8.6 C
New York
Wednesday, April 22, 2026
spot_img
Home Blog Page 883

Bupati Natuna Hadiri Undangan Penempatan Tugas 24 Praja Lulusan IPDN Angkatan XXV Kepri

0

Natuna (BT) Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal pemerintah Kabupaten Natuna menghadiri undangan Plt Gubernur Kepri, Isdianto terkait penempatan tugas 24 Praja lulusan IPDN Angkatan XXV Kepri. Kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat Utama Gubernur Kepulauan Riau, Pulau Dompak, Kamis (01/08/2019).

Remaja Pengendara Motor Tewas, Satu Korban Luka Usai Tabrak Truk Parkir Di Jalan Batu Karut Tanjung Kumbik

0

Natuna (BT) Seorang pengendara motor tewas setelah menabrak Truk yang sedang Parkir, di Jalan Batu Karut Dusun Batu Karut, Desa Tanjung Kumbik Utara, Kecamatan Pulau Tiga Barat, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (01/08/2019) pukul 21.45 Wib.

Menlu Retno melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu RRT bahas permasalahan pengantin pesanan

0

Jakarta – Di sela-sela persiapannya menghadiri pertemuan tingkat menteri ASEAN ke-52, di Bangkok, Thailand, Menteri Luar Negeri (Menu) Indonesia, Retno L.P. Marsudi telah melakukan pertemuan bilateral dengan Wang Yi, Menteri Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Selasa (30/7) kemarin. Salah satu hal yang dibahas adalah mengenai upaya bersama antara Indonesia dan Tiongkok untuk menyelesaikan permasalahan pengantin pesanan (mail-order brides).​

Menlu Retno menekankan pentingnya isu tersebut dapat segera ditangani dan pencegahan dapat dilakukan sehingga tidak terjadi korban baru. Menlu Retno menyampaikan juga bahwa Menlu telah memanggil Duta Besar RRT di Jakarta dan Dubes RI Beijing juga telah bertemu dengan Dirjen Konsuler Kemlu RRT guna menyampaikan isu yang sama.

“Saya baru saja bertemu dengan delapan korban perdagangan orang di Pontianak, Kalimantan. Para korban menyampaikan bahwa mereka direkrut oleh agen yang memberikan informasi palsu. Sebagian dari mereka mengalami kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan seksual serta tidak diberikan makanan yang mencukupi,” demikian disampaikam Menlu Retno kepada Menlu Wang Yi.

Sebagai upaya penyelesaian, Menlu Retno mengusulkan tiga hal:

Pertama, agar 18 korban yang sudah berada di KBRI Beijing dapat segera difasilitasi pemulangannya.

Kedua, pemrosesan dokumen legalisasi pernikahan campuran di Kedubes RRT dan juga di RRT dapat dilakukan dengan pemeriksaan yang lebih teliti. Hal ini juga telah dimintakan oleh Menlu Retno kepada otoritas di Indonesia.

Ketiga, kerjasama untuk pemberantasan TPPO (Tindak Pidana Perdaganga Orang). Menlu Retno menyampaikan beberapa tersangka sudah ditangkap di Indonesia, dan perlu kerjasama pemerintah RRT untuk dapat melakukan penegakan hukum untuk menangkap para agen yang beroperasi di RRT.

Sebelumnya didampingi Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji dan Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono, Menlu Retno Marsudi telah bertemu dengan para korban pengantin pesanan yang berasal dari sejumlah wilayah di Kalbar, di Pontianak, Kamis (25/7) lalu.

Menlu mengaku telah melakukan pemetaan terkait tujuan dari para pengantin pesanan, yang mana ada 3 wilayah provinsi tujuan di RRT yang menjadi lokasi pengantin pesanan ini yakni Heinan, Hebei dan Xiangdong.

Mafrizon : Sebanyak 33 pelajar dinyatakan lulus mengikuti seleksi paskibraka Provinsi Kepri

0

TANJUNGPINANG – Sebanyak 33 pelajar yang telah dinyatakan lulus mengikuti seleksi paskibraka Provinsi Kepri mengikuti Diklat pelatihan paskibraka tingkat Provinsi Kepri.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepri Mafrizon di Hotel pelangi Tanjungpinang,Rabu (31/7/2019).

“Nantinya para pelajar ini bakal mengikuti Diklat selama 21hari dari tanggal 30 Juli sampai 19 Agustus 2019,” ungkap Mafrizon.

Ke 33 anggota paskibraka ini terdiri dari sekitar 8 orang dari kota Tanjungpinang, 5 orang dari kabupaten Bintan,dan 8 orang dari kota Batam.

“Sementara itu 4 orang dari kabupaten Karimun, 3 orang dari kabupaten lingga, 2 orang dari kabupaten Anambas dan 3 orang dari kabupaten Natuna,” ungkap Mafrizon.

Disampaikan Mafrizon, nantinya dalam Diklat ini para anggota paskibraka bakal diberikan pelatihan dan pengetahuan sebagai pasukan pengibar bendera pada peringatan HUT RI tanggal 17 Agustus mendatang.

“Kita harapkan mereka dapat mengikuti Diklat ini dengan baik dan sungguh-sungguh sehingg mampu memberikan yang terbaik saat proses pengibaran bendera merah putih 17 Agustus 2019,” ungkap Mafrizon.

 

(red/GM)

Pemko Berikan Pelatihan Untuk 100 Pendeta Menetap Kota Batam

0
Batam-Wali Kota Batam, Muhammad Rudi membuka Pelatihan Pendeta Menetap Kota Batam 2019, Kamis (1/8) pagi di Aula Lantai IV Kantor Walikota. Kabag Kesra Setdako Batam, Riama Manurung menyebut jumlah pendeta yang mengikuti pelatihan ini berjumlah 100 orang.
Pelatihan ini diselenggarakan selama dua
hari hingga Selasa (2/8) 2019.

Bersamaan dengan kegiatan itu, Rudi juga menyerahkan secara simbolis bantuan dana hibah untuk gereja dan surat rekomendasi pendirian rumah ibadah masjid, mushalla, vihara dan cetya dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Batam. Adapun tema pelatihan “Membangun Kerukunan Ditengah Keberagaman”.

“Peserta yang mengikuti pelatihan ini 100 orang dari 215 penerima insentif Pemko tahun 2019,” katanya melaporkan.

Nara sumber yang memberikan materi yakni pendeta Sarikun Ketua Persekutuan Gereja Pentakosta Indonesia dari Jakarta, Pargaulan Simanjuntak, Kasi Agama Kristen Kemenag Kota Batam dan Ketua BKAG Kota Batam, Pendeta Hendra Surja Wijaya.

Ketua Ikatan Pendeta Menetap Batam (IPMB) Pendeta B Fresly Sihombing menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam yang telah menyelenggarakan pelatihan untuk pendeta. Katanya, IPMB Kota Batam akan menggelar penyuluhan bahaya narkoba untuk pelajar di Kota Batam. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 5 sampai 10 Agustus 2019.

“Penyuluhan ini melibatkan 10 ribu anak bekerjasama dengan BNN Kota Batam. Harapan kami semoga Pak Walikota bisa membuka kegiatan ini. Kegiatan sebagai salah satu bentuk membangun kerukunan ditengah keberagaman,” sebutnya.

Zulkarnain, Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Batam menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Pemko Batam yang telah menggelar kegiatan ini. Terlebih agenda ini diselenggarakan Pemko Batam setiap tahunnya sehingga kerukunan umat beragama di Kota Batam menjadi lebih baik. Saat ini pihaknya juga tengah menggiatkan modernisasi beragama.

“Kita merubah pola pikir kita bahwa bangsa Indonesia dibangun dengan keberagaman agama, Bangsa ini kuat dan kokoh karena kerukunan umat yang terdiri dari keberagaman yang ada,” paparnya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dalam sambutannya mengatakan seorang pendeta menjadi contoh bagi umatnya dalam semua hal. Yang harus ditanamkan adalah bahwa menjadi pendeta bagi seluruh umat Kristiani bukan kelompok.

“Bagaimana keberadaan bapak/ibu sebagai pendeta betul-betul dihargai. Batam aman semua terkendali berkat bapak/ibu semua.

Rudi juga meminta agar pendeta di Kota Batam mendukung kebijakan positif yang sudah direncanakan oleh Pemko Batam. Salah satunnya kebijakan menjadikan Batam sebagai kota pariwisata. Langkah ini diambil untuk kembali meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Batam yang saat ini masih berada diangka 5 persen.

“Saat saya menjabag sebagai Wali Kota ditahun 2016 pertumbuhan ekonomi anjlok diangka 1,8 persen. Saya bercita-cita bagaimana satu waktu nanti angka pertumbuhan ekonomi 7 persen kita raih kembali. Kita coba mengejar pembangunan. Oleh karena itu kepada seluruh pendeta mendukung kebijakan positif yang kami ambil,” katanya mengakhiri.

 

(red/hms/GM)

PJT II Studi Banding ke BP Batam

0

Batam – Kepala Kantor Air dan Limbah BP Batam Binsar Tambunan menerima kunjungan kerja Dewan Pengawas Perum Jasa Tirta (PJT) II di Gedung Marketing BP Batam pada Kamis (1/8/2019) pagi.

Kunjungan tersebut adalah rencana studi banding atau brencmark dalam rangka penyusunan program kerja khususnya pengembangan SDM dalam mengelola air bersih bagi PJT II.

“Banyak hal yang kami sharing kepada teman – teman anggota Dewan Pengawas PJT II, tentunya di PJT II memiliki waduk yang cukup besar, volumenya besar dan cakupan wilayah yang luas terdiri dari beberapa Kabupaten dan Kota, berbeda dengan Batam notabene pulau kecil tetapi unsur – unsurnya kemungkinan sama kompleksnya,” kata Binsar usai menerima kunjungan.

“Selain diskusi rombongan akan melihat juga dua waduk Muka Kuning dan Tembesi serta melihat intalasi pengelolaan air oleh ATB karena ATB merupakan perusahaan yang terbaik yang telah menerapkan Teknologi terintegrasi dan termutakhir Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA) untuk mengontrol proses pengolahan air, distribusi dan memantau kebocoran, mudah -mudahan ini bisa memberikan gambaran yang terbaik dalam pengelolaan air kedepan bagi PJT II,” terangnya.

Perum Jasa Tirta II adalah Badan Usaha Milik Negara yang berkedudukan di Jatiluhur, Jawa Barat memiliki tugas untuk menyelenggarakan pemanfaatan umum atas air dan sumber-sumber air yang bermutu dan memadai bagi pemenuhan hajat hidup orang banyak, serta melaksanakan tugas-tugas tertentu yang diberikan Pemerintah dalam pengelolaan daerah aliran sungai.

“Batam memiliki kekhasan tersendiri dibanding dengan daerah lain, dalam hal ini BP Batam adalah penugasan dari Negara di bawah Menko Perekonomian, PJT II memiliki tugas sama dengan BP Batam yakni mengelola air, kedatangan kami dalam rangka studi banding dan melihat peluang terhadap aspek – aspek yang bisa dikerjasamakan khususnya di bidang pengelolaan air,” ujar Anggota Dewan Pengawas Riad Oscha Chalik

Diakui, keberadaan BP Batam sangat penting bagi keberlangsungan ketersediaan dan kebutuhan air masyarakat Kota Batam. Menurutnya dengan inovasi dan penerapan teknologi akan menjadikan Batam sebagai kawasan perbatasan yang berdaya saing.

“tantangan Batam cukup berat dalam mempertahankan sumber air dan mencari sumber air baru namun terus berupaya berinovasi dengan teknologi baru dan ini menjadi pembelajaran bagi kami PJT II dalam mengelola waduk dan sistem irigasi,” sambungnya.

Dalam pertemuan itu Kepala Kantor Air dan Limbah BP Batam Binsar Tambunan juga menyampaikan rencan program pengembangan sumber daya air dan pengelolaan limbah di Batam. “Kedepan BP Batam sedang menyusun Batam integrated total water management dimana akan mengintegrasikan seluruh potensi dan peluang sumber daya dan pengelol aan limbah menjadi kesatuan yang bisa menjaga ketersediaan air yang berkelanjutan dan continuous development,” ungkapnya.

 

 

(red/Humas Badan Pengusahaan Batam)

Ngesti Sampaikan RAPBD Di Paripurna DPRD Tahun 2020 Sebesar 1,35 Triliun

0

Natuna (BT) Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti Pemerintah Kabupaten Natuna menyampaikan Pidato Pengantar Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2020 di rapat paripurna DPRD Natuna, Jalan Yos Sudarso, Batu Hitam, Ranai, Natuna, Kamis (02/08/2019) pukul 14.15 Wib.

Ratusan Advokat Muda Adukan 5 Maskapai Penerbangan ke KPPU

0
Keterangan foto: FAMI saat mengadukan 5 Maskapai penerbangan ke KPPU Kamis 1 Agustus 2019

Jakarta – Ratusan advokat yang tergabung dalam Forum Advokat Indonesia (FAMI) hari ini  mengadukan 5 (lima) maskapai penerbangan ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Lima maskapai penerbangan yang diadukan tersebut adalah Garuda Indonesia, Lion Air, Sriwijaya Air, Citilink dan Batik Air

Ketua Umum FAMI Zenuri Makhrodji dala siaran persnya mengatakan  bahwa harga tiket pesawat diluar batas kewajaran, sehingga banyak masyarakat mengeluh, bahkan tidak hanya masyarakat, perusahaan-perusahaan juga merasa dirugikan atas tidak wajarnya harga tiket penerbangan.

“Tidak hanya itu kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) juga merasa terbebani atas naiknya tiket pesawat,” tegasnya Kamis (1/8/2019).

Hal senada dikatakan oleh perwakilan advokat lainnya yakni Saiful Anam. Dia mengungkapkan, tujuan pengaduan ini sebenarnya salah satu bentuk pengabdian Advokat kepada masyarakat.

“Kami ingin mendengar keluhan masyarakat salah satunya harga tiket pesawat yang sangat mahal. Kami ingin memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, kami berharap melalui Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) masyarakat Indonesia mendapat keadilan,” ujar Anam.

Diungkapkan Anam, sangat aneh, meskipun sudah dikeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 20 Tahun 2019 tentang Tata Cara dan Formulasi Perhitungan Tarif Batas Atas Penumpang Layanan Kelas Ekonomi dan Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor KM 72 tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri, namun pada kenyataannya Para Teradu tidak menaati peraturan itu.

“Bahkan membangkang terhadap kebijakan yang baru dikeluarkan tersebut, masih banyak tiket pesawat yang mahal melebihi batas atas yang telah ditentukan oleh pemerintah,” terangnya.

Masih menurut Anam, problem mendasarnya adalah di Indonesia terjadi monopoli penguasaan jasa penerbangan oleh 2 operator besar, yang pertama adalah Garuda Indonesia Grup dan yang kedua adalah Lion Grup.

“Untuk itu agar ada kejelasan tentang dugaan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat ini kami meminta kepada KPPU untuk memeriksa dan memutus dugaan pelanggaran oleh Para Teradu, sehingga pada akhirnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi yang terjangkau tidak terelakkan,” pungkas Saiful Anam.

 

(red/Tanto)

Isdianto Buka Rapat Kerja Pemerintah Desa Se- Kabupaten Natuna Tahun 2019

0

Natuna (BT) Pelaksana Tugas Gubernur Kepri, Isdianto buka rapat kerja Pemerintah Desa se-Kabupaten Natuna, diikuti ratusan peserta terdiri dari Kades, Sekdes, dan BPD. Dilaksanakan di Gedung Serbaguna Sri Serindit, Jalan Yos Sudarso, Batu Hitam, Ranai, Natuna, Kamis (01/08/2019) pagi.

Kegiatan rapat kerja Pemerintah Desa digelar satu hari ini, membahas terkait pemahaman hukum bagi kepala desa, Sekretaris desa Dan BPD dalam meningkatkan Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan dan pembangunan desa.

Pada kesempatan tersebut Isdianto menyampaikan pemerintah desa dalam melaksanakan tugas harus mengacu pada UU Desa yang telah ditetapkan.

” Jangan nak mandai-mandai, mengelola Dana desa sebab sangat beresiko, jika pemerintah desa telah melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuanya, pemerintah tetap akan mendukung sepenuhnya bila tersangkut masalah hukum,” ujarnya.

Namun, kata dia, jika pemerintah desa tidak sesuai dengan ketentuan UU jangan harap pemerintah akan membantu.

Dia mengajak pemerintah desa menggali potensi desa yang dimiliki, karena saat ini ada tiga sektor prioritas pemerintah Kepri dikembangkan membangun daerah yakni, sektor pariwisata, perikanan dan pertanian.

Kembangkan dan gali potensi desa untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

” Saya kemarin berkunjung ke Desa Harapan Jaya dan Desa Ceruk dengan objek wisatanya, memang sangat luar biasa, ” punjinya.

Dia meminta kepada para kepala desa bisa meniru dan membuat inovasi baru menggali potensi desa yang dimiliki. Semakin banyak potensi yang dikembangkan akan semakin baik perekonomian masyarakat, tegasnya.

Selain itu, Isdianto berpesan khusus untuk para kades mengharapkan bekerjalah dengan hati-hati, menggunakan Dana desa, pungkasnya.

Tampak hadir diacara tersebut, Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, Wakil Ketua I DPRD Natuna, Hadi Candra, S.Sos, FKPD, Kadis pariwisata Provinsi Kepri, sejumlah OPD Pemkab Natuna, Camat serta para tokoh masyarakat.

(Red/Pohan)

Plt, Gubernur Kepri Hadiri Penutupan Festival Funtouristic Natuna 2019

0

Natuna (BT) Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto, hadiri penutupan even Funtouristic Festival Natuna tahun 2019, di Pantai Kencana, Ranai, Rabu malam (31/07).

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga