8.6 C
New York
Sunday, May 3, 2026
spot_img
Home Blog Page 798

HUT Kabupaten Lingga, Pemkab akan menggelar ‘Dialog Interaktif, Refleksi Kepemimpinan Awe-Nizar’

0

Lingga –  Sempena memeriahkan HUT Kabupaten Lingga ke-16, Pemkab Lingga akan menggelar “Dialog Interaktif, Refleksi Kepemimpinan Awe-Nizar,” di panggung terbuka pada tanggal 24 November 2019 mendatang.

Gagasan ini muncul dari Bupati sendiri yang awalnya tidak ada dalam agenda acara.

Dikatakan Bupati Lingga Alias wello ( Awe), Dalam Dunia Keterbukaan Informasi ini, kita menginginkan masukan, saran dan kritikan dari masyarakat, agar kita tau akan kelemahan dan program-program yang diinginkan masyarakat, sehingga kita bisa melakukan perubahan-perubahan ke arah Good Goverment dan memberikan pelayanan yang optimal.

“Momen ini sangat penting dan spesial baginya aga bisa bertatap muka dan mendengar langsung dari masyarakat. Dengan jam terbang yang sangat tinggi dan jadwal yang padat, terkadang menimbulkan anasir-anasir di tengah masyarakat yang sulit untuk bertemu dengan Bupati.”ungkapnya

Lebih jauh Dikatakanya,  pada kegiatan inilah nantinya diharapkan mampu mencairkan kebekuan, serta ketidaktahuan masyarakat selama ini, sehingga menimbulkan fitnah dan membuat opini-opini berdasarkan kaca mata dan sudut pandang yang saling menyudutkan dan menghakimi secara sepihak.

Selama ini banyak sekali program-program unggulan Pemkab Lingga yang dianggap hanya sebatas pencitraan dan retorika untuk mengambil hati publik.

Terkadang, Dikatakanya,  banyak lontaran pedas yang dikemukakan masyarakat dan dipandang sebelah mata karena kurangnya sosialisasi, informasi dan data yang diterima oleh masyarakat dan ketidakmampuan publik menerjemahkan akan kebijakan Pemkab yang lahir dari ide-ide bernas dari Bupati yang terkenal dengan sebutan Sang Konseptor dan Inovator Pembangunan ini.

Dialog interaktif ini nantinya akan mendatangkan MC sekelas Asmin Patros untuk menambah hangatnya suasana dialog dengan pertanyaan-pertanyaan yang menggigit.

Diharapkan seluruh elemen masyarakat mulai tokoh masyarakat, tokoh agama, ormas pemuda, insan pers, para fesbukers hadir dan memadati halaman Kantor Bupati Lingga menyaksikan Talk Show langsung acara dialog ini.

“Kita tidak ingin lagi ada masyarakat yang membully, menebar hoax dan provokasi serta lontaran sarkasme yang saling menghujat. Kita menginginkan masyarakat yang cerdas yang menyampaikan aspirasinya pada jalur yang telah dimediasi Pemkab Lingga pada acara dialog ini.”pungkasnya

 

(red/Trimo)

Kehadiran Alutsista Astros II MK 6 Perkuat Pertahanan NKRI Diperbatasan Natuna

0

Batamtimes.co – Natuna – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) 1/ Bukit Barisan, Mayjen TNI MS. Fadhilah penerimaan Alat utama sistim
pertahanan (Alutsista) Astros II MK 6
sebanyak 14 unit kepada Baterai Armed Batalyon Komposit 1/Gardapati, Teluk Buton, Ranai, Natuna, Kepri, Senin (18/11/2019) pukul 13.45 Wib.

Pangdam 1/BB MS Fadhillah dalam sambutanya menuturkan kemajuan pengetahuan dan teknologi yang dinamis dan sulit diprediksi telah menggeser paradigma global maupun nasional yang berimplikasi ancaman setiap bangsa.

Oegroseno : Tenis Meja diyakini, minimal Sumbang Satu Emas di SEA Games

0

Batam –  Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PP PTMSI), Komjen. Pol (Purn) Oegroseno, mengharapkan pemerintah tidak tutup mata terhadap perkumpulan olahraga tenis meja di Indonesia.

Usai penutupan Kegiatan Indonesia open ITTF challenge 2019 di Batam akan berlangsung pada 13 hingga 17 November ini.

Dikatakan Oegroseno, PP PTMSI sudah menjalankan Amanat Undang undang dan pertama kali diakui internasional, Minggu,(17/11/2019).

“Terbukti peran kita di tingkat internasional mampu melaksanakan kejuaraan internasional tingkat dunia sejak dimulai tahun 2017 yang lalu, “ucap pria yang pernah menjabat menjadi Wakapolda tersebut

Sebelumnya,  kegiatan PP PTMSI dikatakan Oegroseno telah melaksanakan kejuaraan tingkat asia yang dilaksanakan di Jogja dan di ikuti dari peserta dari 36 Negara pada bulan September lalu.

“Sekarang kejuaraan tingkat internasional challenge yang kita laksanakan di Batam sehingga tahun depan jika siap melaksanakan lagi akan kita apply lagi,” ucap Oegroseno.

Itu untuk memperkenalkan bagaimana indahnya permainan tenis meja dan bagaimana seninya yang seharusnya masyarakat harusnya menonton acara yang sudah kita laksanakan secara gratis ucapnya.

Untuk tingkat internasional dikatakan Oegroseno  dilaksanakan di wilayah Batam.

Dipilihnya wilayah Batam setelah dilakukan survey,  dan dalam kegiatan tersebut  dikuti 19 negara, dari Asia dan Eropa.

Kepada masyarakat, Oegroseno berpesan agar anak remaja dimulai dengan olahraga salah satunya olahraga  tenis meja yang sebetulnya dikatakannya tidak mahal dan bisa dilaksanakan oleh siapapun.

“Misalnya satu sekolah ada dua meja saja, kalau muridnya bisa bawa bet (alat pemukul) sendiri yang harganya tidak mahal juga bisa membuat anak anak Indonesia sehat,” terang Oegroseno.

Lanjutnya, Selain itu juga bisa menghilangkan dari kenakalan remaja yakni jauh dari penyalahgunaan narkoba dan dari geng motor dan sebagainya yang menjadi harapan PP PTMSI dan anak anak kita mulai diperkenalkan seperti negara china yang mulai umur 10 tahun sudah masuk ditingkat provinsi harap Ketua Umum PP PSMTI Itu.

Seperti zaman dulu yang pernah diucapkan oleh Presiden RI yang kedua dengan menyebutkan memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat ya ini sebenarnya jelas Oegroseno.

Untuk kedepannya Oegroseno yakin untuk Asian games, tenis meja bisa merebut minimal 1 emas tidak perlu pakai target ucapnya asalkan Pemerintah, pemangku jabatan yang telah dipercayakan presiden sebagai ketua KONI, KOI untuk menegakan peraturan yang ada, PTMSI yang berdiri sendiri bisa melaksanakan kegiatan tingkat Internasional tutupnya.

 

(red/DPD AJOI kepri)

Wonderful Indonesia Week Dibuka dengan Gong dan Rampak Kendang

0

Jeddah—Wonderful Indonesia Week (WIW) 2019 yang diagendakan berlangsung selama sepekan di Hotel Movenpick Jeddah dibuka secara resmi oleh Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, Kamis malam (14/11/2019)

WIW 2019 yang berlangsung di Jeddah merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Konjen RI dengan disaksikan oleh para tamu penting, antara lain Konjen Afghanistan, Konjen Jordan, Perwakilan Konsulat Maroko, Iraq, Algeria, Bangladesh dan India serta Direktur Hubungan Kebudayaan Internasional, Kementerian Penerangan Arab Saudi.

Turut hadir pula dalam acara pembukaan kalangan pengusaha dan media setempat.

Dalam sambutannya, Konjen RI menyampaikan bahwa perpaduan pameran pariwisata yang dirangkai dengan gelaran budaya ini dalam dalam rangka memanfaatkan momentum perubahan yang tengah berlangsung di Arab Saudi dan masyarakat Saudi yang kian terbuka.

Konjen memandang bahwa hubungan persahabatan antara masyarakat Indonesia dan Arab Saudi, khususnya di kalangan pemuda, juga bisa diperkuat dengan pendekatan budaya.

“Kalau kalangan pemuda Saudi semakin memahami kebudayaan Indonesia dan sebaliknya, hal itu akan meningkatkan pemahaman satu sama lain yang pada gilirannya akan semakin mempererat hubungan masyarakat kedua negara,” ucap Konjen.

Usai pembukaan, Konjen Hery mengajak para tamu penting dan kalangan media untuk berkeliling mengunjungi stan pameran yang kali ini mengangkat destinasi pariwisata unggulan yang terdapat di Jawa Timur.

Destinasi Jawa Timur yang dipromosikan antara lain, wahana reakreasi dan taman belajar Jatim Park dan wisata alam air terjun yang terdapat di Kota Batu, kawasan cagar alam dan taman wisata Kawah Ijen dan Gunung Bromo.

Selanjutnya, para tamu dihibur dengan atraksi rampak kendang dari Jawa Barat yang digelar di sisi halaman belakang hotel.

Sisipan beberapa lagu daerah, seperti Gemu Fa Mi Re mengundang sebagian tamu mendekat ke arah panggung yang berlatar layar LED dalam ukuran besar dan berdansa bersama, dipandung oleh dua penari yang diboyong Kemenpar dari Jakarta.

Beberapa sudut lobi hotel tampak dipenuhi dengan gambar destinasi pariwisata berukuran besar, hasil kerajinan batik, coffee corner yang menghadirkan kopi Gayo, sudut hias tangan dengan henna, dan aneka hiburan pendukung lainnya.

 

 

 

(red/KJRI JEDAH)

Polri: Laporkan Oknum Polisi Peminta Proyek ke 081384682019

0

Jakarta – Polri mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada kepala daerah di seluruh Indonesia tentang koordinasi pelaksanaan tugas Polri dalam penegakkan hukum dan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Surat Edaran itu bernomor R/2029/XI/2019 dan ditandatangani Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Irjen Listyo Sigit Prabowo,15 November 2019.

Kepada CNNIndonesia.com, Minggu (17/11/2019) Listyo telah membenarkan surat edaran tersebut.

Dalam surat edaran itu, Polri mengimbau kepada kepala daerah agar segera melapor kepada pimpinan Polri bila ada upaya permintaan/intimidasi/intervensi yang dilakukan oleh oknum anggota Polri pada Polda, Polres, atau Polsek atau pihak-pihak yang mengatasnamakan kesatuan Polri.

Pengaduan bisa dilakukan melalui Sentra Pelayanan Propam (Bagyanduan Divpropam Polri) di JL Trunojoyo nomor 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“Call center/WA 081384682019 atau melalui email divpropampolri@yahoo.co.id,” demikian tertulis dalam surat edaran itu.

Layanan itu dikeluarkan Polri untuk mendukung pengawasan terhadap penanganan pengaduan masyarakat.

Namun, pelapor diharapkan menyertakan informasi dengan data pendukung yang relevan.

“Polri akan melindungi kerahasiaan identitas pelapor, sepanjang laporan yang dilakukan berdasarkan ketentuan yang berlaku dan benar,” demikian tertulis dalam surat edaran.

Polri juga meminta agar kepala daerah tidak melayani atau memfasilitasi segala bentuk permintaan uang atau barang termasuk intimidasi/intervensi terhadap pelaksanaan proyek pekerjaan di lingkungan pemerintah daerah yang dilakukan oleh oknum polisi.

Surat edaran itu dibuat berkaitan dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam rapat koordinasi nasional antara pemerintah pusat dengan Forkompimda di Sentul Internasional Convention Center Bogor, 13 November 2019.

Ketika itu Jokowi, meminta agar menjaga dua agenda besar bangsa yaitu cipta lapangan kerja dan ikim investasi di mana pertumbuhan ekonomi dunia yang melambat juga berdampak ke semua negara.

 

 

(red/CNN INDONESIA)

Malam Puncak BBFW 2019 berlangsung meriah

0

Batam – Malam Puncak Batam Batik Fashion Week (BBFW) 2019 berlangsung meriah. Digelar di Ballroom Best Western Premiere Panbil, Minggu (17/11/2019) malam, pagelaran busana berbahan batik Batam ini mengusung tema “The Beauty of Batik Batam”.

Fashion show batik Batam ini menampilkan hasil karya pengrajin batik berkolaborasi dengan tujuh desainer. Kesemua pelaku ekonomi kreatif ini adalah pemuda Batam binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda).

Puluhan karya busana berbahan baku batik Batam ini diperagakan para model di atas catwalk dengan iringan musik dari disc jockey. Model pakaian yang ditampilkan beragam. Semakin cantik dengan warna-warni cerah batik yang menggambarkan berbagai motif. Seperti motif ikan marlin, gonggong, terumbu karang, dan hewan laut lainnya.

Tak sekadar dipamerkan, tamu undangan Malam Puncak BBFW 2019 ini sebagian besar juga sudah mengenakan busana batik Batam.

“Saya berdiri di sini karena saya ada tim. Sebelah kiri saya pengrajin yang saya bina lebih kurang 3 tahun. Sebelah kanan saya desainer muda. Semua anak Batam sendiri,” tutur Ketua Dekranasda Batam, Marlin Agustina Rudi.

Dekranasda, sambungnya, sudah punya binaan tetap. Seperti di pesantren dan sekolah-sekolah. Selain pengrajin batik yang menekuninya sebagai profesi.

Pada kesempatan tersebut, Marlin meminta bantuan seluruh warga Batam untuk mempromosikan batik Batam. Karena motif yang ditawarkan seluruhnya adalah kreasi anak Batam.

“Mari membatik. Mari memakai batik Batam. Terima kasih kepada Bapak Walikota yang selalu mendukung program Dekranasda sehingga bisa melakukan semua ini. Jom kita memakai batik Kota Batam,” ajak istri Walikota Batam ini.

Walikota Batam, Muhammad Rudi dalam sambutannya juga menyampaikan hal senada. Ia mengajak pelaku usaha pariwisata seperti perhotelan agar pegawainya menggunakan batik Batam.

“Ayo cintai produk Batam. Beli, kenakan. Mulai 1 Januari kita juga akan mewajibkan pegawai Pemko untuk pakai batik Batam ini. Kita membantu pengrajin juga. Sehingga ekonomi masyarakat bisa hidup,” ujarnya.

Rudi mengatakan saat ini Pemerintah Kota Batam sedang mengembangkan pariwisata. Dan peran pengrajin batik di sini adalah menyediakan buah tangan bagi wisatawan.

“Batik Batam tak cukup pasarnya lokal. Di Batam mal modern banyak sekali. Maka mari kita buat mal tradisional seperti di negara lain. BP Batam saya minta siapkan lahannya, tak boleh terlalu ujung, di tengah kota kita cari. Dan harus dikuasai pemerintah, supaya sewa murah, produknya bisa dijual dengan harga murah untuk wisatawan,” kata Rudi.

Pada malam puncak BBFW 2019 ini juga diserahkan penghargaan kepada empat pengrajin batik baru di Kota Batam. Mereka sudah mengikuti berbagai pelatihan dan pembinaan. Hingga sudah menerbitkan merk batik sendiri. Penerima penghargaannya yaitu Yayasan Pendidikan Islam Al-Ukhuwah Batam, Batik Tanjung, Batik Macening, dan Kinayo Batik.

Selain itu juga diumumkan pemenang lomba desain motif batik Batam 2019. Pemenangnya yakni Mahendra Kurniawan dengan tema motif Ikan Marlin sebagai juara Harapan 3, Leni Mustika Sari tema Ikan Marlin sebagai juara Harapan 2, dan Nunung Sulistyanto tema Pohon Bakau sebagai juara Harapan 1.

Selanjutnya juara 1, 2, dan 3 berturut-turut Teguh Purnama untuk batik bermotif Ikan Marlin, Teguh Purnama untuk batik motif Daun Sirih, serta Nunung Sulistyanto untuk batik motif Terumbu Karang.

 

 

(red/MCB)

Sudiono – Kuswanto Menangi Pilkades Serentak Di Kecamatan Bunguran Tengah

0

Batamtimes.co – Natuna – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Natuna tahun 2019 digelar serentak
terdapat 33 desa di 14 kecamatan yang telah melaksanakan pilkades serentak salah satunya di Kecamatan Bunguran Tengah.

Terdapat Dua Desa menggelar pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2019 dilaksanakan pada Minggu (17/11/2019) pagi.

Kedutaan Besar Kerajaan Belanda Tertarik Perkembangan Ekonomi Digital di Batam

0

Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Direktorat Promosi dan Humas dan Kantor Perwakilan BP Batam melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Jakarta untuk Indonesia pada Kamis (14/11/2019).

Agenda pembahasan dalam pertemuan ini antara lain adalah BP Batam memaparkan perkembangan investasi di Batam, khususnya perkembangan ekonomi digital pada Kawasan Ekonomi Khusus, seperti bidang Maintenance Repair Overhaul (MRO) pada Bandara Internasional Hang Nadim, bidang kesehatan pada RS BP Batam, serta pengembangan logistik pada Pelabuhan Batu Ampar.

Direktur Promosi dan Humas, Dendi Gustinandar, mengungkapkan bidang kemaritiman di negara Belanda terbilang sangat maju.

“Besar harapan kami, peluang bagi Batam untuk bekerja sama, khususnya dengan Pelabuhan Rotterdam, dapat terbuka,” ujar Direktur promosi dan Humas BP Batam, usai bertemu dengan Wakil Kepala Bidang Ekonomi Kedutaan Besar Belanda Joost Nuijten dan Penasehat Kebijakan Lukas Rahmidin.

Dalam pertemuan itu Dendi Gustinandar yang didampingi oleh Kabag Hubungan Antarlembaga Inda Eka P dan Kasubdit Promosi Ariastuty S, juga menjelaskan peningkatan fasilitas dan peluang bisnis di Batam sangat memungkinkan, mengingat letak Batam yang strategis di Selat Malaka.

Wakil Kepala Bidang Ekonomi, Joost Nuijten dan Penasehat Kebijakan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Jakarta, Lukas Rahmidin mengapresiasi upaya BP Batam dalam menjalin hubungan baik dengan berbagai Kedutaan dan mengaku tertarik pada potensi kemaritiman Batam setelah mendengar pemaparan dari BP Batam.

Selain di bidang maritim, Belanda juga tertarik untuk mengetahui lebih lanjut perkembangan Ekonomi Digital yang begitu maju di Batam.

“Indikasi suksesnya Batam menjadi daerah ekonomi digital dapat terlihat dengan lebih dari 70 tenant start up yang ada di sana,” kata Dendi mengutip keterangan Joost Nuijten.

Industri bidang MRO juga diakui Wakil Kepala Bidang Ekonomo sangat berpeluang besar untuk dapat dikembangkan.

Dalam kesempatan tersebut, mewakili Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Jakarta, Joost menawarkan diri untuk memfasilitasi pertemuan BP Batam dengan Pengusaha Belanda.

“Beliau yakin, banyak pengusaha Belanda di bidang maritim, aviasi dan manufaktur yang ingin berinvestasi di Batam. Mereka pastikan akan mengikutsertakan BP Batam untuk bertemu dengan pengusaha Belanda dalam kegiatan business gathering,” ungkap Dendi mengutip ucapan Joost dalam pertemuan tersebut. (rud)

Batam, 17 November 2019
Doc: Humas Badan Pengusahaan Batam
Email : humas@bpbatam.go.id
Youtube : BP Batam
Twitter : @bp_batam
Facebook : BIFZA
Instagram : @bpbatam
Website : www.bpbatam.go.id

Pertemuan BP Batam dengan Kedutaan Besar Kanada untuk Indonesia

0

Batam –  Dalam rangka meningkatkan hubungan dan menginformasikan tentang potensi Batam, Badan Pengusahaan Batam (BP) Batam mengadakan pertemuan bersama perwakilan negara sahabat pada Kamis (14/11/2019) lalu di Jakarta.

Program promosi dengan berbagai kedutaan di Indonesia ini diharapkan dapat meningkatkan kerja sama dengan perwakilan negara sahabat di Jakarta, dan menjadi media yang tepat untuk mengnformasikan potensi Batam dengan berbagai pihak investor.

Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Dendi Gustinandar, dalam pertemuan tersebut menjelaskan mengenai pertumbuhan ekonomi dan investasi serta pariwisata di Kota Batam kepada Kepala Bagian Perdagangan Kedutaan Besar Kanada untuk Indonesia, Michael Lazaruk, yang didampingi oleh para Komisaris Perdagangan Kanada.

Dendi mengatakan kesempatan bagi negara asing untuk terlibat dalam beberapa proyek infrastruktur di Batam bersifat terbuka, seperti pembangunan pelabuhan, jalan tol, light rail transit (LRT), serta pengelolaan air bersih.

“Kami yakin perwakilan negara Kanada memiliki kualifikasi dengan beberapa proyek Public Private Partnership (PPP),” kata Dendi.

Ia menambahkan, adanya rencana penetapan 2 kawasan ekonomi khusus pada tahun depan, yaitu MRO (Mintenance, Repair, Overhaul) di Hang Nadim serta Nongsa Digital Park, dan pengembangan bidang kesehatan di Sekupang.

Dendi mengatakan, melihat perkembangan investasi di Batam, Kepala Bagian Perdagangan Kedutaan Besar Kanada untuk Indonesia, Michael Lazaruk, tertarik untuk mengetahui lebih dalam terkait proyek infrastruktur, pendidikan/vocational training dan juga Kawasan Ekonomi Khusus di bidang kesehatan.

“Pendidikan merupakan salah satu bidang yang dapat dikerjasamakan dengan Batam, mengingat pertumbuhan Batam dengan berbagai industri yang pasti sangat membutuhkan tenaga kerja yang siap dan handal,” kata Dendi mengutip keterangan Michael Lazaruk.

Selain itu, menurut Michael, bidang kesehatan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi perwakilan Kedutaan Kanada untuk Indonesia itu.

“Kanada berharap Batam dengan perkembangannya mampu menjadi salah satu model daerah yang mempunyai terobosan, dan realisasinya harus dibarengi dengan kemudahan, serta kepastian investasi asing, khususnya bidang jasa,” demikian Dendi mengatakan.

 

 

(red/BP)

Kenaikan Iuran BPJS Tak Pengaruhi Pelayanan di RSUD Sleman

0

Yogyakarta – PelaksanaTugas (Plt) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sleman, provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY, Joko Hastaryo mengatakan, pihaknya selama ini telah melayani pasien pengguna BPJS sekitar 5.000 orang perbulan.

“Pasien rawat jalan BPJS rata-rata kisaran 5.000 per bulan. Ekses dari penerapan rujukan berjenjang, di tahun 2017 rata-rata 7.000 perbulan,” kata Joko Hastaryo saat dihubungi wartawan Minggu (17/11/2019).

Lebih lanjut dia menjelaskan, kenaikan iuran bagi peserta BPJS mulai tahun depan tidak akan mempengaruhi pelayanan maupun obat-obatan di RSUD Sleman.

“Kenaikan iuran atau premi bagi peserta BPJS sebetulnya tidak berpengaruh pada RSUD. Sehingga, tidak perlu langkah pembatasan termasuk untuk belanja obat,” terangnya.

Joko Hastaryo menegaskan, tagihan dari bulan Januari hingga Juni 2019 dari RSUD Sleman kepada BPJS sudah dilunasi semuanya. Tinggal, lanjut Joko Hastaryo, yang belum dibayarkan adalah pelayanan bulan Juli dan Agustus 2019 sekitar Rp9 miliar.

“Tagihan RS ke BPJS sudah dibayar sampai bulan Juni. Sehingga tinggal pelayanan bulan Juli dan Agustus yang belum dibayar sekitar Rp9 miliar. Untuk pelayanan bulan September dan Oktober 2019 saat ini memang belum jatuh tempo,” tuturnya.

RSUD Sleman, menurut Joko Hastaryo, tetap akan memberikan pelayanan yang maksimal terhadap pengguna BPJS meski terjadi kenaikan iuran tahun depan.

“Masyarakat pengguna BPJS tidak perlu khawatir untuk datang ke RSUD SLeman. Kami akan tetap memberikan pelayanan yang maksmimal,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga