8.6 C
New York
Sunday, May 3, 2026
spot_img
Home Blog Page 795

ReJO: Suvei Jangan Berdasar Pesanan Seseorang

0

Jakarta – Relawan Jokowi atau ReJO menilai masih terlalu dini memberikan penilaian atas kinerja Kabinet Indonesia Maju. Terlalu prematur, jika ada lembaga survei yang melakukan kajian lantas mengumumkannya kepubik atas tingkat kepercayaan kepada Kabinet Indonesia Maju yang baru dilantik pada 23 Oktober 2019 lalu.

“Terlalu dini dan prematur survei yang dilakukan untuk menilai tingkat kepercayaan dan kinerja Kabinet Indonesia Maju, karena kabinet ini belum genap bekerja 100 hari. Saya kira dalam rentang 30 hari bertugas, terutama Menteri yang baru bergabung, mereka sedang berusaha keras untuk memformulasikan skala prioritas yang akan dijalankan sebagai jawaban dari penugasan sesuai Visi Misi Presiden dan Wakil Presiden sekaligus evaluasi atas berbagai kekurangan dimasa sebelumnya,” kata Ketua umum ReJO HM Darmizal kepada wartawan Senin (25/11/2019).

Menurut Darmizal, Kabinet Indonesia Maju yang baru dilantik seyogyanya diberikan waktu 100 hari untuk bekerja. Setelah 100 hari mereka bekerja, pasti akan ada evaluasi untuk melihat performance para pembantu Presiden. Apakah kinerja mereka berhasil sebagaimana yang diharapkan publik, ataukah hanya berlari ditempat tanpa arah tanpa kemajuan.

“Atau bahkan hanya sekedar gaya-gayaan membangun citra sebagai Menteri dan pejabat tinggi negara,” jelasnya.

Namun begitu, masih menurut pria alumni Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, dia menghormati hasil kajian dari sembaga lembaga survei itu. Karena, kata dia, hasil dari satu survei haruslah merupakan kajian ilmiah yang harus dapat dipertaggung jawabkan metodologi dan hasilnya.

Darmizal mengharapkan dan juga mewanti-wanti agar survei tidak dilakukan berdasarkan pesanan kelompok tertentu dengan tujuan tertentu pula.

“Seperti ingin menghantam seseorang yang telah dibidik untuk menjadi target. Dalam artian yang lebih sederhana, hasil survei tidaklah ditujukan untuk mengganggu reputasi seseorang atau lembaga”.

“Survei jangan dijadikan sebagai alat demi memuaskan orang atau kelompok tertentu. Dalam pengambilan sampling harus dilakukan sesuai dengan metodologi dan sebaran responden yang betul-betul mewakili secara keseluruhan. Tidak ada sama sekali unsur like or dislike,” tuturnya.

Darmizal juga meminta seseorang atau lembaga yang disurvei tidak perlu meradang dan menelan mentah-mentah hasil yang dipublikasikan. Jadikan hasil survei sebagai motivasi pemicu bekerja lebih tangkas, lebih cepat, efektif dan lebih efisien. Masih lebih banyak rakyat, yang paham bahwa pimpinan lembaga tersebut sudah bekerja maksimal dan semakin profesional.

“Tidak perlu meradang atau tersinggung dan marah, kemudian menolak mentah- mentah hasil survei itu. Jika tidak puas, lakukan survei tandingan dengan lembaga yang dipandang lebih kredible dan publikasikan lebih luas. Survei jawab dengan survei. Saya termasuk orang yang percaya bahwa Mendagri Prof Tito Karnavian bekerja profesional dan On The Track,” jelas tokoh Minang ini.

Sebelumnya, pada Sabtu 23 November 2019 lalu, Lembaga survei Indonesia Opinion (IPO) merilis hasil survei respons publik atas Susunan Kabinet Indonesia Maju. Survei tersebut digelar pada Oktober-November 2019 terhadap 800 responden. Survei dilakukan menggunakan metode purposive sampling dengan batas kesalahan (margin of error) 4,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Dalam survei tersebut, IPO mencatat 64 persen optimistis terhadap susunan kabinet. Sementara 23 persen menyatakan tidak optimistis, 9 persen mengatakan ragu, sedangkan 4 persen sisanya tak memberi jawaban.

Kemudian, survei itu juga menanyakan tingkat popularitas, kepercayaan, dan keraguan publik terhadap pejabat menteri Kabinet Indonesia Maju.

Tingkat kepercayaan publik pada Tito hanya 1,0 persen. Tingkat keraguan publik pada Tito juga termasuk besar yakni 14,7 persen, di bawah Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yakni sebesar 15,2 persen.

