Batamtimes.co – Natuna – Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto, S.I.K memimpin upacara Serah Terima jabatan (Sertijab) Wakapolres Natuna, Kompol Renan kepada Kompol Wisnu Edhi Sadono, SH, Kaurpenun Subbidpenmman Bidhumas Polda Kepri
Batamtimes.co – Natuna – Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto, S.I.K memimpin upacara Serah Terima jabatan (Sertijab) Wakapolres Natuna, Kompol Renan kepada Kompol Wisnu Edhi Sadono, SH, Kaurpenun Subbidpenmman Bidhumas Polda Kepri
Jakarta – Indonesia terpilih sebagai penyelenggara kejuaraan sepak bola Piala Dunia U20 tahun 2021.
Pemberitahuan tersebut diketahui dari laman Facebook Presiden Jokowi, Kamis, (24/10/2019), ia mengatakan kabar baik hari ini datang dari FIFA Council Meeting yang berlangsung di Shanghai, Tiongkok, bahwa Indonesia terpilih menjadi tuan rumah kejuaraan sepak bola Piala dunia U 20 Tahun 2021.
Lebih lanjut Dikatakanya, Dalam pencalonan tuan rumah Piala Dunia U20, Indonesia bersaing dengan Brasil dan Peru. “Selamat untuk Indonesia,” kata Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Presiden mengatakan, untuk menyambut ajang besar ini, Indonesia menyiapkan sepuluh stadion sepak bola: Gelora Bung Karno (Jakarta), Pakansari (Bogor), Manahan (Solo), I Wayan Dipta (Bali), Mandala Krida (Yogyakarta), Jakabaring (Palembang), Wibawa Mukti (Cikarang), Patriot (Bekasi), Jalak Harupat (Bandung) dan Gelora Bung Tomo (Surabaya).
Presiden membagikan Postingan tersebut baru 48 menit yang lalu. Dan Postingan ini sudah di bagikan sebanyak 4184 kali.
(red/bud)
Batamtimes.co – Natuna – Bupati Abdul Hamid Rizal pemerintah Kabupaten Natuna menuturkan adanya sejumlah kendala yang dihadapi Lembaga Penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga di wilayah perbatasan Kabupaten Natuna.
Batam- Sejalan dengan Nawacita Presiden RI, “arsip” diharapkan menjadi simpul pemersatu bangsa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia ke depan. Arsip sebagai tulang punggung manajemen pemerintahan dan pembangunan dapat menjadi bukti akuntabilitas kinerja organisasi. Pentingnya arsip organisasi, membuat BP Batam menyadari pentingnya meningkatkan kualitas sumber daya pengarsipan di lingkungan BP Batam.
Badan Pengusahaan Batam melalui Biro Umum dan Sekretariat menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Kearsipan Unit Kerja bekerjasama dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), pada Rabu, 23 Oktober 2019, di ruang Balairungsari BP Batam, Bimbingan Kearsipan diikuti oleh lebih dari 50 peserta perwakilan tata usaha dan arsiparis dari 22 unit kerja di lingkungan BP Batam.
Kepala Biro Umum dan Sekretariat, Ilham Eka Hartawan dalam sambutannya mengatakan bahwa untuk mencapai tujuan organisasi BP Batam dalam mewujudkan pelayanan jasa perizinan yang andal bagi masyarakat tentu perlu didukung oleh sistem administrasi yang baik, profesional, berteknologi, dengan sumber daya manusia kearsipan yang loyal, berdedikasi tinggi, dan berkualitas.
“Pengelola arsip membutuhkan kualifikasi dan kompetensi untuk mendukung terwujudnya pengelolaan arsip yang profesional, mandiri dan independen. Untuk itu menjadi tanggung jawab bagi kami untuk memberdayakan sumber daya manusia kearsipan sehingga arsip sebagai bukti akuntabilitas kinerja organisasi dapat ditata dan dikelola dengan baik, sekaligus sebagai aplikasi dari tata kelola pemerintahan yang baik, Open, Clean and Good Governance,” ungkap Ilham.
