Rudi : Mewujudkan Kota Batam sebagai kota modern dan madani diperlukan kekompakan, kebersamaan

0
119

Batam- Mewujudkan Kota Batam sebagai kota modern dan madani diperlukan kekompakan, kebersamaan dan semangat yang tinggi dari seluruh masyarakat Kota Batam.

Ungkapan ini disampaikan Walikota Batam, Muhammad Rudi dalam acara halal bihalal Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam, Jumat (28/6) di Gedung LAM Kota Batam. Dalam waktu 3 tahun 4 bulan menjabat, bersama Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad , Rudi telah membangun infrastruktur jalan.

“Saya sangat bersyukur, karena apa yang saya canangkan bersama dengan Pak Wakil Walikota diijabah oleh Allah SWT. Perjuangan ini masih sangat panjang. Semangat untuk bekerja tidak boleh hilang,” sebut Rudi yang hadir bersama istri Marlin Agustina Rudi.

Bersama jajaran di lingkungan Pemko Batam, Rudi selaku eksekutor akan melakukan perubahan terhadap Batam. Terlebih ia bersama Amsakar telah mempersiapkan rencana pembangunan Kota Batam untuk 10 tahun ke depan. Tentunya dengan menghitung kemampuan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Harapannya dari waktu ke waktu PAD Kota Batam terus meningkat sehingga perencanaan pembangunan Kota Batam tercapai.

“PAD ini tergantung kepada daerah dan kepala daerahnya. Jika mampu mencari uang maka pembangunan bisa terealisasi. Tapi kalau kepala daerah diam saja, maka semua akan terhambat,” ungkap suami Marlin Agustina ini.

Rudi juga mengajak masyarakat Batam ikut berperan dalam mempersiapkan Kota Batam sebagai kota wisata. Dukungan ini menurutnya sangat perlu karena dengan begitu orang akan memiliki tujuan untuk datang ke Batam selain berkunjung.

“Kalau saya bersama Wawako membangun Batam sebagai kota wisata, apa yang harus bapak ibu siapkan. Jika ini sudah selesai apa yang mau dibuat. Ayo sama-sama kita. Jalan sudah dibangun, destinasi sudah kami siapkan. Tugas bapak ibu untuk siapkan kulinernya, dengan begitu orang akan tertarik datang ke Batam,” ajak Rudi.

Selain destinasi wisata yang disiapkan, Pemko Batam juga menyiapkan wisata religi. Kini tengah dibangun Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah di Batuaji. Masjid berkapasitas 25 ribu jamaah ini akan diresmikan pada 20 September tahun ini. Pada saat peresmian selain mengundang 3 ustadz kondang, Abdul Somad, Habib Syech Abdul Qodir Asegaf, Datuk Kasim Ilyas, juga akan mengundang Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jussuf Kalla.

“Secara sempurna Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah akan selesai tahun 2020. Ayo sama-sama kita hadir dalam acara peresmian masjid ini. Makanan akan kami siapkan, masakan yang terenak anak dinilai oleh istri saya. Dan yang juara akan ikut bersama kami ibadah Umroh pada Desember nanti,” sebut mantan legislator ini lagi.

Untuk Masjid Agung di Batamcenter, juga akan dibenahi kembali oleh Pemko Batam pada September ini. Masjid Agung ini bagian luarnya akan didesain seperti kerajaannya, namun untuk bagian dalam tetap seperti masjid. Pembangunan Masjid Agung ini akan selesai pada Desember 2020.

“Dua masjid ini akan selesai sebelum jabatan kami berakhir,” katanya.

Menyangkut sertifikat hak milik Kampung Tua menurutnya akan dilakukan pengukuran kembali. Ia juga mengimbau warga untuk duduk bersama dalam melakukan pengukuran sehingga tidak ada perselisihan dalam melakukan pengukuran ini. Dijelaskannya, bagi warga Kampung Tua yang tinggal di darat maka akan mendapatkan sertifikat hak milik.

Sementara yang memiliki rumah di atas laut dan ketika air surut tanahnya kelihatan maka akan menerima sertifikat hak guna bangunan (HGB). Sedangkan bagi warga yang tingga di rumah yang luas rumahnya tidak lebih dari 200 meter2, akan dibebaskan UWTO namun tanah tetap HGB.

“Saat ini Pemko Batam tengah siapkan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Jadi nanti pembangunan Kota Batam akan mengacu pada RDTR,” tutupnya.

Datuk Sri Setia Amanah Nyat Kadir yang juga ketua LAM Kota Batam menyampaikan halal bihalal Idul Fitri 1440 H ini bertujuan untuk mempererat silahturahmi. Silahturahmi menjadi ajang untuk berkumpul dan berinteraksi antara sesama. “Dengan berkomunikasi tentu akan menghilangkan sak wak sangka, fitnah dan ujaran kebencian. Mari kita jaga dinamikan social ini,” ujar Anggota DPR RI ini.

Halal bihalal ini dihadiri Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad bersama istri, Erlita Sari Amsakar. Pimpinan OPD di lingkungan Pemko Batam, camat, lurah beserta anggota DPRD Muhammad Yunus juga hadir dalam acara itu.

 

 

(red/hms/GM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here