 

(red/Tanto)

Tahun 2020 STIA LAN Jakarta Bertransformasi Jadi Politeknik

0
Keterangan foto Ketua STIA LAN Jakarta Prof Dr Nurliah Nurdin saat mewisuda 489 di Jakarta Sabtu 23 November 2019.

Jakarta – Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN) Jakarta mewisuda sebanyak 489 mahasiswa di Gedung Makarti Bhakti Nagari lantai 2 Jalan Administrasi II Pejompongan, Jakarta Pusat Sabtu 23 November 2019. Wisuda kali ini, diikuti 308 wisudawan/wisudawati dari jenjang sarjana dan 181 magister.

Hingga saat ini, STIA LAN Jakarta telah mencetak 22 ribu lebih lulusan yang tersebar di berbagai instansi di Indonesia. Wisuda bertema “Aparatur Unggul Menuju Indonesia Berdaya Saing Tinggi” sesuai dengan visi Presiden Jokowi yang memandatkan reformasi birokrasi dengan ditopang Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas. Presiden juga mengangkat pendidikan vokasi sebagai isu penting dalam pembangunan SDM kedepan.

Mulai tahun 2020 mendatang, STIA  LAN Jakarta akan bertransformasi menjadi Politeknik  STIA LAN Jakarta dan menerima mahasiswa dari umum bukan hanya Aparatur Sipil Negara (ASN). Upaya tersebut dilakukan  untuk mempersiapkan SDM berkualitas yang akan masuk dalam dunia birokrasi.

Tahun ini STIA LAN Jakarta juga dipercaya untuk menyelenggarakan program Doktor Terapan Administrasi Pembangunan Negara, dan menjadi yang pertama di Indonesia.

Kepala LAN, Dr. Adi Suryanto, M. Si., mengamanatkan kepada STIA LAN Jakarta untuk terus menyiapkan SDM yang agile dan berdaya saing agar dapat menyelenggarakan pelayanan publik yang profesional.

Sementara itu, Ketua STIA LAN Jakarta Prof. Dr. Nurliah Nurdin dalam sambutannya mengatakan, sejak pertama kali didirikan pada tanggal 24 Desember 1960 hingga saat ini, STIA LAN Jakarta telah menyelenggarakan 56 kali wisuda untuk Program Sarjana, 1 kali wisuda untuk Program Sarjana Terapan, 17 kali wisuda untuk Program Magister, serta 2 kali wisuda untuk Program Magister Terapan.

Nurliah melanjutkan, wisuda kali ini diikuti oleh 489 wisudawan yang berasal dari program magister dan sarjana STIA LAN Jakarta. Dengan wisuda ini total alumni STIA LAN Jakarta menjadi 23.012 yang berasal dari program sarjana dan magister.

“Perlu disampaikan juga bahwa pada wisuda kali ini range IPK untuk sarjana diantara 2,68 s/d 3,8. Sedangkan magister range IPK berada pada posisi 2,9 hingga 3,8. Lulusan tercepat untuk sarjana dicapai dalam waktu 2,9 tahun sedangkan tercepat untuk magister
18 bulan,” jelas Nurliah.

Nurliah menambahkan, untuk lulusan termuda sarjana berusia 24 tahun dan magister berusia 26 tahun. Selamat bagi lima orang wisudawan terbaik semoga prestasi ini tetap dipertahankan dalam kesempatan apapun, baik dalam perkuliahan jenjang berikutnya, diklat, ataupun prestasi fungsional saudara.

Kepada mahasiswa yang diwisuda Nurliah berharap, tetap menjaga dan menjalin komunikasi dengan STIA LAN Jakarta untuk memberikan masukan dalam rangka perbaikan akademik. Sehingga, lanjutnya, materi dan strategi pembelajaran STIA LAN Jakarta selalu up-to-date dengan perkembangan dan tuntutan praktek administrasi dalam kerangka Sistem Administrasi Negara Republik Indonesia.

“Komunikasi dengan
para alumni lainnya juga sebaiknya dipelihara dan ditingkatkan sehingga terbentuk network yang baik,” ucapnya.

Nurliah berpesan, jangan cepat puas dengan apa yang diraih saat ini karena masih ada jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Jangan lupa tetap terus mengembangkan kompetensi melalui pendidikan, sesuai dengan motto STIA LAN Jakarta “Educare
Magistra Vitae” yang artinya “Pendidikan adalah guru kehidupan”.

Nurliah Nurdin berharap kepada wisudawan-wisudawati dapat menerapkan kompetensi manajerial yang telah dibangun selama di kampus pada permanent system dimana mereka bekerja.

“Sesuai dengan kata pepatah, ilmu bukan untuk ilmu itu sendiri. Namun ilmu untuk kemaslahatan umat,” pungkas Prof Nurliah Nurdin.

 

(red/Tanto)

Indonesia Sukses Dapatkan Tiga Slot Orbit Satelit

0
Keterngan foto: Ketua Koordinator Naldy N Haroen SH

Mesir – SHARM El-Sheikh-Indonesia berhasil memperjuangkan perpanjangan masa regulasi 3 (tiga) filing satelit Indonesia pada slot orbit PALAPA C1-B (113 BT), GARUDA-2 (123 BT) dan PSN-146E (146 BT) pada Konferensi Radiokomunikasi Dunia 2019 (World Radiocommunication Conference/WRC-2019) yang berlangsung di Sharm El Sheikh, Mesir pada 28 Oktober – 22 November 2019.

Keputusan tersebut ditetapkan Sidang WRC-2019 berdasarkan persetujuan seluruh negara anggota International Telecommunication Union (ITU) setelah melalui pembahasan yang panjang dan perundingan yang alot pada tingkat sub working group, working group, dan Committee pada Sidang tersebut.

“Delegasi Indonesia berhasil meyakinkan pentingnya slot orbit satelit tersebut bagi penyediaan layanan pita lebar (broadband) yang diperlukan untuk menunjang pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, dan penanganan bencana alam di berbagai wilayah Indonesia,” papar Helmy Fauzy, Duta Besar RI untuk Mesir pada acara penutupan WRC-2019, Jumat (22/11/2019).

Ketua Delegasi RI pada WRC-2019, Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kominfo RI, Ismail menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari negosiasi Indonesia terkait koordinasi satelit dengan negara yang terdampak dengan filing satelit Indonesia seperti Australia, Persatuan Emirat Arab, Tiongkok, Malaysia, Luxemburg, Inggris, Perancis, Jepang, Korea Selatan, Belanda, India, dan Papua Nugini.
Sidang WRC merupakan sidang yang dilaksanakan secara berkala oleh ITU setiap 4 (empat) tahun untuk menyusun aturan dan rencana internasional mengenai penggunaan spektrum frekuensi radio di masa depan serta peraturan internasional mengenai penggunaan orbit satelit.

Hasil sidang WRC diadopsi dalam Peraturan Radio ITU yang menjadi acuan perencanaan penggunaan frekuensi radio nasional di Indonesia.

Agenda yang dibahas dalam sidang WRC-19 mencakup perencanaan frekuensi radio untuk keperluan seluler/IMT, satelit, penerbangan, maritim, kereta api, penginderaan jauh, serta regulasi penggunaan slot orbit untuk satelit di Geostationary Orbit (GSO) maupun Non-GSO.

Delegasi Indonesia terdiri atas perwakilan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, KBRI Cairo, Kementerian Perhubungan, LAPAN, operator satelit nasional dan operator seluler nasional.

Sebagai informasi, filing satelit PALAPA C1-B di slot orbit 113BT akan digunakan untuk menempatkan satelit Nusantara Dua yang akan diluncurkan tahun 2020.

Adapun filing satelit PSN-146E di slot orbit 146BT akan digunakan untuk menempatkan satelit SATRIA milik BAKTI Kemkominfo yang akan diluncurkan pada tahun 2023 untuk memberikan layanan broadband untuk masyarakat Indonesia di daerah-daerah terluar, tertinggal dan terdalam.

Sementara filing satelit GARUDA-2 di slot orbit 123BT akan digunakan untuk menempatkan satelit yang akan memberikan layanan telepon satelit yang akan diluncurkan pada tahun 2024.

Dengan demikian, keberhasilan Indonesia untuk mendapatkan perpanjangan waktu regulatori filing satelit tersebut sangat strategis bagi kepentingan pemenuhan kebutuhan masyarakat untuk akses telekomunikasi terutama di daerah-daerah terluar, terdalam dan tertinggal.

Apabila Delegasi Indonesia gagal mendapatkan persetujuan dari Sidang WRC-19, maka Indonesia tidak dapat menempatkan satelit barunya menggunakan filing tersebut.

Dilain sisi, mengupayakan filing baru di slot orbit tersebut sudah sangat sulit mengingat kepadatan slot orbit GSO tahun ini.

 

 

(red/Tanto)

FSPPB Tak Punya Hak Tolak Ahok di Pertamina

0

Batam- Ketua Koordinator BUMN Watch Naldy N Haroen SH meminta negara tidak boleh kalah terhadap premanisme berdasi di PT Pertamina (persero) yang menolak mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang akan duduk di jajaran petinggi BUMN. Naldy mengatakan, preman berdasi itu adalah kelompok Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) yang secara-terangan menolak Ahok.

“Sekali lagi negara tidak boleh kalah dari oknum-oknum orang Pertamina seperti itu. Jika kalah, saya khawatir akan muncul jargon-jargon lain yang tidak pantas dilakukan. Aksi-aksi “brutal” mereka menolak Ahok masuk ke jajaran Pertamia jelas-jelas tidak dibenarkan,” kata Naldy Jum’at (22/11/2019).

Naldy mengingatkan, PT Pertamina bukan punya nenek moyang mereka. Pertamina punya rakyat Indonesia sebagai stakeholder. Pertamina adalah coorporasi. Dimana pemegang saham mayoritas adalah pemerintah yang di wakili oleh Menteri Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Mereka hanya pegawai tidak ada hak sama sekali menentukan untuk menentukan Board of Director (BOD) atau pun Dewan Komisaris. Yang berhak menentukan adalah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),” jelas Naldy.

Lebih lanjut dia menanyakan motif kelompok itu menolak Ahok. Karena, menurut Naldy, Ahok merupakan orang yang pas di Pertamina untuk membersihkan “kotoran” disana.

“Kalau mereka mengadakan penolakan dasarnya apa. Bahkan penolakan itu bisa dikategorikan tindakan kriminal yang bisa dijerat secara  hukum pidana,” tutur Naldy.

Untuk itu, dirinya meminta ketegasan negara dalam hal ini Menteri BUMN Erick Thohir agar tidak gentar menghadapi penolakan yang dilakukan FSPPB terhadap Ahok.

“Sejatinya, penolakan yang dilakukan  FSPPB terhadap Ahok tersebut ingin menguji nyali Erick Thohir agar bisa menyingkirkan ‘kotoran’ yang ada di Pertamina,” ujarnya.

Naldy yakin, sebagai orang yang belatar belakang pebisnis handal Erick Thohir akan mampu menghadapi rintangan yang dilakukan kelompok kecil di Pertamina itu. “Sehingga bisa menempatkan orang yang profesional dan handal untuk mengurus BUMN,” jelas Naldy.

Dirinya menyarankan FSPPB tidak larut dalam permainan politik ditanah air. Sebab, saya menduga, penolakan terhadap Ahok itu bukan murni masalah kinerja tapi sudah disusupi kepentingan politik.

“Kuat dugaan saya kelompok itu sudah disilusupi kepentingan politik. Mereka, hanya diperalat untuk kepentingan tertentu,” pungkas Naldy Haroen.

 

(red/Tanto)

Ini Profil 7 Millenial yang Jadi Staf Khusus Presiden Jokowi

0

Jakarta – Presiden Jokowi secara resmi memperkenalkan tujuh orang staf khusus baru yang akan membantu di Istana. Sambil lesehan di tangga Istana Merdeka, Jokowi memperkenalkan para staf yang rata-rata berumur 30 tahunan itu.

Jokowi berharap besar pada staf khusus dari kalangan milenial ini. Ia berharap ada trobosan dan inovasi untuk mengelola negeri ini.

“Iya saya ingin ada inovasi, ada gagasan, ada ide baru, ada terobosan baru sehingga memudahkan kita dalam mengelola negara ini sehingga golnya ke sana,” kata Jokowi, Kamis, (21/11).

Berikut ini profil staf khusus Presiden Jokowi dari kalangan muda:

Putri Tanjung

Putri Indahsari Tanjung merupakan putri sulung dari pengusaha kaya raya Chairul Tanjung. Gadis cantik 23 tahun ini sudah mempunyai jiwa bisnis sejak berusia 17 tahun. Bisnis yang dia tekuni bergerak di bidang event organizer, dan salah satu acara dijalankan yaitu Creative Corner.

Beberapa waktu lalu dalam sebuah acara TV Putri menceritakan, bahwa usahanya tidak pernah dibantu oleh ayahnya. Baik modal atau jaringan bisnis, semua atas kerja keras dan usaha sendiri. Menurutnya, CT mendidiknya menjadi wanita yang mandiri dan tidak tergantung dengan orangtua.

Adamas Belva Syah Devara

Selanjutnya ada Adamas Belva Syah Devara adalah pengusaha muda yang dikenal sebagai Pendiri dan Direktur Utama (CEO) dari perusahaan startup di bidang pendidikan dan teknologi terbesar di Indonesia, Ruangguru. Pada tahun 2017, ia terpilih sebagai salah satu dari 30 pengusaha muda paling berpengaruh di Asia oleh Forbes Magazine.

Pada tahun 2013, Belva menjadi orang Indonesia pertama yang diterima di program gelar ganda di Harvard University, Cambridge, Massachusetts dan Stanford University, Palo Alto, California sekaligus, dua universitas paling bergengsi di dunia.

Di Harvard University ia mengambil jurusan Master of Public Administration (Kebijakan Publik). Sedangkan di Stanford University, ia mengambil jurusan Master of Business Administration (Bisnis Manajemen).

Andi Taufan Garuda

Kemudian ada Andi Taufan Garuda. Ia adalah pendiri lembaga Peer to Peer Lending bernama Amartha. Taufan mendirikan Amartha dari modal Rp 10 juta. Ia mendirikan Amartha untuk memberikan akses keuangan kepada masyarakat desa yang selalu terlibat utang dengan rentenir. Melalui pendekatan sosial bisnis, Taufan membuat lembaga keuangan dengan sistem yang mudah menggunakan pola pembiayaan kelompok.

Ia menerapkan pembiayaan berbasis kelompok atau Model Grameen, satu kelompok terdiri dari 15 hingga 25 ribu. Taufan menilai sistem tersebut baik untuk monitoring pembayaran dan meminimalisasi risiko gagal bayar.

Taufan adalah seorang sarjana Manajemen Bisnis Institut Teknologi Bandung. Ia melanjutkan pendidikan hingga memperoleh gelar Master of Public Adminstration dari Harvard University pada 2016.

Gracia Billy Mambrasar

Putra asal Papua, Billy Gracia Yosaphat Mambrasar ditunjuk sebagai staf khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Kamis (21/11). Billy saat ini tengah menempuh pendidikan di Oxford University, Inggris.

Jokowi mengatakan, Billy akan lulus Oktober 2019 nanti. Setelah itu, kata dia, Billy akan menempuh pendidikan lanjutan di Harvard, Amerika Serikat.

“Banyak berkontribusi dengan gagasan inovatif dengan membangun tanah Papua,” jelas Jokowi.

Ayu Kartika Dewi

Ada juga Ayu Kartika Dewi. Ia adalah Perumus Gerakan Sabang Merauke. Ayu adalah alumnus Duke University dengan gelar MBA. Ia juga dikenal sebagai pengajar muda angkatan I Indonesia Mengajar.

Angkie Yudistia

Kemudian ada Angkie Yudistia. Ia menjadi perhatian publik karena dirinya adalah seorang tuna runggu. Dalam keterbatasan fisiknya, Angkie mampu berprestasi.

Angkie merupakan pendiri Thisable Enterprise. Lembaga ini fokus pemberdayaan ekonomi kreatif bagi penyandang disabilitas.

Karena fokus di bidang sosial ia ditunjuk oleh Presiden Jokowi menjadi jubir presiden khusus di bidang sosial.

Aminuddin Maruf

Yang terakhir ada Aminuddin Maruf. Aminuddin pernah menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) periode 2014-2016.

Aminuddin menyelesaikan pendidikan SI nya di Universitas Negeri Jakarta. Kemudian melanjutkan S2 di Universitas Trisakti.

(red/merdeka. com)

Peragaan Busana Muslim Akhiri Wonderful Indonesia Week 2019 di Jeddah

0

Jeddah—Digelar lima hari di Hotel Movenpick Jeddah, Wonderful Indonesia Week (WIW) 2019 ditutup dengan peragaan busana (fashion show) yang berlangsung Selasa malam, 19 November 2019.

Peragaan busana yang menghadirkan koleksi perancang kondang, Dian Pelangi, dihadiri sekitar 100 peserta yang terdiri dari kalangan korps diplomatik, kalangan  pengusaha fesyen Saudi, serta diaspora Indonesia di Jeddah dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) KJRI Jeddah, Zulfa Nahdliyati Saripudin, menegaskan, gelaran fashion show kali ini adalah untuk memanfaatkan momentum perubahan menuju ke arah keterbukaan yang tengah dinikmati masyarakat Saudi.

Ia menambahkan, koleksi busana yang ditampilkan pada gelaran kali ini untuk mengetengahkan sisi modernitas atau tren modern berhijab di kalangan muslimah Indonesia.

Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, mengatakan KJRI Jeddah telah dua kali menggandeng Dian Pelangi untuk menggelar fashion show di Jeddah. Setahun silam fashion show digelar di Balai Nusantara. Tahun ini KJRI Jeddah menjajal pagelaran acara serupa di luar premis  KJRI untuk melihat animo para pencinta fesyen dan industry mode di Arab Saudi.

“KJRI Jeddah terus mencermati perubahan paradigma di kalangan Kerajaan dan masyarakat Saudi. Pagelaran ini merupakan hasil koordinasi intensif antara KJRI, Kemlu Saudi, dan Kementerian Media Saudi,” papar Konjen Hery.

Dihubungi terpisah, Tim Dian Pelangi, Diana Taufan, mengungkapkan tantangan yang dihadapi pihaknya adalah bagaimana cara mengedukasi kalangan Perempuan Saudi agar produk dari Dian Pelangi yang dihadirkan dapat diterima oleh mereka.

“Kami mulai mengarahkan koleksi-koleksi yang lebih spesifik yang disesuaikan dengan kultur setempat tanpa menghilangkan cita rasa keindonesiaannya,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Diana, pihaknya berharap dapat memiliki kesempatan yang lebih besar untuk melakukan studi banding dengan industri fashion di Arab Saudi.

Diana mengharapkan peran lebih besar dari Perwakilan RI di Arab Saudi untuk membantu memperkenalkan Indonesia secara luas melalui produk fashion atau produk lainnya dalam satu atap.

“Misalnya menyewa salah satu space di pusat perbelanjaan terbaik di Jeddah  yang disubsidi oleh pemerintah,” ucapnya.

Diakui Diana, program semacam ini membutuhkan persiapan yang matang dan biaya yang tidak sedikit, tetapi bisa memberikan dampak yang luar biasa bagi  kemajuan usaha para perajin UKM pada umumnya.

WIW 2019 menghadirkan rangkaian kegiatan promosi pariwisata, pegelaran budaya dan kesenian, festival kuliner dan kegiatan pendukung lainnya, seperti pojok kopi dan desain henna Indonesia. WIW digelar selama lima hari di Jeddah atas kerja sama antara Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

BMKG Diminta Bangun Stasiun Meteorologi dan Radar Cuaca

0

Jakarta-Anggota Komisi V DPR Ansar Ahmad menyatakan Komisinya akan memberikan dukungan penuh apabila
Badan Meteorologi, Klimatalogi, dan Geofisika (BMKG) membangun Stasiun Meteorologi di Kepulauan Riau (Kepri) dan membeli Radar Cuaca baru di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepri. Ansar menilai hingga saat ini sarana BMKG sangat minim, padahal kebutuhan Stasiun Meteorologi dan radar cuaca menyangkut hajat hidup orang banyak.

Ansar menyatakan selama ini Stasiun Meteorologi Kepri menginduk ke Pontianak, Kalimantan Barat.  Kondisi tersebut, menyebabkan apabila ada kejadian bencana/kecelakaan laut, informasi yang diperoleh mengalami keterlambatan hingga dua hari.

“Bahkan tak jarang informasi cepat diberikan dari Johor, Malaysia. Malu-lah kita masak terima informasi dari negara lain, sementara dari Pontianak, informasinya lama, bahkan baru dua hari kita terima,” kata Ansar saat RDP dengan BMKG dan Basarnar di Jakarta, Senin (18/11/2019).

Mantan Bupati Bintan itu berpendapat dengan keterbatasan itu, hendaknya BMKG membangun Stasiun Meteorologi di Kepri yang bisa secara cepat untuk memberikan informasi di wilayah Kepri seperti Natuna, Anambas, Lingga, Batam, Bintan dan Tanjungpinang.

“Kepri itu kan luas wilayahnya. Lautnya luas berbatasan dengan negara lain, sehingga perlu memiliki Stasiun Meteorologi sendiri. Kita harapkan BMKG memprioritaskan,” kata Ansar.

Menyinggung Radar Cuaca di Bandara Hang Nadim Batam, Ansar meminta agar BMKG membeli radar baru, karena radar cuaca yang ada saat ini rusak. Informasi cuaca, lanjutnya, saat ini diberikan oleh Singapura.

Menurut Ansar, harga Radar Cuaca baru tersebut sekitar Rp 35 miliar. Ansar menilai jika Radar Cuaca yang rusak tersebut tidak bisa diperbaiki, sebaiknya BMKG membeli yang baru.

“NKRI tidak booleh digadaikan dengan harga Rp 35 miliar, saya kira BMKG bisa membeli Radar Cuaca sendiri. Singapura juga punya kepentingan, informasi yang diberikan juga sedikit, tidak banyak. Hal ini seperti juga kita minta diprioritaskan,” kata politisi Partai Golkar ini.

Ansar meminta BMKG segera berkoordinasi dengan BP Batam, karena Radar Cuaca tersebut merupakan sumbangan dari BP Batam. “Ini penting, BMKG bisa membeli sendiri, masak informasi cuaca dipasok dari Singapura,” kata Anggota DPR asal Kepri ini.

Presiden Jokowi mengumumkan 7 nama staf khusus, ini namanya

0

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan 7 nama staf khusus baru yang akan membantunya. Tujuh nama itu adalah anak-anak muda.

Perkenalan nama staf khusus baru itu disampaikan langsung oleh Jokowi di beranda Istana Merdeka, Kamis (21/11/2019). Sambil duduk di bean bag, Jokowi memperkenalkan satu per satu stafsusnya. Para staf khusus Jokowi kompak berkemeja putih.

Berikut 7 staf khusus baru Jokowi yang diperkenalkan:

1. Adamas Belva Syah Devara (29) – Founder dan CEO Ruang Guru
2. Putri Tanjung (23) – Founder dan CEO Creativepreneur
3. Andi Taufan Garuda Putra (32) – Founder dan CEO Amartha
4. Ayu Kartika Dewi (36) – Pendiri Gerakan SabangMerauke
5. Gracia Billy Mambrasar (31) – Pendiri Yayasan Kitong Bisa, Duta Pembangunan Berkelanjutan Indonesia
6. Angkie Yudistia (32) – Pendiri Thisable Enterprise
7. Aminuddin Maruf (33) – Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Indonesia (PMII)

Jokowi mengungkap alasan memilih anak muda menjadi staf khususnya. Dia berharap mereka bisa menjadi ‘jembatan’ ke anak muda.

“Mereka akan jadi teman diskusi saya, harian, mingguan, bulanan. Sehingga bisa mencari cara out of the box untuk melompat, mengejar,” ucap Jokowi.

“Saya minta mereka jadi jembatan dengan anak muda, santri, diaspora,” sambungnya.

(red/dtk)

Akselerasi Visi Misi Presiden RI, BP Batam Susun Renstra 2020-2024

0

Batam- Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Agenda Workshop Penyusunan Rencana Strategis BP Batam T.A 2020-2024, pada tanggal 20 – 22 November 2019, bertempat di Harris Hotel Batam. Agenda ini diselenggarakan guna merancang dan menyusun Rencana Strategis (RENSTRA) BP Batam tahun 2020-2024 yang disesuaikan dengan RPJMN 2020-2024 sesuai penjabaran Visi Misi Presiden RI Joko Widodo tahun 2020-2024.

Adapun BP Batam telah menetapkan fokus pengembangan Batam 5 tahun ke depan untuk mendukung RPJMN 2020-2024 dengan sektor unggulan yakni Manufaktur, Jasa, Logistik dan Pariwisata.

Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto didampingi Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi Sudirman Saad dan Anggota Bidang Pengusahaan Syahril Japarin, membuka agenda pada 20 November malam dan mengatakan bahwa penyusunan rencana strategis tahun 2020-2024 merupakan proyeksi 5 tahun kedepan bernuansa perencanaan yang berpotensi pada penerimaan, serta berdampak pada akselerasi pencapaian target visi misi pemerintah.

“Saya Optimis 5 tahun ke depan kondisi BP Batam akan lebih baik. Mari fokus bekerja untuk Batam yang lebih baik. Perhatikan kecepatan kita bekerja, melayani untuk semua,” sambutnya optimis membuka agenda penyusunan Renstra BP Batam 2020-2024.

Selanjutnya pada agenda hari kedua (21/11/2019), Kepala Biro Perencanaan Program dan Litbang Horman Pudinaung selaku ketua tim penyusunan Rencana Strategis (RENSTRA) BP Batam menjelaskan bahwa agenda ini bertujuan untuk menyusun bersama, melakukan pemetaaan bersama arah pembangunan BP Batam ke depan sesuai dengan RPJMN 2020-2024, yang mana visi misi BP Batam 5 tahun mendatang disesuaikan dengan RPJMN 2020-2024 sebagaimana visi misi Presiden Republik Indonesia.

“Kita mau supaya arah pemetaan kita dari BP Batam selama 5 tahun ke depan ada tujuanya, sehingga kita tidak berjalan nanti asal aja, tapi mau diarahkan kita mau prioritas yang bisa kita ambil dan sepakati bersama untuk pembangunan Batam kedepan. Artinya kita tidak ada punya visi lain-lain lagi, BP Batam tinggal menjalankan apa yang diinginkan pemerintah, kita jalankan sektor apa saja untuk mendukung visi misi presiden,” kata Horman.

Agenda ini menghadirkan 3 narasumber, yakni dari Ika Retno Wulanday ST, MSc, Kepala Sub Direktorat Kawasan Strategis, Direktorat Pengembangan Wilayah dan Kawasan Bappenas, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional RI / Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Tria Hesti Saptari S.Sos Kasubdit Kerja Sama Standardisasi Tata Kelola Perizinan dan Non Perizinan Penanaman Modal Daerah Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Pengamat Regulasi sekaligus Praktisi Hukum Ampuan Situmeang.

Ika Retno Wulandary dari Bappenas menjabarkan bahwa (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 mendatang merupakan terjemahan dari Visi Misi Presiden RI, maka Visi Misi Lembaga merupakan rencana strategis perwujudan Visi Misi Presiden, tidak ada lagi Visi Misi Menteri.

Sesuai arahan Presiden, untuk mendongkrak ekonomi Indonesia, Bappenas menetapkan fokus pembangunan pada akselerasi wilayah prioritas nasional untuk menangkap peluang ekonomi di ASEAN. Ia juga memaparkan _milestone positif_ bahwa Wilayah Project Batam-Bintan masuk dalam Proyek Prioritas Nasional Utama Pemerintah 5 tahun ke depan.

Pembangunan Batam-Bintan ini diharapkan oleh pemerintah menjadi motor pendongkrak ekonomi nasional dengan konsep pengembangan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan, sehingga tercipta ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas.

“Batam memegang peranan penting dengan latar belakang yang sudah sangat matang dalam menarik investor. Batam merupakan KPBPB paling dominan dengan pertumbuhan paling baik dari KPBPB lain di Indonesia. Penguatan Pusat Pertumbuhan di wilayah ini menjadi prioritas Presiden yang kami jabarkan dalam RPJMN 2020-2024,” jelas Ika.

Kematangan Batam sebagai KPBPB (Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas) di Indonesia dan dianggap paling maju secara ekonomi dibanding KPBPB lainnya, membuat pemerintah membentuk projet Batam-Bintan agar tercipta pemerataan ekonomi dengan strategi pertumbuhan dan pendekatan koridor pemerataan berbasis wilayah pulau, sehingga Bintan daerah sekitarnya dapat turut didongkrak pertumbuhan ekonominya oleh Batam sehingga terwujud akselerasi pembangunan ekonomi kepulauan untuk mendukung ketahanan ekonomi nasional.

Sementara itu di sisi BKPM, menjabarkan 2 dari 5 Fokus Presiden 2020-2024 yang menjadi peran dari BKPM dan harus diterjemahkan dengan baik oleh BP Batam yakni Simplifikasi Regulasi dan Simplifikasi Birokrasi.

Ia juga menambahkan bahwa Batam menyumbangkan sektor industri manufaktur yang Paling besar sebagai salah satu industri prioritas nasional dari 6 (infrastruktur, industri manufaktur, maritim, agrikultur, pariwisata, industri lifestyle) sektor prioritas penanaman modal menuju Industri 4.0, termasuk ekonomi digital dan pendidikan yang akan menjadi katalis untuk mendorong 6 (enam) sektor prioritas menuju Making Indonesia 4.0. Kedepan bersama Batam, maka Rempang dan Galang diharapkan dapat turut mendukung industri pioner yang ada di Batam yakni sektor Manufaktur.

Usai paparan dari narasumber, agenda berlanjut dengan penyusunan Renstra 2020-2024 dilanjutkan dengan Rapat Pleno Konsolidasi Hasil Mapping Rencanan Kegiatan BP Batam 2020-2024 dan Perumusan Hasil Rancangan Awal Renstra 2020-2024.

 

(red/BP)

RSUD Sleman Kebanjiran Pencari Surat Keterangan Kesehatan Jiwa

0

Sleman – Salah salah syarat untuk mendaftar sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) adalah melampirkan surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari Rumah Sakit. Tak luput, RSUD Sleman, provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) juga kebanjiran pemohon yang ini mendapatkan surat tersebut.

“Bisa dikatakan begitu (RSUD Sleman juga kebanjiran) bagi mereka yang akan mendapatkan surat keterangan sehat jasmani dan rohani,” kata Plt Dirut RSUD Sleman Joko Hastaryo saat dihubungi Kamis malam (21/11/2019) melalui aplikasi WhatsApp.

Dirinya menambahkan, di klinik Medical Check Up (MCU) untuk melayani pemohon kesehatan jasmani dan klinik jiwa sehat rohani terjadi peningkatan signifikan. Sedangkan, untuk pemohon keterangan bebas napza juga meningkat namun tidak signifikan.

Pada hari-hari biasa kata Joko Hastaryo, RSUD Sleman hanya melayani sekitar antara 30-40 pengunjung MCU. Namun, menjelang pendaftaran CPNS tahun ini kami bisa melayani 400 pemohon.

“Terjadinya peningkatan ini sejak pengumuman pendaftaran CPNS. Tapi untuk RSUD Sleman mengalami peningkatan sejak seminggu lalu, tepatnya Kamis 14 November. Pada hari biasa hanya 30-40 orang kini naik jadi 400 orang pemohon,” jelasnya.

Dengan adanya peningkatan tersebut, menurut Joko Hastaryo, RSUD Sleman juga menambah waktu jam pelayanan bagi pemohon.

“Dengan waktu normal sesuai jam kerja kami hanya bisa melayani sekitar 200-250 orang. Padahal sekarang rata-rata 400 orang, jadi kita buka pelayanan sampai pukul 20:00 WIB. Namun,  pendaftaran kita tutup jam 13:00 WIB,” tuturnya.

Joko Hastaryo menegaskan, RSUD Sleman akan membuka khusus untuk pemeriksaan diklinik itu sampai Sabtu 23 November mendatang. Karena, menurut dia, pendaftaran CPNS akan ditutup pada Senin 25 November.

“Kita tetap buka sampai Sabtu 23 November, karena penutupan pendaftaran CPNS kan Senin 25 November,” pungkas Joko Hastaryo.

 

(red/Tanto)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga