8.6 C
New York
Wednesday, April 22, 2026
spot_img
Home Blog Page 884

Nusantara Pitch: Indonesia Startup Nation 2019 Tandai Soft Launching Wekode Technopreneur Hub

0

Singapura – Bekerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura yang memfasilitasi 5 modal ventura untuk menghadiri Nusantara Pitch: Jumpstart your Startup 2019, di WeKode Techno-preneuer Hub, di Jakarta yang digelar pada Selasa  23 Juli 2019 lalu.

Saat itu hadir mewakili Dubes RI untuk Singapura Ngurah Swajaya, Sekretaris Kedua Fungsi Ekonomi Mohammad Reza Adenan.

“WeKodeHub merupakan hasil diplomasi ekonomi digital yang kongkrit, untuk mendorong target penciptaan 1,000 technopreneurs,” kata Reza Adenan.

Sesuai visinya WeKode juga sedang proses untuk meresmikan coding school yang akan mencetak talenta dan sekaligus menciptakan ekosistem.

WeKode Technopreneur Hub merupakan sebuah ekosistem yang dibangun atas fasilitasi KBRI Singapura bagi sektor swasta Indonesia dan Singapura

Sementara itu, CEO Aimco Global Pte LTD (pemilik saham mayoritas WeKode) Fiona Chaw menjelaskan, WeKodeHub merupakan platform untuk menciptakan talenta muda Indonesia. Kata dia, kita juga akan fokus untuk meng attract ketertarikan wanita untuk menekuni bidang teknologi dan coding.

“WeKode Hub dapat menjadi landing path bagi modal ventura dan startups asal Singapura, untuk berinteraksi dengan startups Indonesia,” jelasnya.

Peraih Women Empowerment Award 2019, as Youth Innovative Entrepreneur ini menambahkan, WeKodeHub akan menjadi semacam landing path bagi perusahaan usaha rintisan Singapura yang akan memulai usahanya di Indonesia.

“Kami terus bekerjasama dengan KBRI Singapura untuk mendatangkan modal ventura dalam setiap bulannya,” ujar Fiona.

Saat ini, lanjut Fiona WeKodeHub juga menjadi pusat bagi startup Glexindo, usaha rintisan dibidang marketplace untuk fasilitasi export dengan fokus pemberdayaan UKM.

Founder Glexindo Hadi Lee dan COO Glexindo Putu Apri  juga hadir untuk melakukan startup  pitching.

“Ini merupakan kesempatan bagi startups Indonesia untuk terjun langsung dan berinteraksi dengan investor,” ucap Hadi Lee.

 

(red/Tanto)

Sambut perayaan kemerdekaan RI ke-74 tahun Pemko Batam menyiapkan serangkaian acara

0

Batam – Menyambut perayaan kemerdekaan RI ke-74 tahun, Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyiapkan serangkaian acara. Mengawali rangkaian kegiatan HUT RI ke-74 tahun akan digelar lomba gerak jalan 5 Km, 8 Km dan 17 Km, Sabtu (3/8/2019).

Pengukuhan anggota Paskibraka Rabu (14/8), pawai obor/Taptu dan renungan suci, Jumat (16/8), upacara peringatan detik-detik proklamasi, pemberian remisi dan upacara penurunan bendera, Sabtu (17/8) serta upacara hari Pramuka, Minggu (18/7).

Untuk pelaksanaan pawai obor menurutnya mengambil tempat di Hotel Pacific dan renungan suci di  Taman Makam Pahlawan Batu Aji. Pelaksanaan upacara detik-detik proklamasi dan penurunan bendera akan digelar di Dataran Engku Putri. Adapun tema HUT RI ke-74 tahun “SDM Unggul Indonesia Maju”. Momen peringatan HUT RI ke-74 tahun ini diharapkan dapat merekatkan seluruh komponen masyarakat Kota Batam.

“Sesuai arahan Pak Walikota agar seluruh unsur masyarakat di Kota Batam mulai dari militer, sipil, organisasi masyarakat serta pelajar terlibat untuk memeriahkan HUT kemerdekaan RI,” ujar Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemko Batam, Yusfa Hendri usai memimpin rapat persiapan HUT RI di Lantai IV Kantor Walikota Batam, Selasa (29/7).

Pada saat penurunan bendera juga akan ada atraksi kebudayaan nusantara yang melibatkan paguyuban yang ada di Kota Batam. Drumband Bahana Barelang juga akan tampil. Untuk pawai pembangunan dan budaya menurutnya akan dilaksanakan, Minggu (18/8) di Dataran Madani/depan Edukits Batamcentre. Pawai pembangunan dan budaya ini akan menampilkan kendaraan hias yang melibatkan instansi publik, instansi pusat dan jajaran FKPD Kota Batam. Kendaraan hias yang akan ditampilkan bertemakan keberhasilan pembangunan yang dicapai. Pawai budaya diikuti oleh OPD beserta seluruh paguyuban yang ada di Kota Batam.

“Pawai budaya ini sebagai wadah untuk memperkenalkan budaya masing-masing dan juga menjadi ajang promosi keanekaragaman budaya yang ada di Kota Batam. Pawai pembangunan dan budaya ini juga bisa menjadi tontonan bagi wisatawan yang berkunjung ke Batam,” jelas mantan Kadishub Kota Batam ini.

Tahun ini Pemko Batam juga menggelar lomba gapura dalam rangka menyemarakkan hari kemerdekaan di lingkungan masyarakat. Yusfa mengimbau agar masyarakat berperan serta mengikuti lomba gapura dengan menghias gapura dengan pernak pernik bertemakan kemerdekaan. Lomba gapura tingkat Kota Bata mini menurutnya akan memperebutkan tropy dan uang pembinaan.

“Kita juga mengimbau intansi vertikal maupun perusahaan untuk memasang umbul-umbul dan bendera untuk menyemarakkan hari kemerdekaan,” tuturnya.

Di tingkat kecamatan pun telah disiapkan event dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan seperti lomba perahu layar, lomba sampan layar, fun bike, jalan santai, pesta anak kampung, pesta rakyat jaranan kuda lumping, smilling morning dan pesta anak pantai.

 

(red/hms/GM)

 

OSS Kembali Gaet Perusahaan Baru Shandong Weima Pumps Manufacturing Co., Ltd di Batam

0

Batam – Online Single Submission (OSS) kembali berhasil menarik investor untuk datang dan berinvestasi di Batam. Shandong Weima Pumps Manufacturing., Ltd. mendatangi Badan Pengusahaan (BP) Batam selaku lembaga yang membina investor, pada Rabu pagi (31/7/2019) di Ruang Marketing Center BP Batam.

Melalui Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau lebih dikenal dengan Online Single Submission (OSS), para pengusaha/investor dapat lebih cepat, mudah, dan aman untuk melakukan proses perizinan investasi.

Perusahaan Weima atau Shandong Weima Pumps Manufacturing Co., Ltd. mendapat rekomendasi dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) kunjungi BP Batam guna mendalami lebih lanjut mengenai potensi serta peluang yang akan didapat apabila berinvestasi di Batam.

Direktur Promosi dan Humas, Dendi Gustinandar mengatakan “Shandong Weima Pumps Manufacturing., Ltd. atau lebih akrab disapa Weima ini merupakan perusahaan mengkhususkan diri dalam penelitian dan pengembangan teknologi pengangkatan minyak dan gas dari China.”

“Perusahaan Weima rencananya akan membuka pabriknya pada bulan Oktober 2019 dan segera merekrut sejumlah tenaga kerja baru di Batam” tambah Dendi.

Shandong Weima Pumps Manufacturing., Ltd. yang diwakilkan oleh Yao Liang selaku Senior Development Manager of Overseas Market dan Jia Hao selaku Market Manager mengungkapkan jika investasi berjalan dengan lancar, pihak perusahaan juga berencana akan memindahkan seluruh perusahaannya dari Cina ke Batam.

BP Batam berharap dengan semakin tingginya minat investor untuk datang berinvestasi di Batam, juga dapat dibantu dengan sinergitas stakeholder terkait guna mendukung iklim investasi yang kondusif. Sehingga tidak hanya Batam, dampak dari meningkatnya angka perekonomian dapat dirasakan langsung oleh kalangan masyarakat.

 

(red/Humas BP Batam)

Perumahan Hang Tuah Jadi Proyek Percontohan Sambungan Rumah IPAL

0

Batam- Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Kantor Pengelolaan Air dan Limbah melakukan sosialisasi pertama untuk rencana pemasangan jaringan rumah (house connection) pipa air limbah dari pengerjaan kontruksi “The Development of Sewerage System in Batam Island” atau dikenal Intalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), kepada warga Perumahan Hang Tuah, yang dilaksanakan di lahan fasum Hang Tuah, Batam Centre pada Selasa (30/7/2019) malam.

“Kegiatan sosialisasi ini merupakan tahapan kedua, yakni pengerjaan sambungan rumah atau house connection pipa air limbah, target perumahan yang dilayani 43 perumahan di fase pertama Batam Centre. Pertama adalah (perumahan) Hang Tuah,” kata Iyus Rusmana selaku Kabid Pengelolaan Limbah BP Batam.

Tujuan dilaksanakan sosialisasi tersebut agar masyarakat mengetahui program peningkatan penataan kesehatan lingkungan dari Pemerintah dalam hal ini BP Batam bersama Pemerintah Kota Batam, serta membuka wawasan masyarakat tentang perbaikan kualitas lingkungan dan menjaga kualitas ketersediaan air waduk, utamanya DTA Duriangkang.

“BP Batam selalu melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat sebelum melakukan pekerjaan penggalian dan pemasangan pipa di setiap perumahan hingga terjalin komunikasi yang efektif karena saling mengetahui dan memberikan masukan,” ujarnya.

“warga sangat antusias dilihat dengan kehadiran ibu-ibu hingga selesai, kami sangat apresiasi ini menunjukkan dukungan kepada kami untuk semakin baik dalam menjalankan tugas,” sambungnya.

Lanjutnya dijelaskan progres pembangunan IPAL hingga saat ini mencapai 48 persen, pihaknya menargetkan pembangunan IPAL akan rampung pada akhir 2020 mendatang.

“progres keseluruhan pengerjaan baru sekitaf 48%, dari pemasangan pipa sudah 83,75 kilometer dari 114 kilometer ,” sebutnya.

Nantinya, setelah adanya IPAL, rumah-rumah tidak lagi menggunakan septic tank dan akan terkoneksi ke pengolahan air limbah.

“ada dua sambungan pipa, yaitu pipa air tinja dan pipa air cucian (dapur) yang akan terhubung satu sama lain ke manhole atau bak kontrol, ke depan drainase (saluran parit) perumahan hanya menampung air hujan yang akan menyuplai air baku ke waduk,” terangnya.

Herman, selaku Ketua RT 03 Perumahan Hang Tuah, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya masyarakat akan berupaya mendukung program pemerintah berkaitan dengan menjaga lingkungan dan kelestarian air waduk. Namun ia juga berharap agar saat pelaksanaannya nanti memperhatikan kenyamanan aktifitas warga.

“Dari sosialisasi tadi apa yang disampaikan BP Batam sangat baik, masyarakat sangat mendukung, ini program yang mulia untuk kemashalatan bersama agar ke depan air limbah dapat dikelola dengan baik dan lingkungan semakin nyaman, harapannya juga pengerjaan dilakukan seramah-ramah nya dan nantinya apabila ada kendala segera dilakukan antisipasi,” harapnya.

Hadir dalam sosialisasi tersebut Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kota Batam Dina Iriana, Hansol Korea, Konsultan Sunjin Korea, Kontraktor PT Tri Setunggal Perkasa, dan warga serta tokoh masyarakat.

 

(red/Humas BP Batam.)

Presiden Joko Widodo menilai Danau Toba memiliki potensi kawasan wisata kelas super

0

Sumut – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai kawasan wisata di sekitar Danau Toba, di Kabupaten Toba Samosir dan sekitarnya, memiliki potensi untuk menjadi kawasan wisata kelas super. Untuk itu, pemerintah akan memperbaikinya secara bertahap.

“Ini pekerjaan besar, kita akan kerjakan satu-satu. Jadi yang pertama tadi, untuk Desa Ulos,” kata Presiden Jokowi menjawab wartawan usai mengunjungi Desa Adat dan kerajinan tenun ulos di Kampung Ulos Hutaraja, Desa Lumban Suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Selasa (30/7) siang.

Presiden sempat menanyakan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengenai kapan pekerjaan tersebut akan dimulai, yang dijawab langsung oleh Basuki, “Tahun ini, Pak.”

Menurut Presiden, tahun ini dimulai karena memperbaiki kemudian memindahkan bangunan yang tidak sesuai dengan Desa Ulos, desa adat sehingga betul-betul menjadi sebuah tempat tujuan wisata yang menurut saya sangat menarik sekali.

Kemudian yang pantai pasir putih Situngkir, Presiden mengaku memiliki bayangan yang menyangkut investasi yang gede sekali. Menyangkut investasi yang gede sekali. “Nanti biar dibuatin masterplan-nya dulu, dihitung, baru kita bicara. Saya belum punya bayangan, kelihatan gede sekali,” ujarnya.

Presiden menegaskan, itulah step-step yang terus akan dikerjakan agar kawasan Danau Toba betul-betul jadi sebuah kawasan wisata yang kelasnya super. Meskipun sekarang sudah, menurut Presiden, kalau lebih didetailkan lagi potensi untuk menjadi kawasan wisata yang kelasnya super saya kira sangat besar sekali.

“Bandaranya siap, infrastruktur sudah dimulai dikerjakan, terus nanti yang tadi di Sibisa tadi juga investasi nanti didorong ke sana,” sambung Presiden.

Mengenai bantuan untuk warga, Presiden Jokowi mengatakan, manti mulai rehab rumah, mulai menata kawasan di Desa Ulos tadi.

“Saya kira yang paling penting untuk memperbaiki, merestorasi ada panduan dari Kementerian PU, dari arsitek sehingga betul-betul menjadi sebuah kawasan yang memang sangat layak dikunjungi. Karena tadi kegiatannya menurut saya sangat menarik sekali kegiatan-kegiatan seperti itu,” terang Presiden seraya menambahkan, selain keindahan alamnya, nanti bisa juga contoh meeting yang juga akan dimulai investasinya.

“Ada wisata budaya untuk kain ulos, ada wisata religi tadi di Tapanuli Utara, Siborongborong ke sana tadi. Ya itu hitungannya, yang sudah kita hitung 28 titik,” sambung Presiden Jokowi.

Tarian Adat

Kedatangan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana ke Desa Adat dan kerajinan tenun ulos di Kampung Ulos Hutaraja, Desa Lumban Suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir disambut tarian adat dan musik tradisional.

Dalam kunjungan itu, Presiden dan Ibu Negara juga memasuki salah satu rumah adat dan berdialog dengan warga.

Setelah sekitar 45 menit berada di Kampung Ulos Hutaraja, Presidan dan rombongan bergeser ke lokasi kedua untuk meninjau Dermaga Jetty, Pantai Indah Situngkir, Desa Huta.

 

 

(red/setkab)

Pelamar Diprediksi Tembus 5,5 Juta, Pemerintah Buka Penerimaan ASN Pada Oktober 2019

0

Jakarta – Pemerintah kembali akan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengabdikan diri menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, penerimaan ASN baru pada tahun 2019 ini akan dibuka kembali Oktober mendatang.

“Total kebutuhan ASN nasional 2019 sejumlah 254.173 yang mencakup 100.000 ribu formasi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) dan 100.000 formasi P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) Tahap Kedua,” kata Bima Haria sebagaimana siaran pers yang dilansir Kepala Biro Humas BKN, M. Ridwan, Selasa (30/7) sore.

Kepala BKN memperkirakan sebanyak 5,5 juta pelamar akan mengikuti seleksi penerimaan ASN pada Oktober mendatang. Jumlah itu melebihi pelamar pada seleksi CPS tahun 2018 sebanyak 3.636.251 juta, dengan rincian jumlah pelamar di 76 instansi pusat mencapai 1.446.460 dan pelamar di 481 instansi daerah sebanyak 2.189.791.

Selaku Ketua Pelaksana Panitia Seleksi ASN Nasional (Panselnas), Kepala BKN juga menyampaikan sejumlah kendala yang dialami pelamar CPNS 2018, di antaranya: 1) Database kependudukan yang tidak update, terutama kesulitan pelamar melakukan updateKartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) di Kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) daerah dan pusat; 2) Sejumlah ijazah pelamar tidak sesuai kualifikasi Pendidikan yang dipersyaratkan; 3) KTP yang diunggah pelamar tidak jelas/bukan KTP asli, dan 4) Sejumlah dokumen pendukung yang dilampirkan tidak lengkap. Beberapa permasalahan ini yang menjadikan peserta tidak memenuhi syarat administrasi.

Untuk rencana pelaksanaan seleksi ASN pada Oktober 2019, menurut Kepala BKN, dari  aspek infrastruktur seleksi, 108 titik lokasi di seluruh Indonesia dapat dimanfaatkan melalui fasilitas yang disediakan BKN dan bekerja sama dengan sejumlah instansi pusat dan daerah.

“ Jumlah ini tentu tidak cukup untuk pelaksanaan seleksi serentak, oleh karena itu beberapa opsi sedang disiapkan dengan kerja sama instansi di pusat dan daerah,” pungkas Bima.

 

 

 

((red/Humas BKN)

Warga Dusun Nitri Berjejer Naiki Atap Rumah Mainem

0

Trenggalek – Sinergitas antara TNI dan masyarakat di lokasi TMMD, khususnya di Dusun Nitri, Kabupaten Trenggalek, ternyata mampu menyelesaikan berbagai pembangunan di Desa itu.

Hal itu, terlihat ketika puluhan warga ikut terjun membantu Satgas TMMD menyelesaikan pembangunan salah satu rumah warga sekitar yang dijadikan sasaran RTLH.

“Banyak warga kesini ikut membantu pemasangan genting
milik Mainem,” ujar Sertu Bayu Anggoro. Senin, 29 Juli 2019.

Dikatakan Bayu, kepedulian warga selama berlangsungnya TMMD
di Trenggalek, dinilai mampu meringankan berbagai beban pembangunan di Dusun Nitri.

“Alhamdulillah, bantuan warga disini sangat berarti,”bebernya.

Sementara itu, Dansatgas TMMD Kodim 0806/Trenggalek, Letkol
Inf Dodik Novianto mengatakan jika kepedulian warga tersebut, merupakan
salah satu wujud Kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

Tidak hanya itu saja, ia juga mengimbau kepada para Satgas untuk berupaya agar terus memberikan yang terbaik ke masyarakat di
lokasi TMMD.

“Jadi, TNI harus bisa menyatu dengan rakyat,” tegasnya.

 

 

(red/PENDAM V/BRAWIJAYA)

Sekertaris Golkar Lingga Aziz sebut wakil ketua Dewan ditentukan sesuai mekanisme Partai

0

Lingga – Sekertaris Dewan Pimpinan (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Lingga, Aziz Martindaz menyerahkan semua mekanisme pemilihan Wakil Ketua Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lingga kepada mekanisme partai.

Karena baginya, sebagai Kader, apapun keputusan Partai akan selalu ia hormati. Baik itu mekanisme suara terbanyak atau pun melalui mekanisme Ketua Sekertaris atau Bendahara (KSB).

“Yang jelas kita menunggu mekanisme pleno Partai untuk menetapkan Posisi Wakil Ketua DPRD Lingga,” sebut Anggota DPRD Lingga terpilih ini, melalui sambungan telepon, Selasa(30/7) sore.

Sebagai, Politisi senior Partai Golkar ia selalu menghormati apapun keputusan Partai. Karena keinginannya saat ini adalah ingin membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Lingga.

Sebagai Kader senior Partai Golkar yang telah 20 tahun mengabdi untuk Partai Golkar. Ia selalu siap Jika Partai berlambang pohon beringin ini menujuknya sebagai Wakil Ketua DPRD Lingga nantinya.

“Saya siap jika diamanahkan Partai untuk menjalankan tugas sebagai Wakil Ketua DPRD Lingga,” tutupnya.

Sekedar Informasi perolehan Kursi Partai Golkar di DPRD Lingga. Naik dari 4 Kursi menjadi 5 Kursi di Pemilu tahun 2019 ini. Perolehan kursi tersebut membuat Partai Golkar berhak mendudukan kadernya sebagai Wakil Ketua DPRD Lingga.

Selain itu, terkait dengan namanya yang digadang – gadang sebagai Calon Kuat Bupati Lingga. Ia menampik hal tersebut.

“Itu hanya untuk panas – panaskan orang, untuk mereka ingin mengunakan Partai Golkar. Kalau seandainya adanya yang lebih bagus dan lebih baik akan kita serahkan kendaraan ini sama dia,” bebernya.

Kata Aziz, kalau memang nanti tidak ada yang ingin mengunakan Partai Golkar untuk maju sebagai Calon Bupati Lingga. Ia siap jika Partai menunjuknya untuk maju sebagai Calon Bupati Lingga.

“Dari pada melawan tong kosong lebih bagus saye maju. Kalau yang maju sebagai Calon Bupati Lingga,” tutupnya.

Walikota Batam Muhammad Rudi menerima kunjungan peserta SMP Singapore

0

Batam- Walikota Batam, Muhammad Rudi menerima kunjungan peserta Senior Management Program (SMP) Singapore angkatan ke-26 di Kantor Walikota Batam, Senin (29/7).

Ketua rombongan, Kolonel Udara Ng Pak Shun menyampaikan terima kasih kepada Walikota Batam karena telah meluangkan waktu untuk bertemu mereka. Ia menjelaskan peserta SMP ini adalah pejabat kementerian dan instansi di Singapura, termasuk bidang perdagangan dan pariwisata.

“Program ini berlangsung selama enam minggu. Tujuannya memberikan kesempatan untuk kita belajar lebih banyak tentang perkembangan di Singapura dan negara sahabat sehingga bisa menghadapi tantangan-tantangan ke depan,” tutur Pak Shun.

Sebelum Batam, sekitar 40 peserta SMP angkatan XXVI ini sudah terlebih dulu kunjungi Palembang dan Jakarta pekan lalu. Maksud kunjungannya sama yaitu ingin mengetahui perkembangan yang sedang terjadi.

“Dan bagaimana kita mungkin ada kesempatan bekerja sama dalam berbagai bidang,” ujar Head of Air Training Department ini.

Sesuai tujuan kunjungan, pada kesempatan tersebut juga dilakukan tanya jawab dari peserta kepada Walikota Batam, Muhammad Rudi. Satu di antaranya menanyakan tentang pendapat Rudi terhadap rencana perubahan Batam dari Kawasan Perdagangan Bebas atau Free Trade Zone (FTZ) menjadi Special Economic Zone (SEZ) atau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Atas pertanyaan tersebut, Rudi mengaku sambut baik rencana tersebut. Karena tujuan hadirnya SEZ di Batam adalah untuk mempermudah birokrasi perizinan.

“FTZ ke KEK itu saya rasa untuk memenuhi keinginan investor Singapura juga. Maka perintah Pak Presiden, di samping FTZ juga dibuka SEZ. Sebetulnya untuk mempermudah birokrasi, proses izin di Kota Batam. Maka kami sambut baik SEZ ini. Supaya yang ingin investasi, birokrasinya bisa persis seperti di Singapura. Urusannya hanya di layar komputer,” terang Rudi.

Pertanyaan lainnya seputar produk dan upaya promosi pariwisata. Serta sumber tenaga kerja yang ada di Kota Batam.

Terkait promosi pariwisata, menurut Rudi, Batam sebagai pemerintah daerah tingkat II dibebaskan oleh pemerintah pusat. Namun sebagai penyumbang wisatawan mancanegara terbesar ketiga di Indonesia, Batam mendapat insentif dari pusat berupa paket Hot Deals.

Bantuan lain yang diberikan pusat adalah pengadaan autogate di pelabuhan internasional Batam. Hal ini akan semakin memudahkan wisatawan mancanegara yang akan masuk ke Batam khususnya dalam hal antrean imigrasi.

“Sekarang baru ada di Harbour Bay. Harapannya ke depan semua pelabuhan ada. Dan kalau boleh, di Singapura juga ada autogate untuk warga Indonesia,” ungkapnya.

Rudi mengatakan Batam memang tak bisa dibandingkan dengan Singapura. Di Singapura semua sudah terintegrasi dengan pemanfaatan teknologi. Selain itu ekonomi Singapura sudah bisa diprediksi hingga 50 tahun ke depan. Sementara Batam belum bisa seperti itu.

“Kehidupan kami di sini seperti Jakarta. Semua suku, agama, ada. Tapi toleransi kehidupan sangat bagus,” ujarnya.(***)

Optimalisasi Aset, BP Batam Gelar Pelatihan Budidaya Ikan Guppy dan Aquascape

0

Batam – Direktorat Pemanfaatan Aset BP Batam kembali menjadi penggerak optimalisasi aset BP Batam, dengan menggelar Pelatihan Agrowisata selama 2 (dua) hari Selasa – Rabu, 30 – 31 Juli 2019 di Fisherism Tanjungriau.

Tema pelatihan kali ini yaitu tentang Pengembangan Bisnis Agrowisata Berbasis Perikanan – Budidaya Ikan Guppy dan Aquascape.

Penyelenggaraan Pelatihan menggandeng Jogja Tourism Training Center. Pelatihan kali ini dan merupakan seri ke 2 dari 6 seri pelatihan Agrowisata yang diselenggarakan kedua lembaga di tahun 2019.

Direktur Pemanfaatan Aset BP Batam, Drs. Herawan mengatakan, “Pengelola aset di lingkungan BP Batam sedang giat-giatnya merubah mindset dan bekerja lebih keras untuk meningkatkan aset menjadi lebih produktif. Ketika aset tidak produktif, bukan hanya masalah beban pemeliharaan, tetapi dampak yang lebih besar lagi adalah besarnya cost karena tidak melakukan apa-apa (cost of doing nothing),”.

Ketua Panitia, Irfan Widyasa menyebutkan tujuan penyelenggaraan pelatihan tersebut untuk meningkatkan kapasitas SDM Pengelola dan Penyewa Kawasan Agrobisnis BP Batam serta UMKM di Lingkungan Kantor Seksi Agribisnis Tanjungriau.

“Para peserta diberikan pemahaman dasar tentang pengetahuan dan keterampilan menangkap peluang serta budidaya ikan guppy dan aquascape, meliputi aspek operasional, pemasaran, dan praktek teknik pembuatan,” ujarnya.

“Kegiatan dilaksanakan pada jam 8 (delapan) pagi sampai selesai. Peserta berjumlah 29 orang. Terdiri dari yaitu penyewa perikananan di Kawasan Agromarina dan Fisherism Tanjungriau, Pemandu Wisata Lepas dari masyarakat sekitar lokasi, komunitas ikan hias di batam, ibu-ibu PKK temiang, dan ada juga dari pelukis mural Batam,” tambahnya.

Sebelumnya Direktorat Pemanfaatan Aset telah menyelenggarakan Pelatihan seri pertama tentang Penyelenggaraan Mice pada 26 Juni 2019.

Ke depan masih akan diadakan pelatihan secara continue setiap bulannya. Adapun materi tentang agrowisata berbasis peternakan domba, tanaman bunga dan rumput hias, manajemen seni pertunjukan dan pengembangan pusat jajanan.

Ia berharap dari pelatihan tersebut, dapat mengangkat level kegiatan agrowisata di aset agribisnis BP Batam ke tingkat yang lebih tinggi dalam rangka menarik Wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang signifikan.

“Dan yang ketinggalan pelatihan kali ini, masih ada dibuka pendaftaran untuk pelatihan seri agrowisata berikutnya. Informasinya bisa dilihat di bit.ly/PelatihanAgrowisata2019,” tutup Irfan.

Batam, 30 Juli 2019
Humas BP Batam
Email : humas@bpbatam.go.id
Youtube : BP Batam
Twitter : @bp_batam
Facebook : BIFZA
Instagram : @bpbatam
Website : www.bpbatam.go.id

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga