8.6 C
New York
Saturday, May 9, 2026
spot_img
Home Blog Page 758

Ribuan santri di 12 kecamatan mengikuti Munaqosah Akbar

0

Batam-  Ribuan santri di 12 kecamatan mengikuti Munaqosah Akbar. Kegiatan ini dilaksanakan di 46 titik yang tersebar di Kota Batam, Minggu (16/2).

“Munaqosah tahun ini diikuti sekitar 12 ribu santri TPQ (Taman Pendidikan Quran) dan TQA (Ta’limul Qur’an lil Aulad) se-Kota Batam. Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun. Karena anak-anak SD yang akan masuk SMP harus memiliki sertifikat lulus baca tulis Al-Quran,” kata Kepala Bagian Kesra Setdako Batam, Riama Manurung.

TQA adalah jenjang pendidikan dan pengajaran Alquran setingkat SMP, guna mendidik santri agar mampu mengerti dan memahami Al-Quran. Serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan munaqosah ini sejalan dengan Perwako nomor 56 tahun 2014 tentang Pedoman Pemenuhan sertifikasi baca tulis Al-Quran dan paham dasar agama bagi peserta didik tingkat SD dan menengah.

“Munaqosah Akbar ini dilaksanakan oleh Badan Musyawarah Guru Al-Quran Kota dan Kecamatan, bersama Kesra dan Kantor Kementerian Agama serta Dinas Pendidikan Kota Batam,” ujarnya.

Munaqosah ini juga sekaligus sebagai evaluasi untuk semua TPQ yang ada di setiap kecamatan, untuk melihat sampai sejauh mana kualitas dari sistem pembelajaran Al-Quran di Kota Batam.

”Melalui kegiatan ini diharapkan terbentuk masyarakat madani yang religius, bertamaddun, dan memiliki sikap agamis di kesehariannya,” kata dia.

Jalin Silaturahmi antara BP Batam dan Pemko Batam melalui Tausiah

0

Batam-Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi mengundang seluruh Pejabat TK. II BP Batam dan Pemko Batam dalam kegiatan pengajian tausiah oleh Tuan Guru Ustad Abdul Somad di Wisma Batam Sekupang pada Jumat, (14/2/2020) sore.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Ustad Abdul Somad yang telah menyempatkan waktunya untuk Tausiah kepada kita semua. Dalam kesempatan ini saya mengundang Pemko Batam dan BP Batam, mulai dari Wakil, Deputi, Direktur dan Kepala Dinas,” kata Kepala BP Batam Muhammad Rudi usai kegiatan.

Rudi menjelaskan tujuan diadakan silaturahmi ini adalah selainsebagai bentuk membangun silaturahmi diantara kedua instansi yang saat ini dibawah kepemimpinannya juga dalam rangka membangun karakter sumber daya manusia.

“tujuan saya mengadakan silaturahmi yang diisi dengan Tausiah ini ialah untuk membangun kota Batam. Dimulai dari sumber daya manusianya, kalau semua hatinya sudah niat membangun, maka kedepannya akan sempurnalah kota Batam ini,” jelasnya.

Sementara Ustad Abdul Somad menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Kota Batam dalam hal ini Muhammad Rudi mengundangnya untuk memberikan Tausiah dalam rangka dakwahnya kali ini di Keulauan Riau.

“selama ini kadang kalau kita di undang ceramah kehadiran pejabat itu hanya menjadi pelengkap saja, tetapi di Batam diadakan pengajian khusus bersama,” puji Somad.

Ia menambahkan, “tidak ada yang lebih kuat dari pada pelatihan, daripada apapun namanya yang disentuh adalah hati melalui pengajian, dan integritas bahwa kita dituntut untuk bertanggungjawab kepada Allah, bahwa segala kekuaasan yang diberikan oleh Allah ini adalah amanah”, Jelas Ustad Somad.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Sekretaris Daerah, Sekretaris DPRD, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan Wahjoe Triwidjo K, Anggota Bidang Pengusahaan Syahril Japarin dan para Pejabat Tingkat II di lingkungan BP Batam dan Pemko Batam.

Kegiatan ini ditutup dengan doa dan foto bersama Pimpinan BP Batam dan Pemko Batam. (cc)

 

(red/BP Batam)

12 Orang Anggota Geng Motor Dibekuk Polres Sleman

0

Sleman-Petugas Kepolisian dari jajaran Polres Sleman, DI Yogyakarta berhasil membekuk 12 orang anggota geng motor. Penangkapan dilakukan pada Sabtu15 Februari 2020 sekira pukul 02.00 WIB saat unit Opsnal Polres Sleman yang di pimpin Kasat Reskrim AKP Rudy Prabowo beserta anggota mengamankan sekelompok orang yang diduga membawa senjata tajam di Jalan Ringroad Barat Gamping, Sleman.

“Pada saat melakukan patroli di perempatan Kronggahan, anggota Satgas khusus anti klitih melihat segerombolan orang membawa senjata tajam dari arah Demak Ijo menuju ke arah Jombor,” kata Waka Polres Sleman Kompol M Kasim Akbar Bantilan, didampingi Kasat Reskrim Rudy Prabowo, dan Kanit Reskrim Ipda Kukuh saat menggelar jumpa pers di Polres Sleman, Minggu 16 Februari 2020.

Dikatakan Kasim Akbar, kemudian petugas mengejar para pelaku ke wilayah kota Yogyakarta dan didapati 2 orang yang diduga merupakan anggota kelompok yang membawa senjata tajam.

“Petugas kemudian melakukan pengembangan. Setelah itu petugas mendatangi salah satu rumah pelaku yang berinisial Z. Petugas kemudian menyisir rumah pelaku dan menemukan senjata tajam berupa pedang dan celurit. Petugas juga berhasil mengamankan 9 orang yang diduga tergabung dalam kelompok yang membawa sajam tersebut,” jelasnya.

Setelah itu di lakukan introgasi oleh petugas, lanjut Waka Polres, pelaku mengaku telah melakukan pembacokan diwilayah jalan Bantul. Setelah itu pelaku di amankan ke polres Sleman guna dilakukan penyidikan.

“Ke 12 orang tersebut merupakan anggota geng sekolah bernama Ma’arif Garis Keras. Geng tersebut beranggotakan siswa ataupun lulusan dari SMK Ma’arif 1 Yogyakarta,” ucapnya.

Dari tangan para tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa  5 unit sepeda motor, satu buah pedang dan celurit.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya kini  12 pelaku harus mendekam ditahanan Polres Sleman dan dikenakan pasal 2 ayat (1)  Undang Undang Darurat Nomor 12  tahun 1951.

(red/Tanto)

Surat Terbuka Dari Natuna Untuk Presiden Jokowi

0

Batamtimes.co – Natuna – Pasca pemulangan 238 WNI dari Wuhan, China dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Raden Sadjad Ranai, Natuna, Sabtu (15/02/2020) pukul 14.00 Wib menggunakan tiga pesawat TNI-AU.

Masyarakat Natuna ramai-ramai  turut serta melepas saudara setanah air untuk kembali ke Jakarta. Untuk diserahkan kepada pihak keluarga dengan selamat dan kondisi sehat.

Effendi Sianipar: Abrasi Bisa Ancam Garis Batas Indonesia

0

Riau – Anggota DPR RI dari dari daerah pemilihan (dapil) Riau I Effendi Sianipar meminta pemerintah serius untuk menanggulangi adanya abrasi ditiga pulau terluar di Provinsi Riau. Tiga pulau yaitu Pulau Rupat, Pulau Rangsang dan Pulau Bengkalis.

Sebelumnya Gubernur Provinsi Riau, Syamsuar mengatakan, ada tiga pulau terluar di Provinsi Riau yang mengalami kerusakan mangrove serta abrasi yang mengakibatkan hilangnya garis pantai. Hal ini menurutnya dapat mengancam berkurangnya batas negara.

Effendi Sianipar menjelaskan, abrasi yang mengakibatkan hilangnya garis pantai sangat membahayakan bagi penduduk sekitar. Untuk itu, dia meminta pemerintah pusat maupun daerah tak main-main dalam menangani masalah tersebut.

“Harus segera di tanggulangi untuk mencegah abrasi itu semakin meluas karena bisa membahayakan warga,” kata Effendi saat dihubungi Minggu 16 Februari 2020.

Dikatakan politisi PDI Perjuangan ini, pulau terluar juga merupakan etalase Indonesia. Maka itu, pemerintah harus merawatnya secara baik.

“Juga sebagai etalasi Indonesia. Jadi harus ditata, diperbaiki dan dirawat sebaik mungkin,” jelasnya.

Diungkapkan Effendi, pulau terluar itu berkaitan dengan batas kontinental dan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia dan Malaysia. Ia berharap perhatian dari pemerintah dan menjadikan persoalan ini sebagai prioritas.

“Pemerintah harus memprioritaskan penanganan ke tiga pulau itu karena sudah ditetapkan melalui peraturan pemerintah sebagai kawasan strategis nasional tertentu. Pemerintah jangan hanya fokus membangun Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) saja,” jelas Effendi.

Jika dibiarkan berlarut-larut lanjut Effendi, tidak menutup kemungkinan abrasi itu bisa mengancam garis batas antara Indonesia dan Malaysia.

“Kalau abrasi itu dibiarkan tidak menutup kemungkinan bisa mengancam batas kedaulatan NKRI,” pungkas Effendi Sianipar.

Menteri PMK Jemput 238 WNI dari Wuhan, China, Pasca Jalani Observasi di Natuna

0

Batamtimes.co – Natuna – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan kedatangannya untuk menjemput 238 WNI dari Wuhan, China. Telah selesai menjalani masa observasi di Hanggar Barat Pangkalan Militer Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepri, selama 14 hari.

Bertemu Pangdam, Ketua Bawaslu Jatim bahas kondusifitas Pilkada Tahun 2020

0

SURABAYA,- Ketua Bawaslu Jatim, Moh Amin menggelar kunjungan kerjanya di ruang Bung Tomo, Makodam V/Brawijaya, Surabaya,Rabu, (12/2/2020).

Dalam pertemuan itu, Moh Amin menyampaikan beberapa hal
terkait Pilkada tahun 2020. Ia meyakini, suksesnya Pilkada pada tahun
2018 lalu, kuncinya ialah silaturahmi dengan Forkopimda Jatim.

“Kami tetap membutuhkan masukan dari Pangdam selama
pelaksanaan Pilkada 2020 agar lebih baik. TNI sangat dibutuhkan untuk
membantu memberikan informasi awal terkait hal yang berpotensi memicu
gangguan Kamtibmas,” kata dia.

Senada, Aang Kunaifi menambahkan jika dukungan dari pihak
TNI selama pelaksanaan Pilkada tahun 2020, sangat diperlukan.

Itu terlihat, ketika pengalaman pelaksanaan Pilkada pada
tahun 2018 dan 2019 lalu. “Untuk tahun 2020, kami harap agar juga
memberikan dukungan terkait ketepatan waktu pengiriman logistik,
khususnya di daerah-daerah sulit, seperti di Kepulauan Sumenep,”
jelasnya.

Menanggapi hal itu, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Wisnoe,
P. B, menegaskan jika dirinya berkenan dengan penyiapan kekuatan untuk
keamanan dalam Pilkada mendatang.

Bahkan, ujar Pangdam, dirinya pun siap bersinergi dan
berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mewujudkan Pilkada yang aman
dan nyaman, terlebih mengatasi suatu konflik dengan mengedepankan
cara-cara preventif dan pencegahan.

BP Batam – JETRO Perkuat Kerjasama

0

Batam- Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar dalam kunjungan kerjanya di Jakarta, hari ini melakukan pertemuan dengan Japan External Trade Organization (JETRO), Kamis (13/2/2020). Setelah kemarin (12/2) mengunjungi Taipei Economic and Trade Office, pertemuan kali ini berlangsung dengan serius namun dalam suasana kehangatan yang akrab.

Senior Director, Yamashiro Takenobu dan EPA Trade/Investment Advisor, Minoru Nakazawa menerima langsung rombongan BP Batam.

Dalam pertemuan tersebut membahas secara khusus kendala investor Jepang dalam berinvestasi di Indonesia khususnya Batam. Dendi menjelaskan bahwa di tahun 90an, Batam banyak dipenuhi oleh perusahaan Jepang dimana lebih dari 90 perusahaan beroperasi di Batam, pada tahun ini ada sekitar 40 perusahaan Jepang yang masih beroperasi di Batam.

“Kita memanfaatkan hubungan baik dengan JETRO untuk mengetahui secara langsung kendalanya,” kata Dendi.

“Karena karakteristik investor Jepang sedikit tertutup dengan pemerintah, mereka lebih nyaman berbicara langsung dengan pemerintah mereka sendiri, untuk itu kami mendatangi JETRO dalam kesempatan ini,” tambanya.

JETRO, atau Japan External Trade Organization adalah badan organisasi yang terkait dengan pemerintah Jepang, yang bekerja untuk mempromosikan hubungan perdagangan dan investasi antara Jepang dengan negara-negara lain di dunia
Senior Director, Yamashiro Takenobu, kata Dendi dalam pertemuan tersebut menyatakan pada tahun 2011 – 2015 aliran investasi Jepang di Indonesia begitu kuat, kira kira sebanyak 300 perusahaan. Namun, pada tahun 2016, Jepang mempunyai alternatif kawasan lainnya untuk berinvestasi.

“Memandang faktor eksternal tersebut, Batam perlu meningkatkan investment competitiveness sehingga dapat lebih berdaya saing, serta juga membangun lingkungan investasi yang lebih kondusif guna mendukung investasi,” ujar Dendi.

Lanjutnya, menurut Yamashiro, industri digital seperti start up di Nongsa menjadi daya tarik tersendiri, dan mengharapkan BP Batam dapat memberikan informasi lebih detail lagi kepada pengusaha Jepang.

Untuk itu, pihaknya akan menggelar pertemuan bisnis dengan para pengusaha Jepang di Jakarta sekitar Juni tahun ini untuk memberikan informasi terbaru tentang investasi di Batam.

“Kami harapkan pertemuan dan networking dengan JETRO dapat rebuilding image atau membangun kembali citra positif Batam di mata investor Jepang, sehingga diharapkan lebih banyak investor Jepang akan menanamkan modalnya di Batam,” harap Dendi.

 

(red/Humas BP Batam.)

Lampu lalu lintas di simpang Flyover Laluan Madani mengalami perubahan skema

0

Batam-  Lampu lalu lintas di simpang Flyover Laluan Madani mengalami perubahan skema. Sebelumnya untuk kendaraan arah Sukajadi-Batam Centre dan Indomobil-Sekupang berjalan bersamaan. Artinya hanya ada tiga fase yang berjalan di persimpangan tersebut.

Namun sejak Selasa (11/2) masing-masing arah di lokasi yang dulu dikenal sebagai Simpang Jam ini sudah berjalan di waktu berbeda. Sehingga traffic light di titik tersebut sudah menjadi empat fase.

“Memang jadinya bertambah durasi jam tunggu traffic light selama 25 detik. Tetapi keputusan ini sudah benar-benar dikaji dengan baik berdasarkan kesepakatan bersama Sat Lantas Polresta Barelang, sesuai aturan yang berlaku,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Rustam Efendi di Batam Centre, Kamis (13/2).

Rustam mengatakan Dinas Perhubungan sangat membuka diri atas keluhan dan masukan dari masyarakat. Setiap keluhan didengar dan dihargai.

Oleh karena itu pihaknya juga tidak menutup kemungkinan sistem di lampu lalu lintas ini akan kembali ke fase sebelum ini.

“Kita masih mengevaluasi terus kebijakan yang berlaku saat ini. Jika memang hasil kajian kami ke depan kurang efektif, tidak menutup kemungkinan kembali ke tiga fase seperti sebelumnya,” kata dia.

Ia memastikan bahwa traffic light di Laluan Madani sudah berfungsi baik. Rambu petunjuk arah juga sudah lengkap. Akan tetapi masih ada pengendara yang kurang menaati peraturan sehingga dapat menyebabkan kecelakaan.

“Seperti yang terjadi beberapa hari lalu. Dari informasi yang diketahui kecelakaan kemarin adalah murni human error (kesalahan manusia). Pengendara tersebut adalah pendatang baru di Kota Batam. Ia melihat google map dalam perjalanannya,” terang Rustam.

Terkait barrier yang sebelumnya terpasang, menurut Rustam, memang sudah dilepas. Karena sesuai ketentuan, barrier itu hanya dipasang saat ada penutupan jalan yang bersifat temporer atau untuk sosialisasi apabila ada perubahan arah jalan.

“Untuk arah lalu lintas di Laluan Madani ini kan sudah berjalan lebih dari satu tahun. Karena itu barrier-nya kami pindahkan,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk berhati-hati di jalan.

“Patuhi semua rambu lalu lintas, traffic light, serta utamakan keselamatan dalam berkendara demi kenyamanan dan kebaikan bersama,” pungkasnya.

 

(red/MCB)

Di Natuna, Panglima TNI Dan Kapolri Beri Bansos Masyarakat Sekitar Tempat Observasi

0

Jakarta. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Pol Idham Azis mengunjungi Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau untuk memberikan bantuan sosial terhadap masyarakat yang berada di sekitar Landasan Udara (Lanud) Raden Sadjad.

Setibanya di Lanud, Panglima TNI dan Kapolri mengecek kesiapan Komando Tugas Gabungan Terpadu Operasi Kemanusiaan Natuna (Kogasgabpad).

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis dalam sambutanya mengatakan, keikhlasan dalam menjalankan tugas operasi kemanusiaan sangat tercermin pada pasukan gabungan ini.

“Peserta operasi gabungan teman-teman dari TNI dan rekan-rekan Polri maupun dari komponen masyarakat yang lain disini nampak sekali kebersamaannya,” kata Kapolri di Lanud Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (13/2).

Idham mengingatkan, bahwa untuk menyelesaikan setiap persoalan yang dihadapi oleh bangsa tidak mungkin bisa dikerjakan sendiri-sendiri. Untuk itu, kepada pasukan gabungan operasi kemanusiaan ia berpesan, untuk senantiasa menjalankan tugas dengan ikhlas sehingga apa yang telah dilakukan dalam dua minggu kebelakang bernilai ibadah di mata Tuhan YME.

Usai mengecek kesiapan pasukan, rombongan bergerak mengunjungi masyarakat yang ada di desa Panigi, Kabupaten Natuna, sebuah desa yang jaraknya satu kilometer dari Lanud Raden Sadjad yang menjadi tempat observasi WNI dari Wuhan, China.

Kedua petinggi keamanan ini disambut dengan yel-yel masyarakat di Natuna “Dari Natuna, selamatkan Indonesia, dari Natuna sehatkan bangsa”.

Disana, Panglima dan Kapolri memberikan bantuan sosial berupa pengobatan gratis hingga memberikan makanan ringan dan minuman seperti susu dan minuman kesehatan lainya.

“Sekaligus kita ingin menyapa masyarakat disekitar wilayah observasi, masyarakat mendukung kegiatan observasi mereka sangat bangga dan gembira, mudah-mudahan kehadiran Panglima dan Kapolri semua bisa kondusif,” tutup Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

 

(red/Tribratanews)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga