8.6 C
New York
Saturday, May 9, 2026
spot_img
Home Blog Page 769

Satgas Kizi TNI Gelar Pengobatan Gratis di Afrika Tengah

0

Jakarta – Satgas Kizi TNI Konga XXXVIII-F Minusca CAR menggelar kegiatan Civil Military Coordination (Cimic) berupa pengobatan gratis kepada masyarakat lokal di Zona PK-1, Kota Bangui, Republik Afrika Tengah.

Hal Tersebut disampaikan Dansatgas Kizi TNI Konga XXXVII- F/Minusca CAR Letkol Czi Irsad Wilyarto, S.I.P. dalam keterangan tertulisnya di Republik Afrika Tengah, Sabtu (26/1/2020).

Dikatakannya, pengobatan gratis bagi masyarakat lokal di Afrika Tengah dilaksanakan untuk membantu masyarakat setempat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan mensosialisasikan hidup bersih dan sehat kepada anak-anak.

Obat-obatan tersebut adalah merupakan pengajuan kepada UN Minusca, sehingga tidak mengurangi jatah obat bagi personel satgas,” ucapnya.

“Selain itu, dilaksanakan juga pengarahan serta sosialisasi mengenai pentingnya hidup sehat, bersih, baik diri sendiri maupun lingkungan sekitar dan cara cuci tangan yang benar, sebab hal tersebut dapat menghindari dari beberapa penyakit berbahaya seperti muntaber, disentri dan TBC,” katanya.

Salah seorang tokoh masyarakat PK-11, Muhammed (52) menyampaikan dalam bahasa Sango (Bahasa lokal), kehadiran tim kesehatan Satgas Kizi TNI sangat membantu kebutuhan warga, salah satunya pelaksanaan pengobatan gratis serta sosialisasi mengenai pentingnya hidup sehat, bersih dan cara cuci tangan yang benar.

“Terima kasih Peacekeepers Indonesia yang telah banyak membantu masyarakat kami, kami sangat terkesan dengan prajurit Indonesia yang ramah, juga berbagai upaya bantuan sangat membantu kami di sini,” tutur Muhammed.

(red/Dispenad)

“Kami menerjunkan beberapa personel, terdiri dari dua dokter dan enam personel kesehatan, serta dibantu tenaga medis setempat, ” tuturnya.

Menurut Irsad Wilyarto, kurang lebih 40 pasien dari berbagai usia datang untuk mendapatkan pengobatan gratis dari tim kesehatan Satgas dan puluhan anak-anak hadir belajar cara cuci tangan yang bersih.

“Kegiatan ini mendapat respons yang positif dan disambut gembira oleh warga masyarakat lokal Zona PK-11, Kota Bangui, Afrika Tengah,” ungkapnya.

Sementara itu, Lettu Laut (K) dr. Kenzo Adhi W. selaku dokter Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-F/Minusca CAR mengatakan, kegiatan pengobatan dititikberatkan pada pengecekan malaria serta pembagian obat malaria.

(red/Dispenad)

Ardiwinata : Terima kasih Paguyuban Tionghoa di Kota Batam telah menyemarakkan perayaan Imlek setiap Tahun

0

Batam- Malam penyambutan Tahun Baru Imlek 2571 di Batam, Jumat (24/1/2020), berlangsung meriah. Acara yang digelar Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Batam di Nagoya dinikmati tak hanya warga Tionghoa tapi juga masyarakat umum hingga wisatawan.

Hiburan band memeriahkan malam pergantian tahun dalam kalender Cina tersebut. Selain penampilan barongsai di pembukaan serta kembang api di puncak acara.

Ratusan lampion juga mewarnai indahnya malam tahun baru Imlek ini.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata mengucapkan terima kasih kepada paguyuban tionghoa di Kota Batam yang telah menyemarakkan perayaan Imlek setiap tahunnya. Sebagai kota pariwisata, Batam butuh banyak atraksi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara.

“Luar biasa malam ini, saya setiap tahun ikut merasakan perayaan Imlek. Dan selalu meriah,” kata Ardi.

Selain berada di kawasan Nagoya, di Kota Batam perayaan Imlek juga berlangsung di hotel dan berbagai tempat Ibadah.
“Saudara kita dari tionghoa semua menyambut Imlek, di hotel, tempat ibadah merayakan kegiatan yang sama,” terangnya.

Ketua PSMTI Kota Batam, Rendi Tan mengucapkan tahun baru Imlek kepada semua masyarakat Kota Batam. Pada perayaan imlek tahun tikus logam ini PSMTI sudah menyiapkan empat pilar yang sudah diberi arti dan didoakan.

Pilar pertama PSMTI mendoakan rakyat makmur sejahtera, pilar kedua semoga Batam aman dan sejahtera, pilar ketiga semoga masyarakat Batam panjang umur sehat sentosa murah rezeki, dan keempat semoga doa kita terkabul.

“Acara malam ini bisa terlaksana berkat didukung penuh Pemerintah Kota Batam. Kepolisian Daerah, seluruh jajaran menjaga keamanan dan lalu lintas hingga berjalan lancar dan baik,” ucapnya.

Polsek Sleman Tetapkan Boni Sebagai DPO

0

Sleman-Jajarab Polsek Sleman, DI Yogyakarta berhasil meringkus pelaku penganiayaan terhadap Bambang Hermanto (22) warga Dusun Ngumbul, RT 04/RW 26, Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman.

Kejadian bermula saat pelaku yang bernama Wahyu Hantoro (34) warga Dusun Karangwuni, RT 05/RW 19, Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi dan Boni berpapasan dengan korban  dipertigaan Pandowoharjo, Sabtu 18 Januari 2020 sekira pukul 22.30 Wib.

Kemudian, kedua pelaku mengajak korban ke arah utara sekitar 400 meter dari pertigaan Pandowoharjo. Setelah itu korban dianiaya oleh kedua pelaku dan dibantu oleh 3 (tiga) orang (teman dari Boni) yang sudah berada di lokasi.

“Saat ini satu pelaku atas nama Bambang Hermanto (22) sudah kita amankan pada 19 Januari lalu. Sedangkan pelaku lain atas nama Boni kita tetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO),” kata Kapolsek Sleman AKP Sudarno Minggu 26 Januari 2020 malam.

Pelaku, kata Kapolsek, kita kenakan pasal 170 dan 351 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek, Presiden Jokowi: Semoga Kita Semua Makin Sejahtera

0

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2571 melalui akun media sosial yang diunggah hari ini, Sabtu (25/1/2020).

“Semoga kita semua semakin sejahtera, meraih cita-cita, penuh kedamaian, dan semakin maju,” cuit Presiden di akun media sosial Twitter.

Sebagai informasi, Presiden ke-5 Republik Indonesia (RI), Megawati Soekarnoputri mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 19 Tahun 2002 tertanggal 9 April 2002 yang meresmikan Imlek atau Tahun Baru Cina sebagai hari libur nasional

Pada perayaan Imlek tahun ini yang jatuh di hari Sabtu, 25 Januari 2020 disebut sebagai Tahun Tikus setelah Imlek sebelumnya merupakan Tahun Babi.

 

(red/Setneg)

Kapolsek Seyegan Tutup Latihan Dasar Saka Bhayangkara

0

Sleman – Kapolsek Seyegan, Sleman, DI Yogyakarta AKP Samidi menutup acara latihan dasar Saka Bayangkara dan Pengambilan Wing di SMK N I Seyegan Minggu (26/1/2020) siang.


Kegiatan yang berlangsung satu hari tersebut diikuti sekitar 150 peserta dari siwa SMK N Seyegan dan dihadiri oleh Kanit Binmas POLSEK Seyegan Iptu Lilis serta Babinkamtibmas Desa Margomulyo Aiptu Prayitno.

Kapolsek Seyegan AKP Samidi mengatakan, kegiatan latihan dasar Saka Bayangkara dan Pengambilan Wing tersebut bertujuan untuk membantu tugas-tugas kemanusiaan yang ada di masyarakat terutama kegiatan yang ada Polri.

Dia mencontohkan, para peserta latihan dasar Saka Bayangkara dan Pengambilan Wing tersebut bisa ikut berperan dalam pengamanan lebaran dalam operasi patuh yang digelar polisi.

“Mereka juga ikut pengamanan dalam ibadah baik di masjid maupun gereja yang ada di wilayah Seyegan,” pungkasnya.

 

(red/Tanto)

Program Kampus Merdeka Pemacu Bagi Siswa Pendidikan Doa Bangsa

0

Jakarta – Pembina  Yayasan Pembina Pendidikan Doa Bangsa atau YPPDB H Ayep Zaki S.E. mengapresiasi dan menyambut baik program “Kampus Merdeka” yang di gagas oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.

Dalam keterangannya pada media Zaki menegaskan, bahwa apa yang dilakukan Nadiem Makarim dengan meluncurkan program “Kampus Merdeka” sudah sesuai dengan perkembangan zaman dan situasi kondisi mutu pendidikan saat ini.

“Mengingat daya saing dan mutu pendidikan ditingkat internasional yang demikian ketat dengan fleksibilitas dan kemampuan yang sangat cepat, terutama dibidang riset dan teknologi serta kemajuan lainnya di bidang IT maka saya rasa apa yang di programkan oleh pemerintah melalui pak Menteri ini sangat smart dan mumpuni,” kata Zaki Minggu 26 Januari 2020.

Lebih lanjut Ketua umum Forum Komunkasi Doa Bangsa (FKDB) ini menyatakan jauh-jauh hari YPPDB sudah mempersiapkan anak didik untuk dapat meningkatkan skill compleks dan skill expert pada bidang study yang digeluti baik di SMP, SMA, SMK maupun pada tingkat yang lebih rendah sekalipun.

“Hal itu kami buktikan itu dengan terus eksis nya sekolah Doa Bangsa dengan sederet prestasi yang terus diraih,” jelasnya.

Zaki menuturkan, bagi insan YPPDB, apa yang dilakukan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melalui program “Kampus Merdeka” adalah satu pemacu bagi siswa-siswi kami.

“Seluruh pengurus YPPDB bisa mengembangkan personalized siswa sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki. Kami yakin YPPDB siap menyambut dan mengimplementasikan apa yang di harapkan oleh pemerintah saat ini,” demikian ujar Zaki.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim Jumat 24 Januari 2020 meluncurkan program kebijakan untuk perguruan tinggi. Program yang bertajuk “Kampus Merdeka” ini merupakan kelanjutan dari konsep “Merdeka Belajar” yang diluncurkan sebelumnya.

Program “Kampus Merdeka” bentukan mantan bos GoJek itu ada 4 program utama yakni; Pertama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan memberikan otonomi bagi perguruan tinggi negeri dan swasta untuk membuka program studi (prodi) baru. Nadiem mengatakan selama ini pembukaan prodi bukan hal mudah, padahal perguruan tinggi terus dituntut untuk menjawab kebutuhan industri.

Kedua, ke depan, program akreditasi bersifat otomatis untuk seluruh peringkat dan sukarela bagi perguruan tinggi dan prodi yang siap naik peringkat. Adapun akreditasi yang ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi tetap berlaku lima tahun dan akan diperbarui otomatis.

“Bagi prodi yang dapat akreditasi internasional, dia akan secara otomatis mendapatkan akreditasi A dari pemerintah dan tidak harus melalui proses lagi di nasional,” ujar Nadiem di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Jumat.

Ketiga, Nadiem mengatakan akan memberikan kemudahan perubahan status dari perguruan tinggi negeri satuan kerja (PTN-Satker) dan badan layanan umum (PTN-BLU) menjadi badan hukum (PTN-BH). Nadiem berujar, pemerintah akan membantu dan mempermudah perguruan tinggi yang ingin meraih status badan hukum.

Keempat, Kemendikbud akan memberikan hak magang tiga semester di luar program studi. Kebijakan ini akan memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk mengambil mata kuliah di luar prodi selama satu semester.

 

(red/Tanto)

Tepatkah Doorstop Interview Terhadap Saksi dan atau Para Tersangka yang ter-OTT KPK usai diperiksa KPK

0

Oleh : Rival Achmad Labbaika
Ketua Umum AJO Indonesia

Sekalipun dalam hal Keterbukaan Informasi dan Kebebasan Pers yang sedemikian kuat telah terbangun. Dirasakan perlu adanya pembatasan demi menjaga Hak Praduga Tak Bersalah. Bukankah sebagai warga negara dalam Hak Asasi diatur dalam Undang-undang. Pasal 8 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia menyatakan bahwa “perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan Hak Asasi Manusia terutama menjadi tanggung jawab Pemerintah”.

Begitu pun Pasal 71 dan Pasal 72 menitik beratkan kewajiban dan tanggung jawab Pemerintah untuk menghormati, melindungi, menegakkan, dan memajukan Hak Asasi Manusia, pada bidang hukum, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan keamanan negara, dan bidang lain.

Terkadang kita melupakan Hak Asasi Manusia dalam hal Privasi, bahwa dengan adanya keterlibatan dalam sebuah kasus OTT KPK misalnya sebagai media diberikan ruang yg begitu bebas untuk melakukan DOORSTOP INTERVIEW, tanpa peduli betapa seseorang sekalipun telah dinyatakan keterlibatannya dalam OTT tetap saja memiliki Hak Asasi dalam masalah Privasi.

Dengan telah melalui proses pemeriksaan marathon yang memakan waktu berjam-jam lamanya konsentrasi seseorang dalam hal memberikan informasi yang akurat pasti terpecah. Kemudian akan begitu banyak pertanyaan dari Pers dan sebagai manusia yang pasti merasakan tekanan yang luar biasa bisa saja jawaban yang diberikan tak lagi melalui proses pemikiran yang logis dan apa yang keluar dari ucapannya hanyalah sekedar menjawab.

Contoh munculnya pemberitaan media setelah melakukan *DOORSTOP INTERVIEW* kepada Saeful Bahri terkait sumber dana suap yang melibatkan Komisioner KPU dalam kasus PAW yg berasal dari Sekjen PDI Perjuangan.

Munculnya nama Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto harus dibuktikan dan pada kenyataannya tidak ada dalam BAP pemeriksaan KPK.

Untuk menjaga nama baik seseorang dalam hal keterlibatan hukum maka rasanya perlu dipertimbangkan untuk tidak memperbolehkan adanya *DOORSTOP INTERVIEW* kepada seorang saksi pun kepada seorang tersangka OTT KPK saat keluar dari Gedung KPK. Keperluan dan kebutuhan Informasi cukup dilakukan dengan adanya *Press Conference* yang dilakukan oleh KPK

Hal ini pun akan menjaga agar publik benar-benar mendapatkan informasi yang utuh dan terukur kebenarannya, hingga kemudian Informasi yang beredar di masyarakat tidak menjadi bahan “Gorengan” politik untuk menjatuhkan.

Pada hakekatnya Pers berfungsi sebagai alat kontrol sosial dalam demokrasi. Fungsi Kontrol sosial tersebut tentunya semakin menguatkan peran dan fungsi pers dalam masyarakat, karena dalam iklim demokrasi pada saat ini Pers adalah Pilar ke-4 demokrasi setelah lembaga Eksekutif (Pemerintahan), Legislatif (DPR/Parlemen), dan Yudikatif (Lembaga Hukum).

Untuk peran penting tersebut maka tak elok jika kemudian kita sebagai insan Pers malah mengambil posisi memperuncing sebuah atau berbagai kasus-kasus hukum.

Adu cepat berita, tanpa peduli lagi masyarakat akan menerima semua informasi dari pemberitaan media atau tulisan-tulisan kita dalam media dengan Intrepretasi atau tafsiran masing-masing yang tak mungkin sama.

Kebebasan Pers dalam demokrasi dan keterbukaan Informasi tanpa kita sadari menjadi Blunder di masyarakat dan kita kemudian akan menggunakan ada Hak Jawab yang bisa digunakan oleh pihak-pihak yang merasa perlu mengklarifikasi pemberitaan yang dirasakan merugikan.

Sekalipun Hak Jawab merupakan bagian dalam undang-undang pers yang dimuat Undang-undang Pers nomor 40 tahun 1999 dalam pasal 1, pasal 5, pasal 11, dan pasal 15. Namun tak bisa diabaikan kita telah melangkahi Hak Asasi seseorang.

Oleh karenanya dengan semakin derasnya arus Informasi dan sebagai bagian dari pilar Demokrasi Pers harus tumbuh tak hanya sekedar bebas namun lebih bertanggung jawab, dengan adanya UU Pers.

Menghargai Privasi sebagai Hak Asasi Manusia dan Praduga Tak Bersalah dan dengan penuh tanggung jawab untuk dapat lebih memberikan informasi yang akurat juga terukur kepada masyarakat demi menjaga ruang publik yang damai tanpa issue yang kemudian berujung pada terjaganya kehidupan berbangsa dan bernegara tanpa “Gorengan Politik”.

Kembali lagi dirasakan perlu adanya pembatasan *DOORSTOP INTERVIEW* atas saksi dan tersangka kasus-kasus hukum dalam OTT KPK guna menjaga ruang publik yang damai dan informasi yg bertanggung jawab Demi mewujudkan nilai luhur Pers Sebagai Pilar Demokrasi Bangsa

 

Realisasikan FSU, Susiwijono: Jangan Sampai Kita Hanya Jadi Penonton

0
- Suasana Focus Group Discussion (FGD) Floating Storage Unit (FSU) di Kawasan Pelabuhan dan Perdagangan Bebas Batam, Jumat (24/01/2020) di Hotel Borobudur Jakarta.

Batam- Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI (Sesmenko Perekonomian) Susiwijono Moegiarso mengungkapkan rasa optimisnya terhadap beroperasinya Ship to Ship Floating Storage Unit (STS FSU) di kawasan perdagangan bebas Batam yang dapat meningkatkan potensi pendapatan negara yang selama ini belum pernah dilakukan di Indonesia.

Hal itu diungkapkan Sesmenko Perekonomian saat membuka resmi Focus Group Discussion (FGD) Floating Storage Unit (FSU) di Kawasan Pelabuhan dan Perdagangan Bebas Batam, Jumat (24/01/2020) di Hotel Borobudur Jakarta.

Susiwijono merasa optimis, karena hal ini diperkuat dengan posisi Batam sebagai Free Trade Zone (FTZ) berstatus wilayah di luar pabean pertama yang melakukan kegiatan STS FSU.

“Sebenarnya FSU ini sudah kita diskusikan cukup panjang. Karena sangat disayangkan sekali jika kegiatan ekonomi ini kita lewatkan. Dengan beroperasinya Ship to Ship Floating Storage Unit (STS FSU) ini, saya yakin percepatan pertumbuhan ekonomi Batam dapat dimaksimalkan,” ujar Susiwijono.

Namun Susiwijono mengakui, bahwa STS FSU harus memperjelas regulasi untuk mengatur proses bisnisnya. Ia berharap melalui FGD ini, seluruh pemangku kepentingan yang terkait dapat menyusun peraturan-peraturan yang berkaitan dengan STS SFU dan selaras dengan kondisi di lapangan.

“Kita harus manfaatkan potensi FSU ini, karena negara tetangga kita sudah memanfaatkannya lebih dulu. Jangan sampai kita yang lebih strategis posisinya hanya jadi penonton saja,” tegas Susiwijono.

Susiwijono dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada BP Batam atas pelaksanaan FGD ini sebagai komitmen optimalisasi peluang dan lokasi kemaritiman Batam yang dinilai sangat strategis.

Diketahui saat ini tercatat lebih dari 50.000 kapal melintasi Selat Malaka setiap tahunnya. Sekaligus merupakan choke point terbesar kedua di dunia dengan volume traffic 16 juta barrel minyak dan 3 Trillion Cubic Feet (TCF) Liquefied Natural Gas (LNG) per hari.

Ia mengatakan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI akan mengharmonisasikan kebijakan yang telah disusun dan apabila dalam prosesnya di kemudian hari menemukan kendala, pihaknya dengan tangan terbuka akan mendiskusikan jalan keluarnya bersama dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Senada dengan Sesmenko Perekonomian, Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto turut mangafirmasi optimalisasi ekonomi dan daya saing Batam dan sekitarnya melalui FGD FSU ini. “Kelancaran implementasi STS FSU sangat bergantung pada sinergi positif antarstakeholder terkait, baik pemerintah maupun pihak swasta,” kata Puwiyanto.

“Output yang diharapkan tentunya berupa dukungan, dalam hal ini kebijakan. Utamanya, BP Batam mengambil kesempatan pada acara FGD ini untuk mendapatkan masukan, saling bertukar pikiran dan ide guna mendukung perbaikan iklim investasi terhadap pelaksanaan STS FSU di perairan Batam yang akan terlaksana nantinya,” kata Purwiyanto.

Purwiyanto menambahkan, BP Batam akan menyusun hasil pertemuan ini dan melaporkan langsung kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI sebagai tindak lanjut dari kegiatan FGD ini.

FGD ini dihadiri oleh Anggota 3/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha BP Batam Dwianto Eko Winaryo era kepemimpinan Edy Putra Irawady, Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam Syahril Japarin, dan dihadiri pula oleh para pemangku kepentingan terkait, antara lain KSOP Khusus Batam, Bea Cukai Tipe B Batam, Kantor Imigrasi Batam, Kantor Karantina Batam, Danlanal Batam, Bakamla Batam, Polairud Batam, serta lebih dari 20 pelaku usaha Ship to Ship.

 

(red/BP Batam)

 

Fraksi Gerindra Sleman Dorong Danang Wicaksana Maju Pilkada 2020

0

Sleman – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta mendorong orang kepercayaan Prabowo Subianto, Danang Wicaksana Sulistya, ST untuk maju dalam Pilkada yang akan digelar pada 23 September mendatang.

Diketahui, Danang Wicaksana merupakan pria kelahiran Yogyakarta 4 April 1979 dan saat ini duduk sebagai Wakil Ketua DPP Partai Gerindra.

“Hal ini didasarkan pada penjaringan aspirasi masyarakat terkait harapan dan keinginan warga untuk mengusung kader internal dari Partai Gerindra,” demikian dikatakan Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DRPD Kabupaten Sleman, M. Arif Priyosusanto kepada wartawan Sabtu 24 Januari 2020.

Menurut Arif, Fraksi Partai Gerindra Sleman mempunyai tugas pokok dan fungsi untuk menjaring aspirasi masyarakat, termasuk didalamnya aspirasi warga terkait Pilkada.

“Seluruh kader dan warga dari Partai Gerindra menyatakan dukunganya terhadap kader internal yang maju, dan nama Danang Wicaksana menempati urutan tertinggi dari harapan warga akar rumput,” jelasnya.

Menurut Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Sleman ini, untuk itu kami dari Fraksi Partai Gerindra akan membawa aspirasi ini kepada pengurus baik provinsi maupun pusat agar bisa dijadikan rujukan dalam nanti memberikan rekomendasi calon kepala daerah.

“Danang Wicaksana sangat pantas maju di Pilkada Sleman. Karena, aspirasi masyarakat dan kader menginginkan adanya internal Partai Gerindra yang maju dalam Pilkada di Kabupaten Sleman,” pungkas M Arif Priyosusanto.

Pemerintah Antisipasi Wabah Virus Korona

0

Jakarta – Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan Menteri Kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus korona sekaligus meningkatkan kesiagaan. Hal itu menanggapi kasus penyebaran virus tersebut yang telah dikonfirmasi di sejumlah negara Asia Tenggara.

“Yang paling penting, kita waspada, hati-hati. Saya sudah perintahkan ke Menteri Kesehatan untuk diawasi secara detail,” ujarnya di Istana Negara, pada Jumat, 24 Januari 2020.

Sebagai langkah preventif, pemerintah telah memperketat pengawasan di bandara untuk mendeteksi dan memantau suhu tubuh penumpang dalam rangka pemeriksaan awal.

“Kita juga sudah siap mengecek dengan _scanner_ setiap kedatangan dari luar, siapapun, yang kita perkirakan kemungkinan besar terjangkit (virus) ini,” kata Presiden.

Kepala Negara melanjutkan, berdasar informasi yang diterimanya, hingga kini belum terdapat indikasi menyebarnya virus tersebut di Indonesia. Meski demikian, pihaknya akan terus memantau perkembangan dari wabah tersebut.

“Tapi sampai sekarang, informasi yang saya terima dan moga-moga seterusnya, tidak ada yang terjangkit (virus) korona,” tandasnya.

 

 

(red/setneg)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga