8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 1162

RS Pelaku Teror Gunungkidul Penyandang Dana Kini Diamankan Densus 88

0
Foto : Istimewa Anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror menggiring dua dari enam terduga kasus teroris saat akan dipindahkan, di Markas Detasemen B Pelopor Satuan Brimob Polda Jatim, Ampeldento, Malang, Jawa Timur, Minggu (21/2). Enam orang terduga teroris yang disinyalir terlibat bom Thamrin, Jakarta, ditangkap dalam penyergapan di salah satu rumah di kawasan Karangploso - Malang. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/kye/16.

batamtimes.co , Jakarta – Pelaku teror yang ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (6/6) terkait dengan kelompok pro ISIS di Marawi, Filipina.

RS (34) diduga menjadi penyandang dana bagi empat warga negara Indonesia (WNI) yang kini berstatus buronan kepolisian Filipina dan tidak diketahui rimbanya.

Menurut Kabag Penum Kombes Martinus Sitompul RS diduga memberikan fasilitas dan uang sebesar US$7.500 atau sekitar Rp 97 juta kepada empat orang WNI itu.

” Kepada Al Ikhwan Yushel, Yayat Hidayat Tarli, Anggara Suprayogi, dan Yoki Pratama Windyarto,” kata Martinus.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa RS mengirimkan uang saku kepada empat orang WNI tersebut sebanyak dua kali

Kini RS telah diberangkatkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Seorang sumber di Mabes Polri mengatakan empat orang ini diduga kuat terkait Jamaah Anshoru Daulah.

Ceritanya mereka sampai ke Filipina atas perintah Zainal Anshori yang pernah membeli senjata disana.

“Zainal, yang telah ditangkap, membeli senjata di Filipina atas perintah Amman Abdurrahman. Sedangkan untuk WNI lain di Filipina masih kita dalami jaringannya,” tambah sumber itu.

Seperti diberitakan minimal ada 38 orang WNI, dimana satu adalah perempuan, yang mengangkat senjata melawan pemerintah sah Filipina.

Dari 38 itu empat dipastikan tewas, enam dideportasi, dan enam lebih dulu pulang. Sehingga ada 22 anak negeri yang begabung dengan kelompok teror itu.

 

(red/B.satu)

13 Angkot Bawa TKI Indonesia Usai Dideportasi dari Negri Jiran Malaysia

0
188 Orang Tenaga Kerja Indonesia yang dideportasi dari Malaysia tiba di Kota Tanjungpinang, melalui pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP), Rabu(7/6)

batamtimes.co , Tanjungpinang – 188 Orang Tenaga Kerja Indonesia yang dideportasi dari Malaysia tiba di Kota Tanjungpinang, melalui pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP), Rabu(7/6). Dan langsung dijemput oleh petugas dari Kementrian Sosial.

Dalam pemaparannya, salah satu Satgas dari Kementrian Sosial, Jacki menyebutkan TKI yang dideportasi ini terdiri dari 146 orang laki – laki, 40 orang perempuan dan 2 orang masih anak – anak.

“Para TKI ini akan dibawa ke tempat penampungan,” ucap Jacky.

Menurutnya, TKI tersebut dibawa dibawa ke Penampungan RPTC di Jalan Sungai Timun Km. 14, Kota Tanjungpinang dengan menggunakan 13 angkot dan dikawal oleh 1 unit mobil patroli dari Dishub Kota Tanjungpinang.

“Kita akan data ulang untuk dipulangkan sesuai dengan tempat kelahiran dan di tampung sementara untuk menyesuaikan jadwal keberangkatan Kapal PT. Pelni, tujuan Jakarta/Surabaya,” tutupnya.

 

(red/Budi Arifin)

Kapolres Tanjungpinang Dijabat AKBP Ardi Tejho Baskoro

0
Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro resmi digantikan oleh AKBP Ardi Tejho Baskoro.

batamtimes.co, Tanjungpinang – Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro resmi digantikan oleh AKBP Ardi Tejho Baskoro, Rabu(7/6) siang. Hal tersebut ditandai dengan proses Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri, Irjen Pol Sam Budi Gustian.

Dalam kata sambutannya Sam Budigustian, mengatakan proses pergantian ini merupakan hal yang sangat positif dilingkungan kepolisian, hal ini untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja satuan dalam mengahadapi tantangan tugas yang semakin berat.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Sam Budi Gustian.

“Pergantian ini merupakan hal yang lumrah dalam sebuah organisasi, pembinaan personil, dikarenakan Joko Bintoro yang sudah senior, pantas menduduki jabatan promosi yang lebih mantap lagi,” katanya.

Dia juga menyampaikan kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada AKBP Joko Bintoro, yang selama bertugas mampu memberikan kontribusi yang tidak sedikit bagi kinerja polres Tanjungpinang.

“Sehingga sampai saat ini wilayah hukum polres Tanjungpinang tidak ada terjadi gangguan nyata yang mengancam kesetabilan keamanan,” ungkap Jenderal Bintang dua ini.

 

(red/Budi Arifin)

Happy Shoes Shoelace Heart

0

This is an example of a WordPress post, you could edit this to put information about yourself or your site so readers know where you are coming from. You can create as many posts as you like in order to share with your readers what is on your mind.

A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia. It is a paradisematic country, in which roasted parts of sentences fly into your mouth. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts it is an almost unorthographic life One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar.

I soon realised that no journey carries one far unless, as it extends into the world around us, it goes an equal distance into the world within. – Lillian Smith

But nothing the copy said could convince her and so it didn’t take long until a few insidious Copy Writers ambushed her, made her drunk with Longe and Parole and dragged her into their agency, where they abused her for their projects again and again. And if she hasn’t been rewritten, then they are still using her.

A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia

Because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen. She packed her seven versalia, put her initial into the belt and made herself on the way. When she reached the first hills of the Italic Mountains, she had a last view back on the skyline of her hometown.

And if she hasn’t been rewritten, then they are still using her. Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts. Separated they live in Bookmarksgrove right at the coast of the Semantics, a large language ocean. A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts.

Put her initial into the belt and made herself on the way when she reached the first hills of the Italic Mountains

One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar. The Big Oxmox advised her not to do so, because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen. She packed her seven versalia.

Put her initial into the belt and made herself on the way. When she reached the first hills of the Italic Mountains, she had a last view back on the skyline of her hometown Bookmarksgrove, the headline of Alphabet Village and the subline.

Kepala Bandara Hang Nadim Suwarso Perkirakan Arus Mudik Lebaran Mulai H-10

0
Ilustrasi Penumpang di Bandara Hang Nadim Batam Ruang Keberangkatan

batamtimes.co , Batam – Pengelola Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau memperkirakan arus penumpang mudik Lebaran 2017 di bandara itu akan terjadi mulai pada H-10.

“Perkiraan kami 15 Juni nanti akan mulai terasa pemudiknya. Puncaknya H-3 Lebaran Idul Fitri,” kata General Manager Operasional Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso, di Batam, Kepulauan Riau, Rabu.

Ia mengatakan pada masa awal mudik, diperkiraan jumlah penumpang yang meninggalkan Batam sekitar delapan ribu orang setiap hari dan akan terus naik hingga H-3 sebelum Lebaran.

“Untuk H-2 dan H-1 biasanya juga masih tinggi jumah pemudiknya. Namun perkiraan kami pada H-3 sebelum Lebaran puncaknya,” kata dia.

Suwarso mengatakan, hingga saat ini belum terlihat aktivitas warga Batam yang ingin pulang untuk mudik di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

“Saat ini di bandara masih sepi. Belum ada peningkatan aktivitas. Penumpang yang meninggalkan Batam hanya berkisar enam ribu orang per hari,” kata Suwarso.

Untuk menghadapi arus mudik, maskapai Lion Air mengajukan tambahan penerbangan Batam-Padang, Batam-Surabaya menjadi lima kali sehari, Batam-Pekanbaru empat kali sehari dan Batam-Yogyakarta satu kali tambahan jadwal setiap hari.

Tambahan penerbangan dari dan ke Bandara Internasional Hang Nadim Batam tersebut, berlaku mulai 15 Juni sampai dengan 10 Juli 2017.

Selain Lion Air, Citilik juga sudah mengajukan tambahan penerbangan empat tujuan yaitu Batam-Surabaya, Batam-Palembang, Batam-Padang, dan Batam-Kualanamu Medan.

“Dua maskapai sudah mengajukan tambahan penerbangan untuk memastikan seluruh pemudik terangkut. Bandara Hang Nadim sendiri sudah siap untuk melayani penumpang mudik tahun ini,” kata Suwarso.

Bandara Internasional Hang Nadim Batam merupakan fasilitas milik BP Kawasan Batam yang dibangun sejak periode 1980 saat Otorita Batam (kini BP Batam) masih dipimpin Presiden RI ke-3 BJ Habibie.

 

(red)

Polisi Grebek Kediaman Debt Colektor Pengeroyok Bripka Karlos

0
Polisi dikeroyok debt collector. ©2017 Merdeka.com

batamtimes.co , Bekasi – Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota masih memburu para pelaku pengeroyokan terhadap seorang anggota polisi di Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi. Pelaku diduga merupakan debt collector.

“Semalam sudah dilakukan penggerebekan di rumahnya di daerah Bekasi Selatan,” kata Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing seperti yang dikutip dari  merdeka.com, Rabu (7/6).

Sayangnya, Erna mengungkapkan, polisi tak mendapati para pelaku pengeroyokan. Diduga mereka sudah mengetahui jika akan ditangkap oleh aparat kepolisian atas dugaan pengeroyokan yang dilakukan pada kemarin siang, sehingga melarikan diri.

“Kami masih melakukan pengejaran, ciri-ciri dan identitas para pelaku sudah kami kantongi,” ujarnya.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hero Henrianto Bachtiar mengatakan, enam orang melakukan pengadangan kepada korban, Bripka Karlos Infantri. Pelaku berdalih bahwa sepeda motor yang ditunggangi Karlos bermasalah.

Hero mengatakan saat diadang, Karlos sempat meminta enam pria itu untuk menghubungi temannya yang memiliki sepeda motor tersebut. Namun mereka menolak, lalu mengambil paksa sepeda motor yang dikendarai Karlos.

“Mereka juga memukul korban menggunakan tangan kosong ke arah wajah dan badannya,” katanya.

Dari lokasi kejadian, polisi menyita dua unit sepeda motor yang Yamaha Mio yang ditumpangi oleh kelompok itu. Unit motor pertama bernopol F 4028 LW dan unit motor kedua B 3501 SNE.

 

(red/merdeka)

Hakim Putus saleh Jupri Terdakwa Pencabulan Gadis Dibawah Umur 5 Tahun

0
M.Saleh Bin Jupri Siregar (21) terdakwa kasus pencabulan.

batamtimes.co, Tanjungpinang – M.Saleh Bin Jupri Siregar (21) terdakwa kasus pencabulan terhadap sebut saja Bunga (14) di Jalan Bayangkara, Gang Grapu, Tanjungpinang, Jumat (6/1/2017) lalu. Tertunduk atas putusan hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang, yang mevonisnya 5 tahun dan 100 juta rupiah subsider dua bulan penjara.

Dalam sidang yang dipimpin oleh Acep Sopian Sauli,SH.MH, dan hakim anggota Afrizal,SH serta Awani Setyowati,SH ini, memutuskan bahwa tersangka secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah atas kasus pencabulan ini.

“Menyatakan Saleh Bin Jupri Siregar telah terbukti secara sah dan meyakinkan tidak pidana dengan sengaja membujuk korban untuk melakukan persetubuhan dengannya,” tegas Acep saat membacakan putusan sidang, Rabu(7/6).

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Gustian Juanda menyatakan masih pikir – pikir atas putusan ini.

“Masih pikir – pikir,” kata Gustian.

Sebelumnya, korban berkenalan dengan terdakwa di media sosial facebook sekitar tiga bulan. Sebelum terdakwa melakukan pencabulan terhadap korban yang tidak hanya sekali saja, tetapi sebanyak dua kali pada hari yang sama dan waktu yang berbeda.

 

(red/Budi Arifin)

Jelang Hari Raya Idul Fitri Polda Kepri Dan BI Awasi Peredaran Uang Palsu

0
Bank Indonesia bersama Kepolisian Daerah Kepulauan Riau meningkatkan pengawasan peredaran uang palsu di daerah ini menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah.

batamtimes.co , Batam – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (polda Kepri bersama dengan Bank Indoneia (BI) meningkatkan kerjasama dalam pengawasan peredaran uang palsu di Kota Batam menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah.

“Tahun ini memang belum ada kasus. Namun kami akan terus meningkatkan pengawasan mengingat peredaran uang meningkat saat Ramadhan dan Lebaran,” kata Kepala Bank Indonesia Kepri Gusti Raiza Eka Putra di Mapolda Kepri, Batam, Senin.

Ia mengatakan bisa jadi tenaga kerja Indonesia yang pulang untuk melaksanakan Lebaran di kampung halaman dimanfaatkan jaringan pemalsu uang untuk membawa uang tersebut.

“Bisa jadi juga sebagian gaji yang diberikan diselipkan uang palsu. Makanya kami bersama Polda Kepri meningkatkan pengawasan,” kata dia.

Kasus uang palsu terakhir, kata dia, ditangani oleh Polres Karimun pada 2016. Tersangkanya akhirnya divonis 14 tahun penjara.

“Kami berterimakasih pada pihak kelolisian yang juga terus mengawasi kasus ini hingga vonis. Kalau vonisnya tinggi harapan kami akan memberikan efek jera,” kata Gusti.

Selama ini, kata Gusti, BI dan Polda Kepri sudah melakukan kerjasama namun belum terjadwal dengan baik sehingga akan dijadwalkan dengan baik agar semakin optimal.

“Kami selama ini sudah bekerjasama dalam berbagi hal. Namun memang belum terjadwal dengan baik, sehingga akan disusun ulang agar lebih maksimal dalam pengawasan,” kata dia.

Sementara itu Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian mengatakan, pengawasan wilayah Kepri memiliki kesulitan tersendiri mengingat daerah berupa kepulauan.

“Selain itu juga berbatasan dengan Malaysia dan Singapura. Jadi perlu kerjasama yang baik dan terjadwal untuk melakukan pengawasan,” kata dia.

Kapolda juga mengatakan, akan meningkatkan pengawasan terhadap tempat-tempat penukaran uang agar tidak menjadi lokasi pencucian uang tindak kejahatan seperti narkoba dan perjudian.

 

(red/lantas)

BPS Kepri Beri Pemprov Kepri Raport Merah Untuk IDI 2016

0
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau, mengelar duskusi bersama dengan tema "Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) 2016", selasa(6/6) di CK Hotel Tanjungpinang.

batamtimes.co , Tanjungpinang – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau, mengelar duskusi bersama dengan tema “Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) 2016”, selasa(6/6) di CK Hotel Tanjungpinang.

Diskusi ini bertujuan untuk mengupas pelaksanaan demokrasi Provinsi Kepri, dalam bentuk indeks, serta variabel – variabel pembentuknya dalam kurun waktu 2009 – 2015.

“IDI berbeda dengan pengukuran kita yang selama ini berdasarkan pada metode kuantitaf, sedangkan IDI ini kita ukur berdasarkan berita di koran dan Refisi Perda dan kita dalam dengan orang tertentu yang memiliki pengetahuan lebih dalam,” ucap Kepala BPS Kepri, Panusunan Siregar, Selasa(6/6/2017).

Saat ini, kata Panusunan IDI di Provinsi Kepri tahun 2015 adalah sebesar 70,09 dari 0 sampai 100, angka ini naik 1,87 poin dibanding dengan IDI Kepri tahun 2014 yakni 68,39.

“Meskipun mengalami peningkatan tingkat demokrasi Provinsi Kepri secara umum masih dalam katagori sedang,” katanya.

Isu yang menjadikan rapot merah IDI di Provinsi Kepri adalah pemerintah masih menghambat kebebasan berpendapat. Tidak hanya itu ada juga ancaman kekerasan menghambat kebebasan berkumpul.

“Rapot ini harus segara dibenahi, supaya demokrasi di Kepri terus membaik,” tutupnya.

 

(red/Budi Arifin)

Suyito : Tingkat Kepuasan Masyarakat Hanya 62 Persen Terhadap Lis Darmansyah

0
Pengamat Politik Stisipol Raja Haji Fisabililah, Suyito,Msi.

batamtimes.co , Tanjungpinang – Pengamat Politik Stisipol Raja Haji Fisabililah, Suyito,Msi menilai tingkat kepuasan masyarakat Kota Tanjungpinang, terhadap Lis Darmansyah hanya sekitar 62 persen.

Menurut Suyito, hal tersebut berdasarkan survei yang sudah dilakukan oleh lembaga yang enggan disebutnya selama 3 minggu, dari 4 kecamatan yang ada di Kota Tanjungpinang.

“Survei tingkat kepuasan terhadap Walikota Tanjungpinang saat ini, kita ambil dari 440 sempel dari 4 Kecamatan yang ada di Kota Tanjungpinang,” ujar Suyito kepada Batamtimes.co, Selasa(6/6).

Hal ini, kata Suyito memberikan kesempatan untuk kandidat lain yang ingin bertarung dalam Pemilihan Walikota (Pilwako) Tanjungpinang mendatang.

“Artinya masih ada ruang untuk kandidat lain untuk menang dalam Pilwako mendatang,” ucapnya.

Suyito enggan berkomentar, ketika disinggung mengenai siapa kandidat yang terkuat berdasarkan hasil survei.

“Liat nanti aja, soalnya hasil survei ini rahasia yang tidak boleh kita bongkar,” tutupnya.

 

(red/Budi Arifin)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga