TANJUNGPINANG – batamtimes.co – Pekan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau (Porprov Kepri) VI 2026 akan mempertandingkan 30 cabang olahraga (cabor) di 30 venue yang tersebar di Kota Tanjungpinang.
Menjelang pelaksanaan yang tinggal sekitar dua bulan, Panitia Besar Porprov Kepri VI kini memfokuskan persiapan akhir, terutama memastikan seluruh lokasi pertandingan memenuhi standar masing-masing cabang olahraga.
Ketua Panitia Besar Porprov Kepri VI, Asmin Patros, mengatakan penetapan cabor dan venue menjadi salah satu tahapan penting dalam persiapan pesta olahraga tingkat Provinsi Kepri tersebut.
“Penetapan ini menjadi langkah penting dalam memastikan seluruh persiapan Porprov Kepri VI dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” kata Asmin di Tanjungpinang, Sabtu (5/9/2026).
Sebanyak 30 cabor yang dipertandingkan meliputi atletik, barongsai, biliar, bola basket, bola voli, bulu tangkis, catur, dayung, futsal, gulat, judo, ju-jitsu, karate, kempo, menembak, motor, muaythai, panjat tebing, panahan, pencak silat, renang, sepak bola, sepak takraw, tarung derajat, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, woodball, wushu, dan savate.
Penetapan venue menjadi perhatian khusus panitia karena setiap lokasi pertandingan harus memenuhi kebutuhan teknis dan standar masing-masing cabor.
Panitia mengutamakan pemanfaatan fasilitas milik pemerintah maupun badan usaha yang dinilai sesuai untuk digunakan sebagai lokasi pertandingan.
Menurut Asmin, pemanfaatan fasilitas yang telah tersedia juga menjadi bagian dari strategi efisiensi anggaran pelaksanaan Porprov.
“Kebijakan ini sebagai upaya pemerintah untuk menekan anggaran pengeluaran pelaksanaan ini,” ujarnya.
Venue Diberi Waktu 30 Hari
Ketua Umum KONI Kepri, Usep RS, mengatakan panitia bersama Pemerintah Kota Tanjungpinang memiliki waktu sekitar 30 hari untuk memastikan seluruh venue siap digunakan.
Pembenahan akan dilakukan terhadap sejumlah fasilitas agar memenuhi standar pertandingan yang telah ditetapkan untuk masing-masing cabor.
“Venue harus benar-benar dipersiapkan sesuai dengan standar dari masing-masing cabang olahraga, sehingga para atlet dapat bertanding dengan aman, nyaman dan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya,” kata Usep.
Ia menegaskan, Porprov Kepri bukan sekadar ajang kompetisi atlet dari tujuh kabupaten dan kota di Kepulauan Riau.
Ajang tersebut juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet sekaligus pencarian bibit-bibit olahraga potensial di daerah.
Atlet yang mampu menunjukkan prestasi di Porprov diharapkan dapat dipersiapkan untuk tampil pada kompetisi dengan level lebih tinggi sekaligus membawa nama Kepri.
Karena itu, Usep meminta seluruh pihak terkait memperkuat koordinasi. Mulai dari Panitia Besar Porprov, Pemerintah Provinsi Kepri, Pemerintah Kota Tanjungpinang, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), hingga pengurus cabang olahraga.
Koordinasi tersebut diperlukan untuk memastikan seluruh kebutuhan pertandingan, venue, fasilitas dan teknis pelaksanaan dapat diselesaikan tepat waktu.
Fasilitas Pertandingan Mulai Disiapkan
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kota Tanjungpinang, Murdani Hadinata, mengatakan pihaknya saat ini mulai menyiapkan berbagai fasilitas yang akan digunakan selama pelaksanaan Porprov Kepri VI.
Fasilitas yang disiapkan terlebih dahulu diusulkan kepada KONI Kepri dan Panitia Besar Porprov untuk mendapatkan persetujuan.
Setelah disetujui, fasilitas tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan pertandingan setiap cabor.
Murdani mengatakan Porprov Kepri VI akan berlangsung selama delapan hari.
“Porprov Kepri VI Tanjungpinang dijadwalkan berlangsung selama delapan hari, mulai Minggu 1 November 2026 hingga Minggu 8 November 2026,” kata Murdani.
Dengan waktu persiapan yang semakin terbatas, panitia kini dituntut memastikan seluruh venue, fasilitas pertandingan, kesiapan teknis hingga koordinasi antarpihak benar-benar rampung sebelum pembukaan Porprov Kepri VI 2026.
Pesta olahraga tingkat Provinsi Kepri tersebut diharapkan tidak hanya berjalan sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang nantinya menjadi tumpuan Kepri di ajang olahraga tingkat nasional.
Penulis : adi

