Bimbingan ini menghadirkan narasumber Kasubdit Pusat 1 ANRI, Yayan Daryan. Ia mengatakan Arsip sebagai bukti otentik pelaksanaan kegiatan pemerintahan memiliki peran sangat strategis dalam Reformasi Birokrasi.
Sesuai dengan Undang-Undang tentang Kearsipan (UU 43 Tahun 2019), arsip merupakan rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Arsip yang tercipta dari kegiatan lembaga negara dan kegiatan yang menggunakan sumber dana negara dinyatakan sebagai arsip miliki negara, termasuk arsip BP Batam.
Pengarsipan yang baik akan mendukung efektivitas dan efisiensi pelaksanaan pengambilan keputusan (kebijakan publik yang tepat dan transparan), menjadi bukti akuntabilitas kinerja aparatur dan bukti otentik terpercaya dalam pertanggungjawaban, serta menjamin keberlanjutan kegiatan yang konsisten dan terintegrasi.
“Kita berada di lingkungan yang sifatnya melakukan tata laksana pemerintahan dan berhubungan dengan tata naskah dinas, agar arsip menjadi akuntabilitas kinerja yang transparan maka penting pelaksanaan pengelolaan arsip. Maka diaturlah arsip itu dikelola dengan baik bukan hanya untuk kebutuhan internal BP, tapi akuntabilitas kinerja bagi masyarakat luas dan stakeholders BP Batam,” jelas Yayan.
Yayan menambahkan bahwa pengelolaan arsip yang dikelola dengan baik benar bukan hanya untuk kepentingan internal organisasi, melainkan untuk kebutuhan masyarakat luas atau stakeholders BP Batam. Pengelolaan arsip terus dikembangkan untuk memenuhi akuntabilitas dan kredibilitas instansi.
(red/BP)
TANJUNG UBAN – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., hadiri kegiatan pelepasan Jelajah Kapal Kepahlawanan (JKK) di Dermaga TNI Angkatan Laut Mentigi Tanjung Uban Bintan Kepulauan Riau , Rabu (23/10/2019).
Kegiatan tersebut digelar oleh Kementrian Sosial dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2019. yang bekerjasama dengan TNI Angkatan Laut dalam hal ini Koarmada I dan Lantamal IV
JKK berlangsung di atas KRI Banda Aceh-593, yang diselenggarakan mulai tanggal 23 hingga 25 Oktober, yang merupakan kapal perang RI dimana bertugas selain di bidang operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana alam, juga berfungsi sebagai kapal angkut untuk mengangkut pasukan personil TNI dalam rangka penugasan.
Acara pelepasan tersebut dipimpin oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Drs. Arif Nahari, M.Si., yang mewakili Mentri Sosial RI yang diikuti perserta sebanyak 550 personel
Menteri Sosial RI dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial RI Drs.Arif Nahari, M.Si., mengatakan “ Kegiatan Jelajah Kapal Kepahlawanan ini merupakan kegiatan strategis dalam rangka penanaman dan pewarisan nilai kepahlawanan antar generasi untuk menjaga existensi bangsa pada persaingan global yang semakin ketat di tengah derasnya ilmu pengetahuan dan teknologi di era Revolusi Industri 4.0”, ujarnya.
“Melalui kegiatan Jelajah Kapal Kepahlawanan ini diharapkan dapat dijadikan suatu sarana untuk mempertebal rasa nasionalisme di kalangan generasi muda”, harap Mensos.
Mensos juga mengatakan “Sebagai generasi milenial atau “anak jaman now” yang tumbuh pada era internet booming tentu tantangannya sangat luar biasa. Pengaruh kemajuan teknologi informasi harus bisa kita manfaatkan untuk kemaslahatan. Kita buktikan bahwa pemuda pemudi Indonesia mampu unggul dan bukan hanya menjadi penonton belaka”, tegasnya.
Lebih jauh Mensos mengatakan bahwa “Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019 kiranya juga dapat dijadikan sebagai suatu momentum untuk menggugah segenap elemen bangsa untuk mengimplementasikan semangat dan nilai-nilai kepahlawanan serta menjadi Pahlawan Masa Kini”, jelasnya.
“Sesuai dengan Tema Hari Pahlawan Tahun 2019 “AKU PAHLAWAN MASA KINI”. Aktualisasi nilai-nilai Kepahlawanan perlu diselaraskan dengan era kekinian mengingat pahlawan jaman dulu, berbeda dengan sekarang. Bukan saja beda masanya, beda generasinya, juga beda tantangan yang dihadapi”, terangnya.
“Saya ingin mengajak para generasi muda untuk memanfaatkan masa muda dengan berkarya nyata membangun bangsa”, ajaknya
Mensos juga mengatakan “Mulai dari apa yang dapat kita lakukan didalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan kemampuan dan profesi masing-masing dengan selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas pada kepentingan pribadi atau golongan. Tanamkan dan yakinkan pada diri kita bahwa kita mampu menjadi Pahlawan Masa Kini”, pungkasnya.
Rute jelajahnya kali ini adalah mulai dari Dermaga Mentigi Tanjung Uban kemudian ke Selat Singapura lalu ke perairan Pantai Sakera kapal lego mengeluarkan kapal sekoci untuk kegiatan Bakti Sosial di Pantai Sakera, lalu berlayar kembali ke Selat Singapura dan berakhir di Dermaga Mentigi Tanjung Uban.
Selama dalam pelayaran, para peserta mendapatkan pembekalan dan materi tentang Sejarah Perjuangan di Kepri, lalu ada pemberian Matri sejarah Kemaritiman, kemudian materi tentang nilai-nilai Kepahlawanan dari keluarga Pahlawan serta masih banyak lagi kegiatan yang dapat memberikan jiwa Nasionalisme dan Kepahlawanan yang tinggi bagi kaum muda sebagai gernerasi penerus bangsa.
Kegiatan tersebut merupakan kali ketiga digelar. yang pertama pada 2017, peserta berlayar dari Dermaga Ujung Surabaya-Batu Poron Bangkalan, dengan menggunakan KRI dr. Soeharso-990, yang berfungsi sebagai kapal rumah sakit, kemudian yang kedua di Makasar pada tahun 2018, menggunakan KRI Makasar-590 yang di fungsikan bidang operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana alam.
Sebagai informasi perserta JKK ini terdiri dari pelajar SMA, Pramuka Saka Bahari, Mahasiswa, Organisasi Kepemudaan, Panti Asuhan, Pesantren, Pilar-pilar Sosial serta Paskibra Provinsi Kepri dan Kabupaten Bintan.
Hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Bintan Drs. H. Dalmasri Syam, M.M., Kadispotmar Mabesal Brigjen TNI Marinir D.P Rompas, Para Pejabat Utama Lantamal IV, Kafasharkan Mentigi Kolone Laut (T) Mulyatna, S.T., Danlanud RHF Kolonel Pnb Andi Wijanarko, Karumkital Dr. Midiato Suratani Kolonel Laut (K) dr. Dwi Adang Iskandar, Sp.B., Dansatkat Koarmada I Kolonel Laut (P) Robert Hasudungan Marpaung, Para Kepada Dinas dan Kepala Satuan Kerja Lantamal IV, Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Kepri, Kabupaten Bintan, Kota Tanjungpinang
Demikian berita Dispen Lantamal IV Tanjungpinang
(red/ Lantamal IV)
Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk Kabareskrim Komisaris Jenderal (Komjen) Idham Azis sebagai Kapolri. Idham menggantikan Tito Karnavian yang kini mendapat jabatan baru sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri) di Kabinet Indonesia Maju.
Nama Idham Azis tak asing di dunia Bhayangkara dan media. Pria kelahiran Kendari, Sulawesi Tenggara, 30 Januari 1963 itu adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 22 Januari 2019 menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Polri.
Seperti yang dikutip media ini dari Okezone, Wikipedia, Rabu (23/10/2019). Pria lulusan Akpol 1988 ini berpengalaman dalam bidang reserse, dan jabatan terakhir jenderal bintang tiga ini adalah Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya (Kapolda Metro Jaya).
Idham termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat cukup cepat saat tergabung dalam tim Bareskrim, dengan prestasi melumpuhkan teroris Dr. Azahari dan kelompoknya di Batu, Jawa Timur, pada tanggal 9 November 2005. Ia mendapat penghargaan dari Kapolri saat itu, Jenderal Sutanto, bersama dengan para kompatriotnya, Tito Karnavian, Petrus Reinhard Golose, Rycko Amelza Dahniel, dan kawan-kawan.
Selain itu, Idham diperintahkan berangkat ke Poso untuk untuk bergabung dengan Tito Karnavian dalam investigasi mutilasi tiga gadis kristen. Tito memintanya untuk menjadi wakilnya dalam kasus investigasi tersebut. Per tanggal 12 November 2005, Idham resmi menjadi Wakil Ketua Satgas Bareskrim Poso, mendampingi Tito Karnavian.
Kemampuannya di bidang anti-terorisme membuat Idham dipercaya untuk menjabat di Sulawesi Tengah, yang rawan dengan kelompok sipil bersenjata.
Berikut sederet jabatan dalam karir panjang Komjen Idham Azis:
– Pamapta Kepolisian Resor Bandung (02/12/1988)
– Kepala Urusan Bina Operasi Lalu Lintas Kepolisian Resor Bandung (15/01/1989)
– Kepala Kepolisian Sektor Dayeuhkolot Resor Bandung (28/04/1991)
– Kepala Kepolisian Majalaya Resor Bandung Kepolisian Wilayah Priangan (05/04/1993)
– Kepala Unit VC Satuan Serse UM Direktorat Serse Kepolisian Daerah Metro Jaya (01/07/1999)
– Wakil Kepala Satuan Serse UM Direktorat Serse Kepolisian Daerah Metro Jaya (27/08/2001)
– Perwira Menengah Sekolah Staf & Kepemimpinan Dediklat Polri (08/05/2002)
– Kepala Satuan I Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Metro Jaya (14/12/2002)
– Kepala Satuan III/UM Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya (25/02/2003)
– Wakil Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat (10/09/2004)
– Inspektur Bidang Operasi Inspektorat Wilayah Daerah Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (14/10/2004)
Kepala Unit Pemeriksaan Sub Detasemen Investigasi Densus/Anti-Teror (03/06/2005)
– Kepala Unit IV Direktorat I/Keamanan & Transnasional Badan Reserse Kriminal Polri (17/01/2006)
– Kepala Sub Detasemen Investigasi Densus 88/Anti-Teror Badan Reserse Kriminal Polri (09/06/2008)
– Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat (19/12/2008)
– Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya (17/10/2009)
– Wakil Kepala Densus 88/Anti-Teror Polri (29/09/2010)
– Direktur Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri (25/03/2013)
– Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (03/10/2014)
– Inspektur Wilayah II Inspektorat Wilayah Umum Polri (28/02/2016)
– Kepala Divisi Profesi & Pengamanan Polri (23/09/2016)
– Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya (20/07/2017)
– Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (22/01/2019)
Dan beberapa kasus yang ditangani Komjen Idham Azis:
– Bom Bali II (2005)
– Mutilasi 3 Siswi Kristen Poso (2005)
– Operasi Anti-Teror Bareskrim Poso (2005–2007)
– Operasi Camar Maleo (2014–2016)
– Operasi Tinombala (2016).

Jakarta – Jenderal Tito Karnavian telah diangkat dan dilantik sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pada Kabinet Indonesia Maju oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019) siang.
Terkait hal itu, DPR RI dalam rapat paripurna yang digelar Selasa (22/10) kemarin, telah menyetujui surat pemberhentian Tito Karnavian dari jabatannya sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang diajukan oleh Presiden Jokowi.
Mengenai pengganti Tito di pucuk pimpinan Polri, Presiden Jokowi mengatakan, sudah mengajukan nama Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal (Komjen) Idham Azis.
“Pengganti Kapolri adalah sudah kami ajukan juga hari ini ke DPR, Pak Idham Aziz Kabareskrim,” kata Presiden Jokowi menjawab wartawan usai pelantikan Kabinet Indonesia Maju, siang tadi.
Menurut Presiden, dirinya hanya mengajukan satu nama Kabareskrim sebagai calon pengganti Tito Karnavian untuk posisi Kapolri. Pihak DPR RI sendiri mengaku sudah menerima Surat Presiden tentang pengajuan Kabareskrim Komjen Idham Azis sebagai calon Kapolri.
“Sudah masuk ke DPR pagi, sampainya pukul 09.00 WIB,” kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan Rabu (23/10).
Segera setelah Komisi III terbentuk yang diperkirakan pada Minggu depan, menurut Sufmi, DPR akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test kepada Idham Azis.
(red/seskab)
Jakarta – Ketua umum Relawan Jokowi atau ReJO HM Darmizal mengacungkan dua jempol kepada Presiden Jokowi yang telah memilih dan mengumumkan susunan Kabinet “Indonesia Maju” yang akan membantunya bekerja keras untuk 5 tahun kedepan.
ReJO, pasti mendukung penuh keputusan Jokowi soal penyusuan kabinet itu. Karena, beliau pemilik hak prerogatif dan keputusan tersebut tentu sudah melalui berbagai pertimbangan yang matang.
“Pertama, saya mengucapkan selamat atas pelantikan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin. Semoga beliau mampu mengemban amanah rakyat dengan baik,” ujar Darmizal Rabu (23/10/2019).
Kedua, lanjut Darmizal, dirinya mengucapkan selamat kepada 38 orang menteri yang telah diumumkan presiden Jokowi tersebut.
“Tentu kami mengucapkan selamat atas terpilihnya tokoh- tokoh hebat tersebut. Mereka adalah putra/putri terbaik bangsa yang telah dipilih presiden Jokowi,” tambah Darmizal.
Meski namanya sempat disebut-sebut akan masuk dalam jajaran kabinet 2019-2024 sebelum pengumuman Kabinet Darmizal, mengaku tidak kecewa apalagi sedih.
“Saya tidak kecewa apalagi bersedih. Saya justeru berterimakasih kepada Presiden Jokowi, karena telah diterima dengan baik sebagai pribadi dan selaku Ketua Umum Rèlawan Jokowi, sehingga sering bersilaturahmi dengan beliau diberbagai kesempatan. Yang perlu diingat, bahwa fokus RèJO adalah bekerja keras, cerdas dan tangkas untuk memenangkan pasangan 01 saat Pilpres lalu,” tuturnya.
Alumni Universitas Gajah Mada (UGM) ini menambahkan, kedepan, Indonesia akan sulit menemukan pemimpin seperti Jokowi. Tokoh sederhana, merakyat, cerdas dan sangat tegas yang bekerja hanya untuk kepentingan rakyatnya semata.
Kami RèJO-Relawan Jokowi, memberi dukungan penuh kepada Bapak Jokowi – KH Ma’ruf Amin dan para pembantu yang telah beliau pilih.
“Jokowi memang hebat”, jelas Darmizal.
“Setiap masa ada pemimpinnya dan setiap pemimpin ada masanya. Lahirnya pemimpin seperti Jokowi, saya yakini akan berselang dalam berpuluh tahun kemudian,” tuturnya.
Darmizal berharap menteri yang telah dipilih dan diumumkan tersebut mampu mengimbangi kerja tangkas dan trengginas Jokowi yang ingin serba cepat untuk kebaikan dan kepentingan rakyat.
“Para menteri harus mampu mengimbangi kecakapan Jokowi dalam melayani rakyat. Jika merasa tidak mampu, lekaslah angkat bendera putih untuk langsung mengundurkan diri jangan menunggu dipecat atau direshufle,” tambah Darmizal.
Ketua Umum RèJO ini meminta kepada mereka yang baru bergabung di koalisi Kabinet Indonesia Maju harus dapat bekerja dengan tekad ‘Persatuan Indonesia’, jujur, ikhlas, berintegritas dengan loyalitas tinggi tanpa reserve guna terciptanya ‘Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia’.
“Tidak akan mengganggu Presiden atau jalannya Pemerintahan. Jika merecoki Jokowi atau Pemerintah, rakyat pasti marah dan kami para relawan akan menggeruduk Anda tanpa pandang bulu. Ini warning kami, demi pengejawantahan cinta kita pada Pancasila dan NKRI harga mati,” pungkas Darmizal.
(red/Tanto)
Jakarta – Usai melantik dan mengambil sumpah jabatan para menteri dan pejabat setingkat menteri, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019) siang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sejumlah penjelasan terkait dengan pertanyaan menyangkut Kabinet Indonesia Maju Mengenai target 100 hari pertama, Presiden Jokowi menegaskan tidak ada.
Ia mengingatkan, pemerintah yang dipimpinnya akan melanjutkan dari yang sebelumnya.
“Yang jelas kita ingin mengejar, yang pertama yang berkaitan dengan defisit neraca perdagangan, defisit transaksi berjalan, kemudian membuka lapangan pekerjaan. Yang ini kita akan lakukan dengan menarik investasi yang sebanyak-banyaknya,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan.
Menurut Presiden, dirinya sudah menyampaikan kepada para menterinya saat bertemu satu persatu kemarin, bahwa reformasi birokrasi harus dilakukan secara konkrit. Hal-hal yang ruwet, yang ribet disederhanakan.
Kemudian tentu saja prioritas utama lima tahun ke depan adalah pembangunan sumber daya manusia. Sehingga semuanya yang berkaitan dengan itu harus digarap secara ramai-ramai sehingga memunculkan sebuah daya saing, memunculkan sebuah competitiveness index yang meloncat lebih baik.
“Dan yang paling terakhir, penggunaan APBN yang fokus dan terarah,” tegas Presiden.
Mengenai undang-undang atau aturan yang menghambat investasi, Presiden Jokowi mengingatkan, itu yang sudah disampaikannya saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, di MPR RI, Minggu (20/10) lalu.
“Akan dilakukan dengan cara cepat lewat Omnibus Law, 74 undang-undang nanti semuanya akan dilakukan revisi lewat Omnibus Law,” ujar Presiden.
Dikti Masuk Kemendikbud
Saat wartawan mempertanyakan posisi Pendidikan Tinggi (Dikti) yang pada Kabinet Kerja berada di bawa naungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Presiden Jokowi mengatakan, kini berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
“Dikti, Dikti ada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Iya,” tegas Presiden. Sementara terkait sejumlah menteri yang masih menduduki jabatan struktural di partai politik, seperti Airlangga Hartarto (Ketua Umum Partai Golkar), Suharso Monoarfa (Ketua Umum PPP), dan Prabowo Subianto (Ketua Umum Partai Gerindra), Presiden Jokowi tidak mempersoalkan.
“Dari pengalaman 5 tahun kemarin, baik ketua maupun yang bukan ketua partai, saya melihat yang paling penting adalah bisa membagi waktu dan ternyata juga tidak ada masalah,” kata Presiden Jokowi seraya menambahkan, dari pengalaman itulah dirinya memutuskan bahwa baik ketua partai maupun yang ada di struktur partai bisa merangkap.
(red/Setkab)
Batam- Operasi Zebra Seligi 2019 resmi diberlakukan secara serentak di wilayah hukum Polda Kepulauan Riau yang berlangsung selama 14 hari dari tanggal 23 Oktober sampai dengan 4 November 2019.
Adapun Tema operasi Zebra Seligi 2019 yakni, “Meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat guna mewujudkan Kamseltibcarlantas”
Pada apel gelar pasukan di Polda Kepri, Rabu, (23/10/2019), sebagai pimpinan Apel Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto S.IK, bersama Plt Gubernur Provinsi Kepri H. Isdianto, S.Sos., M.M., Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema S. Sos, dan Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak, S.H.dan juga dihadiri oleh Wakapolda Kepri, Wadanlantamal IV Tanjungpinang, Irwasda Polda Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri, Komandan satuan TNI dan pejabat stake holder terkait.
Dalam kesempatan Apel gelar pasukan tersebut Kapolda Kepri menyampaikan ucapan Terima kasih atas kerjasama yang baik dalam mewujudkan situasi Kamtibmas Kepri yang aman, damai dan kondusif selama berlangsung Pelantikan Presiden Wakil Presiden, semua ini berkat kerja keras kita bersama.
Selaku Kapolda Kepri sekaligus Ka Opsda Operasi Mantab Brata Seligi sekali lagi disampaikan ucapan Terima Kasih kepada Gubernur Provinsi Kepri dan jajaran pemerintahan Daerah, dan ucapan terima kasih atas kerjasama dan dukungan kepada satuan TNI, Danrem, Danlantamal, Danlanud dan seluruh rekan-rekan TNI dan jajaran.
Tidak terlupa kepada rekan di DPRD Provinsi Kepri sebagai representasi seluruh masyarakat Kepri disampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang baik selama ini.
Apel yang digelar pada hari ini untuk menunjukkan kesiapan kita bersama dalam menjalankan Operasi Zebra Seligi 2019, dan menunjukkan soliditas dan sinergitas kita di Kepulauan Riau.
Tujuan digelar Operasi ini adalah untuk Meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat guna mewujudkan Keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas. Sebagai pelaksana Operasi, sebelum melaksanakan Operasi sebaiknya kita sendiri secara internal harus tertib lebih dahulu, dan dalam pelaksanaan dilapangan agar mempedomani dan memahami mekanisme dalam pelaksanaan Operasi hingga sesuai dengan harapan dan target Operasi dapat tercapai ucap Kapolda Kepri.
Selanjutnya Danrem 033/WP menambahkan dalam konteksnya Operasi Zebra seligi 2019 untuk dijadikan pembelajaran yaitu dengan tertib secara internal dengan memberikan contoh dan tauladan kepada masyarakat adalah hal yang terpenting.
Selanjutnya Plt Gubernur Provinsi Kepri menyampaikan dengan berlangsungnya Operasi Zebra ini masyarakat di Provinsi Kepri dapat semakin patuh dalam berlalu lintas semakin paham dengan hukum yang berlaku tentang lalu lintas dan ini merupakan tugas kita bersama.
Demikian juga yang disampaikan oleh Ketua DPRD Provinsi Kepri menyampaikan atas nama lembaga DPRD dan masyarakat Provinsi Kepri siap mendukung dan memahami ketentuan Operasi Zebra Seligi 2019 semoga dengan berlangsung nya Operasi ini dapat terciptanya masyarakat yang tertib dalam berlalu lintas.
Pada kesempatan yang sama Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol Roy Candra S.IK menjelaskan Operasi Zebra Seligi 2019 rutin dilaksanakan setiap tahun nya dan merupakan kegiatan operasi penegakan hukum dengan penindakan kepada para pelanggar lalu lintas.
Sasaran Prioritas dari Operasi ini sendiri adalah pelanggaran yang tidak menggunakan helm, pelanggar yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan, Melawan arus lalu lintas, Pengemudi dibawah Umur, meminum-minuman keras saat mengemudi, dan berboncengan lebih dari satu orang saat menggunakan kendaraan sepeda motor. Dalam Operasi Zebra Seligi 2019 melibatkan 335 Personel Polri, POM TNI dan Dinas Perhubungan .