8.6 C
New York
Monday, April 13, 2026
spot_img
Home Blog Page 931

Polres Natuna Peringati Hari Kebangkitan Nasional, “Bangkit Untuk Bersatu”.

0

Batamtimes.co – Natuna –
Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto.SIK, bertindak Inspektur upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 tahun 2019 yang mengusung tema ” Bangkit Untuk Bersatu” digelar di lapangan Apel Mapolres Natuna,Jalan Air Mulung Bandarsyah, Ranai, Natuna, Kepri, Senin (20/5/19).

Hamid Rizal Terima Kunker Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna

0

Batamtimes.co – Natuna –
Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal  kembali menerima kunjungan kerja Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Mexianus Beckabel, S.Sos untuk yang kedua kali diruang kerjanya,  di Kantor Bupati Jalan Batu Sisir, Bukit Arai, Ranai, Natuna, Kepri, Senin (20/05/2019) Siang.

Kajari Ranai Akui Sita Dokumen Dishub Natuna

0

Batamtimes.co – Natuna –
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ranai, Juli Isnur, SH, MH mengakui penyitaan dokumen negera milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Natuna, oleh penyidik kejaksaan pada Selasa, (14/05) lalu dugaan kasus korupsi pembangunan Bandara Ranai dan Pengadaan Kapal Cepat Veri MV Indra Perkasa.

Haidar Alwi: Buang Isu SARA yang Menyesatkan 

0

Jakarta – Haidar Alwi Penanggung Jawab Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) mengatakan, saat ini sudah tidak pantas lagi kita membicarakan soal Suku Ras Agama dan Antar golongan atau SARA. Karena, menurutnya, itu sama saja kita mundur lagi jauh kebelakang. Dan, akhirnya kita menjadi bangsa yang tidak beradab.

“Kita sebagai umat Islam yang baik dan benar tidak diperkenankan membeda-bedakan agama apalagi memusuhi agama lain. Karena, agamaku adalah agamaku. Dan, agamamu adalah agamamu,” kata Haidar kepada wartawan Senin (20/5/2019).

Masih menurutnya, kalau kita umat Islam dipaksa untuk memusuhi orang china, orang asing, atau agama lain; itu sama saja kita dipaksa menjadi budak orang munafik.

Karena, lanjutnya, yang memaksa kita untuk memusuhi sebenarnya sudah menunjukan sekaligus mengajarkan kemunafikannya. Dimana, mereka pada setiap harinya menggunakan hand phone atau komputer dan produk lainnya yang dibuat oleh orang yang dimusuhinya.

“Selama kita hidup di dunia jangan pernah kita membeda-bedakan manusia yang satu dengan manusia yang lain dengan latar belakang suku maupun agamanya. Karena, semua manusia di ciptakan oleh Tuhan,” jelasnya.

Jadi selama di dunia kita tidak usah dibeda-bedakan; “Innaladzi na’amanu walladzi nahadu, washobiru, wanashoro, wal makjuz, walladziina asyroku, innallaha yafsyiru bainahu yaumal kiyyamah.”

Selama di dunia, orang yang beriman, orang yahudi, nasrani, dan majusi, orang musryik, di dunia silakan berlomba berbuat kebaikan, silakan hidup berdampingan, bersahabat berbisnis dan lain-lain. Nanti, dipisahkannya dan ditentukan siapa yang selamat atau tidak itu Tuhan.

Tapi kapan? Saat di yaumil akhir. Jadi jangan mengklaim kita selamat, lainnya kafir-kafir dan neraka-neraka. Karena, yang mempunyai kapasitas untuk menghakimi umat manusia pada akhir zaman hanyalah Tuhan.

Jadi, kata Haidar, sebagai umat manusia jangan pernah kita menjanjikan orang lain akan masuk surga. Karena, itu otoritas Tuhan secara tunggal. Dan, manusia seperti itu sangat menyesatkan.

“Salah satu jalan menuju surga adalah amal dan perbuatan kita. Bukan, hanya bisa mengklaim sebagai manusia suci dan wajib memusuhi atau memerangi umat manusia ciptaan Tuhan yang tidak sama dengan pahamnya,” ungkap Haidar.

Sudah seharusnya,  kita semua membina kejernihan hati, niat yang baik, kesolehan kita, ketenangan jiwa untuk membangun masa depan keberagaman kehidupan Indonesia yang damai demi anak cucu kita.

“Oleh karena itu, mari kita buang isu SARA yang menyesatkan demi persatuan kesatuan Indonesia secara khususnya. Dan, masyarakat dunia secara umumnya,” demikian Haidar Alwi.

 

(red/Tanto)

Jelang Hari Raya Idul Fitri Gubernur Kepri Sidak Pelabuhan Sri Bintan Pura

0

Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun ingin memastikan musim mudik Lebaran tahun ini berjalan lancar. Pelayanan tahun ini harus semakin baik dari tahun-tahun sebelumnya. Masyarakat harus nyaman saat di pintu masuk pelabuhan saat mereka ingin balek kampung merayakan Idul Fitri.

“Perjalanan mudik masyarakat harus nyaman. Mulai saat tiba di pintu keluar seperti pelabuhan hingga kembali lagi ke sini,” kata Nurdin saat melakukan inspeksi mendadak ke Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang, Ahad (19/5).

Nurdin melakukan sidak untuk memastikan kenyamanan pengguna jasa pelabunan. Sidak ke pelabuhan ini merupaka rangkaian kegiatan Nurdin pada Ahad ini. Nurdin membuka hari dengan bersafari subuh di Masjid Al Muhajidin Km 5 Tanjungpinang.

Sebelum sidak, Nurdin terlebib dahulu menghadiri Pengukuhan Pengurus Hapkindo Indonesia Kepri Masa Bhakti 2019-2023 di Kantor Pusat Hapkido Kepri di Gedung Yamaha Malaka Abadi Tanjungpinang. Sesudah Sidak, Nurdin Wisuda Khotmil Quran ke-3 Rumah Quran Daar El Ihsan disejalankan dengan Peringatan Nuzul Quran di Pinang Mas Residence Ruko. Nurdin kemudian melanjutkan perjalanan ke Pulau Buru, Karimun untuk melaksanakan rangkaian Safari Ramadhan.

Dalam sidak di pelabuhan, pintu masuk dan lahan perparkiran jadi perhatian Nurdin. Terlebih lahan parkir sepeda  motor dan kendaraan roda empat. Saat peninjauan, kondisinya tampak semrawut.

Nurdin langsung minta pegawai lapangan yang bertugas untuk menghubungi GM Pelindo Tanjungpinang. Dalam percakapan di telepon itu, Nurdin minta pekerjaan segera diselesaikan. Terutama perparkiran.

Usai membincangkan masalah perpakiran, Nurdin bergerak ke dermaga. Apalagi saat ini hanya satu jalir tersebut pintu masuk dan keluar penumpang. Termasuk wisatawan mancanegara.

Nurdin minta petugas menertibkan hal-hal yang menganggu kenyamanan pengguna pelabuhan. Barang-barang bawaan yang dibiarkan terletak begitu saja dan menggangu pengguna pelabuhan.

Pada kesempatan itu, Nurdin terlihat berdialog dengan calon penumpang. Nurdin juga mengecek langsung sudut-sudut pelabuhan, termasuk pintu internasional.

“Pelabuhan ini merupakan pintu keluar masuk, untuk itu berikanlah kesan yang baik bagi para pengunjung terlebih pengunjung dari luar negeri,” kata Nurdin.

 

(red/HMS Pemprov kepri)

Presiden Jokowi Jadi Cover Majalah Milenial Ar-Rajul di Arab Saudi

0

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) jadi cover utama Majalah Milenial Ar-Rajul (Sang Tokoh) minggu ini. Majalah itu terbit di Arab Saudi.

Dalam sampul berwarna cokelat itu, Jokowi tampak mengenakan setelan jas. Tulisan besar Joko Widodo dalam bahasa Arab tampak terpampang jelas.

“Kami Bangga Presiden RI Joko Widodo tampil menjadi Cover Utama Majalah Milenial Ar-Rajul (Sang Tokoh) yang terbit di Arab Saudi Minggu ini,” ujar Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel dalam keterangannya, Senin (20/5/2019).

Agus menjelaskan, dalam majalah anak muda itu Jokowi berbicara soal terorisme. Bahwa bangsa Indonesia tidak pernah takut pada terorisme.

Statemen Presiden yang terpenting dalam majalah anak muda ini adalah: Kami tidak pernah takut terorisme, Kami semua tidak ‘keder’ menghadapi terorisme. Adalah sebuah kegagalan yang luar biasa jika Negara dan Bangsa takut terhadap terorisme. Tujuan utama terorisme adalah menebar ketakutan,” tuturnya.

Tak hanya soal terorisme, Jokowi juga berbicara soal Indonesia yang bhinneka tunggal ika. Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga mengungkapkan harapannya wisatawan Indonesia semakin meningkat, khususnya dari Arab.

“Arab Saudi adalah mitra strategis dalam menebarkan ajaran-ajaran Islam rahmatan lil alamin,” kata Agus.

Dalam majalah itu, juga diulas soal pertemuan Jokowi dengan Raja Salman. Tak hanya itu, foto-foto Jokowi bersama kepala negara lainnya juga terpampang jelas di majalah tersebut.

 

 

(red/detik)

Bom Sasar Bus Wisata Mesir Tak Ada Korban WNI

0

Jakarta –  Duta Besar Indonesia untuk Mesir, Helmy Fauzi, memastikan tidak ada WNI menjadi korban serangan teror bom terhadap bus wisata di jalan dekat Piramida Giza, Kairo pada hari Minggu (19/5) ini yang sedikitnya telah melukai 12 wisatawan.

“Berdasarkan pemantauan KBRI Kairo dan pelacakan melalui sumber keamanan Mesir, Alhamdulillah sejauh ini diperoleh informasi tak ada WNI yang menjadi korban serangan tersebut,” kata Dubes Helmy.

Sebuah serangan bom yang ditanam pinggir jalan dekat lokasi Grand Museum Mesir di wilayah Giza, Kairo Mesir menyasar sebuah bus wisata yang membawa 25 turis asing.

Berdasarkan penelusuran KBRI Kairo diperoleh keterangan serangan ini menggunakan bahan peledak berskala ringan dan menyebabkan 7 warga negara Afrika Selatan dan 10 warga negara Mesir mengalami luka luka terkena dampak ledakan dan pecahan kaca jendela bus wisata tsb.
Sampai saat rilis ini dibuat, tidak ada informasi mengenai jatuhnya korban jiwa.

Himbauan KBRI Kairo
Berkaitan dengan terjadinya serangan bom tersebut, KBRI Kairo kembali mengeluarkan himbauan kepada seluruh warga negara Indonesia di Mesir untuk meningkatkan kewaspadaan, dan menghindari daerah rawan serta kerumunan masa.

Kepada WNI yang melakukan kunjungan wisata ke Mesir dihimbau untuk lapor diri melalui aplikasi safe travel. Sementara bagi WNI yang yang akan melakukan kunjungan ke atau melintasi wilayah Sinai diminta untuk memastikan agar bus wisata yang digunakan mendapat pengawalan dari pihak keamanan Mesir.

Aplikasi Safe Travel
Aplikasi Safe Travel merupakan aplikasi yang dapat diunduh oleh telepon genggam berbasis android ataupun IOM dan diluncurkan oleh Kementerian Luar Negeri RI pada tahun 2017 guna meningkatkan perlindungan WNI di luar negeri.
Dalam aplikasi tersebut, WNI yang menemui masalah di negara tujuan dapat langsung menekan tombol darurat yang otomatis mengirimkan data lokasi tempat kejadian perkara ke Perwakilan RI di wilayah tersebut.

Selain itu, aplikasi Safe Travel juga memuat informasi lengkap mengenai tingkat keamanan 180 negara di dunia, restoran, tempat ibadah, objek wisata, kurs mata uang, pelaporan paspor hilang, lapor diri, dan alamat Perwakilan RI di negara tersebut.

Aplikasi ini juga memiliki unsur huburan karena memungkinkan WNI yang sedang melakukan kunjungan wisata di luar negeri untuk mengunggah foto kunjungan di aplikasi ini.

Rektor Unismuh Makassar Jadi Nara Sumber di Bank Indonesia

0

Makassar – Rektor Unismuh Makassar, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim, SE, MM, menjadi nara sumber di Bank Indonesia Makassar, Sabtu (18/5/2019).

Profesor pertama Dosen Tetap Yayasan Unismuh Makassar ini, tampil pada acara Silaturrahmi Menjelang Idul Fitri 1440 H.

Kegiatan ini membicarakan soal, Pengendalian Inflasi Selama Ramadhan dan Menjelang Idul Fitri 1440 H.

Peserta dialog adalah utusan dari tokoh organisasi/lembaga Islam Provinsi Sulawesi Selatan.

Prof Rahman kesempatan itu menegaskan,  manusia memiliki kecenderungan konsumtif apalagi ditunjang dengan  penghasilan yang  besar dan hidup yang  mapan.

Pengendalian inflasi diperlukan strategi  belanja keluarga yang  berimbang dan sederhana.

Selain itu juga harus berusaha mencari penghasilan yang  memadai untuk memenuhi kebutuhan hidup, ungkap Ketua Umum Kerukunan Keluarga Wajo (Kemawa) ini.

Juga diperlukan mengatur belanja keluarga agar tidak.berlebihan  yang cendrung mubazir.

Penghasilan tidak mesti dibelanjakan habis tapi diperlukan sisa belanja untuk saving, selain kewajiban membayar zakat,infaq dan pajak untuk.negara, tegas mantan Dekan Fakultas Ekonomi Unismuh Makassar ini.

 

(red/yahya)

 

Presiden Jokowi: UU Pemilu Disepakati Bersama di DPR

0

Jakarta – Pemilihan umum (pemilu) yang digelar beberapa waktu lalu didasarkan pada peraturan, ketentuan, dan mekanisme yang telah diatur dalam Undang-Undang Pemilu. Undang-undang itu sendiri dalam proses pembentukannya dibicarakan dan disepakati oleh seluruh pihak di DPR.

Maka, sebagai negara yang menganut prinsip-prinsip demokrasi yang baik, sudah selayaknya apabila seluruh pihak berpedoman pada mekanisme yang ada, termasuk untuk menyelesaikan perselisihan bila memang diperlukan.

“Ini kan mekanisme menurut Undang-Undang yang sudah disepakati bersama di DPR. Semua fraksi ada, semua partai ada. Harusnya mekanisme konstitusional yang diikuti. Kita ini membuat fondasi dalam berdemokrasi, harus diikuti,” demikian pandangan Presiden Jokowi terkait penyelenggaraan Pemilu yang disampaikan selepas acara berbuka puasa bersama dengan Partai Golkar di Jakarta, 19 Mei 2019.

Apalagi ajang demokrasi Pemilu yang digelar lima tahunan ini bukanlah kali pertama digelar di negara kita. Masyarakat pun sudah terbiasa dan memahami proses serta tahapan yang dilalui untuk menentukan pemimpin bangsa pilihannya masing-masing.

“Kita ini sudah menyelenggarakan Pemilu secara langsung bukan sekali-dua kali. Prosesnya itu sudah jelas. Tanggal 17 April yang lalu rakyat sudah memutuskan. Setelah itu ada proses penghitungan. Proses ini semua diikuti. Proses demokrasi memang seperti itu,” kata Presiden.

Dengan demikian, dirinya berharap agar apabila nantinya terdapat pihak-pihak yang merasakan ketidakpuasan atas hasil Pemilu yang ditetapkan, pihak-pihak tersebut bersedia memberikan pembelajaran politik dan demokrasi yang baik dengan mengikuti mekanisme yang tersedia dan menjadi aturan main bersama.

“Yang namanya kalah itu pasti tidak puas. Enggak ada yang namanya kalah terus puas. Nah, kalau (merasa) ada kecurangan laporkan ke Bawaslu, kalau yang besar sampaikan ke MK,” tuturnya.

 

(red /Biro Pers Istana Kepresidenan)

Diduga ditipu Ratusan Juta Rupiah WN Singapura Ini Akan Laporkan WT ke Polisi

0

Tanjungpinang – Seorang warga Negara Singapura berinisial R mengaku diduga telah ditipu Ratusan Juta oleh seorang Wanita berinisial WT warga kampung Baru, Kota Tanjungpinang.

WT sendiri merupakan Ibu dari WR teman dari DW yang dijanjikan akan dinikahkan dengan R.

Penipuan ini berawal saat WT mengenalkan R kepada DW sejak tahun 2017 lalu dan akan dijanjikan untuk segera dinikahkan.

Untuk memenuhi syarat pernikahan ini, WT meminta sejumlah uang kepada R dengan alasan untuk kebutuhan DW dan mahar untuk meminang R.

“Sudah dikirim, alasannya untuk beli mobil dan Rumah. Sejak dari 2017 sampai sekarang sering dikirim duit. Tetapi, sampai sekarang tidak kunjung dinikahkan,” ungkap R kepada awak media, Minggu(19/5) pagi.

Bahkan kata R, setelah dicek mobil dan rumah yang katanya diminta oleh DW dengan uang R tersebut tidak pernah ada.

“Semua hanya fiktif tidak pernah ada barangnya itu, berartikan jelas mereka menipu,” bebernya.

Atas, penipuan ini R akan melaporkan WT ke pihak Kepolisian dengan membeberkan sejumlah bukti transfer uang kepada WT.

“Kalau tidak ada itikat baik kita akan laporkan WT ke Polisi,” tegasnya.

 

(red/BA)

 

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga