8.6 C
New York
Thursday, April 2, 2026
spot_img
Home Blog Page 984

Lakalantas Tahun 2018 Kota Tanjungpinang Turun, Kapolres :Sebanyak 18 Orang Tercatat Tewas

0

Batamtimes. Co, Tanjungpinang- Jumlah korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas di Tanjungpinang selama tahun 2018 berjumlah 17 orang dengan kerugian materil mencapai Rp 97 juta.

Data tersebut diungkapkan oleh Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi dalam konfrensi pers akhir tahun yang digelar di Rupatama pada Senin (31/12).

Menurutnya, selain belasan korban tewas, terdapat 132 orang luka ringan dan 4 orang luka berat. Meski demikian, jumlah ini masih terbilang menurun jika dibandingkan dengan tahun 2017. Korban tewas berjumlah 26 orang, luka ringan 114 orang dan luka berat 7 orang dengan total kerugian materil sebesar Rp 135 juta.

“Secara umum terjadi penurunan 8 persen dari tahun 2017 dengan tingkat penyelesaian kasus 36 persen,” ujar Ucok.

Kata Ucok Sepanjang tahun 2018, Satlantas Polres Tanjungpinang rutin menggelar operasi polisi terpusat, diantaranya, operasi keselamatan, ketupat, zebra hingga operasi lilin seligi yang kini sedang berlangsung.

Diharapkan dari digelarnya berbagai operasi kepolisian terpusat ini, para pengemudi kendaraan bermotor dapat meningkatkan kepatuhan tentang aturan lalu lintas yang akan berdampak pada menurunya angka kecelakaan lalu lintas.

(red/Budi arifin)

Kapolda Kepri :Selama Operasi Lilin, Terdapat 531 giat Hingga Akhir Tahun 2018

0

Batamtimes. Co, Batam- Polda Kepri melaksanakan Operasi Lilin Seligi 2108 dalam rangka Pengamanan Natal tahun 2018 dan malam pergantian tahun 2019.

Dalam kegiatan tersebut Polda Kepri bersama dengan TNI dan stake holder terkait melakukan persiapan.

“Sebelum melakukan tugas, untuk kesiapan personil dilakukan apel kesiapan Pengamanan.” demikian dikatakan kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto, Senin (31/12/2018).

Menurutnya, untuk mencapai hasil yang maksimal dalam operasi Seligi itu Kepolisian sudah melakukan upaya bersifat preemtif maupun preventif telah digelar, baik berupa sosialisasi, himbauan Kamtibmas, sterilisasi serta penjagaan.

Polda Kepri, TNI dan stake holder diberdayakan maksimal, dari Kapolda, Wakapolda, Irwasda dan seluruh Pejabat Utama Polda dan Kapolres jajaran beserta seluruh anggota terlibat secara langsung pengamanan malam pergantian tahun.

“Goalsnya sederhana, semoga berbagai kegiatan masyarakat dapat berjalan lancar, aman dan kondusif, In Syaa Allah,”ujarnya

Dari seluruh wilayah hukum Polda Kepri, terdapat 531 giat yakni, Doa bersama/Syukuran di 12 Mesjid , seperti di Polres Anambas 7 Mesjid, Polres Tg Pinang 2 Mesjid, Polresta Barelang 1 Mesjid, Polres Bintan 1 Mesjid dan Polres Lingga 1 Mesjid.

Selanjutnya, Ibadah/Misa pada 349 Gereja yaitu, Polresta Barelang 217 Gereja, Polres Tg Pinang 39 Gereja, Polres Bintan 33 Gereja, Polres Karimun 22 Gereja, Polres Lingga 19 Gereja, Polres Natuna 11 Gereja, selanjutnya Polres Anambas 8 Gereja.

Dan pengamanan juga dilakukan pada Perayaan malam tahun baru pada 145 lokasi antara lain,Polresta Barelang 44 lokasi, Polres Bintan 36 lokasi, Polres Anambas 36 lokasi, Polres Lingga 8 lokasi, Polres Natuna 8 lokasi, Polres Karimun 7 lokasi, dan Polres Tg Pinang 6 lokasi.

Lebih jauh ditambahkan Kapolda Kepri, untuk Pesta kembang api Polisi juga mengamankan di 25 lokasi, yaitu,Polres Bintan 11 lokasi, Polresta Barelang 10 lokasi, Polres Karimun 3 lokasi, Polres Tg Pinang 1 lokasi.

“Situasi Kamtibmas sejauh ini kondusif, semoga saja kedepannya perkembangan situasi tetap aman dan kondusif.” papar Andap

“Semua ini akan terwujud apabila terdapat kerjasama yang baik, sinergi dan solid diantara kita dalam menjaga Bumi Segantang Lada, Bunda Tanah Melayu yang kita cintai bersama.” tambahnya.

(red/humas Polda Kepri)


Kepala Imigrasi Kelas 1 Batam Berjanji tindak lanjuti Pengaduan LSM Getuk

0

Batamtimes. Co, Tanjungpinang-Kepala Imigrasi Kelas I Batam Lucky Agung Binarto, akan segera menindaklanjuti adanya informasi dugaan Pungutan Liar (Pungli) di jajarannya.

“Setelah sy cek kinerja seluruh anggota sy akan d lakukan pers release pada tanggal 3 januari 2019,” ucap Lucky kepada media melalui media whatsapp, Senin(31/12) pagi.

Kata Lucky nanti ditanggal tersebut akan dijelaskan secara lebih merinci terkait dengan capaian Imigrasi Batam secara keseluruhan sepanjang tahun 2018.

“Review terhadap capaian kinerja kanim batam secara keseluruhan dan rencana program kerja thn 2019,” ungkapnya.

Sebelumnya, Diduga masih banyak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang masuk keluar melalui Pelabuhan Batam, dengan menggunakan izin berwisata.

Pratek ini pun diduga dibekingi oleh Oknum Imigrasi yang bertugas di Pelabuhan Internasional Batam.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua LSM Gerakan Tuntas Korupsi (Getuk) Jusri Sabri kepada media ini, menurutnya pratek ini telah 10 tahun terjadi di Pelabuhan tersebut.

“Bahkan sudah ada yang banyak dari TKI ini paspornya sudah dicap kotor (tidak boleh masuk lagi,red) oleh Imigrasi Malaysia. Tapi sama imigrasi dan mafia TKI Indonesia cap kotor paspor tersebut bisa dihilangkan dengan bahan kimia,” ungkap Jusri, Senin(31/12) pagi.

Untuk pembersihan Paspor ini, Mafia TKI dan Imigrasi memunggut biasa Rp 100.000 hingga Rp 200.000 /orang.

“Tergantung kotornya juga, kalau banyak ya pastinya biayanya lebih dan satu hari TKI ilegal yang lewat tersebut bisa 400 sampai 500 orang per hari,” ucapnya.

Karena kata, Jusri, Sesuai degan UU Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) yang telah disahkan DPR akhir Oktober lalu, pelaku yang terlibat pengiriman pekerja migran atau Teaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar ngeri secara illegal, dapat diancam pidana maksimal 10 tahun penjara dan denda maksimal Rp 15 miliar.

“Ini harus jadi perhatian bagi serius bagi para stakeholder dalam penempatan pekerja migran. Ancaman pidana dan denda diberlakukan bersama-sama. Bukan pidana atau denda,” katanya.

Jusri menegaskan saat ini, ia telah membuat laporan ke Dirjen Imigrasi untuk menindak Praktek Pungutan Liar (Pungli) ini.

“Semalam suratnya kita layangkan ke Dirjen Imigrasi,” sebutnya.

Ia juga berharap agar Polda Kepri melalui tim Cyber Pungli. Segera menindak lanjuti adanya praktek pungli ini.

“Tangkap dan Tinda itu mafianya,” tutupnya.

(red / Budi Arifin)

LSM Getuk Jusri : Mengapa Pasport TKI sudah NTL Masih Bisa Bekerja di Malaysia

0

Batamtimes.co,Tanjungpinang- Diduga masih banyak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang masuk- keluar melalui Pelabuhan Batam, dengan menggunakan izin berwisata.

Praktek ini pun diduga dibekingi oleh Oknum Imigrasi yang bertugas di Pelabuhan Internasional Batam Center dan Harbour Bay, Pulau Batam.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua LSM Gerakan Tuntas Korupsi (Getuk) Provinsi Kepri Jusri Sabri kepada media ini, menurutnya pratek ini telah 10 tahun lebih berlangsung di Pelabuhan tersebut.

“Bahkan sudah ada yang banyak dari TKI ini paspornya sudah dicap NTL (tidak boleh masuk lagi,red) oleh Imigrasi Malaysia. Tapi sama imigrasi dan mafia TKI Indonesia cap kotor paspor tersebut bisa dihilangkan dengan bahan kimia,” ungkap Jusri, Senin(31/12) pagi.

Untuk meloloskan Paspor ini, Mafia TKI dan Imigrasi memunggut biasa Rp 100.000 hingga Rp 200.000 /orang.

“Tergantung kotornya juga, kalau banyak ya pastinya biayanya lebih dan satu hari TKI ilegal yang lewat tersebut bisa 300 sampai 600 orang per hari,” ucapnya.

Karena kata, Jusri, Sesuai degan UU Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) yang telah disahkan DPR akhir Oktober lalu, pelaku yang terlibat pengiriman pekerja migran atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar ngeri secara illegal, dapat diancam pidana maksimal 10 tahun penjara dan denda maksimal Rp 15 miliar.

“Ini harus jadi perhatian bagi serius bagi para stakeholder dalam penempatan pekerja migran. Ancaman pidana dan denda diberlakukan bersama-sama. Bukan pidana atau denda,” katanya.

Jusri menegaskan saat ini, ia telah membuat laporan langsung ke Dirjen Imigrasi untuk menindak Praktek Pungutan Liar (Pungli) ini.

“Kemarin suratnya sudah kita layangkan ke Dirjen Imigrasi,” sebutnya.

Ia juga berharap agar Polda Kepri melalui tim Saber Pungli. Segera menindak lanjuti adanya praktek pungli ini.

“Tangkap dan Tindak para mafianya,” tutupnya.

(red/Budi arifin)

Lanud Ranai Gelar Istighosah dan Doa Bersama, Sambut Tahun Baru 2019

0

Batamtimes.co – Natuna
Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Raden Sadjad Ranai sambut Tahun Baru 2019 dengan cara menggelar Istigosah dan doa bersama, di Mesjid Mina berlokasi komplek lanud Ranai, Natuna, Kepri, pada Senin ( 31/12/2018).

Kegiatan  Istighosah  ini diawali dengan sholat Dhuha dan lanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Imam Besar Masjid Mina Lanud RSA, Pns H.Bujang Rusman dihadiri ratusan prajurit TNI-AU

Menurut Komandan Pangkalan Angkatan Udara (Danlanud) RSA, Kolonel Pnb Prasetiya Halim, S.H  mengatakan, kegiatan Istighosah dan Doa Bersama  ini dilaksanakan untuk mengisi kegiatan di akhir tahun 2018.

Pergantian Tahun 2018 dan menyambut Tahun baru 2019 ini kita tutup dengan yang baik dan kita buka dengan yg baik pula, semoga tahun baru 2019 ini kita menjadi yg lebih baik, ” ucap Danlanud Ranai.

“Kita harus bersyukur karena di tahun 2018 telah dapat melaksanakan tugas-tugas dengan baik serta aman dan lancar, jadikan memontum Tahun baru sebagai koreksi diri dan tak lupa kita juga berdoa untuk keselamatan diri pribadi, khususnya keluarga besar Lanud RSA dan bangsa Indonesia senantiasa diberi kekuatan dan perlindungan oleh Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT, semoga Indonesia semakin maju, “ tandasnya.

(Red/Pohan)

Demo Berujung Ricuh, Simulasi Di Bandara Raden Sadjad Ranai

0

Batamtimes.co – Natuna
Puluhan pendemo berusaha merangsek masuk ke Bandara Raden Sadjad (RSA) Ranai, Natuna, Kepri, menuntut penurunan harga tiket pesawat dinilai begitu mahal. Berbagai spanduk dibentangkan sebagai sarana untuk mengungkapkan inspirasi mereka.

Berbagai mediasi pun dilakukan antara Lanud RSA Ranai dengan perwakilan pendemo namun gagal, bentrokan fisikpun tak dapat terhindarkan saat petugas keamanan bandara dan TNI-AU berusaha menghadangnya di pintu masuk. 

Kejadian ini merupakan salah satu adegan simulasi latihan Pasukan Penindak Huru-Hara (PHH) di Lanud RSA Ranai, merupakan salah satu fungsi bagian dari Pasukan Pertahanan Pangkalan (Hanlan) Ranai.

Selain sebagai Pasukan Pertahanan Pangkalan terhadap serangan musuh dari luar, juga di masa damai dapat digerakkan untuk melaksanakan Penindakan Huru-Hara (PHH) apabila terjadi kerusuhan demo di lingkungan Lanud RSA Ranai.

Latihan simulasi ini digelar di Bandara Raden Sadjad Ranai, disaksikan langsung oleh Komandan Lanud RSA Kolonel Pnb Prasetiya Halim di Appron Hanggar Timur Lanud RSA, Jumat (28/12/2018)

Skenario berlanjut, aksi saling dorong terjadi. Para pendemo sempat berhasil masuk area bandara. Satu pleton Anggota PHH diterjunkan amankan bandara RSA dengan bersenjata lengkap tameng dan pentungan dari TNI AU menghadangnya. Namun massa semakin beringas hingga sempat terjadi kericuhan. 

Puluhan massa akhirnya berhasil dipukul mundur, Massa terus didesak mundur hingga keluar dari area bandara dan dipastikan mereka bubar dan situasi bandara RSA dipastikan aman dan kondusif.

Menurut Komandan Pangkalan Angkatan Udara (Danlanud) RSA Ranai, latihan PHH bagi anggota lanud RSA merupakan simulasi salah satu upaya pengamanan bandara RSA Ranai.

Untuk mengingatkan kembali dan mengenalkan cara serta prosedur penindakan Huru-Hara kepada prajurit lanud RSA. Sehingga diharapkan para prajurit akan dapat memahami pelaksanaan tugas PHH, apabila dikemudian hari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan berkaitan dengan demonstrasi oleh massa, Kata Danlanud Rsa Kolonel Pnb Prasetya Halim.

(Red/Pohan)

Malam Pisah Sambut Dandim O318 Natuna, Sekda Natuna Ungkap Sinergitas Di Natuna Solid

0

Batamtimes.co – Natuna
Acara malam pisah sambut Dandim 0318 Natuna, dari Letkol (Inf) Yusuf Rizal  (lama) digantikan Letkol Czi Ferry Kriswardana (Baru) mantan Danyon Zipur- 9.

Sekda Natuna Wan Siswandi, S.Sos mewakili masyarakat Natuna menyampaikan ungkapan rasa haru yang mendalam atas berakhirnya masa tugas Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0318 Natuna, pindah tugas di Mabes TNI-AD di Jakarta.

Hal ini ia sampaikan dalam sambutannya pada malam pisah sambut Dandim 0318 Natuna, yang digelar di RM Sisi Basisir Jalan Dtk Kaya Wan Mohd Benteng Ranai, Natuna, Kepri, Rabu (26/12/2018) sekira pukul 20.15 Wib.

Menurut  Sekda TNI-Polri adalah mitra kerja yang baik dan memiliki kontribusi yang cukup besar bagi jalannya pemerintahan di Natuna. Sinergitas TNI-Polri di Natuna solid pada situasi tertentu, koordinasi antara instansi selalu berjalan dengan baik.

Hingga saat ini harus saya akui, sinergitas terhadap semua instansi di Natuna cukup baik. Meskipun terkadang terjadi gesekan ditingkat bawah oknum tertentu bikin ulah. Setakat ini masih bisa koordinasikan dan dikendalikan dengan baik, pungkasnya.

“Alhamdulillah Natuna kondisi Natuna hari ini tenang-tenang saja,damai-damai saja,” tambahnya.

Dia mendoakan agar letkol (Inf) Yusuf Rizal  senantiasa diberi kesehatan dan semakin sukses di tempat tugas yang baru di Mabes TNI-AD di Jakarta.

Begitu pun kepada Dandim 0318 Natuna yang baru  Letkol Czi Ferry Kriswardana menyampaikan selamat datang. Pihaknya siap terbuka dan siap berkoordinasi terkait kondisi Natuna setiap saat.

(Red/Pohan)

Polda Sumut Menetapkan Empat tersangka Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah

0
Polda Sumut paparkan kasus dugaan pemalsuan surat tanah yang hambat pembangunan jalan tol, Rabu (26/12/2018) - Tribun Medan

Batamtimes. Co, MedanTerbengkalainya proyek pembangunan tol Medan – Binjai akhirnya mengungkap fakta baru.

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan grand sultan (sertifikat tanah) di Tanjungmulia Hilir.

Seperti yang dikutip dari Tribun Medan, Keempat tersangka ini terdiri dari satu pengacara atas nama Afrizon dan tiga masyarakat sebagai ahli waris, masing-masing Tengku Awaluddin, Tengku Azan Khan dan Tengku Isywari.

Namun dalam gelar paparan, hanya menghadirkan dan melakukan penahanan terhadap tiga tersangka saja.

Satu tersangka lainnya atas nama Tengku Azan Khan sedang mengalami stroke dan dirawat di rumah sakit.

“Tol Medan-Binjai terkendala karena adanya gugatan perdata. Salah satunya menggunakan grand sultan palsu yang tidak terdata di BPN dan hanya foto kopi palsu. Surat dipalsukan, seolah-olah dikeluarkan oleh BPN,” kata Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, Rabu (26/12/2018).

Adapun modus yang dilakukan pengacara Afrizon, yakni mengubah isi surat Kepala Kantor Pertanahan Kota Medan No 598/12.71-300/VI/2016, tanggal 15 Juni dengan isi Grand Sultan No 254, 255, 256, 258 dan 259 yang sebelumnya memang sudah terdaftar di Kantor Pertanahan Kota Medan.

Namun, dari pernyataan Tengku Awaluddin dan Tengku Isywari, keduanya sama sekali tidak pernah melihat grand sultan tersebut.

Kepala Kantor Wilayah BPN Sumut Bambang Priono yang juga hadir dalam paparan, menjelaskan permasalahan tol Medan-Binjai belum dapat dituntaskan karena munculnya 11 gugatan perdata di pengadilan.

“Yang digugat 16 hektare dengan meminta uang ganti rugi Rp 321 miliar. Saya sebagai ketua panitia pengadaan tanah. Kalau sempat ini loloskan, saya ikut menggembosi negara dan saya juga pasti akan ditangkap Pak Kapolda. Ini adalah program nasional,” kata Bambang.

Kini, proyek pembangunan jalan tol Medan-Binjai sudah dikerjakan sepanjang 22,825 kilometer, dan sisanya hanya 2,616 kilometer atau hanya 7,36 persen saja.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimsus) Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian mengatakan, laporan (LP) atas kasus ini diterima Polda Sumut pada bulan Oktober 2018.

Di mana selang dua bulan proses penyidikan, para pelaku akhirnya dapat diamankan.

Andi Rian menyatakan para pelaku membuat surat hak lahan yang disengketakan seolah asli dari BPN, agar dapat memperoleh ganti rugi.

Maka dari itu, keempat pelaku, ujar Andi Rian akan dipersangkakan dengan Pasal 263 dan 266 KUHPidana dengan ancaman 8 tahun.

“Pemalsuan ini yang buat adalah pengacaranya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, dapat kita lakukan tahap 1 dan kita sudah koordinasi dengan kejaksaan,” ujarnya.

Andi mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sehingga ada kemungkinan dapat dikembangkan terhadap tersangka lainnya.

“Masih ada 6 gugatan lagi kepada tim pengadaan tanah dengan motif grandsultan. Ini yang masih dipelajari,”katanya.

Terpisah, Kakanwil BPN Sumut Bambang Priono menambahkan, dalam luas lahan 800 meter yang di sengketakan tersebut terdapat 459 Kepala Keluarga (KK) dengan 9 status hak milik.

Di mana terdiri dari 11 gugatan, dengan 5 perkara yang sudah selesai dan 6 lainnya masih dalam proses pengadilan.

Sedangkan Afrizon sendiri mengaku, jika dirinya berjuang atas kepentingan ahli waris keturunan Sultan.

Di mana sambungnya, tiga tersangka yang ditangkap bersama dirinya adalah para ahli waris Sultan Ma’moen Al Rasyid.

Namun Afrizon menolak memberikan keterangan lebih lanjut, dan menegaskan jika pihaknya akan membuktikan di persidangan.

Meski ia juga mengakui jika dirinya belum pernah melihat Grandsultan yang dimaksud dalam kasus ini.

“Nanti kita buktikan di persidangan, karena kasus ini perlu diuji. Pihak Polda silakan menyelidiki, tapi kalau saya berkomentar, takutnya nanti terjadi konflik perbedaan pandangan,” ujarnya.

(red/Tribun)

Mendikbud RI Tinjau Sekolah Indonesia Jeddah dan Semangati Guru dan Murid

0

Batamtimes. Co, Jeddah- Di sela-sela kunjungan kerjanya ke Arab Saudi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy bersama rombongan menyempatkan diri berkunjung ke Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ), Senin, (24 /12/2018).

Kehadiran Mendikbud di SIJ disambut oleh Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Riyadh, Achmad Ubaedillah, jajaran homestaff, para guru dan siswa serta perwakilan dari Komite Sekolah  (KS) SIJ.

Dalam kunjungan singkat tersebut,  Mendikbud  Muhadjir  diajak oleh Konjen Hery meninjau langsung  kondisi gedung SIJ yang oleh dinas berwenang Arab Saudi dinyatakan sudah tidak layak mengingat usianya sudah tua dan berisiko dari sisi keselamatan.

“Sekolah Indonesia Jeddah sebagai mikrokosmos masyarakat Indonesia di wilayah kerja KJRI Jeddah, Pak. Ini adalah refklesi demografis  Indonesia secara general,” ucap Konjen menggambarkan profil siswa-siswa SIJ yang berasal dari berbagai suku dan daerah di tanah air dengan orangtua yang berasal dari latar belakang profesi yang beragam.

Konjen, lebih lanjut, menyampaikan harapan masyarakat Indon esia agar Pemerintah RI memiliki gedung sendiri yang nantinya tidak saja bisa dimanfaatkan untuk sarana belajar, melainkan juga pusat kebudayaan dan kegiatan lainnya.

“Semangat tetap ada, tapi gedung masih menyewa,” imbuh Konjen.

Dalam arahannya,  Mendikbud mengakui bahwa fasiltas SIJ jauh dari memadahi dengan  kondisi gedungnya yang sudah tua. Namun, demikian Mendikbud menyemangati guru dan murid agar tidak patah semangat karena fasilitas yang terbatas.

“Apa artinya fasilitas. Apa artinya kemudahan kalau tidak diikuti oleh semangat yang keras. Bahkan banyak orang yang berhasil justru di dalam keterbatasan. Banyak orang yang gagal justru karena terlalu melimpah fasilitasnya,” kata Mendikbud  Muhadjir .

Salah satu tanda keberhasilan SIJ adalah ketika lembaga pendidikan tersebut  berhasil memotong lost generation (generasi yang hilang), yaitu  mengantarkan anak-anak didiknya meraih cita-citanya sehingga bernasib lebih baik daripada orangtuanya, mengangkat martabat keluarga ke derajat yang lebih tinggi.

“kalau ada seseorang dari masyarakat yang tidak beruntung, kemudian dia melahirkan anak, dan kemudian anaknya melahirkan anak yang tidak beruntung, itu artinya generasi yang hilang,” terang Mendikbud.

Mendikbud juga mengingatkan kepada guru, agar proses pendidikan tidak sekedar memberikan pelayanan pendidikan secara umum, malainkan juga memperhatikan potensi pribadi masing-masing peserta didik.

Pada kesempatan lain dalam sambutannya, Mendikbud juga menjanjikan akan memberikan sumbangan sebanyak 40 unit komputer kepada SIJ.

Terkait upaya pengadaan gedung SIJ yang baru, Ketua KS SIJ, Anjas Puji Asmoro, menyampaikan kepada Mendikbud bahwa pengadaan gedung SIJ yang baru merupakan kebutuhan darurat. Pasalnya, surat izin operasional (tarkhis) SIJ saat ini tidak bisa diperpanjang karena terkendala gedung yang ada saat ini, yang oleh  otoritas berwenang Arab Saudi sudah dinyatakan tidak layak.

Gedung SIJ merupakan bangunan lama bekas vila  yang dinilai berbahaya dari sisi keselamatan, dengan ruang kelas terbatas , tidak sebanding dengan jumlah siswa yang saat ini mencapai 1.100 orang.

(red/KBRI JEDDAH)

Perayaan Natal dan Tahun Baru 2019 di Kota Tanjungpinang 40 Personil Gabungan diturunkan

0

Batamtimes. Co, Tanjungpinang- Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang berkomitmen melakukan pengamanan demi menunjang kelancaran arus lalu lintas, jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2019.

Sebagai bentuk komitmen tersebut Kepala Dinas Perhubungan, Bambang Hartano mengatakan bahwa Dishub Kota Tanjungpinang telah berkoordinasi dengan Polres Tanjungpinang dan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang.

“Kita siapkan 40 personil untuk pengamanan di tiga titik keramaian di Kota Tanjungpinang. Yaitu Pelabuhan Sri Bintan Pura, Jalan Merdeka dan Terminal Batu 9,” ucap Bambang, kepada media ini melalui sambungan telepon, Jumat(21/12) siang.

Selain itu, menurut Bambang Dishub Kota Tanjungpinang juga menyiapkan personil untuk keliling Kota Tanjungpinang guna kelancaran arus lalu lintas.

“Kita juga ada patroli keliling. Patroli mobile namanya,” tegas Bambang.

Sementara itu, Humas PLN Tanjungpinang, Raja Irwandi memastikan bahwa tidak akan ada gangguan listrik pada perayaan natal dan tahun baru nantinya.

“Kami telah memerintahkan seluruh personel Pelayanan Teknik agar standby 24 jam untuk mengantisipasi hal-hal berkaitan dengan supply daya listrik yang dapat mengganggu jalannya ibadah pada lokasi-lokasi acara perayaan dan tahun baru,” tegas Raja kepada media ini.

Kata Raja, Intruktrusi pengamanan ini telah dimulai dari 18 Desember 2018 dan berakhir pada 7 Januari 2019 mendatang.

“Pada tanggal tersebut kita siapkan 200 personil gangguan dan harus stand by di Kantor,” tutupnya.

(red/budi arifin)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga