8.6 C
New York
Friday, April 3, 2026
spot_img
Home Blog Page 986

PP Payung Hukum Ex-officio Walikota Batam Rangkap Jabatan

0

Batamtimes. Co, Batam-Setelah mencuat instruksi peleburan BP Batam, kini para pemangku kepentingan masih menantikan payung hukum yang diberlakukan.

Informasi terkini, regulasi itu akan dikeluarkan berupa Peraturan Pemerintah (PP), yang rencananya diterbitkan tahun ini. Jika benar-benar terlaksana, berarti PP akan segara keluar kurang dari dua pekan ke depan.

Baca juga :Atasi dualisme, BP Batam Dipimpin Walikota Batam Secara Ex-officio

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemko Perekonomian) tengah menyiapkan peraturan pemerintah (PP) yang akan mengatur pelaksanaan rangkap jabatan Kepala BP Batam secara ex-officio oleh Walikota Batam.

Sekretaris Kemko Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan, pihaknya telah mengundang Walikota Batam perihal pembahasan beleid yang akan mengatur konsep perangkapan jabatan BP Batam seperti yang dikutip dari tribun.

Saat ini pembahasan regulasi tersebut masih terus digodok pemerintah sebelum dirilis.

Tidak bubar, jabatan Kepala BP Batam dirangkap secara ex-officio oleh Walikota Batam.

“Kami sedang bahas terus. Pak Menko Darmin Nasution sudah diskusi dengan Walikota Batam. Secara konsep tidak ada perubahan di organisasi BP Batam yang berubah itu adalah Kepala BP Batamnya dirangkap ex-officio oleh Walikota,” terang Susiwijono di Kantornya, Jakarta, Selasa (18/12/2018).

Menurut dia, perangkat jabatan secara struktur di bawahnya tidak akan ada perubahan. Hanya saja, momentum ini nantinya akan dilakukan penguatan dalam konteks mereview kembali struktur organisasinya seperti apa.

“Saya optimis dengan disatukan bagi investor lebih dapat mendapatkan kepastian, dan BP Batam tetap eksis. Tinggal kita coba review kembali supaya perannya gak ada duplikasi dengan Pemko saya rasa bagus untuk investor,” terang dia

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemko Perekonomian) tengah menyiapkan peraturan pemerintah (PP) yang akan mengatur pelaksanaan rangkap jabatan Kepala BP Batam secara ex-officio oleh Walikota Batam.

Lanjut Susi, rencana Batam menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) akan berlanjut setelah kondisi yang terjadi saat ini telah diselesaikan secara tuntas. Dengan begitu, setelah PP terbit di tahun ini penyelesaian mengenai BP Batam bisa menemukan titik terang.

“Terkait KEK akan ada empat di Batam yang akan kita dorong dan sedang di proses. Ini kan transform, masih proses jalan menyelesaikan kelembagaan di BP Batam sendiri mudah-mudahan akhir tahun selesai,” katanya.

(red/bud) 

Panglima TNI Resmikan Satuan Terintegrasi Di Perbatasan Natuna

0

Batamtimes.co – Natuna
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto hari ini, Selasa (18/12/2018) siang secara resmi meresmikan Satuan TNI Terintegrasi di Fasilitas Pelabuhan Selat Lampa, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau. Satuan TNI ini berfungsi sebagai pasukan terdepan dalam menghadapi ancaman potensial.

Acara peresmian satuan TNI Terintegrasi ini ditandai upacara militer pimpin oleh Komandan Pangkalan Angkatan Laut  Ranai, Kolonel Laut (P) Harry Setyawan, diikuti ratusan prajurit TNI gabungan.

Marsekal Hadi mengatakan, satuan ini diharapkan mampu mengatasi trouble spot di wilayah perbatasan khususnya Natuna secara cepat.

Ia menerangkan, rencananya dahulu kesatuan ini dikenal sebagai pangkalan TNI terpadu, namun kini diubah menjadi Satuan TNI Terintegrasi. Isinya merupakan semua anggota dari tiga matra, Angkatan Laut, Angkatan Darat, dan Angkatan Udara.

“Ini merupakan langkah finalisasi strategis jangka menengah. Satuan TNI Terintegrasi mempunyai daya tangkal di perbatasan,” jelas Marsekal Hadi.

Selain itu, kata Panglima TNI Kepulauan Riau khususnya Natuna juga memiliki Sumber Daya Alam (SDA) sehingga perlu untuk di jaga kedaulatannya.

Panglima Hadi menjelaskan, terintegrasi saat ini berupa embrio, yang terdiri dari satuan-satuan TNI AD yaitu Batalyon Komposit diperkuat oleh Kompi Zeni Tempur, Baterai Rudal Artileri Pertahanan Udara dan Baterai Artileri Medan.

Selain Pangkalan TNI AL, juga terdapat Kompi Komposit Marinir dan berbagai fasilitas pelabuhan, untuk mendukung operasional kapal perang TNI AL, yang beroperasi di sekitar perairan Natuna.

Sedangkan Pangkalan Angkatan Udara TNI AU dilengkapi berbagai fasilitas, hanggar integratif dan hanggar skuadron UAV, untuk mendukung operasional pesawat udara TNI.

Selain itu juga dilengkapi dengan mess dan rumah sakit integratif, untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi seluruh prajurit TNI di Natuna.

Satuan TNI Terintegrasi Natuna masih akan terus berkembang sesuai peningkatan eskalasi ancaman. Perencanaan ke depan dimungkinkan untuk menyempurnakan Satuan TNI Terintegrasi, menjadi organisasi permanen dan terintegrasi dalam satu Komando, dan dilengkapi dengan sistem kendali operasi berbasis kemampuan, pungkasnya.

Dalam peresmian Satuan TNI Terintegrasi Natuna ini turut mendampingi KSAD Jenderal Andhika Perkasa, KSAL Laksama Siwi Sukma Adji, dan KSAU Marsekal Yuyu Sutisna.

Tampak hadir pula Pangdam I BB, Mayjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah, Pangkoarmada laksamana muda TNI Yudo Margono, Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revianto, Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono, Komisi I DPR RI, Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun, Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Sos, Bupati Natuna, dan segenap pejabat setempat.

(Red/Pohan)

50 Ivestor Singapura Ditawarkan Berinvestasi ke Tanjungpinang

0

Batamtimes. Co, Singapura, 17 Desember 2018. Sebanyak 50 investor dan pelaku usaha asal Singapura hadir pada kegiatan “Tanjung Pinang Investment Forum 2018” yang diadakan di Hotel Pan Pacific Singapura. Kegiatan tersebut merupakan kerjasama antara KBRI Singapura dan Badan Pengusahaan (BP) Tanjung Pinang, yang secara khusus menawarkan paket investasi di Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone/ FTZ) Tanjung Pinang, pulau Bintan.

Dubes RI Singapura, Ngurah Swajaya bersama Kepala BP Tanjung Pinang Den Yealta meyakinkan investor untuk berinvestasi di Kawasan Perdagangan Bebas yang dikelola BP Tanjung Pinang. “Ada dua kawasan FTZ yang kami tawarkan ke investor Singapura, yaitu, FTZ Dompak dan FTZ Senggarang” papar Kepala BP Tanjung Pinang, Den Yealta. “Untuk kawasan FTZ Dompak fokus pada pengembangan cluster industri halal, dan industri komestik seluas 100 hektar dan memiliki nilai USD 115 juta. Sementara untuk kawasan FTZ Senggarang kita sudah mempersiapkan lahan seluas sekitar 25 hektar dengan nilai USD 12 juta, rencananya kawasan ini dapat dimanfaatkan untuk pengembangan resort bagi pensiunan (elderly residence) asal Singapura dan RRT”, tambahnya.

Sementara Dubes RI Singapura, Ngurah Swajaya juga meyakinkan investor asal Singapura bahwa FTZ yang dikelola BP Tanjung Pinang merupakan bagian dari kerangka kerjasama atau Working Group (WG) Batam, Bintan, Karimun (BBK) RI-Singapura. “Kerjasama investasi BBK merupakan prioritas bagi kedua negara, dan kawasan BBK ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi, karena letak geografisnya yang berada antara Singapura dan Malaysia”, serta dekat dengan hub lalu lintas udara dan laut, ujarnya. “Selain itu, seiring dengan berlanjutnya ketidak-pastian kondisi bisnis dunia akibat retorika perang dagang antara RRT dan AS, kesiapan kawasan industri BBK, khususnya Tanjung Pinang harus dapat mengantisipasi trend relokasi kawasan industri baik dari RRT, Taiwan dan Asia Timur lainnya ke Batam, Bintan dan Karimun, khususnya Tanjung Pinang. Peluang lainnya adalah menjadikan Tanjung Pinang sebagai production base untuk pasar ASEAN dengan 630 juta penduduk serta mengantisipasi penyelesaian perundingan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) pada tahun 2019 sebagai kerja sama ekonomi komprehensif terbesar di dunia”.

Dubes Ngurah juga menyambut baik penawaran paket investasi BP Tanjung Pinang yang konkrit dan fokus disesuaikan keunggulan wilayahnya, terutama untuk pengembangan kawasan khusus retirement resort untuk menampung silver hair generation atau kalangan pekerja Singapura yang akan memasuki masa-masa pensiun. “Kita berharap pengembangan kawasan residensial ini dapat terintegrasi dengan pengembangan rumah sakit, fasilitas medis, riset dan pendidikan terpadu”, ujarnya.

Sedikitnya 5 investor Singapura menyatakan minatnya untuk mengembangkan retirement resort dan kawasan kesehatan terpadu bagi kalangan lansia. “Paket investasi ini sangat menarik, karena saat ini demand untuk tempat peristirahatan bagi lansia merupakan pasar yang cukup menjanjikan dan pemerintah RI juga sudah memiliki kebijakan visa lansia yg memungkinkan masa tinggal di Indonesia dalam waktu cukup lama. Kita berharap pengembangan kawasan semacam ini terintegrasi dengan, pengembangan kawasan terpadu rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya””, ujar Zhang Handong dari Zhejian Commercial. Sementara, Robby Asianto pelaku usaha diaspora Indonesia di Singapura juga menyatakan minatnya untuk mengembangkan wilayah FTZ Senggarang. “Tipe resort seperti ini memang sedang diminati banyak oleh orang Singapura”, jelasnya.

Sementara perwakilan dari Singapore Malay Chamber of Commerce and Industry (SMCCI), Muhammad Abdul Kadir, menyatakan minat dari organisasinya untuk mengembangkan wilayah FTZ Dompak, dengan kombinasi cluster industri halal dan kosmetik Islami. “Kedekatan geografis antara Tanjung Pinang dengan Singapura dan Malaysia, dapat dijadikan tempat untuk pengembangan industri manufaktur dengan pangsa pasar masyarakat melayu baik di Singapura ataupun di Malaysia”, ucapnya.

Dubes Ngurah berharap apa yang dilakukan oleh BP Tanjung Pinang dapat dicontoh oleh Pemerintah Daerah yang lain. “Kita sekarang harus merubah paradigma, bukan hanya menjual potensi, namun harus menjual paket investasi konkrit dengan kemudahan baik iklim perijinan maupun infrastruktur penunjang dan bukan saja bicara potensi secara umum, namun kebih mendorong agar kegiatan ini menimbulkan kontak yang selanjutnya menjadi kontrak”, ujar Dubes Ngurah. Diharapkan dengan adanya sinergi yang kuat antara KBRI Singapura, BP Tanjung Pinang dan stakeholders terkait lainnya, investor semakin yakin untuk menanamkan modalnya di Tanjung Pinang.

(red/KBRI SINGAPURA) 

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Resmikan Rumah Sakit Integrasi Pertama Di Indonesia

0

Batamtimes.co – Natuna
Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, meresmikan rumah sakit (Rumkit) Integrasi pertama di Indonesia di Lanud RSA Natuna, Selasa (18/12/2018) pagi, didampingi Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

Peresmian Rumah Sakit Rumah Sakit Integrasi tingkat III Lanud RSA Natuna
ditandai dengan penanda tanganan prasasti bangunan Rumkit Integrasi oleh panglima TNI dilanjutkan dengan pemotongan pita.

Panglima TNI bersama rombongan Langsung meninjau setiap ruangan yang ada di Rumah Sakit Integrasi tingkat III Lanud RSA Natuna. Satu persatu ruang, ditelusuri meninjau peralatan dan pasilitas yang ada.

Rumah Sakit Integrasi Tingkat III Lanud RSA Natuna juga dilengkapi dengan pasilitas, Poli Bedah, Poli Katarak, Poli Kitan, Poli Spesialis, Kandungan, Poli THT dan Poli Umum.

Selain meninjau ruangan di rumah sakit, Panglima juga menyerahkan Donasi kepada pasien berupa, penyerahan kaki palsu, kursi roda, kaca mata, alat bantu dengar dan paket kitan.

Panglima TNI berpesan, selain menangani kesehatan para anggota TNI, keberadaan Rumkit juga harus melayani kesehatan masyarakat umum di Natuna.

Hal senada diungkapkan Kepala Pusat Kesehatan TNI, Mayjen TNI Ben Yura Rimba mengatakan, sarana yang dimiliki oleh Rumkit Integrasi Lanud RSA Natuna sangat lengkap. Selain pasilitas lengkap dokter yang ditugaskan juga merupakan dokter spesialis berpengalaman.

“Ini Rumah Sakit integrasi pertama di Indonesia. Seperti yang kita lihat tadi, semua sarana lengkap dan didukung dengan dokter-dokter spesialis memiliki pengalaman menangani berbagai penyakit, “terang Mayjen TNI Ben Yura Rimba.

Ia menambahkan, dalam pelayanan kepada masyarakat, pihak Rumah Sakit Integrasi akan menerima dan melayani semua pasien termasuk pasien rujukan dari RSUD Natuna. Selain itu, juga akan melayani pasien BPJS.

“Nanti kita akan kordinasi dengan RSUD Natuna terkait penanganan pasien. Kita upayakan semua pasien bisa dilayani termasuk pasien rujukan dari RSUD Natuna, “ terang Mayjen TNI Ben Yura Rimba.

Seusai meresmikan Rumah Sakit Integrasi, Panglima TNI bersama rombongan bertolak menuju Faslabuh Selat Lampa menggunakan Helly Copter untuk meresmikan Fasilitas Pelabuhan (Faslabuh) Pangkalan TNI terpadu di Selat Lampa, Ranai, Natuna, Kepri.

(Red/Pohan)

Kapolda Kepri Sambangi Polres Natuna, Tinjau Kesiapan Personil Pengamanan Jelang Pemilu Serentak 2019

0

Batamtimes.co – Natuna
Kunjungan kerja Kapolda Kepri
Irjen Pol Andap Budhi Revianto, tiba di Mapolres Natuna Jalan Adam Malik Ranai, Natuna, Kepri, Senin (17/12/2018) sekira pukul 15.00 Wib.

Di sambut langsung oleh Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto S.I.K beserta perwira dan seluruh Personil

Meskipun diguyur hujan tidak menyurutkan penyambutan
dengan tarian persembahan, do’a dan tepung tawar dari ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Natuna diberikan langsung kepada Kapolda Andap.

Kedatangan Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto, merupakan kunjungan perdana ke Polres Natuna sejak dirinya dilantik Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian
di Mabes Polri Senin (20/8/2018) lalu.

Kunjungan kerja Kapolda Kepri kali ini meninjau kesiapan porsonil pengamanan Polres Natuna menjelang pemilu serentak 2019, sekaligus menghadiri peresmian sejumlah fasilitas pelabuhan TNI terpadu akan di resmikan langsung oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pada 18 Desember 2018.

“Saya ingin melihat sejauh mana kesiapan-kesiapan yang ada, baik itu kesiapan  harian maupun kesiapan oprasi seperti mantap Brata dalam rangka pengamanan pemilu, kemudian juga persiapan operasi lilin”, ucap Kapolda.

Kapolda Andap menilai, berbagai kesiapan yang telah di lakukan Polres Natuna jelang pemilu serentak 2019 sudah terbilang maksimal. Namun kata perwira tinggi itu mengatakan, penilaian yang sesungguhnya adalah dari masyarakat itu sendiri.

“Semua harus siap, jadilah insan bayangkara yang lebih baik. Kalau kita lihat sih lumayan lah. Saya perlu juga penilaian dari masyarakat melalui media”, tambah sang Jenderal.

Selain memantau kesiapan personil Polres Natuna dia juga ingin mengetahui langsung emplementasi atas kebijakan yang telah di canangkan Kapolri.

Terakhir perwira tinggi berpangkat dua bintang itu meminta, Polri bersama TNI Pemda Natuna juga seluruh masyarakat Natuna dapat bersinergi dalam menyikapi segala dinamika yang terjadi, dapat mencegah isu ujaran kebencian yang belum tentu kebenarannya, tandasnya.

(Red/Pohan)

Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, Inspeksi Persiapan Di Faslabuh TNI- AL Selat Lampa, Natuna

0

Batamtimes.co – Natuna
Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I laksanama Muda TNI Yudo Margono, tiba di Bandara Raden Sadjad Ranai, Senin (17/12/2028) sekitar 10.32 Wib, menggunakan pesawat TNI AL NC 212-200 MPA P-8201 bersama rombongan.

Kunjungan kerja Jenderal berbintang dua ini melakukan Inspeksi di Faslabuh ( Fasilitas Pelabuhan) TNI AL di Selat Lampa, Ranai, Natuna, Kepri.

Untuk melihat secara langsung kesiapan tempat dan sarana pendukung upacara peresmian Pangkalan TNI terpadu di Selat lampa, Natuna, akan diresmikan oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P,

Selain itu, pangkoarmada melakukan doa bersama dipimpin Ustad H. Ngatur Rahman S.Ag Imam Besar Masjid Agung Kabupaten Natuna, selepas Sholat Maghrib berjamaah di geladak Hely KRI Makasar-590 sekitar pukul 18.00 Wib.

Dilanjutkan kegiatan sosial berupa pemberian santunan dan sembako  kepada 50 orang anak yatim berasal dari Kecamatan Pulau Tiga, Kecamatan Pulau Tiga, Barat dan Desa Mekar Jaya Kecamatan Bunguran Barat.

Tak kalah menariknya, juga digelar lomba mancing di laut dermaga Faslabuh TNI AL Selat Lampa, kegiatan ini diikuti oleh seluruh prajurit TNI dimulai pada pukul 20.00 s.d. 22.00 Wib.

Suasana menjadi meriah dan semarak peserta mancing dihibur musik dari Band KRI Gusti Ngurah Ray – 332 dan KRI Bung Tomo-357, serta penyanyi dari KRI Makasar-590. Sumber PEN Lanal Ranai.

( Red/Pohan)

Jonni Pakkun Jabat Wakil Ketua Umum DPP AJO Indonesia

0


Batamtimes. Co, Jakarta, Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia  menunjuk Jonni Pakkun untuk memangku jabatan strategis di DPP AJO Indonesia sebagai Wakil Ketua Umum.

Ketua Umum DPP AJO Indonesia, Rival Achmad Labbaika mengatakan pengangkatan Jonni Pakkun sebagai Wakil Ketua Umum sebagai keputusan yang tepat. “Yang kita lakukan sudah sesuai dengan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga AJO Indonesia. Penetapan ini sudah melalui kajian bersama seluruh pengurus DPP  AJO Indonesia bersama Dewan Pembina,” ujar Rival Achmad didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) AJO Indonesia, Zulfasli di Kantor DPP AJO Indonesia, Jakarta, Senin (17/12/2018).

Lanjut Rival, tugas Pakkun kedepannya untuk melakukan pembinaan di wilayah Indonesia bagian Barat. “AJO Indonesia punya visi dan konsep bisnis yang akan segera kita luncurkan. Kita menegaskan, AJO Indonesia berbeda dan siap bersaing dalam era industri digital 4.0,” tegasnya.

Sementara itu, Sekjen AJO Indonesia, Zulfasli mengungkapkan pengangkatan Jonni Pakkun sebagai satu langkah taktis AJO Indonesia menuju Rapimnas bulan Februari 2019 mendatang. “AJO Indonesia siap bergerak ke tahap selanjutnya baik secara organisasi maupun secara bisnis. Jadi penyempurnaan struktur organisasi ini sebagai langkah untuk memacu pencapaian target organisasi dan bisnis. Tentu dengan pertimbangan menyeluruh, menunjuk beliau sebagai Wakil Ketua Umum,” jelas  Zulfasli.

Ada baut yang tidak pas ukurannya, yang menyebabkan pergerakan kapal tidak maksimal, tambah jurnalis senior ini menganalogikan.

Zulfasli mengakui, keputusan ini akan memiliki konsekuensi terhadap DPD AJO Indonesia Kepri. “Ini tentu menyebabkan ada beberapa hal tekhnis yang harus juga didelegasikan ke teman teman ditubuh DPD Provinsi Kepri, karena saat ini Jonni Pakkun adalah Ketua DPD AJO Indonesia Provinsi Kepri. Harapan saya, teman teman di Kepri bisa mengambil langkah bijaksana yang diperlukan,” kunci Zulfasli.

(red/DPP AJOI Indonesia) 

Baliho Caleg PDI Perjuangan Dirusak di Pekanbaru

0

Penulis :Tanto

Batamtimes. Co, Jakarta Tak hanya baliho dan atribut partai Demokrat yang dirusak di Pekanbaru, Riau. Baliho calon anggota DPR RI Effendi Sianiar dari partai PDI Perjuangan juga dirusak sejumlah orang pada Sabtu 15 Desember 2018 lalu sekitar pukul 10:15 Wib.

Baliho Effendi Sianipar yang dirusak tersebut terletak di Jalan Singgalang 5 dekat pesantren Ikhwan, Tenayan Raya Pekanbaru.

Atas perusakan baliho tersebut Effendi Sianipar yang kini duduk di Komisi IV DPR RI langsung melaporkan ke Polresta Pekanbaru dengan bukti laporan LP/1111/XII/2018/RIAU/Polresta Pekanbaru.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto saat dihubungi wartawan Senin (17/12/2018) membenarkan peristiwa tersebut.

Dikatakan Sunarto, saat ini polisi sudah mengamankan 2 pelaku dugaan pengrusakan yakni; Dyahril Kasdi alias KS alamat Jalan Hangtua Ujung RT 1/RW 05 Kelurahan Sialang Sakti RT 1/06, Tenayan Raya dan Muhamad Alwi alias MA warga Jalan Singgalang Perum Villa Singgalang Blok C 12, Tangkerang Timur, Tenayan Raya.

Sementara, masih kata Sunarto, saksi dalam kasus itu dua orang yakni Mahwidi dan Mohammad Faisal Rahim.

Dia mengatakan, kronologis penangkapan berawal dari laporan warga tentang adanya orang yang merusak baliho.

“Saudara saksi berangkat bersama warga ke TKP dan pelaku telah diamankan oleh warga ke Polsek,” jelasnya.

Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu buah palu, satu buah baliho dalam keadaan rusak yang bertuliskan kepemilikan atas nama Effendi Sianipar dan 3 batang kayu olahan.

“Motifnya para pelaku tergiur upah,” ungkap Sunarto.

Ditambahkannya, para pelaku dikenakan pasal 170 Jo pasal 406 KUHP Tentang pengrusakan secara bersama-sama dengan ancaman hukuman maksimal jurungan 5 tahun penjara.

“Polda Riau berkomitmen untuk menangani kasus tersebut secara profesional serta atensi untuk segera menuntaskan atau melimpahkan perkaranya ke JPU,” kata Sunarto.

Dirinya menghimbau agar warga tidak mudah terprovokasi belum diyakini kebenarannya.

“Dihimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar tidak mudah terprovokasi berita-berita yang belum diyakini kebenarannya,” pungkasnya.(*) 

Kabulog Ranai : Stock Pangan Natuna Dipastikan Aman Di Musim Utara, Natal dan Tahun Baru

0

Batamtimes.co – Natuna
Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Ranai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri),
menjamin stok beras dan pangan aman menjelang musim utara 2018. Khususnya beras, stok pun diproyeksikan mencukupi hingga enam bulan ke depan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Perum Bulog Natuna, Yusnan Dongoran Siregar, kepada awak media diruang kerjanya, Senin (17/12/2018) pagi.

Yusman juga mengatakan saat ini Perum Bulog telah mendatangkan Beras sebanyak 500 ton dari Tanjungpinang,
untuk persediaan pangan dimusim utara, juga pasokan untuk dipersiapkan menyambut hari Natal dan tahun baru 2019.

“Stock beras kita saat ini dipastikan aman jelang musim utara, ada sekitar 200 ton dan juga sudah memuat beras sebanyak 500 ton lagi dari Tanjungpinang, menggunakan KM. Bayu Permata pastikan dalam minggu ini akan tiba di Ranai,” ujar Yusnan.

Yusnan, mengakui memang saat ini masyarakat disekitar Kota Ranai, tengah kesulitan mencari beras Bulog dipasaran. Pasalnya, stock beras Bulog yang dimaksud mencapai 200 ton, berada di luar daerah Pulau Bunguran Besar, termasuk di daerah Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat.

” Saat ini banyak pedagang yang datang ke kantor Bulog kesini (Kantor Bulog, red) untuk membeli beras bulog, karena stock mereka habis,” ucap Yusnan.

Sebab beras bulog saat ini menjadi primadona masyarakat. Selain itu kualitasnya bagus dan rasanya enak, disamping itu harganya juga jauh lebih murah ketimbang beras premium hampir 50 persen masyarakat Natuna mengkonsumsi beras bulog.

Masih kata Yusnan, sejauh ini kendala utama yang dihadapi Perum Bulog Natuna, adanya cuaca buruk yang sedang melanda wilayah Kepri. Sehingga terjadi keterlambatan distribusi beras hingga beberapa hari.

Selain beras, lanjut Yusnan, stock bahan pangan lainnya juga masih dalam kondisi aman. Stock gula pasir kita sekitar 200 ton dan minyak makan cukup untuk enam bulan kedepan.

Ia berharap masyarakat Natuna tidak perlu merasa panik. Sebab Pemerintah  akan terus berusaha menjaga kestabilan harga stock pangan di pasaran, tandasnya.

( Red/Pohan)

Pangdam I/BB dan Kapolda Kepri, Tiba Bandara RSA Ranai Jelang Kunjungan Kerja Panglima TNI Peresmian Faslabuh TNI-AL

0

Batamtimes.co – Natuna
Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) I Bukit Barisan, Mayjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah dan Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revianto, tiba di Bandara Raden Sadjad Ranai, Senin (17/12/2018) sekitar pukul 13.55 Wib siang.

Kedatangan dua perwira tinggi tersebut disambut Danrem 033 Wira Pratama, Brigjen TNI Gabriel Lema, Danlanud RSA, Dandim 0318 Natuna, Danyon komposit I/Garda Pati, Kapolres Natuna dan jajaran TNI-POLRI.

Merupakan rangkaian peninjauan dan persiapan kunjungan kerja Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, direncanakan besok Selasa (18/12/2018), akan tiba di Natuna agenda peresmian pengoperasionalan Fasilitas Pelabuhan (Faslabuh) pangkalan kapal Selam TNI-AL diselat Lampa, Ranai, Natuna, Kepri.

Tampak dalam rombongan Pangdam I/ BB, Kolonel Inf Dwi Lagan (Asintel Kasdam I/BB), Kolonel Inf Togu Parmonangan (Asops Kasdam I/BB), Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga (Kapendam I/BB), Kolonel CPM Sudarma Setiawan (Danpomdam I/BB), Kolonel Chb Monang Convert Napitupulu (Kahubdam I/BB), Letkol Cpl Adolf Surung Simanjuntak (Kapaldam I/BB), Mayor Inf Wirya Arta Diguna (Danden Inteldam I/BB), Sertu Aris (Adc Pangdam I/BB), Serda (K) Helvira Sukardi (Adc Ibu Pangdam I/BB).

(Red/Pohan)


BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga