8.6 C
New York
Sunday, April 19, 2026
spot_img
Home Blog Page 903

Kombes Pol Purwo Lelono: Jangan ada Pungli saat Penerimaan Siswa Baru

0

Tanjungpinang- Ketua Unit Pemberantas Pungutan Liar Provinsi Kepri Kombes Pol Purwo Lelono, menegaskan pentingnya pencegahan pungutan liar pada penerimaan peserta didik baru.

Praktik ini sangat tidak dibenarkan dan melanggar hukum, ketika diminta berupa hadiah ataupun berupa uang.

“Kita bersama Inspektorat Provinsi akan terus mensosialisasikan aturan yang sudah berjalan dalam penanganan penerimaan siswa baru,” kata Purwo dalam Sosialisasi Satgas Saber Pungli Provinsi Kepri Pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) TA 2019 Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke 73 di Hotel CK, Tanjungpinang, Selasa (25/6).

Menurut Purwo, pungutan liar ini pengenaan biaya tidak pada tempatnya. Tidak seharusnya dikenakan atau dipungut. Karena itu perlunya terus disosialisasikan. Purwo pun berkisah tentang pemerimaan di lingkungan Polri yang semakin bersih dan transparan.

“Berbagai rintangan membuat kita terus melakukan evaluasi dengan kata kunci bagaimana kita bisa membersihkan diri dengan transparan,” tambah Purwo.

Purwo juga menjabarkan sistem penerimaan siswa polri, pada penerimaan sekarang sangat transparan dan baik dalam menjalankan pola pola yang dibuat. Maka kedepannya ini menjadi perhatian dan upaya pemerataan bersama dalam penangan sapu bersih pungutan liar di Provinsi Kepulauan Riau.

Menurut Purwo, praktik pungutan liar telah merusak kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pemerintah memandang perlu upaya upaya pemberantasan secara tegas, terpadu, efektif, efesiensi dan mampu menimbulkan efek jera.

Seriusnya pemberantasan pungli, kata Purwo, bukanlah terletak pada jumlah kerugian yang ditimbulkan, namun lebih pada akar budayanya yang hendak dihilangkan. Pungutan liar tidak hanya berdampak kecil pada buruknya kualitas pelayanan masyarakat. Bila hal tersebut dibiarkan begitu saja, pada akhirnya juga menjalar ke hal yang lebih luas lagi. Pungli juga melemahkan daya saing nasional.

Purwo menyebutkan, diperlukan sistem yang matang dan menjadi strategi pemberantasan pungutan liar. Yaitu dengan cara strategi pre emptif (pebinaan) melewati membangun budaya anti pungli bagi masyarakat, aparatur dan pengusaha, dan juga selalu mensosialisasikan dalam gerakan nasional pemberantasan pungli kepada masyarakat “Pemda Bebas Dari Pungli”.

Kemudian ada Strategi preventif (pencegahan) dengan cara pemetaan rawan pungli di kementerian, lembaga dan pemda, optimalkan fungsi satuan pengawasa internal, dan sistem pelayanan publik yang prima berbasiskan teknologi dan informasi.

Dan terakhir strategi represif (penegakan hukum) yang menindak tegas terhadap oknum yang terlibat pungutan liar sesuai ketentuan peraturan UU yang berlaku.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Inpektorat Mirza Bahtiar sebagai Wakil Ketua 1 UPP Provinsi Kepri, Ketua UPT Saber Pungli Kota Tanjungpinang, Ketua UPT Saber Pungli Bintan, Kepala Sekolah SMA/SMK Se-Tanjungpinang dan Bintan, Ketua Komite Sekolah Se-Tanjungpinang dan Bintan dan serta tamu undangan lainnya.

ReJO: Pakde Karwo Sarat Pengalaman

0

Jakarta – Mantan Pimpinan Komisi Pengawas (Komwas) Partai Demokrat HM Darmizal MS, menanggapi beredarnya berbagai analisa dari banyak kalangan atas kemungkinan berlabuhnya partai berlambang Mercy ini di koalisi Jokowi serta siapa yang akan dipilih oleh mantan Walikota Surakarta menjadi ‘pembantunya’ di Kabinet Kerja jilid II.

Darmizal mengungkapkan, presiden Joko Widodo atau Jokowi yang dibesarkan dari kalangan masyarakat proletar atau dari masyarakat kebanyakan pernah tinggal dipinggir bantaran sungai bengawan Solo. Bahkan, kata Darmizal, Jokowi juga pernah merasakan getirnya penggusuran terhadap keluarganya oleh penguasa kala ia remaja.

“Dengan latar belakang demikian, saya meyakini Jokowi akan lebih menghargai sosok rekan seperjuangan yang pernah sama-sama berkeringat. Untuk saat ini adalah perjuangan pada Pilpres 2019,” hal itu dikatakan Darmizal saat ditanya wartawan menyikapi dua kader partai Demokrat yang digadang-gadang bakal masuk kabinet Jokowi jilid II, Senin (1/7/2019).

Menurut Wakil Sekjend partai Demokrat diera yang gemilang ini, Jokowi bukan tipe orang yang mudah melupakan budi baik seseorang. Apalagi, orang itu telah ikut berjuang bersama dirinya.

“Pandangan saya, pak Jokowi adalah sosok yang selalu menjaga sahabat seperjuangannya, bukan tipe orang ‘kacang lupa kulitnya’. Pak Jokowi sangat menghargai jasa-jasa seseorang,” ujar Darmizal.

Lebih lanjut alumni Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta ini mengungkapan, jika partai Demokrat diberikan kursi kabinet dalam pemerintahan Jokowi, peluang mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo atau Pakde Karwo lebih besar dibandingkan dengan kader Partai Demokrat lainnya, semisal Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Pakde Karwo, menurut Darmizal, lebih berpengalaman dibidang pemerintahan maupun politik ditanah air. Pengalamannya yang panjang dipemerintahan dan 10 tahun menjadi Gubernur Jawa Timur akan sangat membantu pemerintahan Jokowi Amin di 5 tahun Kabinet Kerja jilid II.

Menurut Ketua umum Relawan Jokowi atau RèJO ini, AHY masih terlalu muda dikancah politik dan birokrasi. Jadi, akan sulit mengimbangi kerja pak Jokowi yang tangkas dan serba cepat. Berbeda dengan pakde Karwo yang pengalamannya sudah matang.

“Saya sarankan, sebaiknya AHY, fokus berjuang untuk menjadi Ketua Umum Partai Demokrat pada Kongres sekitar Mei tahun 2020 mendatang,” tutur Darmizal yang kini mengaku sedang mempersiapkan syukuran nasional relawan atas penetapan Jokowi-Amin sebagai Presiden dan Wapres periode 2019-2024.

Sebelumnya, pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdussalam menilai, Joko Widodo lebih sreg menarik Soekarwo yang akrab disapa Pakde Karwo di kursi kabinet 2019-2024. Pasalnya, di kalangan tokoh parpol koalisi, Pakde Karwo lebih diterima dibanding sosok AHY.

“Cukup sulit memprediksinya sebab jika Jokowi memberi peluang pada Demokrat dan Demokrat itu Pak SBY maka AHY yang akan disorongkan utama, tetapi penerimaan AHY di koalisi Pak Jokowi lebih terjal daripada Pakde,” katanya, Minggu  (30/6/2019).

Dia memprediksi, untuk menghindari konflik di parpol koalisi, besar kemungkinan Jokowi akan memilih Pakde Karwo. Yang merepresentasikan seorang birokrat dan profesional, ketimbang kader parpol.

“Dalam situasi seperti itu sepertinya Pakde Karwo lebih berpeluang diterima koalisi Jokowi ketimbang AHY. Pakde itupun akan lebih banyak merepresentasikan sebagai birokrat profesional ketimbang sebagai kader partai,” tambahnya.

 

 

(red/Tanto)

Antisipasi Peredaran Narkotika, Ratusan Prajurit Korem 084/Bhaskara Jaya Dites Urine

0

Surabaya,- Ratusan prajurit Korem 084/Bhaskara Jaya, Senin pagi terlihat memadati ruangan Aula Makorem. Bukan tanpa sebab, para prajurit dan PNS Korem tersebut, nantinya bakal mengikuti proses pengecekan urine yang sengaja digelar oleh pihak Korem.

Kepala Staf Korem, Letkol Arm Aprianko Suseno kepada Batamtimes mengatakan, jika narkotika ataupun narkoba, merupakan suatu kejahatan yang tergolong luar biasa atau extra ordinary crime.

“Efeknya sangat luar biasa. Bahaya itu juga mampu menghapus satu generasi,” ujar Kasrem melalui amanat Danrem yang dibacakannya. Senin,( 1 /7/2019).

Permasalahan tersebut, kata Letkol Aprianko, seakan menjadi pantauan tersendiri bagi TNI-AD, khususnya prajurit Korem untuk mengantisipasi adanya ancaman maupun penyalahgunaan narkotika di wilayah tugasnya.

“Narkoba sudah menjadi ancaman nyata bagi bangsa. Serangan narkoba tidak pandang bulu, termasuk anggota TNI sekaligus,” tegasnya. “Pengecekan ini, untuk memastikan jika semua anggota Korem bersih narkoba,” imbuhnya.

Senada, dr Brigitta Melisa menambahkan, terdapat beberpa gejala yang nantinya bakal menyerang para pengguna zat berbahaya itu. Selain kerusakan organ tubuh, kata dia, para pengguna narkoba nantinya juga bakal mengalami kerusakan-kerusakan sistem syarat otak.

“Itu sangat berbahaya dampaknya bagi kesehatan tubuh kita, terutama syaraf otak,” pungkasnya.

Alhasil, selama berlangsungnya pengecekan tersebut, tak ditemukan satupun para prajurit dan PNS Korem yang positif menggunakan maupun mengkonsumsi narkoba. Ia berharap, hasil tersebut bisa terus dipertahankan melalui beberapa cara, terutama menolak adanya keberadaan narkoba di setiap lingkungan.

“Mencegah itu, timbul dari diri kita sendiri. Kalau kita tidak mudah terpengaruh, sangat dipastikan kita akan terhindar dari bahaya peredaran obat (narkoba) itu,” jelas staf rumah sakit tingkat III/Surabaya ini.

(red/Kapenrem 084/Bhaskara Jaya, Mayor Inf Prasetyo Agung Budi, S. T) 

Nurdin : Prioritas Pemprov Kepri di APBD 2020 lebih dalam menyentuh masyarakat

0

Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun memanfaatkan waktu kunjungan ke Pontianak, Kalimantan Barat untuk membahas program-program pembangunan Kepri. Bersama Sekdaprov H TS Arif Fadillah dan Kepala Barenlitbang H Naharuddin MTP, Nurdin membahas berbagai kegiatan 2019 dan 2020.

“Prioritas kita di APBD 2020 semakin dalam menyentuh masyarakat. Membuat program yang memudahkan kegiatan ekonomi mereka. Juga semakin meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Nurdin dalam pertemua di Hotel Mercure, Pontianak, Jumat (28/6) malam.

Pada pertemuan yang bermula pukul 21.00 WIB itu, hadir juga Asisten Administrasi Umum H Muhammad Hasbi dan sejumlah Kepala OPD. Satu hal yang ditekankan Nurdin adalah tiap OPD mengcover apa-apa yang sudah disampaikan ketika dirinya terjun ke lapangan.

Nurdin tak ingin, berbagai program yang menjadi kebutuhan prioritas dari masyarakat hilang dalam perencanaan. Apalagi program-program tersebut termasuk yang dijanjikan Nurdin kepada masyarakat.

“Pak Nahar (Kepala Barenlitbang) tolong dipanggil satu persatu OPD untuk dibahas bersama saya,” kata Nurdin.

Nurdin tak ingin aspirasi masyarakat untuk peningkatan kesejahteraan mereka semakin terabaikan. Apalagi ketika Gubernur turun, pihak OPD melakukan penyerahan simbolis, namun tidak ada eksekusi lebih lanjut. Sementara masyarakat menagih apa yang sudah disampaikan.

Nurdin juga berpesan soal program-program prioritas yang masih berlanjut hingga tahun depan harus langsung selesai. Sementara program baru harus benar-benar semakin mengena ke masyarakat.

Kepala Barenlitbang Naharuddin mengatakan pihaknya sudah menyiapkan agenda pembahasan per-OPD untuk program tahun 2019 dan 2018. Sehabis bisa menuntaskan tujuh OPD jika oembahasan sejak pagi.

“Kota akan sisir program-program sesuai aspirasi saat Pak Gubernur turun ke lapangan,” kata Nahar.

Pada kesempatan itu, Nurdin juga meminta Sekdaprov Arif untuk menyiapkan peringatan HUT RI  semeriah mungkin. Apalagi peringatan HUT RI Provinsi Kepri dipusatkan di kawasan Gurindam 12 di depan Gedung Daerah.

 

 

(red/hms /GM)

Presiden Joko Widodo: Indonesia negara besar tidak bisa dibangun hanya dengan satu, dua, atau sekelompok orang

0

Jakarta – Calon Presiden Terpilih 2019-2024 yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Indonesia adalah negara besar, yang tidak bisa dibangun hanya dengan satu, dua, atau sekelompok orang.

Oeh karena itu, Jokowi mengajak Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno untuk bersama-sama membangun negara Indonesia.

“Saya yakin beliau berdua adalah patriot yang menginginkan negara kita makin kuat, makin maju, dan makin adil dan makmur,” kata Jokowi saat pidato penetapan dirinya bersama Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024, pada Rapat Pleno di Kantor KPU, Jakarta, Minggu (30/6) sore.

Sebelumnya Jokowi menegaskan, dirinya dan Ma’ruf Amin akan mendedikasikan diri untuk mencapai cita-cita para pendiri bangsa.

“Kami berdua akan berjuang sekuat tenaga untuk melanjutkan fondasi yang telah kami bangun bersama Bapak Jusuf Kalla pada periode pertama pemerintahan,” ucap Jokowi.

Dalam kesempatan itu Jokowi juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk melupakan perbedaan pilihan politik yang sempat membelah, yaitu 01 dan 02.

“Kita harus bersatu kembali menjadi Indonesia, negeri Pancasila yang mempersatukan kita semuanya,” pungkas Jokowi.

(red/setkab)

Rudi : Mewujudkan Kota Batam sebagai kota modern dan madani diperlukan kekompakan, kebersamaan

0

Batam- Mewujudkan Kota Batam sebagai kota modern dan madani diperlukan kekompakan, kebersamaan dan semangat yang tinggi dari seluruh masyarakat Kota Batam.

Ungkapan ini disampaikan Walikota Batam, Muhammad Rudi dalam acara halal bihalal Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam, Jumat (28/6) di Gedung LAM Kota Batam. Dalam waktu 3 tahun 4 bulan menjabat, bersama Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad , Rudi telah membangun infrastruktur jalan.

“Saya sangat bersyukur, karena apa yang saya canangkan bersama dengan Pak Wakil Walikota diijabah oleh Allah SWT. Perjuangan ini masih sangat panjang. Semangat untuk bekerja tidak boleh hilang,” sebut Rudi yang hadir bersama istri Marlin Agustina Rudi.

Bersama jajaran di lingkungan Pemko Batam, Rudi selaku eksekutor akan melakukan perubahan terhadap Batam. Terlebih ia bersama Amsakar telah mempersiapkan rencana pembangunan Kota Batam untuk 10 tahun ke depan. Tentunya dengan menghitung kemampuan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Harapannya dari waktu ke waktu PAD Kota Batam terus meningkat sehingga perencanaan pembangunan Kota Batam tercapai.

“PAD ini tergantung kepada daerah dan kepala daerahnya. Jika mampu mencari uang maka pembangunan bisa terealisasi. Tapi kalau kepala daerah diam saja, maka semua akan terhambat,” ungkap suami Marlin Agustina ini.

Rudi juga mengajak masyarakat Batam ikut berperan dalam mempersiapkan Kota Batam sebagai kota wisata. Dukungan ini menurutnya sangat perlu karena dengan begitu orang akan memiliki tujuan untuk datang ke Batam selain berkunjung.

“Kalau saya bersama Wawako membangun Batam sebagai kota wisata, apa yang harus bapak ibu siapkan. Jika ini sudah selesai apa yang mau dibuat. Ayo sama-sama kita. Jalan sudah dibangun, destinasi sudah kami siapkan. Tugas bapak ibu untuk siapkan kulinernya, dengan begitu orang akan tertarik datang ke Batam,” ajak Rudi.

Selain destinasi wisata yang disiapkan, Pemko Batam juga menyiapkan wisata religi. Kini tengah dibangun Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah di Batuaji. Masjid berkapasitas 25 ribu jamaah ini akan diresmikan pada 20 September tahun ini. Pada saat peresmian selain mengundang 3 ustadz kondang, Abdul Somad, Habib Syech Abdul Qodir Asegaf, Datuk Kasim Ilyas, juga akan mengundang Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jussuf Kalla.

“Secara sempurna Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah akan selesai tahun 2020. Ayo sama-sama kita hadir dalam acara peresmian masjid ini. Makanan akan kami siapkan, masakan yang terenak anak dinilai oleh istri saya. Dan yang juara akan ikut bersama kami ibadah Umroh pada Desember nanti,” sebut mantan legislator ini lagi.

Untuk Masjid Agung di Batamcenter, juga akan dibenahi kembali oleh Pemko Batam pada September ini. Masjid Agung ini bagian luarnya akan didesain seperti kerajaannya, namun untuk bagian dalam tetap seperti masjid. Pembangunan Masjid Agung ini akan selesai pada Desember 2020.

“Dua masjid ini akan selesai sebelum jabatan kami berakhir,” katanya.

Menyangkut sertifikat hak milik Kampung Tua menurutnya akan dilakukan pengukuran kembali. Ia juga mengimbau warga untuk duduk bersama dalam melakukan pengukuran sehingga tidak ada perselisihan dalam melakukan pengukuran ini. Dijelaskannya, bagi warga Kampung Tua yang tinggal di darat maka akan mendapatkan sertifikat hak milik.

Sementara yang memiliki rumah di atas laut dan ketika air surut tanahnya kelihatan maka akan menerima sertifikat hak guna bangunan (HGB). Sedangkan bagi warga yang tingga di rumah yang luas rumahnya tidak lebih dari 200 meter2, akan dibebaskan UWTO namun tanah tetap HGB.

“Saat ini Pemko Batam tengah siapkan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Jadi nanti pembangunan Kota Batam akan mengacu pada RDTR,” tutupnya.

Datuk Sri Setia Amanah Nyat Kadir yang juga ketua LAM Kota Batam menyampaikan halal bihalal Idul Fitri 1440 H ini bertujuan untuk mempererat silahturahmi. Silahturahmi menjadi ajang untuk berkumpul dan berinteraksi antara sesama. “Dengan berkomunikasi tentu akan menghilangkan sak wak sangka, fitnah dan ujaran kebencian. Mari kita jaga dinamikan social ini,” ujar Anggota DPR RI ini.

Halal bihalal ini dihadiri Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad bersama istri, Erlita Sari Amsakar. Pimpinan OPD di lingkungan Pemko Batam, camat, lurah beserta anggota DPRD Muhammad Yunus juga hadir dalam acara itu.

 

 

(red/hms/GM)

Walikota Batam minta masyarakat di Kampung Tua segera melakukan pengukuran lahan

0

Batam – Walikota Batam, Muhammad Rudi meminta masyarakat di Kampung Tua Tanjung Uma untuk segera melakukan pengukuran di lahan milik warga. Diakuinya waktu yang diberikan pemerintah pusat untuk menyelesaikan persoalan di kampung tua, terbatas.

Makanya, Pemerintah Kota Batam bersama pihak terkait lainnya, berupaya bergerak cepat. Rudi mengatakan, momentum penyelesaian legalitas kampung tua di Batam harus segera dimanfaatkan.

“Kita dikasih limit waktu 1 bulan. Waktu kita hanya sampai awal Oktoberlah semua selesai,” kata Rudi, saat kegiatan halalbihalal dan sosialisasi penyelesaian legalitas kampung tua di kampung tua Tanjung uma, Kamis (27/6/2019) malam.

Tim verifikasi yang turun ke lapangan, nantinya akan meminta tandatangan dari masyarakat, sebagai bukti telah dilakukan pengukuran luas lahan. Atas dasar ini pula, Rudi akan mengeluarkan SK, siapa saja yang diusulkan mendapat legalitas lahan. Rudi juga meminta masyarakat segera lapor dengan tim verifikasi, jika ada kendala di lapangan.

Rudi meminta kerjasama dari masyarakat kampung tua untuk penyelesaiannya. Apalagi untuk masyarakat kampung tua di Tanjunguma. Diakuinya dari 37 titik kampung tua yang akan diberikan legalitas, kampung tua Tanjunguma termasuk paling susah penyelesaiannya. Lahan yang dikategorikan kampung tua di Tanjunguma, memiliki luasan sekitar 66 hektare.

“Namanya kampung tua, rumah tak beraturan. Namanya kita cari luas, harus ada keikhlasan juga dari masyarakat biar persoalan ini selesai. Karena waktu kita hanya sampai awal Oktober selesai. Setelah dapat luasannya, akan dikeluarkan SK,” ujarnya.

Katanya, ada dua persoalan yang terjadi di kampung tua. Pertama, lahan di kampung tua itu memang milik sendiri. Kedua, lahan yang ditempati bukan milik sendiri atau menyewa dengan orang lain atau semacamnya.

“Di Batumerah kejadian (lahan bukan milik sendiri) seperti ini banyak sekali,” ujarnya.

Rudi memberikan pemahaman, sebagaimana perintah Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR), Sofyan Djalil, mereka yang diberikan legalitas hak milik hanyalah yang memiliki rumah di atas lahan kampung tua. Sedangkan bagi masyarakat yang tinggal di tanah bukan hak miliknya, Rudi meminta hal itu segera diselesaikan dengan pemilik lahan.

“Menteri sepakat kampung tua akan diselesaikan. Tapi tak boleh ditambah lagi. Nanti ada tim survei lewat foto udara. Yang akan diselesaikan khusus kampung tua,” kata Rudi.

Untuk masyarakat kampung tua yang tinggal di darat, akan diselesaikan persoalannya. Begitupun yang tinggal di laut. Hanya saja, Rudi meminta masyarakat kampung tua yang tinggal di atas laut tidak menuntut hak yang sama. Karena terhadap mereka, tak akan diberikan hak milik. Melainkan hak guna bangunan (HGB).(***)

Rapat pleno KPU menetapkan Jokowi Presiden dan Ma’ruf Amin Wakil Presiden terpilih

0

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menetapkan presiden dan wakil presiden terpilih melalui rapat pleno terbuka yang dimulai pukul 15.30 WIB di Kantor KPU, Jakarta.

Pada rapat pleno tersebut, KPU mengundang masing-masing pasangan calon (paslon) beserta timnya, partai politik, dan lembaga penyelenggara pemilu seperti Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk hadir dalam pleno penetapan nanti.

Rencananya pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin, menurut Wakil Sekretaris TKN, Verry Surya Hendrawan dijadwalkan akan menghadiri rapat pleno KPU tersebut.

Rombongan besar Jokowi-Ma’ruf Amin itu, kata Verry akan dipimpin oleh Ketua TKN, Erick Thohir.

Sementara hingga saat ini, kehadiran pasangan Prabowo-Sandiaga masih belum dapat dipastikan.

Usai rapat penetapan paslon, KPU akan memberikan kesempatan kepada masing-masing pasangan calon untuk melakukan konferensi pers dan memberikan sambutannya.

KPU kembali menggelar rapat pleno penetapan presiden-wakil presiden terpilih setelah MK memutuskan untuk menolak gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU), yang diajukan pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, di Jakarta, Kamis malam.

Dengan demikian, pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin menjadi paslon terpilih dengan perolehan suara 85.607.362 berdasarkan hasil penghitungan KPU.

 

 

(red/B. Satu)

Pasca Pilpres, Presiden Jokowi Minta Semua Pihak Bersatu untuk Indonesia Maju

0

Jakarta – Presiden Joko Widodo mengajak seluruh rakyat untuk bersatu kembali sebagai saudara sebangsa dan setanah air usai rangkaian pesta demokrasi Pemilihan Presiden 2019 berakhir. Ia berharap perbedaan pilihan politik saat gelaran Pilpres 2019 bisa dilupakan.

Hal tersebut disampaikan Presiden saat memberikan sambutan usai Rapat Pleno Terbuka Penetapan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Periode 2019-2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Kantor KPU, Jakarta, Minggu, 30 Juni 2019.

“Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk melupakan perbedaan pilihan politik yang sempat membelah kita, 02 dan 01. Kita harus bersatu kembali menjadi Indonesia, negeri Pancasila yang mempersatukan kita semuanya,” ungkap Presiden.

Dalam rapat pleno tersebut, Ketua KPU Arief Budiman membacakan keputusan KPU yang menetapkan pasangan Joko Widodo-K.H. Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih periode 2019-2024. Sesuai Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2018, KPU wajib menetapkan pasangan calon terpilih maksimal tiga hari setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Menetapkan pasangan calon nomor urut 1 saudara Haji Joko Widodo dan Prof Dr KH Ma’ruf Amin dengan perolehan suara sebanyak 854.670.362 suara atau 55,50 persen dari total suara sah nasional sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024” demikian bunyi surat ketetapan KPU RI yang dibacakan Ketua KPU.

Presiden Jokowi pun mengucapkan rasa syukur bahwa KPU telah menyelesaikan tugas konstitusionalnya untuk menetapkan presiden dan wakil presiden terpilih melalui pleno terbuka.

 

(Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin)

Gowes Sinergitas Kepri Hari Bhayangkara Ke-73

0

Batam (BT) Kepolisian Daerah (Polda) Kepri kembali menyelenggarakan kegiatan bersepeda santai dengan sebutan kerenya Gowes Sinergitas Kepri bersama TNI AD, TNI AL, TNI AU Hari Bhayangkara Ke-73, dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polda Kepri Minggu (30/06/2019) pukul 07.00 Wib.

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga