ke Batam, kemudian ke Tanjungpinang.

Setelah tiba di Tanjungpinang wanita itu mengalami sesak nafas, kemudian dibawa ke RSUP Kepri. Dari hasil pemeriksaan tim medis, gejala yang dialami oleh pasien ini sama seperti gejala penderita Covid-19.

Pasien ini kemudian dirawat di ruang isolasi RSUP Kepri.

“Kami juga melakukan karantina terhadap suami dan anak pasien untuk memastikan apakah mereka terinfeksi Covid-19 atau tidak. Hasil laboraturium Kemenkes terhadap sampel, mereka negatif Covid-19,” tuturnya.

Tjetjep mengemukakan jumlah pasien “suspect” Covid-19 yang diperiksa secara intensif di Kepri sebanyak 82 orang, 77 di antaranya negatif Covid-19. Lima pasien yang masih dalam pengawasan tim medis terdiri dari empat di Batam dan satu di Tanjungpinang.

Empat orang tersebut diduga pernah kontak dengan dua orang WN Singapura yang dinyatakan positif Covid-19 oleh tim medis negara itu.

Dua dari empat pasien di Batam itu berprofesi sebagai ojek “online”, sedangkan dua lainnya yang pernah kontak dengan ojek tersebut.

 

(red/Diskominfo)

Wakapolda Kepri Lantik Irwasda Polda Kepri

0

Batam – Pelantikan Irwasda Polda Kepri Kombes Pol Musa Ikipson Manaek Muara Tampubolon, S.H., S.I.K.,.M.Si dipimpin langsung oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. H. Yan Fitri Halimansyah, MH, di Rupattama Polda Kepri (11/3/20) jam 09.00 wib dihadiri oleh Pejabat utama Polda Kepri dan Personel Polda Kepri.

Kombes Pol Musa Ikipson sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Kamneg Baintelkam Polri, Perwira Menegah berpangkat tiga melati tersebut sebelumnya pernah juga menjabat sebagai Dir Intelkam Polda Kepri pada periode 2016-2017.

Dalam pelantikan tersebut Wakapolda Kepri langsung memimpin untuk melafalkan Sumpah jabatan, “Demi Tuhan saya berjanji, bahwa saya akan setia dan taat kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara”.

Kabid Humas Pold Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si mengatakan “Pelantikan yang dilaksanakan pada hari ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan no Kep 547/III/2020”. “Pada pelantikan Irwasda Polda Kepri dilaksanakan juga penandatanganan Sumpah dan janji serta penandatanganan Pakta Integritas, merupakan hal yang wajib dilakukan kepada pejabat yang dilantik” jelas Kabid Humas Polda Kepri

 

(red/ Humas Polda Kepri)

Nurhayati Hamid Rizal Masuk Nominasi Top 50 Srikandi Pembawa Perubahan Indonesia Tahun 2020

0

Batamtimes.co – Natuna – Ketua Tim Pengerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Natuna Nurhayati Hamid Rizal, masuk nominasi Top 50 Srikandi Pembawa Perubahan Indonesia Tahun 2020. Digelar oleh 7 Sky Media dan Majalah IM Indonesia, bekerjasama dengan Centre For Achievement Development Programs.

Tingkatkan Pelayanan Publik, Wan Siswandi Buka Raker Camat dan Lurah Tahun 2020

0

Batamtimes.co – Natuna – Pemerintah Kabupaten Natuna diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Wan Siswandi, membuka secara resmi rapat kerja peningkatan pelayanan publik para Camat dan Kelurahan Se-Kabupaten Natuna Tahun 2020.

Disbudpar Kota Batam akan menggelar Lomba Cipta Lagu Melayu, Pendaftaran mulai 15 Maret

0

Batam – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam akan menggelar Lomba Cipta Lagu Melayup. Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata mengatakan pendaftaran berlangsung 15 Maret-1 Juni 2020.

“Melalui lomba ini diharapkan mampu memperkaya Batam dengan karya seni berupa lagu melayu,” kata Ardi di Batam Centre, Selasa (10/3/2020).

Ia mengatakan lomba cipta lagu melayu ini menjadi salah satu wujud penerapan Peraturan Daerah (Perda) Kota Batam Nomor 1 Tahun 2018 tentang Pemajuan Kebudayaan Melayu. Lagu peserta nantinya dapat dipresentasikan sebagai lagu Kota Batam. Serta menjadi identitas Kota Batam yang disebarluaskan kepada masyarakat.

“Lomba ini juga diharapkan memicu kreativitas seni anak-anak muda Batam khususnya dan Kepri umumnya. Untuk menggali potensi di bidang seni kreasi melalui cipta lagu melayu,” ujarnya.

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Batam, Muhamad Zen menjelaskan lomba cipta lagu melayu ini dibagi menjadi dua tahap yaitu penyisihan dan final. Tahap penyisihan 15 Maret-15 Juni akan disaring 10 lagu terbaik untuk masuk putaran final. Adapun final akan diadakan pada 4 Juli 2020.

“Sepuluh karya atau lagu yang terpilih akan diaransemen bersama oleh pencipta lagu dengan arranger lagu melayu yang telah ditunjuk oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam. Sepuluh lagu hasil aransemen akan dinyanyikan di hadapan dewan juri pada final,” kata Zen.

Bagi peserta yang ingin mengirimkan karyanya bisa mendaftar dan mengambil formulir di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Gedung LAM Batam Centre.

Syarat dan ketentuan lomba ini antara lain beraliran lagu melayu seperti Joget, Langgam, Inang, Ghazal, Zapin, dan lain-lain. Karya belum pernah diperlombakan sebelumnya. Dan peserta dapat mengirimkan lebih dari satu lagu.

“Lirik lagu menceritakan tentang kehidupan Batam dan Kepri seperti alam, budaya, sejarah, cinta, dan sebagainya,” sebut Zen.

Lagu dikirim dalam format audio baik berupa rekaman sederhana atau rekaman profesional. Selain itu peserta juga harus melampirkan notasi lagu dan biodata lengkap sesuai formulir terlampir.

Seluruh karya yang dikirim dapat diproduksi, digandakan, disebarluaskan oleh Pemerintah Kota Batam dengan tetap menyebutkan nama pencipta lagu. Artinya lagu dapat diperdengarkan di tempat publik seperti bandara, hotel, mal, dan restoran.

“Juri yang menilai berasal seniman Kota Batam. Juri menilai lagu yang diciptakan bukan penyanyinya. Pemenang akan dipilih empat pemenang yakni juara 1, 2, 3, dan harapan 1,” kata dia.

 

Danlanud Raden Sadjad Kembali Bagikan Ratusan Sembako

0

Batamtimes.co – Natuna – Komandan Pangkalan TNI AU Raden Sadjad Ranai, Kolonel Pnb Fairlyanto, kembali membagikan 156 paket sembako kepada seluruh anggota Lanud Raden Sadjad Ranai.

Film Indonesia Akhiri Festival Film Asia ke-13 di Jeddah

0

Jeddah—Film Indonesia “Ketika Cinta Bertasbih” atau KCB menutup rangkaian Festival Film Asia ke-13 atau the 13th Asian Film Festival  (AFF-13) yang digelar oleh Asosiasi Konsul Jenderal Asia atau Asian Consuls General Club (ACGC).

Penutupan AFF-13 yang berlangsung Kamis, 5 Maret 2020, dihadiri para Kepala Perwakilan ACGC, perwakilan negara sahabat, mitra KJRI Jeddah dari kalangan pengusaha dan instansi pemerintah setempat, Warga  Saudi dan asing yang tergabung dalam peserta Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), serta awak media.

Sebanyak enam film dari negara anggota telah diseleksi oleh ACGC untuk ditayangkan dalam gelaran (AFF-13) yang berlangsung selama sebulan, yaitu film India, Filipina, Indonesia, Korea, Malaysia, dan Pakistan.

Ditonton sekitar tiga ratus tamu undangan, film yang diangkat dari salah satu  novel terlaris  karya  Habiburrahman El-Shirazy dan  mengambil setting di Cairo Mesir dan Indonesia ini, berhasil menyihir tamu yang memadati Balai Nusantara (Balnus) Kompleks Wisma Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah.

Mengawali rangkaian acara, malam penutupan AFF-13 menyuguhkan Tari Gamyong,  tarian klasik yang berasal dari Jawa Tengah, dan Tari Merak yang dibawakan kelompok tari dari Sekolah Indonesia Jeddah.

Dalam sambutannya, Konjen RI Jeddah, Eko Hartono, menyatakan, festival ini merupakan media untuk mengenalkan kekayaan budaya dari Negara-negara Asia yang beraneka ragam.

“Banyak cara untuk mengenalkan keanekaragaman kita, salah satunya adalah film yang berbicara bahasa universal. Yang lebih penting, film membuat kehidupan di sekitar kita relevan dengan masa lampau, kini dan masa depan,” ucap Konjen Eko.

Dalam kesempatan tersebut, Konjen mengapresiasi Kerajaan Arab Saudi yang telah membuka gerbang untuk mengekplorasi kekayaan budaya Asia dan memberikan ruang bagi warganya dan warga asing yang tinggal di negaranya untuk mengenal nilai-nilai budaya Asia.

Senada dengan Konjen Eko, Konjen Filipina yang sekaligus Koordinator AFF-13, Ed Badajos, menegaskan bahwah film merupakan sarana untuk memahami budaya-budaya bangsa lain.

“Melalui film yang telah saya tonton beberapa hari terakhir, terus terang saya merasa senang karena saya berkesempatan banyak mengenal budaya dari bangsa-bangsa Asia,” ucapnya saat menyampaikan sambutan penutupan AFF-13.

Oleh sebab itu, Konjen Ed Badajos mengapresiasi KJRI Jeddah yang bersedia menjadi tuan rumah penutupan AFF-13.

Asian Film Festival merupakan salah satu program tahunan yang diselenggarakan oleh ACGC yang beranggotakan 13 negara. Tujuannya adalah untuk mempromosikan pemahaman Warga Saudi dan asing yang menetap di Arab Saudi terhadap budaya Bangsa-bangsa Asia yang beraneka ragam.

Anggota ACGC terdiri dari Bangladesh, Brunei, Cina, India, Indonesia, Jepang, Malaysia, Pakistan,   Filipina, Korea Selatan, Singapura, Sri Lanka, and Thailand.

(red/Fauzy chusni)

Sinomart KTS Development LTD Meminta Pemerintah Dukung Pembangunan Depo Minyak di Batam

0

Jakarta – Sinopec Salah satu perusahaan minyak dan petrochemical terbesar di dunia telah menanamkan investasi di Indonesia untuk membangun dan mengoperasikan proyek depo minyak di Batam, kepulauan Riau, Indonesia senilai US$ 841.000.000 atau lebih dari 11 – 12 triliun rupiah.

Sejalan dengan pemerintahan Presiden Jokowi, membuka investasi dari mancanegara guna mendukung pembangunan infrastruktur skala nasional. Melalui BKPM dan Kemenko Maritim dan Investasi RI.

Sebagai bukti keseriusannya sejak 2012, Sinopec melalui anak perusahannya Sinomart, menandatangani kerjasama melaksanakan proyek melalui PT West Point Terminal yang berkedudukan di Batam. Bermitra dengan PT Batam Sentralindo dan PT Mas Capital Trust.

Dimana PT Mas Capital Trust minoritas saham 5% di PT West Point Terminal. Sedangkan Sinomart kuasai 95% saham mayoritas.

Investasi awal telah dikucurkan oleh Sinomart melalui PT West Point Terminal, dengan sewa lahan yang dikuasai PT Batam Sentralindo senilai SGD 100 juta atau satu triliun rupiah untuk jangka 50 tahun dibayar dimuka.

“Sejak 2015 PT West Point Terminal tidak bisa menjalankan investasinya untuk membangun depo minyak kapasitas 2,6 juta M2 atas sejumlah pelaporan dan pelanggaran hukum yang dilancarkan oleh PT Mas Capital Trust (PT MCT) dan PT Batam Sentralindo (PT BS),” ujar Johnson Panjaitan, Kuasa Hukum PT West Point saat Jumpa Pers di Jakarta, Senin (9/3/2020).

Lebih lanjut dijelaskan bahwa sejak terjadi perselisihan yang berujung di meja hijau maka pada September 2019 silam, setelah putusan Mahkamah Agung yang mengabulkan gugatan di PN Batam, untuk mengadakan RUPS agar PT West Point Terminal dapat menunjuk Direksi dan Dewan Komisaris baru.

“Namun PT BS dan PT MCT menggugat ke Arbitrase Internasional Chamber of Commerce (ICC) Arbitration di Singapura. Namun pada Desember 2019 kemenangan kembali diraih Sinomart sebagai Investor di Indonesia,” jelas Johnson.

Berdasarkan putusan Arbitrase, PT West Point Terminal berhak untuk memperoleh pengembalian yang sewa lahan atas periode sewa yang tidak digunakan pada saat pengakhiran perjanjian sewa lahan.

Majelis Arbitrase juga memerintahkan PT BS dan PT MCT untuk menanggung biaya Arbitrase, 80% biaya perkara Sinomart dan WPT Bersama juga dengan biaya berperkara mereka sendiri.

“Mengenai laporan Polisi, Mabes Polri telah menyatakan tidak ditemukan adanya tindak pidana dalam tiga kasus yang dilaporkan serta telah dikeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP3),” pungkas Johnson.

Hal itu juga disampaikan EL Sajogo salah satu kuasa hukum PT West Pont mengatakan, PT Batam Sentralindo dan

PT Mas Capital Trust untuk melaksanakan putusan abritase internasional.

“Kami meminta kepada PT Batam Sentralindo dan PT Mas Capital Trust untuk melaksanakan putusan arbitrase internasional.  Serta perlakuan yang adil berdasarkan hukum bagi investor yang beritikad baik untuk melanjutkan proyek mereka di Indonesia,” ujarnya.

KBRI Cairo Jembatani Pelaku Usaha Ambil Pasar Afrika

0

Cairo –  Atase Perdagangan KBRI Cairo, Irman Adi Purwanto Moefthi mengatakan,  pelaku usaha Indonesia perlu menjemput bola dalam mendorong nilai ekspor ke Mesir. Terutamanya produk- produk komoditas agrikultur dan hasil hasil bumi lainnya.

“Banyak PR ada di dalam negeri, saat penjajakan bisnis, banyak sekali permintaan yang memerlukan kecepatan dalam memenuhi inquiry Yang datang dari buyer potensial,” ungkap Irman dalam acara seminar bertajuk “Peluang Ekspor Produk Unggulan Indonesia ke Mesir” di Rektorat Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Ciputat Senin 9 Maret 2020.

Irman menambahkan, kantor Atase Perdagangan KBRI Cairo senantiasa  menjembatani para pelaku usaha dan industri untuk segera mengambil pasar Afrika. Irman menyampaikan produk makanan dan minuman, tekstil dan produk tekstil, furnitur, otomotif, elektronik, dan rempah-rempah, masih menjadi produk prioritas.

Dirinya juga mendorong pelaku industri lokal untuk memiliki branding yang mampu menjangkau pasar internasional.

“Branding go global tidak mudah, perlu difasilitasi pemerintah. Makanya kami bekerjasama dengan Ditjen PEN Kemendag bagaimana memperluas upaya promosi promosi produk unggulan. Kemarin Presiden menyampaikan agar kemudahan ekspor ini diberikan secara terus menerus untuk tujuan bersama, kesejahteraan rakyat,” ungkap Irman.

Sementara itu, Rektor UMJ, Prof. Dr. Syaiful Bahri, dalam sambutannya menerangkan pentingnya memperkuat hubungan Indonesia dengan Mesir khususnya dalam diplomasi ekonomi dan perdagangan. Secara politik hubungan Indonesia dan Mesir sangat dinamis, bersahabat sejak era Bung Karno dan Gamal Abdel Nasser di tahun 1955.

“Universitas Muhammadiyah Jakarta berdiri setelah KTT Asia Afrika di Bandung pada tahun 1955, Bung Karno mempersatukan Indonesia dengan Mesir sebagai sama sama negara yang berjuang untuk kesejahteraan rakyat, memperkuat hubungan kerjasama perdagangan khususnya Eksportasi produk komoditas Indonesia ke Mesir,” ungkap Rektor Syaiful Bahri.

 

(red/Tanto)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga