8.6 C
New York
Saturday, October 10, 2026
spot_img
Home Batamtimes BP Batam Kebunkan Penguatan Jaringan Air, Warga Stress Area Tetap Dipasok Tangki

BP Batam Kebunkan Penguatan Jaringan Air, Warga Stress Area Tetap Dipasok Tangki

0
540

Batam – batamtimes.co – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT Air Batam Hilir (ABHi) terus mempercepat upaya pemulihan sekaligus peningkatan layanan air minum di Kota Batam.

Pasca perbaikan dan relokasi pipa berdiameter 800 milimeter (DN800) di kawasan Muka Kuning, pemantauan terhadap kondisi suplai air dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
Hasil pemantauan teknis menunjukkan, suplai air di sebagian besar wilayah yang sebelumnya terdampak kini berangsur kembali normal.

Namun, sejumlah kawasan masih menjadi perhatian, di antaranya Sei Lekop, Sagulung Baru (Saguba), Tanjung Sengkuang, Batu Merah, Bengkong serta kawasan Marina, termasuk Fantasy Residence, Galaxy, Jupiter dan sekitarnya.

BP Batam menjelaskan, persoalan suplai di sejumlah kawasan tersebut tidak secara langsung disebabkan pekerjaan perbaikan pipa di Muka Kuning.

Secara teknis, kawasan tersebut masuk kategori stress area atau berada di ujung jaringan (end of line) dengan elevasi relatif tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan wilayah bersangkutan sejak sebelumnya menerima suplai air dengan tekanan terbatas atau durasi aliran yang pendek.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bahkan turun langsung meninjau salah satu wilayah yang masuk kategori stress area, yakni Kavling Sagulung Berseri, Sei Lekop, RW 8 RT 3 dan RT 5, Jumat (4/9/2026).

Peninjauan dilakukan untuk mencari solusi atas persoalan warga yang mengalami keterbatasan bahkan tidak memperoleh aliran air.
Di lokasi, warga menyampaikan persoalan suplai air tersebut telah berlangsung cukup lama. RT 3 terdiri sekitar 21 kepala keluarga, sedangkan RT 5 sekitar 45 kepala keluarga.

Secara keseluruhan, sekitar 65 kepala keluarga terdampak kondisi tersebut.
Salah seorang warga, Parna, mengapresiasi perhatian langsung Amsakar yang turun ke lapangan untuk melihat kondisi masyarakat sekaligus mencari solusi.

Amsakar mengatakan, setelah memperoleh informasi terkait persoalan relokasi pipa Muka Kuning, dirinya langsung turun mengecek kondisi lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

Menurutnya, kebutuhan dasar masyarakat tidak boleh menunggu terlalu lama. Karena itu, meskipun penguatan jaringan membutuhkan waktu, distribusi air melalui mobil tangki harus tetap dilakukan.

“Penyelesaiannya memang membutuhkan waktu, tetapi selama proses itu berjalan, suplai melalui mobil tangki harus tetap dilakukan. Tidak ada cerita, ini harus selesai,” tegas Amsakar kepada jajaran SPAM dan ABHi.

Ia juga meminta jajaran terkait menghitung kebutuhan armada mobil tangki secara tepat sehingga distribusi air bersih dapat menjangkau warga yang membutuhkan.

BP Batam bahkan menyiapkan langkah penambahan armada tangki, termasuk melalui pengalihan anggaran multiyears untuk memperkuat dukungan distribusi air bersih.

“Harapan saya, paling lambat akhir November atau Desember, pekerjaan ini selesai dan selama prosesnya warga tetap mendapat suplai air bersih,” ujarnyan

Tangki Air Dikirim Secara Terjadwal

Sebagai langkah jangka pendek, BP Batam bersama PT ABHi mengerahkan armada mobil tangki air secara intensif dan terjadwal ke sejumlah wilayah prioritas atau dedicated area.

Sejumlah wilayah yang menjadi fokus distribusi antara lain Sei Lekop, Tanjung Sengkuang, Batu Merah, Bengkong Permai, Bengkong Harapan, Bengkong Palapa, Kavling Berseri serta titik layanan publik dan permukiman prioritas lainnya.

Distribusi dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh akses air bersih selama proses penguatan jaringan berlangsung.
Kebutuhan di lapangan juga terus dievaluasi sehingga distribusi armada tangki dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Penguatan Jaringan Dikebut

Selain penanganan jangka pendek, BP Batam bersama PT ABHi terus mempercepat penguatan infrastruktur jaringan sebagai solusi jangka menengah dan panjang.

Untuk kawasan Saguba, Sei Lekop serta sebagian wilayah Marina, termasuk Fantasy Residence, Jupiter, Galaxy dan sekitarnya, penguatan jaringan distribusi telah masuk dalam agenda prioritas atau Quick Win.

Pekerjaan tersebut diarahkan untuk meningkatkan debit dan tekanan air sehingga suplai ke kawasan ujung jaringan menjadi lebih stabil.

Penguatan jaringan primer dan tersier telah berjalan sejak Agustus 2026. Sementara pekerjaan pada jaringan sekunder ditargetkan selesai paling lambat akhir November 2026.
Secara keseluruhan, proyek penguatan jaringan di kawasan tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2026.

Sementara itu, untuk kawasan Tanjung Sengkuang, Batu Merah dan Bengkong, BP Batam sebelumnya telah menjalankan penguatan jaringan melalui Segmen Sukajadi–M3G dan Segmen Ozon–Bukit Senyum.

Pekerjaan yang dimulai sejak Mei 2026 tersebut kini menunjukkan progres signifikan dan ditargetkan selesai pada September 2026.
Dengan rampungnya proyek tersebut, keandalan dan kestabilan aliran air di kawasan terkait diharapkan semakin meningkat.

Dua Langkah untuk Satu Tujuan

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menegaskan bahwa BP Batam bersama PT ABHi menerapkan skala prioritas dalam menangani persoalan layanan air.

Ada dua langkah yang dilakukan secara bersamaan. Pertama, memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi melalui distribusi tangki. Kedua, memperkuat sistem jaringan secara permanen.

“BP Batam bersama PT Air Batam Hilir bekerja dengan skala prioritas yang jelas. Pengiriman armada tangki kami fokuskan secara teratur di titik-titik kawasan prioritas penanganan darurat. Di saat yang sama, tim teknis terus memacu penyelesaian proyek perkuatan jaringan pipa, baik yang rampung September ini maupun yang ditargetkan selesai akhir 2026,” kata Denny.

Ia menegaskan, penanganan tidak boleh berhenti pada solusi sementara.
Penguatan jaringan harus terus dilakukan agar masyarakat, khususnya warga yang berada di kawasan ujung jaringan, memperoleh layanan air yang lebih stabil dan andal dalam jangka panjang.

“Target kami jelas, bukan hanya memastikan air tersedia hari ini, tetapi juga membangun sistem jaringan yang semakin kuat sehingga pelayanan kepada masyarakat Batam ke depan semakin baik,” ujarnya.

BP Batam menyampaikan apresiasi atas dukungan, kesabaran dan kerja sama masyarakat selama proses perbaikan serta peningkatan infrastruktur berlangsung.

BP Batam bersama PT ABHi juga berkomitmen menyampaikan perkembangan kondisi operasional di lapangan secara terbuka, akurat dan berkala sebagai bagian dari upaya memberikan kepastian layanan air kepada masyarakat Kota Batam.

Penulis : Adi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here