
” Tim SAR Gabungan temukan penutup mesin dan jerigen minyak saat sisir tepi barat Pantai Subi hingga pukul 23.50 WIB. Arif hilang sejak Kamis saat antar ransum ke Kapal Lengkong”
Natuna, Batamtimes co – Titik terang sekaligus kekhawatiran baru muncul dalam pencarian Arif, 26 tahun. Penutup mesin pompong dan jerigen minyak milik nelayan Desa Terayak, Kecamatan Subi itu ditemukan Tim SAR Gabungan di tepi barat Pantai Subi, Jumat 19/6/2026 malam.
Operasi dihentikan sementara pukul 23.50 WIB dan akan dilanjutkan Sabtu 20/6/2026 pagi.
Arif dilaporkan hilang kontak sejak Kamis 18/6/2026 sekitar pukul 13.00 WIB. Korban terakhir diketahui berangkat mengantar ransum ke Kapal Lengkong, lalu melanjutkan aktivitas melaut seperti biasa. Namun hingga kini ia belum kembali ke Kampung Tarayak.
“Upaya pencarian malam ini kami fokuskan pada penyisiran sepanjang tepi barat pantai, mulai dari Subi Kecil hingga Subi Besar. Tim SAR gabungan terbagi di beberapa titik untuk memperluas cakupan pencarian,” ujar Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman dalam keterangan tertulisnya.
Temuan Bukti di Hari Kedua
Temuan penutup mesin pompong dan jerigen minyak jadi bukti kunci di hari kedua operasi. Barang-barang tersebut telah dikonfirmasi milik Arif oleh keluarga dan nelayan setempat.
Sebelumnya, penyisiran di laut juga telah dilakukan unsur SAR gabungan bersama masyarakat nelayan dan Pemerintah Kecamatan Subi sejak hari pertama.
Pengerahan Unsur Gabungan
Operasi melibatkan kekuatan penuh unsur gabungan masyarakat Kecamatan Subi, Pos Angkatan Laut Subi, Kepolisian Sektor Subi, Dinas Perhubungan Subi, Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Subi, serta Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia HNSI Kecamatan Subi.
Area pencarian terus diperluas dari laut ke sepanjang pantai, menyesuaikan pola arus dan titik terakhir korban beraktivitas di koordinat 03°05.512’N 108°41.908’E.
Pencarian dilanjut Pagi Ini
Hingga pukul 23.50 WIB, korban belum ditemukan. Mengingat kondisi malam dan faktor keselamatan tim, Kantor SAR Natuna memutuskan menghentikan sementara operasi.
“Kami akan terus mengupayakan proses pencarian terhadap korban dan berharap korban segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tutup Abdul Rahman.
Laporan/editor : Pohan
















