8.6 C
New York
Friday, April 3, 2026
spot_img
Home Blog Page 985

TAJUK RENCANA : Perengut Perawan Anak Kandung Harus Dihukum Mati

0

Oleh : Iskandar Pohan

Rasa penyesalan dari tervonis lima belas tahun penjara hidup Sulaiman (38) warga Setengar, Desa Cemaga Selatan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, menguatkan premis terjadinya kemerosotan moralitas manusia

Sidang pembacaan putusan Pengadilan Negeri Ranai digelar di ruang sidang Pengadilan Negeri Ranai, Natuna, Rabu (12/12/2018) petang.

Menjatuhkan pidana kepada terdakwa selama 15 tahun dan denda Rp 100 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar, maka diganti pidana kurungan 6 bulan, ujar Ketua Majelis Hakim Fahri Ikshan membacakan surat putusan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ranai, Eka Putra Kristian Waruwu, SH.MH, menyebutkan terdakwa terbukti melanggar pasal 81 ayat (3) dan Undang-undang Nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Putusan Hakim tersebut sesuai dengan pembuktian unsur-unsur dan pasal yang dibuktikan penuntut umum dalam tuntutanya.

Terdakwa Sulaiman tega dengan nafsu syeitanya menyetubuhi anak kandung di rumah sendiri tinggal berempat bersama nya, sebut saja Bunga yang masih berumur 15 tahun merupakan putri pertama Sulaiman.

Fakta persidangan terbukti Sulaiman melakukan kekerasan dan memaksa anaknya untuk melayani nafsu birahinya.

Peristiwa itu terjadi pada bulan Desember 2017 sampai bulan Agustus 2018 dan dilakukan hingga 20 kali. Akibatnya, putri si mata wayangnya hamil dan melahirkan hingga bayinya meninggal dunia

Kuasa hukum dari Advokasi Aminuddin,SH dan patners menyatakan pikir-pikir tanpa mengajukan banding.

Perbuatan Sulaiman mungkin mewakili hampir semua pelaku, terpidana Asusila apalagi korbannya adalah Putri kandungnya sendiri. Perbuatan itu menjadi gambaran bagi kita mau meyakin-yakinkan diri tidak semua ayah mampu menjadi pelindung bagi keluarga.

Kenyataannya, moral dan nafsu akan menjadi bahaya yang tak terkendalikan tanpa diisi dengan kekuatan keimanan.

Ketika ada pelaku asusila terbukti melakukan pencabulan terlebih kepada putri kandung sendiri yang lainnya berkomentar “Ayah bejad ” pantas dihukum mati, sementara pelakunya merasa ” merasa menyesal ” akibat kehilangan akal sehatnya.

Penguatan agama dan keimanan yang tegas tanpa kecuali, dapat menjadikan kekuatan iman pada diri seorang ayah untuk menghindari perbuatan yang jelas ditentang oleh agama namanya Asusila.

Tontonan tersangka terpidana kasus asusila ibarat selebritas karbitan. Memuakkan berdalih hilap dan merasa menyesal atas perbuatanya. Terpidana kasus asusila paling berat dihukum lima belas tahun dipenjara adanya sosok ayah dan teladan bisa dihitung jari.

Dalam konteks di atas dunia yang semakin modern, digitalisasi, dan materialistis hanyalah duniawi sesaat mempengaruhi terjadinya kemerosotan moral anak manusia. Tak perlu ada yang disalahkan, kecuali tekad kita membentengi diri dari kekuatan iman sehingga etika dan moral mampu mengontrol nafsu kebinatangan.

Ketika tak ada rasa bersalah dan rasa malu, apalagi menyesal, melakukan tindakan asusila, apalagi pelakunya ayah kandung sendiri perlu kita akui moral manusia sedang mengalami kemerosotan moral akut.

Penegakan hukum dan upaya pendidikan agama, moral perlu mendapat perhatian semua pihak, penanaman Akhlakul Karimah sejak dini bisa dijadikan dalam membentengi diri dari kejahatan asusila merupakan kejahatan luar biasa, yang merusak.

Pendidikan agama dan akhlak kian mulai pudar digilas era zaman serba modern belakangan ini, membuat manusia lupa diri akan tanggung jawab sekaligus tempat berlindung anak dan keluarga.

Kalau kejahatan asusila terbiarkan dan dianggap sebagai hal biasa, kita “berdosa” menanamkan benih dan pupuk generasi tak bermoral yang berlapis-lapis.

Kehadiran agama sebagai kekuatan spiritual harus dibangun kembali melalui pendidikan agama sejak dini untuk mampu membentengi diri atas kemerosotan moral dan akhlak agar tidak ada lagi Sulaiman- Sulaiman yang lain.

Kapolres Natuna Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Seligi 2018

0

Batamtimes.co – Natuna

Polres Natuna melakukan apel gelar pasukan Operasi Lilin Seligi 2018
di lapangan Mapolres Polres Ranai, Natuna, Kepri, Jumat (21/12/2018) pagi

Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto, S.I.K mengatakan, apel pasukan Operasi Lilin Selingi 2018 merupakan operasi kemanusiaan momentum penting untuk meninjau kesiapsiagaan personl. Serta pengecekan sarana dan prasarana pengamanan.

Guna memperkuat soliditas dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam pengamanan hari raya Natal 2018 dan tahun baru 2019, yang juga bersamaan dg Liburan Sekolah ” ujar AKBP Nugroho saat menjadi inspektur apel siaga.

Kata Nugroho, operasi lilin Selingi 2018
akan dilaksanakan selama 10 hari, mulai tanggal 23 Desember s/d 1 Januari 2018 dengan melibatkan kekuatan Polri -TNI dan instansi terkait.

Untuk mengantisipasi potensi kerawanan jelang Natal dan tahun baru. Target untuk menekan terjadi Kecelakaan lalu lintas dan menekan gangguan kamtibmas lainnya seperti ancaman thd Terorisme, Curat dan Curat.

Ia berharap, soliditas dan sinergitas tetap terjaga antara pemangku kepentingan. Itu menjadi kunci utama yang harus dipelihara dan ditingkatkan agar stabilitas Kamtibmas di wilayah hukum Polda Kepri lebih baik khususnya Natuna aman dan kondusif, pintanya.

( Red/Pohan)

Petani Gapoktan Kebumen Terima 30 Traktor Dari Bamsoet

0

Batamtimes. Co, Kebumen – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo(Bamsoet) melalui Rumah Aspirasinya menyalurkan 30 traktor kepada berbagai Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Penyerahan dilakukan oleh Kepada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen Puji Rahayu kepada para perwakilan Gapoktan, di Kebumen, Kamis (20/12/18).  

Saat penyerahan traktor Bamsoet diwakili oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kebumen Halimah. Selain di Kebumen, Bamsoet juga menyalurkan 23 traktor dan 18 pompa air di Kabupaten Banjarnegara. Sementara di Kabupaten Purbalingga diberikan tiga buah traktor. 

Bekerjasama dengan Kementerian Pertanian, Bamsoet yakin penyaluran traktor ini bukan hanya akan membantu memudahkan pekerjaan petani, melainkan juga akan memacu semangat petani dalam meningkatkan produktifitas hasil pertanian.

“Penyaluran traktor merupakan bukti nyata komitmen DPR RI dan pemerintahan Presiden Joko Widodo terhadap para petani lokal. Sudah ratusan ribu traktor yang kita sebar ke seluruh daerah di Indonesia, dari Aceh sampai Papua, dari Miangas sampai Pulau rote. Saya yakin, dengan peyaluran traktor petani bisa lebih semangat dalam bekerja,” ujar legislator Partai Golkar dari Dapil Jawa Tengah VII yang meliputi Kabupaten Kebumen, Purbalingga dan Banjarnegara.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini meminta berbagai fasilitas yang telah diberikan kepada para Gapoktan bisa dirawat dengan baik. Jangan sampai bantuan tersebut menjadi sia-sia. Karena yang rugi bukan hanya para petani sendiri, melainkan juga bangsa Indonesia secara keseluruhan.

“Tidak hanya traktor, DPR RI dan pemerintah juga sepakat memberikan berbagai bentuk bantuan lainnya kepada para petani. Sebagian besar sudah disalurkan. Seperti benih, pupuk, serta akses permodalan dalam bentuk Kredit Usaha Rakyat (KUR). Di tahun 2017 lalu, penyaluran KUR untuk sektor pertanian, kelautan dan perikanan, industri pengolahan, konstruksi, dan jasa telah mencapai Rp 40,9 triliun. Nilainya pasti akan terus ditingkatkan,” terang Bamsoet.  

Lebih jauh Politisi Partai Golkar ini berharap sebagai negara agraris, sudah sepatutnya bangsa Indonesia terus menggalakan kegiatan di sektor pertanian. Ini sangat penting karena sektor pertanian merupakan pondasi penting dalam sistem pertahanan, keamanan dan kedaulatan sebuah negara.

“Dunia kedepan akan semakin dihadapi dengan tantangan food security. Sebagai negara yang wilayahnya luas dengan kondisi lahan pertanian yang subur, Indonesia seharusnya bisa menjadi lumbung pangan dunia. Namun terlebih dahulu kita harus berswasembada. Kuncinya dimulai dari peningkatan produktifitas,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini juga mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia yang telah ambil bagian dalam membantu pertanian di negara lainnya. Presiden Joko Widodo melakukan terobosan dengan menggunakan traktor sebagai alat menjalankan misi diplomasi internasional. 

“Tercatat pada November 2018 lalu Kementerian Pertanian memberikan bantuan 100 traktor tangan beserta sarana dan prasarana pertanian, seperti benih dan pupuk kepada Kementerian Pertanian Fiji. Ini sebuah terobosan baru yang dijalankan Presiden Joko Widodo sehingga Indonesia turut berperan dalam kemajuan pertanian internasional,” pungkas Bamsoet.

(red/Rls)

Budi Bukti Purba Resmi Ketua PAC IPK Batam Kota Terpilih

0

Penulis : Veri Gulo

Batamtimes. Co, Batam- Budi Bukti Purba resmi menjabat sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pemuda Karya Kecamatan Batam Kota.Sedangkan posisi Sekretaris di isi oleh Lasminar Br Manalu dan Bendahara Farida AW.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat II Kota Batam,Hendrik Rajagukguk saat melantik di KBC Batam Center Selasa, (18/12/2018)mengatakan, kepada kader IPK yang baru saja dilantik untuk bahu-membahu membina ranting yang ada di kecamatan batam kota agar segera dibentuk.

“Hendrik juga menyebut bahwa Pimpinan Anak Cabang Batam Kota,menjadi contoh untuk calon kandidat PAC yang akan dilantik dikemudian hari,”ungkapnya

Sementara itu, Ketua IPK Kecamatan Batam Kota terpilih mengatakan, amanah yang diberikan kepadanya akan dikembangkan dengan membentuk basis anak ranting  agar mendekatkan diri kemasyarakat.

“ amanah yang sudah diberikan oleh DPD tingkat II akan saya kembangkan sampai ke basis anak ranting, supaya semakin dekat ke masyarakat dan bisa menjadi contoh yang baik serta menciptakan kreativitas kader yang selama ini terpendam,” ungkap Budi.

Lasminar br Manalu Sekretaris terpilih menambahkan, setelah dirinya terpilih ia siap membantu Ketua utk memajukan Batam kota.

“Saya akan membuktikan bahwa organisasi kepemudaan IPK khususnya kec. Btm kota organisasi yang cinta damai, frendly, peduli dan senantiasa berkarya utk kemajuan kota Batam yg kita cintai ini, maka dari itu semua pengurus kuota perempuan lebih diperbanyak. Kita juga mau memberdayakan perempuan-perempuan utk lebih Agresif dan aktif dlm berkarya”paparnya

Perpres 82 Mewajibkan Bayi Baru lahir Memiliki BPJSK

0

Penulis : Budi Arifin

Batamtimes. Co, Tanjungpinang-Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang Agusrianto mengatakan, hadirnya Perpres 82 ini tidak hanya menyatukan sejumlah regulasi yang awalnya di terbitkan masing-masing instansi, namun juga menyempurnakan aturan sebelumnya.

Perpres 82 ini menjabarkan beberapa penyesuaian aturan di sejumlah aspek,” ucapnya, Rabu (19/12) saat konferensi pers di kantor BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang.

Secara umum, Agus menjelaskan ada beberapa hal yang perlu diketahui masyarakat seperti pendaftaran bayi baru lahir dalam Perpres 82 ini wajib mendaftarkan bayinya ke BPJS Kesehatan paling lama 28 hari sejak dilahirkan.

“Status kepesertaan bagi perangkat desa juga di atur dalam Perpres 82 ini yang mana bagi kepala desa dan perangkatnya menjadi lebih jelas,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, Perpres 82 juga mengatur status peserta yang keluar negeri, seorang WNI yang sudah menjadi peserta JKN-KIS dan tinggal di luar negeri selam 6 bulan berturut-turut, dapat menghentikan kepesertaannya sementara.

“Suami istri yang sama-sama bekerja wajib di daftarkan sebagai peserta JKN-KIS segmen PPU oleh masing-masing pemeberi kerja, baik pemerintah maupun swasta, ini juga di atur dalam Perpres 82,” terangnya

Sementara untuk tunggakan iuran dan dana layanan, Agus menjelaskan, Perpres tersebut juga memberikan ketegasan mengenai denda bagi peserta JKN-KIS yang menunggak, bila menunggak lebih dari satu bulan kepesertaan JKN-KIS seseorang akan dinonaktifkan.

“Sedangkan denda layanan diberikan jika peserta terlambat melakukan pembayaran iuran,” tambahnya

“Perpres 82 ini juga mengatur tentang JKN-KIS terkait PHK, bila seseorang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) tetap memperoleh hak manfaat jaminan kesehatan paling lama 6 bulan tanpa harus membayar iuran,” ungkapnya

PHK tersebut harus memenuhi empat kriteria yaitu, PHK yang sudah ada putusan pengadilan hubungan industrial yang dibuktikan dengan putusan/akta pengadilan hubungan industrial,

Selanjutnya, PHK karena penggabungan perusahaan, dibuktikan dengan akta notaris

Kemudian, PHK karena perusahaan pailit atau mengalami kerugian, ini dibuktikan dengan putusan kepailitan dari pengadilan

Terakhir, PHK karena pekerja mengalami sakit yang berkepanjangan dan tidak mampu bekerja dibuktikan dengan surat dokter.

Diduga Supir Hilang Kendali, Mobil Toyota Avanza Warna Silver Terbalik Di Jalan Poros Simpang Kantor PLN Desa Pian Tengah

0

Batamtimes.co – Natuna
Sebuah Mobil Toyota Avanza warna Silver  B 1042 WFE,  berpenumpang tujuh orang, terbalik di Jalan poros Selat Lampa Simpang Kantor PLN Desa Pian Tengah, Kecamatan Bunguran Barat, Natuna, Kepri, Rabu (19/12/2019) sekitar pukul 17.00 Wib petang.

Supir Dery Wahyu Firmanda (18) warga Batu Ampar Ranai, tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kondisi menggenaskan setelah mengalami kecelakaan lalulintas tunggal, akibat mobil yang dikendarai korban diduga kehilangan kendali.

Dua korban penumpang selamat tidak mengalami luka yakni, Sari Saputri (15) warga Midai, Yuda Agustian (16) warga Midai, dan Riki Septiadi Putra (18) warga Midai mengalami luka ringan dibagian punggung.

Sementara, empat korban penumpang lain mengalami luka berat yakni, Muhammad Ilham (19) warga Midai mengalami luka berat dibagian kepala, korban Leo Prandika (17) warga Midai mengalami luka berat bagian perut dan tangan, korban Zulfa Wansah (16) warga Midai mengalami luka robek di bagian telinga kanan, dan korban
Fery Gunawan (14) warga Midai mengalami luka berat bagian wajah dan kepala.

Menurut penuturan salah seorang korban penumpang selamat memaparkan Mobil Toyota Avanza warna Silver yang ditumpangi para korban berangkat dari Ranai menuju pelabuhan Selat Lampa untuk berlibur.

Di saat ketika sampai di tikungan Pian Tengah jalan poros Selat lampa mobil Avanza yang dikendarai korban Dery Wahyu Firmanda oleng, supir membanting stir kekiri akhirnya kehilangan kendali mobil terguling – guling terbalik ke bagian kanan jalan dan ban belakang pecah, ungkap Sari saat ditemui di RSUD Ranai, Rabu (19/12/2018) malam sekira pukul 20.15 Wib.

Sebelumnya, Yuda korban penumpang  telah mengingatkan korban Dery (Supir) agar memperlampat laju kendaraan namun tak digubris tetap memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi untuk mengejar waktu.

Kasat lantas Polres Natuna, Iptu Zubeidah membenarkan, kecelakaan  lalulintas sebuah mobil Toyota Avanza terjadi di Jalan poros Selat lampa satu korban meninggal dunia dan tujuh korban penumpang lainnya mengalami luka-luka, sebut Kasat lewat WhatsApp miliknya.

Pihaknya telah bertindak cepat turun ke Tempat Kejadian Perkara sempat memberikan pertolongan kepada para korban langsung dilarikan ke RSUD Ranai, dengan bantuan mobil pick up milik warga yang melintas.

Sementara untuk Korban Dery (Supir) tewas ditempat TKP di bawa menggunakan Mobil Unit Laka Lantas Polres Natuna untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan empat  korban luka berat masih dalam perawatan medis.

(Red/Pohan)

Kapolda Kepri Ajak Partisipasi Masyarakat Menciptakan Situasi Kamtibmas

0

Batamtimese.co – Natuna
Kapolda Kepri, Irjen Pol. Andap Budhi
menegaskan Polda Kepri bersama jajaran Kepolisian Resort (Polres) dan Kepolisian Sektor (Polsek) terus berupaya menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang damai dan tenteram di wilayah hukum Polda Kepri.

“Situasi kamtibmas yang sudah aman dan damai selama ini terus kami jaga bersama seluruh elemen masyarakat Kepri,” ungkapnya.

Ia mengatakan untuk menunjang penciptaan kondisi kamtibmas di Kepri, Polda Kepri mengajak peran aktif seluruh lapisan masyarakat. Terlebih menjelang pemilu serentak 2019 kedepan.

” Kami selaku pelayan masyarakat yang mengayomi, melindungi dan menjaga keamanan masyarakat, meminta masyarakat untuk ikut serta andil menjaga Kamtibmas juga menghindari politik adu domba, pilihan boleh beda, tapi kekompakan tetap dijaga, tegasnya.

Kata Jenderal tamatan Akademi Kepolisian tahun 1988 itu, bahwa Basembang Becerite Kamtibmas, merupakan Forum untuk bertemu dan bercerita, antara pihak Kepolisian dan Masyarakat, mengenai situasi Kamtibmas dan meminta saran dan masukan untuk aparat keamanan.

“Karena tidak mungkin kita bisa memonitor satu-satu. Kami butuh masukan dari masyarakat. Agar kita bisa mengoreksi diri untuk diterapkan di tahun depan. Apalagi ditengah dinamika politik yang mulai memanas saat ini, kami harap pertemuan ini bisa menjadi coolling system, dan situasi memanas ini bisa segera overhead,” pinta  Andap Budhi.

Ia juga meminta kepada semua pihak, agar saling bersinergi dan bekerja sama memerangi Berita Hoax, mendukung aparat keamanan demi terciptanya Kamtibmas yang aman dan kondusif dalam mengantisipasi tindakan kejahatan dan mencegah bentuk segala bentuk ancaman-ancaman yang akan terjadi, tandasnya.

( Red/Pohan)

Disdukcapil Natuna Kembali Musnahkan E-KTP Invalid dan Rusak Tahap II

0

Batamtimes.co – Natuna
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Natuna memusnahkan 3.631 keping e-KTP rusak dan invalid.

Pemusnahan dilakukan dengan membakar e-KTP di Halaman depan Kantor Disdukcapil Jalan Dtk Kaya Wan Mohd Benteng Ranai,Natuna, Kepri.

Jenis KTP yang dimusnahkan terdiri dari
E- KTP sebanyak 3.631 keping, KTP Siak 6.839 Keping dan KTP Kuning 198 Keping yang rusak dan Invalid sesuai dengan instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Kepala disdukcapil Natuna, Ilhan Kauli menjelaskan kepada media KTP-el rusak dan invalid yang dimusnahkan ini disebabkan adanya ketidak sesuaian data pemilik KTP, misalnya perubahan status dari belum kawin menjadi kawin, salah penulisan nama, alamat maupun rusak.

Lanjutnya, dimusnahkan dengan cara dibakar agar tidak disalah gunakan apalagi saat ini menjelang pemilu legislatif dan pilpres 2019, pemusnahan KTP-el ini merupakan tahap kedua lanjutnya tahap sebelumnya,tegasnya.

Sebelumnya, Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, melakukan pemusnahan KTP-  Elektronik sebanyak 8.830 Keping tahap satu yang rusak dan invalid dalam proses pelayanan di wilayah Natuna, Jum’at (14/12/2018) lalu.

Pemusnahan disaksikan Ass III Pemkab Natuna, Izwar Aspawi, Kabaskesbangpol Muhktar Ahmad, Kastreskrim AKP Hendrianto, Kasat Intelkam Iptu Swis Swol Stan, Camat Bunguran Timur Asmara Juana Suhardi, Sat Pol PP, KPU Natuna dan Bawaslu Natuna.

(Red/Pohan)

Mega Even IMF-WBG di Bali Raup Untung 5,4Triliun, Menko Luhut:Trust Investor Juga Makin Besar

0


Batamtimes. Co, Jakarta, Dua bulan berlalu sejak pelaksanaan pertemuan tahunan International Monetary Fund-World Bank Group (IMF-WBG) yang digelar di Bali, pada tanggal 8-14 Oktober 2018. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas merilis angka Rp 5,492 Triliun sebagai jumlah total dampak ekonomi yang langsung dirasakan oleh masyarakat Bali.

Bila dijabarkan, Rp 3,05 triliun dari angka itu merupakan investasi infrastruktur yang dibangun dalam kurun 2017-2018. Sedangkan sisanya, sebanyak Rp 582 miliar diperoleh dari pengeluaran peserta selama sepekan waktu penyelenggaraan.

Nilai ini didapat dari hasil kajian dampak ekonomi pelaksanaan Pertemuan Tahunan IMF-WBG yang disampaikan dalam Forum Merdeka Barat (FMB) 9 yang dihadiri oleh Menko Maritim Luhut B. Pandjaitan sebagai Ketua Panitia Nasional Pelaksanaan Pertemuan Tahunan IMF-WBG dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro di Kantor Bappenas, Jakarta, Selasa (18-12-2018).

Selain dampak berwujud ( tangible) seperti yang disebutkan sebelumnya, Menko Luhut menegaskan, dampak positif lainnya yang tidak kalah penting adalah meningkatnya kepercayaan masyarakat internasional terhadap kemajuan ekonomi Indonesia. “Dampak positifnya sangat banyak, karena kita di dunia internasional akan sangat mudah ‘menjual’ peluang di Indonesia. Tapi ingat, seperti yang seringkali saya katakan kita tidak akan ‘menjual’ Indonesia dengan semudah itu, sebab kita punya dignity dan akan kita akan lakukan itu dengan sangat cermat,” ujar Menko Luhut yang didampingi oleh Menteri PPN Bambang Brodjonegoro kepada para awak media.

Menko Luhut kemudian mencontohkan beberapa potensi kerja sama pengolahan nikel dan kobalt. untuk bahan baku produksi baterai lithium yang akan dijadikan bahan mobil listrik. Selain itu, Menko menambahkan bahwa dirinya telah bertemu dengan Samsung, produsen elektronik terbesar di Korea Selatan untuk membangun pabrik di Indonesia.

“Saya bilang kenapa kalian ngga bikin produknya di Indonesia. Mereka bilang mau. Karena kita sekarang sudah putihkan illegal mining disana. Loncatan teknologi bisa kita buat dan dampaknya adalah kita bisa perbaiki pendidikan di wilayah setempat,” tutur Menko Luhut. Hal ini menurutnya karena ada permintaan tenaga ahli sehingga pemerinta perlu untuk memacu penyediaan kebutuhan tenaga kerjanya.

Menko Luhut memandang berbagai tawaran kerja sama dengan negara lain yang kini berdatangan merupakan dampak tidak langsung dari pelaksanaan beberapa mega even internasional yang digarap oleh Indonesia. Even-even tersebut antara lain pertemuan IMF-World Bank Meeting, Asian Games 2018, dan Our Ocean Conference yang sukses.

Lebih jauh, Menko mengatakan bahwa hal tersebut akan menjadi prospek yang positif bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan, akan tetapi diakuinya memang akan membutuhkan waktu untuk dapat terwujud, namun demikian Menko Luhut menargetkan bahwa di tahun 2020 – 2021, Indonesia akan menikmati dampak positif tersebut. Apalagi, sambung Menko Luhut, Indonesia saat ini sedang berencana mengembangkan green diesel yang notabene apabila berhasil dikembangkan, tentu akan mendatangakan keuntungan ekonomi yang sangat signifikan bagi Indonesia.

“Tentu tidak segera di tahun 2019, karena ini menyangkut industri dan lainnya, mungkin bisa tercipta di tahun 2020-2021 pasti akan berdampak bagus. Kalau kita bisa tingkatkan green diesel kita tentu akan membantu kita kurangi impor crude oil,” ujarnya.

“ITB dan Tim BPPT sedang kerjasama dan saya tanggal 21 Desember ini ke Bandung dan bila tidak ada halangan akan melihat proses ini. Dan tadi malam kami laporkan kepada Presiden juga bahwa langkah-langkah ini bisa kita lakukan, dan akan sangat-sangat signifikan dalam mengurangi impor kita dan lebih dari itu kita akan bisa mengekspor green diesel ini ke luar negeri,” tambah Menko Luhut.

Selain dampak tak berwujud, dalam kesempatan yang sama, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro menjelaskan dengan detil bahwa Indonesia telah mendapatkan beberapa keuntungan berwujud/ tangible yang antara lain berupa kesepakatan investasi dengan berbagai investor dari luar negeri.

“Sebanyak 14 BUMN berhasil menandatangani perjanjian kerjasama investasi dengan total nilai kesepakatan mencapai Rp 202 triliun, Bappenas juga sukses memfasilitasi kerjasama investasi dengan total nilai Rp 47 triliun. Selain itu, dampak yang juga sangat penting adalah kemampuan Indonesia untuk berperan di dalam forum internasional,” jelasnya.

(red/Biro Informasi dan Hukum
Kemenko Bidang Kemaritiman) 

Lalu lintas Kota Pematangsiantar Menuju Parapat lumpuh total, Tertimbun Longsor

0

Batamtimes.co Siantar – Jalan Raya Lintas Sumatera yang terletak di Sibaganding Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, terputus akibat tertimbun tanah longsor, Selasa (18/12) sore.

Mengutip dari RRI, longsor mengakibatkan jembatan kembar Sidua-dua yang terletak Jalan Nagori Sibaganding terputus akibat badan jalan tertimbun material longsoran dari atas tebing.

Jembatan tidak bisa dilalui oleh kendaraan dan arus lalu lintas baik dari Kota Pematangsiantar menuju Parapat dan sebaliknya sementara lumpuh total.

Tiga mobil yang kebetulan melintas tertimbun longsoran tanah dan sampai saat ini belum dievakuasi dari lokasi. Dari informasi masyarakat kejadian tersebut terjadi pada pukul 16.30 WIB dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Salah seorang pengendara mobil warga Lubuk Pakam Solikin kepada RRI mengatakan, lokasi longsor berjarak sekitar 500 meter sebelum pintu masuk lokasi wisata Parapat dari arah kota Medan. Menurut Solikin, lokasi tepat berada di jembatan pertama sebelum masuk ke wisata Parapat.

“Macet total arus lalu lintas sehingga tidak bisa dilalui kendaraan. Sehingga sebagian memilih putar balik. Balik kemana juga gak tahu. Ke rumah mungkin,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan Solikin, sampai saat ini belum terlihat ada alat berat yang digunakan untuk membuka akses jalan akibat material longsoran yang menutup badan jalan. “Kalau yang menangani masih dibantu masyarakat saja sih,” ucapnya.

Dikatakan Solikin, longsor terlihat cukup parah, karena lumpur yang menutup badan jalan setinggi pusat orang dewasa. Solikin membenarkan ada tiga unit mobil yang tertimpa yakni satu unit mobil pribadi, satu pick up L 300, dan satu truk besar.

“Ada mobil innova, pick up, dan tronton. Kalo macetnya gak bisa kita lihat. Karena jalannya tikungan. Mungkin 1 sampai 2 kilo. Tadi, juga tidak ada korban saya dengar sih,” ucapnya.

“Sampai sekarang belom ada nampak alat berat. Tapi, ya masih menunggu sampai datang alat berat,” tambahnya.

Sebelumnya dari keterangan Kepala BPBD Sumut Riadil Akhir Lubis telah terjadi longsor, Selasa (18/12) beberapa kali sejak pukul 11.00 WIB, dan terjadi lagi longsor yg besar sekitar pukul 16.45 wib yang menimbun beberapa kendaraan roda empat dan truk di ruas jalan menuju Kota Parapat lintas jalan nasional (jembatan kembar).
 
“Longsor terjadi di Jalan Parapat – Siantar di Jembatan Ganda Pabrik Ganjang lebih kurang 1 KM dari Parapat. 1 truk tronton ,1 Pickup, 1 Rush tertimpa. Korban jiwa tidak ada. Proses evakuasi sedang berjalan, lalu lintas sementara distop. Arus lalu lintas dari arah Tobasa macet dan antri sampai Parapat,” ucap Riadil dalam rilis melalui pesan WA, masih mengutip RRI.

Sedangkan  dari arah Siantar menuju Parapat macet sampai kurang lebih 2 Km. Kondisi cuaca sebelumnya hujan, namun telah reda.

(red/ RRI) 

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga