8.6 C
New York
Sunday, May 10, 2026
spot_img
Home Blog Page 746

Forum Pendiri dan Deklarator Bahas Ahmad Mubarok Maju Ketua Umum Demokrat

0

Jakarta – Setelah menggelar pertemuan pertama pada Jumat 6 Maret lalu, Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat (FKPD) kembali melalukan konsolidasi. Pertemuan ke 2 yang digelar Senin 9 Maret 2020 di Hotel Santika, TMII, Jakarta Timur itu terdapat beberapa pandangan dan masukan dari para anggota FKPD.

Pandangan juga disampaikan Prof Subur Budhisantoso yang hadir dalam pertemuan. Dia mengatakan, FKPD merupakan wadah untuk saling berkomunikasi, silaturahmumi, dan menjaga kekompakan pendiri dan deklarator Demokrat.

Disamping itu, FKPD akan membahas agar partai Demokrat lebih maju, memelihara dan membesarkan partai baik didalam maupun dari luar.

“Prof Subur juga berharap pengurus partai punya kesantunan pada senior atau pendiri,” kata pendiri partai Demokrat Hencky Luntungan yang hadir dalam pertermuan itu dalam rilis persnya Selasa 10 Maret 2020.

Kata Hencky, selain dirinya, hadir dalam pertemuan tersebut diantaranya; Prof Ahmad Mubarok, Prof Subur Budhisantoso, Etty Manduapessy, Max Sopacua, Bahaudin Tonti, Ahmad Alydrus, Sahat Sohombing, Joko Suhanda, Muhamad Sukri, Anton Rifai, Imam Sigit, Israwan, Nanang Sutrisna dan lain-lain.

Sementara itu, Prof Ahmad Mubarok seperti dikatakan Hencky, meminta semua kader partai Demokrat agar tidak saling menjatuhkan. “Kita sebagai FKPD  bersikap yang umum demi memajukan partai Demokrat kedepannya,” ujar Mubarok.

Menurut Hencky Luntungan, dalam pertemuan juga sempat terjadi pembahasan agar Prof. Ahmad Mubarok diusung kembali menjadi calon Ketua umum kembali dalam Kongres ke IV nanti.

“Terjadi pembahasan juga mengusung kembali Prof Ahmad Mubarok jadi calon Ketua Umum Partai Demokrat. Hal ini dilakukan karena banyak anggapan jika SBY selama memimpin partai Demokrat terjadi kemunduran. Itu terbukti perolehan suara partai yang terus menurun pada dua periode Pemilu ini,” pungkas Hencky Luntungan.

(red/Tanto)

Pemerintah Revisi SKB 3 Menteri terkait Penambahan 4 Hari Cuti Bersama Tahun 2020

0

Jakarta –  Pemerintah melakukan revisi Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri (Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) tentang Hari Libur dan Cuti Bersama tahun 2020 terkait penambahan 4 (empat) hari untuk cuti bersama pada tahun 2020.

“Dalam rangka meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi dan pengaturan laju lalu lintas pasca Hari Raya Idulfitri 1441 serta memberikan pedoman bagi instansi pemerintah dan swasta,” bunyi SKB yang ditandatangani 9 Maret 2020 ini.

Penambahan 4 (empat) hari libur tersebut, sesuai SKB 3 Menteri, adalah 28 dan 29 Mei, 21 Agustus, serta 30 Oktober 2020.

Berikut daftar lengkap Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2020 yang telah ditetapkan per hari ini berdasarkan SKB 3 Menteri:

Libur Nasional
1. 1 Januari, Tahun Baru 2020 Masehi.
2. 25 Januari, Tahun Baru Imlek 2571 Kongzili.
3. 22 Maret, Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
4. 25 Maret, Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1942.
5. 10 April, Wafat Isa Al Masih.
6. 1 Mei, Hari Buruh Internasional.
7. 7 Mei, Hari Raya Waisak 2564.
8. 21 Mei, Kenaikan Isa Al Masih.
9. 24-25 Mei, Hari Raya Idul Fitri 1441 H.10. 1 Juni, Hari Lahir Pancasila.
11. 31 Juli, Hari Raya Idul Adha 1441 H. 12. 17 Agustus, Hari Kemerdekaan RI. 13. 20 Agustus, Tahun Baru Islam 1442 H.
14. 29 Oktober, Maulid Nabi Muhammad SAW
15. 25 Desember, Hari Raya Natal.

Perubahan Cuti Bersama 1. Sebelumnya Tanggal 22, 26 dan 27 Mei (Hari Jumat, Selasa dan Rabu), Cuti bersama untuk Hari Raya Idul Fitri menjadi 22, 26, 27, 28, dan 29 Mei. 2. Hari Jumat, 21 Agustus, Tahun Baru Islam 1442 Hijriah. 3. Hari Jumat, 30 Oktober, Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. 4. Tanggal 24 Desember (Hari Kamis), Cuti Bersama untuk Hari Raya Natal.

(red/Setkab,)

Integrasikan OSS dengan IBOSS, BKPM Teken MoU Bersama BP Batam dan Pemko Batam

0

Batam- Dalam rangka meningkatkan harmonisasi pelayanan perizinan berusaha yang terintegrasi secara elektronik, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Pemerintah Kota Batam menandatangani Nota Kesepahaman tentang Penyelenggaraan Sistem OSS dengan Sistem Indonesia-Batam OSS (IBOSS) dalam Rangka Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik pada hari Senin (9/3/2020) siang di Kantor BKPM, Jakarta.

Batam sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) dengan kondisi dan karakteristik yang berbeda dengan daerah lainnya, dalam penyerapan perizinan berusaha, memerlukan satu sub sistem yang terintegrasi dengan Online Single Submission (OSS), yaitu Indonesia-Batam Online Single Submission (IBOSS).

Dengan adanya integrasi layanan ini, perizinan berusaha melalui OSS di Batam dapat dilakukan secara elektronik, mulai dari pendaftaran hingga penyelesaian komitmen Izin Operasi/Komersial (IOK).

“Integrasi kedua sistem tersebut merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah dalam melakukan percepatan perizinan berusaha di Indonesia,” ujar Bahlil.

Meski memiliki fungsi yang serupa, namun dalam penerapannya terdapat beberapa perbedaan karakter antara OSS dan IBOSS.

IBOSS sendiri merupakan sub sistem OSS yang dapat menerbitkan IOK dengan mengeluarkan daftar barang yang dapat diimpor perusahaan industri dengan mendapat fasilitas bea masuk, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), seperti master list yang dikeluarkan BKPM.

Bagi perusahaan dagang, IBOSS dapat menerbitkan IOK berdasarkan kuota barang konsumsi yang ditetapkan BP Batam dan telah terintegrasi dengan OSS nasional.

IBOSS tidak hanya merekam data investasi Penanaman Modal Asing (PMA), namun juga mampu merekam data Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) serta Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam.

 

(red/BP Batam)

DPD AJO Indonesia Kepri Anjangsana ke Polda Kepri, Hasilkan kerjasama

0

Batam – Ketua DPD Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia Kepri beserta beberapa pengurus, Anjangsana ke Polda Kepri, dalam hal ini bertemu langsung dengan Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt.

Pada kesempatan tersebut Humas Polda Kepri menyambut baik kedatangan rombongan AJO Indonesia Kepri, dan berharap kunjungan ini juga akan terus berlanjut.

” Terimakasih,rekan rekan pengurus DPD AJO Indonesia Kepri sudah bisa hadir di Polda Kepri, dan kita juga berharap, kunjungan ini juga akan sebaliknya akan kita lakukan, kalau bisa Bulan depan ya, Ketua, ” kata Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt,mengawali pembicaraan pada pertemuan tersebut, Senin,( 9/3/2020).

Dikatakan Harry, Sudah sesuai arahan dari Kapolri kita akan adakan
kerjasama dengan media online, dalam rangka membangun kepercayaan publik dan mencegah konflik melalui pemberitaan.

Kerjasama ini harus sejalan dan sesuai dengan aturan UU Pers Nomor 40 tahun 1999 dan kode etik jurnalistik.

“Kami berharap kerja sama dan kemitraan antara Polri dan media online ini terus ditingkatkan karena media online saat ini sangat berperan penting lebih cepat dan mudah diakses publik,”

Lebih lanjut Dikatakanya, kita juga dalam hal penyampaian informasi juga meningkatkan kerja sama dengan media, cetak baik nasional dan lokal untuk menguatkan opini positif Polri.

“DPD AJO Indonesia Kepri dapat memberikan kontribusi pemberitaan, berita yang positif, yang bersifat membangun demi kemajuan Provinsi. Kepri kedepan, harap Harry

Sementara itu, Ketua AJO Indonesia Kepri Jonni Pakkun dalam pertemuan itu mengatakan hal yang sama, ajang anjangsana ini merupakan agenda dari AJO Indonesia kepri.

” Pada Tahun 2020 ini AJO Indonesia kepri, akan melakukan program Anjangsana untuk seluruh lembaga vertikal dan horizontal yang ada di Kepri, ” Kata Jonni

Lebih jauh Dikatakanya, DPD AJO Indonesia Kepri, sudah berdiri dua Tahun, dan sudah beranggotakan 90 Media yang tersebar di Kepri.

” Sekarang ini DPD AJO Indonesia Kepri beranggotakan 90 Media, mereka terdiri dari Pemilik Media, dan para wartawan, ” katanya

Lanjut Jonni, dari beberapa media yang tergabung, di AJO Indonesia sudah terverikasi Dewan Pers.

Tidak hanya itu, kata jonni, AJO Indoneaia sedang menuju sebagai anggota Dewan pers, bahkan organisasi ini sudah memiliki Platform digital tersendiri yang digadang- gadang akan mampu memberikan kesejahteraan bagi anggotanya,

” Semoga tidak waktu lama lagi, kedepan AJO INDONESIA akan menjadi konsituen Dewan Pers, ini yang lagi diusahakan. Bahkan AJO Indonesia sudah besar karena sudah memiliki anggota hampir di seluruh Indonesia, ” pungkas Jonni yang juga merupakan WaKetum DPP AJO Indonesia Pusat.

 

 

(red/release)

 

Ditreskrimsus Polda Kepri berhasil ungkap kasus penambangan pasir Ilegal 

0

Batam – Sebanyak 20 orang, 11 Unit Mobil Lori dan 4 Unit Escavator diamankan oleh Subdit IV Ditreskrimsus Polda Kepri pada Jumat Malam (6/3/20).

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si. didampingi Dirreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Hanny Hidayat S.IK, M.H mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat, tentang adanya aktifitas penambangan ilegal yang sangat meresahkan masyarakat didaerah Simpang 3 depan perumahan symphoni land kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa Kota Batam, Tim TRC (tim respon cepat) Subdit IV Ditreskrimsus Polda Kepri langsung menuju ke lokasi pada Jumat malam jam 20.15 wib.

Menindaklanjuti informasi yang diterima dari masyarakat tersebut, Tim TRC (tim respon cepat) Subdit IV Ditreskrimsus Polda Kepri mendatangi lokasi pertambangan yang meresahkan masyarakat tersebut. Di lokasi tim menemukan adanya kegiatan penambangan tanah urug yang akan dicuci menjadi pasir dan mengamankan 20 orang diduga pelaku yang sedang melakukan proses penambangan Ilegal dimaksud. Dari 20 orang yang diamankan 4 orang bertindak sebagai Operator Alat Berat (Escavator), 4 orang beritindak sebagai Pencatat (ceker) dan 11 orang bertindak sebagai supir truck sedangkan 1 orang bertindak sebagai penjual kantin.

Adapun barang bukti yang turut diamankan oleh Tim TRC (tim respon cepat) subdit IV Ditreskrimsus Polda Kepri adalah 11 (sebelas) unit mobil lori, 4 (empat) unit escavator dan 4 (empat) buku rekapan hasil penjualan tambang.

Hasil pemeriksaan dan interogasi bahwa pemilik kegiatan penambangan Tanah urug/Pasir tersebut berinisial A dan T (dalam pencarian), lokasi penambangan merupakan lokasi pengurugan tanah yang tidak memiliki dokumen perizinan.

Sampai dengan Saat ini tim terus mengejar dan mengembangkan para pemilik usaha penambangan ilegal tersebut, pasal yang dilangar dalam ungkap kasus tersebut adalah Pasal 158 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah) dan/atau Pasal 109 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang lingkungan hidup dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling sedikit Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).

Kepada masyarakat agar didalam berusaha dan upaya seperti penambangan yang tanpa dilengkapi dengan izin dan dokumen yang sah berakibat rusaknya lingkungan seperti tanah longsor, banjir, susah mendapatkan air bersih, bencana alam lainya dan membahayakan masyarakat lingkungan sekitar tutup Kabid Humas Polda kepri.

 

(red/Humas Polda Kepri)

Bupati Hamid Minta Pemerintah Pusat Adakan Tim Evaluasi Berkala Terhadap 30 Kapal Cantrang

0

Batamtimes.co – Natuna – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal menyatakan, mewakili seluruh masyarakat Natuna meminta kepada Pemerintah Pusat. Agar membentuk tim evaluasi berkala terhadap keberadaan 30 kapal Pantura yang menggunakan cantrang. Setelah beroperasi di perairan Laut Natuna Utara kurun waktu 2-3 bulan kedepan.

Tujuannya untuk mengetahui jenis alat tangkap cantrang yang digunakan oleh puluhan nelayan asal Pantura tersebut. Apakah benar-benar aman dan ramah lingkungan, atau sebaliknya. Menimbulkan kerusakan ekosistem laut seperti alat cantrang pada umumnya.

Pak SBY Tidak Lupa, Hanya Perlu Diigingatkan

0

Jakarta – Menjelang Kongres ke IV partai Demokrat yang bakal berlangsung tidak lama lagi seluruh komponen diharapkan bersatu.

Jika ingin rebound kembali mendulang kejayaan seperti masa lampau, maka konsolidasi untuk memajukan partai adalah satu keniscayaan dan menjadi langkah paling utama bagi seluruh civitas dan eksponen dibandingkan berkutat pada hal-hal yang tidak subtansial.

“Semua kader dan eksponen partai Demokrat harus back to the straight path atau kembali ke jalan yang lurus. Dilapangan golf kami menyebutnya dengan istilah back to fairway. Jika hal ini tidak dilakukan partai Demokrat berpotensi kandas pasca Pemilu 2024,” demikian dikatakan Ketua umum Relawan Jokowi RèJO dan mantan Wasekjend DPP partai Demokrat HM Darmizal, dari Yogyakarta, Sabtu  (7 /3/2020).

Partai Demokrat, lanjut Darmizal, adalah partai yang pernah menjadi the rulling party selama 10 tahun, partai besar saat itu. Namun pada dua periode Pemilu terakhir ini perolehan suaranya turun drastis.

“Ini harus menjadi evaluasi semua kompenen, mulai dari penggagas, pendiri, pengurus saat ini dan pelanjut partai Demokrat kedepan. Kita jangan membiarkan partai makin terpuruk bahkan hancur sehingga tidak bisa menjadi peserta Pemilu pasca tahun 2024 mendatang,” jelas Darmizal.

Pimpinan Komisi Pengawas partai Demokrat  non aktif ini menambahkan, para senior maupun yunior kader utama maupun pemula, kini saatnya duduk bersama untuk menyatukan tekad memikirkan langkah strategis untuk menjadikan partai ini sebagai pemenang kedepan.

“Menjemput yang terserak dan mengumpulkan yang bercerai lebih mulia dari pada mengungkap kehebatan diri dan mengungkit kekurangan orang lain. Saya berkeyakinan, bapak SBY selaku Ketua Majlis Tinggi dan Ketua umum telah meliki kajian strategis untuk pemenangan partai dan dalam waktu dekat. Beliau harus menyampaikan kepada para senior dan semua komponen yang masih sayang dengan partai, sebagaimana pertemuan yang telah dilakukan dengan organisasi sayap kemarin. Pak SBY tidak akan lupa teman teman beliau, hanya perlu diigingatkan,” ungkapnya.

Darmizal berkomitmen mendukung penuh siapapun yang terpilih sebagai Ketua umum pada Kongres ke IV Partai Demokrat nantinya. Menurutnya, partai Demokrat pasca Kongres akan lebih baik dan terbuka yang menjadi rumah besar bagi seluruh warga negara Indonesia.

“Pasti lebih baik dan menjadi partai terbuka yang memberi jalan seluasnya kepada siapapun tokoh bangsa untuk bergabung membesarkan Demokrat. Saya akan mendukung penuh siapapun yang terpilih menjadi Ketua umum saat Kongres. Ketua umum Demokrat yang punya kesiapan membangun infrastruktur partai minimal kantor setingkat DPC dan mencanangkan serta menggelorakan  budaya optimisme,” pungkas pria berdarah Minang ini.

 

(red/Tanto)

Partai Demokrat Kedepan Harus Gelorakan Budaya Optimisme

0

Jakarta – Menjelang Kongres ke IV partai Demokrat yang bakal berlangsung tidak lama lagi seluruh komponen diharapkan bersatu.

Jika ingin rebound kembali mendulang kejayaan seperti masa lampau, maka konsolidasi untuk memajukan partai adalah satu keniscayaan dan menjadi langkah paling utama bagi seluruh civitas dan eksponen dibandingkan berkutat pada hal-hal yang tidak subtansial.

“Semua kader dan eksponen partai Demokrat harus back to the straight path atau kembali ke jalan yang lurus. Dilapangan golf kami menyebutnya dengan istilah back to fairway. Jika hal ini tidak dilakukan partai Demokrat berpotensi kandas pasca Pemilu 2024,” demikian dikatakan Ketua umum Relawan Jokowi RèJO dan mantan Wasekjend DPP partai Demokrat HM Darmizal, dari Yogyakarta, Sabtu 7 Januari 2020.

Partai Demokrat, lanjut Darmizal, adalah partai yang pernah menjadi the rulling party selama 10 tahun, partai besar saat itu. Namun pada dua periode Pemilu terakhir ini perolehan suaranya turun drastis.

“Ini harus menjadi evaluasi semua kompenen, mulai dari penggagas, pendiri, pengurus saat ini dan pelanjut partai Demokrat kedepan. Kita jangan membiarkan partai makin terpuruk bahkan hancur sehingga tidak bisa menjadi peserta Pemilu pasca tahun 2024 mendatang,” jelas Darmizal.

Pimpinan Komisi Pengawas partai Demokrat  non aktif ini menambahkan, para senior maupun yunior kader utama maupun pemula, kini saatnya duduk bersama untuk menyatukan tekad memikirkan langkah strategis untuk menjadikan partai ini sebagai pemenang kedepan.

“Menjemput yang terserak dan mengumpulkan yang bercerai lebih mulia dari pada mengungkap kehebatan diri dan mengungkit kekurangan orang lain. Saya berkeyakinan, bapak SBY selaku Ketua Majlis Tinggi dan Ketua umum telah meliki kajian strategis untuk pemenangan partai dan dalam waktu dekat. Beliau harus menyampaikan kepada para senior dan semua komponen yang masih sayang dengan partai, sebagaimana pertemuan yang telah dilakukan dengan organisasi sayap kemarin. Pak SBY tidak akan lupa teman teman beliau, hanya perlu diigingatkan,” ungkapnya.

Darmizal berkomitmen mendukung penuh siapapun yang terpilih sebagai Ketua umum pada Kongres ke IV Partai Demokrat nantinya. Menurutnya, partai Demokrat pasca Kongres akan lebih baik dan terbuka yang menjadi rumah besar bagi seluruh warga negara Indonesia.

“Pasti lebih baik dan menjadi partai terbuka yang memberi jalan seluasnya kepada siapapun tokoh bangsa untuk bergabung membesarkan Demokrat. Saya akan mendukung penuh siapapun yang terpilih menjadi Ketua umum saat Kongres. Ketua umum Demokrat yang punya kesiapan membangun infrastruktur partai minimal kantor setingkat DPC dan mencanangkan serta menggelorakan  budaya optimisme,” pungkas pria berdarah Minang ini.

 

(red/Tanto)

Petani Cabe di Sleman Keluhkan Hama Patek

0

Sleman – Sejumlah petani cabai di Kabupaten Sleman mengeluh lantaran hasil tanamnya berkurang lantaran diserang hama antraksona atau patek. Hama itu diduga muncul akibat curah hujan yang terus mengguyur.

Seperti dialami petani cabai Agus Samudi. Dia mengaku, kali ini hasil cabainya berkurang karena terkena hama patek. Ditambah lagi, curah hujan  yang tinggi membuat aliran air disawah tergenang membuat cabai membusuk dipohon.

“Sejak hujan turun belakangan ini memang muncul hama patek di pohon cabai. Alhasil, tanaman cabai kami pun menjadi berkurang,” kata Agus petani di Pojokan Bejen, Desa Caturharjo, Sleman Sabtu 7 Maret 2020.

Senada, petani cabai di Kecamatan Turi Sunaryo juga mengeluhkan hal yang sama. Dia memilih mendiamkan terlebih dahulu tanaman cabainya dan tidak mengobati.

“Biarin sajalah kita terima apa adanya hasil cabai. Percuma mau dikasih obat juga musim hujan,” pungkasnya.

(red/Tanto)

Bakamla Menilai Kapal Cantrang Pantura Masih Aman Bagi Ekosistim Laut

0

Batamtimes.co – Natuna – Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla), Laksmana Madya TNI Aan Kurnia, menilai kedatangan 30 kapal cantrang asal Kota pantura, Tegal, Jawa Barat, berukuran di atas 100 Gross Tonnage (GT). Yang akan beroperasi  dilaut Natuna Utara masih aman bagi ekosistem laut.

Hal tersebut diungkapkan, Kepala Bakamla disaat menggelar tatap muka bersama nelayan Natuna, di aula
Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT), Selat Lampa, Natuna, Sabtu, (07/03/2020) pukul 15:10 WIB.

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga