Pembentukan Posyandu Remaja dibuka Camat Lingga Abdul Malik

0
1278
Keterangan Foto : Sosialisasi dan pembentukan Posyandu Remaja pada hari ini ,Rabu (21/6/2023),di aula Kecamatan Lingga.

Lingga- batamtimes.co– Sosialisasi dan pembentukan Posyandu Remaja pada hari ini ,Rabu (21/6/2023) dibuka oleh Camat Lingga .Bertempat di Aula Kecamatan Lingga.

Dasar pembentukan Posyandu Remaja  tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting dan Peraturan Bupati  Lingga No. 123 tahun 2022.

Camat Lingga, Abdul Malik, S.Pd menyambut baik pembentukan Posyandu Remaja dan berharap kegiatan terus didukung dan terpantau,” setelah Posyandu remaja ini terbentuk, dijalankan dengan baik dan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya. Untuk untuk Lurah Daik dan Puskesmas diharapkan dapat terus memberikan bimbingan serta arahan,” ucap Abdul Malik, S.Pd dalam pembukaan pembentukan Posyandu Remaja Kelurahan Daik.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Puskesmas Daik, Srinawati Sinuhaji menjelaskan pentingnya Posyandu Remaja dalam menangani stunting.

“Posyandu Remaja ini  menerapkan sistim 5 meja, yaitu:
Meja 1: Meja pendaftaran atau registrasi.
Meja 2: Meja pemeriksaan berat-badan, ukur tinggi-badan, tensi.
Meja 3: Meja pencatatan.
Meja 4: Meja penyuluhan gizi dan kesehatan.
Meja 5: Meja Konseling dan KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi).” Ujar Srinawati.

Damayanti Rahayu sinulingga bagian penanggungjawab pengelola remaja Puskesmas Daik menguraikan tentang Posyandu , Hal ini dikarenakan Posyandu Remaja memiliki orientasi dari remaja untuk remaja.

Maksud dari kata tersebut adalah kegiatan posyandu remaja di selenggarakan oleh remaja sendiri dengan target dan tujuan untuk kesehatan dan pengetahuan remaja.

“Posyandu remaja adalah kegiatan berbasis  kesehatan yang diperuntukkan khusus untuk remaja. Kegiatan ini akan membahas mengenai kesehatan fisik dan mental dengan tujuan membantu perkembangan remaja. “

Remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Masa remaja sering disebut masa terlabil, di mana seorang anak berusaha mencari jati dirinya. Dalam fase ini, mereka akan melakukan penyesuaian dengan lawan jenis, perubahan pola perilaku, dan sosialisasi dengan lingkungan sekitar.

Dalam Rapat pembentukan tersebut dihadiri 37 Remaja Kelurahan Daik Dan juga Beberapa RT dan RW serta PKK Kelurahan Daik.

Dari data Redaksi www.batamtimes.co Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak.

Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya. Tidak jarang masyarakat menganggap kondisi tubuh pendek merupakan faktor genetika dan tidak ada kaitannya dengan masalah kesehatan.

Faktanya, faktor genetika memiliki pengaruh kecil terhadap kondisi kesehatan seseorang dibandingkan dengan faktor lingkungan dan pelayanan kesehatan. Biasanya, stuntingmulai terjadi saat anak masih berada dalam kandungan dan terlihat saat mereka memasuki usia dua tahun.

(Red/Cipto )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here